• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATUS INFEKSI TORQUE TENO VIRUS (TTV) KOMUNITAS GIGOLO SURAKARTA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STATUS INFEKSI TORQUE TENO VIRUS (TTV) KOMUNITAS GIGOLO SURAKARTA."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

i

STATUS INFEKSI TORQUE TENO VIRUS (TTV) KOMUNITAS GIGOLO

SURAKARTA

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

ENGINE RABINDRA ARIAPRAMUDA

G0010073

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Surakarta

(2)

commit to user

ii

Skripsi dengan judul: Status Infeksi Torque Teno Virus (TTV) Komunitas Gigolo

Surakarta

Engine Rabindra Ariapramuda, NIM: G0010073, Tahun: 2014

Telah diuji dan sudah disahkan di hadapan Dewan Penguji Skripsi

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Pada Hari Kamis, 9 Januari 2014

Pembimbing Utama

Nama : Afiono Agung Prasetyo, dr., Ph.D ………..

NIP : 19770907 200212 1 002

Pembimbing Pendamping

Nama : Hudiyono, Drs., M.S ………..

NIP : 19580206 198601 1 001

Penguji Utama

Nama : Marwoto, dr., M.Sc., Sp.MK ………..

NIP : 19590203 198601 1 004

Penguji Pendamping

Nama : Yulia Sari, S.Si., M.Si ………..

NIP : 19800715 200812 2 001

Surakarta ...

Ketua Tim Skripsi

Ari Natalia Probandari, dr., MPH, PhD NIP. 19751221 200501 2 001

Dekan FK UNS

Prof. DR. Zainal Arifin Adnan, dr., Sp.PD-KR FINASIM

(3)

commit to user

iii

PERNYATAAN

Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah

diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan

sepanjang pengetahuan peneliti tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah

ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam

naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Surakarta, Desember 2013

Engine Rabindra AP

(4)

commit to user

iv ABSTRAK

Engine Rabindra Ariapramuda, G0010073, 2013. Status Infeksi Torque Teno

Virus (TTV) Komunitas Gigolo Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran,

Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Latar Belakang: Torque Teno Virus (TTV) merupakan virus deoxyribonucleid

acid (DNA) rantai tunggal berbentuk sirkuler yang pertama kali dilaporkan

menginfeksi manusia. Infeksi TTV diduga berperan dalam perkembangan berbagai penyakit. Sampai saat ini belum dapat dipahami sepenuhnya bagaimana mekanisme TTV dalam patogenesis dari berbagai penyakit tersebut. Infeksi TTV ditemukan tidak hanya pada orang-orang dengan keadaan sakit, namun juga ditemukan dengan prevalensi tinggi pada populasi dengan kondisi kesehatan baik.

Metode: Komunitas gigolo di Surakarta sejumlah 30 orang dimasukkan sebagai

responden penelitian dengan metode respondent driven sampling. Responden

diambil darah untuk kemudian dilakukan isolasi asam nukleat, selain itu responden menjalani wawancara secara tatap muka dan mengisi kuisioner.

Kemudian, dilakukan polymerase chain reaction (PCR) nested dengan

menggunakan pasangan primer NG059/NG063 dan NG061/NG063 untuk mendeteksi sekuen regio N22. Hasil PCR dielektroforesis di gel agarose 2%

dengan marker Loading Quick ФX174/HaeIII 72-1353bp. Gel divisualisasikan

menggunakan Gel Documentation dan diinterpretasi. Data infeksi TTV, faktor

resiko penularan TTV, serta hasil deteksi infeksi HIV dan HCV dianalisis

menggunakan uji Chi Square.

.

