KATA PENGANTAR
Sesuai dengan ketentuan Pasal 16 dan Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, waktu yang diberikan kepada pemerintah untuk memproses suatu dokumen AMDAL selambat-lambatnya 75 (tujuh puluh lima) hari kerja. Oleh karena itu, sistem dan mekanisme pelaksanaan penilaian AMDAL perlu dilakukan pengaturannya. Salah satu kunci keberhasilan proses penilaian AMDAL dimaksud terletak pada kedisiplinan dan keteraturan mekanisme kesekretariatan komisi.
Berkaitan dengan ketentuan tersebut, Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL telah berusaha untuk menyusun Standard Operating Procedure (SOP) Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat.
Kami menyadari sepenuhnya SOP ini masih belum sempurna, tetapi kami berkeyakinan pola dan sistem yang diatur dalam SOP ini dapat menjadi acuan bagi Sekretariat Komisi Penilai AMDAL lainnya dalam proses penilaian AMDAL.
Jakarta, Desember 2001
Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ……….. i
Daftar Isi ……….. ii
Daftar Lampiran ……… iii
Bab I. TUGAS, FUNGSI DAN DEFINISI ……….. 1
1. Tugas dan Fungsi Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat …… 1
2. Definisi ……….. 1
Bab II. PRA-AMDAL ……….. 3
Bab III. PROSES PENILAIAN DOKUMEN KA-ANDAL ……….. 4
1. Penerimaan Dokumen KA-ANDAL ……….. 4
2. Persiapan Penilaian Dokumen KA-ANDAL ……… 4
3. Penilaian Dokumen KA-ANDAL ……….. 6
4. Pasca Rapat/Perbaikan Dokumen KA-ANDAL ……… 6
5. Keputusan Kesepakatan KA-ANDAL ……….. 7
Bab IV. PROSES PENILAIN DOKUMEN ANDAL, RKL dan RPL ………. 9
1. Penerimaan Dokumen ANDAL, RKL dan RPL ………. 9
2. Persiapan Penilaian Dokumen ANDAL, RKL dan RPL ……….. 9
3. Penilaian Dokumen ANDAL, RKL dan RPL ……… 11
4. Pasca Rapat/Perbaikan Dokumen ANDAL, RKL dan RPL ……….. 11
5. Keputusan Kelayakan Lingkungan ………. 12
Bab V. INFORMASI PENDUKUNG ……… 14
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Format Pengumuman Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Lampiran 2. Surat Pengantar kepada Media Cetak dan/atau Elektronik
Lampiran 3. Surat Tanggapan/Ucapan Terima Kasih terhadap Saran, Masukan dan Tanggapan yang telah diterima
Lampiran 4. Matrik Kompilasi Saran, Masukan dan Tanggapan dari Masyarakat Lampiran 5. Tanda Terima Dokumen/Surat
Lampiran 6. Log Book
Lampiran 7. Surat Ketidaklengkapan Dokumen secara Administratif Lampiran 8. Surat Perbanyakan Dokumen
Lampiran 9. Form Usulan Daftar Peserta Rapat Lampiran 10. Memorandum Pemesanan Ruang Rapat Lampiran 11. Surat Undangan Rapat Komisi
Lampiran 12. Surat Undangan Rapat Tim Teknis Lampiran 13. Lembar Konfirmasi
Lampiran 14. Undangan Presentasi Lampiran 15. Tanda Terima Biaya Rapat
Lampiran 16. Form Kwitansi Honorarium Peserta Rapat Lampiran 17. Form Masukan Tertulis
Lampiran 18. Form Arahan Rapat
Lampiran 19. Form Kehadiran Peserta Rapat Lampiran 20. Form Berita Acara
Lampiran 21. Surat Pengantar Notulensi Rapat
Lampiran 22. Form Rincian Pertanggungjawaban Biaya Rapat
Lampiran 23. Surat Teguran/Pemberitahuan atas Keterlambatan Penyerahan Dokumen
Lampiran 24. Surat Pengantar Hasil Koreksi Dokumen Lampiran 25. Undangan dalam rangka Koreksi Dokumen Lampiran 26. Surat Klarifikasi Hasil Tanggapan Notulensi Lampiran 27. Surat Kunjungan Lapangan
Lampiran 28. Format SK Kesepakatan KA-ANDAL Lampiran 29. Format SK Penolakan KA-ANDAL
Lampiran 30. Memorandum Undangan Pembahasan Draft SK (intern) Lampiran 31. Surat Undangan Pembahasan Draft SK (ekstern)
Lampiran 32. Memorandum Pengantar SK dari Kapus P2 AMDAL kepada Deputi IV Lampiran 33. Memorandum Pengantar SK dari Deputi IV kepada Sekretaris Utama
Bapedal
Lampiran 34. Surat Pengantar SK Kesepakatan/Penolakan KA-ANDAL Lampiran 35. Format SK Kelayakan Lingkungan
Lampiran 36. Format SK Ketidaklayakan Lingkungan Lampiran 37. Form Abstraksi Dokumen AMDAL
BAB I
TUGAS, FUNGSI DAN DEFINISI
1. TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIAT KOMISI PENILAI AMDAL
PUSAT
1.1. TUGAS
Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat bertugas di bidang
kesekretariatan, perlengkapan dan penyediaan informasi pendukung
dan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Komisi Penilai AMDAL
Pusat.
1.2. FUNGSI
Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat berfungsi sebagai
pendukung kelancaran tugas dan fungsi Komisi Penilai AMDAL Pusat
dan Tim Teknis AMDAL Pusat.
2. DEFINISI
2.1. Komisi Penilai AMDAL Pusat
Komisi yang bertugas menilai kerangka acuan (KA-ANDAL), analisis
dampak lingkungan hidup (ANDAL), rencana pengelolaan lingkungan
hidup (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL) di
tingkat Pusat. Selanjutnya disebut Komisi.
2.2. Tim Teknis AMDAL Pusat
Tim yang menilai secara teknis kerangka acuan, analisis dampak
lingkungan hidup, rencana pengelolaan lingkungan hidup dan
rencana pemantauan lingkungan hidup di tingkat Pusat. Selanjutnya
disebut Tim Teknis.
2.3. Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat
Ketua Komisi Penilai AMDAL di tingkat Pusat dijabat oleh Deputi
Bidang Penaatan Hukum Lingkungan BAPEDAL. Selanjutnya disebut
Ketua Komisi.
2.4. Sekretaris Komisi Penilai AMDAL Pusat
Sekretaris Komisi Penilai AMDAL di tingkat Pusat dijabat oleh Kepala
Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL BAPEDAL. Selanjutnya
disebut Sekretaris Komisi.
2.5. Ketua Tim Teknis AMDAL Pusat
Ketua Tim Teknis AMDAL di tingkat Pusat dijabat oleh Sekretaris
Komisi Penilai AMDAL Pusat. Selanjutnya disebut Ketua Tim Teknis.
2.6. Kepala Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat
Kepala Sekretariat Komisi Penilai AMDAL di tingkat Pusat dijabat
oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan AMDAL dan UKL/UPL Pusat
Pengembangan dan Penerapan AMDAL BAPEDAL. Selanjutnya
disebut Kepala Sekretariat.
2.7. Penanggung jawab materi
Kepala Bidang dibantu oleh staf di lingkungan BAPEDAL yang
bertugas memeriksa kelengkapan persyaratan administratif dan
hal-hal iain dari dokumen KA-ANDAL, ANDAL, RKL dan RPL yang
diajukan oleh Pemrakarsa agar dokumen-dokumen tersebut layak
dan siap untuk dinilai pada rapat tim teknis dan/atau Komisi Penilai
AMDAL Pusat dan membuat notulensi hasil rapat tersebut.
2.8. Log book
Catatan yang berisi tentang kronologi proses AMDAL mulai dari
penerimaan dokumen KA-ANDAL sampai dengan diterbitkannya
surat keputusan layak/tidak layak oleh Kepala BAPEDAL.
