BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Sejarah Perusahaan
PT. United Can Company Ltd. adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kemasan logam. Sejarah perusahaan ini dimulai dengan didirikannya sebuah pabrik kaleng yang bernama CHINA CAN COMPANY pada tahun 1952 yang beralamat dijalan jembatan lima nomor 11, Jakarta.
Kemudian pada tahun 1958, CHINA CAN COMPANY berganti nama menjadi PERKALIN ( Perusahaan Kaleng Indonesia Indah ). Kemudian Perkalin menjalin kerjasama dengan perusahaan luar negeri untuk meningkatkan usahanya. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah :
1. Davlin Steel Corporation dari Hongkong. 2. Toyo Seikan Kaisha dari Jepang.
3. Continental Can Company dari Amerika.
Perkalin bersama dengan tiga perusahaan asing tersebut membentuk sebuah badan usaha dengan status PMA pada tahun 1968 yang di beri nama PT. United Can Company Ltd. Yang berkedudukan di Jakarta.
Perusahaan tersebut mengalami perkembangan karena permintaan pasar yang kian meningkat oleh karena itu maka pada tahun 1975 PT. United Can Company Ltd. dipindahkan kelokasi baru, yaitu dijalan Daan Mogot KM 17 Kalideres Jakarta Barat, namun kantor pusat masih tetap berada dijalan jembatan lima kemudian pada tahun 1985 dipindahkan juga ketempat yang dianggap lebih strategis yaitu dijalan Abdul Muis nomor 12, Jakarta.
Permintaan pasar yang terus meningkatkan menjadikan perusahaan ini terus berkembang dengan pesat. Pada tahun 1997/1998 didirikan sebuah departemen 2pc dan selesai pada bulan November 1998. Keberadaan line ini semakin meningkatkan
perkembangan kemajuan perusahaan ini. Departemen 2pc ini menguasai pasar kaleng 2pc dalam negeri.
Permintaan pasar yang tinggi membuat kerja mesin meningkat sehingga Kebutuhan part mesin juga meningkat pesat. Untuk memenuhi permintaan part ini maka perusahaan mendirikan Workshop Department yang mulai dicanangkan pada tahun 2002 dengan penambahan alat baru untuk Tool Making. Dengan adanya Workshop Departmen tini PT. United Can Company Ltd. dapat mengurangi import tooling sehingga dapat memangkas pengeluaran dan meningkatkan sumber daya pekerja dalam negeri untuk pembuatan tooling.
Teknologi printing juga mengalami perkembangan dengan datangnya mesin MS-2 pada tahun MS-2004, mesin ini dapat mengaplikasikan 8 warna sekaligus untuk dekorasi printing. Dengan adanya mesin ini output dari departement printing mengalami peningkatan dan mesin ini juga dapat memangkas waktu produksi dibandingkan dengan printing konvensional karena pada printing konvensional harus menggunakan oven sebagai sarana untuk mengeringkan aplikasi printing pada tin plate yang kecepatanya hanya sekitar 3000 sheet per hour menjadi 10.000 sheet per hour. Saat penulis melakukan observasi mengenai kerja praktek ini PT. United Can Company Ltd. Sedang berencana untuk menambahkan 1 line lagi mesin MS-2 yang akan menjadikan hasil produksi menjadi jauh lebih baik.
2-PC can semakin mengalami perkembangan dengan dibangunnya line 3 untuk memenuhi permintaan slim can yang sedang mengalami perkembangan pesat dipasaran pada tahun 2005. Dan menambah 1 line lagi di tahun 2010 yang mampu memproduksi kaleng hingga 2000 can per minute. Penambahan line ini juga diikuti dengan berbagai mesin pendukung, serta mengganti mesin – mesin yang tidak lagi produktif dengan mesin – mesin baru.
Perkembangan pesat ini tidak hanya terjadi di pabrik yang berada pabrik utama, namun untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi perusahaan mendirikan cabang – cabang baik dalam negeri maupun luar negeri. Sesuai dengan permintaan yang ada. Cabang yang didirikan antara lain :
1. Pada tahun 1973, didirikan cabang pertama di Yogyakarta untuk proses kemasan susu bubuk
2. Pada tahun 1978, didirikan cabang kedua di Negara, Bali untuk kemasan ikan sarden dan mackarel.
3. Pada tahun 1980, didirikan cabang ketiga di Ungaran, Jawa Tengah untuk kemasan kaleng biskuit.
4. Pada tahun 1982, didirikan cabang keempat di Bitung, Manado, Sulawesi Utara untuk melayani pesanan kemasan kaleng sardine dan ikan tuna.
5. Pada tahun 1983, didirikan cabang kelima di Tanjung Morawa, Medan untuk melayani pesanan kaleng untuk buah-buahan dan hasil laut.
6. Pada tahun 1986, didirikan cabang keenam di Biak, Irian Jaya, untuk memenuhi permintaan pelanggan yang bergerak dibidang pengalengan ikan tuna.
7. Pada tahun 1991, didirikan cabang ketujuh di Pekalongan, Jawa Tengah. 8. Pada tahun 1993, didirikan cabang di Pasuruan, Jawa Timur untuk membuat
kaleng kemasan ikan tuna.
9. Pada tahun 1994, didirikan cabang kesembilan di Sorong, Irian Jaya untuk pembuatan kemasan ikan tuna.
10.Pada tahun 1996, didirikan cabang kesepuluh di Madang, Papua New Guinea. 11.Pada tahun 1997, didirikan cabang kesebelas di General Santos untuk
melayani pembuatan kemasan ikan tuna.
12.Pada tahun 2004 didirikan cabang di Mauritius untuk melayani industri pengalengan ikan tuna.
13.Pada tahun 2006 PT. UNITED CAN COMPANY bergabung dengan TOYO SEIKAN untuk melayani industri perkalengan 2 –PC.
14.Pada tahun 2007 didirikan cabang baru di Horizon
15.Pada tahun 2008 2pc dept juga menambahkan 1 line yang dikhususkan untuk kaleng 2pc slim can.
16.Pada tahun 2011 didirikan cabang baru di Hanoi serta Hochimin “Vietnam” 17.Pada tahun 2012 didirikan cabang baru di Lie “Papua New Guini” untuk
1.2 Lokasi perusahaan
PT. United Can Company Ltd. mempunyai pabrik utama yang terdiri atas Bangunan Kantor, Bangunan Pabrik, Gudang Kantin dan Pusat Pelatihan Teknik pabrik ini memiliki luas tanah 14 hektar dan kantor pusat yang beralamat sebagai berikut :
Pabrik : Jl. Daan Mogot Km. 17 Jakarta Barat 11850, Indonesia. Telp : (+6221)619 5150 Fax : (+6221) 619 2388 Kantor : Jl. Abdul Muis No. 12 Jakarta , Indonesia
Telp : (+6221) 386 0888 Fax : (+6221) 345 5857 http//www.unitedcan.com
1.3 Visi dan misi perusahaan
PT. United Can Company memiliki visi dan misi yang menjadi acuan dalam menjalankan usahanya di bidang manufacturing kaleng. Adapun visi dan misi PT. United Can adalah sebagai berikut :
VISI
Menjadikan United Can Company sebagai pabrik kaleng yang terbesar di Asia Tenggara.
MISI
Menyediakan produk kaleng yang dapat memuaskan dan memenuhi pemintaan pelanggan dalam hal kualitas, jumlah, dan ketepatan waktu pengiriman. Hal tersebut kami laksanakan dengan usaha tiada henti-hentinya dalam meningkatkan proses untuk mencapai karya yang bebas cacat dengan komitmen untuk memenuhi persyaratan “Sistem Manajemen Kualitas dan Keamanan Pangan” yang disimbolkan dengan “PROBITAS”, yang artinya PROSES PERBAIKAN KUALITAS.
PRESIDENT DIRECTOR
FINANCE PERSONNEL MANUFACTURING PURCHASING MARKETING
DIVISION
1
DIVISION 2
PRINTING DEPT ASEMBLY DEPT TRAINING & DEV DEPT PLANING DEPT GENERAL CAN DEPT PRESS DEPT BRANCH DEPT 2 PC CAN DEPT ENGINEERING DEPT TECHNICAL CONSULTANT PUSLATEK
1.4 Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi di PT. United Can Company Ltd.adalah sebagai berikut : Presiden Direktur adalah Mr. R.Z. Shang.
Direktur Eksekutif adalah Mr. Arthur Shang. Direktur Eksekutif II adalah Mr. John Shang.
Direktur Administrasi adalah dan keuangan adalah Mr. Ronald Van Dorm. Direktur Pemasaran dan Penjualan adalah Mr. Nicholas Alan Ch.
Direktur Pembelian Material (bahan baku) adalah Mrs. I. Setyawan. Direktur Produksi adalah Mr. Frank Leung
Direktur Produksi adalah Mr. Nicholas L.
Masing-masing Direktur tersebut dibantu oleh Manager Divisi dan Manager departement.
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Perusahaan
1.5 Kepegawaian
Jumlah karyawan PT. United Can Company Ltd. Mencapai sekitar 2000 karyawan/i, secara keseluruhan terbagi di tiga tempat, yaitu karyawan yang berada di
pabrik pusat yang beralamat di Jln. Daan Mogot, kantor pusat yang beralamat di Jln. Abdul Muis dan karyawan yang berada di cabang-cabang yang tersebar di beberapa wilayah baik dalam dan luar negeri.
Berikut ini adalah data karyawan PT. United Can : Departemen 2 piece : 218 orang Departemen 3 Piece : 1300 orang Cabang PT. United Can : 500 orang Kantor pusat : 100 orang
Dari seluruh jumlah karyawan tersebut, bagian personalia PT. United Can Company Ltd. menggolongkan berdasarkan status kepegawaiannya menjadi dua :
Karyawan Staff. Karyawan non-Staff.
Selain karyawan yang berstatus tetap seperti yang telah dituliskan diatas, PT. United Can Company Ltd. juga mempekerjakan karyawan dengan sistem kontrak dengan masa kontrak yang telah ditentukan, karyawan kontrak ini bertugas untuk membantu pekerjaan karyawan tetap dalam memperlancar kegiatan produksi. Untuk sistem perpanjangan kontrak dan pengangkatan status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap diatur oleh pihak personalia.
Masing-masing golongan kerja baik karyawan staff maupun non staf memilki standar jam kerja yang berbeda yang telah diatur oleh pihak personalia yang dimaksudkan agar kegiatan produksi akan berlangsung dengan baik, untuk sistem jam kerja tersebut akan dijelaskan sebagai berikut :
Karyawan staff yang bekerja dengan sistem 6-1 yaitu enam hari kerja dan satu hari libur, berikut ini adalah waktu kerja untuk karyawan staff : o Hari senin – jum’at pukul 07:30 – 17:00
o Hari sabtu pukul 07:30 – 12:00
Karyawan staff yang bekerja dengan sistem shift, pembagian jam kerjanya adalah sebagai berikut
o Shift pagi pukul 07:30 – 15:30 o Shift sore pukul 15:30 – 23:00 o Shift malam pukul 23:00 – 07:30
Karyawan non staffyang bekerja dengan sistem 6-1 yaitu enam hari kerja dan satu hari libur, berikut ini adalah waktu kerja untuk karyawan staff : o Hari senin – jum’at pukul 07:30 – 15:30
Lembur hingga pukul 18:00 o Hari sabtu pukul 07:30 – 13.45
Lembur hingga pukul 16:30
Karyawan Staff dan non staff yang menggunakan sistem waktu kerja 4-2 yaitu 4 hari kerja dengan 2 hari libur. Untuk pembagian waktu kerja menggunakan sistem long shift ( hanya ada 2 shift . Dalam sitem ini karyawan di bagi menjadi 3 group yang akan terus bergilir sehingga produksi dapat berjalan terus tanpa henti. Pengaturan jadwalnya sebagai berikut :
o Hari pertama hingga ke empat (shift I ) Libur pada hari kelima dan keenampukul 07:30 – 17:00 Lembur hingga pukul 19.30
o Hari pertama hingga keempat (shift II ) libur pada hari kelima dan keenam pukul 19:30 – 05:00 Lembur hingga pukul 07:30
1.6 Fasilitas Perusahaan
Untuk mendukung kelancaran produksi dalam lingkungan PT. United Can Company Ltd. menyediakan berbagai macam fasilitas yang berfungsi tidak hanya sebagai penunjang aktivitas dalam kegiatan produksi namun juga memberi kenyamanan para pekerja dalam lingkungan perusahaan, fasilitas tersebut antara lain
1. Gedung
Bangunan ini tidak hanya berfungsi untuk kegiatan produksi namun juga terdapat sarana kesehatan bagi para pekerja yang sakit atau mengalamai kecelakaan kerja, agar dapat sesegera mungkin mendapat pertolongan.
