Mulai
Identifikasi Masalah
Studi Literatur
Menentukan Populasi
Pengambilan Data
Analisis data Responden
Evaluasi Hasil
Selesai
BAB III
METODELOGI PENELITIAN
3.1 Objek dan Subjek Penelitian
Objek penelitian adalah Learning management system SMK Maarif NU 2 Ajibarang yang di analisis dan di evaluasi menggunakan metode PIECES Framework dan subjek penelitian adalah guru dan siswa yang berada di SMK Maarif NU 2 Ajibarang dan. Penelitian ini digunakan sebagai bahan evaluasi yang nantinya akan diberikan kepada admin SMK Maarif NU 2 Ajibarang.
3.2 Diagram Alir Penelitian
Pada penyusunan tugas akhir ini peneliti melakukan beberapa tahapan penelitian yang sudah ditentukan [39]. Berikut merupakan gambar tahapan yang dilakukan peneliti untuk menyusun tugas akhir ini:
Gambar 3.1 Diagram Alir Penelitian.
18
3.2.1 Mengidentifikasi dan Merumuskan Masalah
Langkah pertama yang dilakukan pertama kali yaitu mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang apa yang akan diteliti. Menentukan bidang, topik, masalah penelitian serta mengusulkan metode yang akan digunakan pada penelitian. Pada tahap ini mempelajari masalah yang masih terjadi di SMK Maarif NU 2 Ajibarang, lalu tujuan, ruang lingkup serta metodologi penelitian. Pada penelitian ini ide atau masalah sudah ada penelitian terdahulunya, namun terdapat perbedaan pada subjek dan objek di usulkan.
3.2.2 Studi Literatur
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan studi literatur dengan mencari dan mempelajari berbagai informasi tentang PIECES framework, skala likert, mean, slovin, interval kelas melalui referensi makalah, jurnal ilmiah, buku elektronik (ebook), dokumentasi internet, paper, website, dan tugas akhir mahasiswa lain yang memiliki kesamaan topik pembahasan.
3.2.3 Menentukan Populasi
Populasi penelitian yaitu guru dan siswa di SMK Maarif NU 2 Ajibarang. Metode pemilihan dalam penentuan sampel memakai metode Slovin dengan toleransi tingkat kesalahan sebesar 10% [40]. Penentuan sampel pada penelitian menggunakan rumus Slovin [39]. Rumus Slovin di definisikan dengan hasil berikut :
𝑛 = 𝑁
1+𝑁(𝑒)2 (3.1)
Keterangan : n : Jumlah sampel N : Jumlah populasi
e : Batas toleransi kesalahan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari website resmi Kemdikbud (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) mengenai SMK Maarif NU 2 Ajibarang yang diakses pada tanggal 12 desember 2021
19
dengan jumlah guru : 49, dan jumlah siswa 1282. Jumlah sampel yang bisa diambil sebagai berikut :
𝑛 = 1331
1 + 1331(0.1)2 𝑛 = 1331
1 + 13,31 𝑛 = 1331
14,31 𝑛 = 93.011
Berdasarkan hasil perhitungan rumus Slovin, maka di dapat nilai 93.011 yang dibulatkan menjadi 94. Berikut ini Tabel 3.1 mengenai perhitungan secara detail jumlah sampel responden guru dan siswa :
Tabel 3.1 Sampel Responden
Responden Persentase Jumlah
Guru 50% 47 Responden
Siswa 50% 47 Responden
Persentase antara guru dan siswa sama yaitu 50%. Tujuan nya agar mendapatkan hasil penilaian yang tidak subjektif. Sehingga nantinya dari kuesioner yang diisi dapat diketahui hasil dari jawaban dan yang akan di analisis dapat memberi masukan untuk mengembangkan website menjadi lebih baik [40].
3.2.4 Pengambilan Data
Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh secara tidak langsung yang berupa bukti, catatan atau laporan.
Selain itu data digunakan diperoleh melalui literatur atau studi pustaka seperti buku, jurnal dan website [41].
Sebelum melakukan pengambilan data, kuesioner dibuat terlebih dahulu. Kuesioner dibuat dengan standar PIECES Framework dengan penilaian disetiap poin menggunakan Skala Likert. Kuesioner mempunyai 25 pertanyaan dan 6 aspek. Pada kuesioner terdapat skala yang menyatakan sangat setuju, setuju, ragu–ragu, tidak setuju, sangat tidak setuju. Berikut ini
20
gambar 3.2 mengenai draft dari penggambaran kuesioner :
Aspek Pertanyaan Nilai
1 2 3 4 5
Performance (Keandalan).
Pertanyaan 1 Pertanyaan 2 Pertanyaan 3 Information
(Informasi data).
Pertanyaan 4 Pertanyaan 5 Pertanyaan 6
Economics (Nilai Ekonomis).
Pertanyaan 7 Pertanyaan 8 Pertanyaan 9 Pertanyaan 10 Pertanyaan 11
Control and Security (Pengamanan dan
pengendalian).
Pertanyaan 12 Pertanyaan 13 Pertanyaan 14 Pertanyaan 15 Pertanyaan 16
Efficiency (Efisiensi).
Pertanyaan 17 Pertanyaan 18 Pertanyaan 19 Pertanyaan 20
Service (Pelayanan).
Pertanyaan 21 Pertanyaan 22 Pertanyaan 23 Pertanyaan 24 Pertanyaan 25 Gambar 3.2 Draft Kuesioner
PIECES Framework Skala Likert
21
3.2.5 Analisis data responden
Metode pengukuran diperlukan untuk mengetahui hasil analisis LMS SMK Maarif NU 2 Ajibarang. Metode analisis dengan menentukan nilai rata- rata (mean) setiap pertanyaan kuesioner [37]. Rumus dari nilai mean :
𝑀𝑒 =∑ 𝑥𝑖
𝑁 (3.2)
Keterangan :
Me = Mean atau rata-rata
∑xi = Jumlah nilai x ke 1 sampai ke n N = Jumlah responden.
Penentuan karakteristik penilaiannya ditentukan dengan mengetahui nilai interval kelasnya. Interval kelas berfungsi mengubah hasil angka mean menjadi kategori [39]. Rumus untuk menentukan interval kelas adalah :
𝑖 =𝑟
𝑘 (3.3)
Keterangan : i : Interval Kelas
r : Range (high scale-low scale) k : Jumlah Kelas
Nilai interval kelas yang didapatkan adalah : 𝑖 =𝑟
𝑘= 5 − 1
5 = 0,8
Maka Tabel karakteristik penilaian didapat dengan nilai interval kelas 0,8.
Interval kelas kemudian dikombinasikan dengan Skala Likert dan interval kelas [39]. Berikut Tabel 3.2 berisi kombinasi skala likert dan Interval kelas:
Tabel 3.2 Interval Kelas
No. Skala Kategori
1. 1,00 – 1,80 Sangat buruk
2. 1,81 – 2,61 Buruk
3. 2,62 – 3,42 Cukup
4. 3,43 – 4,23 Baik
5. 4,24 – 5,04 Sangat baik
22
3.2.6 Evaluasi hasil
Evaluasi bermanfaat untuk mengetahui bagaimana implementasi sistem telah dijalankan. Dalam melakukan analisis dan evaluasi LMS terdapat beberapa metode yang dapat digunakan, salah satunya PIECES Framework.
Evaluasi dengan kerangka PIECES ke dalam 6 aspek yaitu performance, information and data, economy, control and security, eficiency,dan service
[38]. Berikut ini Tabel 3.3 indikator yang ada pada kuesioner : Tabel 3.3 Indikator Kuesioner
Aspek Indikator Pertanyaan
Performance (Keandalan).
Througput Menu yang disediakan dapat dijalankan dengan mudah dan interaktif Audibilitas Dapat dijalankan sejumlah perintah
dengan benar.
Respon time Menampilkan setiap halaman LMS dengan cepat.
Information (Informasi data).
Penyajian informasi
LMS sudah menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan.
Akurat Informasi yang disajikan dapat diandalkan dan dipercaya Fleksibilitas
data
Informasi yang disajikan dalam bentuk yang sesuai dengan yang di harapkan
pengguna
Economics (Nilai Ekonomis).
