• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 TI NJAUAN MANAJEMEN KEUANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB 1 TI NJAUAN MANAJEMEN KEUANGAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1 Docum ent Nam e

Your Com pany Nam e ( C) Copyright ( Pr int Dat e) All Right s Reserved

BAB 1

TI N JAUAN M AN AJEM EN KEUAN GAN

Kompetensi yang diharapkan, mahasiswa mampu memahami:

1. Definisi Manajemen Keuangan 2. Fungsi Manajemen Keuangan

3. Keputusan dalam Manajemen Keuangan

4. Tujuan Perusahaan dan Fungsi Manajemen Keuangan 5. Peluang Karir dalam Manajemen Keuangan

6. Teori dalam Manajemen Keuangan

(2)

BAB 1 adalah pengant ar t ent ang m anaj em en keuangan yang akan m em bahas gam baran um um hingga pengert ian m anaj em en keuangan. Set elah m em aham i gam baran um um , pem bahasan dilanj ut kan t ent ang keput usan dalam m anaj em en keuangan. Tuj uan perusahaan dan fungsi Manaj em en Keuangan dalam organisasi akan m enj adi t opik selanj ut nya, diikut i peluang karir dalam m anaj em en keuangan sert a dit ut up dengan perkem bangan m anaj em en keuangan t erkini. Manaj em en keuangan t erdiri dari dua suku kat a, yait u “ Manaj em en” dan

“ Keuangan” . Manaj em en m engacu pada fungsi – fungsi m anaj em en yait u Planning, Organizing, Act uat ing sert a Cont rolling, sehingga Manaj em en Keuangan adalah bagaim ana m enerapkan fungsi – fungsi m anaj em en t erkait dengan keuangan.

D EFI N I SI

Manaj em en Keuangan m enurut Van Horne & Wachowicz adalah m anaj em en yang fokus t erhadap akuisisi, keuangan sert a pengelolaan asset dengan beberapa t uj uan unt uk dicapai. Nam un, Agus Sart ono m engat akan bahwa m anaj em en keuangan adalah m anaj em en dana dalam bent uk invest asi yang secara efekt if m em biayai invest asi sert a pem belanj aan secara efekt if. Berdasarkan beberapa defenisi t ersebut , m anaj em en keuangan adalah keseluruhan t ugas m anaj er keuangan unt uk m em buat keput usan invest asi, pem biay aan, dan dev iden berdasarkan perencanaan, pengalokasian, m em peroleh m aupun m enggunakan dana secara efekt if dan efisien.

KEPUTUSAN D ALAM M AN AJEM EN KEUAN GAN

Manaj er keuangan adalah pengam bil keput usan keuangan yang t erdir i dar i keput usan invest asi, keput usan keuangan sert a keput usan m anaj em en aset . Ke pu t u sa n I n ve st a si adalah bagaim ana akt iv it as invest asi per usahaan selam a periode t ert ent u. Manaj er keuangan berperan unt uk m enent ukan j um lah uang yang digunakan perusahaan. Sebagai cont oh, berapa t ot al aset perusahaan yang dialokasikan unt uk kas at au persediaan? j awabannya adalah aset t idak ekonom is m ungk in per lu dik urangi, digant i at au bahkan dihilangk an. Ke pu t u sa n Ke u a n ga n adalah k eput usan bagaim ana posisi keuangan int ernal perusahaan saat ini seharusnya berada. Manaj er keuangan t erkait dengan m ake- up ( riasan) dari sisi kanan ner aca. Ke pu t u sa n M a n a j e m e n Ase t adalah keput usan bagaim ana aset perusahaan dikelola dem i m encapai t uj uan perusahaan. Set elah

(3)

aset diperoleh, pem biayaan dapat dilakukan, sehingga aset harus dikelola secara efisien. Manaj er keuangan dibebani berbagai t anggung j awab operasi t erhadap aset yang ada. Tanggung j awab m engharuskan m anaj er lebih fokus m engelola akt iva lancar dibandingkan ak t iva t et ap. Sebagian besar t anggung j awab pengelolaan aset t et ap berada dalam kendali operasional m anaj er yang m enggunakan aset t ersebut .

