• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN RENCANA KERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERUBAHAN RENCANA KERJA"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

i

PERUBAHAN

RENCANA KERJA

( RENJA)

TAHUN 2019

DINAS PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN

DAN PERIKANAN KABUPATEN KLATEN

(2)

ii

Halaman

Halaman

Judul...

i

Daftar Isi...

ii

Kata Pengantar……… …

iii

BAB I PENDAHULUAN ...

1

1.1 Latar Belakang ...

1

1.2 Landasan Hukum ...

2

1.3 Maksud dan Tujuan ...

5

1.4 Sistematika Penulisan ...

5

BAB II EVALUASI RENCANA KERJA (RENJA) SAMPAI DENGAN

TRIWULAN II TAHUN 2019 ...

6

2.1Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Sampai Dengan

Triwulan II ...

6

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah dan Isu-Isu

Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

7

BAB III

PERUBAHAN RENCANA KERJA DAN PENDANAAN

PERANGKAT DAERAH ...

18

(3)

iii

Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha

Kuasa atas Rahmat dan Karunianya, kami dapat menyelesaikan penyusuan

Perubahan Rencana Kinerja Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan

Perikanan Kabupaten Klaten Tahun 2019

.

Renja Perangkat Daerah

merupakan instrumen wajib sebagai pedoman Perangkat Daerah yang

disusun untuk menyediakan kerangka logis rencana kerja bagi Perangkat

Daerah dalam rangka melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan

tugas fungsi yang mendasari pada arah kebijakan dan target sasaran

pembangunan daerah.

Rencana Kerja Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan

Tahun 2019 merupakan perencanaan satu tahunan yang memuat hasil

evaluasi pelaksanaan Renja tahun sebelumnya, capaian Renstra, analisis

kinerja pelayanan SKPD, tupoksi SKPD, telaah terhadap kebijakan nasional

dan provinsi, tujuan dan sasaran serta progam/kegiatan yang akan

dilaksanakan. Rencana Kerja DPKPP Tahun 2019 mengacu pada hasil

pelaksanaan program dan kegiatan tahun sebelumnya, berdasarkan usulan

program dan kegiatan yang berasal dari masyarakat.

Demikian Perubahan Renja ini kami susun semoga dapat digunakan

sebagai bahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan khususnya untuk

peningkatan kinerja di masa mendatang.

Klaten, Juli 2019

KEPALA DPKPP

KABUPATEN KLATEN

Ir. WIDIYANTI, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 196408061991032005

(4)
(5)

~ 1 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun

2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa penyelenggaraan pemerintah daerah

diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui

peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta

peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi,

pemerataan, keadilan dan kekhasan suatu daerah dalam sistem Negara

Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu paradigma dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah dari

dilayani menjadi melayani mengharuskan setiap institusi pemerintah dapat

mewujudkan

tata

pemerintahan

yang

baik

(Good

Governance)

dan

penyelenggaraan pemerintahan yang bersih (Clean Government), mulai dari

perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi. Undang-undang Nomor 25 Tahun

2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan

bahwa Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) menyiapkan rancangan

Rencana Kerja (Renja) sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsinya dengan

berpedoman pada Rencana Strategis OPD.

Rencana Kerja Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Tahun

2019 merupakan perencanaan satu tahunan yang memuat hasil evaluasi

pelaksanaan Renja tahun sebelumnya, capaian Renstra, analisis kinerja

pelayanan SKPD, tupoksi SKPD, telaah terhadap kebijakan nasional dan

provinsi, tujuan dan sasaran serta progam/kegiatan yang akan dilaksanakan.

Rencana Kerja DPKPP Tahun 2019 mengacu pada hasil pelaksanaan program

dan kegiatan tahun sebelumnya, berdasarkan usulan program dan kegiatan yang

berasal dari masyarakat.

(6)

~ 2 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

1.2. Landasan Hukum

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- daerah

Kabupaten Klaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah;

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Nasional;

4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

5. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Nasional (RPJPN) Tehun 2005-2025;

6. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;

7. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;

8. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 ttg Pemerintah Daerah sebagaimana telah

diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang 9 Tahun 2015 ttg Perubahan

Kedua Atas Undang-Undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

9. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

sebagaimana telah diubah diubah dengan Peraturan Pemerintahn Nomor 12 Tahun

2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

(7)

~ 3 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

15. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang

Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah;

16. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Nasional Tahun 2015-2019;

17. Peraturan Presiden No 72 Th 2018 ttg Rencana Kerja Pemerintah Th 2019;

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman

Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kalli terakhir

dengan Peraturan 1 Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Perubahan

Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman

Pengelolaan Keuangan Daerah;

19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara

Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tata Cara Evaluasi

Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja

Pemerintah Daerah;

20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana

Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah 2005-2025;

22. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023;

23. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2005-2025;

24. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 10 Tahun 2009 tentang Pokok- Pokok

Pengelolaan Keuangan Daerah;

25. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 5 Taun 2016 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 13

(8)

~ 4 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Klaten

Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021;

26. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan

Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Klaten;

27. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 26 Tahun 2018 tentang Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2019;

28. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana

Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019;

29. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 66 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019;

30. Peraturan Bupati Klaten Nomor 16 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah

Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2019 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan

Bupati Klaten Nomor 32 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati

Klaten Nomor 16 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah

Kabupaten Klaten Tahun 2019;

31. Peraturan Bupati Klaten Nomor 59 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran

dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2019 sebagaimana telah

diubah dengan Peraturan Bupati Klaten Nomor 14 Tahun 2019 tentang Perubahan

Atas Peraturan Bupati Klaten Nomor 59 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran

dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2019

32. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 57 Tahun 2016 tentang Kedudukan

Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pertanian, Ketahanan

Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten.

33. Perbup No 32 Th 2019 Tanggal 25 Juni 2019, tentang RKPD Perubahan Tahun 2019.

34. Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 050/346/31 Tanggal 8 Mei 2019 Tentang Pedoman

Penyusunan Perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Perubahan

Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2019.

(9)

~ 5 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

1.3. Maksud dan Tujuan

1. Maksud

Maksud disusunnya rencana kerja adalah sebagai pedoman rencana

pembangunan pertanian yang berjangka waktu 1 (satu) tahun yang

merupakan penjabaran dari Rencana Strategis (Renstra) 2016 – 2021.

2. Tujuan

Tujuan disusunnya rencana kerja adalah untuk melaksanakan

akuntabilitas kinerja Kepala Dinas sebagai wujud pertanggungjawaban

dalam mencapai visi, misi tujuan dan sasaran Organisasi Perangkat Daerah

yang telah disusun.

1.4. Sistematika Penulisan

Perubahan Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan

dan Perikanan Kabupaten Klaten Tahun 2019 disusun dengan sistematika

sebagai berikut :

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Landasan Hukum

1.3 Maksud dan Tujuan

1.4 Sistematika Penulisan

BAB II

EVALUASI RENCANA KERJA (RENJA) SAMPAI DENGAN TRIWULAN

II TAHUN 2019

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Sampai Dengan

Triwulan II.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah dan Isu-Isu Penting

Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah.

BAB III PERUBAHAN RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT

DAERAH

(10)

~ 6 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

BAB II.

EVALUASI RENCANA KERJA (RENJA) SAMPAI DENGAN

TRIWULAN II TAHUN 2019

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Sampai Dengan Triwulan II

Hasil review terhadap hasil pelaksanaan Renja Perangkat Daerah sampai

dengan Triwulan, diperoleh bahwa tingkat realisasi capaian kinerja dan anggaran

masing-masing sebesar 64 %. Adapun realisasi anggaran sampai dengan

triwulan

II

sebesar

Rp.

10.981.677.000,-

dari

pagu

anggaran

Rp

17.038.568.000,-.

Apabila hasil review tersebut dikaitkan dengan pencapaian Rencana

Strategis (Renstra) Perangkat Daerah berdasarkan realisasi pelaksanaan Renja

Perangkat Daerah tahun-tahun sebelumnya, maka diperoleh untuk realisasi

kinerja sebesar 50 % dan realisasi keuangan 41 %. Untuk lebih jelasnya dapat

dilihat pada form I tentang Evaluasi Terhadap Pelaksanaan Rencana Kerja

(Renja) Perangkat Daerah sampai dengan Triwulan II tahun 2019.

Pencapaian realisasi tersebut tidak terlepas dengan adanya jumlah

program maupun kegiatan yang ada. Jumlah program di Renstra maupun di

Renja sama, yaitu 16 program. Akan tetapi jumlah kegiatan yang ada di Renstra

berbeda dengan jumlah kegiatan yang ada di Renja. Jumlah kegiatan di Renstra

sebesar 74 kegiatan, sedangkan di Renja sebesar 68 kegiatan.

Adapun kegiatan di Renstra yang tidak terdapat di Renja beserta

alasannya dapat dilihat di tabel 2.1.

(11)

~ 7 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

Tabel 2.1 Tabel Kegiatan Yang Tidak Ada di Renja 2019

No

Nama Kegiatan

Alasan Ditiadakan di Renja 2019

1

Fasilitasi Pindahan

Kantor

Adanya penggabungan antara kantor Ketahanan

Pangan dan Dinas Pertanian menjadi DPKPP,

sehingga hanya dilaksanakan pada waktu tahun

penggabungan (1 X)

2

Pengembangan bibit

unggul pertanian /

perkebunan

Kegiatan yang dibiayai DBHCHT, sehingga dalam

pelaksanaannya menyesuaikan Peraturan Mentri

Keuangan

3

Pengembangan

Pertanian Terpadu

Kegiatan

ini

dialihkan

pada

kegiatan

Pengembangan agribisnis tanaman pangan dan

hortikultura

4

Penyuluhan

peningkatan

produksi pertanian /

perkebunan

(DBHCHT)

Kegiatan yang dibiayai DBHCHT, sehingga dalam

pelaksanaannya menyesuaikan Peraturan Mentri

Keuangan

5

Pembangunan dan/

pengembangan UBI

(DAK Kelautan dan

Perikanan

Kegiatan dengan sumber dana DAK kelautan dan

perikanan menyesuaikan dengan Peraturan Mentri

Kelautan

dan

Perikanan

tentang

juknis

penggunaan DAK Kelautan dan Perikanan.

6

Pelestarian

sumberdaya ikan di

perairan umum

Kegiatan ini dialihkan pada kegiatan Pembinaan

dan pengembangan perikanan.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah dan Isu-Isu Penting

Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

Suatu indikator kinerja daerah dapat dirumuskan berdasarkan hasil

analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program

(outcome) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah. Penetapan indikator

kinerja masing-masing program diarahkan untuk mewujudkan misi Dinas

(12)

~ 8 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten, pencapaian

kinerja pelayanan DPKPP Kabupaten Klaten disajikan dalam Tabel 2.2; 2.3 dan

2.4

Sesuai dengan visi Bupati Klaten terpilih, maka visi pembangunan daerah

jangka menengah Kabupaten Klaten tahun 2016 – 2021 adalah:

“Mewujudkan Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Berdaya

saing”

Adapun misi dari Bupati Klaten dalam rangka mencapai visi adalah:

1. Mewujudkan sumberdaya manusia yang cerdas, sehat dan berbudaya;

2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

3. Meningkatkan dan mengembangkan ekonomi daerah yang lebih

produktif, kreatif, inovatif dan berdaya saing berlandaskan ekonomi

kerakyatan berbasis potensi lokal;

4. Meningkatkan kapasitas infrastruktur publik dan penyediaan kebutuhan

sarana prasarana sosial dasar masyarakat;

5. Meningkatkan kapasitas pengelolaan dan kelestarian sumberdaya alam

yang selaras dengan tata ruang wilayah;

6. Mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang berakhlak dan

berkepribadian;

7. Meningkatkan kapasitas pengarusutamaan gender dan perlindungan

anak;

8. Meningkatkan kapasitas pelayanan public.

Dari hasil telaah visi dan misi tersebut, maka Dinas Pertanian sesuai

dengan tugas dan fungsinya DPKPP sangat berperan pada misi ke 3, yaitu

Meningkatkan dan mengembangkan ekonomi daerah yang lebih produktif,

kreatif, inovatif dan berdaya saing berlandaskan ekonomi kerakyatan yang

berbasis pada potensi lokal. Sedangakan tujuan, sasaran dan indikatornya dapat

dilihat pada table 2.2

(13)

~ 9 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

TABEL 2.2

CAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH KABUPATEN

KLATEN

MISI/TUJUAN

SASARAN

INDIKATO

R TUJUAN/

SASARAN

SATUAN

2018

2019

Target

tahun

2018

Realisa

si

tahun

2018

%

capaian

Tahun

2018

Target

tahun

2019

%

Perkiraa

n

capaian

Tahun

2019

1

2

3

4

5

6

7

8

8

Tujuan :

Meningkatka

n

Perekonomi

an Daerah

yang

berdaya

saing untuk

kesejahteraa

n

masyarakat

Meningkatk

an

ketersediaa

n pangan

beragam

bergizi

seimbang

dan

kontribusi

sektor

pertanian

terhadap

pertumbuh

an ekonomi

daerah

Pertumbu

han

ekonomi

(%)

5,41

5,44

100,55

5,43

100

Kontribus

i sektor

pertanian

terhadap

PDRB

(%)

12,25

10,98

89,63

12,30

100

Suatu indikator kinerja daerah dapat dirumuskan berdasarkan hasil

analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program

(outcome) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah. Penetapan indikator

kinerja masing-masing program diarahkan untuk mewujudkan misi Dinas

Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten, pencapaian

kinerja pelayanan DPKPP Kabupaten Klaten disajikan dalam Tabel 2.3 di bawah

ini.

