commit to user 33
BAB III
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Perusahaan (PT. CALMIC )
Gambar III. 1 Logo Perusahaan
1. Sejarah Perusahaan PT. CALMIC INDONESIA
Pada tahun 1987, pada saat hygiene bukanlah menjadi perhatian utama, Calmic ditemukan sebagai devisi dari PT Burroughs Wellcome Indonesia yang menawarkan standart hidup yang lebih baik dengan menciptakan hygienitas dan kenyamanan dalam lingkungan. Dan seiring dengan pertumbuhan jaman yang sangat cepat, pada tahun 1992 PT.
Calmic Indonesia di pindah alih oleh Rentokil Initial Plc, perusahaan service yang sudah globalisasi dan ahli di bidang usaha kenyamanan lingkungan seperti pest control dan hygiene service.
PT.Calmic Indonesia adalah bagian dari Rentokil Initial Plc, yang berkantor pusat di United Kingdom, merupakan perusahaan multinasional
commit to user 34
yang bergerak pada bidang Hygiene Service dan beroprasi di lebih dari 40 negara di dunia.
Di Indonesia, PT. Calmic Indonesia beroprasi sejak tahun 1987 dan merupakan pioneer di bidang Hygiene Service. Saat ini, PT. Calmic Indonesia mempunyai 15 cabang dan 10 depo di kota-kota besar serta lebih dari 400 karyawan terlatih yang siap melayani pelanggan diseluruh wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggaraa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.
Seluruh produk yang digunakan dalam layanan perusahaan dilengkapi MSDS dan telah mendapatka ijin edar dari departemen kesehatan. PT. Calmic Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan Hygiene Service di Indonesia yang memiliki sertifikat liability insurance.
Selain merupakan anggota KADIN dan APKLINDO, PT. Calmic Indonesia juga aktif mendukung organisasi profesi seperti IHKA, PHRI, IDI, IPMI, dan lain-lain. Tahun 2009, Rentokil Initial Plc. Termasuk dalam 100 perusahaan yang memberikan Corporate Sosial Responsibility terbesar di dunia. Ini adalah bentuk kepedulian Rentokil Initial Plc, terhadap tingkat kualitas lingkungan kesehatan masyarakat yang diberikan melalui program-program social yang bekerja sama dengan badan dunia.
PT. Calmic Indonesia memusatkan struktur organisasinya pada level managemen operasional lokal yang kuat. Perusahaan percaya dengan menganut system managemen streamline dan investasi sumber
commit to user 35
daya manusia, training dan teknologi, serta memberikan pelayanan yang maksimal. Seluruh karyawan mengikuti kode etik dan mengacu peraturan dan kewajiban perusahaan yang di tetapkan. Diantaranya :
a. Kami mengutamakan konsumen.
b. Menjadikan perusahaan hygiene service yang proaktif dan peduli terhadap lingkungan.
c. Komunikasi dan pengambilan kesepakatan secara trasparan dan langsung dengan konsumen atau karyawan.
Anda mungkin terkejut mengetahui apa yang dapat dilakukan oleh Initial untuk perusahaan anda. Sebagai salah satu perusahaan jasa terbesar di dunia, kami dapat bekerja sama dan memberikan beraneka ragam layanan sebagai pendukung bisnis anda, sehingga anda menjadi lebih leluasa dalam menjalankan bisnis utama anda.
Dengan sistem manajemen yang canggih, inovasi berkelanjutan dan standar pelayanan yang baik bagi pelanggan, kami dikenal dengan nama Calmic, perusahaan hygiene service yang terdepan dan dipercaya.
Kami mempekerjakan lebih dari 70.000 karyawan di 40 negara di seluruh dunia, dan memberikan layanan sesuai kebutuhan lokal, sehingga anda akan menerima layanan yang sesuai dengan kebutuhan
Hampir setiap organisasi memerlukan layanan hygienitas.
Masalahnya ialah, penyedia layanan mana yang akan anda pilih? Calmic memiliki pengalaman yang luas hampir di semua sektor dan kami
commit to user 36
melandaskan pendekatan kami pada pemahaman langsung tentang bisnis anda dan memberikan program layanan higienis yang cocok untuk anda.
Mulai dari layanan dan penyediaan keperluan toilet, sampai pemasangan dan perawatan oleh spesialis, percayakan kepada kami agar anda beserta karyawan merasa nyaman dan hygienis sepanjang waktu.
Untuk memenuhi kebutuhan anda kami, berpikir untuk mengganti perusahaan yang memberikan layanan perawatan toilet, tapi anda cemas kalau pergantian itu akan merepotkan? Santai saja. Pengalaman kami dapat membantu anda menciptakan peralihan yang sederhana dan langsung. Kami akan mendukung setiap langkah anda mulai dari membantu menentukan layanan, sampai mengatur setiap detail kontrak anda.
Kebanyakan orang merasa enggan saat mereka diminta untuk mengganti perusahaan yang menyediakan layanan di bidang-bidang yang vital bagi bisnisnya, seperti layanan hygienitas toilet. Mereka khawatir jika peralihan itu akan berdampak pada operasional. Initial Hygiene memiliki pengalaman yang luas dalam membantu pelanggan baru menghadapi proses transisi secara mulus dan efektif sehingga tidak terjadi gangguan pada pelayanan, dan tidak ada kenyamanan dan kemudahan yang hilang untuk para karyawan dan pelanggan anda.
