BAB V PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa :
1. Model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sangat baik diterapkan dalam proses pelaksanaan pembelajaran matematika tergolong baik.
2. Prestasi belajar matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) tergolong baik.
3. Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap prestasi belajar matematika pada siswa SMP.
5.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas maka peneliti menyarankan beberapa hal sebagai berikut :
1. Bagi siswa, dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) disarankan agar siswa dapat berpikir kritis,teliti,cermat dalam mempelajari materi yang diberikan guru dan memiliki keberanian untuk saling berdiskusi dan berbagi dengan siswa lainnya.
2. Bagi guru, model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran yang sesuai,karena sangat efektif bagi siswa untuk mencapai hasil akademik dan sosial termasuk meningkatkan prestasi, percaya diri dan hubungan sosial positif antara satu siswa dengan siswa lainnya.
3. Bagi sekolah dapat memberikan manfaat serta masukan dalam rangka perbaikan atau peningkatan pembelajaran.
4. Bagi peneliti yang adalah calon pendidik, agar dapat menambah pengetahuan dan pengalaman sebagai bekal kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA
Dahar ,Ratna nilis. 2011. teori-teori beljr dan pembelajaran.Bandung: Erlangga
Depdiknas, 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas, Jakarta.
Djamarah, Syaiful Bahri & Zain, Azwan.2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Gimin,Murni,Atma,Bahar,Aswandi Johar,Roida,Wilson,Mustafa nur. 2008. Model-Model Pembelajaran. Depdiknas.
Ibrahim,Muslim dan Nur, Muhammad. 2000. Pembelajaran Kooperatif, UNESA.
Kooperatif tipe STAD, Diakses melalui: www.geogle.com/Kooperatif STAD. Tanggal 22 Januari 2016.
Sudjana, Nana.1991. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rosda Karya.
Slavin, Robert E. 2008. Cooperative Learning Teori Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
Sanjaya, Wina. 2009. Strategi beroriantasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Siregar,Sofian. 2012. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara
Hamzah dan Aminah Siti. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Dan Pengaruhnya Terhadap Penguasaan Konsep Matematika Siswa Kelas VIII Di SMPN 1 Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Journal. Cirebon: STAIN.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMP Adhyaksa 2 kupang Mata Pelajaran :Matematika
Kelas/Semester :VIII (Delapan) / II Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : 2.Memahami sistem persamaan linear dua variabel dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 2.1.Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel.
AlokasiWaktu : 2 x 40 Menit (1 Pertemuan)
A. TujuanPembelajaran
a. Siswadapatm menyebutkanperbedaanpersamaanlinearduavariabel (PLDV) dan sistempersamaanlinearduavariabel (SPLDV).
b. Siswadapatmenentukanhimpunanpenyelesaian dari SPLDV berturut- turutdenganmetodegrafik, substitusi, dan eliminasi.
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian( respect) Tekun ( diligence )
Tanggungjawab( responsibility)
B. Materi Ajar
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, yaitu mengenai:
a. Mengingat persamaan linear satu variabel (PLSV).
b. Mengenal persamaan linear dua variabel (PLDV)
c. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linear dua variabel dan menggambar grafik.
C. Metode Pembelajaran
Model Pemelajaran : STAD
Metode Pembelajaran : Ceramah,tanya jawab dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan
Pendahuluan : - Apersepsi : Menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Memotivasi siswa dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini.
Kegiatan Inti:.
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
- Siswa diberikan informasi berupa materi oleh guru mengenai perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi
- Siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang heterogen, yang terdiri dari 4-5 orang setiap kelompoknya.
- Guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada siswa
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
- Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan LKS yang diberikan oleh guru.
- Guru memantau pekerjaan siswa dalam kelompok dan memberikan bimbingan pada kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan LKS tentang perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi.
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
- Guru meminta beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya dan meminta kelompok lain untuk menanggapi pekerjaan temannya.