TUJUAN D AN FUN GSI M AN AJEM EN KEUAN GAN

Tu j u a n M a n a j e m e n Ke u a n ga n adalah m em aksim alkan nilai per usahaan, m enj aga st abilit as finansial perusahaan agar selalu t erkendali, sert a m em perkecil risiko perusahaan saat ini hingga m asa yang akan dat ang. Mem aksim alkan nilai perusahaan adalah t uj uan ut am a pihak m anaj em en karena m am pu m em ber ikan nilai m aksim al ket ika perusahaan m asuk ke pasar.

Manaj em en Keuangan bagi perusahaan adalah gabungan ilm u dan seni yang m em bahas, m engkaj i, sert a m enganalisis bagaim ana m anaj er keuangan m enggunakan seluruh sum berdaya perusahaan unt uk m encar i, m engelola, dan m em bagi dana dengan t uj uan m am pu m em berikan profit bagi para pem egang saham . I lm u Manaj em en Keuangan berfungsi sebagai pedom an bagi m anaj er perusahaan unt uk pengam bilan keput usan karena m ereka boleh ber inovasi dan berpik ir kreat if t anpa m engesam pingkan kaidah y ang berlaku dalam ilm u Manaj em en Keuangan. Cont ohnya adalah keput usan keuangan seorang m anaj er keuangan harus m em enuhi at uran – at uran dalam SAK ( St andar Akunt ansi Keuangan) , GAAP ( General Accept ed Account ing Principle) , Undang – Undang sert a perat uran t ent ang pengelolaan keuangan perusahaan dan lain sebagainya.

Fungsi Manaj em en Keuangan adalah sebagai pedom an sehingga beberapa ruang lingkup harus dilihat oleh seorang m anaj er keuangan t ent ang pengam bilan keput usan keuangan sepert i bagaim ana m encari, m engelola dan m am bagi dana.

Ta h a p m e n ca r i da n a adalah t ahap seorang m anaj er keuangan m encari sum ber – sum ber dana yang dapat digunakan sebagai m odal perusahaan. Modal perusahaan bersum ber dari m odal sendir i dan asing. Modal sendir i adalah m odal dari pem ilik sehingga diset or dan dij adik an sebagai m odal per usahaan sepert i st ock ( saham ) . Modal asing adalah m odal hasil pinj am an ke perbankan, hasil penj ualan saham , t erm asuk hut ang dagang sert a obligasi dan lain sebagainya.

(4)

Ta h a p m e n ge lola da n a adalah t ahap seorang m anaj er keuangan unt uk m engelola dana perusahaan dan kem udian m enginvest asikan dana t ersebut ke t am pat – t em pat y ang m engunt ungkan. Seorang m anaj er keuangan selalu m em ant au sert a m enganalisa set iap keput usan dengan m em per t im bnagkan aspek keuangan dan non keuangan, t erut am a kondisi unt uk t erj adinya profit bagi perusahaan di kem udian har i.

Ta h a p m e m ba gi da n a adalah t ahap dim ana m anaj er keuangan m engam bil keput usan unt uk m em bagi keunt ungan kepada para pem ilik perusahaan sesuai j um lah m odal yang diset or at au dit em pat kan. Hal t ersebut um um nya akan dibahas dalam RUPS ( Rapat Um um Pem egang Saham ) . Pem bagian keunt ungan t erhadap kepem ilik an saham disebut pem bagian dev iden.

PELUAN G KARI R D ALAM M AN AJEM EN KEUAN GAN

Berkarir sebagai pengelola keuangan, t ent u m em ilik i t ant angan t ersendir i.

Apabila m enj adi m anaj er keuangan, m aka akan bert anggung j awab lebih kom pleks t erut am a unt uk m enj am in kondisi keuangan perusahaan selalu berada dalam posisi sehat . Sebagai cont oh, bangk rut at au m erger sebuah perusahaan sering m enj adi ak ibat perm asalahan keuangan perusahaan dan t anggung j awab t ersebut ada pada m anaj er keuangan.

Set iap keput usan oleh m anaj er keuangan, belum t ent u t epat unt uk sit uasi dan kondisi berbeda. Perubahan kondisi ekonom i berperan cukup pent ing sebagai akibat keput usan keuangan yang kurang sesuai, sepert i kr isis m onet er, j at uhnya nilai m at a uang dom est ik t erhadap asing, inflasi t inggi dan berbagai kasus ekst ernal yang t erj adi di perusahaan. Menj adi m anaj er keuangan handal, dibut uhkan lat ar belakang keilm uan yang sesuai karena posisi t ersebut prest isius.

Saat ini berbagai sert ifikat penunj ang profesi keuangan t elah banyak dibuka. Per lu dicat at , dikarenakan m anaj er keuangan m erupakan posisi pent ing, m aka m ereka harus am anah dalam pekerj aannya.

TEORI D ALAM M AN AJEM EN KEUAN GAN

Teori Manaj em en Keuangan sangat beragam , beberapa diant aranya per lu dipaham i sebagai dasar pengam bilan keput usan yait u agency t heory, signaling t heory, Trading Range Theory, Balancing Theory, Packing Order Theory, Hipot esis Pasar Efisien, The Cost Theory of Capit alizat ion, Port folio Theory, Markowit z Theory, Gordon Theory, Arbit rage Pricing Theory ( APT) , Expect at ion Theory.

(5)

Age n cy Th e or y adalah kondisi dim ana pihak m anaj em en perusahaan sebagai pelaksana ( agen) dan pem ilik m odal ( owner) sebagai principal m em bangun kont rak kerj asam a disebut dengan “ nexus of cont ract ” . Kont rak kerj a sam a berisi kesepakat an bahwa pihak m anaj em en perusahaan harus bekerj a m aksim al unt uk m em berikan profit t ert inggi kepada pem ilik m odal ( owner) . Agency t heory berorient asi t erhadap t uj uan, kewaj iban, t im bal balik, r isiko, dan kepent ingan pr ibadi ( Wright et al., 2001) . Nilai pent ing dalam agency t heory adalah kesej aht eraan owner t idak dapat m aksim al karena perbedaan t uj uan dan preferensi r isiko ant ar a owner dan pihak m anaj em en ( Saam , 2007) .

Sign a lin g Th e or y adalah t eori naik t urunnya harga di pasar sepert i har ga saham , obligasi dan lain sebagainya, sehingga berpengaruh pada keput usan invest or. Tanggapan invest or t erhadap sinyal posit if dan negat if m em pengaruhi kondisi pasar, sehingga m ereka akan bereaksi dengan berbagai cara dalam m enanggapi sinyal t ersebut , sepert i m em buru saham yang dij ual at au bert indak dalam bent uk “ wait and see” , at au m engam bil t indakan kem udian m em pert im bangkan set elah m elihat beberapa perkem bangan. Dasar signaling t heory adalah m anaj em en perusahaan m enget ahui inform asi lebih baik t ent ang nilai saham sebenarnya dibandingkan pem egang saham dari luar. I nform asi yang asim et r i ini m engak ibat kan harga saham berlaku m ungk in t idak m encerm ink an nilai sebenarnya, k ar ena invest or hanya m em ilik i akses ke infor m asi publik. Buy- back saham perusahaan m ungk in berupa sinyal bahwa ada harga saham di bawah nilai int r insik. Salah sat u bent uk signaling t heory adalah perusahaan m enggunakan buy- back saham biasa unt uk m enyam paikan ke pasar inform asi posit if t ent ang prospek m asa depan perusahaan ( Baker, 2002) .

Tr a din g Ra n ge Th e or y adalah t eor i keput usan keuangan yang didasarkan pada pendekat an sisi int ernal perusahaan. Ket ika harga saham t erus m engalam i kenaikan nam un dianggap kurang likuid oleh m anaj em en perusahaan karena berakibat pada t urunnya m inat beli di pasar, m ak a pihak m anaj em en perusahaan t erm ot ivasi unt uk m enerapkan “ Trading Range Theory” .

Ba la n cin g Th e or y adalah kebij akan yang dit em puh oleh perusahaan unt uk m encari dana t am bahan dengan cara m encari pinj am an baik ke perbankan at au m enerbit kan obligasi ( bonds) .

Pa ck in g Or de r Th e or y adalah kebij akan perusahaan unt uk m encari dana t am bahan dengan cara m enj ual aset yang dim ilik i, sepert i m enj ual gedung, t anah m aupun peralat an kant or sert a aset – aset lain yang dim ilik i oleh perusahaan.