Tim khusus kami hanya perlu mendata keperluan anda. Saat masa peralihan tiba, layanan kami akan bergerak mulus untuk menggantikan
commit to user 37
pemasok lama. Anda hanya akan melihat layanan yang lebih halus, lebih efisien, dan lebih handal. Keperluan kamar mandi anda akan terpenuhi tanpa anda harus pusing dan kehilangan ketenangan.
2. Visi dan Misi
a. Visi
Menjadi perusahaan hygiene service yang terbaik disetiap pekerjaan kita, dengan melakukan yang terbaik untuk rekan kerja dan pelanggan kita.
b. Misi
Memberikan layanan bernilai tambah pada pelenggan dibidang kendali hama, toilet, tekstil, fasilitas, pabrik, dan parsel melalui jaringan di lebih 1000 cabang.
3. Kantor Cabang
Perusahaan memiliki beberapa cabang yang terdapat di kota-kota di Indonesia yang meliputi
a. Kantor Pusat
Rentokil Initial Indonesia
Jl. Letjen S.Parman Kav N2 Slipi Jakarta 11480
commit to user 38
b. Bali
Jl. Raya Puputan No. 150 Renon - Denpasar 80226 c. Balikpapan
Jl. Imam Bonjol No. 6
Landasan Ulu - Balikpapan 76112 d. Bandung
Jl. Srimahi Raya No. 44 Bandung
e. Batam
Jl. Komplek Rosedale Blok E No.85 Batam Center - Batam Island
f. Bogor
Jl. Kresna Raya No. 45
Perum Indraprasta Bantar Jati Bogor
g. Cikarang
Ruko Thamrin Blok F9
Jl. M.H Thamrin Lippo Cikarang h. Gading Serpong
Jl. Kelapa Gading Barat Blok AG 15 No. 11 Gading Serpong - Tangerang 15333
commit to user 39
i. Jakarta
Jl. Letjen S.Parman Kav N2 Slipi Jakarta Barat 11480
j. Malang
Jl. Bunga Andong Barat Kav.27 Malang - Jawa Timur
k. Makassar
Jl. R.S.I. Faisal XII No. 40 A-B Pettarani - Makasar 90222 l. Medan
Jl. Darussalam No. 75A Medan
m. Palembang
Jl. Balap Sepeda No. 27 Kampus, Lorok Pakjo Palembang 30137 n. Pekanbaru
Jl. Ronggowarsito I No. 9 Gobah - Pekanbaru 28132 o. Semarang
Jl. Kawi Raya No. 39 A
Candi Sari - Semarang 50242
commit to user 40
p. Solo
Jl. Tanjung No. 2A Karang Asem, Laweyan Solo
q. Surabaya
Jl. Taman Kendangsari V No. 49 Surabaya
r. Yogyakarta
Jl. Kemuning Blok C-6 Perum Sawit Sari Condong Catur - Yogyakarta 55281
4. Lokasi Perusahaan
Pemilihan lokasi strategis suatu perusahaan harus mempertimbangkan dan memperhatikan beberapa aspek yang mendasarinya. Hal ini dikarenakan letak perusahaan merupakan factor yang penting dalam menunjang proses produksi atau kegiatan usaha serta dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perushaan yang bersangkutan
PT.Calmic yang berlokasikan di Jl.Tanjung no.2 A, Karangasem Lawean, Solo, Lokasi ini merupakan lokasi kedua PT.Calmic, lokasi perusahaan yang berdiri diatas lahan yang terletak di dekat perbatasan antara Solo Sukoharjo. Lokasi yang tepat dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan, karena itu dalam menentukan lokasi perlu diperhatikan beberapa faktor yaitu:
commit to user 41
a. Segi Pemasaran
Dari segi pemasaran lokasi perusahaan sangat strategis untuk mencapai konsumen. Lokasi tersebut dekat dengan gedung-gedung yang ber-AC, tempat seperti itulah yang menjadi target sasaran penjualan produk ini.
b. Transportasi
Selain dari segi pemasaran yang strategis dengan pemasarannya perusahaan ini terletak di dekat jalan raya, sehingga mudah dijangkau oleh kendaraan umun dan kendaraan pribadi.
c. Tenaga Kerja
Didaerah solo dan sekitasnya tentu saja banyak tenaga kerja yang terlatih, berpengalaman, serta produktif. Perusahaan tidak perlu bersusah payah mencari tenaga kerja dari daerah lain.
5. Strutur Organisasi
Dalam perusahaan terdapat struktur organisasi agar setiap bagian mengetahui apa tugas dan tanggung jawabnya. Berikut struktur organisasi dalam PT. Calmic Indonesia cabang Solo.
commit to user 42
BRANCH MANAGER KIM SOEN
BRANCH ADMINISTRASI ADM DEWI KUSUMANINGTYAS
CUSTOMER DEVELOPMENT EXCECUTIVE (CDE)
1. KRIS CIPTAWAN 2. ERLITA CAHAYA PRATIWI 3. LOLIANA M. K
1. ADM Renewal & Sales Asri Pramesti
2. Credit Controller Istiqomah 3. Collector Kuncoro H 4. ADM Service HY Synthis D 5. ADM gudang Mulyadi
6. Scheduller & ADM Service PC Partini
7. Suporting Admin Hartanto 8. Office boy Triyan Nugroho 9. Dcm Washer Jelan Sarkowi
SERVICE SPC VACANY
SERVICE COORDINITOR
KUKUH WILIATMOKO SERVICE COORDINITOR KOKO HARIANTO
THECHNICAN 1. Amri Salam 2. Patria Nusa 3. Anton Nugroho 4. Adi luhung R selong 5. Budi Utomo
TECHNICAN 1. M.Arifin 2. Rifqi Budiawan 3. Agus Wiono 4. Enggar P Adi P 5. Prata Satria A 6. Artha Pramesta 7. Aris Wahyudi
Gambar III.1
Struktur organisasi PT. Calmic Indonesia Cabang Solo
Tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian di PT.Calmic Indonesia sebagai berikut :
a. Brand Manager
Tugas dan tanggung jawab :
a. Mengawasi peroperasian dan penanganan kontrak langsung dengan konsumen.