(14)

~ 10 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

TABEL 2.3

PENCAPAIAN KINERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN KLATEN

No

Indikator

SPM/Stan

dar

Nasional

I K K

Target Renstra

Realisasi Capaian

Proyeksi

Cat

ata

n

Ana

lisis

i

Tahun

2018

Tahun

2019

Tahun

2020

Tahun

2021

Tahun

2018

Proyeksi

TW II Th

2019

Tahun

2020

Th

2021

(1)

(2)

(3)

(4)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

ASPEK PELAYANAN UMUM

Fokus Layanan Urusan Wajib

I

Pangan

1.

Meningkatnya Kinerja Ketahanan

1.1

Skor Pola

Pangan

harapan

-

-

92.50 92.75 93.00 93.25 92.50 92,75* 93.00 93.25

-

Fokus Layanan Urusan Pilihan

II

Pertanian

1.

Meningkatnya Produktifitas Tanaman Pangan dan Hortikultura

1.1

Produktivitas

padi (kw/ha)

-

-

63.99 64.00 64.01 64.01 62.59 63.58 64.01 64.01

-

2.

Meningkatnya Produksi Perkebunan

2.2

Produksi

tembakau

rajang (ton)

-

-

1,087.00 1,091.00 1,092 1,092.00 1,744.00 - 1,092 1,092

-

2.3

Produksi

tembakau

asepan (ton)

-

-

952.00 1,167.00 946 946.00 1,514.00 - 946.00 946.00

-

3.

Meningkatnya Produksi Peternakan

3.1

Populasi sapi

(ekor)

-

-

104,450 108,628 112,973 117,492 100,259 97,700 112,973 117,492

-

3.2

Produksi

daging sapi

potong (ton)

-

-

2,621 2,805 3,001 3,211 2,154.60 142 3,001 3,211

-

III

Kelautan dan Perikanan

1.

Meningkatnya Produksi Perikanan

1.1

Produksi

perikanan(ton)

-

-

30,396

31,302

31,467

31,467

26,680.869 9

13,200

31,467

31,46

7

-

1.2

Konsumsi ikan

(kg/kapita/th)

-

-

18.72

19.91

20.41

20.41

19.18

20.40

20.41

20.41

-

Skor Pola Pangan Harapan (SPPH) (skor) -

92.50

92.75

93.00

93.00

91.90

91,80*

92.75

93.00

-

- Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB (%)

12.25

12.30

12.40

12.60

10,98**

12,30*

12.40

12.60

-

- Skor pola pangan harapan (skor PPH)

92.50

92.75

93.00

93.25

92.50

92,75*

93.00

93.25

-

- Produktivita s padi (kw/ha)

63.99

64.00

64.01

64.01

62.59

63.58

64.01

64.01

-

- Produksi daging sapi potong (ton)

2,621

2,805

3,001

3,211

2,154.60

142

3,001

3,211

-

- Konsumsi ikan (kg/kapita/th )

18.72

19.91

20.41

20.41

19.18

20.40

20.41

20.41

-

(15)

~ 11 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

Adapun capaian indikator kinerja program per urusan sampai dengan semester

I dapat dilihat pada tabel 2.4.

TABEL 2.4

PROYEKSI CAPAIAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM PER URUSAN S/D SEMESTER I TAHUN

2019

NO

BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN /

PROGRAM / INDIKATOR KINERJA

PROGRAM (OUTCOME)

SATUAN

INDIKATOR

KINERJA

TARGET

AKHIR

RPJMD

(2016-2021)

TARGET

2019

PROYEKSI

CAPAIAN

S/D

SEMESTER

I TAHUN

2019

%

PROYEKSI

CAPAIAN

KINERJA

STATUS

1

2

3

4

5

6

7=6/5X100

8

URUSAN WAJIB

Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar

1

Pangan

1

Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat

a.

Penguatan Cadangan Pangan

%

90

82

40

48.78

-

b.

Ketersediaan Informasi

Pasokan, Harga dan Akses

Pangan di Daerah

%

100

100

78

78.00

-

c.

Stabilitas Harga dan Pasokan

Pangan

%

100

100

75

75.00

-

d.

Pengawasan dan Pembinaan

Keamanan Pangan

%

77

75

70

93.33

-

e.

Penanganan Daerah Rawan

Pangan

%

90

82

40

48.78

-

2

Peningkatan Ketahanan Pangan

a.

Pemantauan harga kebutuhan

pokok masyarakat

komoditas

72

18

-

-

Perekonomian

URUSAN PILIHAN

1

Kelautan dan Perikanan

1

Pengembangan Budidaya Perikanan

a.

Produksi ikan perikanan

budidaya

ton

242,863

43,129

13,200

30.61

-

b.

Produksi benih ikan di Unit

Perbenihan Rakyat (UPR)

juta ekor

755

127

65

51.18

-

c.

Produksi benih ikan di UPT Unit

Budidaya Ikan (UBI)

juta ekor

10

1.67

0.0767

4.59

-

d.

Cakupan Bina Kelompok

Pembudidaya Ikan (Pokdakan)

jumlah

Pokdakan

316

308

316

102.60

-

2

Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan

a.

Konsumsi Ikan

kg/kapita/tahun

20.39

19.61

20.4

104.03

-

3

Pengembangan Perikanan Tangkap

a.

Cakupan Bina Kelompok

Nelayan Tangkap

kelompok

Nelayan

14

9

6

66.67

-

2

Pertanian

1

Peningkatan Ketahan Pangan (Pertanian / Perkebunan)

a.

