FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR 2013
Penanggung Jawab:
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya
Penyunting: Haryanti
Rachmansyah
Imron
Ketut Sugama I Nyoman Radiarta Brata Pantjara Anang Hari Kristanto Zafril Imran Azwar
Penyunting Pelaksana: Purnomo Indra Basuki
Suprapti Diana Yulianti
Desain Cover: Azis Fatah Efendi
Penerbit dan Percetakan: Buku ini diterbitkan dan dicetak oleh
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya Tahun 2013
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERIKANAN BUDIDAYA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Jl. Ragunan 20, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12540 E-mail: [email protected]
KATA PENGANTAR
Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan rahmat dan perkenanNya Forum Inovasi Teknologi Akuakultur (FITA) 2013 yang merupakan agenda tahunan Badan Penelitian dengan Pengembangan Kelautan dan Perikanan dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perikanan Budidaya sebagai penyelenggara telah sukses dilaksanakan pada tanggal 11-13 Juni 2013 di Hotel Lombok Raya, Nusa Tenggara Barat.
Dalam pertemuan tersebut diseminarkan makalah hasil-hasil penelitian perikanan khususnya di perikanan budidaya dari berbagai bidang yaitu akuakultur, nutrisi dan teknologi pakan, kesehatan ikan, lingkungan, bioteknologi,pengolahan produk, dan sosial ekonomi. Makalah-makalah hasil seminar dari para peneliti baik dari Puslitbang Perikanan sendiri maupun lembaga-lembaga penelitian lainnya tersebut setelah melalui perjalanan cukup panjang mulai dari proses koreksi dari penyunting dan perbaikan dari penulis telah selesai dihimpun dan disusun dalam sebuah prosiding.
Dengan telah diterbitkannya Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 2013 ini, penyunting mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut beriyur dalam penyelesaian dan penyempurnaannya. Akhirnya penyunting berharap agar prosiding ini dapat diambil manfaatnya dan ikut berparan dalam mendukung pembangunan perikanan di Indonesia.
Jakarta, Desember 2013
Penyunting
ISBN 978-979-789-046-9
PROSIDING
FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR 2013
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... iii DAFTAR ISI ... v-xv FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR ... xvii-xxi
BIDANG TEKNOLOGI AKUAKULTUR BERKELANJUTAN
Domestikasi ikan semah (Tor douronensis) melalui pengembangan budidaya
Oleh: Jojo Subagja, Anang Hari Kristanto, dan Muhammad Sulhi ... 1-7 Performa pertumbuhan populasi jantan dan betina ikan nila biru (Oreochromis aureus)
di tambak bersalinitas tinggi
Oleh: Bambang Gunadi, Adam Robisalmi, dan Priadi Setyawan ... 9-17 Sintasan dan pertumbuhan benih ikan betutu (Oxyeleotris marmorata Blkr) yang
dipelihara dalam wadah yang berbeda
Oleh: Dewi Puspaningsih dan Adang Saputra ... 19-24 Pendederan ikan patin siam (Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878) secara outdoor
dengan penambahan jenis pupuk organik yang berbeda
Oleh: Jadmiko Darmawan dan Evi Tahapari ... 25-31 Growth performance of Asian catfish (Pangasius djambal) reared in aquarium with
different salinity
Oleh: Septyan Andriyanto ... 33-38 Performa ikan gabus (Channa striata) selama proses adaptasi dan domestikasi
Oleh: Adang Saputra dan Fera Permata Putri ... 39-44 Usaha budidaya ikan gurame hibrid skala pendederan
Oleh: Deni Radona, Nunak Nafiqoh, Wahyulia Cahyanti, dan Otong Zenal Arifin ... 45-49 Performa pertumbuhan ikan gurame pada tahap pendederan di hatcheri tertutup
Oleh: Nunak Nafiqoh dan Estu Nugroho ... 51-56 Produksi massal benih ikan patin pasupati dalam menunjang industrialisasi perikanan:
“peluang ekspor ikan patin daging putih” di Palembang, Sumatera Selatan
Oleh: Evi Tahapari dan Jadmiko Darmawan ... 57-65 Pemanfaatan ikan nila Srikandi (Oreochromis aureus x niloticus) sebagai alternatif usaha
potensial pada lahan sub optimal di Kecamatan Pekalongan Utara
Oleh: Priadi Setyawan dan Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi ... 67-71
Respon hemoglobin darah beberapa ikan cyprinid (mas, nilem, dan Tor soro) terhadap cekaman pengurangan kadar oksigen
Oleh: Wahyulia Cahyanti dan Otong Zenal Arifin ... 73-77 Aklimatisasi benih nila merah (O. niloticus) toleran salinitas tinggi siap tebar
menggunakan wadah yang berbeda dengan kepadatan tinggi
Oleh: Muhammad Nur Syafaat, Brata Pantjara, dan Nur Ansari Rangka ... 79-85 Keragaan larva ikan bandeng (Chanos chanos Forsskal) dari hasil pengkayaan pakan
pada induk
Oleh: Wawan Andriyanto, Muhammad Marzuqi, dan Ketut Suwirya ... 87-95 Penerapan teknologi budidaya bandeng di Gresik, Jawa Timur
Oleh: Agus Priyono, Titiek Aslianti, Tony Setiadharma, dan Irwan Setiadi ... 97-103 Aplikasi pembenihan bandeng dan kerapu di Kabupaten Lamongan
Oleh: Suko Ismi dan Yasmina Nirmala Asih ... 105-112 Pemanfaatan teknologi bioflok dalam pemeliharaan benih bandeng,
Chanos-chanos Forskall
Oleh: Lisa Ruliaty, M. Sholeh, dan Abidin Nur II ... 113-119 Produksi calon induk udang windu, Penaeus monodon asal tambak dengan padat
penebaran berbeda pada bak fiber berdasar pasir
Oleh: Syarifuddin Tonnek, Muslimin, dan Ike Trisnawati ... 121-127 Kualitas air pada pemeliharaan udang vaname (Litopeneaus vannamei)
Oleh: Made Suastika ... 129-134 Tingkat konsumsi oksigen udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada ukuran bobot
yang berbeda
Oleh: Hidayat Suryanto Suwoyo, Muhammad Chaidir Undu, dan Rachmansyah ... 135-142 Kajian budidaya lobster air tawar (Cherax quadricarinatus), yang dipelihara dengan
sistem tetutup
Oleh: Mulis ... 143-149 Intensifikasi udang galah
Oleh: Kesit Tisna Wibowo, Sarifin, dan Haryo Sutomo ... 151-155 Budidaya udang galah padi dan ikan
Oleh: Sarifin, Haryo Sutomo, Dasu Rohmana, Kesit Tisna Wibowo, dan
Susi Rosellia ... 157-160 Hybrid antara kerapu kentang, Epinephelus tukula betina dengan kerapu kertang,
Epinephelus lanceolatus jantan
Oleh: Jhon Harianto Hutapea, Ananto Setiadi, Gunawan, dan Apri I. Supii ... 161-167 Hasil persilangan antara kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dengan kerapu
kertang (E. lanceolatus)
Oleh: Tatam Sutarmat dan Hirmawan Tirta Yudha ... 169-175 Pengaruh rasio polikultur ikan sepat dan tambakan yang berbeda terhadap peningkatan
produksi budidaya
Oleh: Kusdiarti, Reza Samsudin, dan Ani Widiyati ... 177-182 Polikultur udang windu, nila, bandeng, dan rumput laut di tambak idle Kabupaten
Tangerang, Banten, Jawa Barat
Oleh: Anang Hari Kristanto, Brata Pantjara, dan Irsyaphiani Insan ... 183-191
vi
Komposisi komoditas polikultur udang windu (Penaeus monodon), nila merah (Oreochromis niloticus), bandeng (Chanos chanos), dan rumput laut (Gracilaria verrucosa)
Oleh: Markus Mangampa... 193-203 Polikultur udang vaname (Litopenaeus vannamei) kepadatan tinggi dan nila merah
dengan sistem bioflok di bak terkontrol
Oleh: Agus Nawang, Brata Pantjara, Rachmansyah, dan Usman ... 205-209 Produktivitas mina padi menggunakan pupuk organik
Oleh: Yosmaniar, Ani Widiyati, Imam Taufik, dan Arifuddin Tompo ... 211-217 Kajian populasi kepiting bakau, Scylla spp. di hutan bakau hasil rehabilitasi di Instalasi
Tambak Percobaan Marana, Maros
Oleh: Erfan Andi Hendrajat dan Gunarto ... 219-228 Present status produksi dan budidaya teripang di Sulawesi Selatan
Oleh: Suwardi Tahe ... 229-237 Uji kaji teknik pendederan dan pembesaran abalon (Haliotis squamata) di masyarakat
Oleh: Bambang Susanto, Ibnu Rusdi, dan Fitriyah Husnul Khotimah ... 239-247 Potensi ekstrak tanaman sebagai moulting stimulan pada indukan udang windu (Penaeus
monodon Fab.)
Oleh: Emma Suryati dan Andi Tenriulo ... 249-255 Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) sistem tradisional plus di tambak
tanah sulfat masam
Oleh: Suwardi Tahe dan Agus Nawang ... 257-263 Pengaruh penambahan zat pengatur tumbuh giberellin (Ga3) pada induksi kalus rumput
laut Kappaphycus alvarezii
Oleh: Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum, Andi Parenrengi, Yenny Risjani, dan Happy
Nursyam ... 265-270 Pertumbuhan bibit rumput laut Gracilaria verrucosa dengan sumber varietas berbeda
di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan
Oleh: Petrus Rani Pong-Masak, Noor Bimo Adhiyudanto, dan Andi Sahrijannah ... 271-283 Pengaruh pemberian kapur yang berbeda terhadap pemijahan ikan rainbow kurumoi
(Melanotaenia parva)
Oleh: Lili Sholichah dan Tutik Kadarini ... 285-290 Ontogeni dan Survival Activity Index (SAI) larva ikan cupang alam (Betta imbellis Ladiges
1975) hasil transgenik
Oleh: Riani Rahmawati dan Eni Kusrini ... 291-301 Produksi benih ikan rainbow kurumoi (Melanotaenia parva) melalui rekayasa budidaya
dengan ukuran tebar yang berbeda
Oleh: Nurhidayat, Agus Priyadi, Bastiar Nur, dan Mochammad Zamroni ... 303-311 Budidaya ikan cupang (Betta splendens) di Kampung Sukamanah, Desa Cikampek Barat
Oleh: Ruby Vidia Kusumah, Sawung Cindelaras, dan Eni Kusrini ... 313-323 Kapasitas reproduksi ikan neon tetra (Paracheirodon innesi) dengan sistem pemijahan
berpasangan (Studi Kasus Kelompok Pembudidaya Ikan Curug Jaya, Depok)
Oleh: Sulasy Rohmy dan Siti Murniasih ... 325-329 Laju pertumbuhan dan sintasan benih ikan botia (Chromobotia macracanthus) umur
31 hari pada sistem resirkulasi dengan penggunaan kaca gelap dan shelter
Oleh: Asep Permana dan Agus Priyadi ... 331-336
vii
Produktivitas induk ikan rainbow boesemani (Melanotaenia boesemani)
Oleh: Tutik Kadarini, Siti Zuhriyyah Musthofa, dan Irsyaphiani Insan ... 337-341 Pemeliharaan induk ikan letter six (Paracanthurus hepatus) pada bak terkontrol
Oleh: Ketut Maha Setiawati, Daniar Kusumawati, dan Philip Teguh Imanto ... 343-349 Peningkatan produksi benih ikan hias koi (Cyprinus carpio) di kawasan minapolitan
Kabupaten Blitar melalui aplikasi sistem pembenihan secara terkontrol
Oleh: Eni Kusrini, Anjang Bangun Prasetio, dan I Wayan Subamia ... 351-356 Studi biologi ikan pelangi asal Danau Kurumoi, Papua Melanotaenia parva (Atherinidae,
Melanotaenidae): pemijahan dan embriogenesis
Oleh: Bastiar Nur, Mochammad Zamroni, dan Sulasy Rohmy ... 357-364 Pengaruh ketinggian air dan gelap-terang terhadap sintasan dan perkembangan larva
balashark (Balantiocheilus melanopterus)
Oleh: Irsyaphiani Insan, Tutik Kadarani, dan Eni Kusrini ... 365-370 BIDANG NUTRISI DAN TEKNOLOGI PAKAN
Kajian pabrik pakan ikan lokal dalam mendukung industrialisasi budidaya patin (Pangasius sp.) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Oleh: Mas Tri Djoko Sunarno, Muhammad Sulhi, dan Lusi Herawati Suryaningrum ... 371-379 Dinamika kelimpahan bakteri pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei)
intensif dengan penambahan molase dan pergiliran pakan
Oleh: Nurbaya, Abdul Mansyur, dan Ince Ayu Khaerana Kadriah ... 381-388 Pertumbuhan ikan lele (Clarias sp.) pada pendederan dengan frekuensi pemberian
pakan optimal
Oleh: Lies Setijaningsih dan Eri Setiadi ... 389-397 Pemanfaatan bungkil kopra sebagai pakan pada pembesaran ikan bandeng (Chanos
chanos) di keramba jaring apung
Oleh: Kamaruddin dan Neltje Nobertine Palinggi ... 399-405 Pemanfaatan tepung jerami hasil fermentasi dalam pakan pembesaran ikan bandeng
Oleh: Kamaruddin, Noor Bimo Adhiyudanto, Usman, dan Asda Laining ... 407-414 Penggunaan tepung kepala udang windu pada pakan buatan untuk benih lobster air
tawar (Cherax albertisii)
Oleh: I Wayan Subamia, Asep Permana, Agus Priyadi, dan Ratna Komala ... 415-421 Performa benih ikan mas (Cyprinus carpio) strain rajadanu dengan frekuensi pemberian
pakan berbeda
Oleh: Yogi Himawan, Didik Ariyanto, dan Khairul Syahputra ... 423-427 Efek subsitusi pakan komersial dengan silase daun mengukudu (Morinda citrifolia)
terhadap performance pertumbuhan ikan sidat (Anguilla bicolor)
Oleh: Mivida Febriani ... 429-432 Penggunaan pakan buatan yang diperkaya tepung spirulina pada pendederan benih
kerapu macan (Epinephelus fuscogutatus)
Oleh: Maskur Mardjono, Zaenal Arifin, dan Agustien Naryaningsih ... 433-437 Uji biologis pakan dengan perbedaan komposisi bahan pengkaya pada produksi telur
induk bandeng
Oleh: Muhammad Marzuqi, Wawan Andriyanto, Ni Wayan Widya Astuti, dan
Retno Andamari ... 439-447
viii
Pengaruh penambahan madu dalam pakan terhadap perbaikan performa reproduksi induk jantan ikan lele (Clarias gariepinus)
Oleh: Rommy Suprapto, Bambang Iswanto, Huria Marnis, dan Imron ... 449-457 Pengaruh penggunaan kaporit sebagai desinfektan terhadap daya aroma pakan pada
budidaya udang windu (Penaeus monodon Fabricius)
Oleh: Suryono, Edi Wibowo, dan Syaifuddin Zuri ... 459-464 Penggunaan pakan buatan yang diperkaya ekstrak pepaya pada pendederan benih
kerapu macan (Epinephelus fuscogutattus)
Oleh: Maskur Mardjono, Akhmad Fairus Mai Soni, dan Erik Sutikno ... 465-469 Aplikasi rekombinan hormon pertumbuhan melalui pakan buatan pada pendederan
ikan patin siam, Pangasionodon hypophthalmus
Oleh: Dian Hardiantho, Alimuddin, Ahmad Jauhari Pamungkas, Arief Eko Prasetyo,
dan Dwi Hany Yanti ... 471-475 Pemberian pakan yang mengandung karotenoid terhadap performa benih ikan mas
koki (Carrasius auratus)
Oleh: Rina Hirnawati dan Sukarman ... 477-481 Ekstraksi nano kalsium dari tepung cangkang simping (Placuna placenta) sebagai upaya
pemanfaatan hasil samping produk perikanan
Oleh: Murniyati dan Fera Roswita Dewi ... 483-487 Aplikasi pakan berbasis bahan baku lokal untuk peningkatan produkstivitas induk
ikan nila (Oreochromis niloticus)
Oleh: Reza Samsudin dan Endhay Kusnendar Kontara ... 489-493 Aplikasi pakan berbasis bahan baku lokal untuk peningkatan produktivitas dan nilai
tambah budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di keramba jaring apung (KJA)
Oleh: Endhay Kusnendar Kontara, Reza Samsudin, dan Muhammad Sulhi ... 495-499 Pengembangan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di kolam tanah dengan
aplikasi pakan berbasis bahan baku lokal
Oleh: Endhay Kusnendar Kontara, Reza Samsudin, dan Mas Tri Djoko Sunarno ... 501-506 Kultur Navicula sp. dengan substrat yang berbeda
Oleh: Fahrudin dan Ibnu Rusdi ... 507-512 Pengaruh pemberian pakan bergilir dan penambahan sumber C terhadap kondisi
kualitas air dan produksi udang vaname (Litopenaeus vannamei)
Oleh: Abdul Mansyur, M. Nur Syafaat, dan Brata Pantjara... 513-522 Pengaruh tepung kulit rambutan Nephelium lappaceum terhadap kecerahan warna ikan
cupang Betta spelendens dengan dosis yang berbeda
Oleh: Sutia Budi, Sarimanti, dan Andi Gusti Tantu ... 523-528 Pengaruh penggunaan astaxantin terhadap produksi benih ikan rainbow kurumoi
(Melanotaenia parva)
Oleh: Siti Subandiyah dan Sukarman ... 529-532 BIDANG PERAKITAN STRAIN DAN PEMANFAATAN INDUK UNGGUL
Karakterisasi genetik hibrida abalon (Haliotis squamata dan Haliotis asinina) Oleh: Gusti Ngurah Permana, Ibnu Rusdi, Bambang Susanto, Fitriyah Husnul
Khotimah, dan Hery Setyabudi ... 533-539
Pertumbuhan ikan nila BEST (Oreochromis niloticus) F-5 dan nila lokal di Kabupaten Pandeglang (Banten) dan Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan)
Oleh: Irin Iriana Kusmini, Otong Zenal Arifin, Fera Permata Putri, dan
Arifuddin Tompo ... 541-546 Keragaan pertumbuhan ikan nila spesifik lahan gambut F-2, F-1 dengan nila lokal
Oleh: Gleni Hasan Huwoyon, Rudhy Gustiano, Endang Mudjiutami, Wahyutomo,
Pudji Widodo, Akmal, Tulus, dan Ishak Usman ... 547-553 Karakter morfometrik udang galah (Macrobrachium rosenbergii) populasi F-3 seleksi,
Asahan, dan GI Macro
Oleh: Fajar Anggraeni, Hary Krettiawan, Asep Sopian, dan Ikhsan Khasani ... 555-561 Laju pertumbuhan nila BEST (Oreochromis nilotikus) F-4 dan F-5 hasil seleksi individu
Oleh: Irin Iriana Kusmini, Otong Zenal Arifin, Fera Permata Putri, dan Kusdiarti ... 563-569 Fenotip generasi pertama dari hasil hibridisasi antara tiger catfish (Pseudoplatystoma
fasciatum) dengan red tail catfish (Phractocephalus hemioliopterus)
Oleh: Eni Kusrini dan Agus Priyadi ... 571-577 Persilangan beberapa strain ikan koi lokal (Cyprinus carpio Linn 1758) di Kabupaten
Blitar
Oleh: Sawung Cindelaras, Anjang Bangun Prasetio, dan Eni Kusrini ... 579-584 Respons seleksi dan heritabilitas pada populasi F-3 udang galah (Macrobrachium
rosenbergii) hasil seleksi individu pada karakter pertumbuhan
Oleh: Hary Krettiawan, Ikhsan Khasani, Asep Sopian, dan Fajar Anggraeni ... 585-591 Estimasi heritabilitas dan respons seleksi ikan patin siam Pangasianodon hypophthalmus
F-1
Oleh: Wahyu Pamungkas, Jadmiko Darmawan, Ika Nurlaela, dan Evi Tahapari ... 593-599 Performa backcross antara ikan nila srikandi (Oreochromis aureus x niloticus) dan ikan
nila biru (O. aureus) pada kolam pembesaran bersalinitas 25-30 ppt
Oleh: Priadi Setyawan, Adam Robisalmi, dan Bambang Gunadi ... 601-607 Keragaan benih tiram mutiara (Pinctada maxima) dari hasil perkawinan silang induk
alam
Oleh: Ida Komang Wardana, Sudewi, Sari Budi Moria Sembiring,
dan Ahmad Muzaki ... 609-616 Keragaan pertumbuhan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus), kerapu batik
(Epinephelus microdon), dan kerapu hibrida cantik sebagai hasil persilangan kerapu macan dan kerapu batik
Oleh: Hirmawan Tirta Yudha dan Tatam Sutarmat ... 617-624 Performa larva udang windu (Penaeus monodon) melalui uji vitalitas
Oleh: Ike Trismawanti, Agus Nawang, dan Andi Tenriulo ... 625-629 Keragaan pertumbuhan ikan koi (Cyprinus carpio) hasil persilangan strain lokal di
Kabupaten Blitar
Oleh: Anjang Bangun Prasetio dan Sawung Cindelaras ... 631-638 Keragaan pertumbuhan ikan lele Mesir (Clarias gariepinus Burchell, 1822) strain merah
pada tahap pembenihan dan pendederan
Oleh: Bambang Iswanto, Rommy Suprapto, Huria Marnis, dan Imron ... 639-647 Pemberian hormon estradiol secara oral terhadap perkembangan gonad calon induk
ikan kerapu bebek, Cromileptes altivelis
Oleh: Ahmad Muzaki, Ida Komang Wardana, Sari Budi Moria Sembiring, dan Haryanti 649-657
x
Sintasan mikropropagule rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil induksi kalus pada media kultur yang diperkaya dengan colchisin
Oleh: Emma Suryati dan Sri Rejeki Hesti Mulyaningrum... 659-665 Efek heterosis pada hibrida ikan gurame (Osphronemus gouramy) dari varietas soang,
paris, dan blusafir
Oleh: Estu Nugroho, Jojo Subagja, Muhammad Sulhi, dan Kusdiarti... 667-674 Distribusi gen KRT-GP11 pada ikan mas (Cyprinus carpio) transgenik founder yang
ditranfer dengan metode elektroforasi pada sperma
Oleh: Khairul Syahputra, Didik Ariyanto, Lamanto, dan Yogi Himawan ... 675-682 Pengaruh konsentrasi DMSO yang dikombinasi dengan ekstender berbeda terhadap
motilitas spermatozoa, fertilitas dan perkembangan embrio ikan patin pasupati
Oleh: Sularto, Z. Amrullah, dan I. Sulistyo ... 683-694 Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) pada kedalaman berbeda di perairan
Teluk Laikang Kabupaten Takalar
Oleh: Petrus Rani Pong-Masak, Muslimin, dan Makmur ... 695-701 Pengaruh induk dan heterosis karakter pertumbuhan hasil persilangan intraspesifik
gurame bastar dan bluesafir (Osphronemus gouramy)
Oleh: Otong Zenal Arifin, Muhammad Hunaina Fariduddin At-thar, dan Nunak Nafiqoh 703-709 Pengaruh bobot awal rumput laut (Gracilaria sp.) hasil kultur jaringan terhadap
pertumbuhan di tambak
Oleh: Rohama Daud, Emma Suryati, dan Sri Redjeki Hesti Mulianingrum ... 711-714 Pengembangan budidaya rumput laut untuk meningkatkan efisiensi teknis usaha di
Desa Arakan Kabupaten Minahasa Selatan
Oleh: Edwin L.A. Ngangi, Joppy D. Mudeng, dan Joshian N.W. Schaduw ... 715-721 Pengamatan performa benih ikan bandeng (Chanos-chanos Forskall) pada pendederan
dalam hapa di tambak
Oleh: Tony Setiadharma, Anak Agung Ketut Alit, dan Gigih Setia Wibawa ... 723-727 Alat automatic feeder pakan ikan yang dikendalikan dengan panggilan telepon seluler
(teleautofeeder)
Oleh: Suratno, Samsul Kurniawan, dan Fatihul Muharis ... 729-732 Faktor pengelolaan yang mempengaruhi produksi rumput laut Eucheuma spinosum di
Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara
Oleh: Erna Ratnawati, Mudian Paena, dan Mat Fahrur ... 733-743 Prospek pengembangan usaha budidaya bandeng di Sidoarjo, Jawa Timur
Oleh: Bambang Priono ... 745-750 Potensi pengembangan budidaya ikan patin skala industri di Kabupaten Banjar,
Kalimantan Selatan
Oleh: Rasidi dan Wartono Hadie ... 751-757 Dampak perubahan usaha penggaraman ke budidaya rumput laut masyarakat pesisir:
Studi kasus di Kabupaten Jeneponto dan Maros, Sulawesi Selatan
Oleh: Nur Ansari Rangka ... 759-767 Prioritas kebijakan dalam pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten
Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara
Oleh: Mudian Paena, Erna Ratnawati, dan Hasnawi ... 769-775
BIDANG KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN
Produksi benih ikan kakap putih (Lates calcarifer) dengan aplikasi probiotik Oleh: Sari Budi Moria Sembiring, John Harianto Hutapea, Ida Komang Wardana,
Ahmad Muzaki, dan Indah Mastuti ... 777-784 Uji efektivitas kombinasi vaksin bakteri vibrio polivalen dengan vaksin Streptococcus
dan flexibacter pada ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus)
Oleh: Zafran, Des Roza, dan Fris Johnny ... 785-791 Kerentanan ikan air tawar terhadap aplikasi penggunaan herbal medis-Herb MH-1
sebagai desinfektan dan antiseptik
Oleh: Desy Sugiani, Angela Mariana Lusiastuti, dan Taukhid ... 793-800 Prevalensi dan waktu infeksi White Spot Syndrome Virus (WSSV) pada saluran
Pertambakan di Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik dan Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo
Oleh: Koko Kurniawan dan Arifuddin Tompo ... 801-805 Distribusi penyakit WSSV pada areal pengembangan budidaya udang windu di
Kabupaten Bulukumba
Oleh: Arifuddin Tompo dan Koko Kurniawan ... 807-812 Evaluasi kualitas air pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) semi intensif
dan intensif dengan aplikasi probiotik
Oleh: Muhammad Nur Syafaat, Gunarto, dan Abdul Mansyur ... 813-823 Isolasi dan identifikasi bakteri penghasil enzim amilase, protease, kitin, dan selulosa
dari makroalga
Oleh: Bunga Rante Tampangallo, Muharijadi Atmomarsono, dan Muliani ... 825-832 Patogenisitas bakteri Vibrio harveyi yang diisolasi dari lokasi berbeda
Oleh: Ince Ayu Khairana Kadriah, Endang Susianingsih, dan Koko Kurniawan ... 833-839 Uji pembentukan antibodi bakteri Vibrio harveyi secara Enzyme Lingked Immunosorbent
Assay (ELISA)
Oleh: Nurhidayah, Nurbaya, dan Muliani ... 841-845 Pengaruh probiotik RICA terhadap sintasan dan produksi udang windu di tambak
Instalasi Marana, Sulawesi Selatan
Oleh: Arifuddin Tompo dan Nurhidayah ... 847-852 Penggunaan kombinasi suhu, pH, dan salinitas sebagai stressor terhadap perkembangan
White Spot Syndrome Virus (WSSV) pada benur udang windu (Penaeus monodon)
Oleh: Muliani, Bunga Rante Tampangallo, dan Muharijadi Atmomarsono ... 853-861 Sintasan benih udang windu yang dipelihara dengan beberapa jenis probiotik RICA
dan resistensinya terhadap bakteri patogen V. harveyi
Oleh: Bunga Rante Tampangallo, Chalvyn S. Pakidi, dan Alexander Rantetondok ... 863-874 Ketahanan empat strain ikan nila terhadap penyakit Streptococcosis
Oleh: Rita Febrianti, Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi, Taukhid, dan
Angela Mariana Lusiastuti ... 875-885 Uji sensitivitas ekstrak biduri (Calotropis gigantea) sebagai antibakteri Vibrio harveyi
Oleh: Rohimat, Abdullah Afif, Anisaul Huda, dan Agus Trianto ... 887-891 Identifikasi ektoparasit pada ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus Forsskal)
yang dilalulintaskan di Kepulauan Banggai
Oleh: Mohammad Zamrud dan Devita T. Adriany ... 893-899
xii
Pembuatan kultur sel primer dari sirip ekor, ginjal, limfa, dan insang ikan mas (Cyprinus carpio)
Oleh: Firma, Trisniaty, Insariani, Eka Nurdian, Sulistia Trikora Astuti,
Freddy Riatmono, Hasriani, Tatik Sumirah, dan A. Siregar ... 901-906 Peningkatan kualitas kesehatan ikan cupang, Betta spelendes dengan ekstrak cabe merah,
Capsicum annmun pada dosis yang berbeda
Oleh: Sutia Budi, Nurina Leko, dan Andi Gusti Tantu ... 907-911 Konsentrasi deoxyribonucleotide acyd dari virus koiherpes pada kultur koi Fin-1
menggunakan metode Realtime Quantitative Polymerase Chain Reaction (RTqPCR)
Oleh: Lila Gardenia dan Isti Koesharyani ... 913-920 Aplikasi pemberian bakteri probiotik pada media pemeliharaan massal larva ikan
kerapu raja sunu (Plectropoma laevis)
Oleh: Bejo Slamet, Ketut Suwirya, Regina Melianawati, Suko Ismi, dan
Retno Andamari ... 921-925 Cacing nematoda pada belut, Monopterus albus: pencegahan dan pengendalian
Gnathostomiasis
Oleh: Angela Mariana Lusiastuti, Riza Tiuria, Agustin Indrawati, dan Uni
Purwaningsih ... 927-931 Pengaruh efikasi insektisida tiosiklam 50% terhadap kelimpahan dan keragaman
plankton
Oleh: Dewi Puspaningsih dan Imam Taufik ... 933-937 Tingkat dan organ target serangan ektoparasit Argulus sp. pada ikan mas Cyprinus
carpio di dua lokasi budidaya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Oleh: Sutia Budi, Paul L. Djoso, dan Alexander Rantetondok ... 939-944 Efektivitas probiotik dan kedalaman kolam yang berbeda pada pendederan tahap 2
ikan lele (Clarias sp.)
Oleh: Nuryadi dan Lies Setijaningsih ... 945-952 Daya tahan ikan mas Majalaya keturunan kedua yang membawa marka molekuler
Cyca-DAB1*05 terhadap infeksi Aeromonas hydrophila
Oleh: Nurly Faridah, Adi Sucipto, Dwi Hany Yanti, Yuani Mundayana, Alimuddin,
Ayi Santika, dan Sri Nuryati ... 953-957 Aplikasi Rt-PCR untuk skrining guna memproduksi induk udang galah tumbuh cepat
bebas virus Macrobrachium rosenbergii Nodavirus (MrNV)
Oleh: Asep Sopian, Fajar Anggraeni, Hary Krettiawan, Khairul Syahputra, dan
Ikhsan Khasani ... 959-964 Gen virulen dari dua tipe Vibrio harveyi pada daerah budidaya udang windu yang
berbeda
Oleh: Endang Susianingsih dan Ince Ayu Khairana Kadriah ... 965-972 Penggunaan vaksin Vibrio harveyi untuk meningkatkan sintasan benih abalon, Haliotis
squamata
Oleh: Des Roza dan Fris Johnny ... 973-977 Uji tapis dan karakterisasi awal bakteri pembentuk flok pada budidaya ikan nila
(Oreochromis niloticus)
Oleh: Yohanna Retnaning Widyastuti dan Angela Mariana Lusiastuti ... 979-984
Analisis kesesuaian lahan budidaya rumput laut di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara
Oleh: Hasnawi, Makmur, dan Mudian Paena ... 985-995 Distribusi karakteristik kimia tanah tambak di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo
Oleh: Kamariah, Ruzkiah Asaf, dan Mat Fahrur ... 997-1012 Evaluasi kesesuaian biofisik lahan budidaya tambak udang windu (Penaeus monodon)
berkelanjutan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Oleh: Utojo, Akhmad Mustafa, dan Kamariah ... 1013-1024 Upaya peningkatan produktivitas rumput laut, Kappaphycus alvarezii dengan
mengetahui faktor pengelolaan di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara
Oleh: Ruzkiah Asaf, Rezki Antoni Suhaimi, dan Rachmansyah ... 1025-1035 Komposisi dan kelimpahan plankton di kawasan tambak Kabupaten Pontianak,
Kalimantan Barat
Oleh: Erfan Andi Hendrajat dan Utojo ... 1037-1046 Model arus Teluk Hurun, Provinsi Lampung
Oleh: Rezki Antoni Suhaimi, Muhammad Chaidir Undu, dan Makmur ... 1047-1053 Opsi program pengembangan kawasan tambak di Kabupaten Konawe Selatan
Oleh: Andi Indra Jaya Asaad, Hasnawi, dan Rachmansyah ... 1055-1063 Perubahan kualitas air pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di tambak
Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan
Oleh: Admi Athirah, Akhmad Mustafa, dan Michael A. Rimmer ... 1065-1075 Respon pertambahan populasi Oscillatoria sp. pada peningkatan konsentrasi
karbondioksida antropogenik
Oleh: Sahabuddin, Machluddin Amin, dan Herlinah Jompa ... 1077-1081 Struktur komunitas, keragaman, keseragaman, dan dominansi fitoplankton di
Kepulauan Bungku Selatan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah
Oleh: Mat Fahrur, I Nyoman Radiarta, dan Rezki Antoni Suhaimi ... 1083-1089 Faktor pengelolaan tambak yang mempengaruhi produktivitas tambak di Kabupaten
Indramayu Provinsi Jawa Barat
Oleh: Ruzkiah Asaf, Admi Athirah, dan Erna Ratnawati ... 1091-1099 Efek perubahan iklim terhadap perkembangan penyakit ikan: Studi kasus di Provinsi