commit to user 43
b. Mengkoordinir perencanaan bersama dan pengembangan bisnis perusahaan.
c. Melaksanakan koordinasi, singkronisasi, dan pengawasan terhadap aktifitas perusahaan.
d. Perencanaan target penjualan.
b. Supervisior Administrasi Tugas dan tanggung jawab :
1. Mengawasi kinerja dari administrasi.
2. Bertanggung jawab atas kinerja admin.
3. Memimpin dan mengatur, mengevaluasi, mengawasi, dan mengkoordinir, kelancaran dalam tugas dalam bidang- administrasi dan keuanggan.
4. Mengecek faktur invoice tagihan konsumen.
5. Melaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh manager.
6. Menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan secara rutin.
c. Admin Renewal & sales Tugas dan tanggung jawab :
1. Membuat kontrak baru dengan konsumen.
2. Membuat renewal pada kontrak konsumen yang sudah jatuh tempo.
3. Mengesahkan dan merekap setiap pengeluaran perusahaan untuk diserahkan kepada supervisior admin.
commit to user 44
4. Membuat laporan mingguan dan bulanan omset perusahaan.
5. Sebagai customer service kepada konsumen.
d. Credit Controller
Tugas dan tanggung jawab :
1. Sebagai customer service kepada konsumen.
2. Membuat faktur invoice tagihan konsumen.
3. Mengecek bukti transaksi setiap akhir bulan dan membuat tagihan setiap awal bulan berikutnya kepada konsumen.
4. Membuat laporan mingguan dan bulanan omset perusahaan.
5. Meminta pengesahan faktur kepada manager untuk dapat segera dilaksanakan penagihan.
e. Collector
Tugas dan tanggung jawab :
1. Melakukan penagihan kepada konsumen.
2. Menyampaikan masalah dan keluhan konsumen kepada admin.
3. Melaporkan jumlah tagihan yang telah diterima dari konsumen ke 4. bagian admin.
f. Admin Service
Tugas dan tanggung jawab :
1. Sebagai customer service kepada konsumen.
2. Mengatur jadwalnya teknisi.
commit to user 45
3. Mengkonfismasi jadwal service kepada konsumen.
4. Membuat laporan mngguan dan bulanan omset perusahaan.
g. Admin Gudang
Tugas dan tanggung jawab :
1. Bertanggung jawab atas keluar masuknya barang di gudang.
2. Membuat laporan mingguan dan bulanan barang yang ada di gudang.
h. Admin Support
Tugas dan tanggung jawab :
1. Membangun di bagian administrasi untuk pengarsipan dokumen.
2. Bertanggung jawab atas pembuatan dokumen teknisi.
3. Sebagai customer service kepada konsumen.
i. Customer Development Executive ( CDE) Tugas dan tanggung jawab :
1. Memasarkan dan menawarkan barang yang dimiliki perusahaan kepada calon konsumen.
2. Bertugas dalam menyampaikan keunggulan produk yang ditawarkan.
3. Menjalin hubungan baik antar konsumen.
4. Meningkatkan targen penjualan.
5. Bertanggung jawab dalam menyampaikan complain yang dilakukan oleh konsumen.
6. Bertanggung jawab atas tercapainya target penjualan di areanya.
commit to user 46
7. Bertanggung jawab dalam pengembangan outlet dan informasi harga barang competitor.
j. Service Coordination
Tugas dan tanggung jawab : 1. Mengawasi kinerja teknisi.
2. Bertanggunga jawab atas kinerja teknisi.
3. Memimpin dan menggatur, mengevaluasi, mengawasi, dan mengkoordinir kelancaran tugas dalam bidang hygiene service.
4. Menyusun laporan pertanggung jawaban dalam bidang hygiene service serta pada teknisi.
k. Technician
Tugas dan tanggung jawab :
1. Memberikan pelayanan service kepada konsumen sesuai standar yang telah ditentukan oleh perusahaan.
2. Bertanggunga jawab atas pekerjaan pada klien.
3. Bertanggunga jawab atas pekerjaan pada perusahaan secara professional.
4. Bertanggung jawab atas kepuasan konsumen.
commit to user 47
6. Jumlah Karyawan Pada PT. Calmic Indonesia Cabang Solo Tabel III. 1
Tabel jumlah karyawan PT. Calmic Indonesia cabang solo
Jabatan Jumlah
Brand manager 1 Supervisior Hrd 1 Admin Renewal & sales 1 Credit Controller 1
Collector 1
Admin supporting 1 Admin serevice 2
Admin gudang 1
Office boy 1
Dcm Washer 1
Cde / Sales 3
Service Coordination 2
Teknisi 12
Jumlah Karyawan 28
Sumber PT. Calmic Indonesia Cabang Solo 2013
Dari data tabel III.1 di jabarkan sumber daya manusia yang
digunakan oleh PT. Calmic Indonesia cabang solo, jumlah karyawan atau sumber daya manusia yang di pekerkajan yaitu dua puluh delapan (28) karyawan.
