• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1 Telp. (0272) Fax. (0272) K L A T E N

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1 Telp. (0272) Fax. (0272) K L A T E N"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN Dinas perhubungan

KABUPATEN KLATEN

Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1 Telp. (0272) 322241 Fax. (0272) 322241

(2)

K A T A P E N G A N T A R

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas terselesainya penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019 (LKjIP) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah merupakan media pertanggungjawaban mengenai Kinerja Instansi Pemerintah yang dapat mendorong Instansi Pemerintah untuk :

1. Menyelenggarakan tugas umum Pemerintahan dan Pembangunan secara baik dan benar (Good Governance) yang didasarkan pada Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, kebijaksanaan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

2. Menjadikan Instansi Pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya. 3. Menjadi masukan dan umpan balik bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam

rangka meningkatkan kinerja Instansi Pemerintah.

4. Terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah.

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ini kami susun semoga dapat dipergunakan sebagai acuan dan laporan, selanjutnya apabila masih banyak kekurangan kami mohon maaf.

(3)

D A F T A R I S I HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI RINGKASAN EKSEKUTIF B A B I PENDAHULUAN

1.1. Gambaran Umum Organisasi...……… 1

1.2. Struktur Organisasi………... 2

1.3. Fungsi Strategis Dinas Perhubungan………...………….. 3

1.4. Permasalahan Utama yang Dihadapi Dinas Perhubungan 4 B A B II PERENCANAAN KINERJA 2.1. Rencana Strategis...……. 5

2.2. Rencana Kinerja...…….. 10

2.3. Perjanjian Kinerja...…… 13

B A B III AKUNTABILITAS KINERJA 3.1. Pengukuran Kinerja………... 15

3.2. Evaluasi dan Anaisis Akuntabilitas Kinerja………... 19

3.3. Akuntabilitas Keuangan………...……….. 21

3.4. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya……… 23

B A B IV PENUTUP 4.1. Tinjauan Umum Capaian Kinerja Dinas Perhubungan …………....……….. 25

4.2. Saran dan Tindak Lanjut……… 25

4.3. Penutup……….. 26 LAMPIRAN-LAMPIRAN

(4)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten merupakan organisasi perangkat daerah yang mempunyai tugas membantu dan menunjang kelancaran tugas Bupati dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah di bidang Perhubungan meliputi lalu lintas dan operasional, tehnik sarana dan prasarana. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, berbagai langkah telah disiapkan guna mewujudkan Visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang dirumuskan dalam Perda Perubahan atas Perda No. 5 Tahun 2016 tentang RPJMD Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021 adalah “MEWUJUDKAN KABUPATEN KLATEN YANG MAJU, MANDIRI DAN BERDAYA SAING”.

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki kewajiban terhadap capaian Misi ke 4 (empat) yaitu Meningkatkan kapasitas infrastruktur publik dan penyediaan kebutuhan sarana prasarana dasar sosial masyarakat dan Misi ke 8 (delapan) yaitu Meningkatkan Kapasitas Pelayanan Publik. Adapun untuk mencapai misi tersebut Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Meningkatkan kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator kinerja tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan.

2. Meningkatkan kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator kinerja indeks kepuasan layanan perhubungan.

Adapun Sasaran yang harus dicapai untuk mewujudkan tujuan tersebut antara lain: 1. Meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan

dengan indikator kinerja tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan.

2. Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator kinerja indeks kepuasan layanan perhubungan.

Dalam mencapai sasaran dinas perhubungan mengambil arah kebijakan yang kemudian dituangkan dalam program dan kegiatan. Dalam pelaksanaan program dan kegiatan tersebut guna mencapai sasaran maka disusunlah Perjanjian Kinerja Tahun 2019 antara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dan Bupati Klaten.

Adapun Capaian Kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten Tahun 2019 dapat dilihat dari realisasi capaian kinerja sebagi berikut:

1. Sasaran trategis meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator tingkat pelayanan infrastruktur meningkat dari tahun lalu 31,52% menjadi 43,58%, angka tersebut masih dibawah target yang

(5)

2. Sasaran strategis meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator indeks kepuasan layanan perhubungan meningkat dari 78.760 menjadi 78.953, angka tersebut masih dibawah target yang ditetapkan pada tahun 2019 yaitu sebesar 79.016. Prosentase tingkat realisasinya sebesar 99.92%, hal tersebut dikarenakan pada tahun 2018 sampai Februari 2019, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten melakukan pembangunan gedung kantor, sehingga proses pelayanan pengujian kendaraan bermotor untuk sementara waktu di pindah ke Terminal Delanggu, hal tersebut dimungkinkan dapat mengurangi kenyamanan pemilik kendaraan bermotor wajib uji dalam mengujikan kendaraan bermotornya.

Secara umum karena Capaian kinerja sasaran tidak mencapai 100%, sehingga efisiensi untuk capaian kinerja sasaran adalah 0% (nol persen) atau tidak ada effisiensi, namun dari realisasi kinerja serta anggaran program dan kegiatan dapat disimpulkan:

1. Program peningkatan sarana prasarana perhubungan memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 79,25% sehingga diperoleh efisiensi sebesar 20,75%

2. Program rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 85,81% sehingga diperoleh efisiensi sebesar 14,19%

3. Program Pengendalian dan pengamanan lalu lintas memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 92,34% sehingga diperoleh efisiensi sebesar 7.66%

4. Program peningkatan pelayanan angkutan memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 87,84% sehingga diperoleh efisiensi 12,16%

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 GAMBARAN UMUM ORGANISASI

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Klaten dan Peraturan Bupati Klaten Nomor 55 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan Pemerintahan di bidang perhubungan. Untuk melaksanakan tugas pokok, maka Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mempunyai fungsi :

a. Perumusan kebijakan bidang perhubungan b. Pelaksanaan kebijakan bidang perhubungan

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang perhubungan d. Pelaksanaan administrasi Dinas

e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

Dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki sumber daya manusia berjumlah 54 orang yang dapat dirincikan dalam tabel 1.1 berikut ini:

Tabel 1.1 Sumber Daya Manusia

Jenis Kelamin Jumlah

Laki - laki 41 Perempuan 14 Jumlah 55 Struktur Jumlah Kepala Dinas 1 Sekretariat 10

Bidang Lalu Lintas 11

Bidang Angkutan 25

Fungsional PKB 7

Fungsional Pranata Komputer 1

Jumlah 55

Golongan Jumlah

Golongan IV 4

(7)

Pendidikan Jumlah Pasca Sarjana (S2) 8 Sarjana (S1) 9 Sarjana Muda (D3) 9 D2 1 SLTA 21 SLTP 3 SD 3 Jumlah 55 1.2 STRUKTUR ORGANISASI

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten didukung adanya struktur organisasi perangkat daerah yang terdiri dari :

a. Kepala Dinas

Kepala Dinas mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang Perhubungan, meliputi perumusan kebijakan teknis perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian bidang Perhubungan, pemberian bimbingan dan pembinaan pegawai.

b. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas mengelola urusan administrasi ketatausahaan, meliputi urusan umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan. Sekretaris terdiri dari dua sub bagian:

1. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan 2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian c. Bidang Lalu Lintas

Bidang Lalu Lintas mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang lalu lintas, meliputi pengelolaan system manajemen dan rekayasa lalu lintas dan pengendalian operasional lalu lintas dan perparkiran. Bidang lalu lintas terdiri dari dua seksi:

1. Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas

2. Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran d. Bidang Angkutan

Bidang Angkutan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang angkutan, meliputi penyelenggaraan angkutan orang, barang dan terminal serta teknis keselamatan sarana angkutan. Bidang angkutan terdiri dari dua seksi:

1. Seksi Angkutan Orang, Barang dan Terminal 2. Seksi Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

(8)

e. Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sebagian tugas sesuai bidang keahliannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Struktur Organisasi Perangkat Daerah Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dapat dilihat pada bagan 1.1 sebagai berikut :

Bagan 1.1 STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN

Lampiran : Keputusan Bupati Klaten

Nomor : 55 Tahun 2016

Tanggal : 5 – 12 - 2016

1.3 FUNGSI STRATEGIS DINAS PERHUBUNGAN

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mempunyai tugas membantu dan menunjang kelancaran tugas Bupati dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah di bidang Perhubungan meliputi lalu lintas dan operasional, teknik sarana dan prasarana.

(9)

1.4 PERMASALAHAN UTAMA YANG DIHADAPI DINAS PERHUBUNGAN

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi. Terkait keselamatan lalu lintas yang belum optimal menjadi tanggung jawab pemerintah pada umumnya dan instransi terkait pada khususnya, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Kepolisisan RI, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Adapun masalah yang dihadapi dinas perhubungan antara lain:

1. Perlengkapan Jalan Terpasang belum Optimal.

2. Tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas di bidang angkutan (ijin trayek, laik jalan dan angkutan galian golongan C).

3. Rendahnya kesadaran pemilik KBWU untuk mengujikan kendaraannya.

4. Belum terhubungnya server Sistem Informasi Pengujian Kendaraan Bermotor dengan Kementerian Perhubungan Pusat di Jakarta.

5. Masih minimnya jumlah Traffic light ATCS yang telah terkoneksi dengan CCRoom. 6. Pemasangan Rambu-rambu lalu lintas daerah perbatasan yang masih belum optimal. 7. Ketertiban Administrasi dan Teknis di Pengujian kendaraan bermotor yang justru

dikeluhkan masyarakat dan berbanding negatif terhadap retribusi pengujian kendaraan bermotor.

Dari permasalahan yang dihadapi diatas, secara garis besar permasalahan utama terletak pada:

1. Masih rendahnya tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan 2. Belum optimalnya kualitas pelayanan perhubungan

(10)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA 2.1 RENCANA STRATEGIS

Tingkat keselamatan lalu lintas yang belum optimal merupakan tanggung jawab pemerintah. Keselamatan berlalu lintas dan keselamatan transportasi dapat terwujud atas beberapa unsur, antara lain:

a. Regulasi yang berkeselamatan b. Pengguna jalan yang berkeselamatan c. Kendaraan yang berkeselamatan

d. Jalan yang berkeselamatan, terkait infrastruktur jalan e. Penanganan paska kecelakaan

Dari beberapa unsur tersebut keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab pemerintah yang tercantum dari tupoksi berbagai instansi seperti Kepolisian Republik Indonesia, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan. Dalam konteks diatas, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki peran dalam unsur kendaraan yang berkeselamatan dan jalan yang berkeselamatan terkait infrastruktur jalan dan kelengkapannya. Masih rendahnya tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan dan belum optimalnya kualitas pelayanan perhubungan adalah permasalahan utama yang harus dihadapi.

Lebih lanjut Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Arah Kebijakan, Program dan Kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

2.1.1 Visi

Visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang dirumuskan dalam Perda Perubahan atas Perda No. 5 Tahun 2016 tentang RPJMD Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021 adalah “MEWUJUDKAN KABUPATEN KLATEN YANG MAJU, MANDIRI DAN BERDAYA SAING”.

2.1.2 Misi

Misi Pembangunan Daerah sebagai implementasi Visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2016-2021 yang dirumuskan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

Misi 1 : Mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berbudaya; Misi 2 : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

(11)

Misi 4: Meningkatkan kapasitas infrastruktur publik dan penyediaan kebutuhan sarana prasarana dasar sosial masyarakat;

Misi 5: Meningkatkan kapasitas pengelolaan dan kelestarian sumber daya alam yang selaras dengan tata ruang wilayah;

Misi 6: Mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang berakhlak dan berkepribadian;

Misi 7: Meningkatkan kapasitas pengarusutamaan gender dan perlindungan anak; dan

Misi 8: Meningkatkan kapasitas pelayanan publik.

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki kewajiban terhadap capaian Misi ke 4 (empat) yaitu Meningkatkan kapasitas infrastruktur publik dan penyediaan kebutuhan sarana prasarana dasar sosial masyarakat dan Misi ke 8 (delapan) yaitu Meningkatkan Kapasitas Pelayanan Publik.

2.1.3 Tujuan

Dari Isu Strategis Kabupaten Klaten, yang telah diuraikan pada BAB I diatas dan merujuk pada Misi Kabupaten Klaten, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten memiliki tujuan sebagai berikut:

a. Meningkatkan kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator kinerja tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan.

b. Meningkatkan kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator kinerja indeks kepuasan layanan perhubungan.

2.1.4 Sasaran

Sasaran yang harus dicapai untuk mewujudkan tujuan antara lain:

a. Meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator kinerja tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan.

c. Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator kinerja indeks kepuasan layanan perhubungan.

(12)

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, secara garis besar dapat dilihat pada tabel 2.1 berikut:

Tabel 2.1

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN RPJMD

OPD : Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten

Visi : Terwujudnya Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing

2.1.5 Strategi dan Arah Kebijakan

Adapun strategi dan arah kebijakan yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten untuk mewujudkan sasaran pertama yaitu meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan antara lain:

a. Peningkatan Kapasitas Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

- Perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan

b. Peningkatan Kapasitas Prasarana dan Fasilitas LLAJ

- Peningkatan Kualitas Rambu-Rambu Lalu Lintas - Peningkatan kuantitas marka jalan

- Peningkatan fasilitasi pengamanan lalu lintas jalan

- Peningkatan fasilitasi penertiban angkutan galian golongan C - Pelaksanaan lomba tertib lalu lintas

(13)

- Peningkatan kuantitas traffic light

- Peningkatan pengendalian operasional lalu lintas - Peningkatan kuantitas cermin tikungan

- Peningkatan kuantitas lampu kedip

- Peningkatan kuantitas rambu elektronik VMS (Visual Massage Sign) - Peningkatan pengelolaan parkir tepi jalan umum

- Peningkatan kuantitas traffic light ATCS

- Peningkatan kapasitas system kendali allu lintas

c. Peningkatan kualitas Prasarana dan fasilitas LLAJ

- Peningkatan kualitas sarana alat uji kendaraan bermotor - Peningkatan kualitas terminal

- Peningkatan kualitas traffic light - Peningkatan kualitas marka jalan

- Peningkatan kualitas rambu-rambu lalu lintas

d. Peningkatan Kapasitas Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

- Pembangunan sarana dan prasarana perhubungan - Pembangunan sarana dan prasarana edukasi lalu lintas

Sedangkan Strategi yang dilakukan untuk mewujudkan sasaran kedua yaitu meningkatnya pelayanan transportasi antara lain:

a. Peningkatan Kualitas Pelayanan Angkutan

- Peningkatan mutu uji kelayakan sarana transportasi guna keselamatan

penumpang

- Pengumpulan dan analisis database pelayanan angkutan - Sosialisasi / penyuluhan ketertiban pengusaha angkutan - Peningkatan pelayanan angkutan

- Pendataan dan penertiban parker dan terminal - Operasi penertiban jin trayek

- Fasilitasi Mudik lebaran - Operasi penertiban laik jalan

- Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan

- Pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas jalan - Penertiban dan pengawasan terminal

b. Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor

- Peningkatan kapasitas balai prngujian kendaraan bermotor - Peningkatan kuantitas alat pengujian kendaraan bermotor - Peningkatan kuantitas buju uji, tanda uji dan kelengkapannya - Peningkatan kuantitas cat tanda samping KBWU

(14)

2.1.6 Program

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

3. Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ 4. Program Peningkatan Pelayanan Angkutan

5. Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas 6. Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan

7. Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor

2.1.7 Kegiatan

1. Penyediaan jasa surat menyurat

2. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 3. Penyediaan jasa administrasi keuangan

4. Penyediaan jasa kebersihan kantor 5. Penyediaan alat tulis kantor

6. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

7. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor 8. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

9. Penyediaan makanan dan minuman

10.Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 11.Rapat-rapat koordinasi dan kosultasi dalam daerah 12.Penyediaan Jasa Pengamanan Kantor

13.Penyusunan perencanaan dan pelaporan 14.Pengadaan kendaraan dinas / operasional 15.Pengadaan peralatan gedung kantor 16.Pengadaan mebeleur

17.Pemeliharaan rutin / berkala gedung kantor

18.Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas operasional 19.Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor 20.Pemeliharaan rutin / berkala mebeleur

21.Pengadaan papan informasi

22.Rehabilitasi / pemeliharaan sarana alat pengujian kendaraan bermotor 23.Rehabilitasi / pemeliharaan terminal/pelabuhan

24.Rehabilitasi dan pemeliharaan traffic light 25.Rehabilitasi / pemeliharaan marka jalan

(15)

29.Koordinasi dalam peningkatan pelayanan angkutan 30.Pelayanan Mudik Lebaran

31.Pemilihan Awak kendaraan umum teladan

32.Pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas jalan 33.Penertiban dan pengawasan terminal

34.Pengadaan rambu-rambu lalu lintas 35.Pengadaan marka jalan

36.Pengamanan lalu lintas jalan

37.Operasional penertiban angkutan galian golongan C 38.Lomba tertib lalu lintas (Wahana Tata Nugraha) 39.Car Free Day Kabupaten Klaten

40.Koordinasi/Fasilitasi Forum LLAJ 41.Pengadaan dan pemasangan guardrail 42.Pengadaan dan pemasangan traffic light 43.Pengendalian operasional lalu lintas

44.Pengadaan dan pemasangan cermin tikungan 45.Pengadaan dan pemasangan lampu kedip 46.Pengelolaan tempat parkir

47.Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor 48.Pengadaan buku uji, tanda uji dan kelengkapannya 49.Pengecatan tanda samping kendaraan bermotor wajib uji 50.Pendataan bengkel, karoseri dan jasa pengiriman barang

2.2 PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten Tahun 2019 secara garis besar dapat dilihat pada tabel 2.2 berikut:

(16)

Tabel 2.2

RENCANA KINERJA TAHUNAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN

PERIODE 2016-2021 TAHUN 2019

(17)
(18)

2.3 PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian kinerja merupakan janji Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten kepada Bupati Klaten untuk mewujudkan target kinerja tahunan dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah. Perjanjian kinerja Tahun 2018 yang ditetapkan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 2.3 berikut:

(19)

Tabel 2.3

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2019 DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN

NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1 Meningkatnya kualitas

manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan

Tingkat Pelayanan Infrastruktur

Perhubungan 47,410%

2 Meningkatnya kualitas pelayanan

perhubungan Indek Kepuasan LayananPerhubungan 80,047%

Program Anggaran Keterangan

1 Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran Rp 1. 235.638.000,00 APBDPerubahan

2 Program peningkatan Sarana Dan

Prasarana Aparatur Rp 989.150.000,00 APBDPerubahan 3 Program Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

Rp 1.833.840.000,00 APBD Perubahan 4 Program Peningkatan Pelayanan

Angkutan Rp 862.500.000,00 APBDPerubahan

5 Program Pengendalian dan

Pengamanan Lalu Lintas Rp 4.724.595.000,00 APBDPerubahan 6 Program Peningkatan Kelaikan

Pengoperasian Kendaraan Bermotor

Rp 1.082.000.000,00 APBD Perubahan

Jumlah Anggaran Rp 10.727.723.000,00

Perjanjian kinerja diatas merupakan perjanjian kinerja eselon II dalam mencapai indikator sasaran eselon II. Untuk mencapai indikator sasaran eselon II tersebut maka eselon III juga harus menyusun Perjanjian Kinerja eselon III dalam mencapai indikator programnya, demikian pula eselon IV harus menyusun perjanjian kinerja eselon IV untuk mencapai indikator kegiatannya. Perjanjian Kinerja eselon II, III, dan IV secara lengkap terlampir padaLAMPIRAN I.

(20)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2019

Akuntabilitas kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten adalah perwujudan kewajiban Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

3.1 PENGUKURAN KINERJA

Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan dalam rangka mewujudkan visi dan misi kabupaten klaten yang telah ditetapkan. Salah satu syarat utama untuk dapat dilakukan pengukuran kinerja adalah ditetapkan kinerja pada tingkat sasaran, program dan kegiatan. Indikator Kinerja ini sangat bermanfaat untuk memantau kinerja organisasi, karena secara efektif dapat membedakan keberhasilan dengan kegagalan.

Kriteria yang dipakai dalam pengukuran kinerja adalah target kinerja yang telah ditetapkan dalam perencanaan kinerja yang dibuat pada awal tahun anggaran. Target kinerja ini merupakan komitmen dari Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten untuk mencapai hasil yang diinginkan dari setiap sasaran dan kegiatan yang dilaksanakan. Langkah selanjutnya, pada akhir tahun target kinerja tersebut dibandingkan dengan realisasinya untuk mengetahui selisih perbedaan/celah kinerja yang terjadi. Selisih yang timbul kemudian dianalisis guna menetapkan perbaikan strategi untuk peningkatan kinerja dimasa datang.

Untuk mendapatkan data kinerja yang akurat, lengkap, konsisten dan tepat waktu, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mulai membangun sistem informasi pengumpulan data kinerja dengan memanfaatkan sistem pelaporan reguler yang sudah ada dan mempertimbangkan prinsip keseimbangan biaya dan manfaat, serta efisiensi dan efektifitasnya.

Pengukuran kinerja ini mencakup :

1. Kinerja kegiatan yang merupakan tingkat pencapaian target (rencana tingkat capaian) dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan.

2. Kinerja program yang merupakan tingkat pencapaian target (rencana tingkat capaian) dari masing-masing kelompok indikator kinerja program.

(21)

a. Masukan (input) adalah segala sesuatu yang dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan dan program dapat berjalan atau dalam rangka menghasilkan output, misalnya sumber daya manusia, dana material, waktu, tehnologi dan sebagainya.

b. Keluaran (output) adalah segala sesuatu berupa produk/jasa (fisik dan atau non fisik) sebagai hasil langsung dari pelaksanaan suatu kegiatan berdasarkan masukan yang digunakan.

c. Hasil (outcomes) adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan pada jangka menengah. Outcomes merupakan ukuran seberapa jauh setiap produk/jasa dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

d. Manfaat (benefit) adalah kegunaan suatu keluaran (output) yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dapat berupa tersedianya fasilitas yang dapat diakses oleh publik.

e. Dampak (impacts) adalah ukuran tingkat pengaruh sosial, ekonomi, lingkungan atau kepentingan umum lainnya yang dimulai oleh capaian indikator dalam suatu kegiatan.

f. Sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Kinerja Tahunan dalam Renstra, untuk tahun 2019 Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut direncankan sebagai bagian dari upaya mencapai sasaran.

Adapun formulasi yang digunakan dalam mengukur / menghitung indikator kinerja sasaran dan indikator kinerja program dapat dilihat pada tabel 3.1 berikut ini:

Tabel 3.1

(22)
(23)

Capaian Kinerja organisasi tercermin dari capaian Sasaran Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten yang dapat dilihat pada tabel 3.2 berikut ini:

Tabel 3.2

Capaian Kinerja Organisasi

Dari tabel diatas dapat disampaikan bahwa sasaran strategis meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator tingkat pelayanan infrastruktur meningkat dari tahun lalu 43,58% menjadi 45,87%, angka tersebut masih dibawah target yang ditetapkan pada tahun 2019 yaitu sebesar 47,41%. Prosentase tingkat realisasinya sebesar 96,75%, hal tersebut disebabkan karena target yang disampaikan merupakan target renstra pada tahun ke-3 (Tahun 2019) yang belum disesuaikan kedalam target Renja Tahun 2019 dengan melewati berapa kebijakan terkait pengurangan anggaran.

Sasaran strategis meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator indeks kepuasan layanan perhubungan meningkat dari 78.953 menjadi 79.016, angka tersebut masih dibawah target yang ditetapkan pada tahun 2019 yaitu sebesar 80.047. Prosentase tingkat realisasinya sebesar 98.71%, hal tersebut dikarenakan pada triwulan ke 3 tahun 2019, alat uji Emisi gas buang dan Headlight tester rusak sehingga perlu dikirim ke Jakarta untuk diperbaiki. Proses pengukuran emisi gas buang dan daya pancar lampu dilakukan secara manual untuk sementara sampai alat-alat uji selesai diperbaiki. Hal tersebut dimungkinkan dapat menyebabkan tumpukan antrian pemilik kendaraan bermotor wajib uji dalam mengujikan kendaraan bermotornya. Selain hal tersebut, adanya uji coba aplikasi smartcard pada triwulan keempat tahun 2019, juga mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada pemilik kendaraan bermotor wajib uji dikarenakan koneksi server dengan Kementerian Perhubungan pusat di Jakarta belum stabil sehingga rentang waktu pelayanan uji kendaraan menjadi lebih lama mengakibatkan berkurangnya jumlah kendaraan uji yang bisa dilayani oleh pihak administrasi pengujian.

(24)

3.2 EVALUASI DAN ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA

Dalam mencapai sasaran Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten tahun 2019 didukung oleh keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan yang dapat dilihat melalui realisasi capaian indikator program dan kegiatan tersebut. Realisasi Capaian program dan kegiatan tahun 2019 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.3

Realisasi Capaian Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2019

(25)
(26)

3.3 AKUNTABILITAS KEUANGAN

Dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatan untuk mencapai sasaran yang diinginkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten telah menyusun anggaran yang diperlukan sesuai dengan target kinerja yang telah disepakati. Aspek keuangan sebagai salah satu sumber daya bagi terselenggaranya tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten telah dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 yang disusun dengan pola mengarah anggaran berbasis kinerja, dengan demikian penilaian keberhasilan atau capaian kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten juga telah berdasarkan tolok ukur Renstra. Pemahaman inilah yang sedang terus ditanamkan dalam setiap alokasi biaya di tahun-tahun berikutnya.

Pertanggungjawaban aspek keuangan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten berdasarkan APBD dan Perubahan APBD Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2019 secara garis besar dapat dilihat pada tabel 3.4 berikut :

(27)

Tabel 3.4

Realisasi Anggaran Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2019

(28)

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa realisasi anggaran tahun 2019 sebesar Rp 9.588.806.182,00 dari anggaran yang tersedia 10.727.723.000,00 atau sebesar 89,38%.

3.4 ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA

Suatu organisasi perangkat daerah dikatakan melakukan efisiensi anggaran apabila prosentase pelaksanaan anggaran lebih kecil dari 100% dengan capaian kinerja sasaran 100% ke atas. Besarnya efisiensi dihitung dari 100% dikurangi realisasi anggaran untuk pencapaian kinerja sasaran yang bersangkutan. Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya terhadap capaian program pada tahun anggaran 2019 Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 3.5 dibawah ini:

Tabel 3.5

(29)

Berdasar dari tabel diatas, apabila dilihat dari capaian indikator program yang memliliki realisasi 100%, diantaranya:

1. Program rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 83.23% sehingga diperoleh efisiensi sebesar 16.77%

2. Program Pengendalian dan pengamanan lalu lintas memiliki capaian kinerja 100% dengan realisasi anggaran 95.52% sehingga diperoleh efisiensi sebesar 4.48% 3. Program Peningkatan pelayanan angkutan memiliki capaian kinerja 100% dengan

realisasi anggaran 70.60% sehingga diperoleh efisiensi 5,69%

4. Program Peningkatan kelaikan operasional kendaraan bermotor memiliki capaian kinerja 69.22% dengan realisasi anggaran 94.31% sehingga diperoleh efisiensi -01,38%

Sedangkan Analisis Efisiensi penggunaan sumber daya terhadap capaian sasaran pada tahun anggaran 2019 Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 3.6 dibawah ini:

Tabel 3.6

Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya terhadap Capaian Sasaran

Hanya untuk kinerja < 100%

Capaian kinerja sasaran tidak mencapai 100%, sehingga efisiensi untuk capaian kinerja sasaran adalah 0% (nol persen) atau tidak ada effisiensi.

(30)

BAB IV PENUTUP

4.1 TINJAUAN UMUM CAPAIAN KINERJA DINAS PERHUBUNGAN

Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa sasaran strategis meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan dengan indikator tingkat pelayanan infrastruktur tidak tercapai dengan tingkat realisasinya sebesar 96,75%, dan sasaran strategis meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan dengan indikator indeks kepuasan layanan perhubungan tidak tercapai dengan tingkat realisasinya sebesar 98.71%.

Tidak tercapainya target kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten yang dilihat dari realisasi sasaran diatas disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:

1. Penetapan target berdasarkan target renstra pada tahun ke-3 (Tahun 2019) yang belum disesuaikan kedalam target Renja Tahun 2019 dengan melewati berapa kebijakan terkait pengurangan anggaran.

2. Pada triwulan ke 3 tahun 2019, alat uji Emisi gas buang dan Headlight tester rusak sehingga perlu dikirim ke Jakarta untuk diperbaiki. Proses pengukuran emisi gas buang dan daya pancar lampu dilakukan secara manual untuk sementara sampai alat-alat uji selesai diperbaiki. Hal tersebut dimungkinkan dapat menyebabkan tumpukan antrian pemilik kendaraan bermotor wajib uji dalam mengujikan kendaraan bermotornya

3. Diberlakukannya uji coba smartcard pada triwulan ke 4 tahun 2019 mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada pemilik kendaraan bermotor wajib uji dikarenakan koneksi server dengan Kementerian Perhubungan pusat di Jakarta belum stabil sehingga rentang waktu pelayanan uji kendaraan menjadi lebih lama mengakibatkan berkurangnya kenyamanan pemilik kendaraan bermotor wajib uji dalam mengujikan kendaraan bermotornya.

4. Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten pada bulan Agustus tahun 2018 sampai dengan bulan Maret tahun 2019 melakukan pembangunan gedung kantor, sehingga proses pelayanan pengujian kendaraan bermotor untuk sementara waktu di pindah ke Terminal Delanggu, hal tersebut dimungkinkan dapat mengurangi kenyamanan pemilik kendaraan bermotor wajib uji dalam mengujikan kendaraan bermotornya.

4.2 SARAN DAN TINDAK LANJUT

(31)

1. Melakukan penyesuaian terhadap target sasaran yang berdasarkan pada renja 2019 setelah melewati beberapa kebijakan terkait pengurangan anggaran secara konsisten.

2. Mempercepat proses perbaikan alat uji kendaraan bermotor yang rusak.

3. Menstabilkan koneksi internet dengan server Kementrian Perhubungan Jakarta Pusat.

4. Memberikan bimbingan teknis kepada tenaga administrasi pengujian perihal sistem aplikasi smartcard sehingga pelayanan pengujian berbasis online bisa terlaksana dengan lancar dan tidak menyebabkan antrian yang panjang di gedung pengujian.

4.3 PENUTUP

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten sebagai media pertanggungjawaban kinerja instansi merupakan faktor pendorong untuk meningkatkan profesional kinerja dalam melayani masyarakat secara melembaga.

Sebagai wujud pertanggungjawaban ini, maka pelayanan yang merupakan tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten akan selalu dievaluasi mengingat kebutuhan dan tantangan dalam pelayanan selalu berkembang dan meningkat.

Peran dan partisipasi dari instansi terkait serta dukungan masyarakat penting dalam membantu tugas-tugas Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten dalam melaksanakan agenda kerja dalam bidang perhubungan.

Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Perhubungan Tahun 2019, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi untuk perbaikan kinerja pelayanan SKPD di masa mendatang.

(32)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Perjanjian Kinerja Tahun 2019 2. Indikator Kinerja Utama Tahun 2019 3. Indikator Kinerja Kunci Tahun 2019 4. Cascading Tahun 2019

5. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2019 6. Rencana Aksi Tahun 2019

(33)

INDIKATOR KINERJA UTAMA - ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DINAS PERHUBUNGAN

TAHUN 2019 1). Nama Organisasi : Dinas Perhubungan

2). Tugas Utama : Membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang perhubungan 3). Fungsi : a. Perumusan kebijakan bidang perhubungan

b. Pelaksanaan kebijakan bidang perhubungan

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang perhubungan d. Pelaksanaan administrasi dinas

e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya 4). Indikator Kinerja Utama :

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja (Formulasi pengukuran, tipe penghitungan, dan sumber data)Penjelasan 1 Meningkanya kualitas

manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan Tingkat pelayanan infrastruktur perhubungan Formulasi Pengukuran :

Jumlah infrastruktur perhubungan dalam kondisi baik tahun ke-n x 100% Jumlah infrastruktur perhubungan yang seharusnya tersedia

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan 2 Meningkatnya kualitas

pelayanan perhubungan Indeks kepuasan layanan perhubungan Formulasi Pengukuran :Total dari Nilai Persepsi per Unsur x Nilai Penimbang x 25 Total Unsur yang terisi

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

(34)

INDIKATOR KINERJA KUNCI - ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DINAS PERHUBUNGAN

TAHUN 2019 1). Nama Organisasi : Dinas Perhubungan

2). Tugas Utama : Membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang perhubungan 3). Fungsi : a. Perumusan kebijakan bidang perhubungan

b. Pelaksanaan kebijakan bidang perhubungan

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang perhubungan d. Pelaksanaan administrasi dinas

e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya 4). Indikator Kinerja Kunci :

No Program Indikator Program (Formulasi pengukuran, tipe penghitungan, dan sumber data)Penjelasan 1 Program Pelayanan

Administrasi Perkantoran Cakupan Kualitas Pelayanan Administrasi Perkantoran

Formulasi Pengukuran :

Jumlah Layanan Administrasi Perkantoran Tahun ke-n

x 100% Jumlah Layanan Administrasi Perkantoran Tahun Sebelumnya

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan 2 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur

Cakupan Pemenuhan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Aparatur

Formulasi Pengukuran :

Jumlah Pengadaan Sarana dan Prasarana Aparatur Perhubungan tahun

ke-n x 100%

Jumlah Sarana dan Prasarana Aparatur Tersedia

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan 3 Program Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

Prosentase Kepemilikan

KIR Angkutan Umum Formulasi Pengukuran :Jumlah Perlengkapan jalan dalam kondisi baik tahun ke-n x 100% Jumlah Perlengkapan Jalan Terpasang tahun ke-n

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan 4 Program Peningkatan

Pelayanan Angkutan Indeks Kepuasan Layanan Angkutan Formulasi Pengukuran :Total dari Nilai Persepsi per Unsur x Nilai Penimbang x 25 Total Unsur yang terisi

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan dengan kuesioner 5 Program Pengendalian

dan Pengamanan Lalu Lintas

Prosentase Perlengkapan Jalan Terpasang

Formulasi Pengukuran :

Jumlah Perlengkapan Jalan Terpasang tahun ke-n x 100% Jumlah perlengkapan jalan yang seharusnya tersedia

Tipe penghitungan : Non Kumulatif Sumber data : Dinas Perhubungan 6 Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor Prosentase Kepemilikan

KIR Angkutan Umum Formulasi Pengukuran :Jumlah KBWU yang melakukan Uji KIR tahun ke-n x 100% Jumlah KBWU tahun ke-n

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

Sumber data :

Dinas Perhubungan Piala Penghargaan

Lomba Tertib Lalu Lintas/ Wahana Tata Nugraha yang telah diperoleh

Formulasi Pengukuran :

Jumlah Piala Penghargaan Wahana Tata Nugraha / Lomba Tetib Lalu Lintas yang dimiliki pada tahun ke-n

Tipe penghitungan :

Non Kumulatif

(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)

RENCANA KINERJA TAHUNAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN PERIODE 2016-2021

TAHUN 2019

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab % 100 Program Pelayanan

Administrasi Perkantoran Rp 1.235.638.000,00 Cakupan kualitas pelayanan administrasi perkantoran

% 100 Penyediaan jasa surat

menyurat Rp 5.500.000,00 Jumlah surat keluar surat 3000 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Penyediaan jasa komunikasi,

sumber daya air dan listrik Rp 250.000.000,00 Jumlah rekening langganan listrik, telepon dan internet terbayar rekening 11 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan jasa administrasi

keuangan Rp 91.800.000,00 Jumlah honorarium THL administrasi perkantoran dan PNS lembur terbayar

orang 13 Ka. Sub Bag Perencanaan dan

Keuangan Penyediaan jasa kebersihan

kantor Rp 154.338.000,00 Jumlah Tenaga Pembersih terbayar orang 5 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Jumlah alat kebersihan tersedia jenis 17

Jumlah bahan pembersih tersedia jenis 10

Penyediaan alat tulis kantor Rp 75.000.000,00 Jumlah alat tulis kantor tersedia jenis 62 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan barang cetakan

dan penggandaan Rp 102.000.000,00 Jumlah barang cetakan tersedia jenis 15 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan komponen

instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

Rp 25.000.000,00 Jumlah alat listrik dan elektronik jenis 9 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan bahan bacaan

dan peraturan perundang-undangan

Rp 50.000.000,00 Jumlah langganan koran terbayar surat

kabar 5 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Jumlah rancangan perbup bidang

LLAJ perbup 7

Penyediaan makanan dan

minuman Rp 30.000.000,00 Jumlah kegiatan rapat koordinasi / konsultasi kegiatan 72 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Rapat-rapat koordinasi dan

konsultasi ke luar daerah Rp 250.000.000,00 Jumlah sppd luar daerah kegiatan 44 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Rapat-rapat koordinasi dan

konsultasi dalam daerah Rp 90.000.000,00 Jumlah SPPD dalam daerah kegiatan 120 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan jasa pengamanan

kantor Rp 100.000.000,00 Jumlah tenaga harian lepas pengamanan kantor orang 6 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyusunan perencanaan dan

pelaporan Rp 12.000.000,00 Jumlah honorarium 5 THL administrasi perkantoran dan 8 PNS lembur terbayar

orang 13 Ka Sub Bag Perencanaan

(58)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Program peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur

Rp 989.150.000,00 Cakupan pemenuhan

sarana dan prasarana sumber daya aparatur

% 92 Pengadaan kendaraan dinas /

operasional Rp 105.400.000,00 Jumlah 2 sepeda motor trail 150 cc unit 2 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pengadaan peralatan gedung

kantor Rp 236.450.000,00 Jumlah 4 unit PC, Jumlah 5 unit Printer, Jumlah 10 Tabung pemadam kebakaran

unit 19 Ka. Sub. Bag Umum

Kepegawaian Pengadaan Mebeleur Rp 252.300.000,00 Jumlah 8 unit lemari kerja, Jumlah 50

unit meja kerja, Jumlah 50 unit kursi kerja, Jumlah 1 unit lemari sound, Jumlah 6 buah loket pelayanan uji tersedia.

unit 115 Ka. Sub. Bag Umum

Kepegawaian

Pemeliharaan rutin / berkala

gedung kantor Rp 97.500.000,00 Jumlah 2 unit gedung kantor terpelihara unit 2 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Pemeliharaan rutin / berkala

kendaraan dinas / operasional Rp 120.000.000,00 Jumlah 5 mobil operasional, 5 mobil dinas dan 17 sepeda motor terpelihara

unit 27 Ka. Sub. Bag Umum

Kepegawaian Pemeliharaan rutin / berkala

peralatan gedung kantor Rp 55.000.000,00 Jumlah 6 unit AC, 17 unit komputer, 17 unit Printer, 2 unit mesin ketik, 1 unit gerobak sampah dan 1 unit RPU terpelihara

unit 44 Ka. Sub. Bag Umum

Kepegawaian

Pemeliharaan rutin / berkala

mebeleur Rp 12.000.000,00 Jumlah pemeliharaan tenda posko unit 7 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pengadaan Papan Informasi Rp 110.500.000,00 Jumlah pengadaan 104 buah papan

informasi unit 104 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan

Perparkiran Meningkatnya kualitas

manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan Tingkat Pelayanan Infrastruktur Perhubungan

% 45,87 Program Rehabilitasi dan

Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

Rp 1.833.840.000,00 Prosentase

Perlengkapan Jalan dalam Kondisi Baik

% 86 Rehabilitasi/ pemeliharaan

sarana alat pengujian kendaraan bermotor

Rp 168.500.000,00 Jumlah 10 unit alat uji terpelihara Unit 10 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Rehabilitasi/ pemeliharaan

terminal/ pelabuhan Rp 30.000.000,00 Jumlah 1 lokasi terminal/ pelabuhan terpelihara. Unit 1 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Rehabilitasi dan Pemeliharaan Rp 100.500.000,00 Jumlah 29 unit traffic light terpelihara Unit 29 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa

(59)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Meningkatnya kualitas

pelayanan perhubungan Indeks Kepuasan Layanan Perhubungan

Indeks 79,754 Program Peningkatan

Pelayanan Angkutan Rp 862.500.000,00 Indeks Kepuasan Layanan Angkutan % 79,754 Uji kelayakan sarana transportasi guna keselamatan penumpang

Rp 460.000.000,00 Jumlah 1 Hardware SIM PKB

tersedia unit 1 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Operasional dan Ekstrafooding

Penguji orang 8 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Pengumpulan dan Analisis Data Base Pelayanan Angkutan

Rp 65.000.000,00 Jumlah 1 Software pelayanan

angkutan tersedia aplikasi 1 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Koordinasi dalam peningkatan

pelayanan angkutan Rp 202.500.000,00 Jumlah 7 posko lebaran natal dan tahun baru tersedia posko 7 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Pelayanan Mudik Lebaran Rp 75.000.000,00 Jumlah 4 bus tersedia untuk

menjemput pemudik bus 4 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal

Pemilihan Awak Kendaraan

Umum Teladan Rp 25.000.000,00 Jumlah pemenang lomba AKUT orang 3 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Pemilihan Pelajar Pelopor

Keselamatan Lalu Lintas Jalan Rp 20.000.000,00 Jumlah Pemenang Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Jalan

orang 3 Ka. Sie. Pengendalian

Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Penertiban dan pengawasan

terminal Rp 15.000.000,00 Jumlah 5 terminal ditertibkan dan diawasi terminal 5 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Program Pengendalian

dan Pengamanan Lalu Lintas

Rp 4.724.595.000,00 Prosentase

Perlengkapan Jalan terpasang

% 36,96 Pengadaan rambu - rambu

lalu lintas Rp 200.000.000,00 Jumlah 227 unit rambu biasa terpasang Unit 227 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Pengadaan marka jalan Rp 274.723.000,00 Jumlah marka jalan terpasang di SD

Bareng Lor, SMP 1 Klaten, SMP 3 Klaten, SMP 1 Kranom, SMU MUH 1 Klaten

Titik 5 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa

Lalu Lintas

Pengamanan lalu lintas jalan Rp 133.000.000,00 Jumlah perlintasan sebidang tanpa

palang terjaga perlintasan 1 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Jumlah THL pengamanan

perlintasan sebidang terbayar orang 6 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Jumlah water barrier tersedia buah 20 Ka. Sie. Pengendalian

Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Operasional penertiban

angkutan galian golongan C Rp 160.000.000,00 Jumlah operasional penertiban galian golongan C kegiatan 96 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

(60)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Car Free Day Kabupaten

Klaten Rp 320.000.000,00 Jumlah CFD terlaksana kali 52 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan

Perparkiran Koordinasi/Fasilitasi Forum

LLAJ Rp 40.000.000,00 Jumlah koordinasi terlaksana kegiatan 12 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Pengadaan dan Pemasangan

Guardrail Rp 361.760.000,00 Jumlah guardrail tersedia meter 200 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Pengadaan dan pemasangan

traffic light Rp 1.370.000.000,00 Jumlah traffic light terpasang ATCS simpang 1 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Jumlah traffic light biasa terpasang simpang 2 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa

Lalu Lintas Pengendalian operasional lalu

lintas Rp 828.562.000,00 Jumlah THL pengendalian operasional lalu lintas terbayar orang 38 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Pengadaan dan pemasangan

cermin tikungan Rp 147.500.000,00 Jumlah Cermin Tikungan Terpasang buah 41 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Pengadaan dan pemasangan

lampu kedip Rp 66.000.000,00 Jumlah lampu kedip terpasang unit 2 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Pengelolaan tempat parkir Rp 773.050.000,00 Jumlah Kapling terkelola kapling 31 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa

Lalu Lintas Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor Rp 1.082.000.000,00 Prosentase Kepemilikan KIR Angkutan Umum

% 87,84 Pengadaan alat pengujian

kendaraan bermotor Rp 700.000.000,00 Jumlah pengadaan alat gas analisis modul (alat uji emisi gas buang bensin) smoke tester dan generator set

unit 3 Ka. Sie Teknis Keselamatan

Sarana Angkutan

Pengadaan buku uji, tanda uji

dan kelengkapannya Rp 300.000.000,00 Jumlah Buku Uji tersedia buah 55000 Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan Pengecatan tanda samping

kendaraan bermotor wajib uji Rp 72.000.000,00 Jumlah Cat Besi Tersedia kg 74 Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Jumlah Minyak Cat Tersedia liter 185

(61)

Sasaran Strategis Indikator

(62)

RENCANA AKSI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN PERIODE 2016-2021

TAHUN 2019

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Rp 1.235.638.000,00 Cakupan kualitas pelayanan administrasi perkantoran % TWI:25 TWII:50 TWIII:75 TWIV:100

Penyediaan jasa surat

menyurat Rp 5.500.000,00 Jumlah surat keluar surat TWI:750 TWII:1500 TWIII:2250 TWIV:3000

Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Rp 250.000.000,00 Jumlah rekening langganan listrik, telepon dan internet terbayar

rekening TWI:11 TWII:11

TWIII:11 TWIV:11 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan jasa

administrasi keuangan Rp 91.800.000,00 Jumlah honorarium THL administrasi perkantoran dan PNS lembur terbayar

orang TWI:13 TWII:13

TWIII:13 TWIV:13 Ka. Sub Bag Perencanaan dan Keuangan Penyediaan jasa

kebersihan kantor Rp 154.338.000,00 Jumlah Tenaga Pembersih terbayar orang TWI:5 TWII:5 TWIII:5 TWIV:5 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

0 Rp - Jumlah alat kebersihan

tersedia jenis TWI:17 TWII:17 TWIII:17 TWIV:17

0 Rp - Jumlah bahan pembersih

tersedia jenis TWI:10 TWII:10 TWIII:10 TWIV:10 Penyediaan alat tulis

kantor Rp 75.000.000,00 Jumlah alat tulis kantor tersedia jenis TWI:62 TWII:62 TWIII:62 TWIV:62 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan barang

cetakan dan penggandaan Rp 102.000.000,00 Jumlah barang cetakan tersedia jenis TWI:15 TWII:15 TWIII:15 TWIV:15 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Penyediaan komponen

instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

Rp 25.000.000,00 Jumlah alat listrik dan

elektronik jenis TWI:- TWII:9 TWIII:9 TWIV:9 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

Rp 50.000.000,00 Jumlah langganan koran

terbayar surat kabar TWI:5 TWII:5 TWIII:5 TWIV:5 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian 0 Rp - Jumlah rancangan perbup

bidang LLAJ perbup TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:7

Penyediaan makanan dan

minuman Rp 30.000.000,00 Jumlah kegiatan rapat koordinasi / konsultasi kegiatan TWI:18 TWII:36 TWIII:54 TWIV:72 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Rapat-rapat koordinasi

dan konsultasi ke luar daerah

Rp 250.000.000,00 Jumlah sppd luar daerah kegiatan TWI:11 TWII:22

(63)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Program peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur Rp 989.150.000,00 Cakupan pemenuhan sarana dan prasarana sumber daya aparatur % TWI:81 TWII:81 TWIII:81 TWIV:87 Pengadaan kendaraan

dinas / operasional Rp 105.400.000,00 Jumlah 2 sepeda motor trail 150 cc unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:2 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pengadaan peralatan

gedung kantor Rp 236.450.000,00 Jumlah 4 unit PC, Jumlah 5 unit Printer, Jumlah 10 Tabung pemadam kebakaran

unit TWI:- TWII:- TWIII:-

TWIV:19 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pengadaan Mebeleur Rp 252.300.000,00 Jumlah 8 unit lemari kerja, Jumlah 50 unit meja kerja, Jumlah 50 unit kursi kerja, Jumlah 1 unit lemari sound, Jumlah 6 buah loket pelayanan uji tersedia.

unit TWI:- TWII:- TWIII:-

TWIV:115 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pemeliharaan rutin /

berkala gedung kantor Rp 97.500.000,00 Jumlah 2 unit gedung kantor terpelihara unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:2 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Pemeliharaan rutin /

berkala kendaraan dinas / operasional

Rp 120.000.000,00 Jumlah 5 mobil operasional, 5 mobil dinas dan 17 sepeda motor terpelihara

unit TWI:27 TWII:27

TWIII:27 TWIV:27 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor

Rp 55.000.000,00 Jumlah 6 unit AC, 17 unit komputer, 17 unit Printer, 2 unit mesin ketik, 1 unit gerobak sampah dan 1 unit RPU terpelihara

unit TWI:44 TWII:44

TWIII:44 TWIV:44 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian

Pemeliharaan rutin /

berkala mebeleur Rp 12.000.000,00 Jumlah pemeliharaan tenda posko unit TWI:- TWII:- TWIII:3 TWIV:3 Ka. Sub. Bag Umum Kepegawaian Pengadaan Papan

Informasi Rp 110.500.000,00 Jumlah pengadaan 104 buah papan informasi unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:2 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Meningkatnya

kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan Tingkat Pelayanan Infrastruktur Perhubungan % TWI:40,76 TWII:40,76 TWIII:41,85 TWIV:45,87 Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Rp 1.833.840.000,00 Prosentase Perlengkapan Jalan dalam Kondisi Baik % TWI:100 TWII:100 TWIII:100 TWIV:100 Rehabilitasi/ pemeliharaan sarana alat pengujian kendaraan bermotor

Rp 168.500.000,00 Jumlah 10 unit alat uji

terpelihara Unit TWI:10 TWII:10 TWIII:10 TWIV:10 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Rehabilitasi/ pemeliharaan

terminal/ pelabuhan Rp 30.000.000,00 Jumlah 1 lokasi terminal/ pelabuhan terpelihara. Unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:1 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal

Rehabilitasi dan

(64)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Rehabilitasi/ Pemeliharaan

Rambu - rambu lalu lintas Rp 35.000.000,00 Jumlah 16 unit RPPJ terpelihara unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:16 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan Indeks Kepuasan Layanan Perhubungan Indeks Program Peningkatan Pelayanan Angkutan Rp 862.500.000,00 Indeks Kepuasan Layanan Angkutan % TWI:100 TWII:100 TWIII:100 TWIV:100

Uji kelayakan sarana transportasi guna keselamatan penumpang

Rp 460.000.000,00 Jumlah 1 Hardware SIM PKB

tersedia unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:1 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan Rp - Operasional dan

Ekstrafooding Penguji orang TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:8 Ka. Sie. Teknis Keselamatan Sarana Angkutan Pengumpulan dan Analisis

Data Base Pelayanan Angkutan

Rp 65.000.000,00 Jumlah 1 Software pelayanan

angkutan tersedia aplikasi TWI:- TWII:- TWIII:1 TWIV:1 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Koordinasi dalam

peningkatan pelayanan angkutan

Rp 202.500.000,00 Jumlah 7 posko lebaran natal

dan tahun baru tersedia posko TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:7 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Pelayanan Mudik Lebaran Rp 75.000.000,00 Jumlah 4 bus tersedia untuk

menjemput pemudik bus TWI:-TWII:-TWIII:-TWIV:4 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal

Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan

Rp 25.000.000,00 Jumlah pemenang lomba

AKUT orang TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:1 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal Pemilihan Pelajar Pelopor

Keselamatan Lalu Lintas Jalan

Rp 20.000.000,00 Jumlah Pemenang Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Jalan

orang TWI:- TWII:- TWIII:-

TWIV:1 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Penertiban dan

pengawasan terminal Rp 15.000.000,00 Jumlah 5 terminal ditertibkan dan diawasi terminal TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:5 Ka. Sie. Angkutan Orang, Barang dan Terminal

0 Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas Rp 4.724.595.000,00 Prosentase Perlengkapan Jalan terpasang TWI:100 TWII:100 TWIII:100 TWIV:100 Pengadaan rambu -

rambu lalu lintas Rp 200.000.000,00 Jumlah 227 unit rambu biasa terpasang Unit TWI:24 TWII:47 TWIII:62 TWIV:92 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

Pengadaan marka jalan Rp 274.723.000,00 Jumlah marka jalan terpasang di SD Bareng Lor, SMP 1 Klaten, SMP 3 Klaten, SMP 1 Kranom, SMU MUH 1 Klaten

Titik TWI:- TWII:-2TWIII:2

TWIV:1 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

(65)

Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Operasional penertiban angkutan galian golongan C

Rp 160.000.000,00 Jumlah operasional

penertiban galian golongan Ckegiatan TWI:31 TWII:31 TWIII:31 TWIV:31 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Piala

Penghargaan Wahana Tata Nugraha / Lomba Tertib Lalu Lintas

Piala 5 Lomba tertib lalu lintas

(Wahana Tata Nugraha) Rp 50.000.000,00 Jumlah penghargaan wahana tata nugraha piagam TWI:- TWII:- TWIII:-TWIV:20 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran

Car Free Day Kabupaten

Klaten Rp 320.000.000,00 Jumlah CFD terlaksana kali TWI:12 TWII:12 TWIII:12 TWIV:12 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Koordinasi/Fasilitasi

Forum LLAJ Rp 40.000.000,00 Jumlah koordinasi terlaksana kegiatan TWI:3 TWII:3 TWIII:31 TWIV:3 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas

dan Perparkiran 21,5

Pengadaan dan

Pemasangan Guardrail Rp 361.760.000,00 Jumlah guardrail tersedia meter TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:1 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Pengadaan dan

pemasangan traffic light Rp 1.370.000.000,00 Jumlah traffic light terpasang ATCS simpang TWI:- TWII:7 TWIII:-TWIV:1 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas 0 Rp - Jumlah traffic light biasa

terpasang simpang TWI:- TWII:- TWIII:-TWIV:2 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Pengendalian operasional

lalu lintas Rp 828.562.000,00 Jumlah THL pengendalian operasional lalu lintas terbayar

orang Ka. Sie. Pengendalian

Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Pengadaan dan

pemasangan cermin tikungan

Rp 147.500.000,00 Jumlah Cermin Tikungan

Terpasang buah TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:41 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Pengadaan dan

pemasangan lampu kedip Rp 66.000.000,00 Jumlah lampu kedip terpasang unit TWI:- TWII:- TWIII:- TWIV:2 Ka. Sie. Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Pengelolaan tempat parkir Rp 773.050.000,00 Jumlah Kapling terkelola kapling TWI:- TWII:- TWIII:-

TWIV:31 Ka. Sie. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Pengadaan alat pengujian

kendaraan bermotor Rp 700.000.000,00 Jumlah pengadaan alat gas analisis modul (alat uji emisi gas buang bensin) smoke tester dan generator set

unit TWI:- TWII:- TWIII:-

TWIV:3 Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

Pengadaan buku uji, tanda

uji dan kelengkapannya Rp 300.000.000,00 Jumlah Buku Uji tersedia buah TWI:- TWII:55000 TWIII:55000 TWIV:55000

Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan Pengecatan tanda

samping kendaraan bermotor wajib uji

Rp 72.000.000,00 Jumlah Cat Besi Tersedia kg TWI:- TWII:74TWIII:-

TWIV:- Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan 0 Rp - Jumlah Minyak Cat Tersedia liter TWI:- TWII:185 TWIII:-

(66)

TWIV:-Sasaran Strategis Indikator

Kinerja Satuan Target Program Anggaran Indikator Program Satuan Target Kegiatan Anggaran Indikator Kegiatan Satuan Target Penanggungjawab

Pendataan bengkel, karoseri dan jasa pengiriman barang

Rp 10.000.000,00 Jumlah Pendataan bengkel, karoseri dan jasa pengiriman barang

kegiatan TWI:3 TWII:3 TWIII:3

TWIV:3 Ka. Sie Teknis Keselamatan Sarana Angkutan

(67)

REKAP CAPAIAN RPJMD TAHUN 2019 DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN Visi : Terwujudnya Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing

Misi/ Tujuan/ Sasaran/ Program

Pembangunan Daerah Indikator Kinerja (Tujuan/ Impact/ Outcome) Satuan

Kondisi Kinerja Awal RPJMD

(2015)

Capaian Setiap Tahun Kondisi

Akhir Periode RPJMD SKPD Penanggung Jawab Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021

T R T R T R T R T R T R

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

IV. Meningkatkan kapasitas infrastruktur publik dan penyediaan kebutuhan sarana prasarana dasar sosial masyarakat 1. Meningkatkan kualitas

manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan

Tingkat Pelayanan

Infrasruktur Perhubungan % 36,04 38,92 30,76 40,76 31,53 45,87 43,58 47,41 45,87 57,52 57,52 57,52 Dishub

a

. Meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan penyelenggaraan angkutan Tingkat Pelayanan Infrasruktur Perhubungan % 36,04 38,92 30,76 40,76 31,53 45,87 43,58 47,41 45,87 57,52 57,52 57,52 Dishub Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas

Prosentase perlengkapan jalan terpasang

% 22,07 27,85 30,76 31,53 31,53 33,88 51,94 36,96 87,00% 40,03 43,00 43,00 Dishub

Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

Prosentase perlengkapan jalan terpasang dalam kondisi baik

% 72 76 76 82 82 85 86 86 83,33% 87 87,24 87,24 Dishub

VIII. Meningkatkan Kapasitas Pelayanan Publik 1. Meningkatkan kualitas

pelayanan perhubungan Indeks kepuasan layanan perhubungan Indeks 75,990 77,338 78,786 78,762 78,850 79,016 78,953 80,047 79,016% 81,078 81,078 81,078 Dishub a

. Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan Indeks kepuasan layanan perhubungan Indeks 75,990 77,338 78,786 78,762 78,850 79,016 78,953 80,047 79,016% 81,078 81,078 81,078 Dishub Program Peningkatan

Pelayanan Angkutan Indeks kepuasan layanan angkutan indeks 78,762 78,786 78,786 78,850 78,850 79,016 79,016 79,754 79,750% 79,827 80,047 80,047 Dishub Program Peningkatan

Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor

Prosentase kepemilikan

(68)

Jenis Kelamin Jumlah Laki - laki 41 Perempuan 14 Total 55 Struktur Jumlah Kepala Dinas 1 Sekretariat 10

Bidang Lalu Lintas 11

Bidang Angkutan 25

Fungsional PKB 7

Fungsional Pranata Komputer 1

Jumlah 55 Golongan Jumlah Golongan IV 4 Golongan III 25 Golongan II 23 Golongan I 3 Jumlah 55 Pendidikan Jumlah Pasca Sarjana (S2) 8 Sarjana (S1) 9 Sarjana Muda (D3) 10 D2 1 SLTA 21 SLTP 3 SD 3 Jumlah 55

(69)

TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi

Mewujudkan Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing Misi ke 4:

Meningkatkan kapasitas prasarana dan sarana publik dan penyediaan kebutuhan prasarana sarana sosial dasar masyarakat

Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan

4.1 Meningkatkan kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan

penyelenggaraan angkutan

4.1.1 Meningkatnya kualitas manajemen rekayasa lalu lintas dan

penyelenggaraan angkutan

4.1.1.1 Peningkatan Kapasitas Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

4.1.1.1.1 Perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan

4.1.1.1.2 Pembangunan sarana dan prasarana perhubungan

4.1.1.1.3 Pembangunan sarana dan prasarana edukasi lalu lintas

4.1.1.2 Peningkatan kuantitas Prasarana dan Fasilitas LLAJ

4.1.1.2.1 Peningkatan kuantitas rambu-rambu lalu lintas

4.1.1.2.2 Peningkatan kuantitas marka jalan 4.1.1.2.3 Peningkatan fasilitasi pengamanan lalu lintas

jalan

4.1.1.2.4 Peningkatan fasilitasi penertiban angkutan galian golongan C

4.1.1.2.5 Pelaksanaan lomba tertib lalu lintas 4.1.1.2.6 Pelaksanaan Car Free Day Kabupaten klaten 4.1.1.2.7 Fasilitasi Forum LLAJ

4.1.1.2.8 Peningkatan kuantitas guardrail 4.1.1.2.9 Peningkatan kuantitas paku marka 4.1.1.2.10 Peningkatan kuantitas traffic light 4.1.1.2.11 Peningkatan pengendalian operasional lalu

lintas

4.1.1.2.12 Peningkatan kuantitas cermin tikungan 4.1.1.2.13 Peningkatan kuantitas lampu kedip 4.1.1.2.14 Peningkatan kuantitas rambu elektronik VMS

(VIsual Massage Sign)

4.1.1.2.15 Peningkatan kuantitas Zona Selamat Sekolah 4.1.1.2.16 Peningkatan pengelolaan parkir tepi jalan

umum

4.1.1.2.17 Peningkatan kuantitas traffic light ATCS 4.1.1.2.18 Peningkatan kuantitas dokumen kajian analisis

dampak lalu lintas 4.1.1.3 Peningkatan Kualitas

Prasarana dan Fasilitas LLAJ

4.1.1.3.1 Peningkatan kualitas sarana alat uji kendaraan bermotor

4.1.1.3.2 Peningkatan kualitas terminal 4.1.1.3.3 Peningkatan kualitas traffic light 4.1.1.3.4 Peningkatan kualitas marka jalan

4.1.1.3.5 Peningkatan kualitas rambu-rambu lalu lintas Misi ke 8:

Meningkatkan Kapasitas Pelayanan Publik

Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan

8.1 Meningkatkan kualitas

Pelayanan Perhubungan 8.1.1 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Perhubungan 8.1.1.1 Peningkatan Kualitas Pelayanan Angkutan 8.1.1.1.1 Peningkatan mutu uji kelayakan sarana transportasi guna keselamatan penumpang 8.1.1.1.2 Penataan tempat-tempat pemberhentian

angkutan umum

8.1.1.1.3 Penciptaan Pelayanan cepat, tepat, murah dan mudah

8.1.1.1.4 Pengumpulan dan analisis database pelayanan angkutan

8.1.1.1.5 Sosialisasi / penyuluhan ketertiban pengusaha angkutan

8.1.1.1.6 Peningkatan pelayanan angkutan

(70)

Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan 8.1.1.1.9 Operasi penertiban ijin trayek 8.1.1.1.10 Fasilitasi Mudik lebaran 8.1.1.1.11 Operasi penertiban laik jalan

8.1.1.1.12 Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan 8.1.1.1.13 Pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu

lintas jalan

8.1.1.1.14 Penertiban dan pengawasan terminal 8.1.1.2 Peningkatan Kelaikan

Pengoperasian Kendaraan Bermotor

8.1.1.2.1 Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor

8.1.1.2.2 Pengadaan buku uji, tanda uji dan kelengkapannya

8.1.1.2.3 Pengecatan tanda samping kendaraan bermotor wajib uji

8.1.1.2.4 Pendataan bengkel, karoseri dan jasa pengiriman barang

Gambar

Tabel 1.1 Sumber Daya Manusia

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Based on the analysis result about the intradialytic hemoglobin levels in Hemodialysis Unit in Panembahan Senopati General Hospital Bantul, the researcher assumes that

Keterampilan berpikir kritis peserta didik di MAN 2 Pulang Pisau selama kegiatan pembelajaran masih rendah.peserta didik pasif karena model pembelajaran yang diterapkan

Seorang wanita, usia 50 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan kaki tidak dapat berjalan sejak 3 minggu yang lalu. Riwayat sebelumnya pasien sering keputihan berbau

nahan kirtya wuryaning reh, pasal kang tumrap suluk, aneng janma satwa ran ki Besi, langkung mesu wardaya, karyanya alungguh, aneng tepining samudra, kang

Deteksi kerusakan batang rotor (BRB) pada motor induksi berbasis bi-spectrum lebih akurat dibandingkan dengan teknik lain karena bi-spectrum memiliki sensivitas yang

Secara hidrogeologi, akifer di daerah penelitian terdiri atas Aluvial (Qa), konglomerat dan batupasir (Formasi Makats) serta Batugamping II yang dilalui sesar (Formasi Numbay);

safeguard harus dikonsultasikan dan didiseminasikan secara luas terutama kepada warga yang berpotensi terkena dampak, harus mendapatkan kesempatan untuk ikut

1) MetodeFAHP dapat digunakan untuk memecahkan masalah penentuan penerima beasiswa. Dengan metode tersebut perbandingan nilai yang didapat sesuai dengan kriteria