- Guru memberikan umpan balik.
- Guru melakukan evaluasi dengan meminta siswa mengerjakan soal tes yang diberikan oleh guru.
- Guru memberikan penghargaan pada kelompok-kelompok yang paling menonjol dalam suatu hal dengan tujuan untuk lebih memotivasi siswa dalam belajar sehingga siswa akan meningkatkan belajarnya. Misalnya guru memberikan penghargaan pada kelompok yang kerjasamanya baik, kelompok yang aktif
kelompok yang kompak dan bisa juga pada kelompok yang berani menyampaikan pendapat.
-
Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
- Guru menunjuk beberapa siswa untuk dapat menarik kesimpulan yang didapat pada pelajaran hari ini.
- Guru bersama siswa merangkum materi yang telaj dipelajari yaitu perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi.
- Guru menyampaikan materi pada pertemuan selanjutnya
E. Alat dan Sumber Belajar Sumber :
- Buku Matematika Kelas VIII Semester 2 Penerbit Erlangga - Buku referensi lain.
Alat :
Spidol, mistar, Papan tulis dan penghapus
F. Penilaian Hasil Belajar
- Teknik : tes tertulis
- Bentuk instrumen : Lembar Kerja Siswa LKS
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMP Adhyaksa 2 kupang Mata Pelajaran :Matematika
Kelas/Semester :VIII (Delapan) / II Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : 2.Memahami sistem persamaan linear dua variabel dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : 2.1.Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel.
AlokasiWaktu : 2 x 40 Menit (1 Pertemuan)
A. TujuanPembelajaran
a. Siswadapatmenyebutkanperbedaanpersamaanlinearduavariabel (PLDV) dan sistempersamaanlinearduavariabel (SPLDV).
b. Siswadapatmenentukanhimpunanpenyelesaian dari SPLDV berturut- turutdenganmetodegrafik, substitusi, dan eliminasi.
B. Materi Ajar
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, yaitu mengenai:
d. Mengenal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV).
e. Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV).
C. Metode Pembelajaran
Model Pemelajaran : STAD
Metode Pembelajaran : Ceramah,tanya jawab dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan
Pendahuluan : - Apersepsi : Menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Memotivasi siswa dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini.
Kegiatan Inti:.
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
- Siswa diberikan informasi berupa materi oleh guru mengenai perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi
- Siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang heterogen, yang terdiri dari 4-5 orang setiap kelompoknya.
- Guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada siswa
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
- Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan LKS yang diberikan oleh guru.
- Guru memantau pekerjaan siswa dalam kelompok dan memberikan bimbingan pada kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan LKS tentang perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi.
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
- Guru meminta beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya dan meminta kelompok lain untuk menanggapi pekerjaan temannya.
- Guru memberikan umpan balik.
- Guru melakukan evaluasi dengan meminta siswa mengerjakan soal tes yang diberikan oleh guru.
- Guru memberikan penghargaan pada kelompok-kelompok yang paling menonjol dalam suatu hal dengan tujuan untuk lebih memotivasi siswa dalam belajar sehingga siswa akan meningkatkan belajarnya. Misalnya guru memberikan penghargaan pada kelompok yang kerjasamanya baik, kelompok yang aktif kelompok yang kompak dan bisa juga pada kelompok yang berani menyampaikan pendapat.
Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
- Guru menunjuk beberapa siswa untuk dapat menarik kesimpulan yang didapat pada pelajaran hari ini.
- Guru bersama siswa merangkum materi yang telaj dipelajari yaitu perbedaan persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) serta cara menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dengan metode grafik,subtitusi dan eliminasi.
- Guru menyampaikan materi pada pertemuan selanjutnya
E. Alat dan Sumber Belajar
Sumber :
- Buku Matematika Kelas VIII Semester 2 Penerbit Erlangga - Buku referensi lain.