commit to user 48
7. Jam Kerja Karyawan PT. Calmic Indonesia Cabang Solo Tabel III.2
Tabel jam kerja PT. Calmic Indonesia Cabang Solo Hari kerja Jam Kerja
Senin – Jumad 08.00 – 17.00 Sabtu –Minggu Libur
( Istirahat siang 12.00 – 13.00 )
Sumber : PT. Calmic Indonesia Cabang Solo 2013
8. Produk-produk Hygiene PT. Calmic Indonesia
Produk adalah sebagai sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumennya. Pentingnya suatu produk fiksik bukan terletak pada kepemilikiannya, tetapi pada jasa yang diberikan sebuah produk untuk disuguhkan kepada konsumennya. (Kotler
& A.B. Susanto, 2000:12). Adapun beberapa produk hygiene dan penjelasan dari PT. Calmic Indonesia antara lain.
a. CALSPRAY (CSP)
Gambar III.3 Calspray( CSP )
commit to user 49
Adalah unit pengharum ruangan otomatis yang digerakkan dengan baterai yang menyemprotkan aroma segar setiap 15 menit secara otomatis dalam jangkauan sekitar 50 m3 dengan aroma yang tersedia tergantung selera Bapak/ Ibu.
b. CALMATIC (CMT)
Gambar III.2 Calmatic ( CMT )
Adalah unit yang berfungsi membersih sehatkan urinoir/ closet secara otomatis 24 jam sehari sehingga kebersihan dan kesehatan di ruangan toilet terjamin. Mencegah timbulnya noda-noda, kerak sisa kotoran yang menyebabkan bau tidak sedap sehingga kenyaman dan kebersihan tetap terjaga. Mencegah penyumbatan saluran closet sehingga biaya pemeliharaan menjadi lebih ekonomis.
Adapun fungsi dari calmatic itu sendiri yaitu:
1. Calmatic dirancang untuk menciptakan lingkungan hygienis dan segar baik di atas maupun dibawah garis batas air.
2. Calmatic menawarkan pelindungan yang hygienis dari timbulnya kerak dan bakteri yang bergerak dalam system toilet.
commit to user 50
3. System penekaran yang digabungkan dengan peralatan anti perusakan akan melepaskan anti bakteri berkualitas tinggi untuk membantu membasmi bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap.
Selain itu calmatic juga membatasi tempat berkembangnya bakteri dan risiko penyebaran bakteri dan resiko penyebaran bakteri di udara yang ada di dalam toilet umum.
4. Bahan kimianya menghilangkan garam air seni dan terutama garam asam urat yang menyebabkan timbulnya kerak yang dapat menimbulkan karat pada pipa. Dengan Calmatic, penyumbatan dapat dikurangi secara maksimal.
c. CALFRESH (CFR)
Gambar III.2 Calfresh ( CFR )
Adalah unit penyegar toilet dengan sistem rotasi 2 menit berfungsi dan berhenti selama 1 (satu) menit serta menggunakan pengharum khusus yang khas sehingga kenyamanan ruangan toilet dan hygienis tetap terjamin.
commit to user 51
d. SOLAR AIRFRESH (SAF)
Gambar III. 4 Solar Airfresh (SAF)
Adalah unit pengharum ruangan otomatis yang eksklusif digerakkan dengan menggunakan energi cahaya (solar cell) yang menyemprotkan aroma segar setiap 30 menit sekali dalam jangkauan yang lebih luas secara otomatis. Unit akan menyala dan mati secara otomatis menyesuaikan dengan kebiasaan penghuni ruangan pada hari ke delapan. Dilengkapi dengan 2 (dua) aerosol yang menjamin kesinambungan semprotan aerosol.
e. CALSOAP (CSO)
Gambar III. 5 Calsoap (CSO)
Adalah sabun cair pencuci tangan dengan formulasi khusus dan parfum ekslusif, aman untuk kulit, lembut dan harum, dengan
commit to user 52
menggunakan sistem tekan tombol. Dispenser initial Calsoap menampung 800 takaran perkantung, cukup untuk sekitas 1000 kali pencucian tangan. Dapat dipasang di tembok, mudah dibersihkan dan di service. Dispenser initial Calsoap dapat di kunci untuk mencegah terjadinya hal yang tidak di inginkan seperti pencurian. Alat ini terbuah dari bahan plastik anti bentur agar tidak berkarat. Dispenser initial Calsoap ini berukuran tinggi 24 cm, lebar 11, diameter 10 cm.
f. FLY KILLER (FK)
Gambar III. 6 Fly Killer (FK)
Adalah unit pengusir serangga yang terbukti sangat efektif dan ampuh dalam mengusir segala jenis serangga khususnya lalat dan kecoa termasuk semut tetapi aman bagi manusia serta ramah lingkungan, sering digunakan di industri makanan. Unit ini di bawah pengawasan Dept. Kesehatan Spanyol (Publik Health Food Departement), Depkes dan Deptan Republik Indonesia.
g. Caldry (CDY)
Adalah unit pengering tangan elektronik hemat daya listrik dengan menggunakan pemanas, mencegah pemborosan penggunaan kertas tissue dan senantiasa menjaga keasrian ruang toilet.
commit to user 53
Gambar III. 7 Calday (CDE) Cara Kerja Caldry (CDE)
Pengering ini bekerja dilengkapi dengsensor gerakan infra merah, hal ini berarti unit/ alat akan bekerja jika tangan diletakkan dibawah unit tersebut. Unit pemanas ganda dan sensor temperature memastikan udara yang keluar dari pengering sesuai dengan temperapur udara di sekitar, dan tidak terlalu panas untuk pengguna.