2. Asuransi tenaga kerja
Perusahaan mengikutsertakan seluruh karyawan dan karyawati tanpa terkecuali dalam asuransi kesehatan, baik saat menjalankan aktivitas kerja yang terhitung mulai dari saat karyawan meninggalkan rumah hingga kembali kerumah masing – masing (Jaminan Kecelakaan Kerja) serta asuransi untuk pemeliharaan kesehatan baik karyawan dan seluruh keluarga karyawan, istri dan 3 anaknya (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) yang diikitkan dalam asuransi jaminan sosial tenaga kerja PT Jamsostek
3. Jaminan hari tua
Setiap karyawan yang telah mencapai masa pensiun baik pensiun muda 15 tahun atau 25 tahun akan mendapatkan pesangon sebagai jaminan hari tua yang telah disepakati bersama dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Selain itu karyawan juga diikutkan dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) PT Jamsostek.
4. Fasilitas pelatihan
Setiap karyawan baru akan mendapatkan pelatihan sebagai sarana persiapan untuk dapat bergabung kedalan kegiatan produksi di pabrik. Selain itu perusahaan juga berkomitmen untuk terus mengembangkan karyawan – karyawatinya dengan cara mengadakan training untuk berbagai bagian yang ada di pabrik..
5. Fasilitas area parkir
Untuk parkir kendaraan pribadi maka disediakan area parkir untuk kendaraan roda dua, roda empat ataupun kendaran yang mengangkut material dan kaleng yang sudah menjalani proses pruduksi.
6. Kantin
Sebagai bentuk apresiasi agar kerja karyawan tidak terganggu perusahaan juga menyediakan catering untuk seluruh karyawan, yang disediakan di tempat khusus atau kantin saat waktu istirahat tiba.
7. Pos keamanan
Untuk menjaga operasional pabrik dan keamanan bersama perusahaan juga menyediakan satuan keamanan khusus pada pabrik, yang memiliki pos – pos disekitar area pabrik dan berpusat di gerbang masuk pabrik.
8. Tunjangan rutin
Selain gaji pokok karyawan juga mendapatkan beberapa tunjangan seperti tunjangan trasnportasi, Tunjangan beras, yang rutin didapatkan setiap bulannya, serta Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Ahir tahun yang diberikan setiap tahun yang semuanya diatur dalam Perjanjian Kerja Berasama (PKB)
9. Tunjangan lainnya
Bagi kejadian – kejadian khusus yang dialami perudahaan juga berpartisipais, seperti tunjangan perhikahan, khitanan, kematian keluarga, bencana dan lainnya. Hal ini juga diatur dalam PKB.
1.7 Produk yang dihasilkan
PT United Can Co. Ltd. Secara umum memproduksi kaleng namun jenis yang diproduksi pada perusahaan ini sangat beraneka ragam, yang terbagi menjadi subtipe antara lain :
1. Kaleng three piece
Gambar 1.2 Contoh kaleng 3pc
2. Kaleng two piece
3. General Can
Gambar 1.4 Contoh General Can
4. Drawn can
5. Pilfer Proof Cap
Gambar 1.6 Contoh PP Cap
6. Metal Baterai Jacket
1.8 Distribusi dan Pemasaran
Produk-produk yang dihasilkan oleh PT United Can Co. Ltd. didistribusikan kedalam maupun luar negeri. Untuk dalam negeri perusahaan ini merupakan salah satu pemegang kaleng 2pc di indonesia selain Compac yang juga merupakan anak perusahaan. Didalam negeri pasar perusahaan sangat luas, hampir disetiap jenis produk memiliki pasar masing – masing. Setiap pelosok negeri merupakan pasar yang sehat, namun kompetitor perusahaan dalam negeri juga tidak sedikit. Persaingan pasar dalam negeri yang ketat membuat perusahaan merambah ke pasar mancanegara. Berikut adalah tujuan eksport dari produk-produk hasil PT United Can Co. Ltd.ini antara lain :
Vietnam, eksport kaleng minuman.
China, kaleng aerosol terutama untuk kaleng inseksida dalam jumlah yang besar.
Hongkong, eksport kaleng aerosol dan gas.
Philipina untuk kaleng minuman, kaleng bola tenis dan kaleng ikan tuna. Papua New Guinea, eksport kaleng drawn can dan kaleng minuman. Singapura, eksport untuk kaleng minuman soft drink dan kaleng three
piece .
Malaysia, eksport kaleng minuman.
Australia , eksport kaleng biskuit dan tennis ball
Mauritius, negara kepulauan disebelah timur madagaskar untuk eksport kaleng minuman.
Inggris, eksport untuk kaleng bola tenis. Thailand, untuk eksport kaleng minuman.