2.9. Korektor
Anggota Tim Teknis atau Komisi Penilai AMDAL Pusat yang ditunjuk
oleh Ketua Tim Teknis atau Komisi berdasarkan kesepakatan rapat
Tim Teknis atau Komisi untuk mengoreksi substansi atau perbaikan
dokumen KA-ANDAL, ANDAL, RKL dan RPL.
BAB II
PRA AMDAL
Sebagaimana tercantum dalam pasal 33 ayat (1) Peraturan Pemerintah
Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Ungkungan, maka
setiap usaha dan/atau kegiatan wajib diumumkan terlebih dahulu kepada
masyarakat sebelum Pemrakarsa menyusun AMDAL. Ketentuan ini kemudian
dijabarkan ke dalam Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08 Tahun 2000
tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses
AMDAL.
Untuk mengatur pelaksanaan hal tersebut (pra-AMDAL), maka Sekretariat
Komisi Penilai AMDAL Pusat mempunyai tugas:
1. Memberikan contoh format pengumuman rencana usaha dan/atau
kegiatan kepada pemrakarsa (Lampiran 1);
2. Membuat surat pengantar kepada media cetak dan/atau elektronik (bila
diperlukan) (Lampiran 2);
3. Meminta bukti pengumuman:
a. media cetak, berupa bukti asli pengumuman dari surat kabar;
b. media elektronik, berupa surat pernyataan dari kantor station televisi
atau radio yang menyatakan bahwa pemrakarsa telah melakukan
pengumuman;
c. lokasi kegiatan, berupa bukti asli pengumuman (poster/leaflet) dan
surat dari instansi yang berwenang (misal: Kepala Desa/Lurah) yang
menyatakan bahwa pemrakarsa telah melakukan pengumuman.
4. Mengarsip poster/iklan pengumuman dan mencatat tanggal
pengumuman;
5. Menyimpan arsip saran, masukan dan tanggapan dari masyarakat;
6. Membuat surat tanggapan/ucapan terima kasih terhadap saran, masukan
dan tanggapan yang telah diterima (Lampiran 3);
7. Mendata saran, masukan dan tanggapan dari masyarakat (Lampiran 4).
BAB III
PROSES PENILAIAN DOKUMEN KA-ANDAL
1. PENERIMAAN DOKUMEN KA-ANDAL
1.1. Menerima draft dokumen KA-ANDAL dari pemrakarsa sebanyak 2
(dua) eksemplar untuk diperiksa kelengkapan administrasinya.
1.2. Membuat bukti penerimaan dokumen kepada pemrakarsa dengan
menuliskan hari dan tanggal penerimaan dokumen dan
mengarsipnya (Lampiran 5).
1.3.
Membuat log book untuk mencatat kronologi proses
AMDAL(Lampiran 6).
1.4. Meminta kepada Sekretaris Komisi untuk menetapkan penanggung
jawab materi.
1.5. Mendistribusikan draft KA-ANDAL kepada penangung jawab materi
untuk memeriksa Kelengkapan Persyaratan Administratif Dokumen
KA-ANDAL sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Nomor 2 Tahun 2000, yaitu:
1.5.1. Dokumen perijinan yang diperlukan sesuai dengan rencana
kegiatan;
1.5.2. Surat Keputusan atau dokumen-dokumen lain yang
dipersyaratkan untuk ijin lokasi sesuai dengan
peruntukannya;
1.5.3. Peta-peta terkait, seperti antara lain: peta tata ruang, tata
guna tanah, wilayah studi, peta rencana lokasi, peta geologi,
peta topografi, dan lain-lain;
1.5.4. Daftar keahlian/riwayat hidup para penyusun AMDAL beserta
sertifikat kursus AMDAL yang pernah diikuti;
1.5.5. Persyaratan-persyaratan lain yang relevan dengan usaha
dan/atau kegiatan.
1.6. Menginformasikan
kepada
pemrakarsa hasil pemeriksaan
kelengkapan administrasi draft dokumen KA-ANDAL:
1.6.1. apabila draft dokumen KA-ANDAL dinyatakan belum lengkap,
pemrakarsa agar melengkapi sesuai masukan (Lampiran
7/bila diperlukan);
1.6.2. apabila draft dokumen KA-ANDAL dinyatakan lengkap,
pemrakarsa diminta untuk memperbanyak dokumen
sekurang-kurangnya 35 (tiga puluh lima) eksemplar
(Lampiran 8/bila diperlukan);
1.7. Menerima sekurang-kurangnya 35 (tiga puluh lima) eksemplar
dokumen KA-ANDAL untuk rapat Komisi/Tim Teknis.
1.8. Memberi tanda terima dokumen KA-ANDAL kepada pemrakarsa
dengan menuliskan hari dan tanggal penerimaan dokumen dan
mengarsip (Lampiran 5).
2. PERSIAPAN PENILAIAN DOKUMEN KA-ANDAL
2.1. Mengusulkan daftar peserta rapat Komisi/Tim Teknis kepada
Sekretaris Komisi (Lampiran 9).
2.2. Meminta kepada Ketua Komisi untuk menetapkan jadwal rapat
komisi penilaian dokumen KA-ANDAL dan kepada Ketua Tim Teknis
untuk jadwal rapat tim teknis.
2.3. Memesan ruang rapat kepada Bagian Umum dengan cara:
2.3.1.
Membuat memorandum pemesanan ruang rapat
(Lampiran 10) yang ditandatangani oleh Kepala
Sekretariat/pejabat lain di lingkungan Pusat Pengembangan
dan Penerapan AMDAL;
2.3.2.
Memproses surat pemesanan ruang rapat dan
menyerahkan kepada Bagian Umum;
2.3.3. Mengarsip fotocopy surat tersebut yang telah diparaf oleh
staf Bagian Umum.
2.4. Membuat undangan rapat komisi (Lampiran 11) maupun tim
teknis (Lampiran 12) dilengkapi dengan lembar konfirmasi
(Lampiran 13).
2.5. Membuat undangan presentasi kepada pemrakarsa untuk
mempresentasikan dokumen KA-ANDAL (Lampiran 14).
2.6. Membubuhkan stempel "DRAFT" pada dokumen KA-ANDAL
sebagai bahan rapat baik rapat Tim Teknis maupun Komisi dan
menuliskan tanggal rapat.
2.7. Memproses undangan rapat dan presentasi, dengan meminta
nomor surat, menggandakan dan memberi stempel Bapedal.
2.8. Mengirimkan undangan presentasi kepada pemrakarsa.
2.9. Mendistribusikan undangan rapat Tim Teknis maupun Komisi
beserta dokumen KA-ANDAL kepada seluruh peserta rapat
selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja sebelum hari dan
tanggal penilaian. Pendistribusian dilakukan melalui 2 (dua) cara:
2.9.1. Meminta kepada pihak pemrakarsa untuk mendistribusikan
undangan yang ditujukan kepada peserta daerah
(Bapedalda Propinsi, instansi yang mengendalikan dampak
lingkungan di Kabupaten/Kota dan wakil masyarakat), dan
meminta bukti tanda terima;
2.9.2. Mendistribusikan undangan yang ditujukan kepada peserta
lainnya dan meminta tanda terima.
2.10. Mengarsip surat undangan, surat untuk presentasi, dokumen
KA-ANDAL dan bukti tanda terima.
2.11. Mengkonfirmasi kehadiran seluruh undangan rapat baik Tim
Teknis maupun Komisi selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum
tanggal rapat, apabila peserta rapat belum mengirimkan lembar
konfirmasi.
2.12.
Mencatat hasil konfirmasi sebagai bahan untuk
mempersiapkan perlengkapan, logistik dan data pendukung
rapat.
2.13. Memesan konsumsi (snack dan makan siang).
2.14. Menghubungi pemrakarsa untuk membayar biaya rapat dengan
jumlah sesuai kebutuhan.
2.15. Menerima uang rapat dari pemrakarsa (selambat-lambatnya
sebelum rapat dimulai) dan membuat tanda terima serta
mengarsipnya (Lampiran 15).
2.16. Menyiapkan kwitansi honorarium peserta rapat (Lampiran 16).
2.17.
Menyiapkan peralatan rapat (diantaranya: OHP, wireless,
whiteboard, laptop, in focus, tape recorder, papan nama dan
lain-lain).
2.18. Menyiapkan bahan rapat seperti:
2.18.1. form masukan tertulis (Lampiran 17);
2.18.2. arahan rapat yang dibuat oleh penanggung jawab materi
(Lampiran 18);
2.18.3. form kehadiran peserta rapat (Lampiran 19);
2.18.4. form Berita Acara (dalam bentuk disket) (Lampiran 20);
2.18.5. dan iain-lain.
2.19. Memastikan kesiapan ruang rapat, peralatan, bahan rapat dan
konsumsi.
3. PENILAIAN DOKUMEN KA-ANDAL
3.1. Datang sebelum rapat dimulai dan mengikuti jalannya rapat
sampai selesai (termasuk untuk penanggungjawab materi).
3.2. Menyerahkan form/disket Berita Acara kepada penanggungjawab
materi untuk dilengkapi sesuai hasil rapat.
3.3. Meminta tanda tangan (absensi) peserta rapat sebelum peserta
masuk ruangan.
3.4. Membuat data peserta rapat yang hadir/tidak hadir dan diserahkan
kepada pimpinan rapat.
3.5. Memberikan form masukan tertulis kepada seluruh peserta rapat.
3.6. Membantu penanggung jawab materi melaksanakan tugas
notulensi.
3.7. Memproses suratjalan peserta rapat (bagi yang membutuhkan).
3.8. Mengumpulkan masukan tertulis dari peserta rapat.
3.9. Memproses Berita Acara yang telah disusun oleh penanggung
jawab materi yaitu: memintakan tanda tangan pimpinan rapat dan
pemrakarsa, meminta nomor kepada Sekretariat BAPEDAL dan
menggandakan sejumlah peserta rapat serta membagikan kepada
seluruh peserta.
3.10. Membagikan honorarium peserta rapat.
3.11. Mengarsip masukan tertulis, kwitansi honorarium, absensi dan
Berita Acara.
4. PASCA RAPAT/PERBAIKAN DOKUMEN KA-ANDAL
4.1. Memproses notulensi rapat yang telah dibuat oleh
penanggungjawab materi dengan meminta tanda tangan Ketua
Komisi melalui Sekretaris Komisi, meminta nomor surat,
menggandakan dan membubuhi stempel (Lampiran 21).
4.2. Mendistribusikan notulensi rapat kepada pemrakarsa dan seluruh
undangan.
4.3. Membuat pertanggung jawaban keuangan/biaya rapat (Lampiran
22) untuk pemrakarsa dengan cara:
4.3.1. Mencatat semua pengeluaran;
4.3.2. Melampirkan kwitansi/bukti pembayaran dari pengeluaran
yang dilakukan;
4.3.3. Meminta tanda tangan Kepala Sekretariat atau staf yang
ditunjuk sebagai tanda persetujuan;
4.3.4. Menggandakan pertanggungjawaban keuangan untuk
disampaikan kepada:
4.3.4.1. Pihak pemrakarsa (asli);
4.3.4.2. Arsip.
4.4. Mengembalikan kelebihan uang kepada pemrakarsa atau
melaporkan kekurangan keuangan/biaya rapat secara tertulis
kepada Ketua Komisi melalui Sekretaris Komisi.
4.5. Membuat surat teguran/pemberitahuan kepada pemrakarsa
atas keterlambatan penyerahan perbaikan dokumen (bila
diperlukan) (Lampiran 23).
4.6. Menerima perbaikan dokumen KA-ANDAL dari pemrakarsa.
4.7. Membuat bukti perimaan dokumen KA-ANDAL yang telah
diperbaiki dan mengarsip (Lampiran 4).
4.8. Mendistribusikan undangan dan/atau dokumen perbaikan
KA-ANDAL kepada korektor/penanggung jawab materi.
4.9. Membuat surat pengantar hasil koreksi (Lampiran 24/bila masih
perlu perbaikan) atau undangan kepada anggota komisi/tim teknis
untuk mengoreksi perbaikan dokumen KA-ANDAL (Lampiran 25)
atau surat klarifikasi kepada anggota komisi/tim teknis terhadap
jawaban/perbaikan dokumen KA-ANDAL (Lampiran 26)
4.10. Memproses surat tanggapan perbaikan dokumen/undangan.
4.11. Mengarsip surat masuk dan surat keluar (baik notulensi maupun
perbaikan). 4.12. Membuat surat kunjungan lapangan (bila
disepakati oleh Komisi) (Lampiran 27).
5. KEPUTUSAN KESEPAKATAN KA-ANDAL
5.1. Menyerahkan format SK Kepala BAPEDAL mengenai kesepakatan
(Lampiran 28) atau penolakan (Lampiran 29) dokumen
ANDAL rencana usaha dan/atau kegiatan kepada
Penanggungjawab materi untuk dilengkapi.
5.2. Membuat memorandum undangan rapat untuk mendiskusikan
muatan draft SK yang telah dibuat oleh penanggungjawab materi
(rapat intern Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
dan/atau dengan ahli hukum dan/atau ahli teknis) (Lampiran
30) dan/atau membuat surat undangan (rapat ekstern dengan
mengundang ahli hukum dan/atau ahli teknis dari luar
LH/Bapedal) jika diperlukan (Lampiran 31).
5.3. Membuat memorandum pengantar Surat Keputusan:
5.3.1. Dari Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
kepada Deputi IV (Lampiran 32)
5.3.2.
Dari Deputi IV kepada Sekretaris Utama Bapedal,
tembusan Kepala BAPEDAL (Lampiran 33)
5.4. Meminta kepada pemrakarsa untuk memperbanyak dokumen
KA-ANDAL final dan CD rom-nya.
5.5. Memproses
SK
Kesepakatan/Penolakan KA-ANDAL dan Salinan
SK-nya.
5.6. Membuat surat pengantar SK Kesepakatan/Penolakan KA-ANDAL
beserta dokumen KA-ANDALnya (Lampiran 34).
5.7. Mendistribusikan SK Kesepakatan/Penolakan beserta dokumen
KA-ANDAL kepada pihak-pihak terkait (sesuai dengan SK).
5.8. Mengarsip SK dan dokumen KA-ANDAL.
BAB IV
PROSES PENILAIAN DOKUMEN ANDAL,
RKL DAN RPL
1. PENERIMAAN DOKUMEN ANDAL, RKL DAN RKL
1.1. Menerima draft dokumen ANDAL, RKL dan RPL dari pemrakarsa
sebanyak 2(dua) eksemplar untuk diperiksa sistematikanya.
1.2. Membuat bukti penerimaan dokumen kepada pemrakarsa dengan
menuliskan hari dan tanggal penerimaan dokumen dan mengarsip
(Lampiran 5).
1.3. Mendistribusikan draft dokumen ANDAL, RKL dan RPL kepada
penanggung jawab materi.
1.4. Menginformasikan kepada pemrakarsa hasil pemeriksaan
kelengkapan adminstrasi draft dokumen ANDAL/ RKL dan RPL:
1.4.1. apabila draft dokumen ANDAL, RKL dan RPL dinyatakan
belum lengkap, pemrakarsa agar melengkapi sesuai
masukan (Lampiran 7/bila diperlukan);
1.4.2. apabila draft dokumen ANDAL, RKL dan RPL dinyatakan
lengkap, pemrakarsa diminta untuk memperbanyak
dokumen sekurang-kurangnya 35 (tiga puluh lima)
eksemplar (Lampiran 8/bila diperlukan);
1.5. Menerima sekurang-kurangnya 35 (tiga puluh lima) eksemplar
dokumen ANDAL, RKL dan RPL.
1.6. Memberi tanda terima dokumen ANDAL, RKL dan RPL (Lampiran
5) kepada pemrakarsa dengan menuliskan hari dan tanggal
penerimaan dokumen dan mengarsip.
2. PERSIAPAN PENILAIAN DOKUMEN ANDAL/ RKL dan RPL
2.1. Mengusulkan daftar peserta rapat Komisi/Tim Teknis kepada
Sekretaris Komisi (Lampiran 9).
2.2. Meminta kepada Ketua Komisi untuk menetapkan jadwal rapat
Komisi dan kepada Ketua Tim Teknis untuk rapat Tim Teknis.
2.3. Memesan ruang rapat kepada Bagian Umum dengan cara:
2.3.1. Membuat memorandum pemesanan ruang rapat (Lampiran
10) yang ditandatangani oleh Kepala Sekretariat/pejabat
lain di lingkungan Pusat Pengembangan dan Penerapan
AMDAL;
2.3.2. Memproses surat pemesanan ruang rapat dan menyerahkan
kepada Bagian Umum;
2.3.3. Mengarsip fotocopy surat tersebut yang telah diparaf oleh
staf Bagian Umum.
2.4. Membuat undangan rapat Komisi (Lampiran 11) maupun Tim
Teknis (Lampiran 12) dengan dilengkapi lembar konfirmasi
(Lampiran 13).
2.5. Membuat undangan presentasi kepada pemrakarsa untuk
mempresentasikan dokumen ANDAL, RKL dan RPL (Lampiran
14).
2.6. Membubuhkan stempel "DRAFT" pada dokumen ANDAL, RKL dan
RPL sebagai bahan rapat baik rapat Tim Teknis maupun Komisi
dan menuliskan tanggal rapat.
2.7. Memproses undangan rapat dan presentasi, dengan meminta
nomor surat, menggandakan dan memberi stempel BAPEDAL.
2.8. Mengirimkan undangan presentasi kepada pemrakarsa.
2.9. Mendistribusikan undangan rapat Tim Teknis maupun Komisi
beserta dokumen ANDAL, RKL dan RPL kepada seluruh peserta
rapat selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja sebelum hari dan
tanggal penilaian. Pendistribusian dilakukan melalui 2 (dua) cara:
2.9.1. Meminta kepada pihak pemrakarsa untuk mendistribusikan
undangan yang ditujukan kepada peserta daerah
(Bapedalda Propinsi, instansi yang mengendalikan dampak
lingkungan di Kabupaten/Kota dan wakil masyarakat), dan
meminta bukti tanda terima;
2.9.2. Mendistribusikan undangan yang ditujukan kepada peserta
lainnya dan meminta tanda terima.
2.10. Mengarsip surat undangan rapat, undangan presentasi, dokumen
ANDAL, RKL dan RPL dan bukti tanda terima.
2.11. Mengkonfirmasi kehadiran seluruh undangan rapat baik Tim Teknis
maupun Komisi selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum tanggal
rapat, apabila peserta rapat belum mengirimkan lembar
konfirmasi.
2.12. Mencatat hasil konfirmasi sebagai bahan untuk mempersiapkan
perlengkapan, logistik dan data pendukung rapat.
2.13. Memesan konsumsi (snack dan makan siang).
2.14. Menghubungi pemrakarsa untuk membayar biaya rapat dengan
jumlah sesuai kebutuhan.
2.15.
Menerima uang rapat dari pemrakarsa (selambat-lambatnya
sebelum rapat dimulai) dan membuat tanda terima serta
mengarsipnya (Lampiran 15).
2.16. Menyiapkan kwitansi honorarium peserta rapat (Lampiran 16).
2.17.
Menyiapkan peralatan rapat (diantaranya: OHP, wireless,
whiteboard, laptop, in focus, tape recorder, papan nama dan
lain-lain).
2.18. Menyiapkan bahan rapat seperti:
2.18.1. form masukan tertulis (Lampiran 17);
2.18.2. arahan rapat yang dibuat oleh penanggung jawab materi
(Lampiran 18);
2.18.3. form kehadiran peserta rapat (Lampiran 19);
2.18.4. form Berita Acara (dalam bentuk disket) (Lampiran 20);
2.18.5. dan lain-lain.
2.19. Memastikan kesiapan ruang rapat, peralatan, bahan rapat dan
konsumsi.
3.
PENILAIAN DOKUMEN ANDAL, RKL dan RPL
3.1. Datang sebelum rapat dimulai dan mengikuti jalannya rapat
sampai selesai (termasuk untuk penanggungjawab materi).
3.2. Menyerahkan form/disket Berita Acara kepada penanggungjawab
materi untuk dilengkapi sesuai hasil rapat.
3.3. Meminta tanda tangan (absensi) peserta rapat sebelum peserta
masuk ruangan.
3.4. Membuat data peserta rapat yang hadir dan diserahkan kepada
pimpinan rapat.
3.5. Memberikan form masukan tertulis kepada seluruh peserta rapat.
3.6. Membantu penanggung jawab materi melaksanakan tugas
notulensi.
3.7. Memproses suratjalan peserta rapat (bagi yang membutuhkan).
3.8. Mengumpulkan masukan tertulis dari peserta rapat.
3.9. Memproses Berita Acara yang telah disusun oleh penanggung
jawab materi yaitu: memintakan tanda tangan pimpinan rapat dan
pemrakarsa/ meminta nomor kepada Sekretariat BAPEDAL dan
menggandakan sejumlah peserta rapat dan membagikan kepada
seluruh peserta.
3.10. Membagikan honorarium peserta rapat.
3.11. Mengarsip masukan tertulis, kwitansi honorarium, absensi dan
Berita Acara.
4.
PASCA RAPAT/PERBAIKAN DOKUMEN ANDAL/RKL dan RPL
4.1.
Memproses notulensi rapat yang telah dibuat oleh
penanggungjawab materi dengan meminta tanda tangan Ketua
Komisi melalui Sekretaris Komisi, meminta nomor surat,
menggandakan dan membubuhl stempel (Lampiran 21).
4.2. Mendistribusikan notulensi rapat kepada pemrakarsa dan seluruh
peserta rapat.
4.3. Membuat pertanggung jawaban keuangan/biaya rapat (Lampiran
22) untuk pemrakarsa dengan cara:
4.3.1. Mencatat semua pengeluaran;
4.3.2. Melampirkan kwitansi/bukti pembayaran dari pengeluaran
yang dilakukan;
4.3.3. Meminta tanda tangan Kepala Sekretariat atau staf yang
ditunjuk sebagai tanda persetujuan;
4.3.4.
Menggandakan pertanggungjawaban keuangan untuk
disampaikan kepada:
4.3.4.1. Pihak pemrakarsa (asli);
4.3.4.2. Arsip.
4.4. Mengembalikan kelebihan uang kepada pemrakarsa atau
melaporkan kekurangan keuangan/biaya rapat secara tertulis
kepada Ketua Komisi melalui Sekretaris Komisi untuk dicarikan
jalan keluarnya.
4.5. Membuat surat teguran/pemberitahuan kepada pemrakarsa
atas keterlambatan penyerahan perbaikan dokumen (Lampiran
23).
4.6. Menerima perbaikan dokumen ANDAL, RKL dan RPL dari
pemrakarsa.
4.7. Membuat bukti perimaan dokumen ANDAL, RKL dan RPL yang
telah diperbaiki (Lampiran 4).
4.8. Mendistribusikan dokumen perbaikan ANDAL, RKL dan RPL kepada
korektor/penanggung jawab materi.
4.9. Membuat surat pengantar hasil koreksi (Lampiran 24/bila masih
perlu perbaikan) atau undangan kepada anggota komisi/tim teknis
untuk mengoreksi perbaikan dokumen ANDAL, RKL dan RPL
(Lampiran 25) atau surat klarifikasi kepada anggota
komisi/tim teknis terhadap jawaban/perbaikan dokumen
ANDAL, RKL dan RPL (Lampiran 26)
4.10.
Memproses surat tanggapan perbaikan dokumen dari
penanggungjawab materi.
4.11. Mengarsip surat masuk dan surat keluar (baik notulensi maupun
perbaikan).
4.12. Membuat surat kunjungan lapangan (bila disepakati oleh Komisi)
(Lampiran 27).