1. Waktu pengeringan sangat singkat, sekitar 20 detik.
2. Tanpa isiulang atau limbah.
3. Tersedia Caldry warna putih atau lapisan krom.
Ukuran : Tinggi 32,5cm Lebar 27,6cm diameter 16,4cm.
h. TOILET SEAT CLEANER (TSC)
Gambar III. 8
Toilet Seat Cleaner (TSC)
commit to user 54
Adalah unit yang berfungsi menyemprotkan cairan untuk pembersih dudukan closet. Dengan dudukan closet yang bersih, hygienis dan bebas bakteri akan mencegah infeksi silang sekaligus menciptakan suasana nyaman pada saat yang pribadi.
i. SANITACT (SNT)
Gambar III.9 Sanitact (SNT)
Adalah unit tempat pembuangan pembalut wanita bekas pakai yang hygienis dilengkapi chemical untuk membunuh bakteri dari pembalut bekas tersebut. Kapasitas unit tersebut dapat menampung ± 70 – 100 pcs/ bulan untuk setiap bilik kloset (dengan asumsi untuk ± 7–10 wanita masa periodik menstruasi/ bulan dengan masing-masing membuang sebanyak 10 pcs pembalut bekas pakai). Bila 1 unit dipakai melebihi kapasitas maka akan dilakukan pengangkatan lebih dari 2 kali/bulan.
commit to user 55
j. DUST CONTROL MATS (DCM)
Gambar III. 10 Dust Control Mats (DCM)
Adalah Keset pengontrol debu yang masuk terbawa oleh alas kaki ke dalam gedung. Bekerja dengan cara menyerap debu atau partikel yang dapat menyebabkan gesekan/ goresan dari tekanan alas kaki kepada lantai sehingga lantai nampak kusam. Memiliki sifat statis pada lapisan karet yang merekat ke lantai sehingga tidak bergeser bila ada trolly atau sejenisnya melewati keset tersebut. Sistem perawatan dilakukan dengan laundry secara berkala sehingga Bapak/Ibu akan selalu mendapatkan keset yang bersih, hygienis dan prima. Dengan pilihan 4 (empat) warna, ruangan Bapak/Ibu akan menjadi tidak membosankan.
Terdapat beberapa ukuran yang tersedian (cm):
a. 60 x 90 b. 85 x145
c. 85 x 150 (oval) d. 85 x 300 e. 120 x 180
PRIMA RY BACKI RUBB NG
ER BACKI NG F
A B RI C
commit to user 56
f. 120 x 240 Pilihan warna 1. Cokelat
2. Hijau 3. Abu- Abu 4. Merah
k. TISSUE ROLL JUMBO
Gambar III.11 Tissue Roll jumbo
Merupakan Dispenser khusus berisi tissue dengan design yang sangat modern dan dapat digunakan untuk kenyamanan pengguna toilet.
commit to user 57
l. MULTIFOLD PAPER TOWEL
Gambar III. 12 Multifold Paper Towel
Merupakan Dispenser khusus berisi tissue dengan design yang sangat modern dan dapat digunakan untuk kenyamanan pengguna toilet.
B. Laporan Magang Kerja
Magang kerja merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa, dengan cara terjun langsung ke dunia kerja, dimana mahasiswa belajar untuk melihat dan merasakan secara langsung penerapan dari beberapa ilmu- ilmu yang diberikan pada saat masa perkuliahan, serta mereka juga mendapatkan pengalaman di dunia kerja sebagai bekal untuk kedepannya nanti. Kegiatan magang kerja dilakukan penulis di PT. Calmic Indonesia, yang merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang hygiene service dan telah beroperasi di lebih dari 40 negara di dunia.
Lokasinya terletak di berlokasikan di Jl.Tanjung no.2 A, Karangasem Lawean, Solo. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 14 Januari 2013 sampai dengan
commit to user 58
tanggal 2 Maret 2013. Kegiatan magang di mulai dari hari senin sampai jumad dari pukul 08:00 sampai pukul 17:00, dengan hari libur sabtu dan minggu, kegiatan magang diakukan dengan system satu minggu masuk magang dan satu minggu berikutnya libur hal itu berlangsung selama empat minggu jadi tiap anak menjalani kegiatan magang selama satu bulan penuh.
Hal ini bertujuan agar proses magang dan kinerja karyawan yang sedang menjalankan tugasnya dapat berjalan berkesinambungan dan tidak mengganggu pihak satu sama lain.
Kegiatan yang dilakukan selama magang kerja berlangsung :
1. Minggu pertama kami membantu mengaudit data customer, bertujuan untuk mengetahui pasar dagang atau sasaran yang sesuai dengan sekmen perusahaan.
2. Membantu melakukan penawaran kepada calon customer serta menanyakan atau follow up kepada customer mengenai penawaran yang diberikan.
3. Membantu membuatkan kontrak dan renewal untuk customer baru maupun yang sudah berlangganan, hal ini dilakukan agar penulis mengetahui alur sales yang terjadi didalam perusahaan.
