HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KETERAMPILAN RANGKAIAN GERAK SENAM DASAR
PADA MAHASISWA PJKR FKIP UNIVERSITAS SURYAKANCANA
Correlation of self-confidence with skill abilities of basic gymnastics movements on Students of PJKR FKIP Suryakancana University
Firdaus Hendry
Universitas Suryakancana
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan variable kepercayaan diri dengan kemampuan keterampilan senam dasar pada mahasiswa PJK FKIP
Universitas Suryakancana.
Sampel yang diteliti terdiri atas 56 orang mahasiswa PJKR di lingkungan FKIP UNSUR dengan pengambilan sampel secara acak. Data yang diperoleh kemudian
di analisis dengan menggunakan analisis regresi dan korelasi sederhana. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara
kepercayaan diri dengan keterampilan dasar senam pada (r=0.538) dengan persamaan regresi = -17.400 + 1.119X,dan kontribusi kepercayaan diri
terhadap keterampilan senam dasar sebesar 29 %.
Kata kunci: Kepercayaan diri, keterampilan, senam, pendidikan jasmani.
ABSTRACT
This research aims to determine the correlation between variable of self-confidence with basic abilities of gymnastics skills, in PJKR FKIP Suryakancana University student s population.
The sample is consisted of 56 persons of Physical Education teacher training students in PJKR FKIP Suryakancana University with random sampling selection method. Data analysis was performed using the simple regression and correlation. Results obtained from this study is a positive relationship between Self-confidence with pike jump skill at (r = 0.538) with regression equation = -17.400 + 1.119X, with Self-confidence s 29 % of effective contributions to basic skills of gymnastics abilities.
Pendahuluan
Cabang olahraga senam yang merupakan terjemahan langsung dari bahasa InggrisGymnastics, atau dalam bahasa belandaGymnastiek.Gymnasticssendiri dalam bahasa aslinya merupakan serapan dari bahasa Yunani Gymnos yang artinya telanjang. Menurut Hidayat (1995), dalam Agus Mahendra, kata gymnastiektersebut dipakai untuk menunjukkan kegiatan-kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak, sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang. Hal ini biasa terjadi, karena pada waktu itu teknologi pembuatan bahan pakaian belum semaju sekarang (Mahendra, 2001).
Diantara senam yang secara resmi dipertandingkan, Artistic Gymnastics merupakan kategori lomba yang paling pertama dipertandingkan ditingkat Nasional dan Internasional selain jenis senam yang lain seperti Aerobic Gymnastics, Rhytmic Gymastics, dan Acrobatic Gymnastics. Untuk dapat melakukan gerakan-gerakan yang menjadi komponen keterampilan dalam senam, salah satunya senam artistik, yang telah dipakai secara luas sebagai salah satu materi dasar pembelajaran senam di sekolah, diperlukan kualitas fisik, mental dan psikologis yang memadai agar gerakan-gerakan keterampilan tersebut dapat dilakukan dengan baik.
Adapun olahraga senam yang akan diteliti pada penelitian ini adalah olahraga senam dasar yang diajarkan pada kurikulum yang merupakan bagian dari pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah-sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Pembelajaran senam merupakan salah satu bagian penting dalam proses pendidikan jasmani, berkaitan dengan materi pembelajarannya yang memiliki ruang lingkup gerak yang luas dan menyeluruh dalam aktifitas pembelajaran motorik anak didik di semua tingkatan sekolah.
diri yang dimiliki oleh para mahasiswa mata kuliah pembelajaran senam, yang selanjutnya akan coba diteliti oleh penulis yang tertuang dalam rencana proposal penelitian ini.
Pada dasarnya kepercayaan diri merupakan kepercayaan dari kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan. Memiliki kepercayaan diri yang tinggi bukan berarti sama sekali tidak memiliki pemikiran negatif atau perasaan cemas, namun, seseorang dengan tingkat percaya diri yang baik, memiliki kepercayaan terhadap kemampuannya dalam memperlihatkan kualitas yang terbaik meskipun terdapat perasaan cemas atau keragu-raguan. Dalam melakukan gerakan pembelajaran senam yang terdiri dari berbagai macam gerakan dan tingkat kesulitan yang bervariasi, maka kepercayaan diri siswa dalam usahanya untuk dapat melakukan gerakan-gerakan tersebut dengan sebaik mungkin tentu membutuhkan kondisi yang khusus dan berbeda dengan orang lain pada umumnya. Mulai dari rasa ingin tahu, ingin mencoba, ingin dapat menguasai dan terampil dalam gerakan tingkat kesulitan tertentu. Hal ini akan menjadi sebuah pemicu utama yang berhubungan dengan berbagai usahanya dalam hal lainnya yang berkaitan dengan keinginan tersebut, seperti proses belajar, meniru, berlatih, mengulang-ulang, mempersiapkan kondisi fisik dan intelijensi, serta melakukan gerakan tersebut ke dalam penampilan gerakan secara utuh dan sempurna.
Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah sebagai berikut:
1. Adakah hubungan yang berarti antara kepercayaan diri dengan kemampuan rangkaian gerak senam dasar?
Tujuan Penelitian
Berdasarkan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk memberikan informasi hubungan kepercayaan diri dengan kemampuan rangkaian gerakan senam artistik dasar pada mahasiswa PJKR FKIP UNSUR.
Manfaat Penelitian
Adapun manfaat atau kegunaan penelitian yang penulis harapkan adalah sebagai berikut:
1. Kegunaan Teoritis
2. Kegunaan Praktis a. Bagi Institusi
Diharapkan dapat memberikan masukan yang positif bagi institusi pendidikan terutama para pendidik dalam mempersiapkan proses pembelajaran dan melakukan evaluasi kemampuan rangkaian gerakan senam artistik dasar pada mahasiswa PJKR FKIP UNSUR
b. Bagi peneliti
Diharapkan dapat menjadi bahan rujukan untuk penelitian lebih lanjut bagi perkembangan proses belajar mengajar pendidikan jasmani, khususnya mata kuliah Pembelajaran Senam.
Asumsi
Setiap akan melaksanakan penelitian perlu diajukan asumsi atau anggapan dasar sebapgai titik awal pemikiran terhadap penelitian yang akan dilakukan selanjutnya. Adapun yang menjadi asumsi dasar dalam penelitian ini yaitu:
a. Bandura (1982) mengemukakan perbedaan antara penghargaan diri(esteem) dengan keyakinan diri (efficacy), yang mana self-esteem mengacu kepada perasaan diri terhadap diri kita sendiri, sedangkan self-efficacy merupakan keyakinan kita akan kemampuan yang dapat kita lakukan.
b. Menurut teori yang dikemukakan oleh Bandura, harapan tentang kepercayaan diri ini didapat dari empat sumber informasi secara prinsip, yakni; Pencapaian diri, pengalaman yang seolah dialami, pendekatan secara lisan, dan timbul secara fisiologis. Keempat kategori informasi kepercayaan diri ini tidaklah secara eksklusif menyediakan informasi bagi kepercayaan diri seseorang, namun seringkali hal yang satu akan mempengaruhi hal yang lainnya. Sebagai contoh, pencapaian diri seseorang akan menyediakan informasi kepercayaan diri yang disebabkan oleh penguasaan pribadinya, yang mana dalam hal ini, penguasaan yang dimiliki oleh seseorang akan mempengaruhi pencapaian dimilikinya secara timbal balik dan kumulatif (Feltz, 279).
Hipotesis
Berdasarkan pada kerangka pemikiran diatas maka dapat dirumuskan hipotesis yang merupakan suatu jawaban sementara atas penelitian yang dilakukan.
Yaitu; Terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan keterampilan rangkaian gerak senam dasar pada mahasiswa PJKR FKIP UNSUR.
Tempat dan waktu penelitian
1. Tempat Penelitian: Area Gedung Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Suryakancana.
Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasi suatu penelitian untuk mengumpulkan data yang diperoleh dengan cara mengukur dan mencatat hasil dari pengukuran yang benar dari kepercayaan diri terhadap keterampilan rangkaian gerak senam dasar. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah kepercayaan diri, dan variabel terikatnya adalah keterampilan rangkaian gerak senam dasar.
Konstelasi Penelitian
rxy
tabel 3.1 Desain Penelitian (Sugiyono, 2011:41) Keterangan :
X = Kepercayaan Diri
Y = Keterampilan gerak rangkaian senam dasar rxy = koefisien korelasi X dan Y
Pada penelitian ini, sampel yang digunakan adalah sebagian mahasiswa mata kuliah Pembelajaran senam I FKIP UNSUR 2016 sebanyak 56 orang yang diambil dengan menggunakan metode simple random sampling, dimana sebagian dari seluruh populasi yang dituju, dijadikan sebagai sampel penelitian secara acak.
Teknik Pengumpulan Data
Data yang diambil adalah data-data variabel bebas kepercayan diri, sedangkan data variabel terikat adalah data kemampuan keterampilan keterampilan gerak senam dasar.
1. Pengumpulan data kepercayaan diri dilakukan dengan menggunakan kuesioner, kemudian para mahasiswa mengisi angket tersebut dengan menjawab pertanyaan pertanyaan yang ada pada kuesioner sesuai dengan jawaban yang tersedia.
2. Tes keterampilan gerak senam dasar dilakukan dengan cara tes rangkaian gerak senam dasar yang terdiri dari:
a. Handstand b. Roll
c. Dive Roll d. Neck Kipp e. Back roll f. Back roll to
handstand
g. Drop, one leg circle,
headstand
h. Pike roll i. Cartwheel j. Handspring
Langkah-langkah tes keterampilan rangkaian senam dasar adalah sebagai berikut: a. Peserta tes mempersiapkan diri melakukan rangkaian tes dengan
pemanasan danstretching.
b. Peserta yang dipanggil untuk melakukan tes memposisikan diri pada ujung matras yang tersusun sebagai area tes, lalu memberi hormat kepada testee / juri.
c. Peserta tes melakukan rangkaian gerak senam dasar dari awal hingga akhir (Handstand s/d Handspring)
d. Selesai melakukan rangkaian gerak senam dasar, peserta tes memberi hormat tanda selesainya seluruh rangkaian gerakan tersebut dilakukan e. Peserta tes kembali ke tempat semula, dan skor mentah di
akumulasikan oleh testee / juri.
Instrumen Penelitian
A. Variabel kepercayaan diri
Variabel rasa percaya diri diukur dengan menggunakan 20 butir kuesioner dengan skala Likert, yaitu skala untuk mengukur rasa percaya diri. Dalam kuesioner ini yang diukur adalah rasa percaya diri secara umum dan rasa percaya diri dalam situasi khusus. Setiap pernyataan harus ditanggapi oleh responden dan setiap pilihan tanggapan diberikan skor yang berbeda.
Data yang diperoleh berupa skor kemudian diuji keabsahannya tiap butir, dilakukan dengan cara mengkorelasikan dengan skor total dengan menggunakan rumuskorelasi product momentdan uji realibilitas atas butir pernyataan yang valid dengan menggunakan rumus alpha Cronbach. Keandalan skala kepercayaan diri dicari dengan menghitung koefisien dengan rumus alpha Cronchbach.
B. Variabel keterampilan senam dasar
1. Masing-masing mahasiswa menampilkan seluruh gerakan
rangkaian senam dasar satu persatu.
2. Satu orang pesenam dinilai oleh seorang juri.
Total skor tes yang diperoleh mahasiswa testee adalah total Nilai gerakan yang dilakukan dalam rangkaian gerak senam dasar, dikurangi jumlah pengurangan/ execution.
Analisis Data
Hasil Penelitian
Reliabilitas Kuesioner
Menurut hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach, dapat disimpulkan bahwa tingkat reliabilitas soal kepercayaan diri ada pada level 0.753 pada taraf signifikansi 0.7. Menurut Sekaran (dalam Zulganef, 2006), menyatakan bahwa suatu instrument penelitian mengindikasikan memiliki reliabilitas yang memadai jika koefisien alpha Cronbach lebih besar atau sama dengan 0,70. Sementara hasil uji menunjukkan koef cronbach alpha sebesar 0.726, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variable kuesioner ini adalah reliabel. Analisis Deskriptif
Analisa Deskriptif Hasil Penelitian nilai kuesioner kepercayaan diri dan nilai keterampilan rangkaian senam dasar. Hasil nilai minimal yang didapat oleh peserta tes keterampilan senam dasar adalah 44 dan nilai tertinggi pada skor maksimal 96, nilai rerata 68.59 dan standar deviasi nilai keterampilan senam dasar yang didapat adalah 12.824. Hasil yang diperlihatkan untuk data nilai kuesioner kepercayaan diri adalah 63 untuk skor terendah, 94 sebagai hasil skor maksimal, dengan rata-rata nilai 76.82 dan standar deviasi 6.168.
Sebaran data penelitian
Grafik sebaran data menunjukkan tingkat linearitas sebaran data yang linear dan ditunjukkan oleh persamaan y= -17,4+1,12*x.
Hasil Analisa Uji Normalitas Data Hasil Penelitian
Keluaran pada gambar di atas menunjukkan uji normalitas data X dan Y, yang sudah diuji sebelumnya dengan uji Kolmogorov-Smirnov pada SPSS 21.
Hipotesis yang diuji adalah:
H0: Sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal H1: Sampel berasal dari populasi berdistribusi normal
Pada hasil di atas diperoleh taraf signifikansi dan untuk Nilai UAS Praktek adalah 0.43 dengan demikian, data berasal dari populasi yang berdistribusi normal, pada taraf signifikansi 0.05. Sedangkan untuk nilai kepercayaan diri, nilai signifikansi nya adalah 0.347 sehingga dinyatakan data tersebut berdistribusi normal pada taraf signifikansi 0.05.