5. KEPUTUSAN KELAYAKAN LINGKUNGAN
5.1. Menyerahkan format SK Kepala BAPEDAL mengenai kelayakan
lingkungan (Lampiran 35) atau ketidaklayakan (Lampiran 36)
rencana usaha dan/atau kegiatan kepada Penanggungjawab teknis
untuk dilengkapi.
5.2. Membuat memorandum undangan rapat untuk mendiskusikan
muatan draft SK yang telah dibuat oleh penanggungjawab materi
(rapat intern Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL dan/atau
dengan ahli hukum dan/atau ahli teknis) (Lampiran 29) dan/atau
membuat surat undangan (rapat ekstern dengan mengundang ahli
hukum dan/atau ahli teknis dari luar LH/Bapedal) jika diperlukan
(Lampiran 30).
5.3. Membuat memorandum pengantar Surat Keputusan:
5.3.1. Dari Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
kepada Deputi IV (Lampiran 31).
5.3.2. Dari Deputi IV kepada Sekretaris Utama Bapedal, tembusan
Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala BAPEDAL
(Lampiran 32)
5.4. Meminta kepada pemrakarsa untuk memperbanyak dokumen
ANDAL, RKL dan RPL final dan CD rom-nya serta membuat
abstraksi dokumen AMDAL (Lampiran 37).
5.5. Memproses SK Kelayakan/Ketidaklayakan Lingkungan dan Salinan
SK-nya.
5.6. Membuat surat pengantar SK Kelayakan/Ketidaklayakan Lingkungan
beserta dokumen ANDAL, RKL dan RPL (Lampiran 33)
5.7. Mendistribusikan SK Kelayakan/Ketidaklayakan beserta dokumen
ANDAL, RKL dan RPL kepada pihak-pihak terkait (sesuai dengan
SK).
5.8. Mengarsip SK dan dokumen ANDAL/ RKL dan RPL.
BAB V
INFORMASI PENDUKUNG
Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat membuat dan menyediakan
data-data atau informasi pendukung, antara lain:
1. Dokumen AMDAL (KA-ANDAL, ANDAL, RKL dan RPL serta Ringkasan
Eksekutif) yang telah disetujui oleh Menteri Negara Lingkungan
Hidup/Kepala BAPEDAL;
2. Daftar dokumen AMDAL baik dokumen yang sedang diproses maupun
yang telah disetujui;
3. Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup atau Kepala
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan mengenai
Kesepakatan/Penolakan KA-ANDAL dan Kelayakan/Ketidaklayakan
rencana usaha dan/atau kegiatan;
4. Daftar nama dan alamat Gubernur;
5. Daftar nama dan alamat Bupati/Walikota;
6. Daftar nama dan alamat Bapedalda Propinsi;
7. Daftar nama dan alamat Bapedalda Kabupaten/Kota;
8. Daftar nama dan alamat para pakar di bidang lingkungan;
9. Daftar nama dan alamat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
lingkungan;
10. Daftar nama dan alamat Pusat Studi Lingkungan (PSL);
11. Daftar nama dan alamat Konsultan AMDAL;
12. Kebijakan dan Peraturan Pemerintah yang berkaitan di bidang AMDAL
khususnya dan pengelolaan lingkungan hidup umumnya, baik yang
dikeluarkan oleh Bapedal/LH maupun oleh Sektor dan Daerah;
13. Saran, masukan dan tanggapan masyarakat terhadap dokumen
AMDAL;
14. Kronologi dokumen AMDAL yang diproses di BAPEDAL;
15. Laporan bulanan
dan tahunan kegiatan Sekretariat Komisi Penilai
AMDAL.
Lampiran 1
PENGUMUMAN RENCANA KEGIATAN ……….
Kegiatan ………… merupakan proyek yang sangat bermanfaat bagi ……… Proyek ini berlokasi di ……… seluas ………… dengan kapasitas produksi sebesar………
Diprakirakan proyek ini akan menimbulkan dampak baik positif maupun negatif yaitu berupa ……. (dampak positif) dan ………. (dampak negatif).
Dalam rangka menerapkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses AMDAL, terhitung mulai hari ini PT……… mengumumkan rencana kegiatan tersebut dan mengharapkan saran, masukan dan tanggapan dari masyarakat sebagai bahan kajian dan telaahan dalam proses penyusunan AMDAL selanjutnya.
Saran, masukan dan tanggapan Disampaikan kepada :
1. Kepala Bapedalda Propinsi …… 3. Kepala Bapedal
Alamat ………… Up. Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
2. Kepala Bapedalda Kab/Kot …… Jl. D.I. Panjaitan Kv. 24- Kebon Nanas
Alamat Jakarta Timur
Fax. (021) 85906168
e-mail : [email protected]
Tembusan dan informasi lebih lanjut ditujukan kepada :
PT……… Alamat…………
Batas waktu penyampaian saran, masukan dan tanggapan: 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal pengumuman ini (tanggal ….. s/d tanggal …..)
Lampiran 2
Jakarta, Nomor : B- /IV/…/….. Kepada Yth.
Lampiran : … berkas Pimpinan/Redaktur Perihal : Pengumuman Rencana ……….
……….
Sebagai pelaksanaan Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses AMDAL, dengan ini disampaikan bahwa kami menyetujui PT. ……… untuk mengumumkan iklan tentang rencana kegiatan……… di Kabupaten ……… Propinsi ………, untuk mendapatkan saran, masukan dan tanggapan dari masyarakat sebagai bahan kajian dan telaahan studi AMDAL (format terlampir).
Demikian kami sampaikan, atas bantuan dan kerjasama Saudara diucapkan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan
dan Penerapan AMDAL, selaku
Sekretaris Komisi Penilai AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth.
1. Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan (sebagai laporan) 2. PT. ………
Lampiran 3
Jakarta, Nomor : B- /IV/…/… Kepada Yth.
Lampiran : - ………
Perihal : Ucapan terima kasih di
…………..
Bersama ini kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi
Saudara dalam memberikan saran dan masukan terhadap
rencana kegiatan ……… di …………
Demikian kami sampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL,
………. Tembusan Yth.
Lampiran 4
SARAN, MASUKAN DAN TANGGAPAN MASYARAKAT
Nama Pemrakarsa:Nama Rencana Usaha dan/atau Kegiatan:
Lampiran 5
SEKRETARIAT KOMISI PENILAI AMDAL PUSAT
BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN(BAPEDAL)
GEDUNG A Lantai 6, JL. D.I. PANJAITAN KAV. 24
JAKARTA TIMUR
Telp. (021) 85904925, (021) 85906168
Fax. (021) 85906168
TANDA TERIMA DOKUMEN/SURAT
Telah terima dari :
Jenis Dokumen : (…..) KA-ANDAL (…..) ANDAL (…..) RKL dan RPL (…..) Ringkasan Eksekutif (…..) Lain-lain: Judul Dokumen/ Perihal : Nomor Surat : Tanggal Surat : Hari/Tgl Penerimaan : Jumlah Dokumen :
Keterangan : (…..) Dokumen pra-sidang (…..) Dokumen untuk sidang (…..) Dokumen perbaikan (…..) Dokumen final (…..) Lain-lain:
Pengirim, Penerima,
Lampiran 6
LOG BOOK
Nama Pemrakarsa:Nama Rencana Usaha dan/atau Kegiatan: No Tgl /No
surat Bapedal/Sekretariat Komisi Pemrakarsa Penangg materi jwb. Ket.
1 2 Agustus 2001 No……… Surat pengiriman dokumen KA-ANDAL ……….. 2 3 Agustus 2001
Penerimaan surat dan dok KA-ANDAL ……… 3 4 Agustus 2001 Penerimaan dokumen KA-ANDAL 4 10 Agustus 2001
Hasil Koreksi dari penanggungjawab materi/surat keluar tentang tanggapan dok KA 5 dst
Lampiran 7
Jakarta,
Nomor : B- /IV/…/…… Kepada Yth.