Efisien target
LMS dapat menyelesaikan masalah dengan cepat
LMS SMK memiliki informasi seputar IT yang akurat
Efisien biaya
Biaya yang dikeluarkan untuk mengakses LMS murah Layanan konsultasi LMS dapat
mengemat biaya operasional
23
Aspek Indikator Pertanyaan
Economics (Nilai Ekonomis).
Sumber daya
Jumlah sumber daya digunakan meliputi sumber daya manusia serta sumber daya
ekonomi
Control and Security (Pengamanan
dan pengendalian).
Integritas
Kemudahan interaksi dengan LMS Sebuah program dapat dipercaya dan
diandalkan untuk melakukan fungsi yang diminta
Struktur menu dan navigasi LMS tidak membingungkan
Keamanan
LMS tidak mengandung virus yang dapat mengganggu aktivitas komputer
Data khusus yang ada tidak dapat di ubah oleh pengunjung LMS.
Efficiency (Efisiensi).
Fleksibel LMS dapat diakses dari berbagai perangkat.
Akurat
Informasi LMS tersebut dapat meningkatkan kualitas informasi yang
di sampaikan dan waktu untuk penyampaian singkat dan jelas LMS memberikan informasi yang
relevan dengan aturan Penyajian
Informasi
Layanan yang tersedia di LMS sesuai dengan kebutuhan pengunjung
Service (Pelayanan).
Reliabilitas Sebuah program dapat dipercaya dan diandalkan untuk fungsi yang diminta.
Fleksibel
Konten layanan diskusi dan konsultasi yang efisien secara online melalui LMS
Informasi dapat diakses dengan mudah
24
Aspek Indikator Pertanyaan
Service (Pelayanan).
Kelaziman komunikasi
Menggunakan fitur hubungi kami untuk melakukan interaksi langsung mengenai
diskusi konsultasi Integritas Jarang mengalami eror
3.3 Pengumpulan Data
Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner.
Kuesioner atau angket kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang efisien karena peneliti telah mengetahui dengan pasti variabel yang akan diukur dan mengetahui harapan responden. Kuesioner baik digunakan dalam jumlah responden yang banyak [42].
3.4 Analisis Hasil
Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan kuesioner dari kuesioner yang sudah diisi oleh guru dan siswa. Tujuan dari perhitungan kuesioner untuk mengetahui apakah LMS yang ada di SMK Maarif NU 2 Ajibarang memiliki kualitas baik atau tidak [39]. Berikut ini gambar 3.3 diagram alir pengujian yang dilakukan oleh peneliti.
Gambar 3.3 Diagram Alir Pengujian.
Start
Menghitung rata-rata nilai
kuesioner dengan mean
Penentuan karakteristik
dengan membandingkan mean dan interval
kelas Menarik
kesimpulan dari data kuesioner End
25
1. Langkah awal yang dilakukan dengan menghitung rata – rata di setiap aspek pada kuesioner. Aspek terdiri dari Performance, Information, Economics, Control and Security, Efficiency, Service. Untuk aspek dari penilaian ada 5 yaitu sangat setuju dengan nilai 5, setuju dengan nilai 4, ragu – ragu dengan nilai 3, tidak setuju dengan nilai 2, dan sangat tidak setuju dengan nilai 1 [37]. Berikut ini adalah rumus dari rata – rata :
𝑀𝑒 =∑ 𝑥𝑖
𝑁 (3.4)
Keterangan :
Me = Mean atau rata-rata
∑xi = Jumlah nilai x ke 1 sampai ke n N = Jumlah responden.
2. Langkah berikutnya dengan mengonversi hasil dari mean pada setiap aspek dengan interval kelas. Berikut ini Tabel 3.4 adalah interval kelas yang didapat :
Tabel 3.4 konversi hasil dari mean pada setiap aspek
No. Skala Kategori
1. 1,00 – 1,80 Sangat buruk
2. 1,81 – 2,60 Buruk
3. 2,61 – 3,40 Cukup
4. 3,41 – 4,20 Baik
5. 4,21 – 5,00 Sangat baik
3. Langkah berikutnya adalah menarik kesimpulan dari kategori yang di dapat yang telah dibandingkan dengan interval kelas.