• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) DALAM MENANGGULANGI EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK (ESKA) DI THAILAND

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERAN END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) DALAM MENANGGULANGI EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK (ESKA) DI THAILAND"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

PERAN END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) DALAM MENANGGULANGI EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL

ANAK (ESKA) DI THAILAND

(THE ROLE OF END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) IN SOLVING THE CHILDREN EXPLOITATION OF SEXUAL

COMMERCIAL (CEoSC) IN THAILAND)

SKRIPSI

diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat Untuk menyelesaikan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (S1)

dan mencapai gelar Sarjana Sosial

Oleh

SILVIA ANDROMEDA SEPTIANTY NIM 080910101042

JURUSAN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS JEMBER 2014

(2)

PERSEMBAHAN

Skripsi ini saya persembahkan untuk :

1. Ibunda Sulistiyowati dan Ayahanda Ir. Sugeng Hariyono tercinta serta adikku tersayang Prima Adi Kuasa, yang telah mendoakan, mendukung dan memberikan kasih sayang serta pengorbanan selama ini;

2. Guru-guruku sejak SD sampai Perguruan Tinggi terhormat, yang telah memberikan ilmu dan membimbing dengan penuh kesabaran;

3. Almamater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember;

4. Serta teman-temanku tercinta Gangsar Parikesit, Putu Eka Wismaya, Anisatus Zakiyah, Herlambang Putri Utami, Kicha Kartini, Ayu Dian Maromi dan seluruh sahabat Ilmu Hubungan Internasional 2008.

(3)

iii MOTTO

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

(Terjemahan Surat Al-Mujadalah Ayat 11)

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan.

(Terjemahan Surat Al-Alaq Ayat 1)

Departemen Agama Republik Indonesia. 1998. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: PT.

Kumudasmoro Grafindo.

Ibid.,

(4)

PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Silvia Andromeda Septianty

NIM : 080910101042

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Peran End Child Prostitution in Asia Tourism (ECPAT) dalam Menanggulangi Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Thailand” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa adanya tekanan dan paksaan dari pihak mana pun serta bersedia mendapat sanksi akademik jIka ternyata di kemudian hari pernyataan ini tidak benar.

Jember, 22 Mei 2014 Yang menyatakan,

Silvia Andromeda Septianty NIM 080910101042

(5)

v SKRIPSI

PERAN END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) DALAM MENANGGULANGI EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL

ANAK (ESKA) DI THAILAND

Oleh

SILVIA ANDROMEDA SEPTIANTY NIM 080910101042

Pembimbing

Dosen Pembimbing I : Drs. Abu Bakar Eby Hara ,MA,Ph.D Dosen Pembimbing II : Linda Dwi Eriyanti ,S.Sos. MA

(6)

PENGESAHAN

Karya Ilmiah Skripsi berjudul “Peran End Child Prostitution in Asia Tourism (ECPAT) dalam Menanggulangi Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Thailand” telah diuji dan disahkan pada :

Hari : Kamis

Tanggal : 22 Mei 2014

Tempat : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember Tim Penguji:

Ketua,

Drs. Alfan Jamil, M.Si NIP. 195004081976031001

Sekretaris I Sekretaris II

Drs. Abubakar Eby Hara, M.A, Ph.D Linda Dwi Eriyanti, S.sos., M.A

NIP. 196402081989021001 NIP. 197708102006042003

Anggota I Anggota II

Drs. Bagus Sigit Sunarko, M.Si Ph.D Dr. Muhammad Iqbal, S.Sos, M.Si

NIP. 196802291998031001 NIP. 197212041999031004

Mengesahkan Dekan,

Prof. Dr. Hary Yuswadi, MA NIP. 195207271981031003

(7)

vii RINGKASAN

Peran End Child Prostitution In Asia Tourim (ECPAT) dalam Menangulangi Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Thailland; Silvia Andromeda Septianty, 080910101042; 2014:81 halaman; Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan politik Universitas Jember.

Semakin tingginya faktor kemiskinan di Thailand, mengakibatkan banyak para orang tua dan oknum-oknum di bidang pariwisata Thailand tega menjerumuskan anak-anak untuk terlibat ke dalam ESKA. Selain itu adanya kesalahan persepsi agama, kurangnya keperdulian pemerintah dan industri seks sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar semakin mengakibatkan jumlah anak-anak yang terlibat dalam ESKA semakin tinggi. Hal ini tentunya sangat berdampak buruk baik terhadap kondisi fisik dan psikologis anak tersebut serta berpengaruh terhadap masa depan suatu negara. Sehingga hal ini membuat End Child Prostitution in Asian Tourism (ECPAT) ikut berperan aktif untuk menangulangi masalah ESKA di Thailand. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ECPAT untuk mengatasi ESKA di Thailand.