Lampung
Oleh: Hambali Supriyadi dan Erlania ... 1101-1108 Daya dukung perairan budidaya keramba jaring apung di Waduk Cirata, Jawa Barat
terhadap parameter total padatan tersuspensi (TSS) dan total padatan terlarut (TDS)
Oleh: Ani Widiyati dan Adang Saputra ... 1109-1115 Toleransi kadar garam jenis kepiting bakau di tambak
Oleh: Burhanuddin ... 1117-1121 Kondisi lingkungan di kawasan pertambakan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
dan strategi pengelolaan lingkungan budidayanya
Oleh: Rasidi, Brata Pantjara, I Nyoman Radiarta, dan Idil Ardi ... 1123-1134 Pembentukan flok hubungannya dengan dinamika CO2 dan DO pada pendederan ikan
nila (Oreochromis niloticus)
Oleh: Yohanna Retnaning Widyastuti dan Eri Setiadi ... 1135-1142
xiv
Hubungan parameter kualitas air terhadap volume lapisan flok mikrobial (microbial-flocs) di kolam budidaya ikan lele (Clarias gariepinus)
Oleh: Devi Dwiyanti Suryono, Bambang Gunadi, dan Rita Febrianti ... 1143-1150 Dinamika nitrogen di perairan muara Sungai Ciliwung
Oleh: Devi Dwiyanti Suryono dan Setyo S. Moersidik ... 1151-1157 Pemantauan kualitas air selama budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di tambak
Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan
Oleh: Abdul Malik Tangko, Akhmad Mustafa, dan Michael A. Rimmer ... 1159-1169 Penambahan kalsium karbonat (CaCO3)pada media pemijahan ikan rainbow kurumoi
(Melanotaenia parva): pengaruhnya terhadap kualitas telur dan Survival Activity Index (SAI) larva
Oleh: Siti Zuhriyyah Musthofa dan Tutik Kadarini ... 1171-1178 Evaluasi kualitas air di tambak pada pemanfaatan limbah pabrik tahu sebagai pakan
alternatif untuk budidaya ikan nila merah (Oreochromis niloticus)
Oleh: Andi Sahrijanna dan Hidayat Suryanto Suwoyo ... 1179-1185 Kajian aplikasi probiotik: kelayakan teknologi dan finansial dalam pengembangan
polikultur udang windu
Oleh: Lies Emmawati Hadie, Erna Ratnawati, Muharijadi Atmomarsono,
dan Wartono Hadie ... 1187-1192 Potensi kijing lokal (Pilsbryoconcha exilis) sebagai biofilter untuk mengurangi TSS pada
budidaya ikan nila
Oleh: Dewi Puspaningsih dan Eri Setiadi ... 1193-1197 Kelimpahan dan keragaman plankton pada budidaya udang windu dengan sistem
Integrated Multitrophic Aquaculture (IMTA)
Oleh: Machluddin Amin dan Brata Pantjara ... 1199-1205 Pemeliharaan larva kepiting bakau, Scylla olivacea menggunakan sistem air hijau
Oleh: Gunarto dan Herlinah Jompa ... 1207-1213 Fluktuasi suhu air harian dan pengelolaannya di petak pentokolan udang windu
(Penaeus monodon)
Oleh: Burhanuddin dan Erfan Andi Hendrajat... 1215-1220
FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR 2013
PENDAHULUANDengan mengusung tema “Inovasi Teknologi Akuakultur Berbasis Ekonomi Biru”, Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 2013 telah diselenggarakan pada tanggal 11-13 Juni 2013 bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram Nusa Tenggara Barat. Penyelenggaraan forum yang merupakan program kerja tahunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa lembaga yaitu Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Shrimp Club Indonesia (SCI), Gabungan Produsen Makanan Ternak (GPMT), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Universitas Mataram, dan Trobos Aqua.
Penyelenggaraan Forum Inovasi Teknologi Akuakultur (FITA) 2013 merupakan dukungan terhadap kebijakan strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memfokuskan pada percepatan industrialisasi perikanan dengan tujuan meningkatkan produksi beberapa komoditas unggulan perikanan budidaya (akuakultur) dan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk-produk tersebut. Hal ini juga sesuai dengan tema FITA 2013 bahwa program KKP sejalan dengan permintaan pasar internasioanl yang mulai melakukan pengetatan kualitas produksi akuakultur dan kemudian diterjemahkan oleh KKP dalam bentuk konsep ekonomi biru yang mengusung keseimbangan antara produksi dan keberlangsungan sistem produksi akuakultur itu sendiri.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan (Puslitbang Perikanan Budidaya) sebagai lembaga penelitian di bawah koordinasi Badan Litbang Kelautan dan Perikanan (Badan Litbang KP) menangkap peluang tersebut dengan menyelenggarakan FITA 2013 dengan tujuan pengembangan produk dan teknologi akuakultur ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam kerangka mendukung program industrialisasi akuakultur berbasis ekonomi biru. Forum ini juga dimaksudkan juga dapat menjadi akselerator bagi pembangunan perikanan budidaya di Indonesia sekaligus sebagai media komunikasi bagi pelaku perikanan budidaya melalui pengenalan hasil-hasil penelitian, pengembangan, dan perekayasaan teknologi, pameran dan temu bisnis di bidang perikanan budidaya.
Seminar Ilmiah FITA 2013 dilaksanakan dalam bentuk presentasi dan diskusi dua arah baik pada sesi presentasi Pembicara Kunci (Keynote Speaker), presentasi oral dan poster hasil litbang perikanan budidaya. Pada sesi presentasi Pembicara Kunci, dihadirkan narasumber nasional dan internasional yaitu: Ir. Rezki (CP Prima Group), Dr. Farshad Shishechian (Blue Aqua International Tbk. – Thailand), Dr. Fuci Guo (PT. Alltech Biotechnology Indonesia), Dr. Dhanapong Sangsue (Technical Manager Evonik Asia South). Selain Pembicara Kunci juga diundang untuk memberikan presentasi pada seminar sesi yaitu: Dr. Hasanudin Atjo (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng), Dr. Imad Patrick Saoud (American University of Beirut), Bpk Amir serta Bpk Suprapto (Praktisi, Forum Komunikasi Mina Pantura).
PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelaksanaan FITA 2013 difokuskan pada acara seminar ilmiah hasil penelitian dan pengembangan perikanan budidaya sementara pameran dilaksanakan sebagai kegiatan tambahan dengan penyelenggara pameran dilakukan bersama Shrimp Club Indonesia dan Majalah Trobos.
Pelaksanaan kegiatan FITA 2013 secara umum dibagi dalam beberapa subkegiatan yaitu: 1. Presentasi dan diskusi. Kegiatan ini menjadi acuan dalam pelaksanaan baik pada sesi presentasi
pembicara kunci, presentasi oral dan poster hasil litbang perikanan budidaya. Diskusi dimaksudkan sebagai sarana bagi peneliti dan perekayasa maupun akademisi untuk mempertahankan memperbaiki hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan dan sekaligus menjadi sarana bagi peserta lainnya untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang hasil penelitian dan pengembangan yang telah dihasilkan.
2. Pelaksanaan presentasi dibagi dalam Sesi Plenary, Sesi Khusus/Kelas dan Sesi Presentasi Poster. Sesi Khusus/Kelas dibagi menjadi lima topik bahasan, yaitu: Teknologi Akuakultur Berkelanjutan,
xvii
Nutrisi dan Teknologi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Perakitan Strain dan Pemanfaatan Induk Unggul, dan Inovasi Teknologi Aplikatif.
3. Penyelenggaraan pameran diikuti oleh instansi pemerintah serta perusahaan dan asosiasi yang bergerak dalam bidang perikanan khususnya perikanan budidaya.
a. Pembukaan
Kegiatan FITA 2013 dibuka pada tanggal 11 Juni 2013, dengan acara:
Sambutan selamat datang disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat mewakil Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan terima kasih atas terpilihnya Mataram sebagai tempat pelaksanaan FITA 2013. Dalam kesempatan tersebut, juga dijelaskan tentang peluang ekonomi perikanan budidaya dan tantangan yang dihadapi.
Laporan ketua penyelenggara FITA 2013, oleh Ir. Kusno Susanto. Dalam laporannya menjelaskan pada gelaran FITA 2013, berhasil terkumpul dan terseleksi tidak kurang dari 258 makalah yang berasal dari lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, lingkup Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, perguruan tinggi, dan para pelaku usaha akuakultur baik badan usaha maupun perseorangan. Dari jumlah tersebut dipresentasikan secara oral sebanyak 174 makalah, sisanya 92 makalah dalam bentuk poster.
Sedangkan pada kegiatan pameran, terisi 31 booth stand pameran dengan peserta dari perusahaan yang terkait dengan akuakultur sebanyak 23 booth, dan sisanya peserta dari instansi pemerintah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan Menteri Kelautan dan Perikanan kepada pemulia masing-masing untuk pemulia Kerapu Cantang, Ikan Nila Merah Nilasa, Induk Ikan Nila Jantan Pandu, dan Induk Ikan Nila Betina Kunti. Penyerahan dilakukan oleh Dr.Ir. Aryo Hanggono, DEA (Sekretaris Badan Litbang Kelautan dan Perikanan) dan diterima oleh Ir Dwika Herdikiawan, MM (Direktur Sarana dan Prasarana, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya) mewakili pemulia.
Terakhir disampaikan sambutan Kepala Badan Litbang Kelautan dan Perikanan yang dibacakan oleh Dr.Ir. Aryo Hanggono, DEA sekaligus pemukulan gong penanda secara resmi dimulainya kegiatan FITA 2013. Dalam sambutannya Kepala Badan mengharapkan kegiatan FITA dapat menjadi salah satu bagian dari kegiatan Badan Litbang KP dalam kerangka mendukung program Industrialisasi Kelautan dan Perikanan yang telah dicanangkan oleh Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan.
b. Presentasi Pembicara Kunci (Keynote Speaker)
Acara pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan dari pembicara utama (keynote speaker) pada plenary session yang dimoderatori oleh Prof.Riset Dr. Ketut Sugama dan Prof.Dr. Rizald Max Rompas, M.Agr. Adapun pemapar pada sesi ini adalah:
Ir. Ricki Suhendar (Vice President Frozen Food Division Pt. CPP)
Dalam presentasinya beliau menjelaskan tentang potensi pasar domestik produk olahan seafood frozen yang dimiliki oleh Indonesia. Saat ini konsumsi udang di Indonesia masih rendah yaitu 1/6 – 1/7% daripada konsumsi daging ayam (data BPS). Padahal kita ketahui komposisi kandungan gizi udang lebih tinggi daripada gizi ayam, inilah yang sebenarnya menjadikan peluang pasar udang harusnya jauh lebih tinggi ketimbang ayam.
Farshad Shishehchian, Ph.D. (CEO Blue Aqua International)
Menjadi pembicara kedua dalam sesi Plennary. Beliau membawakan presentasinya yang berjudul “A Review of a Shrimp Farms in the World : Perspectives for the Future”. Perkembangan Aquaculture pada
xviii
tahun 2030 di prediksi sebesar 64% masyarakat mengkonsumsi udang. Perkembangan terakhir, data menunjukkan bahwa konsumsi seafood terbesar adalah di Benua Asia sebesar 68%. Hal ini menunjukkan bahwa potensi pangsa pasar seafood di Asia cukup menjanjikan. Saat ini China masih mendominasi jumlah produksi udang di Asia, selanjutnya diikuti oleh Thailand, Vietnam, Indonesia, India, Bangladesh. Namun melihat isu yang berkembang belakangan ini mengenai EMS (Early Mortality Syndrome) yaitu kematian udang pada fase awal pemeliharaan di tambak. Data saat ini EMS telah menyerang China, Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Tetapi, udang di Indonesia tidak terserang EMS, hal inilah yang menjadi peluang peningkatan penjualan udang Indonesia di pasar Internasional di tahun-tahun mendatang.
Dhanapong Sangsue, MBA (PT Evonik Indonesia, Technical Manager Evonik Asia South)
Pada presentasi kali ini Beliau menyampaikan materi tentang “Tilapia Feed by Better Understanding and Managing Raw Material Variation”. Peningkatan perkembangan konsumsi Tilapia di Dunia menunjukkan bahwa Tilapia memiliki potensi pangsa pasar yang bagus. Namun, tidak semua produk yang dihasilkan dari Tilapia memiliki hasil yang memuaskan bagi konsumen, tentunya hal ini sangat disayangkan. Konsumen menginginkan kualitas daging yang bagus, rasa yang enak. Kualitas daging Tilapia sangat dipengaruhi oleh pakan dan bahan baku pakan, bahan baku pakan yang baik tentunya akan menghasilkan pakan yang baik, dan pakan yang baik tentunya akan menghasilkan pertumbuhan yang baik, dalam hal ini adalah Tilapia. Oleh karena itu, variasi bahan baku pakan yang baik akan menunjang keberhasilan budidaya ikan. Tentunya efisiensi biaya produksi pakan juga perlu diperhatikan.
Fuci Guo, Ph.D. (PT Alltech Biotechnology Indonesia)
Plenary Session ditutup dengan presentasi dari Dr. Fuci Guo dalam kapasitasnya sebagai Aquaculture Manager Alltech Biotechnology Indonesia menjelaskan materi tentang “The Game Changer for Indonesia Aqua Industry: Enzym and DHA from Algae”. Enzim cukup berpengaruh dalam pertumbuhan ikan, ada 7 enzim yang diformulasi oleh Alltech yaitu Phytase, Xylanase, b-Glucanase, Cellulase, Pectinase, Protease, Amylase membentuk energi, prtein calcium, dan protein amin acid yang berguna untuk peningkatan pencernaan yang berefek pada pertumbuhan ikan yang maksimal. Uji coba sudah dilakukan di Vietnam terhadap ikan patin dan udang, hasilnya menunjukkan bahwa fish meal dan jumlah enzim yang tinggi berpengaruh terhadap peningkatan bobot ikan dan udang.
c. Diskusi
Acara selanjutnya adalah Diskusi. Berikut cuplikan diskusi dalam acara tersebut: Muhammad Ridwan, Universitas Mataram
Melihat dari data yang disajikan, konsumsi udang di Indonesia menunjukkan lebih tinggi dibandingkan negara di lainnya, Apakah budaya makan masyarakat mempengaruhi jumlah konsumsi udang di setiap negara?
Jawab : Dr. Farshad S.
Konsumsi udang sangat dipengaruhi kultur masyarakatnya sendiri. Kita bisa mengambil contoh di India yang memiliki penduduk 1 milyar, tetapi 50% masyarakatnya vegetarian, di Brazil yang tadinya masyarakat belum banyak mengkonsumsi udang, tetapi saat ini hampir di 80% restoran menyajikan udang/seafood dalam menu mereka. Hal ini membuktikan bahwa kultur budaya makan dari masyarakat mempengaruhi jumlah konsumsi udang pada negara tersebut.
Idam Malik
a) CP Prima produksi pakan dari udang, sumber bahan baku pakan didapat dari mana, apakah proses tersebut dapat dipertanggungjawabkan, jangan sampai bahan baku pakan seperti kedelai dari negara-negara terbelakang atau malah justru membutuhkan kedelai tersebut?
b) Terkait teknisi CPP, kadang ada beberapa teknisi yang mempromosikan pakan tersebut kepada petani, contoh kejadian di Jero Waru, Lombok Timur. Ada pembudidaya yang dibantu oleh CP Prima namun budidaya selalu gagal dan rugi sebesar 200juta rupiah. Yang saya tanyakan, bagaimana kriteria CP Prima dalam memilih teknisi yang bekerja di lapangan?
Jawab :
Denny Indrajaya (CPP)
a. Bahan baku yang CPP jual pasti dilakukan Quality Control (QC) terlebih dahulu, bahan baku kita simpan paling tidak 3-4 bulan. Semua produk bahan baku yang diproduksi oleh pabrik pakan sudah disertifikasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan sudah sesuai dengan standar Internasional.
b. Kriteria teknisi sudah standarisasi, tentunya keberhasilan budidaya disesuai dengan SOP yang dijalankan. Seperti kita ketahui bahwa banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya udang.
Prof. Ketut Sugama
a) Apabila kita ingin mendapatkan DHA yang tinggi maka lebih baik mengkonsumsi ikan laut, apaka anda sepakat?
b) Apakah anda berminat mengadakan penelitian, khususnya kandungan enzim pakan dalam pengembangan seabass dan grouper?
Jawab : Dr. Fuci Guo
Kami bekerjasama dengan GST dari Malaysia dalam pengembangan enzim untuk Grouper dan Seabass. Pengembangan teknologi enzim dalam pakan telah kami lakukan dalam eksperimen tersebut. Hasil yang didapat yaitu pakan yang murah namun memiliki kandungan gizi yang tinggi.
Dr. I Nyoman Adiasmara Giri
a) Saya setuju dengan penggunaan enzim dalam budidaya ikan, namun yang saya ingin tanyakan apakah target penggunaan enzim tersebut untuk peningkatan digestibility (daya cerna), apakah itu benar?
b) Apakah anda mempertimbangkan terhadap ketidakseimbangan asam amino, terutama jika kita tanpa menggunakan fish meal, tetapi dengan enzim?
Jawab : Dr. Fuci Guo
a) Sejauh ini pengaruh enzim dapat dikatakan mempengaruhi peningkatan pencernaan/daya cerna ikan.
b) Benar, kami mempertimbangkan ketidakseimbangan asam amino tentunya, saya fokus kepada konsep lain dalam memperhatikan tentang asam amino.
d. Sesi Seminar dan Poster
Sesi Seminar dilaksanakan secara paralel selama 2 hari pada ruang yang berbeda mulai tanggal 12 – 13 Juni 2013 yang terbagi atas 5 ruang sesi. Pada sesi ini dipresentasikan sebanyak 174 makalah yang terbagi sesi Teknologi Akuakultur Berkelanjutan sebanyak 39 makalah, Nutrisi dan Teknologi Pakan 33 makalah, Kesehatan Ikan dan Lingkungan 38 makalah, Perakitan Strain dan Pemanfaatan Induk Unggul 39 makalah, dan Inovasi Teknologi Aplikatif sebanyak 25 makalah.
Sedangkan pada sesi poster diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 11 Juni 2014 sampai 13 Juni 2013. Pada sesi ini dipresentasikan sebanyak 84 poster hasil-hasil penelitian dan perekayasaan dari berbagai macam bidang atau disiplin ilmu.
PESERTA
Total peserta yang hadir dalam acara FITA 2013 di Lombok selama tiga hari pelaksanaan adalah sebanyak 397 orang yang berasal dari berbagai instansi maupun individual yang antara lain adalah: a. Pejabat Lingkup KKP Pusat dan Daerah
b. Pejabat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat c. Shrimp Club Indonesia
d. Peneliti dari berbagai instansi e. Perekayasa
f. Perguruan Tinggi (Dosen dan Mahasiswa) g. Pembudidaya/praktisi
h. Pengusaha
i. Penyuluh perikanan j. Media Massa PENUTUP
Secara umum penyelengaraan FITA 2013 berhasil dilakukan dengan baik, namun demikian, kami tim penyelenggara menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan yang mungkin saja tidak memuaskan peserta dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Untuk itu, atas nama penyelenggara, kami menyampaikan permohonan maaf dan mengharapkan masukkan kritik atau saran yang membangun untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan dimasa yang akan datang. Amin dan sampai bersua di FITA yang akan datang.