PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NOTARIS ATAS KEPUTUSAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH TENTANG PERSETUJUAN PEMERIKSAAN DALAM PROSES PERADILAN SESUAI PASAL 66 UUJN
Teks penuh
Dokumen terkait
ketentuan Pasal 4, Pasal 16 dan Pasal 54 UUJN maka jelas bahwa untuk merahasiakan isi akta beserta hal-hal yang diberitahukan kepada notaris sehubungan dengan pembuatan akta
Tentang apa yang menjadi kewenangan lembaga baru yang bernama Majelis Kehormatan Notaris dapat kita lihat dalam ketentuan Pasal 66 ayat 1 Undang-Undang Nomor 2
Pelaksanaan kewenangan Majelis Kehormatan Notaris dalam memberikan persetujuan maupun penolakan pemeriksaan atau pemanggilan Notaris terkait adanya dugaan tindak
Notaris yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 61 UUJN, harus bertanggungjawab secara mandiri atas kelalaian yang dilakukannya terhadap penyampaian
Tentang apa yang menjadi kewenangan lembaga baru yang bernama Majelis Kehormatan Notaris dapat kita lihat dalam ketentuan Pasal 66 ayat 1 Undang-Undang Nomor 2
Dengan demikian, maka peran Majelis Pengawas dalam penegakkan Kode Etik dan UUJN terhadap Ketaatan Notaris dapat dilakukan dengan pemberian sanksi yang tegas,
Jika ketentuan pasal pasal 44 ayat 1 UUJN dan pasal 44 UUJN dilanggar oleh Notaris, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana tersebut dalam pasal 84 UUJN, yaitu akta yang dibuat dihadapan
Sehubungan dengan pemeriksaan terhadap Notaris yang diduga melakukan pelanggaran Koda Etik Notaris atau pelanggaran jabatan yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Daerah dan atau Majelis