• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Model Inquiry Learning Untuk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penggunaan Model Inquiry Learning Untuk"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1.Persentase Aktivitas Siswa siklus I, II, dan III (dalam %)
Tabel 4.2. Kategori Tingkat Keaktifan Belajar Siswa Siklus I
Tabel 3.2. Ketuntasan Hasil Belajar siklus I, II, dan III

Referensi

Dokumen terkait

Pada siklus II telah mengalami peningkatan dari siklus I, dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 90 % dari jumlah siswa satu kelas dan nilai rata-rata mencapai 71. Pada siklus

Hasil nilai yang diperoleh siswa pada prasiklus ternyata mengalami peningkatan dari data awal siswa (pra siklus), hal ini terlihat dari peningkatan perolehan prosentase

Aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 17 %, yakni dari siklus 1 mencapai 68,00% dan pada siklus 2 mencapai 85,00%, dan data angket prasiklus 20%, Siklus I 73,60%, dan

(termasuk kategori tuntas). Hasil pada siklus III ini mengalami peningkatan lebih baik dari siklus II. Adanya peningkatan hasil belajar pada siklus III ini

Berdasarkan tabel diatas terjadi peningkatan respon siswa dari siklus I ke siklus II dan siklus III untuk setiap aspek kemampuan penalaran dan komunikasi matematis mencapai

Berdasarkan Tabel 6 dan Gambar 1 dapat kita ketahui bahwa kemampuan berpikir dan bekerja ilmiah mahasiswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hal ini karena

Prosentase skor concept map yang menunjukkan kemampuan menemukan dan menghubungkan konsep mengalami peningkatan dari prasiklus sampai dengan siklus II. Perbandingan skor

Perubahan sikap sosial dan spiritual dari prasiklus, siklus I, dan siklus II terus mengalami peningkatan selama pembelajaran PPKn yang berkaitan dengan materi perumusan Pancasila, dari