Alat :
Spidol, mistar, Papan tulis dan penghapus
F. Penilaian Hasil Belajar
- Teknik : tes tertulis
- Bentuk instrumen : Lembar Kerja Siswa LKS
BAHAN AJAR
A. Kegiatan Belajar : Sistem Persamaan Linier Dua Variabel 1. Tujuan Kegiatan Belajar :
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan siswa dapat:
Menyebutkan Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV) dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Menentukan himpunan Penyelesaian dari SPLDV berturut-turut dengan metode grafik, substitusi, dan eliminasi
Membuat Model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan dengan SPLDV 2. Uraian Materi :
a. Persamaan Linier Dua Variabel (PLDV) Pengertian PLDV
Persamaan linier dua variabel adalahsuatu persaman yang mempunyai dua variabel, dan masing- masing variabel berpangkat satu
Bentuk umum dari PLDV adalah ax + by + c = 0 atau ax + by = c a,b = koefisien x,dan y. a dan b ≠ 0
c = konstanta x ,y = variabel
Contoh:
2x – y = 8
Persamaan ini disebut persamaan linier dua variabel karena memiliki dua variabel tunggal x dan y yang masing-masing berpangkat satu.angka didepan variabel disebut koefisien.dalam hal ini koefisien x adalah 2 dan koefisien y adalah -1 sedangkan 8 disebut konstanta.
variabelnya adalah x dan y koefisien dari x adalah dan koefisien dari y adalah sedangkan konstanta adalah 6
Menentukan Penyelesaian PLDV dan Grafiknya
Mengingat kembali pengertian penyelesaian persamaan, yaitu pengganti dari variabel sehingga kalimat terbuka menjadi kalimat yang bernilai benar.
Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian dan grafiknya dari persamaan y + 2x – 8 = 0, jika x, y € R
Jawab :
Persamaan y + 2x – 8 = 0 y + 2x = 8
Untuk x = 0, maka Untuk y = 0, maka :
y + 2. 0 = 8 0 + 2x = 8
y = 8 2x = 8
pasangan berurutan (0,8) x = 4
pasangan berurutan (0,8)
Karena x, y € R, maka pasangan x dan y yang merupakan penyelesaian ada tak terhingga. Grafik dari himpunan penyelesaiannya berupa garis lurus yang melalui titik (4, 0) dan (0, 8)
b. Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV)
Pengertian (SPLDV)
Persamaan linier dua variabel adalahsuatu persamaan yang memuat dua persamaan linier dua variabel, dan mempunyai suatu kesatuan yang utuh untuk mencari solusi yang sama atau memiliki himpunan penyelesaian.
Bentuk umum SPLDV:
a,b,p,q = koefisien,a,b,p,q ≠ =
c,f = konstanta x,y = variable misalnya:
sistem persamaan linier dua variael
Dalam sistem persamaan linier dua variabel terdapat pengganti-pengganti dari variabel sehingga kedua persamaan jadi benar. Pengganti-pengganti tersebut dinamakan penyelesaian dari SPLDV atau akar-akar dari SPLDV. Pengganti variabel yang mengakibatkan persamaan menjadi salah adalah bukan penyelesaian atau bukan akar dari SPLDV.
Contoh:
x – 3y = 5
x = 8 dan y = 1 merupakan penyelesaian dari sistem persamaan tersebut . karean jika 8 kita sustitusikan pada x dan 1 disubstitusikan pada y maka kedua persaaan menjadi kalimat matematika yang benar.
Penyelesaian dari sistem persamaan linear adalah mencari nilai-nilai variabel yang dicari demikian sehingga memenuhi kedua persamaan linear.
1. Metode Grafik
Grafik penyelesaian SPLDV terdiri atas dua buah persamaan dua variabel, berarti SPLDV digambarkan berupa dua buah garis lurus. Penyelesaian dapat ditentukan dengan menentukan titik potong kedua garis lurus tersebut. Koordinat titik potong kedua grafik tersebut merupakan penyelesaian dari SPLDV tersebut.