Lampiran : - Direktur Utama
Perihal : Masukan Kelengkapan ………
Administrasi
di
………
Menjawab surat Saudara nomor ……… perihal………, perlu kami sampaikan beberapa hal penting berikut ini:
1. Draft dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL*) kegiatan……… masih perlu disempurnakan/dilengkapi.
2. Hal-hal yang perlu disempurnakan/dilengkapi adalah: a. ……….
b. ………
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL,
Selaku
Sekretaris Komisi Penilai AMDAL Pusat,
………. Tembusan Yth.:
Lampiran 8
Jakarta,
Nomor : B- /IV/…/……. Kepada Yth.
Lampiran : - Direktur Utama
Perihal : Permintaan Dokumen ……… KA-ANDAL/ANDAL, RKL
Dan RPL *) di
………
Dalam rangka persiapan rapat Tim Teknis/Komisi Penilai AMDAL Pusat di BAPEDAL/kelengkapan Keputusan Kepala BAPEDAL*), kami mohon Saudara dapat mengirimkan dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) sebanyak …… (……….) eksemplar melalui Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat di BAPEDAL selambat-lambatnya tanggal ……….
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL,
Selaku
Sekretaris Komisi Penilai AMDAL Pusat,
………. Tembusan Yth.:
Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan (Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat) (sebagai laporan)
Lampiran 9
RENCANA PELAKSANAAN RAPAT TIM TEKNIS/KOMISI *)
Nama Rencana Usaha :dan/atau Kegiatan Nama Pemrakarsa : Tanggal Rapat : Waktu Rapat : Tempat Rapat : Pimpinan Rapat : Penanggungjawab Materi : 1. 2. 3. Peserta Rapat : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Jakarta,
Kepala Sekretariat Komisi AMDAL Pusat
Lampiran 10
MEMORANDUM
NOMOR: M- /Sekom/AMDAL/ … /……
Kepada Yth : Kepala Biro Umum
Tembusan Yth. : Kasubag. Rumah Tangga BAPEDAL
Dari : Kepala Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Perihal : Peminjaman Ruang Rapat ……..
Tanggal :
Dengan ini diberitahukan dengan hormat, bahwa Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat akan mengadakan rapat/pertemuan pada:
Hari/tanggal : Tempat : Waktu : Acara : Jumlah Peserta : Pimpinan Rapat :
Sehubungan hal tersebut, kami mohon bantuan Bapak/Ibu untuk dapat menyediakan ruang rapat beserta perlengkapannya.
Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
………..
Lampiran 11
Jakarta, Nomor : B- /IV/…/… Kepada Yth. Lampiran : …. dokumen
Perihal : Undangan (daftar terlampir)
Sehubungan telah diterimanya dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan
RPL*) kegiatan ………. di Kabupaten……… Propinsi
……., kami mengundang Saudara selaku anggota Komisi Penilai AMDAL Pusat untuk dapat memberikan masukan dalam penilaian dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL*) tersebut.
Mengingat terbatasnya waktu dalam memberikan tanggapan hasil penilaian dokumen, untuk itu kami menyusun jadwal sbb:
1. Tanggapan Tertulis Resmi Pra-sidang
Tanggapan tertulis Saudara akan dijadikan sebagai bahan masukan pada saat rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat. Untuk itu kami mohon agar masukan resmi tersebut dapat kami terima selambat-lambatnya tanggal ……… dan disampaikan melalui Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat di BAPEDAL.
2. Rapat Pembahasan KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL*) oleh
Komisi Penilai AMDAL Pusat
Kami mengundang Saudara untuk dapat hadir pada rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat yang akan diselenggarakan pada:
Hari/tanggal : Waktu : Tempat :
Acara : Pembahasan dokumen …………..
………
di ………
Pimpinan rapat: ……….
Mengingat pentingnya acara tersebut di atas, kami mohon kehadiran Saudara tepat pada waktunya. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Deputi Bidang Penaatan
Hukum Lingkungan
selaku
Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat,
……….. Tembusan Kepada Yth.
Undangan Disampaikan Kepada Yth.:
(diisi sesuai dengan rencana usaha dan/atau kegiatan) 1. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Dalam Negeri 2. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Pertahanan
3. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Pertambangan dan Energi 4. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Perhubungan
5. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Pariwisata dan Kesenian 6. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Kesehatan
7. Ketua Komisi AMDAL Pusat Kantor Menteri Negara Pemukiman dan Pengembangan Wilayah
8. Deputi Bidang Pembinaan dan Pengendalian Pengawasan/ Satgas BKPM
9. Deputi Bidang Pengaturan, Penguasaan dan Penatagunaan Tanah, BPN 10. Kepala BAPEDALDA Propinsi ………..
11. dst….
Keterangan:
Jakarta, ………. 200.. Nomor : B- ……../IV/…./200.. Kepada Yth.
Lampiran : 1(satu) dokumen 1. Direksi …….. Perihal : Undangan …………
2. Konsultan Penyusun KA-ANDAL ……….
Dalam rangka pelaksanaan rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat untuk penilaian dokumen KA-ANDAL ………. di ………, bersama ini kami mengundang Saudara untuk hadir dan mempresentasikan dokumen KA-ANDAL tersebut dalam rapat Komisi yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal :
Waktu :
Tempat :
Mengingat pentingnya acara ini kami minta agar Saudara dapat hadir tepat pada waktunya.
Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Deputi Bidang Penaatan
Hukum Lingkungan
selaku
Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat,
……….. Tembusan Kepada Yth.
Lampiran 12
Jakarta, Nomor : B- ……../IV/…./200.. Kepada Yth. Lampiran : …… dokumen
Perihal : Undangan ( T e r l a m p i r)
Dalam rangka persiapan pelaksanaan rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat untuk penilaian dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan
RPL*)….………. di Kabupaten……… Propinsi………, bersama ini
kami mengundang Saudara untuk hadir dalam rapat Tim Teknis yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Waktu :
Tempat :
Mengingat pentingnya acara ini, apabila Saudara berhalangan hadir, kami mohon agar Saudara dapat menunjuk wakil yang menguasai segi teknis dan permasalahan ini, serta dapat hadir tepat pada waktunya. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
selaku
Ketua Tim Teknis AMDAL Pusat,
……….. Tembusan Yth.
Undangan Disampaikan Kepada Yth.
(diisi sesuai dengan rencana usaha/kegiatan)
1.
Ketua Tim Teknis AMDAL Pusat Dep. Energi dan Sumberdaya Mineral2.
Direktorat GTL Bandung3.
Kepala Direktorat PPU4.
Pakar ………5.
dst…Keterangan:
Lampiran 13
Formulir Konfirmasi
Dikirimkan ke : SEKRETARIAT KOMISI PENILAI AMDAL PUSAT
BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN (BAPEDAL) GEDUNG A Lantai 6, JL. D.I. PANJAITAN KAV. 24
JAKARTA TIMUR
Telp. (021) 85904925, (021) 85906168 Fax. (021) 85906168
Kami yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Instansi : Jabatan : Alamat Kantor : Nomor Telepon : Nomor Fax : Email : Alamat Rumah : Nomor Telepon :
Menyatakan konfirmasi kehadiran pada pembahasan dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL kegiatan ………
Jakarta,
Ttd
Lampiran 14
Jakarta, Nomor : B- /IV/…/… Kepada Yth.
Lampiran : - 1. Direksi ……..
Perihal : Undangan Presentasi 2. Konsultan Penyusun ……….
Dalam rangka pelaksanaan rapat Komisi/Tim Teknis*) Penilai AMDAL Pusat untuk penilaian dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) ………. di Kabupaten……… Propinsi ………, bersama ini kami mengundang Saudara untuk hadir dan mempresentasikan dokumen
KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) tersebut, yang akan
diselenggarakan pada: Hari/Tanggal : Waktu :
Tempat :
Mengingat pentingnya acara ini, kami mohon agar Saudara dapat menunjuk wakil yang menguasai segi teknis dan permasalahan ini serta dapat hadir tepat pada waktunya.
Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat/Ketua Tim Teknis*)
……….. Tembusan Yth.
Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala BAPEDAL/Deputi Bidang
Penaatan Hukum Lingkungan (sebagai laporan) *)
Keterangan:
Lampiran 15
TANDA TERIMA BIAYA RAPAT
Telah terima dari : (Nama Pemrakarsa/Konsultan*) Banyaknya uang : ………..rupiah Untuk pembayaran : Biaya rapat Komisi/Tim Teknis *)
pembahasan KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) ……….. tanggal ……… Jakarta, ……… Jumlah Rp. ………. ( ………. ) Keterangan:
Lampiran 16
KWITANSI HONORARIUM PESERTA RAPAT
Telah terima dari : . ………..Banyaknya uang : ………..rupiah Untuk pembayaran : Honor rapat Komisi/Tim Teknis *)
pembahasan KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) ……….. tanggal ……… Jakarta, ……… Jumlah Rp. ………. ( ………. ) Keterangan:
Lampiran 17
KOMISI PENILAI AMDAL PUSAT BAPEDAL
Gedung A, Lt.6Jl. D.I. Panjaitan Kav.24 Kebon Nanas Jakarta Timur 13410
Telepon: 021 – 85904925, 85906168 Faxcimile: 021 – 85906168
SARAN/MASUKAN
JENIS DOKUMEN : KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL / RKL dan RPL*) NAMA RENCANA USAHA/ :
KEGIATAN LOKASI PROYEK : Desa : Kecamatan : Kabupaten/Kota : Propinsi : PRESENTASI TANGGAL : TANGGAPAN DARI : Nama : Instansi : Telepon/Fax :
No.
Halaman
Saran/Masukan
Lampiran 18
ARAHAN RAPAT KOMISI/TIM TEKNIS*)
PEMBAHASAN KA-ANDAL/ANDAL, RKL DAN RPL*) KEGIATAN
………
KABUPATEN ………, PROPINSI ………
TGL ……….
Nama Rencana Usaha/Kegiatan
Pemrakarsa
Lokasi
Latar Belakang (bila perlu)
Rencana Kegiatan
Proses Penilaian AMDAL/kronologi (bila perlu)
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Keterangan :
Lampiran 19
DAFTAR HADIR
ACARA :
TANGGAL
:
NO
NAMA
JABATAN
INSTANSI
(ALAMAT/TELEPON)
TANDA TANGAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Lampiran 19
DAFTAR HADIR
ACARA :
TANGGAL
:
NO
NAMA
JABATAN
INSTANSI
(ALAMAT/TELEPON)
TANDA TANGAN
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20Lampiran 20
BERITA ACARA
RAPAT KOMISI/TIM TEKNIS*)
PEMBAHASAN KA-ANDAL/ANDAL, RKL DAN RPL *)
RENCANA KEGIATAN ………..
Nomor : B- /BA/Komisi/IV/…/200…
Hari/tanggal : Tempat : Pemrakarsa Kegiatan :
Penanggung Jawab Pemrakarsa:
Konsultan : Pimpinan Rapat :
1. Anggota Tim Teknis/Komisi Penilai AMDAL Pusat *) yang hadir adalah : a. …….
b. ………
2. Rapat Tim Teknis/Komisi Penilai AMDAL Pusat *) dalam rangka pembahasan
KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) rencana kegiatan ……….
menyepakati beberapa hal sebagai berikut : b. ……..
c. …….
3. Saran, masukan dan tanggapan secara rinci adalah sebagaimana terlampir dalam notulensi dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini. 4. Atas berbagai saran, masukan dan tanggapan, pemrakarsa menyatakan akan
menanggapi semua masukan yang disampaikan oleh peserta rapat.
5. Dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *) hasil perbaikan akan disampaikan oleh Pemrakarsa kepada Komisi Penilai AMDAL Pusat selambat-lambatnya tanggal ………
6. Sementara menunggu ………., Pemrakarsa diperkenankan untuk melakukan penelitian dalam rangka ……….
Pemrakarsa
………..
Pimpinan Rapat
………
Keterangan :
Lampiran 21
Jakarta,
Nomor : B- /IV/…/200.. Kepada Yth Lampiran : 1 (satu) berkas Direktur Utama Perihal : Hasil Notulensi masukan ……….
Tertulis Dokumen………… di
………. ……….
Hasil rapat Komisi Penilai Amdal Pusat terhadap dokumen ………. di kabupaten ……….…, Propinsi ……….., pada tanggal ………, menyatakan masih perlunya penyempurnaan dokumen tersebut dengan mengacu pada hasil notulensi dan kompilasi masukan tertulis anggota rapat terlampir. Perbaikan dokumen ………. harus diserahkan kepada Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat di BAPEDAL paling lambat tanggal ……….
Selanjutnya kami menunggu hasil penyempurnaan dokumen ……… tersebut.
Atas perhatian dan kerjasama Saudara disampaikan terima kasih.
Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan,
Selaku Ketua Komisi Penilai
AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth.
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal (sebagai laporan) 2. Ketua Komisi AMDAL Pusat Dep. Dalam Negeri
Lampiran 22
Pertanggungjawaban Keuangan
Rapat Komisi/Tim Teknis *)
Pembahasan KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan RPL *)
Kegiatan ………..
Tanggal ………..
Terima dari PT ……….. Rp. ………. Pengeluaran: • • • Honor 1. ….. orang X Rp. ………. Rp. ………. 2. Dst.Snack dan Makan Siang Rp. ………. Biaya Pengiriman Surat, Dokumen Rp. ……….
Koreksi --- +
Total Rp. ……….
--- (-)
Sisa dana/Kekurangan *) Rp. ……….
a.n. Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat
BAPEDAL,
……….
Keterangan:
Lampiran 23
Jakarta,
Nomor : B- /IV/…/200.. Kepada Yth
Sifat : Segera Direktur Utama
Perihal : Keterlambatan Penyerahan ………. Dokumen KA-ANDAL/ANDAL, di
RKL dan RPL *) ……….
Berkaitan Surat kami No. B- /IV/…./…… tertanggal ………. perihal …………., dengan ini kami beritahukan bahwa:
1. Sampai saat ini Saudara belum menyerahkan dokumen ………. pada Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat tanpa ada surat pemberitahuan.
2. Karena hal tersebut di atas kami mohon Saudara segera menyerahkan dokumen ………. Ke Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat BAPEDAL.
3. AMDAL merupakan bagian studi kelayakan rencana usaha atau kegiatan, maka keterlambatan penyelesaian studi AMDAL akan menghambat keluarnya ijin pembangunan proyek ini.
4. Apabila dalam penyusunan dokumen tersebut belum dapat diselesaikan, agar dapat diinformasikan kepada kami sampai sejauh mana penyusunan telah dilakukan dan hambatan yang dihadapi, sehingga kami dapat mengetahui kejelasan proses AMDAL-nya perlu ditunda atau diteruskan.
Demikian untuk menjadi perhatian Saudara.
Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan,
Selaku Ketua Komisi Penilai
AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth.
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal (sebagai laporan) 2. dst….
Lampiran 24
Jakarta, Nomor : B- /IV/…./….. Kepada Yth. Lampiran : 1 (satu) berkas Direktur Utama Perihal : Koreksi tanggapan terhadap ………..
notulensi dan kompilasi di
masukan tertulis dokumen ………
………
Bersama ini disampaikan koreksi tanggapan terhadap notulensi dan kompilasi masukan tertulis rapat Komisi/Tim Teknis*) dalam rangka pembahasan dokumen KA-ANDAL/ANDAL,RKL dan RPL*) kegiatan ……… yang telah diselenggarakan pada tanggal ………. Ada beberapa masukan (tanggapan perbaikan) yang belum Saudara tanggapi sebagaimana notulensi dimaksud. Untuk itu kami minta agar beberapa hal tadi ditanggapi terlebih dahulu sebelum keputusan kesepakatan diberikan.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Saudara diucapkan terima kasih.
Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan,
Selaku
Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat,
………..
Tembusan Yth.:
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal (sebagai laporan) 2. dst.