Hasil: Sejumlah 7 (7/30, 23,3%) responden positif terinfeksi TTV. Terdapat

hubungan (p < 0,050) antara infeksi TTV dengan riwayat tindik (p = 0,029). Tetapi tidak terdapat hubungan (p > 0,050) antara infeksi TTV dengan riwayat seks vaginal tanpa kondom (p = 0,481), seks anal tanpa kondom (p = 0,269), pengguna narkoba suntik (p = 0,065), serta memiliki tato (p = 0,925). Responden

dengan riwayat tindik (Odds Ratio [OR] = 7,083; 95% Confidence Interval [CI] :

1,075 - 46,678) dan seks vaginal tanpa kondom (OR = 1,923; 95% CI : 0,307 - 12,053) memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami infeksi TTV. Sejumlah 2 (2/3, 66,7%) responden yang terinfeksi HIV dan 2 (2/7, 28,6%) responden yang terinfeksi HCV juga terinfeksi oleh TTV. Responden dengan infeksi HIV (OR = 8,800; 95% CI : 0,661 - 117,234) dan HCV (OR = 1,440; 95% CI : 0,212 - 9,782) memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk terinfeksi TTV.

Simpulan: Prevalensi infeksi TTV komunitas gigolo di Surakarta lebih rendah

bila dibandingkan dengan komunitas lainnya di Indonesia. Penelitian lebih lanjut

diperlukan untuk mengetahui status infeksi TTV pada komunitas gigolo dan

kelompok dengan resiko tinggi lainnya, serta untuk mengetahui secara pasti faktor resiko infeksi TTV.

(5)

commit to user

v ABSTRACT

Engine Rabindra Ariapramuda, G0010073, 2013. Status of Torque Teno Virus (TTV) Infection among Male Sex Workers (MSW) in Surakarta. Mini Thesis. Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta.

Background: Torque Teno Virus (TTV) is a first circular single-stranded DNA

virus that reported to infect humans. TTV infection has been implicated in the development of various diseases. However, it still unclear how the mechanisms of TTV in the pathogenesis of various diseases. TTV infection was found not only in people with illness, but also found in general population with good health.

Methods: There were 30 male sex workers (MSW) in Surakarta, which were

included as our respondents. Respondents was selected used respondent driven sampling method. We take respondences bloos and isolated its DNA, in addition respondents underwent to face-to- face interview and filled questionnaire. Then, we run polymerase chain reaction (PCR) nested with primer (NG059/NG063 and NG061/NG063) to detect N22 sequence of TTV. We run electrophoresis in 2%

agarose gel with Loading Quick ФX174/HaeIII 72-1353bp as a marker. Then, we

visualized the gel on Gel Documentation and interpretated. Datas of TTV infection, respondents description, risk factors of TTV, and results of HIV and HCV infection from pevious study were analyzed using Chi Square.

Results: About 7 (7/30, 23,3%) respondents were infected by TTV. There was

any correlation (p < 0.050) between TTV infection with having piercing (p = 0,029). However, there were no correlation (p > 0,050) between TTV infection with performed unprotected vaginal sex (p = 0,481), unprotected anal sex (p = 0,269), were an injecting drug users (p = 0,065), and having a tattoo (p = 0,925). Respondents who having piercing (OR = 7,083; 95% CI : 1,075 - 46,678) and performed unprotected vaginal sex (OR = 1,923; 95% CI : 0,307 - 12,053) were more likely to be infected with TTV. About 2 (2/3, 66,7%) respondents who infected with HIV and 2 (2/7, 28,6%) respondents who infected with HCV were also infected with TTV. Respondents who infected by HIV (OR = 8,800; 95% CI : 0,661 - 117,234) and HCV (OR = 1,440; 95% CI : 0,212 - 9,782) were more likely to be infected with TTV.

Conclusion: Prevalence of TTV infection among MSW in Surakarta was lower

than other community in Indonesia. Further research is needed to determine status of TTV infection among MSW community and other high-risk community, and to find out the certain risk factors of TTV infection.

(6)

commit to user

vi PRAKATA

Alhamdulillah hirobbil’aalamin, segala puja dan puji penulis haturkan

kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmatnya kepada penulis,

sehingga dapat menyelesaikan penelitian dengan judul “Status Infeksi Torque

Teno Virus (TTV) Komunitas Gigolo Surakarta”. Penelitian ini merupakan salah satu persyaratan dalam menyelesaikan Program Sarjana Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini tidak akan berhasil tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu dengan penuh rasa hormat penulis mengucapkan terima kasih yang dalam kepada:

1. Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr., Sp.PD-KR-FINASIM selaku Dekan

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Afiono Agung Prasetyo, dr., Ph.D. selaku Pembimbing Utama yang telah

menyediakan waktu untuk membimbing hingga terselesainya skripsi ini.