Contoh:
Tentukan penyelesaian system persamaan 2x + 3y = 6 dan 4x + y = -8
Jawab:
Menggambar grafik 2x + 3y = 6.
jika perpotongan dengan sumbu x,y =0 2x + 3y = 6
2x + 3(0) = 6 2x =6
x = 3 jadi,titik potong dengan sumbu x adalah titik (3,0) jika berpotongan denga sumbu y,x = 0
2x + 3y = 6 2(0) + 3y = 6 3y = 6
y =2.jadi titik potong dengan sumbu y adalah pada titik (0,2)
Menggambar grafik 4x + y = -8
Jika berpotongan dengan sumbu x,y = 0 4x + y = -8
4x + o = -8 4x = -8
x = -2.jadi titik potong sumbu x adalah pada titik (-2,0) Jika berpotongan dengan sumbu y,x= 0
4x + y = -8 4(0) + y = -8
y = -8.jadi titik potong sumbu y adalah titik (0,8)
Menentukan titik potong kedua grafik
Diketahui bahwa kedua titik potong kedua grafikpersamaan linier terletak pada koordinat (-3,4).jadi HP diatas adalah
2. Metode Substitusi
Penyelesaian SPLDV menggunakan model substitusi dilakukan dengan cara menggantikan satu variable dengan variable pada persamaan yang lain.
Contoh:
Tentukan penyelesaian sistem persamaan x – 3y = 5……….(persamaan 1)
3x + 2y = -7……...(persamaan 2) Jawab:
x – 3y = 5
x = 3y +5 (disubsitusikan ke persamaan kedua) 3x + 2y = -7
3(3y +5) + 2y = -7 9y + 15 + 2y = -7 11y = -7 ‒ 15 11y = -22
y =
y = -2 x = 3y +5
x = 3(-2) +5 x = -6 +5 x = -1
jadi himpunan penyelesaian = 3. Metode Eliminasi
Berbeda dengan model substitusi yang mengganti variabel, model eliminasi justru menghilangkan salah satu variabel untuk dapat menentukan nilai variabel yang lain. Dengan demikian, koefisien salah satu variabel yang akan dihilangkan haruslah sama atau dibuat sama.
Contoh:
Tentukan penyelesaian sistem persamaan 2x + 3y = 6 dan 4x + y = -8 Jawab:
2x + 3y = 6 ×2 4x + 6y = 12 4x + yy = -8 ×1 4x + y = -8
5y = 20 y = mengeliminasi variable y
2x + 3y = 6 ×1 2x + 3y = 6 4x + yy = -8 ×3 12x + 3y = -24
-10x = 30 x =
jadi himpunan penyelasaian =
c. Membuat model metematika dari masalah sehari – hari yang melibatkan SPLDV
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali permasalahan permasalahan yang dapat dipecahkan menggunakan SPLDV. Pada umumnya, permasalahan tersebut berkaitan dengan masalah aritmetika sosial dan masalah yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, menentukan harga satuan barang, menentukan panjang atau lebar sebidang tanah, dan lain sebagainya.
Contoh: Harga enam pensil dan tujuh pulpen adalah Rp.11.750.harga empat pensil dan tiga pulpen adalah Rp. 5.750. hitunglah harga sebuah pulpen dan sebuah pensil!
Jawab:
a. Menyadari Masalah
Diketahui: harga 6 pensil dan 7 pulpen Rp. 11.750 harga 4 pensil dan 3 pulpen Rp 5.750 b. Merumuskan masalah
Ditanya: 1 pulpen dan 1 pensil?
c. Merumuskan hipotesis Dimisalkan: pensil = y pulpen = x model matematikanya adalah:
6x + 7y = 11.750 4x + 3y = 5.750 d. Menguji hipotesis
Dengan menggunakan model eliminasi atau subtitusi atau gabungan eliminasi dan subtitusi dapat diperoleh nilai x dan y. dengan eliminasi
6x + 7y = 11.750 ×2 12x + 14y = 23.500 4x + 3y = 5.750 ×3 12x + 9y = 17.250
5y = 6250 y = 6250:5 y = 1250
Dengan subtitusi hasil yang diperoleh diatas dimasukkan ke persamaan pertama atau kedua.
4x + 3y = 5.750 4x + 3(1250) = 5.750 4x + 3.750 = 5.750
4x = 5.750 – 3.750 4x = 2.000
x = 2.000 : 4 x = 500
e. Menarik kesimpulan
Jadi harga sebuah pensil adalah Rp. 500 dan harga sebuah pulpen adalah Rp. 1.250
KISI-KISI SOAL
Nama Sekolah : SMP Adhyaksa 2 Kupang
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/semester : VIII/ dua
Standar kopetensi : Memahami Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan Menggunakannya Dalam Pemecahan Masalah
No Kompetensi dasar
Materi pokok
Indikator Bentuk No/soal Kunci
jawaban 1 Menyelesai
kan sistem persamaan
Sistem persam aan
Siswa dapat membed
Pilihan ganda
1. Berikut ini yang merupakan persamaan
B
linear dua variabel
linier dua variabel
akan PLDV dan SPLDV
Siswa dapat menyeles aikan himpuna n penyeles aian dari sistem persamaa n linear dua variabel.
linier dua variabel yaitu…..
a. 3x2 + y = 6 b. 3x – 4y = 12 c. 3x = 2y2 – 5 d. x – 2y + z + 0
2. 4x + 5y = 10.yang merupakan persamaan linier dua variabel…..
a. 4 dan 5 b. x dan y c. 4x dan 5y d. 10
3. Jika x – 3y = 5,maka nilai x dan y yang memenuhi yaitu....
a. 2 dan 3 b. 8 dan 1 c. 4 dan 1 d. 8 dan 3 4. Himpunan
penyelesaian dari persamaan linier dua variabel 4x +3y = 12 yaitu....
a.
b.
c.
d.
5. Himpunan penyelesaian dari
B
B
A
sistem persamaan linier dua variabel 2x – 3y = - 6 dan 3x – 3y = 6 yaitu....
a.
b.
c.
d.
6. Diketahui x dan y merupakan
penyelesaian sistem persamaan 2x – 3y = - 17 dan 3x + 2y = 6.
Nilai x+y =…..
a. -7 b.7
c.1 d.-1 7. Penyelesaian dari
ssstem persamaan linier dua variabel 4x – 5y = - 12 dan 2x + 3y = 16 yaitu…
a. x = -2 dan y = 4 b. x = -2 dan y = - 4 c. x = 2 dan y = 4 d. x = 2 dan y = - 4 8. Penyelesaian dari
sistem persamaan linier dua variabel 3x – y = 10 dan x - 2y = 0 yaitu…
a. x = - 4dan y = 2
D
D
C
C
b. x = 4dan y = 2 c. x = 4 dan y = -2 d. x = -4dan y = - 2 9. jika x dan y adalah
penyelesaian dari sistem persamaan linier dua variabel 7x - 2y =1 9 dan 4x – 3y =15 nilai dari 3x– 2y =…..
a. – 9 b.-3
c.7d.11
10. Penyelesaian dari sistem persamaan linier dua variabel 2x – 3y = 13 dan x + 4y = -20. Nilai dari x dan y adalah…
a. x = 11 dan y = 3 b. x = -11 dan y = 3 c. x = -11 dan y = -3 d. x = 11 dan y = -3 11. Grafik dibawah ini
menunjukan himpunan
penyelesaian dari persamaan…
D
A
A
a. 4x – 3y = 12;x,y € R b. 4x – 3y = 12;x,y € R c. 4x +3y = 12;x,y € R d. 4x +3y =-12;x,y € R 12. 4x + 5y = 2 ×1
4x + 5y = 2
2x – 3y =12 ×2 4x – 6y = 24
Langkah pengerjaan berikutnya dari sistem persamaan diatas adalah…..
a. y = - 22
b. y = 22 c. 11y = - 22 d. 11y = 22 13. Penyelesaian
darisistem persamaan x – 2y= 10dan 3x +2y= -2
a. x = -2 dan y = -4 b. x = -2 dan y = 4 c. x = 2 dan y = - 4 d. x = 2 dan y = 4 14. Himpunan
penyelesaian dari persamaan 4x+3y= 13 dan x+y= 4 yaitu ....
a. {(-1,3) }
b. { (1,3) } c. {(1,-3)}
C
C
B
Siswa dapat menyeles aiakan SPLDV dalam kehidupa n sehari- hari.
d. { (-1,-3)}
15. Nyongki membeli 2 potong kue donat dan 2 gelas aqua dengan harga Rp.4000,00.
Keesokan harinya nyongki membeli lagi 4 potong kue donat dan 2 gelas aqua
dengan harga
Rp.6000,00. Maka sistem persamaan yang memenuhi pernyataan diatas adalah ...
a. 2x+2y=4000 dan 4x+2y=6000 b. 2x-2y=4000 dan
4x-2y=6000.
c. 2x-2y=4000 dan 4x+2y=6000 d. 2x+2y=4000 dan
4x+2y=6000
16. Harga 3 kg apel dan 2 kg jeruk adalah Rp135.300,00. harga 4 kg apel dan 7 kg jeruk adalah Rp.266,000,00.
harga 1 kg jeruk adalah…
a. Rp.51.700,00
A
C
b. Rp.19,800,00 c. Rp.11.700,00
d.Rp.31.900,00 17. Harga 8 buku tulis
dan 6 buah pensil Rp.22.000,00. Harga 6 buku tulis dan 5 pensil Rp.17.000,00. Jumlah harga 5 buku tulis dan 8 pensil adalah ....
a. Rp.13.754,00 b. Rp.12.400,00 c. c. Rp.12.800,00
d. Rp.13.400,00 Harga 3 butir telur ayam dan 2butir telur
bebek adalah
Rp.10.000,00 sedangkan harga 5 18. butir telur ayam dan
1butir telur bebek adalah Rp.12.000,00.
Maka harga 4 butir telur ayam dan 5 butir telur bebek adalah....
a. Rp.18.000,00 b. Rp.15.300,00 c. Rp.16.500,00 d. Rp.14.200,00 19. Harga 7 kg terigu dan
2 kg telur sama B
A
dengan Rp.24.500,00, Oleh karena uangnya tidak cukup bu yosi hanya membeli 4 kg terigu 2 kg telur seharga
Rp.20.000,00.harga 2 kg telur yang dibeli ibu yosi adalah…..
a. Rp. 14.500,00 b. Rp. 14.000,00 c. Rp. 13.000,00 d. Rp. 14.000,00 d. Rp. 14.500,00 20. Pada tempat parkir
yang terdiri dari motor dan mobil terdapat 25 kendaraan,jumlah roda seluruhnya 80 jika banyak motor dinyatakan x dan
banyak mobil
dinyatakan y,sistem persamaan linier dua variabel dari pernyataan dia atas adalah….
a. x +y = 25 dan 2x +4y = 80
b. x +y = 25 dan 4x +2y = 80
B
A
c. x +y = 25 dan 2x +y
= 40
d. x +y = 25 dan 4x +2y = 40
SOAL
1. Berikut ini yang merupakan persamaan linier dua variabel yaitu…..
a. 3x2 + y = 6 c. 3x = 2y2 – 5 b. 3x – 4y = 12 d. x – 2y + z + 0
2. 4x + 5y = 10.yng merupakan persamaan limier dua variabel…..
a. 4 dan 5 c. 4x dan 5y b. x dan y d.10
3. Jika x – 3y = 5,maka nilai x dan y yang memenuhi yaitu....
a. 2 dan 3 c. 4 dan 1 b. 8 dan 1 d. 8 dan 3
4. Himpunan penyelesaian dari persamaan linier dua variabel 4x +3y = 12 yaitu....
c.
d.