Lampiran 25
Jakarta, Nomor : B- ……../IV/…./200.. Kepada Yth. Lampiran : …… dokumen
Perihal : Undangan ( T e r l a m p i r)
Sehubungan telah diterimanya tanggapan terhadap notulensi hasil rapat Komisi/Tim Teknis dokumen KA-ANDAL/ANDAL, RKL dan
RPL*)….………. di Kabupaten……… Propinsi………, bersama ini
kami mengundang Saudara untuk hadir dalam rangka klarifikasi tanggapan pemrakarsa yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal :
Waktu :
Tempat :
Mengingat pentingnya acara ini, apabila Saudara berhalangan hadir, kami mohon agar Saudara dapat menunjuk wakil yang menguasai segi teknis dan permasalahan ini, serta dapat hadir tepat pada waktunya. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL
selaku
Ketua Tim Teknis AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth.
Undangan Disampaikan Kepada Yth. (diisi sesuai dengan permasalahan)
6.
Sdr. ………… (Tim Teknis AMDAL Pusat Dep. Energi dan Sumberdaya Mineral)7.
Sdr. …………(Direktorat GTL Bandung)8.
Sdr. …………(Direktorat PPU – Bapedal)9.
Sdr. …………(Pakar ………)10. dst…
Keterangan:
Lampiran 26
Jakarta, Nomor : B- /IV/…/200… Kepada Yth. Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Klarifikasi terhadap tanggapan (daftar Terlampir) notulensi dan masukan tertulis
dokumen ………
Sehubungan dengan telah disampaikannya Tanggapan Notulensi
dan Masukan Tertulis Rapat Komisi Penilai AMDAL Proyek
……….. pada tanggal ……….., kami sampaikan hal-hal
sebagai berikut:
1. Sekretariat Komisi AMDAL Pusat telah melakukan evaluasi terhadap tanggapan tertulis Proyek ………. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa, banyak tanggapan yang disampaikan oleh Pemrakarsa masih memerlukan klarifikasi dari para pemberi masukan & tanggapan.
2. Untuk melakukan klarifikasi, kami sampaikan tanggapan atas pertanyaan Saudara pada rapat tanggal ………..tersebut. Kami mohon agar klarifikasi disampaikan paling lambat tanggal ………. Tanggapan tertulis dapat disampaikan melalui fax : (021) 85906168 atau e-mail : [email protected] .
3. Jika tanggapan tertulis tidak disampaikan sampai batas waktu tersebut di atas, maka tanggapan pemrakarsa dianggap telah dapat diterima.
Demikian kami sampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penerapan AMDAL, selaku
Sekretaris Komisi Penilai AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth (sebagai laporan):
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal 2. Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan
Disampaikan Kepada Yth:
(disesuaikan dengan peserta yang hadir)
1. Ketua Komisi AMDAL-Pusat Dep. Dalam Negeri 2. Ketua Komisi AMDAL-Pusat Dep. Pertahanan 3. dst.
Lampiran 27
Jakarta,
Nomor : B- /IV/…/200.. Kepada Yth
Lampiran : ….. Direktur
Perihal : Peninjauan lapangan ……….
………. Di
………
Sesuai hasil kesepakatan rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat bahwa perlu dilakukan peninjauan lapangan ……….., dengan ini kami beritahukan bahwa:
1. Peninjauan lapangan akan dilaksanakan pada tanggal ……….
2. Peserta yang akan melakukan peninjauan adalah: a.
b.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mohon bantuan Saudara untuk dapat memberikan data-data yang diperlukan.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan,
Selaku
Ketua Komisi Penilai AMDAL Pusat,
……… Tembusan Yth.
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal (sebagai laporan) 2. dst….
Lampiran 28
KEPUTUSAN
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP
/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA *)
NOMOR……. TAHUN …….
TENTANG
KESEPAKATAN KERANGKA ACUAN
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (KA-ANDAL)
KEGIATAN ………..
KABUPATEN ………
PROPINSI ………..
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA *),
Menimbang : a. bahwa usaha dan/atau kegiatan ……… merupakanusaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;
b.
bahwa Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… sebagai salah satu bagian dari studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup wajib mendapatkan Keputusan Kesepakatan berdasarkan hasil penilaian Komisi Penilai AMDAL Pusat;c.
bahwa mengingat hal seperti pada huruf a dan b di atas, perlu ditetapkan Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan tentang Kesepakatan atas Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……….……… ……… oleh PT. ………;Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3501); 2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 59; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3838);
4. Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2000 tentang Badan Pengendalian Dampak Lingkungan;
5. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2000 tentang Pedoman Tata Kerja Komisi Penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;
6. Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses AMDAL;
7. Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2000 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;
8. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2001 tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup. Memperhatikan : Hasil rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat di Jakarta pada tanggal
………. mengenai Penilaian Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… ……… oleh PT. ………;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
PERTAMA : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP / GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA*) TENTANG KESEPAKATAN KERANGKA ACUAN ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (KA-ANDAL) ……… ………..
KEDUA : Keputusan Kesepakatan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… ……….. sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA, mengandung arti bahwa ruang lingkup dan kedalaman studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) bagi kegiatan ………. oleh PT………. adalah sebagaimana tercantum dalam dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) terlampir.
KETIGA : Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) kegiatan ………. Oleh PT ……… wajib digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan studi Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) selanjutnya.
KEEMPAT : Langkah-langkah kegiatan pembangunan fisik ……….. tidak dibenarkan untuk dilakukan sampai diterbitkannya keputusan kelayakan lingkungan hidup berdasarkan hasil Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL).
KELIMA : Setiap kelalaian dan/atau penyimpangan yang dilakukan di luar Keputusan Kesepakatan ini dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Ditetapkan di : Jakarta pada tanggal :
--- Menteri Negara Lingkungan Hidup/
Gubernur/Bupati/ Walikota *),
………..
Keputusan ini disampaikan kepada Yth :
(disesuaikan dengan rencana usaha dan/atau kegiatan)
1. Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah; 2. Menteri Pertahanan;
3. Gubernur……….;
4. Bupati/Walikota ………..; 5. dll
Lampiran 29
KEPUTUSAN
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA *) NOMOR: ……. TAHUN …..
TENTANG
PENOLAKAN KERANGKA ACUAN
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (KA-ANDAL) KEGIATAN……….
PT. ………. DI DESA ……….., KECAMATAN ……….,
KABUPATEN ……….., PROPINSI ………
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA *),
Menimbang : a. bahwa usaha dan/atau kegiatan ………PT ………, merupakan usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup; b. bahwa salah satu studi Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan Hidup tersebut berupa penyusunan Kerangka Acuan (KA-ANDAL) yang dilakukan oleh pemrakarsa yang wajib dinilai oleh Komisi yang kewenangannya ada pada Komisi Penilai AMDAL Pusat;
c. bahwa berdasarkan hasil penilaian Komisi Penilai AMDAL Pusat, Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… oleh PT………. di Desa …………, Kecamatan ..………, Kabupaten ………., Propinsi ………. tidak dapat disepakati sebagai dasar penyusunan Studi Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL);
d. bahwa mengingat hal seperti pada huruf a, b, dan c di atas, perlu ditetapkan Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan tentang Penolakan atas Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… oleh PT. ……… di Desa ……….. Kecamatan ……….., Kabupaten …………., Propinsi …………;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3501);
2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699);
3.
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 59; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3838);4.
Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2000 tentang Badan Pengendalian Dampak Lingkungan;5.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor: 40 Tahun 2000 tentang Pedoman Tata Kerja Komisi Penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;6.
Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Nomor: 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;7.
Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Nomor: 09 Tahun 2000 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup;8.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 17 Tahun 2001 tentang Jenis Usaha atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.Memperhatikan : Hasil rapat Komisi Penilai AMDAL Pusat di Jakarta pada tanggal …………mengenai Penilaian Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) ……… oleh PT. ……….. di Desa ………….., Kecamatan ………., Kabupaten ………, Propinsi …………;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
PERTAMA : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP / GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA*) TENTANG PENOLAKAN KERANGKA ACUAN ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP (KA-ANDAL) ……….. OLEH PT. ……… DI DESA ………, KECAMATAN ………, KABUPATEN ………., PROPINSI ……….
KEDUA : Keputusan Penolakan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) oleh PT. ………. sebagaimana dimaksud