• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY NEWS JUMAT, 6 JANUARI 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY NEWS JUMAT, 6 JANUARI 2012"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

JUMAT, 6 JANUARI 2012

1 of 5 Please see important disclosure at the end of this report

TODAY’S HIGHLIGHTS

Bursa Wallstreet ditutup mixed pada tadi malam dmana indeks Dow Jones berhasil memperkecil keterpurukan dengan ditutup melemah 2,72 poin atau 0,02%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq ditutup menguat masing-masing 0,29% dan 0,81%. Indeks sempat tertekan diawal sesi akibat kekhawatiran pada krisis eropa dan melemahnya euro, namun indeks berhasil rebound ditopang oleh optimisme data pekerjaan setelah data tenaga kerja swasta meningkat 325.000 pada Desember dan initial jobless claim turun 15.000 pada minggu lalu. Saham Bank of America dan JP Morgan memimpin kenaikan bluechips. Bursa Eropa ditutup melemah akibat anjloknya saham-saham perbankan setelah Unicredit Bank menerbitkan rights issue dengan harga super diskon menghapus kabar baik dari data ekonomi AS. Indeks FTSE turun 0,78%, CAC turun 1,5%, DAX turun 0,25%.Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah. Nikkei turun 0,89%, Kospi turun 1,3%, ASX turun 0,61%. Bursa Indonesia hari ini berpeluang melemah akibat masih suramnya kondisi euro zone dan melemahnya bursa regional pagi ini, disamping itu kondisi IHSG yang mulai overbought (jenih beli) berpotensi didera aksi profit taking oleh pelaku pasar. Namun, investor masih dapat melakukan trading buy pada saham-saham yang masih menarik seperti AKRA, LPCK, SMGR, PGAS, CMNP.

Indonesia News Highlight

• Aditya Birla Bidik 15% Saham BUMI

• HRUM Raih Kredit Sindikasi US$270 Juta • AKR Investasi Rp 1,3 T

• PTPP Targetkan Pendapatan Rp8,7 T

Trading Counter – Technical Analysis

• AKRA – Trading Buy • LPCK – Trading Buy • SMGR – Trading Buy • PGAS – Trading Buy • CMNP – Trading Buy

Dividen payment Schedule

IDR/share Cum Date Ex Date Payment Date

PGAS 10.2 27-Dec-11 28-Dec-11 4-Dec-12

SMGR 58 27-Dec-11 28-Dec-11 4-Dec-11

HMSP 910 29-Dec-11 30-Dec-11 18-Jan-12

IDR Book Building Shares Effective Date Offering Period Allotment Date Listing Date IPO Corner IDX Statistics & Currency Rate

Close Chg %Chg %YTD IDX Last 3,906.26 -1.16 -0.03 2.20 LQ 45 691.69 -0.15 -0.02 2.70 Vol (mn/sh) 3,859.00 Val (Rp Bn) 3,673.00 IDR/USD 9,163 17 0.19 -1.04 Net Foreign Net Buy/ -Net Sell (Rp bn) 567 Market Indices Close Chg %Chg %YTD DJIA 12,415.70 -2.72 -0.02 1.62 S&P 500 1,281.06 3.76 0.29 1.87 NASDAQ 2,669.86 21.50 0.81 2.48 FTSE 5,624.26 -44.19 -0.78 0.93 HSI 18,813.40 86.10 0.46 2.06 KOSPI 1,863.74 -2.48 -0.13 2.08 Nikkei 8,432.91 -55.80 -0.75 -0.27

American Depository Receipts (ADRs)

$ % Chg Eq. Rp/Sh IDX Last

TLKM 30.73 -0.97 7,039 7,050

ISAT 30.76 -3.12 5,637 5,650

Commodities Price

Close Chg % Chg

Oil-WTI (USD/bbl) 101.56 -1.74 -1.68

Gold (USD/t oz.) 1,619 4 0.26

Nickel (USD/MT) 18,650 50 0.27

Tin (USD/MT) 19,700 -150 -0.76

CPO (RM/Ton) 3,190 -35 -1.09

Rubber (USD/Kg) 3.47 -0.01 -0.22

Coal Newcastle* 115.47 2.62 2.32

*Closing price at Dec 30,2011 Economic Indicators Current Prior Chg Inflation Des 2011 (MoM) 0.57% 0.34% 0.23% Des 2011 (YoY) 3.79% 4.15% -0.36% BI rate, Dec 8, 2011 6.00% 6.00% 0.00% GDP Growth Q3 2011 3.50% 2.87% Mutual Fund NAB 1 Mo 1 Yr

Semesta Dana Maxima 5,269.31 3.93% 6.77%

Semesta Dana Maxima vs IDX Performance

-50.00% 0.00% 50.00% 100.00% 150.00% 200.00% 250.00% 300.00% De c-0 8 Fe b-0 9 Ap r-0 9 Ju n-0 9 Au g-0 9 Oc t-0 9 De c-0 9 Fe b-1 0 Ap r-1 0 Ju n-1 0 Au g-1 0 Oc t-1 0 De c-1 0 Fe b-1 1 Ap r-1 1 Ju n-1 1 Au g-1 1 Oc t-1 1 De c-1 1 JSX SDM

(2)

TECHNICAL COUNTER

IHSG

Bursa Indonesia hari ini berpeluang melemah akibat masih suramnya kondisi euro zone dan melemahnya bursa regional pagi ini, disamping itu kondisi IHSG yang mulai overbought (jenih beli) berpotensi didera aksi profit taking oleh pelaku pasar. Namun, investor masih dapat melakukan trading buy pada saham-saham yang masih menarik seperti AKRA, LPCK, SMGR, PGAS, CMNP.

Support : S1 3.868 S2 3.831 Resisten : R1 3.952 R2 4.028

AKRA

AKRA berhasil break resisten kuat 3.250 didukung oelh volume yang tinggi dan berpeluang melanjutkan penguatan.

Support : S1 3.225 S2 3.150 Resisten : R1 3.400 R2 3.525 Rekomendasi : Trading Buy

LPCK

LPCK berusaha melakukan break resisten kuat 1.940 namun terbentuk pola double top di 1.940 perlu diwaspadai

Support : S1 1.860 S2 1.780 Resisten : R1 1.940 R2 2.000 Rekomendasi : Trading Buy

(3)

3 of 5 Please see important disclosure at the end of this report SMGR

SMGR berusaha break high 11.450, dengan volume yang cukup tinggi berpeluang kembali untuk mencoba menguat.

Support : S1 11.000 S2 10.650 Resisten : R1 11.450 R2 11.900 Rekomendasi : Trading Buy

PGAS

PGAS berupaya menembus range konsolidasinya pada resisten 3.225, munculnya indikator bullish parabolic sar berpeluang kembali mengangkat harga PGAS.

Support : S1 3.200 S2 3.175 Resisten : R1 3.275 R2 3.325 Rekomendasi : Trading Buy

CMNP

CMNP berpeluang menguat didukung oleh positifnya histogram, namun pola double top perlu diwaspadai

Support : S1 1.680 S2 1.650 Resisten : R1 1.740 R2 1.780

Rekomendasi : Trading Buy

Keterangan rekomendasi

Buy : Harga berpotensi menguat beberapa hari kedepan

Buy on Weakness : Harga berpotensi menguat namun diperkirakan akan terkoreksi untuk sementara Trading Buy : Harga diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup menguat Sell : Harga berpotensi melemah beberapa hari kedepan

Sell on Strength : Harga masih berpotensi menguat namun akan segera mengalami koreksi dalam waktu dekat.

(4)

INDONESIA NEWS

• Aditya Birla Bidik 15% Saham BUMI

Aditya Birla Group, kelompok konglomerasi India membidik 10-15% saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) atau sebanyak 2,07-3,1 milyar lembar saham, mereka membutuhkan tambahan pasokan batubara untuk mendukung rencana ekspansi pabrik semen dan aluminium. Manajemen BUMI mengaku belum mengetahui rencana Aditya Birla tersebut.

• HRUM Raih Kredit Sindikasi US$270 Juta

PT Harum Energy Tbk telah meraih fasilitas kredit sindikasi baru senilai US$270 juta yang diprakarsai DBS Bank Ltd dan UOB Ltd Singapura. Fasilitas ini untuk jangka waktu 3 tahun terhitung ditandaganganinya perjanjian kredit pada 30 Desember 2011. Dengan kesepakatan ini maka perseroan mengakhiri fasilitas kredit sindikasi yang diperoleh sebelumnya melalui DBS Bank Ltd Singapura pada Maret 2010.

• AKR Investasi Rp 1,3 T

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menganggarkan capex sebesar 1,2-1,3 triliun untuk melanjutkan pembangunan terminal bahan bakar dan tanker serta pembangunan infrastruktur penunjang, AKR juga memungkinan untuk menambah capex seiring rencana menjadi pemegang saham Mayoritas PT Jabal Nor. Perseroan akan menggunakan kas internal untuk membiaya investasi tersebut.

• PTPP Targetkan Pendapatan Rp8,7 T

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menargetkan pendapatan tahun ini bisa tumbuh sebesar 40 persen dibanding prognosa tahun lalu dari sekitar Rp6,2 triliun menjadi Rp8,7 triliun. Adapun naiknya pendapatan tersebut mendorong pertumbuhan laba bersih tahun ini naik sebesar 28,34 persen dibanding estimasi laba bersih 2011. Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, naiknya pendapatan tahun ini berasal dari proyek engineering, procurement and construction (EPC) Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dengan kapasitas mencapai 90 megawatt (MW) Sei Gelam, Jambi. Adapun, nilai investasi proyek pembangkit ini, mencapai Rp850 miliar, yang diperoleh pada akhir tahun lalu. Dengan naiknya pendapatan perseroan tahun ini, dia berharap, perusahaan kontruksi pelat merah tersebut tahun ini bisa membukukan laba bersih naik sekira 28,34 persen dibanding estimasi tahun lalu sekira Rp240 miliar menjadi Rp308 miliar.

(5)

5 of 5 Please see important disclosure at the end of this report RESEARCH Muhamad Sugiarto Research Analyst [email protected] HEAD OFFICE PT. Semesta Indovest Menara Imperium Fl.18 Jl. HR Rasuna Said Kav. 1 Jakarta 12980 - Indonesia

BRANCHES

Jakarta - Puri Serpong

Komp. Rukan Puri Niaga III, Blok M 8/ 2A Ruko BSD Sektor 7

Jl. Puri Kencana Kembangan, Jakarta 11610 Blok RN No. 60, Serpong 15321 Telp. (021) 2569 5600 Telp. (021) 537 9545

Fax. (021) 5830 3441 Fax. (021) 537 9967

Surabaya Semarang

Ruko Darmo Square Blok B 28 Jl. Karang Saru No.17 Jl. Raya Darmo No. 54 – 56, Surabaya 60264 Semarang 50136 Telp. (031) 563 2727 Tel. (024) 358 4801/03 Fax. (031) 562 4616 Fax. (021) 358 4804

Disclaimer

This report has been prepared by PT. Semesta Indovest on behalf of itself and its affiliated companies and is provided for information purposes only. Under no circumstances is it to be used or considered as an offer to sell, or a solicitation of any offer to buy. This report has been produced independently and the forecasts, opinions, and expectations contained herein are entirely those of PT. Semesta Indovest.

While all reasonable care has been taken to ensure that information contained herein is not untrue or misleading at the time of publication, PT. Semesta Indovest makes no representation as to its accuracy or completeness and it should not be relied upon as such. This report is provided solely for the information of clients of PT. Semesta Indovest who are expected to make their own investment decisions without reliance on this report. Neither PT. Semesta Indovest nor any officer or employee of PT. Semesta Indovest accept any liability whatsoever for any direct or consequential loss arising from any use of this report or its contents. PT. Semesta Indovest and/or persons connected with it may have acted upon or used the information herein contained, or the research or analysis on which it is based, before publication.

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan mengalami kenaikan dari Rp387,80 miliar pada Semester I tahun 2013 menjadi Rp605,52 miliar pada Semester I tahun 2014. Beban Pokok

Dengan demikian penjualan perseroan sepanjang Januari sampai September tahun ini berkurang 12 persen yoy menjadi Rp6,009 trilyun dari Rp6,816 trilyun pada periode yang

Bursa Indonesia hari diperkirakan masih akan bergerak mixed namun dengan kecenderungan menguat dalam teritori yang tipis.. Investor dapat melkaukan selective buying

Perseroan membukukan penurunan laba bersih yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk hingga Desember 2014 sebesar 52,40 persen menjadi Rp208,58 juta, jika dibandingkan

Pencapaian laba bersih sepanjang 1H17 mencerminkan 45,78% dari target laba bersih tahun ini yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp3,32 triliun atau naik 49,7% dari tahun

Perusahaan konstruksi ini membukukan laba bersih Rp 1,15 triliun atau tumbuh 36% dibanding periode yang sama tahun 2015 yakni Rp 845,6 miliar.. Tumiyana, Direktur Utama PTPP

Sepanjang sembilan bulan tahun ini BCAP berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp686 miliar atau tumbuh 35% dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp509

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpotensi mengalami tekanan akibat IHSG yang mulai jenuh beli dapat mengundang aksi profit taking investor, beberapa