5. Himpunan penyelesaian darisistem persamaan linier dua variabel 2x – 3y = -6 dan 3x – 3y = 6 yaitu....
c.
b. d.
6. Diketahui x dan y merupakan penyelesaian sistem persamaan 2x – 3y = -17 dan 3x + 2y = 6.
Nilai x+y =…..
a. -7 b.7 c.1 d.-1
7. Penyelesaian dari ssstem persamaan linier dua variabel 4x – 5y = -12 dan 2x + 3y = 16 yaitu…
a. x = -2 dan y = 4 c. x = 2 dan y = 4 b. x = -2 dan y = - 4 d. x = 2 dan y = - 4
8. Penyelesaian dari sistem persamaan linier dua variabel 3x – y = 10 dan x - 2y = 0 yaitu…
a. x = - 4dan y = 2 c. x = 4 dan y = -2 b. x = 4dan y = 2 d. x = -4dan y = - 2
9. jika x dan y adalah penyelesaian dari sistem persamaan linier dua variabel 7x - 2y =1 9 dan 4x – 3y =15 nilai dari 3x– 2y =…..
a. – 9 b.-3 c.7 d.11
10. Penyelesaian dari sistem persamaan linier dua variabel 2x – 3y = 13 dan x + 4y = -20. Nilai dari x dan y adalah…
a. x = 11 dan y = 3 c. x = -11 dan y = -3 b. x = -11 dan y = 3 d. x = 11 dan y = -3
11. Grafik dibawah ini menunjukan himpunan penyelesaian dari persamaan…
a. 4x – 3y = 12;x,y € R c. 4x +3y = 12;x,y € R b. 4x – 3y = 12;x,y € R d. 4x +3y = - 12;x,y € R 12. 4x + 5y = 2 ×1 4x + 5y = 2
2x – 3y =12 ×2 4x – 6y = 24
Langkah pengerjaan berikutnya dari sistem persamaan diatas adalah…..
a. y = - 22 b. y = 22 c. 11y = - 22 d. 11y = 22 13. Penyelesaian darisistem persamaan x – 2y= 10dan 3x +2y= -2
a. x = -2 dan y = -4 c. x = 2 dan y = - 4 b. x = -2 dan y = 4 d. x = 2 dan y = 4
14. Himpunan penyelesaian dari persamaan 4x+3y= 13 dan x+y= 4 yaitu ....
a. (-1,3) b. (1,3) c. (1,-3) d. (-1,-3)
15. Nyongki membeli 2 potong kue donat dan 2 gelas aqua dengan harga Rp.4000,00. Keesokan harinya nyongki membeli lagi 4 potong kue donat dan 2 gelas aqua dengan harga Rp.6000,00. Maka sistem persamaan yang memenuhi pernyataan diatas adalah ...
e. 2x+2y=4000 dan 4x+2y=6000 f. 2x-2y=4000 dan 4x-2y=6000.
g. 2x-2y=4000 dan 4x+2y=6000 h. 2x+2y=4000 dan 4x+2y=6000
16. Harga 3 kg apel dan 2 kg jeruk adalah Rp135.300,00. harga 4 kg apel dan 7 kg jeruk adalah Rp.266,000,00. harga 1 kg jeruk adalah…
a. Rp.51.700,00 c. Rp.11.700,00 b. Rp.19,800,00 d.Rp.31.900,00
17. Harga 8 buku tulis dan 6 buah pensil Rp.22.000,00. Harga 6 buku tulis dan 5 pensil Rp.17.000,00. Jumlah harga 5 buku tulis dan 8 pensil adalah ....