Produktifitas padi

kwintal/ha

384

64

63.58

99.34

Data s/d

Maret 2019

b.

Produktifitas jagung

kwintal/ha

511

85.18

83.85

98.44

(16)

~ 12 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

c.

Produktifitas kedelai

kwintal/ha

134

22.26

9.06

40.70

d.

Produksi padi GKG

Ton

2,555,810

426,032

115,181

27.04

e.

Produksi jagung

Ton

566,128

94,380

13,269

14.06

f.

Produksi kedelai

Ton

36,365

6,065

31

0.51

2

Peningkatan Produksi Pertanian / Perkebunan

a.

Produksi tembakau rajang

Ton

3,032

2,636

0

0

belum panen

b.

Produksi tembakau asepan

Ton

6,995

1,166

0

0

c.

Produksi lada

ton biji kering

58,549

9,771

0

0

d.

Produksi cengkeh

ton bunga

kering

278

46.4

0

0

3

Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian / Perkebunan

a.

Promosi hasil produk pertanian

dan olahan pangan

kali

2

2

1

50.00

-

4

Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak

a.

Rasio pelayanan kesehatan

hewan terhadap total jumlah

ternak ruminansia dan unggas

%

89

89

-

-

5

Peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan

a.

Produksi telur ayam ras

Kilogram

55,521

9,456

1,741

18.41

-

b.

Produksi telur ayam buras

kilogram/butir

8,662

1,471

583

39.63

-

c.

Jumlah pemotongan ternak

sapi di RPH

ekor

31,155

5,363

824

15.36

-

6

Peningkatan Produksi Hasil Peternakan

a.

Jumlah populasi sapi potong

ekor

751,339

130,343

97,700

74.96

-

b.

Jumlah populasi sapi perah

ekor

41,990

7,191

5,870

81.63

-

c.

Jumlah populasi kambing

ekor

651,294

111,844

100,588

89.94

-

d.

Jumlah populasi ayam buras

ekor

9,590,015

1,628,570

1,380,528

84.77

-

e.

Jumlah populasi itik

ekor

2,039,687

349,323

363,328

104.01

-

f.

Produksi daging sapi potong

Kilogram

15,169,608

1,805,122

141,740

7.85

-

g.

Produksi daging unggas

Kilogram

25,621,548

4,375,944

2,097,610

47.94

-

h.

Produksi susu sapi

liter

30,852,556

5,283,681

1,167,288

22.09

-

7

Peningkatan Kesejahteraan Petani

a.

Penigkatan kapasitas kelompok

tani mandiri

Poktan

70

60

0

0

Peningkatan

kelas kel. tani

8

Pemberdayaan Penyuluh Pertanian / Perkebunan Lapangan

a.

Jumlah penyuluh yang

berprestasi

orang

Penyuluh

9

9

0

0

-

9

Pengembangan Kawasan Agropolitan

a.

Jumlah kawasan

kawasan

2

1

0

0

-

(17)

~ 13 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

2.2.1. Isu-Isu Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

1. Tugas

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten

Klaten mempunyai tugas melaksanakan kewenangan Pemerintah

Kabupaten Klaten di bidang Pertanian yang meliputi urusan wajib pangan

(ketahanan pangan) dan urusan pilihan (Tanaman Pangan dan Hortikultura,

Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan).

2.Fungsi

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana tersebut diatas,

DPKPP mempunyai fungsi :

a. pembinaan konsumsi pangan, dengan percepatan Penganekaragaman

Konsumsi Pangan dengan tujuan memotivasi masyarakat untuk

mengkomsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman

(B2SA) berbasis sumberdaya lokal;

b. perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian;

c. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang

pertanian;

d. pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pertanian;

e. pemberian penyuluhan kepada masyarakat yang berhubungan dengan

bidang Pertanian;

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

3. Permasalahan

Dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang pertanian,

ketahanan pangan dan perikanan permasalahan yang dihadapi dapat

diidentifikasi sebagai berikut:

a. Meningkatnya kebutuhan pangan penduduk sebagai akibat tingginya

pertumbuhan penduduk dan meningkatnya konsumsi pangan;

(18)

~ 14 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

b. Belum optimalnya produksi dan produktivitas pertanian tanaman

pangan, hortikultura, perkebunan, perikanan dan peternakan;

c. Masih rendahnya kapasitas kelembagaan petani (kelompok tani) dan

gabungan kelompok tani (Gapoktan);

d. Masih rendahnya kesejahteraan petani yang ditandai dengan rendahnya

nilai tukar petani dan minimnya kepemilikan lahan;

e. Tingginya laju alih fungsi lahan pertanian pangan ke sektor non

pertanian;

f. Meningkatnya kerusakan lingkungan dan perubahan iklim global

mengakibatkan rawan bencana alam (banjir dan kekeringan) dan

perubahan musim sehingga meningkatkan perkembangan

eksplosi

hama penyakit tanaman (OPT) dan penyakit ternak;

g. Belum optimalnya ketersediaan infrastruktur lahan dan air;

h. Belum optimalnya peran dan fungsi Balai Benih Tanaman (humo) dan

Unit Budidaya Ikan untuk menghasilkan benih padi unggul bermutu dan

benih ikan yang berkualitas;

i. Kurangnya penyediaan sarana produksi lainnya (pupuk, obat-obatan,

alat mesin pertanian, alat mesin peternakan);

j. Belum padunya antar sektor dalam mendukung pertanian;

k. Pemotongan ternak ruminansia besar (sapi) di luar RPH masih tinggi

dan masih banyak terjadi pemotongan ternak ruminansia betina

produktif.

l. Kurang optimalnya kinerja dan pelayanan birokrasi pertanian;

Dari hasil identifikasi permasalahan kondisi yang ingin dicapai di

tahun 2019 adalah:

a. Pengendalian alih fungsi lahan pertanian dengan adanya jaminan Lahan

Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 32.451 ha;

b. Surplus ketersediaan pangan utama (beras, jagung, kedele);

c. Penguatan kelembagaan petani (Poktan, Gapoktan);

(19)

~ 15 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

d. Peningkatan

produksi

peternakan

(sapi

potong,

sapi

perah,

kambing/domba, unggas);

e. Peningkatan produksi perikanan budidaya dan perikanan tangkap;

f. Peningkatan dan pengembangan sentra produksi serta penghasil benih

selain produksi pangan;

g. Pengembangan dan peningkatan sistem pertanian berkelanjutan

dengan pola integrated farming system;

h. Pengembangan dan peningkatan kapasitas kawasan minapolitan dan

agropolitan;

i. Peningkatan dan pemantapan kemandirian pangan menuju kedaulatan

pangan;

j. Pengembangan diversifikasi pangan, pengembangan lumbung pangan,

penguatan cadangan pangan daerah dan Lembaga Distribusi Pangan

Masyarakat.