3. Hudiyono, Drs., M.S. selaku Pembimbing Pendamping yang telah

menyediakan waktu untuk membimbing hingga terselesainya skripsi ini.

4. Marwoto, dr., M.Sc., Sp.MK. selaku Penguji Utama yang telah memberikan

banyak kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

5. Yulia Sari, S.Si., M.Si. selaku Penguji Pendamping yang telah memberikan

banyak kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

6. dr. Ari Natalia Probandari, M.PH., Ph.D. selaku Ketua Tim Skripsi FK UNS,

atas kepercayaan, bimbingan, dan perhatian yang sangat besar sehingga terselesainya skripsi ini.

7. Yang tercinta kedua orang tua saya, Ayahanda drs. H. Jumari dan Ibunda dra.

Siti Muslikhatun yang senantiasa mendoakan yang terbaik, memberikan nasihat serta dukungan dalam segala hal sehingga terselesaikannya penelitian ini.

8. Yang tercinta ketiga adik saya, Cassis Merinthia Ariapramuda, Britya

Brilliant Ariapramuda, dan Switcha Differentia Ariapramuda yang senantiasa mendoakan tiada henti.

9. Sahabat dan rekan kerja yang luar biasa, Ekkim Al Kindi. Nurlatifah Febriana

Wijayanti, Asisten Laboratorium Biomedik 2010 dan 2011, Alfin Titian Permata, S.Si. atas semangat yang tiada henti dan waktu yang selalu tersedia.

10. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu proses

penelitian tugas karya akhir ini yang tidak mungkin disebutkan satu - persatu.

Meskipun tulisan ini masih belum sempurna, penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Saran, koreksi, dan tanggapan dari semua pihak sangat diharapkan.

(7)

commit to user

vii DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Halaman Pengesahan ... ii

Halaman Pernyataan... iii

Abstrak ... iv

Abstract ... v

Prakata ... vi

Daftar Isi... vii

Daftar Tabel ... ix

Daftar Gambar ... x

BAB I Pendahuluan ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Perumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 4

BAB II Landasan Teori ... 5

A. Tinjauan Pustaka ... 5

B. Kerangka Pemikiran ... 9

BAB III Metode Penelitian ... 10

A. Jenis Penelitian ... 10

B. Lokasi Penelitian ... 10

C. Subjek Penelitian ... 10

(8)

commit to user

viii

E. Rancangan Penelitian ... 12

F. Instrumen Penelitian... 13

G. Cara Kerja ... 14

H. Analisis Data ... 16

BAB IV Hasil Penelitian ... 18

BAB V Pembahasan ... 24

BAB VI Simpulan dan Saran ... 28

A. Simpulan ... 28

B. Saran ... 28

(9)

commit to user

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Primer Deteksi Regio N22 TTV ... 15

Tabel 3.2. Kondisi PCR Deteksi Regio N22 TTV ... 16

Tabel 4.1. Hasil Deteksi Molekuler TTV dan Faktor Risiko Penularan

TTV pada Responden Penelitian. ... 22

Tabel 4.2. Hasil Uji Chi square Infeksi TTV dengan Faktor Risiko

(10)

commit to user

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Struktur Genom Torque Teno Virus ... 6

Gambar 2.2. Kerangka Pemikiran ... 9

Gambar 3.1. Rancangan Penelitian... 12

Gambar

Tabel 3.2. Kondisi PCR Deteksi Regio N22 TTV ........................................  16
Gambar 2.1. Struktur Genom Torque Teno Virus ........................................  6

Referensi

Dokumen terkait

Laporan ini disusun sebagai salah satu persyaratan kelulusan studi di Program Diploma 3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta..

Banjarsari Surakarta. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Indonesia juga dikhawatirkan akan mengalami masalah gizi ganda dengan proporsi Balita

Melengkapi Persyaratan Guna Meraih Derajat Sarjana dalam Ilmu Hukum. Pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas

Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Status : Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa

Hubungan Panjang Tulang Sternum dengan Tinggi Badan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta Skripsi.. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis I Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RSUD.. Soetomo

Disusun sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Bedah di Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas