• Tidak ada hasil yang ditemukan

AMDAL Perkebunan Karet

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AMDAL Perkebunan Karet"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

1.1

1.1 LATLATAR BELAKAAR BELAKANGNG

Pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia belum memiliki arah yang jelas, hal ini dapat Pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia belum memiliki arah yang jelas, hal ini dapat dilihat dari kurangnya komitmen pemimpin dan masyarakat bangsa ini untuk menjaga kelestarian dilihat dari kurangnya komitmen pemimpin dan masyarakat bangsa ini untuk menjaga kelestarian dan

dan kebekeberlangrlangsungsungan an linglingkungkungan an hiduhidup. p. Sejak Sejak pencpencananganangan an progprogram ram pembapembangunngunan an nasinasionalonal,,  berbagai

 berbagai masalah masalah lingkungan lingkungan hidup hidup mulai mulai terjadi. terjadi. Masalah Masalah lingkungan lingkungan hidup hidup tersebut tersebut antara antara lain,lain, aaddaanynya a bbeerrbbaaggaai i keerruk ussaakkaan n lliinnggkkuunnggaann, , ppeennccememaarraan n ddi i daarraatt, d , llaauut t ddaan n uuddaarara,, ser

serta ta beberkurkuranrangnygnya a berberbagbagai ai sumsumber ber daydaya a alaalam. m. Hal Hal tertersebsebut ut dapdapat at terterjadjadi i didisebsebabkabkan an ololeheh ketidakseimbangan antara pemanfaatan dan ketersediaan sumber daya alam yang ada serta kurang ketidakseimbangan antara pemanfaatan dan ketersediaan sumber daya alam yang ada serta kurang kesad

kesadaran aran akan akan pentpentingnyingnya a keberkeberlangslangsungaungan n linglingkungkungan an hiduhidup p untuuntuk k genegenerasi rasi sekarsekarang ang maupumaupunn masa depan.

masa depan.

Eksploitasi alam tentu saja tidak dapat dicegah, karena sudah merupakan fitrah manusia Eksploitasi alam tentu saja tidak dapat dicegah, karena sudah merupakan fitrah manusia meman

memanfaatkfaatkan an alam alam untuuntuk k kesekesejahtjahteraaneraannya. nya. TeTetapi tapi tingtingkat kat keruskerusakan akan akibakibat at pemanpemanfaatafaatan n alamalam ataupun pengkondisian kembali reco!ery" alam yang sudah dimanfaatkan merupakan hal#hal yang ataupun pengkondisian kembali reco!ery" alam yang sudah dimanfaatkan merupakan hal#hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan. $dapun cara yang dapat dilakukan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan. $dapun cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan telaah secara mendalam mengenai kegiatan%usaha yang akan dilakukan di adalah dengan melakukan telaah secara mendalam mengenai kegiatan%usaha yang akan dilakukan di lingkungan hidup sehingga dapat diketahui dampak yang timbul dan cara untuk mengelola dan lingkungan hidup sehingga dapat diketahui dampak yang timbul dan cara untuk mengelola dan memantau dampak yang akan terjadi tersebut. Metode ini dikenal juga dengan analisa mengenai memantau dampak yang akan terjadi tersebut. Metode ini dikenal juga dengan analisa mengenai dampak lingkungan $M&$'". En!ironmental impact assessment atau analisa mengenai dampak  dampak lingkungan $M&$'". En!ironmental impact assessment atau analisa mengenai dampak  lingkungan diperkenalkan pertama kali pada tahun ()*) oleh +ational En!ironmental Policy $ct di lingkungan diperkenalkan pertama kali pada tahun ()*) oleh +ational En!ironmental Policy $ct di $merika Serikat. Menurut  +o. - tahun ())/ tentang Pengelolaan 'ingkungan Hidup dan PP $merika Serikat. Menurut  +o. - tahun ())/ tentang Pengelolaan 'ingkungan Hidup dan PP  +o. -/ tahun())) tentang $nalisis mengenai &ampak 'ingkungan $mdal" adalah

 +o. -/ tahun())) tentang $nalisis mengenai &ampak 'ingkungan $mdal" adalah kajian mengenaikajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan%atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup dampak besar dan penting suatu usaha dan%atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup y

yanang g didipeperlrlukukan an babagi gi prprososes es pepengngamambibilalan n kekepupututusasan n tetentntanang g pepenynyelelenenggggararaaaan n ususahahaa dan%atau kegiatan.

dan%atau kegiatan.

Indonesia merupakan +egara dengan perkebunan karet terluas didunia, meskipun tanaman Indonesia merupakan +egara dengan perkebunan karet terluas didunia, meskipun tanaman karet sendiri baru di introduksi pada tahun (0*1. &alam kurun 2aktu sekitar (34 tahun sejak di karet sendiri baru di introduksi pada tahun (0*1. &alam kurun 2aktu sekitar (34 tahun sejak di kembangkan pertama kalinya, luas areal perkebunan karet di Indonesia telah mencapai .-*-.-)( kembangkan pertama kalinya, luas areal perkebunan karet di Indonesia telah mencapai .-*-.-)( hektar. &ari total areal perkebunan karet di Indonesia tersebut 01,35 diantaranya merupakan kebun hektar. &ari total areal perkebunan karet di Indonesia tersebut 01,35 diantaranya merupakan kebun mili

milik k rakyarakyat t 0,15 milik 0,15 milik s2ass2asta ta dan dan hanyhanya a /,(5 yang /,(5 yang merupmerupakan milik akan milik +ega+egara. ra. &eng&engan an arealareal  perkebunan

 perkebunan karet karet terluas terluas di di dunia dunia tersebut Indonesia tersebut Indonesia bersama bersama dua dua +egara +egara $sia $sia TeTenggara nggara lainnya.lainnya. 6aitu Malaysia dan Thailand, sejak abad ()-4#an sampai sekarang merupakan pemasokan karet 6aitu Malaysia dan Thailand, sejak abad ()-4#an sampai sekarang merupakan pemasokan karet utama dunia. Puncak kejayaan karet Indonesia terjadi pada tahun ()-* sampai menjelang perang utama dunia. Puncak kejayaan karet Indonesia terjadi pada tahun ()-* sampai menjelang perang dunia II ketika itu Indonesia merupakan pemasokan karet alam terkemuka dipasar internasional, dunia II ketika itu Indonesia merupakan pemasokan karet alam terkemuka dipasar internasional, maka sangat

maka sangat perlu dilakuperlu dilakukan pembangunkan pembangunan an perkeperkebunabunan n dan pabrik dan pabrik pengpengolaholahan an karet yang karet yang didi rencanakan di &istrik Edera 7abupaten Mappi Pro!insi Papua seluas 8/.4-4Ha dengan kapasitas *3 rencanakan di &istrik Edera 7abupaten Mappi Pro!insi Papua seluas 8/.4-4Ha dengan kapasitas *3 ton T9S%hari.

ton T9S%hari.

1 |

(2)

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN 1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

1

1..22..1 1 MMaakkssuudd

$dapun maksud dari penulisan tugas ini

$dapun maksud dari penulisan tugas ini adalah:adalah: ("

(" SebagSebagai proseai proses pelatis pelatihan dan penghan dan pengaplikaplikasian teoasian teori yang dipri yang diperoleeroleh di bangku kulh di bangku kuliahiah serta

serta meninmeningkatkgkatkan an pemahpemahaman aman mahasmahasis2a is2a mengemengenai nai perkeperkebunabunan n dan dan pengpengolaholahanan  pabrik karet.

 pabrik karet. -"

-" MembeMemberikan inrikan informaformasi kepadsi kepada masyara masyarakat menakat mengenai pegenai permasalrmasalahan damahan dampak pak  lingkungan yang terjadi.

lingkungan yang terjadi. 1

1..22..22 TTuujjuuaann

$dapun tujuan dari penulisan tugas ini $dapun tujuan dari penulisan tugas ini dalah:dalah:

("

(" MenMengegetahtahui ui tententantang g proprogragram m titindandak k lanlanjut upaya jut upaya penpencegcegahaahan n dan dan penpenaggaggulaulangangann dampa

dampak k linglingkungkungan an yang yang diladilaksanaksanakan kan dengdengan an adanyadanya a pembpembangunangunan an perkperkebunaebunann karet PT Montelo berbasis kompetensi inti

karet PT Montelo berbasis kompetensi inti industridaerah di 7abupaten Mappi.industridaerah di 7abupaten Mappi.

--"" MMeennggeettaahhuui i uuppayaya a ppeennggeennddaalliiaan n daamd mppaak k lliinnggkkuunnggaann, , baaiik b k bbeerruuppaa tind

tindakan,pakan,pencegencegahan, ahan, maupumaupun n tindtindakan akan penanpenanggulggulangan angan terhaterhadap dap segensegenap ap dampadampak k  negatif penting yang mungkin terjadi, serta sebagai upaya pengembangan terhadap negatif penting yang mungkin terjadi, serta sebagai upaya pengembangan terhadap dampak positif penting yang diperkirahkan akan terjadi,

dampak positif penting yang diperkirahkan akan terjadi, melalui pendekatan teknologi,melalui pendekatan teknologi, sosial ekonomi

sosial ekonomi dan kelembangaan%institusi.dan kelembangaan%institusi.

1.3 RUANG LINGKUP 1.3 RUANG LINGKUP

1.3.1

1.3.1 Lingku Lingku !i"a#a$!i"a#a$ ;i

;ilaylayah ah yanyang g didijadjadikaikan n obobjek jek penpengamgamataatan n renrencancana a pempembanbangungunanpanperkerkebuebunan nan dandan  pengolahan pabrik karet

 pengolahan pabrik karet PT Montelo PT Montelo dengan luasan 2ilayah dengan luasan 2ilayah 8/.4-4hektar dengan kapasitas8/.4-4hektar dengan kapasitas *3 ton T9S%hari berada

*3 ton T9S%hari berada di &istrik Edera, 7abupaten MappiPro!insi Papua.di &istrik Edera, 7abupaten MappiPro!insi Papua. 1.3.2

1.3.2 Lingku Lingku Ma%&'iMa%&'i

'ingkup materi yang dibahas dalam laporan ini adalah mengenai rencanakegiatan dan usaha 'ingkup materi yang dibahas dalam laporan ini adalah mengenai rencanakegiatan dan usaha  perkebunan

 perkebunan karet karet PT PT Montelo Montelo serta serta dampak#dampak dampak#dampak danperilaku danperilaku yang yang ditunjukan ditunjukan oleholeh masyarakat sekitar areal

masyarakat sekitar areal kerja%proyek.kerja%proyek.