Uji Linearitas Data Hasil Penelitian
Analisis Regresi data
Diperoleh angka R sebesar 0,538. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sedang antara kepercayaan diri mahasiswa terhadap kemampuan keterampilan senam dasar. Menurut hasil perhitungan SPSS 21 analisis regresi sederhana untuk perhitungan regresi linear lihat pada hasil output coefficien di kolom B yang menunjukkan constant = -17.400 dan variable nilai kuesioner = 1,119, maka persamaan garis regresinya adalah = -17.400a + 1.119b dan hasil korelasinya adalah r = 0,538 dan signifikansinya lihat pada output Anova p= 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien determinasi r2xy = 0,290. Hubungan antara kepercayaan diri yang dimiliki mahasiswa dengan kemampuan keterampilan senam dasar menunjukkan korelasi yang positif dengan kekuatan/keeratan hubungan yang sedang (R=0.538). Artinya semakin tinggi tingkat kepercayaan diri yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi skor keterampilan senam dasar yang dilakukannya setiap kenaikan satu poin nilai kepercayaan diri mahasiswa akan dapat meningkatkan 1.119 skor keterampilan senam dasar. Variabel kepercayaan diri dapat menjelaskan 29% variasi pada variabel keterampilan senam dasar.
Memprediksi nilai Y
Dari persamaan garis regressi linier yang didapatkan, kita bisa memperkirakan atau memprediksi nilai Y yakni nilai keterampilan senam dasar, bila nilai x yakni tingkat kepercayaan diri kita ketahui. Misalnya, jika diketahui nilai kepercayaan diri yang dimiliki oleh mahasiswa adalah 70, maka perkiraan nilai keterampilan senam dasar mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut:
Skor keterampilan senam dasar = -17.400 + 1.119 (nilai kepercayaan diri) = -17.400 + 1.119 (70)
= 60.93
Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan analisis regresi yang dilakukan terhadap data sampel variable kepercayaan diri dan nilai keterampilan senam dasar yang dilakukan pada sampel populasi mahasiswa PJKR FKIP Universitas Suryakancana, dapat di simpulkan beberapa hal sebagai berikut.
1. Penelitian ini mengungkap rata-rata tingkat kepercayaan diri yang dimiliki mahasiswa lebih tinggi dibandingkan hasil kemampuan mereka dalam melakukan gerakan keterampilan senam dasar.
2. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan kategori sedang antara tingkat kepercayaan diri yang dimiliki oleh mahasiswa PJKR FKIP Universitas Suryakancana terhadap kemampuan mereka dalam melakukan keterampilan senam dasar dengan tingkat signifikansi korelasi 0.538.
miliki dalam melaksanakan keterampilan tersebut dan sisa 71% lainnya merupakan pengaruh dari faktor lain.
Saran
1. Penelitian yang dilakukan di kemudian hari hendaknya melibatkan variable lainnya yang mungkin memiliki kontribusi terhadap kemampuan keterampilan senam dasar mahasiswa PJKR FKIP Universitas Suryakancana dan melibatkan variasi sampel yang lebih luas sehingga kualitas data penelitian dapat lebih mewakili populasi secara lebih baik.
2. Perlunya penelitian variable independen yang lain terhadap variable kemampuan keterampilan senam dasar dikarenakan masih terdapat persentase 71% faktor lain yang berkontribusi terhadap variable tersebut.
3. Upaya meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam melakukan keterampilan gerakan senam dasar perlu ditingkatkan dengan tujuan meningkatnya kualitas gerakan keterampilan senam dasar yang dapat mereka lakukan di kemudian hari.
DAFTAR PUSTAKA
Abdulkadir Ateng, M. P, Asas-asas dan Landasan Olahraga (Jakarta: Karunika, Universitas Terbuka, 1986)
Agus Mahendra, Pembelajaran Senam Pendekatan Pola Gerak Dominan untuk Siswa SLTP Edisi Ke-I, (Jakarta; Direktorat Jenderal Olahraga, Depdiknas, 2001)
Depdikbud. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Feltz, Self-Confidence and Sports Performance, (Michigan State University) I Made Putrawan, Pengujian Hipotesis dalam Penelitian-Penelitian Sosial, Jakarta:
Rineka Cipta, 1990
Jarvis, Matt, Sport Psychology,(London and New York, Routledge, 2006) Martens, Rainer, Coaches Guide to Sport Psychology (Illinois, Human Kinetics
Publishers, Inc, 1942)
Sisdiknas. 2003. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas
Sugiyono, 2007, Metode Penelitian pedidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D.Bandung
Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta, 1998
Sukmadinata, N.Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Surakhmad, Winarno. 1982. Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar. Bandung: Teknik Tarsito.
Barbara De Angelis, Percaya Diri, terjemahan Baty Subakti,(Jakarta:PT. SUN, 1995)