Hasil penelitian menunjukan bahwa peran ECPAT melalui berbagai program baik kerjasama dengan organisasi lokal di Thailand, Pemerintah maupun Organisasi Internasional dilakukan untuk mencegah tindakan ESKA baik di dalam sektor wisata maupun pihak-pihak yang terkait. Selain itu ECPAT juga melakukan kerjasama dengan The Body Shop dengan melakukan kampanye dan pengumpulan tanda tangan petisi sehingga pemerintah Thailand mau meratifikasi Protokol PBB tentang perdagangan anak serta agar lebih berkomitment terhadap masalah perlindungan anak terhadap ESKA di Thailand.

(8)

PRAKATA

Puji Syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Peran End Child Prostitution in Asia Tourism (ECPAT) dalam Menanggulangi Eksploitasi seksual Komersial Anak (ESKA) di Thailand”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memenuhi dan menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.

Penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari adanya bantuan berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada :

1. Drs. Abubakar Eby Hara, MA, Ph.D, selaku Dosen Pembimbing Utama dan Linda Dwi Eriyanti, S.sos., MA., selaku Dosen Pembimbing Anggota yang telah meluangan waktu, pikiran, perhatian, dan bimbingan dalam penulisan skripsi ini.

2. Linda Dwi Eriyanti, S.sos., MA., selaku Dosen Pembimbing Akademik atas dorongan dan bimbingannya selama penulis menjadi mahasiswa;

3. Bapak dan Ibu dosen di jurusan ilmu hubungan Internasional FISIP Universita jember yang telah memberikan ilmu dan bimbingan selama penulis menjadi mahasiswa;

4. Sahabat dan teman-teman di jurusan Ilmu hubungan internasional FISIP Universitas Jember angkatan 2008 yang telah menjadi teman untuk berbagi dan diskusi dalam penyelesaian skripsi ini;

5. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu atas bantuannya dalam penyelesaian skripsi ini.

(9)

ix

Dalam penulisan skripsi ini tentu masih terdapat kekurangan dan kesalahan.

Oleh karena itu penuis menerima segala kritik dan saran demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap, semoga skripsi ini dapat bermanfaat.

Jember, 22 Mei 2014

Penulis

(10)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSEMBAHAN ... ii

HALAMAN MOTO ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

HALAMAN PEMBIMBING ... v

HALAMAN PENGESAHAN ... vi

RINGKASAN ... vii

PRAKATA ... viii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GRAFIK ... xiv

DAFTAR GAMBAR ... xv

DAFTAR BAGAN ... xvii

DAFTAR SINGKATAN ... xviii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 5

1.4 Ruang Lingkup Pembahasan ... 5

1.4.1 Batasan Materi ... 5

1.4.2 Batasan Waktu ... 6

1.5 Kerangka Konseptual ... 6

(11)

xi

1.6 Argumen Utama... 9

1.7 Metode Penelitian ... 10

1.7.1 Metode Pengumpulan Data ... 10

1.7.2 Metode Analisa Data ... 11

1.8 Sistematika Penulisan ... 11

BAB. 2 END CHILD PROSTITUTION IN ASIA TOURISM (ECPAT) ... 13

2.1 Program ECPAT ... 15

2.1.1 Care and Protection ... 15

2.1.2 Child and Youth Paticipation ... 16

2.1.3 Combating Child Sex Tourism ... 19

2.1.4 Preventing Exploitations of Children ... 20

2.1.5 Promoting Legal Reform ... 21

2.2 Struktur Organisasi ECPAT ... 22

2.3 Keberhasilan yang Pernah Dicapai ECPAT ... 24

BAB. 3 KONDISI EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK (ESKA) DI THAILAND ... 27

3.1 Kondisi Geografis dan Demografis Thailand ... 27

3.2 Keadaan Ekonomi Thailand ... 28

3.3 Kondisi Umum Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Thailand ... 30

3.4 Bentuk Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) Di Thailand ... 33

3.4.1 Pelacuran Anak ... 36

3.4.2 Pornografi Anak ... 40

3.4.3 Perdagangan Anak ... 43

3.4.4 Pariwisata Seks Anak ... 44

3.4.5 Perkawinan Anak ... 47

(12)

3.5 Faktor-Faktor Pendukung Eksploitasi Seksual Komersial

Anak (ESKA) di Thailand ... 49

3.5.1 Kesalahan Pemahaman Persepsi Agama ... 50

3.5.2 Budaya Balas Budi Kepada Keluarga ... 51

3.5.3 Disparitas Ekonomi ... 51

3.5.4 Nilai Keperawanan dan HIV AIDS ... 52

3.5.5 Kurangnya Keperdulian Pemerintah ... 53

3.6 Dampak Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) Di Thailand ... 53

BAB 4. PERAN ECPAT DI THAILAND ... 56

4.1 Berperan Aktif dalam Kampanye dan Penggunaan Metode Non-Kekerasan ... 56

4.2 Membangun Kesadaran Masyarakat Melalui Pendidikan Non Formal ... 61

4.3 Memberikan Perlindungan ... 65

4.4 Advokasi ... 69

BAB 5. KESIMPULAN ... 71

DAFTAR PUSTAKA ... 73

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Halaman 3.2 Tabel penyebab masuknya anak-anak di dalam Pelacuran ... 38 4.12 Nomor Hotline ECPAT, Pemerintah dan Organisasi

Masyarakat ... 68

(14)

DAFTAR GRAFIK

Halaman 2.2 Grafik sistematika pengajuan kegiatan jangka panjang dan

kampanye ECPAT ... 24

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Halaman 2.3 Pemberian penghargaan kemanusian Conrad N. Hilton

kepada delegasi ECPAT ... 26

3.1 Letak Geografis Thailand ... 27

3.3 Pekerja seks anak di Thailand ... 40

3.4 Penari Go Go Girls anak-anak Thailand ... 43

4.1 Poster “Stop the child sex trade. Take action… report offenders” guna kampanye ECPAT dan HOTS ... 57

4.2 Poster-poster kampanye yang dipasang di setiap sudut jalan dan bandara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan turis akan bahaya ESKA ... 58

4.3 Banner yang dipasang pada tuk-tuk agar setiap warga dan turis yang melihat kejadian ESKA dapat segera melaporkan hal tersebut ... 58

4.4 CD dan souvenir yang dibagikan kepada wisatawan guna mendukung kampanye menentang ESKA ... 59

4.5 Banner kampanya ESKA ECPAT dan The Body Shop ... 60

4.6 Hand Cream edisi special kampanye ECPAT dan The Body Shop ... 61

4.7 Sekolah Ban Huay Kray – Chiang Mai ... 63

4.8 Anak-anak sekolah Ban Huay Krai ... 63

4.9 Tim ECPAT memberikan penyuluhan tentang ESKA kepada anak-anak di sekolah Ban Huay Krai ... 63

(16)

4.10 kepemudaan ECPAT melalui program Make IT Safe ... 65 4.11 Brosur acara penggalangan dana jaringan Hotel Accor

dan ECPAT ... 67 4.13 Upaya ECPAT dan The Body Shop untuk mengumpulkan tanda

tangan petisi ... 70 4.14 “Thailand Card” Lembaran petisi ECPAT dan The Body Shop .. 70

(17)

xvii

DAFTAR BAGAN

Halaman 2.1 Bagan Struktur Organisasi Inti ECPAT ... 23

(18)

DAFTAR SINGKATAN

ECPAT = End Child Prostitution in Asia Tourism

ECTWT = Ecuonemical Coalition in Third World Tourism NGO = Non Government Organization

UNICEF = United Nations International Children’s Emergency Fund ESKA = Eksploitasi Seksual Komersial Anak

HAM = Hak Asasi Manusia

IGO = Intergovermental Organizations YPP = Youth Partnership Project PDB = Pendapatan Domesti Bruto R&R = Rest and Recreation NIC = New Industrial Country HOTS = Heart of The Street

TBS = The Body Shop

NECTEC = National Electronics and Computer Technology Center

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap anak korban eksploitasi seksual komersial di Yayasan KAKAK Surakarta serta

Seksual Komersial Anak (ESKA) dilakukan dengan banyak kegiatan yang kesemuanya bertujuan untuk empowering , pemberdayaan anak-anak korban ESKA, memupuk kepercayaan

Sedangkan faktor yang menghambat peran unit pelayanan perempuan dan perlindungan anak dalam menanggulangi kekerasan seksual yang dilakukan pada anakyakni faktor Eksternal

Untuk itu selain dari peran pemerintah India sendiri maka diperlukan peranan dari organisasi atau lembaga yang memiliki fokus perhatian pada masalah ESKA, yaitu

14 Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, penjatuhan sanksi hukum tidak hanya kepada pelaku kejahatan seksual melainkan akan dikenakan

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2002 tentang Rencana Aksi Nasional Penghapusan Eksploitasi Seksual Komersial Anak mendefinisikan eksploitasi