• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR PENELITIAN HIBAH FUNDAMENTAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN AKHIR PENELITIAN HIBAH FUNDAMENTAL"

Copied!
102
0
0

Teks penuh

(1)

Bidang Ilmu : Pangan

LAPORAN AKHIR

PENELITIAN HIBAH FUNDAMENTAL

PENGEMBANGAN MODEL INDUSTRI PANGAN HIJAU DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN KINERJA PERUSAHAAN

TIM PENGUSUL

Dr. Ir. Hj. Hasnelly, M.Sc. 195712121986012001

Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusup Sp., M.si., M. Kom. 195404101991011000

UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG Nopember 2015

Dibiayai oleh :

DIPA Kopertis Wilayah IV, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksanaan Hibah Penelitian

(2)

Copyright(c): Ditlitabmas 2012, updated 2015

HALAMAN PENGESAHAN

.

Judul : PENGEMBANGAN MODEL INDUSTRI PANGAN

HIJAU DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN KINERJA PERUSAHAAN

Peneliti/Pelaksana

Nama Lengkap : Dr. Ir. Hasnelly MSIE Perguruan Tinggi : Universitas Pasundan

NIDN : 0012125702

Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

Program Studi : Teknologi Pangan

Nomor HP : 0811215018

Alamat surel (e-mail) : [email protected] Anggota (1)

Nama Lengkap : Eddy Jusuf Supardi

NIDN : 0010045401

Perguruan Tinggi : Universitas Pasundan Institusi Mitra (jika ada)

Nama Institusi Mitra : -

Alamat : -

Penanggung Jawab : -

Tahun Pelaksanaan : Tahun ke 1 dari rencana 2 tahun Biaya Tahun Berjalan : Rp 51.000.000,00

Biaya Keseluruhan : Rp 150.000.000,00

. .

Mengetahui, Dekan Fakultas Teknik

Kab. Bandung, 9 - 11 - 2015 Ketua, . . . .

(Dr. Ir. Yudi Garnida, M.S.) NIP/NIK 151. 102. 29

(Dr.Ir Hasnelly MSIE) NIP/NIK 195712121986012002

:

Menyetujui,

Ketua lembaga Penelitian Unpas

. . . .

(Dr. Yaya Mulyana A. Azis, M.Si) NIP/NIK 151 101 56

(3)
(4)

3

RINGKASAN

Penelitian ini untuk menghasilkan nilai pangan hijau berkualitas tinggi dengan cara pendekatan berbasis sumber daya sehingga akan memberikan kepuasan kepada pelanggan serta akan meningkatkan industri pertanian dalam menciptakan kinerja unggul dan langgeng melalui keunggulan kompetitif. Parameter penting dalam proses inovasi nilai pangan hijau seperti kandungan gizi tetap dipertahankan atau minimasi kehilangan selama proses pengolahan, penampakan, warna, tekstur dan cita rasa yang memuaskan pelanggan dapat meningkatkan daya saing dengan produk lain. Pendekatan kualitatif digunakan pada saat melakukan studi eksplorasi dan dilengkapi studi literatur untuk membangun model penelitian.

Hipotesis dirumuskan dari model penelitian, penelitian ini diharapkan dapat diimplementasikan di industri pangan hijau dan dapat berperan pada pengembangan industri pangan hijau di Indonesia.

Permasalahan dalam indrustri pangan hijau di Indonesia dapat diformulasikan dalam 4 (empat) pertanyaan berikut ini :

1. Bagaimana mendorong pertumbuhan produk pangan hijau 2. Bagaimana ketersediaan sumber daya

3. Bagaimana meningkatkan sumber daya 4. Bagaimana memberdayakan sumber daya

Keempat pertanyaan tersebut harus dijawab secara simultan dengan inovasi teknologi sumber daya yang sesuai dan berlandaskan kepada potensi lokalyang dimiliki oleh Indonesia.

(5)

4

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pertanian modern saat ini lebih mengutamakan bahan alami tanpa

menggunakan bahan kimia sintetis yang memproduksi bahan pangan yang aman serta

tidak merusak lingkungan. Pertanian ini merupakan proses budidaya pertanian yang

menyelaraskan pada keseimbangan ekologi, keanekaragaman varietas, serta

keharmonisan dengan iklim dan lingkungan. Selain menghasilkan produk yang sehat

dan menyehatkan, menguntungkan bagi petani karena nilai jual yang lebih tinggi

dibandingkan produk pertanian umumnya. Hal ini merupakan pertanian masa depan

baru baik bagi keberlanjutan lingkungan maupun bagi potensi ekonomi pertanian

masa depan.

Ketahanan pangan merupakan kondisinya terpenuhinya pangan bagi rumah

tangga yang tercemin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun

mutunya, aman, merata, dan terjangkau (Hasnelly, 2010)

Penerapan pertanian pangan hiaju akan meningkatkan jumlah produksi

pertanian secara nasional, pertanian pangan hijau fu dapat menjadi salah satu solusi

untuk mengatasi krisis pangan di Indonesia. Pertanian pangan hijau berpeluang untuk

pengembangan dan memenuhi tujuan pembangunan tetapi sektor ini kurang didukung

oleh pemerintah sehingga kontribusinya belum terlihat secara nyata (Hasnelly, 2011).

Produk bernilai tinggi didukung oleh efektivitas dan effisiensi biaya, biaya

yang dikeluarkan harus sampai pada sasaran tepat dengan menciptakan nilai sehingga

dinikmati pelanggan dan perusahaan harus menghilangkan kegiatan-kegiatan yang

tidak menambah nilai produk (Kottler dan Amstrong, 2004).

(6)

5 hasil penelitian Shelby hunt dan Robert morgan merupakan dasar teori baru

kompetisi. Resource based mengandung teori elemen struktur dan biaya dari faktor-

faktor yang terlibat dalam industri. Para peneliti setuju bahwa masih ada beberapa

kekurangan terhadap pengujian empiris dari teori ini oleh karenanya diperlukan

mengeksplorasi kapabilitas teori tersebut.

Penelitian empiris resource based pada industri pangan hiaju merupakan studi

terbaru terhadap sebuah kluster untuk mencapai keunggulan kompetitif. Fokus

penelitian ini adalah pengaruh sumber daya pada nilai produk dalam meraih

keunggulan kompetitif pangan hijau.

1.2. Ruang Lingkup dan Perumusan Masalah

Penelitian ini difokuskan pada resource based terhadap nilai produk pangan

hijau. Kriteria respondennya adalah industri produk pangan hijau dimana jenis pasar,

jenis produk dan kategori produk diabaikan.

Identifikasi masalah berdasarkan pada latar belakang dan batasan masalah di

atas, maka permasalahan penelitian dapat dirumuskan bagaimana strategi inovasi

sumber daya dalam meraih keunggulan kompetitif baik parsial maupun simultan,

serta implikasinya terhadap kepuasan pelanggan produk pangan hijau.

1.3. Tujuan dan Keutamaan Penelitiaan

Tujuan penelitian untuk memperoleh bukti empiris dan menemukan

kejelasan-kejelasan tentang strategi inovasi sumber daya di industri pangan hijau,

untuk memperoleh gambaran pengaruh strategi inovasi sumber daya baik parsial

maupun simultan di industri pangan hijau, memperoleh gambaran implikasi terhadap

kepuasan pelanggan produk pangan hijau baik parsial maupun simultan di industri

pangan hijau.

(7)

6 pendekatan yang aplikatif dalam memecahkan masalah yang dihadapi industri

pangan hijau khususnya dan industri sejenis pada umumnya terutama yang berkaitan

dengan industri pangan hijau. Selain itu untuk menghasilkan suatu kebijakan di

industri pangan hijau khususnya dan industri sejenis pada umumnya yang sesuai

(8)

7

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Coutler, (2000) dalam Kuncoro (2007:15); pendekatan berbasis

sumber daya keunggulan kompetitif berdasarkan memiliki aset dan kapabilitas

perusahaan yang khas serta penemu profitabilitas berdasarkan jenis, jumlah dan

sumber daya perusahaan, fokus pendekatan ini pada kondisi di dalam industri itu

sendiri, perhatian utama pada sumber daya kompensasi dan pilihan strategiknya

mengembangkan sumber daya dan kapabilitas yang khas.

Menurut Barney teori berbasis sumber daya dikembangkan akibat adanya

kapabilitas yang dinamis, penelitiaan melibatkan 164 organisasi menjelaskan bahwa

keunggulan kompetitif dihasilkan dari proses yang dimiliki dan peralatan spesialissasi

yang berasal dari pengetahuan sumber daya eksternal dan internal dimana

pengetahuan dapat membentuk pelindung terhadap sumber daya pengganti melalui

imitasi dan juga memberikan dukungan terhadap kelayakan dari kriteria langka (Orr,

2007:3).

Hasnelly ( 2011), sumber daya kritikal dan sumber daya inti pada pangan

hijau berpengaruh secara positif terhadap nilai . Hasrini Sari (2012),

menyimpulkan ada dua faktor yang mempengaruhi industri hijau agar berhasil yaitu

kebijakan lingkungan dan faktor faktor internal seperti penyandang dana dan strategi

(9)

R

O

A

DMA

P

P

E

N

E

L

IT

IA

N

INDU

S

T

R

I P

AN

G

A

N

H

IJ

A

U

D

I IND

O

N

ES

IA

In d u stri P an g an Hijau be rb as is S u m b er Daya da n P asar S tra te g i M an aj e r P rodu ks i be rba sis S u m b e r Da y a pa da indu stri p an g an h ijau In o vasi te k n o lo g i su m b e r d aya in d u s tri p an g an h ijau P e n g a ru h s u m b e r da ya inti, s u m b e r da ya pendu kun g, da n pa sa r, se rta im p lik a sin ya pada ke se tiaa n pe la n g g a n A na lis is re sou rc e ba se da n pa sa r t e rh a d a p A na lis is s u m be r da y a te rhada p n ila i da n im pli ka si p a d a k e se tiaa n pe la n g g a n p a n g a n o rg a n ik S tra teg i m a n a g e r p ro d u ks i da lam m e m a h a m i ke bu tuha n pe la n g g a n in d u st ri p a n g a n h ija u m e n g h a d a p i pe sa in g Im p le m en ta si s tra teg i pa sa r p ro d u k pa ng an h ija u K on se p ino v a si te kno log i p ro se s su m be r da y a F o rm ula si m o d e l te kno log i s u m be r da ya in d u st ri p a n g a n h ija u Im p le m en ta si i no v a si su m be r da y a p e n g o laha n p a n g a n h ija u In d u st ri p a n g a n h ija u da lam pe rs pe kt if kine rja pe ru sa h a a n nila i p rodu k p a n g a n h ija u T E RB A T A S N Y A PR O D U K SI P R O DU K p rodu k p a n g a n o rg a n ik A na lis is s u m be r da y a da n pa sa r pad a p ro d u ks i produ k p a n g a n o rg a n ik S tra teg i in d u st ri panga n h ija u be rba sis s u m be r da y a A p lik a si ino v a si m ode l s u m be r da y a T E R SE D IAN Y A PR O D U K SI PR O DU K P AN G A N H IJ A U P AN G A N H IJ A U B E RKUA L IT A S D E N G A N HAR GA TE R JAN G KA U D I I ND O N ESI A S tra teg i m a n a je m e n p a d a A na lis is fa kto r-fa kto r pada in du str i p a n g a n h ija u S tra te g i p ro d u k di in d u stri p a n g a n hija u fu n g sio n al A na lis is p ro d u k p a n g a n h ija u Ino va si p ro se s dive rsif ika si p ro d u k panga n h ija u Ino va si fo rm u la si p ro d u k ta h u K a jia n p ro se s p ro d u k nuge t si n g ko ng Ino va si pro du k ju s org an ik B E RKUA L IT A S D E N G A N HAR GA TE R JAN G KA U D I IND O N ESI A p a n g a n o rg a n ik Ka jia n fis ik o kim ia p rodu k organ ik S tra teg i pa sa r p a d a ke se tiaa n pe la n g g a n produ k p a n g a n h ija u S tra teg i m e m e n a n g ka n ke se tiaa n pe la n g g a n p rodu k p a n g a n h ija u Ka jia n p ro ses p ro d u k b e ra s a n a lo g K a ra kte ri sti k p ro d u k E d ib le fi lm b e ka tu l Ino va si p ro se s p ro d u k pa ng an h ija u fu n g sio n al Ino va si p ro se s p ro d u k M o ka f Krea si n ilai p ad a ke se tia an p elan g g an p an g a n hi jau An ali s is b er b asis p as a r te rh a d ap ke p u asa n d an keset iaan p el a ngg an pr odu k p an g an h ijau S tra teg i p ro d u k pa ng an h ijau d alam me ra ih keu n g g u lan ko m p etit if D r. I r. H j. H as ne lly , M S c . Fa k. T e k n ik UN P A S , B a ndun g 8

(10)

9

BAB III. METODE PENELITIAN

Orr (2007:2-3), Forsman (200:4-6), mengemukakan bahwa instrumen resource

based akan mempengaruhi nilai dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini instrumen resource based yang menjadi fokus utama yaitu karyawan, produk, kapasitas dan

pelanggan. Pemilihan ini diperkuat hasil studi terdahulu yang menunjukkan bahwa

faktor faktor internal organisasi sangat berpengaruh terhadap nilai dan kepuasan

pelanggan (Hasnelly, 2012), Hasrini Sari dan Firmanzah (2011), Hasnelly dan

Hasrini Sari (2012). Peattie (2001), menyatakan bahwa pelanggan hijau kuncinya ada

pada kemampuan pemasok dalam mengkomunikasikan tentang produk hijau. Spiteri

dan Dion (2004), menyatakan kualitas produk sendiri merupakan indikator dari

manfaat produk. Nilai sangat di pengaruhi oleh produk atau layanan dan berpengaruh

terhadap kepuasan pelanggan. Cravens dan Piercy (2006), Solomon (2007), Moran

dan Meso (2008), yang menyatakan bahwa kepuasan pelanggan dapat diukur dengan

kebutuhan pelanggan, kebutuhan informasi, dan pesan informasi.

Tahap penelitian dilakukan dua tahap yaitu kualitatif dan kuantitatif yang

bertujuan meminimasi bias yang terkandung dalam sumber data.

Tahap kualitatif dilakukan untuk lebih memahami permasalah yang ada di

industri produk pangan fungsional baik dari sudut pandang manajer maupun

pelanggan di Indonesia yang dapat memberikan masukan yang objektif . Hasil-hasil

penelitian terdahulu dan masukkan dari pakar pangan fungsional memperkaya studi

eksplorasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaannya dengan wawancara

terhadap manajer kemudian dianalisis sehingga dapat disimpulkan faktor-faktor yang

mempengaruhi penilaian pelanggan.

Tahap kuantitatif hasil studi eksplorasi, hasil hasil penelitian sebelumnya serta

(11)

10 didapatkan dirumuskan beberapa hipotesis penelitian dan hipotesis akan diuji

dilapangan dengan melakukan survei terhadap pelanggan pangan fungsional di

Indonesia. Hasil pengujian hipotesis dan studi pustaka menjadi dasar bagi perumusan

kesimpulan akhir penelitian ini.

Metode Penelitian yang digunakan sesuai dengan jenis penelitian yaitu

deskriptif dan vetifikatif, yang dilaksanakan melalui pengumpulan data dilapangan

maka metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory

survey.

Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu ANOVA

dan Structural Equation Modeling (SEM). SEM memiliki keunggulan yang tidak

dimiliki oleh teknik statistik multivariat lainnya, SEM mampu melakukan estimasi

terhadap hubungan dari variabel-variabel yang memiliki saling ketergantung

hubungan. Strategi permodelan dalam penelitian ini adalah strategi pengembangan

model yang dapat menjelaskan fenomena penelitian. Implementasi SEM untuk

analisisdata melalui beberapa tahapan yaitu pengembangan model teoritis,

membangun diagram jalur dari model penelitian, tahap berikutnya mengkonversi

diagram jalur ke dalam bentuk persamaan struktural. Tahap selanjutnya membentuk

persamaan matematika yang menggambarkan hubungan antara variabel endogen dan

eksogen.

Hipotesis Penelitian diduga terdapat pengaruh yang positif secara parsial

maupun simultan dari sumber daya terhadap nilai dan kepuasan pelanggan produk

pangan hijau.

Analisis Data

3.1. Analisis

(12)

11 deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif terutama digunakan untuk

mengolah data profil responden dan jawaban responden untuk setiap item

pengukuran.

Ukuran statistik yang digunakan adalah rata-rata, frekuensi, standar deviasi,

dan kecendrungan pola data.

Metode analisis inferensial yang digunakan adalah Anova dan Structural

Equation Modeling (SEM). Metode Anova digunakan untuk menganalisis

pengaruh profil responden dalam membedakan persepsi terhadap usaha strategi

resource based, sumber daya tangible, sumber daya intangibel, sumberdaya very

intangibel, dan nilai pelanggan.

SEM digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Metode ini dipilih

karena SEM memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh teknik statistik

multivariat lainnya, yaitu mampu melakukan estimasi terhadap hubungan dari

variabel-variabel yang memiliki saling ketergantungan hubungan.

SEM dapat menganalisis lebih dari satu hubungan variabel

independen-dependen pada waktu yang bersamaan (Kerlinger,1986, Hair dkk,

1998). SEM merupakan teknik statistik yang sangat bermanfaat jika suatu

variabel dependen pada suatu persamaan berfungsi juga sebagai variabel

independen di persamaan lain. Hair dkk (1998), karakteristik utama dari SEM

adalah dapat mengestimasi beberapa hubungan dependensi yang saling berkaitan;

Mampu mendeteksi adanya konsep yang tidak terobservasi dalam model

penelitian, atau disebut juga sebagai variabel latent.

Model penelitian yang dibangun berdasarkan teori karena teori memberikan

rasional di balik setiap hubungan dalam model.

Hair, dkk (1998), terdapat tiga strategi permodelan dalam SEM, yaitu strategi

(13)

12

strategy), dan strategi pengembangan model. Strategi permodelan dalam

penelitian ini adalah strategi pengembangan model. Model penelitian yang

dibangun akan dibuktikan bahwa model tersebut merupakan salah satu model yang

dapat menjelaskan fenomena nilai pelanggan. Penelitian ini akan dibandingkan

matriks korelasi prediksi berdasarkan model dengan matriks korelasi berdasarkan

hasil observasi (Kerlinger, 1986).

Implementasi SEM untuk analisis data melalui beberapa tahapan yaitu

pertama pengembangan model teoritis, tahap kedua adalah tahapan membangun

diagram jalur (path diagram) dari model penelitian, dan tahap ke tiga adalah

mengkonversi diagram jalur ke dalam bentuk persamaan struktural. Diagram

jalur adalah menentukan konstruk eksogen dan endogen serta hubungan diantara

konstruk.

Tahap terakhir adalah membentuk persamaan matematika yang

menggambarkan hubungan antara variabel endogen dan eksogen tersebut. Model

pengukuran merupakan persamaan yang menghubungkan variable endogen/eksogen

(14)

13 PERSIAPAN

- Pembuatan surat-surat - Persiapan alat dan bahan

Pengumpulan Data Sekunder dan Studi Literatur

Pengumpulan Data Primer

Kompilasi dan Perhitungan

Tahun Pertama Identifikasi Alternatif Pengkajian/Model Analisis

Pemilihan Alternatif Tahun

Kedua

Mekanisme

Penyajian Data dan Hasil Analisis Serta Pelaporan

- Jurnal Nasional/ Internasional - Produk

- Buku Ajar

(15)

14 Batasan Masalah Input Resource Based - Fisik - Intangible - keuangan

Internal Organisasi

-

strategi- strategi resource

based

(fisik, intangible dan

keuangan)

-

Strategi intangible

(aset organisasi, SDM,

Sumber daya

Teknologi, reputasi)

-

Starategi tangible

-

Strategi fisik

Lingkungan Eksternal Out Put Lingkup Penelitian Terwujudnya prinsip-prinsip resource based sumber daya Intangible Dan tangible Loyalitas Pelanggan Peningkatan kinerja yang dicapai oleh organisasi finansial dan non finansial

(16)

15

RESOURCES

AVAILABLES

CAPABILITIES

DISTINCTIVES

COMPETENCES

COMPETITIVE

ADVANTAGE

COMPETITIVE

STRATEGY

RESOURCES-BASED APPROACH

(17)

16 R O A D M A P PE N E LIT IA N H IB A H F U N D A M E N T A L D IK T I 20 15 PE N G E M B A N G A N IN D U S T R I P A N G A N H IJ A U D A L A M PE R SPE K TI F M A N A J E M E N K IN E R J A PE R U S A H A A N OUTPUT P rod u k Met o d a A n a lis is Fo rm u las i M o d e l s u m b e r D ay a A p likas i I n o v a s i M od e l S u m b e r d ay a In o v a s i T e k no lo g i S u m b e r D a y a 1. T e rca p a in ya P rodu k s i Pa ng a n hij a u b e rk u a lita s d a n M e nu ru nn y a ju m la h p e n d e ri ta g a n g g u a n ak ib at kek u ra n g a n gi z i 2. M e ng em b a ng k a n T ek nolo g a p li ka s ii S u m b er D a y a un tu k Pa ng a n hij a u d e n g a n me n g gu n a k a n b e rb a g a i m a c a m met od e 3. M e nd a p a tk a n k o n di s i p ro ses p ro d u k p a n g a n hij a u ya n g op tim al 4 . T e rse di a P rodu k p a n g a n h ija u ya n g s ta b il d a n b e rk u a li ta s 5. M e nd a p a tk a n p ro d u k p a n g a n h ija u b e rk u a lita s d e n g a n h a rg a te rj a ng k a u T u lis a m J u rn a l N a s io n a l d a n In te rn a s io n a l S e m in a r N as io n a l ( In te rn a s io n a l), J u rn a l N as io n a l T e rak re d ita s i (J u rn a l I n te rn as io n a l) , M e d ia C eta k J u rn a l N a s io n a l T e rak re d it as i (In te rn as io n a l) J u rn a l N as io n a l/I n te rn a s io n a , Me d ia C et a k S e m in a r N as io n a l (In te rn as io n a l) d a n B u k u T ek s HKI Fo rm u las i I n o vas i te k no log i p ro se s s u mb e r d ay a un tu k p a ng a n h ija u TEKNOLOGI A p likas i d a n Im p le m e n ta s i A p likas i M e to d e In o v a s i S u m b e r D ay a d a n P e ngo la h a n P a ng a n A p likas i i m p le m e n ta s i I n o v a s i m o d e l S u mb e r D ay a un tu k p a ng a n h ija u P ro se s P e ng e m b a ng a n P e m bu at a n P ro to tip e In o vas i S u mb e r D ay a Met o d a P ro s e s In o v as i T ek n o log i un tu k S u m b e r D ay a Met o d a A n a lis is d a n D esa in A n a lis is P e n e n tu a n In o vas i S u mb e r D ay a P e ng e m b a ng a n In o v a s i S u m b e r D a y a Fo rm u las i I n o vas i S u mb e r un tu k P a ng a n h ija u D ay a d a n p e n g u jia n RISET A p likas i d a n Im p le m e n ta s i P e ng e m b a ng a n M et o d e A n a lis is P e n e n tu a n S u m b e r D a y a P ro se s In o v as i S u m b e r D a y a P e ngo la h a n d a n P ro se s A p likas i P e n g e m b a ng a n Me tod e In o v a s i S u m b e r D a y a P e ng iji a n K u a lit a s se la m a p ro se s P ro se s P e ng e m b a ng a n O p tim as i Fo rm u las i I n o v as i S u m b e r D ay a Met o d a A n a lis is d a n D esa in P e n g u jia n A p lik a s i M od e l I n o v a s i S u m b e r D a y a T A HU N KEG IA T A N 20 1 5 20 1 6 TU J U A N

(18)

17 S IS T E M A TI K A K E G IA T A N P E N E LIT IA N H IB A H F U ND A M E N T A L D IK T I 20 15 PE N G E M B A N G A N IN D U S T R I P A N G A N H IJ A U D A L A M PE R SPE K TI F M A N A J E M E N K IN E R J A PE R U S A H A A N Pe n e lit ia n In o v a s i S u m b er D a y a - Pe n e ta p a n M et o d a A n a li s is M o d el In o v a s i S u m b er D a y a - Pe n e n tu a n M od e l In o v a s i S u m b er D a y a - P en g u jia n M o de l I n o v a si Su m b er D ay a - P en g u jia n P ros es I n ov a si Te k n o log i u n tuk Su m b er D ay a - P en g u jia n k u al it a s s el a m a pr os es I n ov a si Su m b er D ay a - Pe n g u m p u la n d a ta d a n in fo rma s i - S u rv e y la p a n g a n d a n s tu d i P e n g u jia n M od e l I n o v as i S u m b e r P e n e n tu a n M o d e l I n o v a s i S u m b e r D ay a - P e n et a p a n M o d e l I n o v a s i S u m b e r D a y a - P e n et a p a n Me tod a P ro se s In o v a s i S u m b e r D ay a - P en y e le sa ia n la p o ra n a k h ir - R en ca n a Ap lik a si d a n Im p le m ent a si d i I nd u st ri d an M a sya ra k at - P end a taan H K I Sta rt K e gi a ta n Jan 2 0 1 5

Ta

h

u

n

k

e

- 1

Ta

h

u

n

k

e

- 2

F in is h O k to b e r 20 1 6 - Sc h e d u le c on tr o l p lan - R e n c a n a Pe la p o ran - Pe n y u s un a n a rt ikel P ub lika s i Il m iah Ja n , 2 0 1 5 - P e n g e m ba n ga n In o v as i S u m be r D a y a U n tu k P a n ga n F ung s io n a l - P u b lik as i I lm ia h - S e m in a r A p li k a si P eng em b a n g a n M et od a I no v a si Su m b er D a y a P en g uj ia n Ap lik a si M o d el In ova si Su m b e r Da y a S er tif ik at HKI S ep te m be r , 20 1 6 A p lik as i d a n - F in al Re po rt - P ub lik a si Il m ia h Di sk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n (in te rn al ) J un i 2 0 1 5 P ro g re s R ep o rt O k to b er , 20 1 5 Di sk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n D es em b er , 2 0 1 5 P ro g re s R ep o rt A g u st u s, 20 1 6 Di sk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n im p le m en ta si d i in du st ry d a n m as y ara k at O k to b er , 20 1 6 L a p o ra n A kh ir d a n P re se n tas i

(19)
(20)

18

BAB III. METODE PENELITIAN

Orr (2007:2-3), Forsman (200:4-6), mengemukakan bahwa instrumen resource

based akan mempengaruhi nilai dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini instrumen resource based yang menjadi fokus utama yaitu karyawan, produk, kapasitas dan

pelanggan. Pemilihan ini diperkuat hasil studi terdahulu yang menunjukkan bahwa

faktor faktor internal organisasi sangat berpengaruh terhadap nilai dan kepuasan

pelanggan (Hasnelly, 2012), Hasrini Sari dan Firmanzah (2011), Hasnelly dan

Hasrini Sari (2012). Peattie (2001), menyatakan bahwa pelanggan hijau kuncinya ada

pada kemampuan pemasok dalam mengkomunikasikan tentang produk hijau. Spiteri

dan Dion (2004), menyatakan kualitas produk sendiri merupakan indikator dari

manfaat produk. Nilai sangat di pengaruhi oleh produk atau layanan dan berpengaruh

terhadap kepuasan pelanggan. Cravens dan Piercy (2006), Solomon (2007), Moran

dan Meso (2008), yang menyatakan bahwa kepuasan pelanggan dapat diukur dengan

kebutuhan pelanggan, kebutuhan informasi, dan pesan informasi.

Tahap penelitian dilakukan dua tahap yaitu kualitatif dan kuantitatif yang

bertujuan meminimasi bias yang terkandung dalam sumber data.

Tahap kualitatif dilakukan untuk lebih memahami permasalah yang ada di

industri produk pangan fungsional baik dari sudut pandang manajer maupun

pelanggan di Indonesia yang dapat memberikan masukan yang objektif . Hasil-hasil

penelitian terdahulu dan masukkan dari pakar pangan fungsional memperkaya studi

eksplorasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaannya dengan wawancara

terhadap manajer kemudian dianalisis sehingga dapat disimpulkan faktor-faktor yang

mempengaruhi penilaian pelanggan.

Tahap kuantitatif hasil studi eksplorasi, hasil hasil penelitian sebelumnya serta

(21)

19 didapatkan dirumuskan beberapa hipotesis penelitian dan hipotesis akan diuji

dilapangan dengan melakukan survei terhadap pelanggan pangan fungsional di

Indonesia. Hasil pengujian hipotesis dan studi pustaka menjadi dasar bagi perumusan

kesimpulan akhir penelitian ini.

Metode Penelitian yang digunakan sesuai dengan jenis penelitian yaitu

deskriptif dan vetifikatif, yang dilaksanakan melalui pengumpulan data dilapangan

maka metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory

survey.

Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu ANOVA

dan Structural Equation Modeling (SEM). SEM memiliki keunggulan yang tidak

dimiliki oleh teknik statistik multivariat lainnya, SEM mampu melakukan estimasi

terhadap hubungan dari variabel-variabel yang memiliki saling ketergantung

hubungan. Strategi permodelan dalam penelitian ini adalah strategi pengembangan

model yang dapat menjelaskan fenomena penelitian. Implementasi SEM untuk

analisisdata melalui beberapa tahapan yaitu pengembangan model teoritis,

membangun diagram jalur dari model penelitian, tahap berikutnya mengkonversi

diagram jalur ke dalam bentuk persamaan struktural. Tahap selanjutnya membentuk

persamaan matematika yang menggambarkan hubungan antara variabel endogen dan

eksogen.

Hipotesis Penelitian diduga terdapat pengaruh yang positif secara parsial

maupun simultan dari sumber daya terhadap nilai dan kepuasan pelanggan produk

pangan hijau.

Analisis Data

3.1. Analisis

(22)

20 deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif terutama digunakan untuk

mengolah data profil responden dan jawaban responden untuk setiap item

pengukuran.

Ukuran statistik yang digunakan adalah rata-rata, frekuensi, standar deviasi,

dan kecendrungan pola data.

Metode analisis inferensial yang digunakan adalah Anova dan Structural

Equation Modeling (SEM). Metode Anova digunakan untuk menganalisis

pengaruh profil responden dalam membedakan persepsi terhadap usaha strategi

resource based, sumber daya tangible, sumber daya intangibel, sumberdaya very

intangibel, dan nilai pelanggan.

SEM digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Metode ini dipilih

karena SEM memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh teknik statistik

multivariat lainnya, yaitu mampu melakukan estimasi terhadap hubungan dari

variabel-variabel yang memiliki saling ketergantungan hubungan.

SEM dapat menganalisis lebih dari satu hubungan variabel

independen-dependen pada waktu yang bersamaan (Kerlinger,1986, Hair dkk,

1998). SEM merupakan teknik statistik yang sangat bermanfaat jika suatu

variabel dependen pada suatu persamaan berfungsi juga sebagai variabel

independen di persamaan lain. Hair dkk (1998), karakteristik utama dari SEM

adalah dapat mengestimasi beberapa hubungan dependensi yang saling berkaitan;

Mampu mendeteksi adanya konsep yang tidak terobservasi dalam model

penelitian, atau disebut juga sebagai variabel latent.

Model penelitian yang dibangun berdasarkan teori karena teori memberikan

rasional di balik setiap hubungan dalam model.

Hair, dkk (1998), terdapat tiga strategi permodelan dalam SEM, yaitu strategi

(23)

21

strategy), dan strategi pengembangan model. Strategi permodelan dalam

penelitian ini adalah strategi pengembangan model. Model penelitian yang

dibangun akan dibuktikan bahwa model tersebut merupakan salah satu model yang

dapat menjelaskan fenomena nilai pelanggan. Penelitian ini akan dibandingkan

matriks korelasi prediksi berdasarkan model dengan matriks korelasi berdasarkan

hasil observasi (Kerlinger, 1986).

Implementasi SEM untuk analisis data melalui beberapa tahapan yaitu

pertama pengembangan model teoritis, tahap kedua adalah tahapan membangun

diagram jalur (path diagram) dari model penelitian, dan tahap ke tiga adalah

mengkonversi diagram jalur ke dalam bentuk persamaan struktural. Diagram

jalur adalah menentukan konstruk eksogen dan endogen serta hubungan diantara

konstruk.

Tahap terakhir adalah membentuk persamaan matematika yang

menggambarkan hubungan antara variabel endogen dan eksogen tersebut. Model

pengukuran merupakan persamaan yang menghubungkan variable endogen/eksogen

(24)

22 PERSIAPAN

- Pembuatan surat-surat - Persiapan alat dan bahan

Pengumpulan Data Sekunder dan Studi Literatur

Pengumpulan Data Primer

Kompilasi dan Perhitungan

Tahun Pertama Identifikasi Alternatif Pengkajian/Model Analisis

Pemilihan Alternatif Tahun

Kedua

Mekanisme

Penyajian Data dan Hasil Analisis Serta Pelaporan

- Jurnal Nasional/ Internasional - Produk

- Buku Ajar

(25)

23 Batasan Masalah Input Resource Based - Fisik - Intangible - keuangan

Internal Organisasi

-

strategi- strategi resource

based

(fisik, intangible dan

keuangan)

-

Strategi intangible

(aset organisasi, SDM,

Sumber daya

Teknologi, reputasi)

-

Starategi tangible

-

Strategi fisik

Lingkungan Eksternal Out Put Lingkup Penelitian Terwujudnya prinsip-prinsip resource based sumber daya Intangible Dan tangible Loyalitas Pelanggan Peningkatan kinerja yang dicapai oleh organisasi finansial dan non finansial

(26)

24

RESOURCES

AVAILABLES

CAPABILITIES

DISTINCTIVES

COMPETENCES

COMPETITIVE

ADVANTAGE

COMPETITIVE

STRATEGY

RESOURCES-BASED APPROACH

(27)

16 R O A D M A P PE N E LIT IA N H IB A H F U N D A M E N T A L D IK T I 20 15 PE N G E M B A N G A N IN D U S T R I P A N G A N H IJ A U D A L A M PE R SPE K TI F M A N A J E M E N K IN E R J A PE R U S A H A A N OUTPUT P rod u k Met o d a A n a lis is Fo rm u las i M o d e l s u m b e r D ay a A p likas i I n o v a s i M od e l S u m b e r d ay a In o v a s i T e k no lo g i S u m b e r D a y a 1. T e rca p a in ya P rodu k s i Pa ng a n hij a u b e rk u a lita s d a n M e nu ru nn y a ju m la h p e n d e ri ta g a n g g u a n ak ib at kek u ra n g a n gi z i 2. M e ng em b a ng k a n T ek nolo g a p li ka s ii S u m b er D a y a un tu k Pa ng a n hij a u d e n g a n me n g gu n a k a n b e rb a g a i m a c a m met od e 3. M e nd a p a tk a n k o n di s i p ro ses p ro d u k p a n g a n hij a u ya n g op tim al 4 . T e rse di a P rodu k p a n g a n h ija u ya n g s ta b il d a n b e rk u a li ta s 5. M e nd a p a tk a n p ro d u k p a n g a n h ija u b e rk u a lita s d e n g a n h a rg a te rj a ng k a u T u lis a m J u rn a l N a s io n a l d a n In te rn a s io n a l S e m in a r N as io n a l ( In te rn a s io n a l), J u rn a l N as io n a l T e rak re d ita s i (J u rn a l I n te rn as io n a l) , M e d ia C eta k J u rn a l N a s io n a l T e rak re d it as i (In te rn as io n a l) J u rn a l N as io n a l/I n te rn a s io n a , Me d ia C et a k S e m in a r N as io n a l (In te rn as io n a l) d a n B u k u T ek s HKI Fo rm u las i I n o vas i te k no log i p ro se s s u mb e r d ay a un tu k p a ng a n h ija u TEKNOLOGI A p likas i d a n Im p le m e n ta s i A p likas i M e to d e In o v a s i S u m b e r D ay a d a n P e ngo la h a n P a ng a n A p likas i i m p le m e n ta s i I n o v a s i m o d e l S u mb e r D ay a un tu k p a ng a n h ija u P ro se s P e ng e m b a ng a n P e m bu at a n P ro to tip e In o vas i S u mb e r D ay a Met o d a P ro s e s In o v as i T ek n o log i un tu k S u m b e r D ay a Met o d a A n a lis is d a n D es a in A n a lis is P e n e n tu a n In o vas i S u mb e r D ay a P e ng e m b a ng a n In o v a s i S u m b e r D a y a Fo rm u las i I n o vas i S u mb e r un tu k P a ng a n h ija u D ay a d a n p e n g u jia n RISET A p likas i d a n Im p le m e n ta s i P e ng e m b a ng a n M et o d e A n a lis is P e n e n tu a n S u m b e r D a y a P ro se s In o v as i S u m b e r D a y a P e ngo la h a n d a n P ro se s A p likas i P e n g e m b a ng a n Me tod e In o v a s i S u m b e r D a y a P e ng iji a n K u a lit a s se la m a p ro se s P ro se s P e ng e m b a ng a n O p tim as i Fo rm u las i I n o v as i S u m b e r D ay a Met o d a A n a lis is d a n D esa in P e n g u jia n A p lik a s i M od e l I n o v a s i S u m b e r D a y a T A HU N KEG IA T A N 20 1 5 20 1 6 TU J U A N

(28)

17 S IS T E M A TI K A K E G IA T A N P E N E LIT IA N H IB A H F U ND A M E N T A L D IK T I 20 15 PE N G E M B A N G A N IN D U S T R I P A N G A N H IJ A U D A L A M PE R SPE K TI F M A N A J E M E N K IN E R J A PE R U S A H A A N Pe n e lit ia n In o v a s i S u m b er D a y a - Pe n e ta p a n M et o d a A n a li s is M o d el In o v a s i S u m b er D a y a - Pe n e n tu a n M od e l In o v a s i S u m b er D a y a - P en g u jia n M o d el I n o v a si Su m b er D ay a - P en g u jia n P ros es I n ov a si Te k n o log i u n tuk Su m b er D ay a - P en g u jia n k u al it a s s el a m a pr os es I n ov a si Su m b er D ay a - Pe n g u m p u la n d a ta d a n in fo rma s i - S u rv e y la p a n g a n d a n s tu d i P e n g u jia n M od e l I n o v as i S u m b e r P e n e n tu a n M o d e l I n o v a s i S u m b e r D ay a - P e n et a p a n M o d e l I n o v a s i S u m b e r D a y a - P e n et a p a n Me tod a P ro se s In o v a s i S u m b e r D ay a - P en y e le sa ia n la p o ra n a k h ir - R en ca n a Ap lik a si d a n Im p le m ent a si d i I nd u st ri d an M a sya ra k at - P end a taan H K I Sta rt K e gi a ta n Jan 2 0 1 5

Ta

h

u

n

k

e

- 1

Ta

h

u

n

k

e

- 2

F in is h O k to b e r 20 1 6 - Sc h e d u le c on tr o l p lan - R e n c a n a Pe la p o ran - Pe n y u s un a n a rt ikel P ub lika s i Il m iah Ja n , 2 0 1 5 - P e n g e m ba n ga n In o v as i S u m be r D a y a U n tu k P a n ga n F ung s io n a l - P u b lik as i I lm ia h - S e m in a r A p li ka si P eng em b a n g a n M et od a I no v a si Su m b er D a y a P en g uj ia n Ap lik a si M o d el In ova si Su m b e r Da y a S er tif ik at HKI S ep te m be r , 20 1 6 A p lik as i d a n - F in al Re po rt - P ub lik a si Il m ia h D isk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n (in te rn al ) J un i 2 0 1 5 P ro g re s R ep o rt O k to b er , 20 1 5 Di sk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n D es em b er , 2 0 1 5 P ro g re s R ep o rt A g u st u s, 20 1 6 Di sk u si , e v alu as i d an p re se n ta si h as il p en eli tia n im p le me n ta si d i in du st ry d a n m as y ara k at O k to b er , 20 1 6 L a p o ra n A kh ir d a n P re se n tas i

(29)

18

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Penelitian Kualitatif

Penelitian pangan hijau difokuskan pada produsen produk organik dan produk

hidroponik besertab olahannya, tujuannya untuk menangkap aspirasi para

pembeli dan nilai pelanggan produk pangan organik yang berdampak terhadap kinerja

perusahaan. Menurut (Zigmund, 2000), working populasi merupakan elemen

populasi yang akan menjadi target pengambilan sampel. Penelitian ini memilih

produsen dan pelanggan sebagai working populasi. Tempat-tempat pemilihan lokasi

berdasarkan metoda cluster area sampling dimana sampling ditetapkan berdasarkan

lokasi geografis dari produsen pangan hijau.

Wilayah penelitian berdasarkan pemilihan secara acak satu tempat produsen beserta

pelanggannya sebagai pengambilan sampel, metoda yang sama digunakan juga

untuk wilayah-wilayah yang lain. Wilayah yang terpilih adalah Bali berdasarkan

orang asing banyak disini, di Ubud banyak lokasi rumah makan organik.

Yogyakarta merupakan daerah wisata dan penghasil salak pondoh organik, Jawa

Barat khususnya di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung serta

Kota Bandung penghasil produk organik dan hidroponik. Daerah khusus Jakarta

merupakan komunitas produk organik dan hidroponik dan menjamurnya

produk-produk hijau baik lokal maupun impor. Daerah Banten khususnya Tanggerang ,

Bumi Serpong Damai dan kota Serang . Sumatera terpilih propinsi Sumatera

Barat yang terkenal dengan kulinernya, kota Bukit tinggi dan kota Padang

panjang merupakan daerah yang terpilih.

B. Analisa Kuantitatif

(30)

19 menggunakan metoda mall intercept self administered quesionerres dimana metoda

komunikasi dengan menghampiri beberapa orang pengunjung untuk dimintai

kesediaannya menjadi responden peneliti. Responden ditinjau dari metoda

sampling pada dasarnya pemilihan responden di masing-masing tempat

menggunakan metoda convenience sampling. Sekaran (2003), Agung (2004),

metoda convenience sampling merupakan metoda mengumpulkan

informasi dari anggota populasi yang bersedia memberikan informasi secara

sukarela. Responden diminta sendiri untuk mengisi kuesioner penelitian,

sehingga bersifat self administered.

Sekaran (2003) dan Agung (2004), menganjurkan ukuran sampel lebih besar dari

30 dan lebih kecil dari 500 untuk penelitian. Wiharto (2005) yang mengutip

Ding dkk (1995), ukuran sampel minimal untuk Strictural Equation Model berkisar

100- 150 data. Hair dkk (1998), jumlah minimal data yang dapat dianalisis

menggunakan SEM adalah lima kali jumlah variabel teramati. Penelitian ini

menggunakan 4 variabel sehingga jumlah sampel teramati sebanyak 200

responden dengan lokasi di propinsi Bali, Yokyakarta, Jawa Barat, DKI.

Banten dan Sumbar. Menurut Zigmund (2000), untuk

meningkatkan partisipasi dan keseriusan dalam pengisian kuesioner kepada setiap

responden diberikan cenderamata. Cara seperti inidiharapkan dapat mengatasi

kelemahan dari metode mall intercept dalam komunikasi dengan responden, yaitu

tingkat partisipasi para pengunjung umumnya rendah.

Teknik survey melakukan studi terhadap suatu populasi penelitian terhadap sampel

yang dipilih untuk mengetahui saling hubungan dan distribusi dari

variabel-variabel psikologis dan sosiologis. Riset survey meminta sekelompok orang sebagai

Gambar

Gambar 1. Ruang Lingkup Penelitian
Gambar 1. Ruang Lingkup Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu, sumber daya manusia yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh sebuah lembaga keuangan seperti BMT untuk meningkatkan pelayanan sehingga apa yang menjadi

Dari pembahasan yang telah dipaparkan dapat disimpulkan bahwa karya musik “Wall of Pain” merupakan suatu komposisi musik programatik yang menceritakan tentang

Pesaing dari Durian Sanggaran adalah durian-durian impor dan durian-durian lokal yang berasal dari Kecamatan Matesih dan daerah lain selain Kecamatan Matesih. Wilayah

d) Untuk mengatasi kecelakaan & gangguan kesehatan kerja bisa dilakukan melalui Pendekatan Ergonomy. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan pendekatan ergonomy. e)

Topik yang dibahas meliputi komplikasi kehamilan, persalina dan nifas, kedaruratan kebidanan dan prosedur tindakan operatif kebidanan dan gangguan psikologis dalam

Dari beberapa dari respon konsumen yang sudah pernah menggunakan Tiket.com terdapat ulasan tentang pengalaman yang dirasakan konsumen Tiket.com terdapat masalah pada

BPHTB pada dasarnya dikenakan atas setiap perolehan hak yang diterima oleh orang pribadi atau badan hukum yang terjadi dalam wilayah hukum Negara Indonesia, yang

(2) Dalam hal pemanfaatan ruang yang telah mendapatkan hak pemanfaatan ruang yang sah sebelum diterbitkan peraturan daerah ini, masih dibenarkan untuk melakukan