4.Isu-Isu Strategis

Isu-isu strategis yang akan ditangani adalah :

a. Meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu produk pertanian

tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan

kehutanan untuk peningkatan daya saing ditingkat regional Jawa tengah

dan nasional;

b. Penggunaan pupuk kimia dan pupuk organik secara berimbang untuk

meningkatkan kesuburan fisik tanah;

c. Memperbaiki/membangun infrastruktur lahan dan air;

d. Mengoptimalkan peran dan fungsi Balai Benih Tanaman (humo) dan Unit

Budidaya Ikan untuk menghasilkan benih padi unggul bermutu dan benih

ikan yang berkualitas;

e. Meningkatkan kapasitas kelembagaan petani (kelompok tani) dan

menumbuh kembangkan gabungan kelompok tani (Gapoktan);

f. Pengembangan kawasan agropolitan dan kawasan minapolitan II serta

memantapkan kawasan minapolitan I (kawasan Kalungharjo);

(20)

~ 16 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

g. Pengawasan secara ketat dan sosialisasi larangan pemotongan ternak

ruminansia betina produktif;

h. Pengembangan komoditas unggulan tanaman pangan, hortikultura dan

peternakan.

5. Tantangan

Tantangan dan permasalahan pengembangan pelayanan yang

dihadapi adalah :

a. Belum optimalnya produksi dan produktivitas pertanian;

b. Masih rendahnya kesejahteraan petani disektor tanaman pangan dan

hortikultura;

c. Infrastruktur pertanian tanaman pangan dan hortikultura belum optimal;

d. Perubahan iklim yang memicu bencana alam dan serangan OPT;

e. Penggunaan pupuk dan pestisida anorganik belum sesuai anjuran;

f. Masih lemahnya kapasitas kelembagaan petani dan terbatasnya

pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani dalam pengembangan

pertanian tanaman pangan dan hortikultura;

g. Semakin terbatasnya tenaga kerja trampil dan produktif yang mau

bekerja disektor pertanian;

h. Sempitnya kepemilikan lahan;

i. Mahalnya teknologi mekanisasi;

j. Kurangnya jumlah SDM Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan

Hortikultura;

k. Masuknya komoditas pertanian impor yang menyaingi produk petani;

l. Semakin meningkatnya pendapatan dan kesadaran masyarakat

sehingga menuntut produk pertanian yang aman dikonsumsi;

m. Laju alih fungsi lahan pertanian ke non sektor pertanian semakin

mengkhawatirkan.

(21)

~ 17 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

6. Peluang

Peluang dalam rangka peningkatan pelayanan adalah sbagai

berikut :

a. Letak geografis Kabupaten Klaten berada dilintas jawa bagian tengah

yang menghubungkan Provinsi Jawa timur dengan Provinsi Jawa

Tengah bagian selatan, serta berada diantara 2 kota budaya yaitu

Surakarta dan Yogyakarta sangat berpotensi untuk meningkatkan laju

perekonomian daerah;

b. Komitmen Pemerintah Pusat (Kementerian Pertanian dan Kementerian

Kelautan dan Perikanan) yang setiap tahun mengalokasikan APBN

dana Tugas Pembantuan dapat mengurangi beban APBD Kabupaten

dan menjadi pendorong percepatan pencapaian target Renstra;

c. Tersedianya paket teknologi untuk meningkatkan produktivitas melalui

SLPTT/GPTT dan Pengembangan pupuk organik, agensia hayati,

pestisida nabati melalui SLPHT;

d. Peraturan daerah Kabupaten Klaten Nomor 11 tahun 2011 tentang

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Klaten yang

ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata

Ruang (RDTR) kecamatan, memberikan jaminan kepastian hukum

akan pengembangan kawasan pertanian, perkebunan, perikanan,

peternakan dan kehutanan;

e. Adanya komoditas-komoditas yang sudah sangat dikenal ditingkat

regional Jawa Tengah maupun nasional (misal: beras rojolele/mentik

wangi di Delanggu dan sekitarnya, ikan nila Larasati (nila merah strain

janti) di kawasan Minapolitan Kalungharjo dan sekitarnya, sapi potong

(22)

~ 18 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

BAB III

PERUBAHAN RENCANA KERJA DAN PENDANAAN

PERANGKAT DAERAH

Rancangan perubahan rencana kerja (Renja) Dinas Pertanian Ketahanan

Pangan dan Perikanan di tahun 2019 ada 16 program dan 66 kegiatan yang terbagi

dalam 3 (tiga) urusan yaitu pangan, perikanan dan pertanian.

Adapun pagu anggaran pada perubahan rencana kerja tahun 2019 sebesar

Rp. 19.075.043.000,- dari pagu sebelumnya sebesar Rp. 22.760.961.000,-, sehingga

mengalami penurunan 16% atau sebesar Rp. 3.685.918.000,-. Untuk lebih jelasnya

dapat dilihat pada lampiran form II.

Pelaksanaan program/kegiatan dalam urusan pangan tidak mengalami

perubahan, begitu juga untuk pelaksanaan program/kegiatan urusan perikanan juga

masih sama dengan rencana kerja (Renja) tahun 2019. Sedangkan untuk

pelaksanaan program/kegiatan dalam urusan pertanian mengalami sedikit

perubahan, antara lain :

1) Kegiatan penyediaan operasional UPTD dihilangkan karena UPTD wilayah

sudah dilikuidasi sesuai Peraturan Bupati Klaten nomor 47 tahun 2018,

2) Kegiatan penyuluhan peningkatan produksi pertanian/perkebunan direncanakan

dalam renja murni 2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan

dalam perubahan 2019,

3) Kegiatan pengembangan bibit unggul pertanian/perkebunan direncanakan dalam

renja murni 2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan dalam

perubahan 2019,

4) Kegiatan pengembangan pertanian terpadu direncanakan dalam renja murni

2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan dalam perubahan

2019,

5) Kegiatan penanganan pasca panen tembakau tidak direncanakan dalam renja

murni 2019 namun ada dalam DPA dan direncanakan dalam perubahan 2019.

