• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PAI 1206401 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PAI 1206401 Chapter5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Sri Rahayu, 2016

NILA-NILAI PENDIDIKAN DALAM KISAH IBRAHIM DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN ANAK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini, secara umum kesimpulan yang diperoleh menggambarkan bahwa dalam Kisah Nabi Ibrāhīm pada Q.S. al-Ṣāffāt [37]: 99-111 terdapat nilai-nilai pendidikan yang dapat digunakan dalam proses pembinaan kepribadian. Adapun kesimpulan yang diperoleh, yang merupakan jawaban dari rumusan masalah yang telah ditetapkan, ialah sebagai berikut:

Pertama, nilai-nilai pendidikan dalam Q.S. al-Ṣāffāt [37]: 99-111 yaitu: Doa, Keimanan, Kedewasaan, Kesabaran, Keteguhan, Kesopanan, Ketaatan kepada Allah, Tawakal, Kejujuran, Keberanian, Keikhlasan, Tanggung Jawab, dan Kerelaan untuk berkorban.

Kedua, proses penanaman nilai-nilai pendidikan dalam Q.S. al-Ṣāffāt [37]: 99-111 yaitu: Memilih lingkungan, memiliki visi dan misi, mendidik dengan dialogis-demokratis, mendidik dengan kasih sayang, mendidik dengan contoh (Uswah Hasanah), dan metode targīb (ganjaran).

Ketiga, dilaksanakan dengan cara menerapkan apa yang dilakukan oleh nabi

Ibrahim seperti: sebelum anak lahir, mendoakan anak agar menjadi anak yang saleh. Setelah lahir terlebih dahulu menanamkan keimanan, kemudian Ibadah dan akhlak melalui metode dialogis-demokratis, karena dalam metode tersebut terdapat pola komunikasi yang dapat membuahkan gagasan-gagasan brilian, menghasilkan ide-ide yang segar, pekerjaan-pekerjaan yang membahagiakan, kerjasama yang menghasilkan sinergi yang luar biasa, yang mampu mendekatkan kepada kebenaran, serta membentuk jaringan interaksi sosial. Selain dengan dialog-demokratis, hal yang harus dilakukan dalam pelaksanaan nilai-nilai tersebut untuk membina kepribadian anak dapat dilakukan melalui metode keteladanan, metode targīb, serta adanya prinsip kasih sayang.

B. Implikasi dan Rekomendasi

(2)

98

Sri Rahayu, 2016

NILA-NILAI PENDIDIKAN DALAM KISAH IBRAHIM DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN ANAK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

beberapa rekomendasi yang mungkin dapat dijadikan sebagai acuan dalam dunia pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan terutama dalam membina dan meningkatkan mutu generasi pendidikan yang berkepribadian utuh. Adapun rekomendasinya yaitu:

1. Bagi Para Pendidik

Dalam penelitian ini, terdapat implementasi dalam pembinaan kepribadian anak. Oleh karena itu, diharapkan pendidik mengaplikasikan hal tersebut dalam proses belajar mengajar. Selain dari pada itu, dalam pendidikan jangan hanya ada proses pemindahan ilmu pengetahuan saja, akan tetapi harus ada proses penanaman dan pengembangan nilai. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya meningkatkan kemampuan intelektual, tetapi lebih jauh menyangkut sikap dan kepribadian anak didiknya.

2. Bagi Penelitian Selanjutnya

Alquran merupakan sumber dari segala sumber ilmu termasuk ilmu pendidikan. Setiap ayat alquran mengandung nilai-nilai pendidikan yang dapat ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini merupakan karya tulis ilmiah mengenai nilai-nilai pendidikan dalam kisah Ibrāhīm yang terdapat dalam Q.S. al- Ṣāffāt [37]: 99-111. Kisah Nabi Ibrāhīm dalam alquran jumlahnya cukup banyak, yaitu ada 139 yang tersebar di dalam 11 surat. Oleh karena itu, untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk memperkaya khazanah pendidikan nilai berbasis alquran.

3. Bagi Orang Tua

Sebagaimana hubungan Ibrāhīm dan anaknya yang tersirat dalam Q.S. al-

Referensi

Dokumen terkait

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PENERAPAN METODE PROYEK DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKITAR1. DI

Metode mendidik siswa dapat dilakukan dengan cara memberikan contoh, naseiat, latihan serta pembiasaan sebagai alat pendidikan dalam rangka membina kepribadian anak

Berdasarkan hasil dari penelitian pelaksanaan pembelajaran tentang “MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK MELALUI RANGSANGAN AUDITIF DALAM PEMBELAJARAN TARI”

Menurut Zakiah Daradjat, bahwa untuk membina kepribadian anak yang baik, maka harus diusahakan melalui pendidikan, baik yang formal (sekolah) maupun yang

Mengenai proses penanaman nilai-nilai pendidikan yaitu: Memilih lingkungan, memiliki tujuan, mendidik dengan dialogis- demokratis, mendidik dengan kasih sayang, mendidik

Selain alam semesta, Alquran juga membahas mengenai pendidikan secara tersurah maupun tersirat yang mana nilai pendidikan tersebut harus diterapkan dalam

Selain itu disarankan agar guru mata pelajaran pun dapat mengikuti training mengenai kebutuhan siswa berkebutuhan khusus pada setiap kategorinya dengan

PENANAMAN NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE PROYEK.. Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu