JUMAT, 27 JANUARI 2012
1 of 5 Please see important disclosure at the end of this report
TODAY’S HIGHLIGHTS
Bursa Wallstreet ditutup melemah pada perdagangan Kamis merespon data penjualan rumah baru yang mengecewakan dan meredanya euforia kebijakan the Fed yang akan menahan suku bunga rendah sampai 2014. Disamping itu koreksi terjadi akibat kondisi indeks yang sudah terlihat jenuh beli. Indeks Dow Jones melemah 22,33 poin atau 0,18%, S&P 500 turun 0,58%, dan Nasdaq turun 0,46%. Saham AT&T dan HP memimpin pelemahan Dow Jones.
Bursa Eropa ditutup positif akibat aksi spekulasi pelaku pasar terhadap kemajuan negosisasi restrukturisasi utang Yunani. Indeks FTSE naik 1,26%.
Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak relatif mixed. Nikkei turun 0,01%, kospi turun 0,2%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpotensi mengalami tekanan akibat IHSG yang mulai jenuh beli dapat mengundang aksi profit taking investor, beberapa saham yang masih dapat dicermati sebagai pilihan trading antara lain AALI, BKSL, BBCA, KIJA, TRAM.
Indonesia News Highlight
• BLTA Stop Bayar Utang Rp3,5 Triliun
• PGN Teken Contract for Providing Medan • Akuisisi ABJ oleh UNTR Bukan Monopoli
• Central Omega (DKFT) Targetkan Penjualan Naik 161%
Trading Counter – Technical Analysis
• AALI – Trading Buy • BKSL – Trading Buy • BBCA – Trading Buy • KIJA – Trading Buy • TRAM – Trading Buy
Dividen payment Schedule
IDR/share Cum Date Ex Date Payment Date
PGAS 10.2 27-Dec-11 28-Dec-11 4-Dec-12
SMGR 58 27-Dec-11 28-Dec-11 4-Dec-11
HMSP 910 29-Dec-11 30-Dec-11 18-Jan-12
PT. Surya Eka Perkasa Tbk
IDR Rp 610
Book Building 9 - 13 Januari 2012
Shares 250,000,000
Effective Date Offering Period Allotment Date
Listing Date 1 Februari 2012
IPO Corner IDX Statistics & Currency Rate
Close Chg %Chg %YTD IDX Last 3,983.43 19.83 0.50 4.22 LQ 45 702.06 3.51 0.50 4.24 Vol (mn/sh) 4,153.00 Val (Rp Bn) 3,653.00 IDR/USD 8,995 23 0.26 0.81 Net Foreign Net Buy/ -Net Sell (Rp bn) -286 Market Indices Close Chg %Chg %YTD DJIA 12,734.60 -22.33 -0.18 4.23 S&P 500 1,318.43 -7.63 -0.58 4.84 NASDAQ 2,805.28 -13.03 -0.46 7.68 FTSE 5,795.20 72.20 1.26 4.00 HANG SENG 20,439.14 4.32 1.63 10.88 KOSPI 1,957.18 4.95 0.25 7.20 Nikkei 8,849.47 -34.22 -0.39 4.66
American Depository Receipts (ADRs)
$ % Chg Eq. Rp/Sh IDX Last
TLKM 30.89 -1.03 6,946 7,000
ISAT 30.91 -0.61 5,561 5,550
Commodities Price
Close Chg % Chg
Oil-WTI (USD/bbl) 99.78 -0.13 -0.13
Gold (USD/t oz.) 1,720 12 0.71
Nickel (USD/MT) 21,550 700 3.36
Tin (USD/MT) 24,200 1,850 8.28
CPO (RM/Ton) 3,131 -38 -1.20
Rubber (USD/Kg) 4.12 -0.07 -1.61
Coal Newcastle* 116.53 0.34 0.29
*Closing price at Jan 20,2012 Economic Indicators Current Prior Chg Inflation Des 2011 (MoM) 0.57% 0.34% 0.23% Des 2011 (YoY) 3.79% 4.15% -0.36% BI rate, Jan 12, 2012 6.00% 6.00% 0.00% GDP Growth Q3 2011 3.50% 2.87% Mutual Fund NAB 1 Mo 1 Yr
Semesta Dana Maxima 5,481.09 6.78% 17.07%
Semesta Dana Maxima vs IDX Performance
-50.00% 0.00% 50.00% 100.00% 150.00% 200.00% 250.00% 300.00% De c-0 8 Fe b-0 9 Ap r-0 9 Ju n-0 9 Au g-0 9 Oc t-0 9 De c-0 9 Fe b-1 0 Ap r-1 0 Ju n-1 0 Au g-1 0 Oc t-1 0 De c-1 0 Fe b-1 1 Ap r-1 1 Ju n-1 1 Au g-1 1 Oc t-1 1 De c-1 1 JSX SDM
TECHNICAL COUNTER
IHSG
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpotensi mengalami tekanan akibat IHSG yang mulai jenuh beli dapat mengundang aksi profit taking investor, beberapa saham yang masih dapat dicermati sebagai pilihan trading antara lain AALI, BKSL, BBCA, KIJA, TRAM.
Support : S1 3.949 S2 3.905 Resisten : R1 3.997 R2 4.027
AALI
Terbentuk pola harami yang mengindikasikan pola penguatan.
Support : S1 21.300 S2 21.150 Resisten : R1 21.750 R2 21.900
Rekomendasi : Trading Buy
BKSL
Stochastic golden cross dan MACD berpeluang rebound mengindikasikan pola penguatan.
Support : S1 250 S2 245 Resisten : R1 260 R2 265
3 of 5 Please see important disclosure at the end of this report BBCA
MACD golden cross dan histogram positif membuka peluang adanya penguatan lanjutan.
Support : S1 8.050 S2 8.000 Resisten : R1 8.200 R2 8.300 Rekomendasi : Trading Buy
KIJA
Untuk hari ketiga secara berturut-turut, kami masih cukup positif terhadap KIJA dimana stochastic, MACD, histogram dan volume masih mengindikasikan pola penguatan.
Support : S1 182 S2 176 Resisten : R1 191 R2 194
Rekomendasi : Trading Buy
TRAM
Pola histogram hijau negatif yang terus mengecil membuka peluang adanya penguatan lanjutan.
Support : S1 980 S2 970 Resisten : R1 1.010 R2 1.030
Rekomendasi : Trading Buy
Keterangan rekomendasi
Buy : Harga berpotensi menguat beberapa hari kedepan
Buy on Weakness : Harga berpotensi menguat namun diperkirakan akan terkoreksi untuk sementara Trading Buy : Harga diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup menguat Sell : Harga berpotensi melemah beberapa hari kedepan
Sell on Strength : Harga masih berpotensi menguat namun akan segera mengalami koreksi dalam waktu dekat.
INDONESIA NEWS
• BLTA Stop Bayar Utang Rp3,5 Triliun
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) memutuskan untuk sementara waktu menghentikan pembayaran kembali (temporarily cease repayment) atas semua fasilitas pinjaman bank dan obligasi, serta pembayaran ship lease beserta kewajiban berkisar US$418 juta, setara Rp3,5 triliun. penghentian pembayaran kembali ini dilakukan atas semua anak perusahaan perseroan, kecuali PT Buana Listya Tama Tbk., untuk memungkinkan grup melakukan kajian atas posisi dan penyelenggaraan keuangannya. Tindakan ini diambil sebab perseroan saat ini sedang meminta nasihat atas menurunnya posisi keuangan perseroan untuk menilai dampak yang dapat terjadi pada posisi dan kondisi keuangannya. Untuk itu, perseroan telah menunjuk FTI Consulting sebagai penasihat keuangan perseroan untuk melaksanakan tinjauan keuangan guna membantu menentukan posisi keuangan perseroan.
• PGN Teken Contract for Providing Medan
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) dan Hoegh LNG-PT Rekayasa Industri Consortium (provider) telah menandatangani kesepakatan contract for providing Medan LNG FSRF di Belawan, Sumatera Utara dengan kapasitas regasifikasi 240 MMSCFD. Penandatanganan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut heads of agreement (HoA) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu sebagai komitmen percepatan pembangunan Medan LNG floating storage and regasification facilities (FSRF). sesuai kontrak, provider akan menyediakan kapal floating storage and regasification (FSRU) untuk jangka waktu 20 tahun termasuk pembangunan mooring system, pipeline dan stasiun gas bumi baik onshore receiving facilities (ORF) dan off take station (OTS). Kapal FSRI yang tengah dibangun berkapasitas 170 ribu m3 dan mampu mengalirkan gas hasil regasifikasi hingga 240 MMCSFD. Gas hasil refasifikasi itu akan dialirkan melalui pipa dengan diameter 20 inch sepanjang lebih kurang 17 km untuk offshore dan sepanjang lebih kurang 5 km untuk onshore guna memasok PLTGU Sicanang milik PLN di Belawan.
• Akuisisi ABJ oleh UNTR Bukan Monopoli
kuisisi yang dilakukan oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) terhadap saham PT Asmin Bara Bronang dan PT Asmin Bara Jaan bebas dari dugaan praktik monopoli maupun persaingan usaha tidak sehat. Demikian keterangan resmi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kamis (26/1). Proses akuisisi dilakukan UNTR melalui anak usahanya, yaitu PT Pamapersada Nusantara (PAMA) yang 99,9% sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh perseroan. “Dari serangkaian penilaian yang dilakukan, disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya dugaan praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat,” kata Kepala Humas dan Biro Hukum KPPU, Ahmad Junaidi. PAMA merupakan anak usaha UNTR yang bergerak dalam bidang kontraktor pertambangan, seperti batubara, emas, quarry dan sebagainya. Selain itu, perseroan juga mengerjakan kontruksi bendungan, pengerjaan jalan serta berbagai proyek penggalian bumi dan transportasi.
• Central Omega (DKFT) Targetkan Penjualan Naik 161%
PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) memproyeksikan penjualan naik 161 persen pada 2012 menjadi Rp1,26 triliun. Realisasi penjualan kami di 2011 mencapai Rp485 miliar. Di samping itu, peningkatan juga terjadi pada target laba bersih perusahaan yang mencapai Rp475 miliar. Sementara untuk laba bersih di akhir 2011 lalu mencapai Rp185 miliar. Penjualan nikel perusahaan juga ditargetkan meningkat menjadi 3,6 juta metrik ton, padahal tahun lalu, realisasi penjualan perusahaan hanya 1,3 juta ton. Kenaikan ini terjadi karena tahun ini Perseroan berproduksi di dua KP (kuasa pertambangan). Sedangkan tahun lalu, kami hanya dari satu KP saja.
5 of 5 Please see important disclosure at the end of this report RESEARCH Muhamad Sugiarto Research Analyst [email protected] HEAD OFFICE PT. Semesta Indovest Menara Imperium Fl.18 Jl. HR Rasuna Said Kav. 1 Jakarta 12980 - Indonesia
BRANCHES
Jakarta - Puri Serpong
Komp. Rukan Puri Niaga III, Blok M 8/ 2A Ruko BSD Sektor 7
Jl. Puri Kencana Kembangan, Jakarta 11610 Blok RN No. 60, Serpong 15321
Telp. (021) 2569 5600 Telp. (021) 537 9545
Fax. (021) 5830 3441 Fax. (021) 537 9967
Surabaya Semarang
Ruko Darmo Square Blok B 28 Jl. Karang Saru No.17 Jl. Raya Darmo No. 54 – 56, Surabaya 60264 Semarang 50136
Telp. (031) 563 2727 Tel. (024) 358 4801/03
Fax. (031) 562 4616 Fax. (021) 358 4804
Disclaimer
This report has been prepared by PT. Semesta Indovest on behalf of itself and its affiliated companies and is provided for information purposes only. Under no circumstances is it to be used or considered as an offer to sell, or a solicitation of any offer to buy. This report has been produced independently and the forecasts, opinions, and expectations contained herein are entirely those of PT. Semesta Indovest.
While all reasonable care has been taken to ensure that information contained herein is not untrue or misleading at the time of publication, PT. Semesta Indovest makes no representation as to its accuracy or completeness and it should not be relied upon as such. This report is provided solely for the information of clients of PT. Semesta Indovest who are expected to make their own investment decisions without reliance on this report. Neither PT. Semesta Indovest nor any officer or employee of PT. Semesta Indovest accept any liability whatsoever for any direct or consequential loss arising from any use of this report or its contents. PT. Semesta Indovest and/or persons connected with it may have acted upon or used the information herein contained, or the research or analysis on which it is based, before publication.