1.( BATASAN MASALAH 1.( BATASAN MASALAH

2 |

(3)

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN 1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

1

1..22..1 1 MMaakkssuudd

$dapun maksud dari penulisan tugas ini

$dapun maksud dari penulisan tugas ini adalah:adalah: ("

(" SebagSebagai proseai proses pelatis pelatihan dan penghan dan pengaplikaplikasian teoasian teori yang dipri yang diperoleeroleh di bangku kulh di bangku kuliahiah serta

serta meninmeningkatkgkatkan an pemahpemahaman aman mahasmahasis2a is2a mengemengenai nai perkeperkebunabunan n dan dan pengpengolaholahanan  pabrik karet.

 pabrik karet. -"

-" MembeMemberikan inrikan informaformasi kepadsi kepada masyara masyarakat menakat mengenai pegenai permasalrmasalahan damahan dampak pak  lingkungan yang terjadi.

lingkungan yang terjadi. 1

1..22..22 TTuujjuuaann

$dapun tujuan dari penulisan tugas ini $dapun tujuan dari penulisan tugas ini dalah:dalah:

("

(" MenMengegetahtahui ui tententantang g proprogragram m titindandak k lanlanjut upaya jut upaya penpencegcegahaahan n dan dan penpenaggaggulaulangangann dampa

dampak k linglingkungkungan an yang yang diladilaksanaksanakan kan dengdengan an adanyadanya a pembpembangunangunan an perkperkebunaebunann karet PT Montelo berbasis kompetensi inti

karet PT Montelo berbasis kompetensi inti industridaerah di 7abupaten Mappi.industridaerah di 7abupaten Mappi.

--"" MMeennggeettaahhuui i uuppayaya a ppeennggeennddaalliiaan n daamd mppaak k lliinnggkkuunnggaann, , baaiik b k bbeerruuppaa tind

tindakan,pakan,pencegencegahan, ahan, maupumaupun n tindtindakan akan penanpenanggulggulangan angan terhaterhadap dap segensegenap ap dampadampak k  negatif penting yang mungkin terjadi, serta sebagai upaya pengembangan terhadap negatif penting yang mungkin terjadi, serta sebagai upaya pengembangan terhadap dampak positif penting yang diperkirahkan akan terjadi,

dampak positif penting yang diperkirahkan akan terjadi, melalui pendekatan teknologi,melalui pendekatan teknologi, sosial ekonomi

sosial ekonomi dan kelembangaan%institusi.dan kelembangaan%institusi.

1.3 RUANG LINGKUP 1.3 RUANG LINGKUP

1.3.1

1.3.1 Lingku Lingku !i"a#a$!i"a#a$ ;i

;ilaylayah ah yanyang g didijadjadikaikan n obobjek jek penpengamgamataatan n renrencancana a pempembanbangungunanpanperkerkebuebunan nan dandan  pengolahan pabrik karet

 pengolahan pabrik karet PT Montelo PT Montelo dengan luasan 2ilayah dengan luasan 2ilayah 8/.4-4hektar dengan kapasitas8/.4-4hektar dengan kapasitas *3 ton T9S%hari berada

*3 ton T9S%hari berada di &istrik Edera, 7abupaten MappiPro!insi Papua.di &istrik Edera, 7abupaten MappiPro!insi Papua. 1.3.2

1.3.2 Lingku Lingku Ma%&'iMa%&'i

'ingkup materi yang dibahas dalam laporan ini adalah mengenai rencanakegiatan dan usaha 'ingkup materi yang dibahas dalam laporan ini adalah mengenai rencanakegiatan dan usaha  perkebunan

 perkebunan karet karet PT PT Montelo Montelo serta serta dampak#dampak dampak#dampak danperilaku danperilaku yang yang ditunjukan ditunjukan oleholeh masyarakat sekitar areal

masyarakat sekitar areal kerja%proyek.kerja%proyek.

1.( BATASAN MASALAH 1.( BATASAN MASALAH

2 |

(4)

$gar materi penulisan laporan ini tidak meluas, maka penyajian data atau informasi hanya $gar materi penulisan laporan ini tidak meluas, maka penyajian data atau informasi hanya dibatasi pada :

dibatasi pada : ("

(" TaTahapahapan#tahn#tahapan apan rencarencana na kegiakegiatan tan pembpembangunangunan an perkperkebunaebunan n dan dan pengpengolahaolahan n pabrpabrik ik  karet.

karet. -"

-" &am&ampakpak#da#dampampak k yanyang g timtimbul akibabul akibat t renrencancana a kegkegiatiatan an pempembanbangungunan an perperkebkebunaunan n dandan  pengolahan pabrik

 pengolahan pabrik karet.karet.

1.) MAN*AAT 1.) MAN*AAT

1.

1.).).11 MaMan+n+aaaa% B% Bagagi Pi P&,&,'a'akaka's'saa

1-1- Sebagai acuan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan ke Sebagai acuan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam proses perancangandalam proses perancangan sehingga bisa menjaga terpeliharannya daya dukung lingkungan. Proses ini juga bisa sehingga bisa menjaga terpeliharannya daya dukung lingkungan. Proses ini juga bisa me

mencncegegah ah adadananya ya pepengngeleluauararan n bibiayaya#ba#biayiaya a ekekststerernanalilitatas s dadalam lam memempmpererbabaikikii lingkungan yang terlanjur mengalami

lingkungan yang terlanjur mengalami kerusakan.kerusakan.

2-2- ntuk mengantisipasi biaya pengelolaan lingkungan secara optimal termasuk biayantuk mengantisipasi biaya pengelolaan lingkungan secara optimal termasuk biaya  pembangunan dan oper

 pembangunan dan operasio rencana kegiatan.asio rencana kegiatan.

3-3- Sebagai acuan agar pelaksanaan pengelolaan lingkungan dari kegiatan PengembanganSebagai acuan agar pelaksanaan pengelolaan lingkungan dari kegiatan Pengembangan Perkebunan 7aret PT M<+TE'< &aerah di kabupaten Mappi sesuai dengan rencana. Perkebunan 7aret PT M<+TE'< &aerah di kabupaten Mappi sesuai dengan rencana.

(-(- Pemanfaatan sumberdaya lain di sekitar Pemanfaatan sumberdaya lain di sekitar lokasi kegiatan secara optimal tanpamenambahlokasi kegiatan secara optimal tanpamenambah  beban kerusakan lin

 beban kerusakan lingkungan.gkungan. 1.).2

1.).2 Man+aa% Man+aa% Bagi Bagi Mas#a'aka%Mas#a'aka% ("

(" MenghMenghindarindari tumi tumpang tpang tindiindih pemah pemanfaatnfaatan suman sumber dayber daya alam.a alam. -"

-" MenMencegcegah timah timbulbulnynya keresa keresahaahan sosn sosialial.. "

" ntuntuk menjaga terpk menjaga terpeliheliharanyaranya kehidupa kehidupan yang harmonan yang harmonis dalam bidais dalam bidang sosiang sosial,ekol,ekonominomi dan budaya masyarakat sekitar lokasi

dan budaya masyarakat sekitar lokasi kegiatan.kegiatan. 1"

1" ntuntuk mengetak mengetahui secahui secara pasti batas 2e2ra pasti batas 2e2enang serenang serta tangguta tanggung ja2ab masing ja2ab masing#mng#masingasing  pihak yang terkait

 pihak yang terkait.. 1.).3

1.).3 Man+aa% Man+aa% Bagi Bagi P&,&'in%a$P&,&'in%a$ ("

(" SebagSebagai mitrai mitra pemeria pemerintah dantah dalam upaylam upaya pembana pembangunagunan regionn regional dan nasal dan nasionaional.l. -"

-" TuTurut memberrut memberikan konsikan konstributribusi dalam menekasi dalam menekan tingkat pengn tingkat pengangguangguran yaitudran yaitudenganengan menyediakan lapangan kerja.

menyediakan lapangan kerja. "

" Turut Turut memberikan kmemberikan konstribusi onstribusi terhadap terhadap peningkatan peningkatan Pendapatan Pendapatan $sli $sli &aerahP&aerahP$&"$&" melalui penerimaan pajak dan iuran#iuran.

melalui penerimaan pajak dan iuran#iuran. 1"

1" TuTurut memberrut memberikan konsikan konstributribusi terhadasi terhadap peningkp peningkatan Prodatan Produk &omestiuk &omestik =egionak =egional9rutl9rutoo P&=9" melalui in!estible surplus yang diperoleh.

P&=9" melalui in!estible surplus yang diperoleh.

BAB II

BAB II

3 |

(5)

GAMBARAN UMU

GAMBARAN UMUM !ILA

M !ILAA

AH PE

H PERKEBUNAN

RKEBUNAN KARET

KARET

2.1 K/NDISI UMUM AREAL KERJA 2.1 K/NDISI UMUM AREAL KERJA

>ambar -.( Peta

>ambar -.( Peta ;i;ilayah Perkebunan 7aret.layah Perkebunan 7aret.

Secara administratife lokasi areal rencana perkebunan dan pabrik pengelolan karet alam Secara administratife lokasi areal rencana perkebunan dan pabrik pengelolan karet alam dengan luas /.4-4 Ha, dan kapasitas *3 ton T9S%hari terletak di &istrik Edera 7abupaten dengan luas /.4-4 Ha, dan kapasitas *3 ton T9S%hari terletak di &istrik Edera 7abupaten Mappi Pro!insi Papua. $real proyek ini di le2ati oleh dua aliran sungai,yaitu Sungai &igoel di Mappi Pro!insi Papua. $real proyek ini di le2ati oleh dua aliran sungai,yaitu Sungai &igoel di sebelah timur dan Sungai Matan di sebelah tengah areal. Secara makro bentuk lahannya datar  sebelah timur dan Sungai Matan di sebelah tengah areal. Secara makro bentuk lahannya datar  denga

dengan n ketinketinggian relatif sama. ggian relatif sama. 7eti7etinggianggian n eleele!asi" terdapat di !asi" terdapat di bagiabagian n timutimur r arealareal, , yaityaituu mencapai (-3 m dpl, sedangkan daerah sekitar aliran sungai berkisar antara -3 sampai 34 m mencapai (-3 m dpl, sedangkan daerah sekitar aliran sungai berkisar antara -3 sampai 34 m dpl. $dapun batas lokasi kerja perkebunan dan pabrik

dpl. $dapun batas lokasi kerja perkebunan dan pabrik kelapa sa2it adalah sebagai berikut kelapa sa2it adalah sebagai berikut :: ("

(" SebelSebelah utara berbah utara berbatasaatasan dengan 9andn dengan 9andara dara Tara dara Tanaanah Merah 7abuph Merah 7abupaten 9o!eaten 9o!en&ign&igoel.oel. -"

-" SeSebebelalah th timimur ur beberbrbatatasasan an dedengngan an +e+egagara ra PP$$PP$ $ +E+E; >; >II+E+E "

" SeSebebelalah sh selelatatan an beberbrbatatasasan an dedengngan an 7o7ota ta MeMeraraukukee 1"

1" SeSebebelalah bh bararat at beberbrbatatasasan an dedengngan an 7a7abubupapateten 7n 7epepii

$mdal merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkunganhidup, dibuat pada $mdal merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkunganhidup, dibuat pada tahap perencana

tahap perencanaan, an, dan dan digundigunakan akan untuuntuk k pengpengambilambilan an kepukeputusantusan.yang dikaji .yang dikaji dalam prosesdalam proses $mdal: aspek fisik#kimia, ekologi, sosial#ekonomi, sosial# budaya, dan kesehatan masyarakat $mdal: aspek fisik#kimia, ekologi, sosial#ekonomi, sosial# budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencanausaha dan%atau kegiatan. $nalisis mengenai sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencanausaha dan%atau kegiatan. $nalisis mengenai dampak lingkungan hidup di satu sisimerupakan bagian studi kelayakan untuk melaksanakan dampak lingkungan hidup di satu sisimerupakan bagian studi kelayakan untuk melaksanakan suatu rencana usaha dan%ataukegiatan, di sisi lain merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk  suatu rencana usaha dan%ataukegiatan, di sisi lain merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk  mendapatkan i?inmelakukan usaha dan%atau kegiatan. 9erdasarkan analisis ini dapat diketahui mendapatkan i?inmelakukan usaha dan%atau kegiatan. 9erdasarkan analisis ini dapat diketahui sec

secaraaraleblebih ih jeljelas as damdampak pak bebesar sar dan dan penpentinting g terterhadhadap ap linlingkugkungangan n hidhidup, up, baibaik k damdampak pak  neg

negatiatifmafmaupuupun n damdampak pak pospositiitif f yanyang g akaakan n timtimbul bul dadari ri ususaha aha dandan%at%atau au kegkegiatiatan an sehsehinginggaga

4 |

(6)

dapatdipersiapkan langkah untuk menanggulangi dampak negatif dan mengembangkandampak   positif.

7egiatan perkebunan ini dapat dimulai dari kota Merauke menuju kebupaten Mappi&istrik  Edera melalui akses darat. Secara umum kondisi jalan tanah yang kurang ditimbunpasir dan batu. Sehingga susah dille2ati kendaraan dan banjir pada 2aktu hujan. $dapun7ondisi fisik lokasi kegiatan perkebunan dan pabrik kelapa sa2it ini adalah sebagai berikut :

(. Iklim

'okasi areal kerja mempunyai suhu rata#rata yang lebih tinggi dibandingkandengan areal hutan primer suhunya adalah (,4 @A. kelembaban udara di areal studirata#rata berkisar antara 0*5 sampai )45, dengan pelaksanaan pengukuran pada sianghari. kelembaban tertinggi berada  pada areal hutan primer. &engan demikian dapatditunjukan bah2a kelembaban udara di lokasi

kegiatan cukup tinggi. -. Tanah

Secara fisik jenis tanah di areal proyek merupakan lempung liat berdebu.7elerengannya sebesar 45 # -35 dengan bentuk 2ilayah datar sampai agak curamberbukit". Topografi di areal kerja hampir mencapai 4B-44 meter dpl. Sehingga perludi lakukannya pengujian laboratorium mengenai kualitas tanah tersebut.

. >eologi

Menurut peta geologi 7abupaten Mappi%areal proyek terletak pada formasialu!ian yerbentuk dari bahan endapan berupa kerikil, pasir, dan lumpur seluas (/.13/Ha )3,-5" dan formasi gunung api Camur seluas 00( Ha 1,05".

1. Erosi Tanah

7egiatan pengelolaan pabrik karet alam akan menimbulkan dampak penting  padaparameter erosi tanah yang dipengaruhi oleh enam faktor utama, yaitu curah hujan,erodibiilitas tanah, panjang kemiringan, gradiean kemiringan, faktor penutupan tanah,dan  praktek konser!asi tanah.

3. Hidrologi dan kualitas air 

'okasi 2ilayah kerja dipengaruhi oleh curah hujan dan kondisi !egetasi sebagaipenutup lahan yang akan memberikan pengaruh besar bagi hidrologi dan kualitas air.Hal ini dikarenakan 2ilayah studi merupakan tipe iklim $ dengan curah hujan meratasepanjang tahun.

*. Sedimentasi

Sedimentasi adalah jumlah material tanah berupa kadar lumpur dalam air olehaliran air  sungai yang berasal dari hasil proses erosi di hulu, yang diendapkan pada suatutempat di hilir  dimana kecepatan pengendapan butir#butir material suspense telah lebihkecil dari kecepatan angkutannya. &ari proses sedimentasi, hanya sebagian materialaliran sedimen di sungai yang diangkut keluar dari &$S, sedangkan yang lainnyamengendap di lokasi tertentu selama menempuh perjalanan di sungai. Indicatorterjadinya sedimentasi dapat dilihat dari besarnya kadar lumpur di dalam air yangterangkut oleh aliran air sungai. Makin besar kadar sedimen yang terba2a aliran berartikondisi &$S semakin tidak sehat.

/. 9iota perairan

9iota perairan terdiri dari plankton, benthos, dan nekton. Plankton merupakan organism renik tumbuhan dan he2an" yang hidupnya melayang#layang secara pasifdalam tubuh air, sementara benthos merupakan organism dasar yang dapatterlambat%menempel di permukaan substrak atau relati!e menetap di dasar perairan.7omposisi jenis#jenis renik dipengaruhi oleh kondisi fisik dan kimia perairan kualitas air".

(7)

&engan memperhatikan semua kondisi fisik 2ilayah rencana kerja atau proyekPabrik  Pengolahan 7aret $lam, Maka kita dapat menyimpulkan bah2a daerah ini bisadan cocok untuk  dilakukan usaha perkebunan karet dengan memperhatikan komponen#komponen lingkungannya dan upaya pengelolaan terhadap dampak yang akan terjadi.

BAB III

PEMBAHASAN PERKEBUNAN DAN PENG/LAHAN

PABRIK KARET SELUAS0.2 Ha DENGAN KAPASITAS )

T/N TBSHARI

3.1. REN4ANA PENGEL/LAAN PERKEBUNAN PABRIK KARET

(8)

=encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup =7'" yang akan diimpelmentasikan yaitu komponen%parameter lingkungan yang didasarkan hasil kajian dalam $nalisis &ampak 'ingkungan Hidup $+&$'" yang diperkirakan akan terkena dampak penting rencanapembangunan perkebunan dan pabrik pengolahan karet yang terletak di &istrik Edera 7abupaten Mappi.

ntuk memudahkan pencapaian tujuan dalam pengelolaan lingkungan berbagai dampak   penting yang diprakirakan akan terjadi maka uraian rencana pengelolaan lingkungan ini meliputi:

(" &ampak Penting dan Sumber &ampak penting

• 7omponen atau parameter lingkungan yang terkena dampak penting • Sumber dampak 

-" Tolak kur &ampak,

" Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan 1" paya Pengelolaan 'ingkungan

3" 'okasi Pengelolaan 'ingkungan *" Periode Pengelolaan 'ingkungan /" Pembiayaan Pengelolaan 'ingkungan

0" Institusi Pengelolaan 'ingkungan.'okasi pengelolaan lingkungan pada tahap prakonstruksi, operasi dan paskaoperasi berturut#turut disajikan, sebagai berikut:

3.2. Ta$a P'a K5ns%'uksi

3.2.1 T&'6ukan#a K&s&,a%an K&'ja Bagi T&naga K&'ja L5ka" da'i K&gia%an P'5s&s P&'i7inan dan Su'8&i Laangan.

(" &ampak Penting dan Sumber &ampak 

&ampak penting yang dikelola adalah terbukanya kesempatan kerja bagitenaga kerja lokal dari kegiatan proses peri?inan dan sur!ei lapangan.

-" Tolak kur &ampak 

a" Cumlah penduduk lokal yang dilibatkan kegiatan sur!ey lapangan,yaitu D (4 orang serta jumlah penduduk 7ampung 9anamepe dan6odom sebelum adanya kegiatan.

 b" Cenis mata pencaharian penduduk setempat di 7ampung 9anamepedan 6odom. " Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

ntuk memaksimalkan terserapnya tenaga kerja tempatan masyarakatsetempat" mengisi kesempatan kerja di PT. Montelo.

1" Pengelolaan 'ingkungan Hidup

a" Mengutamakan tenaga kerja tempatan masyarakat setempat" dalamkegiatan sur!ei lapangan PT. Montelo.

 b" 9erkoordinasi dengan aparat desa atau kepada desa untuk prosesperekrutan tenaga yang dilibatkan dalam kegiatan ini sehingga tidakmenimbulkan kecemburuan bagi masyarakat yang lain.

3" 'okasi Pengelolaan 'ingkungan Hidup

'okasi pengelolaan yaitu di 7ampung 9anamepe dan 6odom &istrik Edera7abupaten Mappi.

*" Periode Pengelolaan 'ingkungan Hidup

(9)

Pengelolaan lingkungan dilakukan pada tahap prakonstruksi sebelumkegiatan sur!ei lapangan dilakukan.

/" Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup a" Pelaksana : PT. Montelo.

 b" Penga2as : &inas Tenaga 7erja, 7antor 'ingkungan Hidup,7abupaten Mappi dan 9adan Pengelolaan Sumber &aya$lam dan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

c" Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi danPengelolaan Sumber &aya dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

3.2.2. Ti,6u"n#a Sika dan P&'s&si N&ga%i+ Mas#a'aka% S&'%a Gangguan K&a,anandan K&%&'%i6an Mas#a'aka%

1- Da,ak P&n%ing dan Su,6&' Da,ak 

&ampak penting yang dikelola adalah timbulnya persepsi negatif masyarakat yangdapat  berdampak lanjutan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakatkamtibmas"

akibat adanya kegiatan peri?inan dan sur!ei lapangan, sosialisasirencana kegiatan serta  pengadaan lahan.

2- T5"ak Uku' Da,ak 

Tolak ukur dampak yang digunakan adalah respon masyarakat sebelum kegiatanperi?inan dan sur!ei lapangan, sosialisasi rencana kegiatan serta pengadaan lahandan gangguan kamtibmas yang timbul.

3- Tujuan R&n9ana P&ng&"5"aan Lingkungan Hidu

a- Mencegah terjadinya konflik antara masyarakat dengan pe mrakarsagangguan keamanan" akibat persepsi negatif yang berkembang.

6- Meningkatkan persepsi positif masyarakat terkena dampak terhadap

rencanaPembangunan Perkebunan dan Pabrik Pengolahan 7aret PT. Montelo. (- P&ng&"5"aan Lingkungan Hidu

a- Melibatkan masyarakat lokal tempatan" dalam kegiatan sur!ei lapangan PT.Montelo.  b" Memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, tentang rencanakegiatan PT.

c" 9erkoordinasi dengan aparat desa atau kepada desa untuk proses perekrutantenaga yang dilibatkan dalam kegiatan ini sehingga tidak menimbulkankecemburuan bagi

masyarakat yang lain.

d" Memberikan informasi kepada masyarakat terutama pemilik hak ulayat,tentang cara  pengadaan lahan yang dilakukan PT Montelo untuk kegiatanperkebunan karet dan  pabrik pengolahan karet, antara lain:

• Status lahan yang dikelola perusahaan adalah status pinjam pakai H>". • Cangka 2aktu rencana pemanfaatan lahan hak ulayat tersebut.

• Setelah habis H> lahan hak tersebut dikembalikan ke pemilik ulayat.

• 9atas#batas lokasi perkebunan dan pabrik Pengolahan 7aret PT Monteloditentukan  bersama masyarakat terutama untuk tempat#tempat penting bagimasyarakat antara

lain lokasi yang sacral, persinggahan leluhur, hutanmarga%totem, dusun sagu, dll. e" Menerima saran dan aspirasi masyarakat serta mengakomodir kepentinganmasyarakat

 pemilik ulayat dalam kegiatan pengadaan lahan sesuai hasilmusya2arah yang disaksikan Pemerintah 7abupaten Mappi.

f" Melaksanakan tata cara pengadaan lahan perkebunan karet sesuai adatistiadat

masyarakat pemilik hak ulayat sesuai dengan kesepakatan hasilmusya2arah antara PT.

8 | P a g e

(10)

Montelo dengan per2akilan masyarakat pemilikulayat disaksikan Pemerintah

7abupaten Mappi, dalam hal uang ketok pintuatau pemberian tali asih kepada pemilik ulayat.

)- L5kasi &ng&"5"aan Lingkungan Hidu

 'okasi pengelolaan yaitu di 7ampung 9anamepe dan 6odom &istrik Edera 7abupatenMappi.

- P&'i5d& P&ng&"5"aan Lingkungan Hidu

Pengelolaan lingkungan dilakukan pada tahap prakonstruksi. 0- Ins%i%usi P&ng&"5"aan Lingkungan Hidu

a- Pelaksana : PT. Montelo.

6- Penga2as : &inas Tenaga 7erja, 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappidan

9adan Pengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

9- Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

3.3. Ta$a K5ns%'uksi

3.3.1. P&ningka%an 4/:  NO2 : SO4  dan D&6u L5ka" ;P&nu'unan Kua"i%as

Uda'a-1- &ampak Penting dan Sumber &ampak Penting

Terjadinya penurunan kualitas udara ambient disekitar jalan yang dilalui kendaraan

 pengangkut akibat peningkatan emisi gas buang kendaraan A<,  NO2 , SO4 " dan

debulokal. Sumber dampak adalah kegiatan mobilisasi alat berat dan material

konstruksi,pematangan lahan dan pondasi selama pembangunan bangunan pabrik, sarana serta prasarana penunjangnya.

2- Tolak kur &ampak 

Tolak ukur dampak terhadap kualitas udara ambient adalah rona a2al kondisikualitas udara di lokasi rencana kegiatan, yaitu debu TSP" *1,1-# /*,() g% m

3 , A<(4,1/# (-3,)/ g% m3 ,  NO2  4,/4# (,34 g% m 3  dan SO2  ),14# (1,* g% m 3 . 7emudian dibandingkan dengan baku mutu kualitas udara ambien berdasarkan PP +o. 1(Tahun ())). Tolak ukur dampak lanjutan adalah jumlah penderita ISP$ yang tercatat berdasarkan

kunjungan ke Puskesmas%Puskesmas Pembantu disekitar lokasi rencana kegiatan. " Tujuan Pengelolaan 'ingkungan

paya pengelolaan lingkungan bertujuan untuk menekan dan mempersempitsebaran emisi gas buang dan partikulat debu" khususnya di lingkungan permukiman.

1" paya Pengelolaan 'ingkungan Pengelolaan terhadap dampak tersebut di atas dilakukan sumber dampak primer,yaitu:

a" Mengatur kecepatan kendaraan saat mele2ati jalan tanah khususnya dipermukiman  penduduk agar tidak beriringan yaitu inter!al 2aktu antara satukendaraan dengan

kendaraan lain minimal (4 menit sehingga memberikankesempatan debu untuk turun mengendap" secara gra!itasi, dan membatasikecepatannya yaitu maksimun 3 km%jam.

(11)

ntuk memperlambat laju kendaraan khususnya di pe mukiman penduduk yaitu memlalui pemasangan rambu#rambupembatas kecepatan dan bagi yang melanggar dikenakan sanksi disiplin kerja.Pengaturan tersebut akan menekan sebaran dan kadar debu ke lingkungankhususnya perkampungan penduduk di pinggir jalur angkutan.  b" Member penutup kain terpal atau plastik pada truk saat melakukan pengankutanbahan

material tanah atau agregrat, sehingga tidak tercecer di jalan khususnyasekitar  pemukiman yang dile2ati.

c" Melakukan penyiraman di lokasi jalan yang berdebu khususnya pemukimansekitar lokasi yang dilalui oleh kendaraan pengangkut bahan material, pada saatcuaca panas. Penyiraman di lokasi berdebu dilakukan dengan menggunakan truktangki air.

Penyiraman dilakukan berjalan dan diatur kecepatannya sehinggapenyiraman  berlangsung efektif.

d" Melakukan semua kegiatan mobilisasi bahan bangunan, pada siang hari,

sehinggapemaparan debu di lingkungan pemukiman tidak terus menerus -1 jam. e" Memasang rambu#rambu lalu lintas mengenai pembatasan laju kendaraan. f" Menggunakan kendaraan pengangkut yang layak jalan.

g" $pabila dilakukan sampai malam, maka ada pemberitahuan kepada pihak kepalakampung.

h" ntuk mengurangi dampak peningkatan sebaran debu akibat pematangan lahankepada masyarakat, maka pematangan lahan dilakukan secara bertahap.

i" Pada proses pembukaan dan pematangan lahan, dilakukan dengan sistem blokdimana antarblok dipertahankan lahan#lahan terbuka hijau sebagai buffer ?onesehingga sebaran debu, A<,  NO2 , SO2  kegiatan tersebut dapat dikurangi.

3" 'okasi Pengelolaan

Pengelolaan dilakukan di sepanjang jalan tanah yang mele2atiperkampungan%permukiman  penduduk yang dile2ati angkutan kendaraan truk padasaat mobilisasi alat berat dan material

konstruksi serta dilakukan pada kendaraanpengangkut. *" Periode Pengelolaan

Pengelolaan dilakukan setiap hari pada saat kegiatan mobilisasi alat berat danmaterial konstruksi, pematangan lahan dan pondasi selama pe mbangunan bangunanpabrik, sarana serta prasarana penunjangnya.

/" Institusi Pengelolaan 'ingkungan a" Pelaksana : PT. Montelo

 b" Penga2as : &inas Perhubungan 7abupaten Mappi, 7antor 'ingkungan Hidup,

7abupaten Mappi dan 9adan Pengelolaan Sumber &aya $lamdan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

c" Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

3.3.2 P&ningka%an In%&nsi%as K&6isingan

1- Da,ak P&n%ing dan Su,6&' Da,ak P&n%ing

Terjadinya peningkatan intensitas kebisingan yang disebabkan oleh suara

mesinkendaraan%alat berat yang digunakan pada saat kegiatan konstruksi. Sumberdampak

(12)

adalah kegiatan mobilisasi alat berat dan material konstruksi, pematanganlahan dan pondasi selama pembangunan bangunan pabrik, sarana serta prasaranapenunjangnya.

2- T5"ak Uku' Da,ak 

Tolak ukur untuk peningkatan tingkat kebisingan adalah rona a2al tingkatkebisingan di lokasi rencana kegiatan, yaitu 1*,4(B 1*,1 d9$ dan dibandingkandengan baku mutu tingkat kebisingan di lingkungan pemukiman, yaitu sebesar 33d9$ berdasarkan 7eputusan Menteri +egara 'ingkungan Hidup +o. 10 Tahun ())*.

3- Tujuan P&ng&"5"aan Lingkungan

Pengelolaan lingkungan bertujuan untuk menekan dan mempersempit sebarantingkat kebisingan khususnya di lingkungan permukiman.

(- Ua#a P&ng&"5"aan Lingkungan

Pengelolaan terhadap dampak tersebut di atas dilakukan sumber dampak primer,yaitu: a- Mengatur kecepatan kendaraan saat mele2ati jalan khususnya di permukimanpenduduk

agar tidak beriringan yaitu inter!al 2aktu antara satu kendaraandengan kendaraan lain minimal (4 menit dan membatasi kecepatannya yaitumaksimum 3 km%jam, sehingga kebisingan di jalan yang dile2ati menjadiminimal.

6- Memasang rambu#rambu lalu lintas mengenai pembatasan laju kendaraan. 9- Menggunakan kendaraan pengangkut yang layak jalan.

d- $pabila dilakukan sampai malam, maka ada pemberitahuan kepada pihakkepala kampung.

&- Menanam pepohonan yang dapat meredam kebisingan.

+- Tidak membunyikan klakson pada saat melintasi permukiman penduduk. )- L5kasi P&ng&"5"aan

Pengelolaan dilakukan di sepanjang jalan yang mele2atiperkampungan%permukiman

 penduduk yang dile2ati angkutan kendaraan trukpada saat mobilisasi alat berat dan material konstruksi serta dilakukan padakendaraan pengangkut.

- P&'i5d& P&ng&"5"aan

Pengelolaan diakukan setiap hari pada saat kegiataan mobilisasi alat berat danmaterial konstruksi, pematangan lahan dan pondasi selama pe mbangunanbangunan pabrik, sarana serta prasaranan penunjangnya.

0- Ins%i%usi P&ng&"5"aan Lingkungan a- Pelaksana : PT. Montelo

6- Penga2as : &inas Perhubungan 7abupaten Mappi, 7antor 'ingkungan Hidup,

7abupaten Mappi dan 9adan Pengelolaan Sumber &aya $lamdan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

9- Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

3.3.3 P&ningka%an A"i'an Ai' P&',ukaan dan Ti,6u"n#a P5%&nsi Banji' s&'%aTi,6u"n#a E'5si Tana$.

(" &ampak Penting dan Sumber &ampak 

(13)

7egiatan pembukaan dan penyiapan lahan serta pembangunan sarana dan prasaranakebun berupa akti!itas pembersihan lahan dari semak belukar, pohon#pohon sertatanaman penutup lainnya akan meningkatkan !olume air larian run off" menjadi /,*kali dibandingkan kondisi sebelum ada proyek  pada saat turun hujan, sehingga akanmeningkatkan potensi erosi sebesar 00,0( ton%ha%tahun atau

meningkat (4 kali darikondisi a2al. Sumber dampak adalah kegiatan pembukaan dan pengolahan tanah,pematangan lahan dan pondasi serta pembangunan sarana dan prasaranapenunjang kebun. -"

Tolok kur &ampak  a"

Peningktan !olume air larian tidak diperkenankan melebihi ./34 m 

%hari sesuaikondisi sebelum ada kegiatan rona a2al".

 b"

'aju erosi pada saat konstruksi adalah sebesar 00,0( ton%ha%tahun.

c"

Tampak secara !isualisasi luasnya daerah terbuka tutupan lahan yang tidakdikelola yang menyebabkan tampaknya proses pengikisan tanah oleh air hujanerosi" yang menyebabkan kekeruhan air.

 "

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

Tujuan pengelolaan lingkungan adalah untuk mengurangi peningkatan !olume airlarian dan menekan potensi erosi menjadi minimal.

1"

(14)

Pengelolaan 'ingkungan Hidup

ntuk menekan dan memperkecil dampak terhadap peningkatan aliran airpermukaan dan timbulnya  potensi banjir serta timbulnya erosi tanah maka perludiupayakan melalui tindakan pengelolaan

yaitu:a"

&ibuatkan saluran air hujan%drainase terlebih dahulu disekeliling lokasi kebunyang akan dibuat sejalan dengan pembuatan jalan yang akan dibuka,dimatangkan pada a2al kegiatan sebelum dilakukan kegiatan konstruksi.b"

Perencanaan dan konstruksi saluran air hujan drainase" primer, sekundermaupun tersier dilingkungan tapak proyek harus memperhitungkan faktor desain

 perencanaan yang layak sesuai periode serta curah hujan lokal setempat yaitupada saat struktur  bangunan seluruhnya telah berdiri.c"

Melakukan penanaman terhadap lahan terbuka dengan suatu tanaman makaselain akan mencegah erosi, juga agar air larian menyerap ke dalam tanahsehingga !olume air larian akan menurun dan  potensi air tanah dangkal akanmeningkat.d"

Pada daerah aliran sungai, !egetasi pada kanan kiri sempadan sungai harusdipertahankan selebar 34 meter untuk anak sungai dan (44 meter untuk induksungai. Sketsa lahan konser!asi sempadan sungai disajikan pada >ambar .(

3"

'okasi Pengelolaan 'ingkungan a"

Pembuatan saluran air hujan darurat, saluran air hujan drainase" primer,sekunder maupun tersier di lakukan di sekeliling lokasi tapak proyek.b"

Pelestarian !egetasi sempadan sungai di sepanjang sungai yang masuk dalamlokasi tapak proyek.c"

13 | P a g e

(15)

Pembuatan buffer ?one pada area#area yang tidak akan dibangun dandipertahankan sebagai ruang terbuka hijau.

*"

Periode Pengelolaan 'ingkungan a"

Penyediaan fasilitas untuk pengelolaan terhadap peningkatan !olume air lariandilakukan sebelum kegiatan pematangan lahan.b"

Pembuatan  buffer ?one

 dan green belt

dilakukan pada saat tahap konstruksi agarpada saat operasi telah tumbuh dan berfungsi. /"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup a"

Pelaksana : PT. Montelob"

Penga2as : &inas 7ehutanan dan Perkebunan 7abupaten Mappi, 7antor'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adan PengelolaanSumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup

9$PES&$'H" Pro!insiPapua.c"

(16)

Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupten Mappi dan 9adan PengelolaanSumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H" Pro!insiPapua.

>ambar .(. Sketsa lahan 7onser!asi sempadan sungai ..1

Meningkatnya 7andungan T&S, Penurunan &<, Peningkatan 7andungan 9<&,A<&, H-S, Fosfat, $moniak, +itrit dan +itrat Penurunan 7ualitas $irPermukaan"

("

&ampak Penting dan Sumber &ampak 

 &ampak penting yang dikelola adalah penurunan kualitas air permukaan yangberasal dari limbah domestic kegiatan mandi, cuci dan kakus MA7" tenaga kerjakonstruksi sebanyak (0 orang.

Sumber dampak adalah kegiatan penerimaan danmobilisasi tenaga kerja operasional base camp dan kantor perkebunan". &ampakkegiatan ini juga akan berdampak lanjutan terhadap biota air pada  perairantersebut.

-"

Tolok kur &ampak   a"

7ualitas badan air penerima sesuai dengan kondisi rona lingkungan a2al.b"

7ualitas air sungai mengacu Peraturan Pemerintah +o.0- tahun -44( akibatpeningkatan kandungan T&S, Penurunan &<, peningkatan kandungan 9<&,A<&, H-S, fosfat, amoniak, +itrit dan nitrat.c"

9iota air berdasarkan keaneka jenis plankton dan benthos digunakan tolok ukurindeks &i!ersitas Shannon#;iener

dan indeks dominansi Simpson.

(17)

May (-,-4(1T>$S 9ES$= $M&$'() =E+A$+$ PEM9$+>+$+ PE=7E9+$+ &$+ PE+><'$H$+ P$9=I7 7$=ET

"

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

 Tujuan pengelolaan lingkungan terhadap penurunan kualitas air permukaan adalahuntuk

mempertahankan daya dukung air agar tidak merana rentan" serta tidakterjadi dampak turunan  berupa gangguan terhadap biota air, khususnya padasungai#sungai yang berada di sekitar lokasi

Sungai &igoel dan Sungai Matan" yangberdampak lanjutan terhadap persepsi masyarakat. 1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup  a"

Membuat fasilitas MA7 di lokasi basecamp sesuai dengan persyaratan yangditetapkan &inas

7esehatan 7abupaten Mappi dan Pro!insi Papua, al. jarak septictank dengan sumber air tanah G (4 m.b"

(18)

$ir gelontoran grey 2ater"

 dialirkan dan dibuang ke badan air penerima melaluisaluran drainase.

c"

Melakukan penghematan penggunaan air tanah sehingga air limbah yangdihasilkan dapat dikurangi.

3"

'okasi Pengelolaan 'ingkungan

 Pengelolaan dilakukan di base camp dan kantor perkebunan. *"

Periode Pengelolaan 'ingkungan

 &ilakukan selama kegiatan konstruksi berlangsung. /"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan  a"

Pelaksana : PT. Montelob"

Penga2as : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.c"

(19)

Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

..3

Meningkatnya 7andungan T&S, Penurunan &<, Peningkatan 9<&, A<&, H-S,Fosfat, $moniak,  +itrit dan +itrat Penurunan 7ualitas $ir Permukaan" sertaPeningkatan 7andungan Fe, F dan

M9$S pada $ir Tanah Penurunan 7ualitas$ir Tanah".

("

&ampak Penting dan Sumber &ampak 

 &ampak penting yang dikelola adalah penurunan kualitas air permukaan dan airtanah dari ceceran  pupuk yang terba2a air larian pada saat hujan yang bersumberdari kegiatan pemeliharaan Tanaman

9elum Menghasilkan T9M". Penggunaanpupuk yang menggunakan bahan kimia dapat

meningkatkan kandungan T&S,Penurunan &<, peningkatan kandungan 9<&, A<&, H-S, Fosfat, $moniak, +itritdan +itrat serta peningkatan kandungan Fe, F dan M9$S. &ampak ini juga

akanberdampak lanjutan terhadap biota air pada perairan tersebut. -"

Tolok kur &ampak   a"

7ualitas air badan air penerima sesuai dengan kondisi rona lingkungan a2al.b"

7ualitas air sungai mengacu Peraturan Pemerintah +o.0- tahun -44( akibatpeningkatan kandungan T&S, Penurunan &<, peningkatan kandungan 9<&,A<&, H-S, fosfat, amoniak, +itrit dan nitrat.c"

9iota air berdasarkan keanekaan jenis planknton dan benthos digunakan tolokindeks &i!ersitas Shannon# ;iener

dan indeks dominansi

(20)

Simpson .

"

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

 Tujuan pengelolaan lingkungan terhadap penurunan kualitas air permukaan dariceceran pupuk yang terba2a pada saat hujan terhadap badan air penerima adalahuntuk mepertahankan daya dukung air agar tidak merana rentan" serta tidakterjadi dampak turunan berupa gangguan terhadap biota air, khususnya padasungai#sungai yang berada di sekitar lokasi Sungai &igoel dan Sungai Matan" yangberdampak lanjutan terhadap persepsi mas yarakat.

1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup  a"

&ilakukan pengaturan pemupukan dengan dosis yang tepat sehingga tidakberlebih yang dapat menambah pencemaran bdan air penerima.b"

Pengoptimalan penumpukan organik  non kimia" dengan menggunakanlimbah organik al. kompos. 3"

'okasi pengelolaan 'ingkungan

 Pengelolaan dilakukan di seluruh areal perkebunan karet. *"

Periode Pengelolaan 'ingkungan

 &ilakukan selama pemeliharaan Tanaman 9elum Menghasilkan T9M". /"

(21)

Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup  a"

Pelaksana : PT. Montelob"

Penga2as : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.c"

Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

..*

Perubahan Fungsi =uang dan Multiplier Effect

("

&ampak Penting dan Sumber &ampak 

 Penerimaan dan mobilisasi tenaga kerja serta penanaman tanaman karet yangmenumbuhkan sektor informal berdampak positif terhadap perubahan lahan,ruang dan multiplier effect terhadap

 pengembangan 2ilayah. -"

Tolok kur &ampak 

 Tolok ukur dampak adalah jumlah penduduk lokal dengan tenaga kerja pendatangyang terserap kegiatan PT. Montello, pertumbuhan sektor informal denganadanya kegiatan PT.

Montello dibandingkan dengan adanya kegiatan PT. Montello "

(22)

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

 Tujuan pengelolaan dampak adalah untuk mengoptimalkan perubahan ruang,lahan dan multiplier effect terhadap pengembangan 2ilayah denganpeningkatkan akti!itas ekonomi lokal pada

arel dampak. 1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup  a"

Memadukan program AS= Perusahaan dengan Pemerintah 7abupaten Mappidalam rangka mengembangkan potensi 2ilayah setempat supaya tepatsasaran.b"

9agi masyarakat umum yang tidak bekerja di PT. Montello dapat dilakukanpelatihan keterampilan khusus misalkan untuk kelompok ibu#ibu P77, bantuanpermodalan skala mikro dan atau kecil menengah M7M" bagi aktifitasekonomi masyarakat yang di anggap layak setelah dilakukan !erifikasi timperusahaan bekerja sama dengan Pemerintah 7abupaten M appi.

c"

Memadukan program penyediaan prasarana jalan, fasilitas sosial dan fasilitasumum yang akan dilakukan perusahaan terkait dengan penyediaan sarana diareal perkebunan dan pabrik pengelohan karet untuk mendukung aktifitasperusahaan dengan program rencana Pemerintah 7abupaten Mappi di 2ilayah&istrik Edera dan sekitarnya.

3"

'okasi Pengelolaan 'ingkungan

 'okasi pengelolaan lingkungan dilaksanakan di &istrik Edera dan sekitarnya. *"

Periode Pengelolaan 'ingkungan

 Pengelolaan dilakukan mulai tahap konstruksi dan terus dilaksanakan pada tahapoperasional.

(23)

/"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup  a"

Pelaksana : PT. Montellob"

Penga2as : 9appeda 7abupaten Mappi, &inas Perindustrian 7abupatenMappi, &inas Tenaga 7erja 7abupaten Mappi, 7antor'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adan PengelolaanSumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H"Pro!insi Papua.c"

Pelaporan : 7antor 'ingkungan Hidup, 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

../

9erkurangnya Tutupan egetasi Terganggunya 7eberadaan Flora &arat"

("

&ampak Penting dan Sumber &ampak 

&ampak penting yang terjadi akibat pembukaan dan penyiapan lahan,pematangan lahan dan pondasi  pabrik pengolahan karet adalah berkurang danhilangya beberapa jenis !egetasi hutan, dimana jenis#  jenis hasil hutan yang adamerupakan komoditi unggulan hasil hutan di 7abupaten Mappi,

keberadaan jenisdominan pada lokasi penelitian mejadi suatu indikator bah2a komunitas

tersebutberada pada habitat yang sesuai dan mendukung pertumbuhannya. 9erdasarkanhasil analisis  perhitungan indeks nilai penting I+P" tumbuhan yang dominanterdapat di lokasi studi untuk tingkat  pertumbuhan pohon, yaitu jenis pulai

$sltonia sp"

. &engan I+P sebesar 3/,15 bintangur  Aalophyllum sp".

(24)

 10,-()5

kayu jambu putih%burolik  Eugenia sp".

 11,//5 resak  atica sp".

 14,0/(5 dan=ahay%=afa $cacia sp".

 -,)005. Sementara itu jenis yang dominan untuk tingkatpertumbuhan tiang, yaitu kayu kedondong Spondias pinnata"

 dengan I+P sebesar1(,)45 mersa2a $nisoptera sp".  3,()(5 merbau Intsia sp".  -,3/5 matoamerah Pometia sp".  -/,)0(5 dan bintangur  Aalophyllum sp".

 -/,3(35. Selainitu, hutan ini merupakan habitat bagi berbagai jenis sat2a liar yang

dilindungimaupun bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Sumber dampak terutamaberasal dari kegiatan pembukaan dan penyiapan lahan, pembangunan sarana danprasarana kebun serta

 pembangunan Pabrik Pengolahan 7aret dimana dilakukanpenebangan atau pemangkasan !egetasi yang ada di lokasi tapak proyek.

-"

Tolak kur &ampak 

9erdasarkan hasil analisis diketahui bah2a indeks keanekaragaman HJ" jenis

tumbuhan yang terdapat di 2ilayah studi untuk tingkat pertumbuhan pohonberkisar -,14)  B 

(25)

 -,*33 indeks ini menunjukkan bah2a keanekaragaman jenispohon di lokasi 2ilayah studi termasuk  -,*33 indeks ini menunjukkan bah2a keanekaragaman jenispohon di lokasi 2ilayah studi termasuk kriteria sedang.Sementara itu, indeks keanekaragaman jenis untuk tiang

kriteria sedang.Sementara itu, indeks keanekaragaman jenis untuk tiang berkisar antara -,*/berkisar antara -,*/  B 

 B 

 -,)-. Indeks

 -,)-. Indeks ini menunjukkan bah2a keanekaragaman !egetasi jenis tingkattiang termasukini menunjukkan bah2a keanekaragaman !egetasi jenis tingkattiang termasuk kedalam kategori sedang. ntuk tingkat pancang, indekskeanekaragamannya berkisar antara -,1* kedalam kategori sedang. ntuk tingkat pancang, indekskeanekaragamannya berkisar antara -,1*  B 

 B 

 -,0)0. Hal

 -,0)0. Hal ini juga menunjukkanbah2a tingkat pancang juga memiliki tingkat keanekaragamanini juga menunjukkanbah2a tingkat pancang juga memiliki tingkat keanekaragaman  jenis sedang.Sedangk

 jenis sedang.Sedangkan untuk tingkat san untuk tingkat semai memiliki indeks kemai memiliki indeks keanekaragaman berkisar (,)4(eanekaragaman berkisar (,)4(## -,0.&ari sejumlah jenis pertumbuhan yang terdapat di

-,0.&ari sejumlah jenis pertumbuhan yang terdapat di lokasi studi, semua jenistumbuhan tersebutlokasi studi, semua jenistumbuhan tersebut tidak tergolong kedalam kategori tumbuhan langka ataudilindungi. Hanya terdapat dua jenis

tidak tergolong kedalam kategori tumbuhan langka ataudilindungi. Hanya terdapat dua jenis tumbuhan yang masuk kategori $pendiK IIdalam AITES 

tumbuhan yang masuk kategori $pendiK IIdalam AITES  Aon!ention <n International Trad

Aon!ention <n International Trade in e in Endangered Species <f ;ildFauna and FloraEndangered Species <f ;ildFauna and Flora ", yaitu tumbuhan pakis

", yaitu tumbuhan pakis

Aycas sp.", $morphophallus sp. Aycas sp.", $morphophallus sp.  &anbeberapa jenis anggrek

 &anbeberapa jenis anggrek khas di Papua. Tumbuhan tersebut masih diperbolehkandiperdagangkankhas di Papua. Tumbuhan tersebut masih diperbolehkandiperdagangkan secara internasional namun dalam kuota tertentu.

secara internasional namun dalam kuota tertentu. "

"

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup Tujuan pengelo

Tujuan pengelolaan adalah untuk melaan adalah untuk me minimalisir !egetasi yang hilang saatpembukaan dan penyiapanminimalisir !egetasi yang hilang saatpembukaan dan penyiapan lahan, pembangunan sarana dan prasarana

lahan, pembangunan sarana dan prasarana kebunserta pembangunan sehingga penurunankebunserta pembangunan sehingga penurunan keanekaragaman !egetasi yang ada

keanekaragaman !egetasi yang ada yangakan ditebang dapat dikurangi. Selain itu, yangakan ditebang dapat dikurangi. Selain itu, semakin sedikitsemakin sedikit lahan hutan yangditebang. Maka hilangya keanekaragaman sat2a liar yang ada di dalamnya

lahan hutan yangditebang. Maka hilangya keanekaragaman sat2a liar yang ada di dalamnya  jugadapat ditek

 jugadapat ditekan.an. 1"

1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup Pengelolaan 'ingkungan Hidup

Pengelolaan dampak terhadap flora yang

Pengelolaan dampak terhadap flora yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:a"dapat dilakukan adalah sebagai berikut:a"

Pemangkasan atau penebangan pohon hanya dilakukan pada

Pemangkasan atau penebangan pohon hanya dilakukan pada lahan yangakan digunakan untuklahan yangakan digunakan untuk  perkebunan dan lahan

 perkebunan dan lahan pabrik.b"pabrik.b"

24 |

(26)

Melakukan penanaman pada lahan tidak

Melakukan penanaman pada lahan tidak produksi untuk karet. Cenis#jenistanaman pengganti yangproduksi untuk karet. Cenis#jenistanaman pengganti yang akan ditanam harus merupakan tanaman

akan ditanam harus merupakan tanaman lokal%asliyanlokal%asliyang terdapat disetiap lokasi karena g terdapat disetiap lokasi karena ketahanannyaketahanannya telah teruji dan

telah teruji dan sesuaidengan kondisi lingkungan tersebut.c"sesuaidengan kondisi lingkungan tersebut.c"

Melakukan penenanaman jenis#jenis tumbuhan pengganti untuk jenis yanghilang serta untuk ruang Melakukan penenanaman jenis#jenis tumbuhan pengganti untuk jenis yanghilang serta untuk ruang terbuka hijau =TH" dan jalan, diantaranya adalahyang mempunyai peranan ekologis dan

terbuka hijau =TH" dan jalan, diantaranya adalahyang mempunyai peranan ekologis dan estetika.d"estetika.d"

Pada lahan%tanah sacral dan

Pada lahan%tanah sacral dan ka2asan suaka alam 7S$" ka2asan suaka alam 7S$" yang berbatasanlangsung dengan lokasiyang berbatasanlangsung dengan lokasi lahan kebun dan pabrik

lahan kebun dan pabrik harus dibuatkan daerahpenyanggaharus dibuatkan daerahpenyangga buffer ?one"

buffer ?one"

 di sekeliling tanah

 di sekeliling tanah sacral tersebut, yang berfungsisebagai pendukung ka2asan konser!asi dansacral tersebut, yang berfungsisebagai pendukung ka2asan konser!asi dan merupakan daerah yang sangatpotensial untuk dikelola guna mempertahankan kelesetarian merupakan daerah yang sangatpotensial untuk dikelola guna mempertahankan kelesetarian  biod!ersistasd

 biod!ersistasdan ekosistem, penyanggan ekosistem, penyangga ka2asan konser!asia ka2asan konser!asi, ka2asan budidaya, sumberp, ka2asan budidaya, sumberpenghasilenghasil  pangan, kayu bakar dan ob

 pangan, kayu bakar dan obat#obatan.e"at#obatan.e"

Melakukan pembuatan jalur hijau Melakukan pembuatan jalur hijau green belt"

green belt"

 yang berfungsi untukmenyangga fisik ka2asan dari

 yang berfungsi untukmenyangga fisik ka2asan dari gangguan, pengaruh jenis eksotik tumbuhandangangguan, pengaruh jenis eksotik tumbuhandan sebagai perluasan sebagai perluasan  homerange  homerange  sat2a.  sat2a. f" f"

Pada daerah aliran sungai,

Pada daerah aliran sungai, !egetasi pada kanan kiri se!egetasi pada kanan kiri sempadan sungai harusdipertahankan selebar 34mpadan sungai harusdipertahankan selebar 34 meter untuk anak sungai dan (44 meter untukinduk sungai.

meter untuk anak sungai dan (44 meter untukinduk sungai.

3" 3"

25 |

(27)

'okasi Pengelolaan 'ingkungan 'okasi Pengelolaan 'ingkungan

'okasi pengelolaan dilakukan di lokasi tapak proyek, yaitu

'okasi pengelolaan dilakukan di lokasi tapak proyek, yaitu meliputi:a"meliputi:a"

Penghijauan dilakukan untuk lahan#lahan tidak produksi untuk tanaman karet.b" Penghijauan dilakukan untuk lahan#lahan tidak produksi untuk tanaman karet.b"

Pembuatan daerah penyangga Pembuatan daerah penyangga buffer ?one"

buffer ?one"

 pada lahan%tanah sakral danka2asan suaka alam 7S$".c"  pada lahan%tanah sakral danka2asan suaka alam 7S$".c"

Pembuatan jalur hijau Pembuatan jalur hijau green belt"

green belt"

dapat dilakukan pada lahan yang

dapat dilakukan pada lahan yang berbatasandengan permukiman penduduk dan lokasi.d"berbatasandengan permukiman penduduk dan lokasi.d"

Mempertahankan !egetasi sempadan sungai di

Mempertahankan !egetasi sempadan sungai di sepanjang sungai yang terdapatdi dalam lokasisepanjang sungai yang terdapatdi dalam lokasi  proyek.

 proyek. *" *"

Periode Pengelolaan 'ingkungan Hidup Periode Pengelolaan 'ingkungan Hidup

Pengelolaan lingkungan dilakukan pada saat memulai pembukaan dan

Pengelolaan lingkungan dilakukan pada saat memulai pembukaan dan penyiapanlahan,penyiapanlahan,  pembangunan sarana dan p

 pembangunan sarana dan prasarana kebun serta pembrasarana kebun serta pembangunan hinggaselamangunan hinggaselama tahap konstruksia tahap konstruksi selesai.

selesai. /" /"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup Institusi Pengelolaan 'ingkungan Hidup a" a" Pelaksana : PT. Montelob" Pelaksana : PT. Montelob"

26 |

26 | P a g e

P a g e

(28)

Penga2as : &inas 7ehutanan dan Perkebunan Mappi, 9adan

Penga2as : &inas 7ehutanan dan Perkebunan Mappi, 9adan 'ingkunganHid'ingkunganHidup dan 'itbangup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan 9adan

7abupaten Mappi dan 9adan PengelolaanSumber &aya $lam dan 'ingkungan HidupPengelolaanSumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup 9$PES&$'H"Pro!ins

9$PES&$'H"Pro!insi i Papua.c"Papua.c"

Pelaporan : 9$dan

Pelaporan : 9$dan 'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan9adan 'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan9adan PengelolaanPengelolaan Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

Sumber &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua. ..0

..0

Hilangnya Fauna &arat

Hilangnya Fauna &arat TeTerganggunya 7eberadaan Fauna &arat"rganggunya 7eberadaan Fauna &arat"

(" ("

&ampak Penting dan Sumber &ampak  &ampak Penting dan Sumber &ampak 

 Penurunan keanekaragaman fauna terutama burung dan mamalia di sekitartapak proyek merupakan  Penurunan keanekaragaman fauna terutama burung dan mamalia di sekitartapak proyek merupakan dampak turunan yang diakibatkan kegiatan pembukaandan penyiapan lahan, pembangunan sarana dampak turunan yang diakibatkan kegiatan pembukaandan penyiapan lahan, pembangunan sarana dan prasarana kebun sertapembangunan yang menyebabkan hilangya !egetasi yang

dan prasarana kebun sertapembangunan yang menyebabkan hilangya !egetasi yang di tapakdi tapak  proyeksehingga m

 proyeksehingga menimbulkan hilangnyenimbulkan hilangnya tempat berlindung dan ma tempat berlindung dan mencari makan bagifauna darat.encari makan bagifauna darat. Sumber dampak yang men

Sumber dampak yang menyebabkan penurunan keanekaragaman fauna daratadalah penebanganyebabkan penurunan keanekaragaman fauna daratadalah penebangan hutan yang menjadi habitat fauna

hutan yang menjadi habitat fauna karena kegiatanpembukaan dan penyiapah lahan, pembangunankarena kegiatanpembukaan dan penyiapah lahan, pembangunan sarana dan prasarana kebunserta pembangunan.

sarana dan prasarana kebunserta pembangunan. -"

-"

Tolok kur &ampak  Tolok kur &ampak  Te

Tercatat paling tidak 0 rcatat paling tidak 0 jenis mamalia yang dapat jenis mamalia yang dapat ditemukan di lokasi tapakproyek. Empat 1" ditemukan di lokasi tapakproyek. Empat 1" jenisjenis diantaranya merupakan jenis#jenis dilindungib

diantaranya merupakan jenis#jenis dilindungiberdasarkan Peraturan Pemerintah =I erdasarkan Peraturan Pemerintah =I +omor / tahun+omor / tahun ())) tentang jenis#jenisTumbuh

())) tentang jenis#jenisTumbuhan dan an dan Sat2a &ilindungi.&ari hasil pengamatan di Sat2a &ilindungi.&ari hasil pengamatan di lokasi kegiatanlokasi kegiatan PT. Montell

PT. Montello dan o dan sekitarnya sedikitnyadsekitarnya sedikitnyaditemukan sedikitnya  jenis burung. &ari itemukan sedikitnya  jenis burung. &ari seluruh jenisseluruh jenis  burung yang ditem

 burung yang ditemukandi lokasi tapak pukandi lokasi tapak proyek dan sekitanya, terdroyek dan sekitanya, terdapat (( jenapat (( jenis burung yangis burung yang tergolong jenis yang dilindungi.&ari (4 jenis tersebut  jenis

tergolong jenis yang dilindungi.&ari (4 jenis tersebut  jenis diantaranya merupakan jenis#jenisdiantaranya merupakan jenis#jenis dilindungi yaitu9ia2ak  dilindungi yaitu9ia2ak  aranus indicus" aranus indicus"

27 |

27 | P a g e

P a g e

(29)

, lar kaki empat TiliLua gigas"

 dan 9uaya air ta2ar  Arocodyllus no!aeguinea" .

"

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup a"

Tujuan pengelolaan adalah untuk meminimalsir hilangya jenis#jenis f aunadarat burung, mamalia, reptil dan amphibi" yang ada saat ini terutama untuk jenis#

 jenis he2an yang dilindungi sehingga tidak terlalu berdampak terhadapkeanekaragaman hayati di lokasi tapak proyek.b"

Melindungi keanekaan jenis fauna darat yang terdapat di lokasi tapak proyekPT. Montello dan ka2asan sekitarnya.

1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup a"

Memberi proteksi terhadap fauna darat liar yang berada di tapak proyek dansekitarnya dengan tidak melakukan perburuan dan lain sebagainya terutamaterhadap jenis fauna yang dilindungi. Misal dengan memasang papanpengumuman dilarang berburu di lokasi kegiatan.b"

7egiatan penebangan pohon atau pemangkasan !egetasi tumbuhan ba2ahsaat pematangan lahan dilakukan secara bertahap. Stress terhadap fauna bisa diminimalisir sehingga dampak ke matian, terutama sat2a burung, akibatstress dapat ditekan.c"

(30)

Pembuatan taman dan  buffer ?one

 sebagai koridor hijau di dalam lokasikegiatan industri PT. Montello yang ditanami tumbuhan yang  berfungsisebagai tanaman peneduh, pelindung, estetika lingkungan dari fungsi ekologissebagai

habitat fauna liar untuk meningkat kembali kualitas lingkungan sekitarkebun dan pabrik. 9eberapa  jenis tanaman pengganti untuk jenis tanamansumber makanan fauna.

3"

'okasi Pengelolaan 'ingkungan

Pengelolaan tersebut diprioritaskan di tapak proyek PT. Montello terutama lahanyang mengalami  pemangkasan%penebangan pada saat pematangan lahan.

*"

Periode Pengelolaan 'ingkungan

paya pengelolaan dilakukan selama kegiatan konstruksi berlanjut sampai tahapoperasional. /"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan  a"

Pelaksana : PT. Montellob"

Penga2as : &inas 7ehutanan dan Perkebunan 7abupaten Mappi, 9adan'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan 9adanPengelolaan Sumber &a ya $lam dan 'ingkungan

Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.c"

Pelaporan : 9adan 'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan9adan Pengelolaan Sumber  &aya $lam dan 'ingkungan Hidup9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

..)

(31)

>angguan Terhadap 7ebaradaan 9iota $ir 

("

&ampak Penting dan Sumber &ampak 

 7omponen lingkungn yang terkena dampak kegiatan ini adalah keanekaragamanbenthos, plankton, dan nekton ikan" diperairan s. &igoel dan S. Matan. &ampakterhadap fauna air ini merupakan dampak turunan dari penurunan kualitas airdiperairan sekitar dari kegiatan (" pembukaan dan

 penyiapan lahan -"pembangunan sarana dan prasarana kebun " pemeliharaan T9M 1"pematangan lahan dan pondasi pabrik karet. &ampak terhadap fauna air ini akan berdampak lanjutan terhadap sumber mata pencaharian penduduk yangsering menangkap ikan diperairan ini.

-"

Tolak kur &ampak 

 Tolak ukur dampak untuk perubahan kualitas lingkungan dari kompenenbiota air didasarkan pada keanekaan jenis plankton dan benthos

mengunakanindeks di!ersitas shannon 2iener H" dan indeks dominasi simpson &"serta keanekaragaman jenis nekton di perairan dilokasi tapak

 proyek.Sementara itu, untuk tolak ukur keberadaan biota nekton atau ikan diperairan sekitar lokasi ta  pak proyek, yaitu sedikitnya terdapat (( jenis ikanyang terdapat diperairan sugai dan ra2a dilokasi t

apak proyek  "

Tujuan =encana Pengelolaan 'ingkungan Hidup

Tujuan pengelolaan lingkungan trhadap biota air sungai adalah meminimalisirdampak kegiatan trhad ap biota air, sehingga dengan adan ya kegiatan initidak mengurangai

keberadaan biota air terutama ikan yang menjadisumber kebutuhan masyarakat.  1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup

(32)

Melakukan 7egiatan Pengelolaan &alam Mengitisipasi Sumberdampak PrimerSeperti Ssersaji Pada Sub. 9ab . -.1 &an Sub. 9ab .-.3 &iatas. 3"

'okasi Pengelolaan 'ingkungan

Pengelolaan lingkungan seluruhnya di dalam lokasi perkebunan karet, terutamapada lokasi  pembukaan lahan, Sungai Mantan &an &anau Tuduh.

*"

Periode Pengelolaan 'ingkungan

paya pengelolaan dilakukan selama kegiatan kontruksi berlanjut sampaitahap operasional. /"

Institusi Pengelolaan 'ingkungan a.

Pelaksana : PT. Montelob.

Penga2as : &inas 7ehutanan dan Perkebunan 7abupaten Mappi, 9adan'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappi dan9adan Pengelolaan Sumber &a ya $lam dan 'ingkunganHidup 9$PES&$'H" Pro!insi Papua.c.

Pelaporan : 9adan 'ingkungan Hidup dan 'itbang 7abupaten Mappidan 9adan Pengelolaan Sumber  &aya $lam dan'ingkungan Hidup 9$PES&$'H" Pro!insi Papua.

..(4

$danya 7esempatan 7erja dan Peluang 9erusaha, Meningkatnya CumlahPenduduk $kibat $danya Tenaga 7erja Pendatang serta Perubahaan $datIstiadat  Pola 7ebiasaan Masyarakat 'okal dan Perubahan 'ayananFasilitas Sosial dan Fasilitas mum.

(33)

("

&ampak penting dan sumber dampak 

kegiatan rekrutmen tenaga kerja kan membuka peluang orang untukbekerja

kesempatan kerja" bagi tenaga kerja ahli oprator alat berat" maupuntenaga kerja non  B 

 skill yang perpikir berjumlah orang. dengan dapatdurekrutnya sekitar -44 orang tenaga lokal, maka sekitar 131 ji2a 3/,*)"penduduk kampung banamepe dan yodom sisanya dari tenaga kerja daritenaga kerja yang berasal dari luar akan meningkatkan jumlah pendudukdistrik kampung tersebu t maupun distrik edera. &engan adanyapertambangan penduduk sekitar lokasi kebun dan pabrik deng an adanyapekerja pendatang dengan pola kebiasaan masyarakat lokal maupun tenagakerja di

 perusahan.Peningkatkan kebutuhan patilitas lingkungan merupakan dampak turun daripeningkatan j umlah penduduknya dengan adanya pendatang pada saatpenerimaan tenaga kerja yang bersal dari lu ar lokasi tampak proyek.bertambahnya penduduk tentunya akan menutut peningkatkan berbagaifasili tas lingkungan seperti fasilitas peribadatan pendidikan hiburan dan jalan.

-". Tolak kur &ampak  a"

Perbandingan jumlah pendudukn lokal yang terserap pada kegiatankontruksi kebun dan pabrik denga n pekerja pendatang minimal *4 : 14.b"

Cenis mata pencarian penduduk setempat distrik edera kab. mappic"

Cumlah penduduk lokal yang terseap pada kegiatan kontruksi kebun

dan,yaitu kurang lebih -44 orang atau 3/, *) 5 dari total tenaga kerjayang diakan rektruk serta juml a penduduk kampung banamepe danyodom &istrik Edera sebelum adanya kegiatan.

d"

7epatuhan dan pelaksanaan terhadap adat isti adat dan pola kebiasaantata nilai dimasyarakat" sebelum kegiatan dibadingkan dengan adanyakegiatan perusahaane"

(34)

7etersediaan fasilitas social dan fasilitas umum yang ada dimasyarakatsebelum dan sesuda adanya kegiatan perusahaan.

"

Tujuan =encana 'ingkungan Hidup Tujuan pengelolaan adalah:a"

ntuk memaksimalkan terserapnya tenaga kerja tempatanmasyarakat setempat" mengisi kesempatan kerja di PT. M<+TE'<b"

Tertib administrasi domisili para pekerja pendatangc"

Meningkatkan akti!itas lokal pada areal dampakd"

Terpeliharanya tata nilai adat istiadat dan pola kebiasaandimasyarakat.e"

Tertatanya fasilitas umum dan sosial. 1"

Pengelolaan 'ingkungan Hidup

paya pengelolaan untuk aspek social budaya ini ialah :a"

Melakukan diseminasi informasi kepada NstakeolderO

tentangbebutuhan dan persyaratan ketenaga kerjaan yang akan direkurperusahaan serta tata cara  penerimaan tenaga kerja.b"

Menjadikan 7TP%Identitas kependudukan dari aparat sebagipersyaratan penerimaan tenga kerjac"

33 | P a g e

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang No.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup menetapkan bahwa dalam kaitannya dengan pembangunan perlu dilakukan pengelolaan lingkungan dalam upaya

Pelaksanaan; Penyusunan Dokumen Kerangka Acuan (KA), Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Penyusunan Dokumen Rencana Pengelolaan

Dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 2013 tentang Pedoman Penerapan Sanksi Administratif dibidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Komponen/parameter lingkungan hidup yang mengalami perubahan mendasar, atau terkena dampak penting dan komponen/parameter lingkungan hidup yang terkena dampak

Berdasarkan sifat dan karakteristik kegiatan, maka komponen kegiatan yang ditelaah karena diperkirakan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, pada

Menimbang : a) bahwa berdasarkan penilaian Komisi Penilai AMDAL Pusat, Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL), dan Rencana

Jenis Dokumen AMDAL KERANGKA ACUAN (KA-ANDAL) ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (ANDAL) RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HDUP (RKL) RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HDUP (RPL)

Ya Ketidaklayakan Lingkungan Hidup Rencana tata ruang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan Kebijakan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta sumber daya