(6)

H ipot e sis Pa sa r Efisie n adalah t eori yang m enyat akan bahwa dalam pasar bebas, persaingan dalam m em peroleh keunt ungan, sem ua inform asi penget ahuan dan perkiraan direfleksikan secara akurat didalam harga – harga pasar.

Th e Cost The or y of Ca pit a liz a t ion adalah m odal perusahaan berdasarkan fixed capit al ( m odal t et ap) y ang digunakan perusahaan ( invest asi dalam plant equipm ent , pat ent dan lain sebagainya) , biay a m endir ikan perusahaan, j um lah m odal kerj a yang dibut uhkan dalam per usahaan dan lain sebagainya. Kapit alisasi adalah biaya yang dikeluark an, sem akin besar biaya ( cost ) m aka sem akin besar nilai m odal ( capit al) .

Por t folio Th e or y adalah ilm u yang m engkaj i bagaim ana seorang invest or m enurunkan r isiko berinvest asi sem inim al m ungk in, at au m elak ukan diversifikasi invest asi.

M a r k ow it z Th e or y adalah t eori yang m engat akan bahwa “ Do not put your eggs in one basket ” at au j angan m elet ak kan t elur pada sat u keranj ang, yang berm akna bahwa ket ika m elakuk an invest asi, per lu m elakukan diversikasi agar invest asi yang dibangun t idak t erpusat .

Gor don Th e or y adalah m odel yang dikem bangkan Myron J. Gordon sebagai form ula unt uk m em peroleh pert um buhan deviden secara konst an. Ket ika pert um buhan dev iden konst an, para pem egang saham m erasa yak in t erhadap perolehan deviden dikem udian har i kar ena bersifat konst an. Pert um buhan deviden konst an m em but uhkan kerj a keras dari j aj aran m anaj em en perusahaan, t erm asuk m em bangun rencana bisnis yang kom pet it if dan sust ainable agar m encapai sust ainabilit y profit .

Ar bit r a ge Pr icin g Th e or y ( APT) adalah t eori yang dikem bangkan unt uk m enindak lanj ut i t eor i CAPM ( Capit al Asset Pricing Model) . APT adalah t eor i y ang dikem bangkan St ephen A. Ross t ahun 1976, yang m enyat akan harga suat u akt iva bisa dipengaruhi oleh berbagai fak t or , sedangkan dalam CAPM harga suat u akt iva hanya dipengaruhi oleh sat u fakt or yait u port ofolio pasar. APT adalah m odel alt ernat if unt uk m enj awab perm asalahan suat u hubungan ant ara pendapat an dengan risiko saham .

(7)

Ex pe ct a t ion Th e or y adalah t eori t ent ang st rukt ur j angka wakt u yang m enyat akan dalil – dalil m asuk akal, sepert i suku bunga obligasi j angka panj ang akan sam a dengan r at a – rat a suku bunga j angka pendek y ang diharapkan ( ekspekt asi) m asyarakat dim ana t erhadi selam a j angka wakt u obligasi j angk a panj ang.

Set elah m enget ahui beberapa t eori dalam Manaj em en Keuangan, dapat dipaham i bahwa cukup banyak indikat or – indikat or yang dapat digunakan oleh Manaj er Keuangan unt uk set iap pengam bilan keput usan, baik j angka pendek m aupun panj ang.

LATI H AN SOAL

1. Apakah definisi Manaj em en Keuangan? Jelaskan!

2. Bagaim ana peran Manaj er Keuangan bagi perusahaan? Jelaskan!

3. Apakah yang m endasari pengam bilan keput usan Manaj er Keuangan?

4. Bagaim ana sikap Manaj er Keuangan j ika perusahaan dalam kondisi kur ang sehat ? Jelaskan!

5. Apakah t uj uan m engelola keuangan perusahaan? Jelaskan!

6. Bagaim ana peran t eori unt uk keput usan Manaj er Keuangan? Jelaskan!

7. Apakah kekurangan t eori bagi keput usan Manaj er Keuangan? Jelaskan!

8. Teori apa yang harus dikuasasi oleh Manaj er Keuangan? Jelaskan!

9. Pengelolaan invest asi yang dilakukan perusahaan adalah t anggung j awab m anaj er keuangan t erhadap pem egang saham . Bagaim ana sikap yang harus diam bil oleh m anaj er ket ika invest asi yang dilakukan m engalam i kegagalan? Jelaskan!

10. Apakah perbedaan ant ara t eori port ofolio dan t eori Markow it z? Jelaskan!

KASUS 1 .1

Zelfiana Andayani adalah m anaj er keuangan PT. Aut o- Sport yang bergerak dibidang ot om ot if, yait u penj ualan m obil – m obil im port khusus Eropa di Jakart a t ahun 2012. Selam a dua t ahun m enj abat , keuangan perusahaan selalu berada dalam posisi st abil. Tahun 2013 adalah t ant angan bagi Zelfiana, karena t elah t erj adi inflasi nilai m at a uang nasional, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) dan m acet nya proyek pem bangunan gedung baru t erkait ekspansi perusahaan di luar kot a. I nflasi dan kenaikan harga BBM adalah m asalah fundam ent al, sedangkan m acet nya pem bangunan gedung adalah m asalah yang harus dihadapi

(8)

PT. Aut o- Sport . Padahal t ahun 2013 adalah gedung baru adalah bagian dar i perencanaan perusahaan unt uk m enam bah pendapat an. Macet nya proyek dikarenakan beberapa hal, yait u m elonj aknya harga bahan bangunan karena kenaikan harga BBM sert a rekanan yang ber ulah karena keunt ungan yang didapat akibat inflasi m ulai m em pengaruhi keuangan perusahaan m ereka.

Sepert i yang t elah dij elaskan sebelum nya, bahwa pengam bilan k eput usan keuangan diant arany a adalah bagaim ana m encari, m engelola dan m am bagi dana.

Apakah yang sebaiknya dilakukan oleh Zelfiana Andayani t erkait dengan pem bangunan gedung unt uk ekspansi perusahaan dan disam ping problem fundam ent al dan rekanan? Jelaskan pendapat Anda!

KASUS 1 .2

Herm ansyah adalah seorang pialang y ang bekerj a unt uk perusahaan sekurit as PT. Merdeka. Beliau m em ilik i lim a orang cust om er yang m em ilik i karakt er berbeda – beda sert a akt iv it as invest asi lebih banyak m enggunakan analisis t eknikal dibandingkan fundam ent al, sehingga r isiko yang dihadapi cenderung lebih t inggi unt uk hasil t inggi. Beberapa karakt erist ik pelanggan Herm ansyah adalah sebagai ber ikut :

1. Doni, 25 t ahun, k aryawan bank swast a, invest asi dana Rp.

10.000.000,-

2. I rawat i, 35 t ahun, ibu rum ah t angga, invest asi dana Rp.

25.000.000,-

3. Sat rio Hut om o, 21 t ahun, m ahasiswa, invest asi dana Rp.

5.000.000,-

4. Beni Sant oso, 50 t ahun, pengusaha indust ri k reat if, invest asi d ana Rp. 50.000.000,-

5. Nur Fit r ia, 40 t ahun, ket ua yayasan t una r ungu, invest asi dana Rp.

80.000.000,-

Dari lim a karakt er ist ik pelanggan diat as, perkem bangan dipasar m enunj ukkan keadaan yang cukup flukt uat if. Sent im en pasar sedang negat if karena kondisi dalam negeri sedang kurang kondusif dikarenak an adanya dem o kenaikan upah m inim um oleh para buruh. Sekt or lain sedang dalam kondisi st agnan dan j arang sekali bergerak. Nam un, sat u – sat unya pasar yang bergerak akt if adalah perbankan yang diikut i oleh perubahan suku bunga Bank I ndonesia, sehingga bunga deposit o j uga ikut m engalam i pergerakan yang signifik an. Per lu

(9)

diingat bahwa perubahan bunga deposit o m asih dalam t ahap yang cukup flukt uat if, belum t ent u m em bawa dam pak posit if bagi indust r i perbankan. Kondisi perbankan yang flukt uat if j uga diikut i indust ri ot om ot if y ang sedang naik daun karena banyaknya bundling m obil m urah dem i m enyam but akhir t ahun. Hal t ersebut j uga diikut i oleh indust r i propert i. Apabila Anda adalah Herm ansyah, apa yang akan dilakukan ket ika m elakukan invest asi di sekt or k euangan? t eori m anaj em en keuangan m anakah yang m enj adi pr ior it as Anda? Jelaskan alasannya!

I STI LAH PEN TI N G

SAK ( St andar Akunt ansi Keuangan)

GAAP ( General Accept ed Account ing Principle) Agency Theory

Signaling Theory Trading Range Theory Balancing Theory Packing Order Theory

The Cost Theory of Capit alizat ion Port folio Theory

Markowit z Theory Gordon Theory

Arbit rage Pricing Theory ( APT) Expect at ion Theory

RI N GKASAN M ATERI

Pada Bab 1 ini, dapat disim pulkan bahwa m anaj em en keuangan adalah ilm u pengelolaan keuangan perusahaan dengan m enerapkan fungsi – fungsi m anaj em en yang t erdir i dar i Planning, Organizing, Act uat ing, Cont rolling. Manaj er Keuangan sebagai pengam bil keput usan perlu m em aham i akt iv it as invest asi perusahaan selam a periode t ert ent u, m enent ukan j um lah uang yang m uncul dalam kom posisi akt iva sert a pasiva, dan bagaim ana aset perusahaan dikelola dem i m encapai t uj uan perusahaan.

Perlu dipaham i bahwa, dengan adanya m anaj em en keuangan nilai perusahaan m enj adi m aksim al, st abilit as finansial t erkendali, dan m em perkecil risiko perusahaan saat ini hingga m asa m endat ang. Mem aksim alkan nilai

(10)

perusahaan adalah k eadaan dim ana pihak m anaj em en m am pu m em beri nilai m aksim al kepada per usahaan ket ika m asuk ke pasar. I lm u m anaj em en keuangan berfungsi sebagai pedom an unt uk pengam bilan keput usan. Hal ini berm akna, seorang m anaj er keuangan boleh ber inovasi sert a berfik ir kreat if t anpa m engesam pingkan k aidah ilm u Manaj em en Keuangan yang berlaku sepert i, keput usan m anaj er keuangan harus m em enuhi at uran – at uran dalam SAK ( St andar Akunt ansi Keuangan) , GAAP ( General Accept ed Account ing Principle) , Undang – Undang sert a perat uran t ent ang pengelolaan keuangan perusahaan dan lain sebagainya.

Berkarir sebagai pengelola keuangan perusahaan, m em but uhkan t anggung j awab kom pleks unt uk m enj am in kondisi keuangan perusahaan selalu berada dalam posisi sehat . Bangkrut hingga t erj adinya m erger ser ingkali m erupakan akibat m asalah keuangan. Keput usan keuangan perusahaan seharusnya m em ilik i landasan yang sesuai, dim ana dalam m anaj em en keuangan t erdapat begit u banyak t eor i t erk ait t ent ang hal t ersebut , beberapa t eori yang pent ing m enj adi dasar pengam bilan k eput usan keuangan adalah agency t heory, signaling t heory, Trading Range Theory, Balancing Theory, Packing Order Theory, Hipot esis Pasar Efisien, The Cost Theory of Capit alizat ion, Port folio Theory, Markowit z Theory, Gordon Theory, Arbit rage Pricing Theory ( APT) , Expect at ion Theory.

D a ft a r Pu st a k a

1. Van Horne, Jam es C., John M. Wachowicz, Jr. 2008. Fundam ent als of Financial Managem ent 13t h Edit ion. Prent ice Hall: Unit ed St at es of Am erica 2. Fahm i, I rham . 2014. Manaj em en Keuangan Perusahaan dan Pasar Modal.

Mit ra Wacana Media: Jakart a Selat an.

3. Sism ant o, Andik. 2014. Transaksi Jat eng Fair dit arget Rp. 40 Miliar - sum ber: ht t p: / / ekbis.sindonews.com / read/ 893750/ 34/ t ransak si- j at eng- fair- dit arget - rp40- m iliar- 1408613867a ( diakses t anggal 24 Novem ber 2014) .

4. Wright , Pet er, Ananda Mukherj i, Mark J. Kroll. 2001. A Reexam inat ion of Agency Theory Assum pt ions: Ext ensions and Ext rapolat ions. Journal of Socio- Econom ics 30, 413 – 426.

5. Saam , Nicole J. 2007. Asym m et ry I n I nform at ion Versus Asym m et ry I n Power: I m plicit Assum pt ions Of Agency Theory?. The Journal of Socio- Econom ics 326, 825 – 840.

Referensi

Dokumen terkait