a. Rp.13.754,00 c. Rp.12.800,00 b. Rp.12.400,00 d. Rp.13.400,00
18. Harga 3 butir telur ayam dan 2 butir telur bebek adalah Rp.10.000,00 sedangkan harga 5 butir telur ayam dan 1 butir telur bebek adalah Rp.12.000,00. Maka harga 4 butir telur ayam dan 5 butir telur bebek adalah....
a. Rp.18.000,00 c. Rp.16.500,00 b. Rp.15.300,00 d. Rp.14.200,00
19. Harga 7 kg terigu dan 2 kg telur sama dengan Rp.24.500,00, Oleh karena uangnya tidak cukup bu yosi hanya membeli 4 kg terigu 2 kg telur seharga Rp.20.000,00.harga 2 kg telur yang dibeli ibu yosi adalah…..
a. Rp. 14.500,00 c. Rp. 13.000,00 b. Rp. 14.000,00 d. Rp. 14.500,00
20. Pada tempat parkir yang terdiri dari motor dan mobil terdapat 25 kendaraan,jumlah roda seluruhnya 80 jika banyak motor dinyatakan x dan banyak mobil dinyatakan y,sistem persamaan linier dua variabel dari pernyataan dia atas adalah….
a. x +y = 25 dan 2x +4y = 80 b. x +y = 25 dan 4x +2y = 80
c. x +y = 25 dan 2x +y = 40 d. x +y = 25 dan 4x +2y = 40
No. Nama Siswa Nilai
Pretest Posttest 1 Jeremias Mbeo 55 90 2 Orianti R.H. Liukae 40 80 3 Arlan Putra Dapa Ole 45 80 4 Rosa Silvia Bana 55 85 5 Syarifudin U. May 50 85 6 Nando E. Wonlele 60 95 7 Sandro Y. Balukh 35 80 8 Nola M. Kolloh 35 75 9 Yusriyani Beatrix Abi 45 80 10 Priyo Dj Atapukan 55 90 11 Rhiny Lubalu 40 85 12 Maria Melinda A.G. Payang 45 80 13 Mira Kolloh 35 75 14 Amelia Jessica Bahan 30 80 15 Fatma Arhija Dachlan 40 85 16 Merlin K. Naikteas 45 85 17 Rezal I. saputra 30 75 18 Adhyalter H. Maure 30 80 19 Essolinho Willa 35 75
Output Spss 1. uji normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Postest Pretest
N 19 19
Normal Parametersa
Mean 42.3684 82.1053
Std. Deviation 9.33459 5.60649
Most Extreme Differences
Absolute .153 .225
Positive .153 .225
Negative -.123 -.143
Kolmogorov-Smirnov Z .669 .982
Asymp. Sig. (2-tailed) .762 .290
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
2. uji T
Paired Samples Statistics
Mean N Std. Deviation Std. Error Mean
Pai Postest 42.3684 19 9.33459 2.14150
r 1 Pretest 82.1053 19 5.60649 1.28622
Paired Samples Correlations
N Correlation Sig.
Pai r 1
Postest & Pretest
19 .828 .000
Paired Samples Test Paired Differences
t df
Sig. (2- tailed) Mean
Std.
Deviation
Std. Error Mean
95% Confidence Interval of the
Difference Lower Upper Pair 1 Postest
- Pretest -3.97368E1 5.64547 1.29516 42.45787 37.01581 30.681 18 .000
Dokumentasi Proses Penelitian
Peneliti membagikan soal pretest kepada siswa
Siswa kelas VIII A sedang memperhatikan peneliti saat menyampaikan tujuan pembelajaran dan pokok bahasan yang akan diajarkan
Peneliti menyajikan materi kepada siswa dan siswa memperhatikan
Peneliti membimbing dan membantu kelompok belajar pada saat siswa mengerjakan tugas
Siswa mengerjakan soal tes prestasi belajar (Posttest)
Ibu Orpa S. Frare, S.Pd (Pengamat II) Ibu Yanuarius A.L. Ligoresi, M.Pd( Pengamat I)