(23)

~ 19 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

Rumusan program dan kegiatan yang mengalami perubahan secara rinci

dapat dilihat pada tabel 3.1

TABEL 3.1

PROGRAM / KEGIATAN YANG MENGALAMI PERUBAHAN

NO Program / Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcome) / Kegiatan (output)

Target Capaian

Kinerja Pagu Indikatif Tahun 2019 Keterangan

Sebelum Setelah Sebelum Setelah Sebelum Setelah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) Urusan Pangan

Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat Ketersediaan energi dan ketersediaan protein Ketersediaan energi dan ketersediaan protein - 2881 kkal/kapi ta/hari, 77.99 gram/ka pita/hari 1 Pengembangan Diversifikasi Pangan Jumlah peserta pelatihan pengembangan pangan lokal Jumlah peserta pelatihan pengembangan pangan lokal

50 orang 50 orang 20,000,000 200,000,000 Tambahan pagu untuk kegiatan gelar pangan menjadi 2 hari 2 Pembinaan dan Pengembangan Lumbung Pangan Jumlah peserta pelatihan kelompok lumbung pangan Jumlah peserta pelatihan kelompok lumbung pangan, fasilitasi, pembinaan dan monitoring kelompok lumbung pangan masyarakat 30 orang 30 orang, 30 desa/kel 70,000,000 136,150,000 Tambahan pagu untuk fasilitasi, pembinaan dan monitoring kelompok LPM 3 Pengembangan Rumah Pangan Lestari (DBHCHT) Jumlah kelompok wanita tani (KWT) yang menerima bantuan pengembangan rumah pangan lestari Jumlah kelompok wanita tani (KWT) yang menerima bantuan pengembangan rumah pangan lestari

26 kwt 26 kwt, 11 kelompo k wanita/ PKK di 11 desa 400,000,000 550,000,000 Tambahan pagu sebesar 50 juta pada apbd mendahului perubahan Urusan Perikanan

Program Pengembangan Budidaya Perikanan Mengembangkan budidaya perikanan Produksi perikanan budidaya - 30930 ton 1 Pendampingan pada Kelompok Tani Pembudidaya Ikan Jumlah peserta pelatihan teknis budidaya ikan meliputi pelatihan ikan hias, bioflog, CBIB dan CPIB

Jumlah peserta pelatihan teknis budidaya ikan meliputi pelatihan ikan hias, bioflog, CBIB dan CPIB, jumlah peserta

temu lapang percontohan nila, budidaya ikan hias dan budidaya lele

100 orang 200 orang 40,000,000 76,325,000 Tambahan pagu untuk temu lapang percontohan nila, budidaya ikan hias dan budidaya lele 2 Pembinaan dan Pengembangan Perikanan Jumlah bantuan benih pada masyarakat

Jumlah bantuan benih ikan nila dan bantuan benih ikan lele pada pokdakan, buku profil

perikanan dan studi banding budidaya perikanan 6644 kg 460000 ekor, 1 paket, 1 laporan 200,000,000 275,000,000 Tambahan pagu untuk pembuatan buku profil perikanan dan studi banding budidaya perikanan Program Pengembangan Perikanan Tangkap - Produksi perikanan tangkap - 526 ton 1 Pendampingan pada Kelompok Nelayan Perikanan Tangkap Jumlah kelompok nelayan perikanan yang dibina Jumlah kelompok nelayan perikanan tangkap yang dibina,

penebaran benih di perairan umum, fasilitasi mancing mania 6 poknel 6 poknel, 1100000 ekor 50,000,000 250,000,000 Tambahan pagu untuk penebaran benih di perairan umum dan fasilitasi mancing mania

(24)

~ 20 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019 Urusan Pertanian

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran dan operasional kegiatan dinas dan UPTD Terpenuhinya kebutuhan layanan administrasi perkantoran dan operasional DPKPP, UPT, UPT wilayah/BP3K - 90% 1 Penyediaan Operasional UPTD Jumlah UPT Pertanian/Balai Penyuluhan Kecamatan - 7 unit - 150,000,000 - UPTD Wilayah sudah dilikuidasi sesuai Peraturan Bupati Klaten nomor 47 tahun 2018 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Meningkatnya kinerja aparatur Dinas dan UPTD

Terpenuhinya sarana prasarana pelayanan (peralatan, perlengkapan, perawatan gedung, perawatan lingkungan kantor dan operasional kendaraan dinas) - 90% 1 Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan Dinas/ Operasional Jumlah kendaraan roda 4 (20 unit), roda 3 (3 unit), roda 2 (270 unit)

Jumlah kendaraan roda 4 (20 unit), roda 3 (3 unit), roda 2 (270 unit) 293 unit 293 unit 120,000,000 110,000,000 Tambahan pagu untuk biaya service kendaraan dinas/ operasional Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Meningkatnya kinerja Dinas dan UPTD melalui ketepatan dan ketaatan penyampaian laporan pelaksanaan program/kegiatan Peningkatan kinerja melalui ketepatan dan ketaatan penyampaian laporan pelaksanaan program dan kegiatan - 6 dokume n 1 Pengembangan Perencanaan Teknis dan Pengendalian Kegiatan SKPD Jumlah dokumen RKA/DPA dan RKA/DPA Perubahan Jumlah dokumen RKA/DPA, RKA/DPA Perubahan 3 dokumen 3 dokumen 15,000,000 8,000,000 Pengurangan pagu dialihkan untuk kegiatan fasilitasi kelompok tani berbasis gender Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Meningkatnya kemandirian petani, kelembagaan petani, pelaku agribisnis (poktan, gapoktan, kelompok UPJA) Persentase kelompok tani kelas madya dan utama

- 31,19%

1 Pelatihan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT)

Jumlah petani yang mengikuti pelatihan Agen Hayati

Jumlah petani yang mengikuti pelatihan Agen Hayati, Lomba

refugia 26 kec, pemberdayaan posko waspada 3 unit/6 kec (30 ha), perubahan harga pestisida 50 orang 50 orang, 26 kec, 30 ha 450,000,000 665,000,000 Tambahan pagu untuk lomba refugia, pemberdayaan posko waspada dan perubahan harga pestisida 2 Fasilitasi Kelompok Tani Berbasis Gender

Jumlah kelompok tani berbasis gender yang terbina dan tersosialisasi

Jumlah kelompok tani berbasis gender yang terbina dan tersosialisasi, peningkatan wawasan/pengetahua n poktan berbasis gender 1 KWT 1 KWT, 50 orang 30,000,000 70,000,000 Tambahan pagu untuk peningkatan wawasan/pengeta huan poktan berbasis gender melalui studi banding 3 Pelatihan Manajemen Agribisnis di Kawasan Penghasil Tembakau (DBHCHT) Jumlah petani tembakau yang mengikuti pelatihan manajemen agribisnis Pelatihan manajemen agribisnis tembakau, pembinaan asosiasi pertembakauan dan studi banding bagi pelaku agribisnis tembakau 150 orang 22 klp, 232 orang, 32 orang 500,000,000 500,000,000 Tambahan pagu sebesar 50 juta pada apbd mendahului perubahan

(25)

~ 21 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019 Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan) Meningkatnya produksi dan produktivitas komoditas tanaman pangan padi dan palawija utama (jagung, kedelai), komoditas perkebunan lada

Luas panen kedele, luas panen jagung, luas panen padi, produksi lada/biji kering, produksi kopi/wose - 2714 ha, 11081 ha, 66765 ha, 9.70 ton, 113.50 ton 1 Pengembangan Intensifikasi Tanaman Padi, Palawija

Luasan lahan untuk pengembangan padi (10 Ha), jagung (10 Ha), kedelai (15 Ha), dan pendampingan UPSUS Pajale

Luasan lahan untuk pengembangan padi (10 Ha), jagung (10 Ha), kedelai (15 Ha), pendampingan UPSUS Pajale, terverifikasinya lokasi sumber-sumber air (21 lokasi), penunjang operasional DAK tahun 2019, kegiatan panen raya 35 ha 35 ha, 21 lokasi 150,000,000 275,000,000 Tambahan pagu untuk verifikasi lokasi sumber-sumber air, penunjang operasional DAK tahun 2019 dan kegiatan panen raya 2 Pengembangan Perbenihan/ Perbibitan Luasan penanaman padi (4 Ha), hortikultura (3 Ha), 1 unit mushola, jalan setapak dan gasebo

Luasan penanaman padi (4 Ha) dan hortikultura (3 Ha), Penataan lingkungan kantor (1 paket), penataan drainase lingkungan kantor (1 paket), konsultan perencana bangunan gedung dan penataan lokasi agrowisata (2 paket), revitalisasi kandang ternak dan kolam ikan (1 paket), pengembangan benih padi rojolele (1 ha)

8 ha 7 ha, 5 paket, 1 ha 800,000,000 1,350,000,000 Tambahan pagu untuk penataan lingkungan kantor, penataan drainase lingkungan kantor, konsultan perencana bangunan gedung dan penataan lokasi agrowisata, revitalisasi kandang ternak dan kolam ikan, pengembangan benih padi rojolele

Program Peningkatan Produksi Pertanian/ Perkebunan Meningkatnya produksi dan produktivitas komoditas perkebunan, tanaman pangan dan hortikultura Produksi tembakau rajang, produksi tembakau asepan, luas panen cabe

- 1091 ton, 1167 ton, 7480 ha 1 Penyuluhan Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan (DBHCHT) Jumlah penerima bantuan dan pembinaan petani tembakau dan cengkeh - 60 orang - 325,000,000 - Direncanakan dalam renja murni 2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan dalam perubahan 2019 2 Pengembangan Bibit Unggul Pertanian/Perkebunan Jumlah bantuan saprodi benih tembakau, pupuk dan sosialisasi - 2 poktan - 300,000,000 - Direncanakan dalam renja murni 2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan dalam perubahan 2019 3 Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Jumlah poktan hortikultura yang difasilitasi dan dibina

Jumlah poktan hortikultura yang difasilitasi dan dibina, pengembangan tanaman sawo 29 kelompo k 29 kelompo k, 1 lokasi 500,000,000 300,000,000 Tambahan pagu untuk pengembangan tanaman sawo 1 lokasi 4 Pengembangan Pertanian Terpadu Jumlah kelompok tani yang mendapat pelatihan dan pembinaan pertanian terpadu - 1 gapoktan - 40,000,000 - Direncanakan dalam renja murni 2019 namun tidak ada dalam DPA dan tidak direncanakan dalam perubahan 2019

(26)

~ 22 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019 5 Penanganan Pasca

Panen Tembakau (DBHCHT)

- Alat angkut roda 3 (7 unit), alat angkut roda

3 (15 unit), sosialisasi/fasilitasi pemberian bantuan penanganan pascapanen tembakau - 22 unit, 130 orang - 650,000,000 Tidak direncanakan dalam renja murni 2019 namun ada dalam DPA dan direncanakan dalam perubahan 2019 (tambahan pagu untuk fasilitasi alat angkut roda 3 sebanyak 15 unit dan sosialisasi) Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan Meningkatnya kompetensi dan kinerja penyuluh pertanian lapangan (PNS dan THL-TBPP) Peningkatan kinerja penyuluh pertanian (PNS dan THL-TBPP) - 182 orang 1 Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan Jumlah penyuluh THL (90 orang) yang mendapatkan honor, jumlah penyuluh PNS 115 orang dan THL 90 orang yang mendapat pelatihan teknis Jumlah penyuluh THL (86 orang) yang mendapatkan honor, jumlah penyuluh PNS 96 orang dan penyuluh THL yang mendapat pelatihan teknis, Forum komunikasi Bupati dengan penyuluh dan Kegiatan Bupati menyuluh 205 orang 182 orang, 1100 petani 228,000,000 560,000,000 Tambahan pagu untuk kegiatan forum komunikasi Bupati dengan penyuluh dan kegiatan Bupati menyuluh Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan Meningkatnya populasi dan produksi peternakan (ruminansia besar, ruminansia kecil dan unggas) Populasi sapi potong dan sapi perah, populasi ternak ruminansia kecil kambing/domba - 108628 ekor, 111844 ekor 1 Penyuluhan Pengelolaan Bibit Ternak yang Didistribusikan Kepada Masyarakat Jumlah peternak sapi potong/perah yang dibina

Jumlah peternak sapi potong/perah yang dibina, pendampingan program bedah kemiskinan rakyat sejahtera (Kementan) 400 peternak 400 peternak, 2 kecamat an 75,000,000 175,000,000 Tambahan pagu untuk pendampingan program bedah kemiskinan rakyat sejahtera (Kementan) Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang Perencanaan

Program Peningkatan Kualitas Perencanaan - Meningkatnya kualitas perencanaan program kegiatan, tingkat kesesuaian antara Renja SKPD dengan Renstra SKPD dan RPJMD - 85% 1 Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian Program/Kegiatan Perangkat Daerah Jumlah laporan monev dan pengendalian internal SKPD Jumlah laporan monev dan pengendalian internal SKPD 6 laporan 3 laporan 30,000,000 25,000,000 Pengurangan pagu dialihkan untuk kegiatan fasilitasi kelompok tani berbasis gender

(27)

~ 23 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

BAB V

P E N U T U P

Kebijakan dan keberhasilan pembangunan bidang pertanian sangat

ditentukan oleh adanya kerjasama yang baik antar seluruh stakeholders (pemerintah,

swasta, masyarakat) dan adanya program serta kegiatan yang saling terpadu dan

sinergis. Hal ini akan sangat mendukung dan mendorong iklim usaha yang kondusif

bagi pengembangan usaha investasi bidang pertanian di Kabupaten Klaten.

Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan

Kabupaten Klaten ini merupakan pedoman dan acuan bersama dalam

merencanakan dan melaksanakan pembangunan pertanian tahun 2019 di

Kabupaten Klaten. Rencana-rencana kerja tersebut diuraikan dan dirumuskan di

dalam rencana program dan kegiatan OPD tahun 2019 yang merupakan rencana

untuk mengatasi dan mengeliminir permasalahan di bidang pertanian.

Sesuai dengan semangat otonomi daerah dan desentralisasi, maka

penyusunan rencana kerja ini disusun dengan karakter dan kondisi masyarakat

ataupun wilayah di Kabupaten Klaten dengan tetap mengacu pada RPJMD

Kabupaten Klaten dan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pertanian Kabupaten

Klaten serta prinsip-prinsip pemberdayaan petani, keterbukaan, akuntabel,

demokrasi dan partisipatif.

Klaten, Juli 2019

Kepala DPKPP

Kabupaten Klaten

Ir. WIDIYANTI, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 196408061991032005

(28)

~ 24 ~

Perubahan RENJA DPKPP 2019

FORM I

EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN RENCANA KERJA (RENJA) PERANGKAT DAERAH

SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN 2019

KABUPATEN KLATEN

Perangkat Daerah : Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten

Kode No Renst ra 2016-2021 No Keg 2019 Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/ Kegiatan

(2016 - 2021) Indikator Kinerja Program (outcome)/ kegiatan (output) satuan Target Renstra PD pada Akhir Periode (2016-2021)

Realisasi Capaian Kinerja renstra s/d Renja PD Tahun

Lalu (2018)

Target Kinerja dan Anggaran Renja PD Tahun Berjalan yang dievaluasi (2019)

Realisasi Kinerja dan Anggaran s/d Triwulan II

Tingkat Realisasi Capaian Kinerja dan

Anggaran s/d Triwulan II Renja PD yang di evaluasi (%)

Realisasi Capaian Program dan Kegiatan

s/d Tahun Berjalan 2019 (n-1) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) Ket. K (x1.000) Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/8) 9=(5+7) 10=(9/4x100%) 11

I

Meningkatnya kinerja ASN melalui peningkatan kaoasitas aparatur dan peningkatan sarana prasarana aparatur Menjadikan aparatur Dinas Pertanian yang profesional, netral dan

sejahtera.

3 03 01 I I. Program Pelayanan Administrasi

Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran dan operasional kegiatan Dinas dan UPTD

3 03 01 01 1 1 Penyediaan jasa surat

menyurat

Lancarnya administrasi surat menyurat dan pengirimannya bulan 60 43,000 36 23,959 12 9,000 12 9,000 100% 100% 48 32,959 80% 77% 3 03 01 02 2 2 Penyediaan jasa

komunikasi sumber daya air & listrik

Terbayarnya jasa layanan telepon, internet, air bersih dan listrik bulan 60 1,010,000 36 371,561 12 200,000 6 99,068 50% 50% 42 470,629 70% 47% 3 03 01 05 3 3 Penyediaan jasa jaminan

barang milik daerah

Terbayarnya pajak bumi dan bangunan (PBB) gedung kantor bulan 60 128,000 36 53,256 12 24,000 1 1,100 5% 5% 37 54,356 61% 42% 3 03 01 07 4 4 Penyediaan jasa administrasi keuangan Terbayarnya honorarium tenaga administrasi umum dan keuangan

bulan 60 79,270 36 71,625 12 63,767 6 30,967 50% 49% 42 102,592 70% 129% 3 03 01 08 5 5 Penyediaan jasa kebersihan kantor Terbayarnya honorarium tenaga kontrak dan tenaga harian lepas

bulan 60 99,270 36 251,351 12 214,337 6 105,280 50% 49% 42 356,631 70% 359% 3 03 01 10 6 6 Penyediaan Alat Tulis

kantor

Tersedianya ATK untuk operasional administrasi perkantoran bulan 60 343,000 36 137,870 12 60,000 12 59,700 100% 100% 48 197,570 80% 58% 3 03 01 11 7 7 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Tersedianya formulir blanko laporan, fotocopy dan penggandaan dokumen bulan 60 129,000 36 77,151 12 32,000 6 14,600 50% 46% 42 91,751 70% 71% 3 03 01 12 8 8 Penyediaan komponen instalasi listrik/ penerangan bangunan kantor Terlaksananya pengadaan alat listrik dan elektronik perkantoran bulan 60 79,000 36 67,123 12 30,000 12 29,900 100% 100% 48 97,023 80% 123%

Gambar

Tabel 2.1 Tabel Kegiatan Yang Tidak Ada di Renja 2019  No  Nama Kegiatan  Alasan Ditiadakan di Renja 2019  1  Fasilitasi Pindahan

Referensi

Dokumen terkait

Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang mengalami perubahan, sehingga Rencana strategis Dinas Perhubungan

Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata kerja Dinas Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa DLH mempunyai

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 061 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung,

Sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 57 tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi Dan Uraian Tugas, Serta Tata Kerja Badan Perencanaan

Indikator kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian

BAGAN ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN PERATURAN BUPATI KLATEN NOMOR 66 TAHUN 2021 TENTANG KEDUDUKAN SUSUNAN ORGANISASI TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS

BAGAN ORGANISASI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA KABUPATEN KLATEN LAMPIRAN PERATURAN BUPATI KLATEN NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN SUSUNAN ORGANISASI TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA

Peraturan Bupati Klaten Nomor 55 Tahun 2016 tentang Kedudukan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten Berita Daerah Kabupaten Klaten