4. Membantu membuatkan surat SPK, SRA kontrak, menyiapkan chek list kontrak serta survey of premis untuk menunjang semua perlengkapan contrak baru serta renewal.
5. Membantu melakukan invoising kepada pelanggan yang mempunyai tagihan.
commit to user 59
C. Analisis dan Pembahasan
Dalam bab ini penulis akan menganalisis semua data yang diperoleh dari hasil kuesioner dalam penelitian yang akan dilakukan oleh penulis.
1. Gambaran Umum Responden
Dalam penelitian ini penulis menggunakan 50 responden masyarakat Solo yang terdiri dari Lima kecamatan yaitu Kecamatan Serengan, Kecamatan Laweyan, Kecamatan Pesar Kliwon, Kecamatan Banjarsari, dan Kecamatan Jebres. Berdasarkan data yang didapatkan dari kuesioner yang telah dibagikan ke masyarakat Solo, maka dapat disimpulkan menjadi beberapa variable demografi antara lain jenis kelamin, usia/ umur, alamat/ tempat tinggal, dan jenis pekerjaan.
a. Responden Berdasarkan Jenis kelamin
Pada tabel III.1 menunjukkan bahwa distribusi jenis kelamin responden, Terdapat 2 jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan untuk dijadikan responden.
Tabel III.3
Distribusi Responden berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Frekuensi Presentasi
Laki-Laki 27 54%
Perempuan 23 46%
Total 50 100%
Sumber: Data primer yang diolah 2013
commit to user 60
Dari data Tabel mengenai distribusi responden berdasarkan jenis kelamin, maka dapat diketahui bahwa jumlah responden laki-laki lebih besar dari pada responden perempuan yaitu sebersar 54% atau 27 laki-laki dari 50 responden.
b. Distribusi Responden Berdasarkan Usia
Dalam penelitian ini, penulis mengelompokkan usia menjadi tiga kelompok yaitu usia kurang dari 20 tahun, usia antara 20 tahun sampai 25 tahun, dan usia lebih dari 25 tahun. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan ke masyarakat solo, maka distribusi responden berdasarkan usia dapat diketahui melalui tabel III.4 berikut.
Tabel III.4
Distribusi Responden Berdasarkan Usia
Usia Frekuensi Presentasi
> 20 tahun 10 20%
20- 25 tahun 14 28%
< 25 tahun 26 52%
Jumlah 50 100%
Sumber: Data Primer, diolah 2013
Berdasarkan tabel III.4 mengenai distribusi responden berdasarkan umur, dapat diketahui bahwa dari 50 responden yang mengisi kuesioner, terdapat 20% dari 50 responden yang berusia kurang dari 20 tahun, dan yang berusia 20 tahun sampai 25 tahun terdapat 28%
commit to user 61
dari 50 responden, sedangkan dari usia lebih dari 25 tahun terdapat 52% dari 50 responden.
c. Disrtibusi Responden Berdasarkan wilayah Tempat Tinggal
Dalam penelitian ini penulis membagi distribusi responden berdasarkan tempat tinggal menjadi lima macam yaitu berdasarkan kecamatan yang ada di Solo, antara lain kecamatan Serengan, Kecamatan Laweyan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan ke responden maka distribusi responden berdasarkan wilayah tempat tinggal dapat dilihat dari tabel III.5 berikut:
Tabel III.5
Distribusi Responden Berdasarkan Tempat Tinggal Wilayah atau
Kecamatan
Frekuensi Presentasi
Serengan 8 16%
Lawean 13 26%
Pasar Kliwon 11 22%
Banjarsari 9 18%
Jebres 9 18%
Total 50 100%
Sumber: Data Primer, diolah 2013
Berdasarkan Tabel III.5 mengenai distribusi berdasarkan wilayah tempat tinggal, dapat diketahui bahwa dari 50 responden yang mengisi
commit to user 62
kuesioner, yang terbanyak yaitu responden dari Kecamatan Laweyan terdapat 26% dari 50 responden. Adapun 16% dari 50 responden dari Kecamatan Serengan, sedangkan dari Kecamatan Pasar kliwon terdapat 22% dari 50 responden, dan 18% dari 50 responden dari Kecamatan Banjarsari, dan terakhir dari Kecamatan Jebres terdapat 18% dari 50 responden.
d. Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Didalam penelitian ini, Penulis mengelompokkan empat macam jenis pekerjaan yaitu pelajar/ mahasiswa, Pegawai Negeri, Swasta, dan Lain-lain. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan ke responden maka distribusi responden berdasarkan jenis pekerjaan dapat dilihat dari tabel III.6 berikut:
Tabel III.6
Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Jenis Pekerjaan Frekuensi Presentasi
Pelajar/ Mahasiswa 11 22%
Pegawai Negeri 12 24%
Swasta 20 40%
Lainnya 7 14%
Total 50 100%
Sumber: Data Primer, diolah 2013
Berdasarkan tabel III.6 mengenai distribusi berdasarkan jenis pekerjaan, dapat diketahui bahwa dari 50 responden yang mengisi
commit to user 63
kuesioner, terdapat jenis pekerjaan terbanyak yaitu Swasta yaitu 40%
dari 50 responden, Adapun dari Pelajar/ Mahasiswa terdapat 22% dari 50 responden, dari Pewagai Negeri terdapat 24% dari 50 responden, dan Lain-lain terdapat 14% dari 50 responden.
2. Analisis Deskriptif Brand Awarness
Pada penulisakan menganalisis semua data yang relevan yang telah diperoleh dari data kuesioner yang disebarkan ke masyarakat Solo. Dengan melakukan analisis dreskriptif, maka analisis diskriptif brand awareness (kesadaran merek) dapat diukur dengan cara mengkatagorikan melalui empat tingkatan yaitu Top of mind, Brand recall, Brand Recognition, dan Unaware Of Brand. Kriteria dari keempat elemen Brand Awarness dapat dilihat sebagai berikut :
commit to user 64
Tabel III.7
Kriteria Brand Awarness
Brand Awarness Kriteria
Top Of mind Merek yang paling diingat responden dan mendapatkan persentase paling tinggi dalam analisis top of mind
Brand Recall Merek-merek yang disebutkan responden setelah menyebutkan merek yang pertama yang pertama kali disebut (merek
mendapatkan analisis terbanyak dalam analisis brand recall dan peringkat kedua setelah top of mind )
Brand Recognition Responden harus diingatkan dalam
pengenalan merek. Misal menyebut merek produk atau menunjukkan foto produk.
Unaware Of Brand Responden tidak mengenali sama sekali terhadap merek yang sudah disebutkan.
Sumber:(durianto, 2001)
Berikut penjabaran dari kriteria brand awareness sebagai berikut:
a. Top Of Mind
Brand pertama apa yang disebut oleh konsumen untuk suatu kategori produk tertentu, dalam Top Of Mind responden hanya boleh memberikan satu jawaban saja .
commit to user 65
Dengan kata lain, merek tersebut menjadi merek pertama yang ada dibenak masyarakat. Seperti petanyaan berikut:
Sebutkan dengan cepat merek dagang pengharum ruangan automatic di solo yang anda INGAT ! (sebut satu saja) “
Dalam penelitian ini penulis juda dapat mengetahui Top Of Mind dari responden.berikut hasil dari penyebaran kuesioner dapat dilihat dalam Tabel III.8 sebagai berikut :
Tabel III.8 Analisis Top Of Mind Merek Produk
Pengaharum Ruangan Automatic
Frekuensi Presentase
Calspray 19 38%
Glade 12 24%
Stella 13 26%
Eco Care 5 10%
Call Pro 1 2%
Total 50 100%
Sumber: Data Primer,diolah 2013
Berdasarkan tabel III.8 dan data yang diperoleh dari kuesioner yang disebar ke responden dapat disimpulkan bahwa produk pengharum ruangan automatic yang menjadi Top Of Mind.
commit to user 66
Masyarakat yaitu calmic karena keunggulan baunya yang khas serta produknya import, dengan presentase sebesar 38%
dari 50 responden, kemudian disusul oleh stella karena banyak ditemui dipasaran, dengan presentase 26% dari 50 responden, setelah itu glade yang menjadi urutan ketiga karena harganya lebih murah, dengan presentase 24% dari 50 responden, adapun eco care yang menjadi urutan ke empat kerena banyak digunakan di mall, dengan presentase 10% dari 50 responden.
Dan yang terakhir yaitu call pro karena muncul pertama kali, dengan preentasi 2% dari 50 responden.
b. Brand Recall
Brand apa yang diingat pelanggan untuk suatu kategori produk tertentu. Brand Recall merupakan multi response quesion yang menghasilkan jawaban tanpa dibantu.
Di dalam kontes yang sama, dapat ditanyakan :
“Sebutkan dengan cepat, merek dagang pengharum ruangan automatic lainnya selain yang telah Bapak/ Ibu/ Saudara/
Saudari sebut diatas apa yang anda ingat ?”
Hasil dari kuesioner yang disebarkan ke responden dapat dilihat dalam tabel III.9 sebagai berikut:
commit to user 67
Tabel III.9 Analisis Brand Recall Merek Produk
Pengaharum Ruangan Automatic
Frekuensi Presentase
Calspray 10 20%
Glade 18 36%
Stella 8 16%
eco care 8 16%
call pro 6 12%
Total 50 100%
Sumber : Data Primer ,diolah 2013
Berdasarkan tabel III.9 dari hasil data yang diperoleh dari kuesioner yang disebar ke responden dapat disimpulkan bahwa produk pengharum ruangan automatic yang menjadi brand recall yaitu glade, dengan presentase sebesar 36% dari 50 responden, kemudian disusul oleh calmic, dengan presentase 20% dari 50 responden, setelah itu stella dan eco care berada di posisi yang sama yang menjadi urutan ketiga dan empat, kedua-duanya memiliki presentase 16% dari 50 responden, adapun yang terakhir call pro dengan presentase 12% dari 50 responden.
c. Brand Recognition
Brand yang pernah diketahui oleh konsumen, dengan adanya bantuan, pertanyaan yang diberikan disertai dengan ciri-ciri
commit to user 68
dari produk merek tersebut.
Dengan cara mengajukan pertanyaan
“Apakah Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari mengenal merek dagang pengharum ruangan automatic dari PT. Calmic ?”
Alternative jawaban terbaik adalah:
1. Ya, saya mengenal dan telah menuliskannya dalam pertanyaan sebelumnya
2. Ya, saya mengenal setelah mengisi kuesioner ini 3. Tidak mengenal sama sekali .
Hasil dari kuesioner yang di sebarkan ke responden dapat dilihat dalam tabel III.10 sebagai berikut :
Tabel III.10
Analisis Brand Recognition Pilihan
Jawaban Frekuensi Presentasi a. Ya, saya
mengenal dan telah menuliskan di pertanyaan diatas
30 60%
b. Ya, saya mengenal setelah mengisi pertanyaan ini
12 24%
c. TIDAK
mengenal sama sekali
8 16%
Total 50 100%
Sumber: Data Primer, diolah 2013
commit to user 69
Berdasarkan tabel III.10 dari hasil data yang diperoleh dari kuesioner yang disebar ke responden dapat disimpulkan untuk jawaban “a, Ya, saya mengenal dan telah menuliskan di pertanyaan diatas” merupakan representative dari jawaban responden untuk item pertanyaan “Sebutkan dengan cepat merek dagang pengharum ruangan automatic di solo yang anda INGAT ! (sebut satu saja) ?“ yang mana merupakan dasar untuk analisis Top Of Mind serta item pertanyaan
“Sebutkan dengan cepat, merek dagang pengharum ruangan automatic lainnya selain yang telah Bapak/ Ibu/ Saudara/
Saudari sebut diatas apa yang anda ingat ?” yang mana merupakan dasar dari analisis Brand Recall. Adapun responden yang menjawab “a, Ya, saya mengenal dan telah menuliskan di pertanyaan diatas” memperoleh presentai sebesar 60% dari 50 responden.
Sedangkan untuk jawaban “b. Ya, saya mengenal setelah mengisi pertanyaan ini memperoleh 24% dari 50 responden, dan untuk jawaban pertanyaan “c. TIDAK mengenal sama sekali”, mendapat presentasi 16% dari 50 responden.
d. Unaware Of Brand
Untuk pengukuran unaware dilakukan observasi terhadap pertanyaan pengenalan brand awareness
commit to user 70
sebelumnya dengan melihat jawaban alternative “c. TIDAK mengenal sama sekali”
Dari hasil tabel III.10 sudah tertera hasil presentasi responden yang memilih opsi jawaban “c. TIDAK mengenal sama sekali” terdapat 16% dari 50 responden.
e. Media Pengenalan Merek
Untuk pengenalan suatu produk memerlukan media untuk memasarkannya atau untuk mengenalkan ke pada customer. Dengan mencantumkan pertanyaan “Dari mana bapak/ ibu/ saudara mengenal merek dagang “CALMIC”?.
Serta memberikan atau menyediakan opsi jawaban opsi jawaban kedapa responden sebagai berikut :
1. Sales Marketing 2. Web di internet 3. Teman
4. Keluarga 5. Lainnya,
Hasil dari kuesioner yang disebarkan kepada responden Dapat dilihat dari tabel III.11 sebagai berikut:
commit to user 71
Tabel III.11
Media Pengenalan Merek Sumber
Informasi produk
Frekuensi Presentasi
Sales Marketing
13 26%
Web di Internet
3 6%
Teman 15 30%
Keluarga 3 6%
Lainnya 16 32%
Total 50 100%
Sumber : Data Primer, diolah 2013
Berdasarkan tabel III.11 dari hasil data yang diperoleh dari kuesioner yang disebar ke responden dapat disimpulkan pengenalan pengharum ruangan merek calmic terbesar dari lainnya yang memperoleh presentasi sebesar 32% dari 50 responden, dan pengenalan merek melalui teman mendapat presentasi sebesar 30% dari 50 reponden, sedangkan pengenalan responden melalui marketing sebesar 26% dari 50 responden, sedangkan sisanya masing-masing memperoleh presentase 6% dari 50 responden untuk web di internet, dan
commit to user 72
6% dari 50 responden untuk keluarga.
D. Pembahasan
Dari data yang sudah dianalisis oleh penulis, maka penulis dapat mengetahui brand awareness yang ada di dalam benak masyarakat hal ini terlihat dari merek pengharum ruangan automatic merek calmic menjadi Top Of Mind dalam benak masyarakat dengan memperoleh presentasi sebesar 38% dari 50 responden, Hasil tersebut terlihat dari tabel III.8 dengan pembuktian menggunakan data dari kuesioner yang telah disebarkan ke pada responden. Sedangkan yang memperoleh tingkatan Brand Recall yaitu pengharum ruangan automatic merek Glade dengan memperoleh presentase 36% dari 50 responden, Hasil tersebut terlihat dari tabel III.9 dengan pembuktian menggunakan data dari kuesioner yang telah disebarkan ke pada responden. Adapun tingkatan Brand Recognition, responden yang menjawab “b, Ya, saya mengenal setelah mengisi pertanyaan ini”
memperoleh presentai sebesar 24% dari 50 responden, hal ini terlihat dari tabel III.10 dengan pembuktian menggunakan data dari kuesioner yang telah disebarkan ke pada responden, dan ternyata juga terdapat responden yang tidak mengenal sama sekali merek dagang calmic mungkin karena merek dagang calmic masih jarang ditemui dimasyarakat, dan mungkin terdapat beberapa orang responden yang belum pernah menjumpain produk merek calmic dibeberapa media,
commit to user 73
dan belum banyak juga promosi yang dilakukan oleh pihak perusahaan, jadi masyarakat belum mengenal lebih dalam apa itu merek calmic, maka dari itu pada tingkatan Unaware Of Brand sendiri merek dagang calmic memperoleh presentasi sebesar 16% dari 50 responden. Prosentasi yang di peroleh tersebut terlihat dari tabel III.10 dengan pembuktian menggunakan data dari kuesioner yang telah disebarkan ke pada responden.