Lembaran Data Keselamatan Bahan

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Lembaran Data Keselamatan Bahan

Halaman: 1/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016

1. Zat/bahan olahan dan nama perusahaan

Paliotol® Yellow K 1841

Penggunaan: pewarna untuk industri plastik

Perusahaan: PT BASF Indonesia

DBS Bank Tower, 27th Floor, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3 - 5 Jakarta 12940, INDONESIA

Telepon: +62 21 2988 6000 Nomer fax: +62 21 2988 5930 Informasi darurat:

+62 21 5437 1979

International emergency number: Telepon: +49 180 2273-112

2. Identifikasi bahaya

Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran:

Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 3 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 3 Elemen label dan pernyataan kehati-hatian:

Pernyataan Bahaya:

Berbahaya terhadap biota perairan. Berbahaya terhadap biota perairan dengan efek selamanya. Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan):

Hindari membuang ke lingkungan. Pernyataan Kehati-hatian (Pembuangan):

(2)

Halaman: 2/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Buang isinya/kontainernya ke lokasi pembuangan sampah berbahaya atau yang khusus.

Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi:

Produk pada kondisi tertentu dapat menyebabkan ledakan debu.

3. Komposisi/informasi ingredien

Sifat kimia

isoindoline pigment C.I. Pigment Yellow 139 Ingredien yang berbahaya N,N-bis(2-hydroxyethyl)oleamide

Kadar (berat/berat): >= 5 % - < 10 %

Nomer CAS: 93-83-4

Mengiritasi kulit: Kat. 2 Kerusakan/iritasi mata: Kat. 1 Akut terhadap perairan: Kat. 2 Kronis terhadap perairan: Kat. 2

4. Tindakan pertolongan pertama

Petunjuk umum:

Lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika terhirup:

Jika mengalami kesulitan bernapas setelah menghirup debunya, pindahkan ke tempat yang berudara segar dan cari bantuan medis.

Jika kontak dengan kulit:

Cuci yang bersih dengan sabun dan air. Jika kontak dengan mata:

Bersihkan mata yang terkena minimal selama 15 menit pada air yang mengalir dengan kelopak mata terbuka.

Jika tertelan:

Kumur segera dan kemudian minum air yang banyak, cari bantuan medis. Catatan untuk dokter:

Gejala: Gejala dan akibat yang terpenting dijelaskan di label (lihat bagian 2) dan atau bagian 11, Gejala dan akibat lebih lanjut sejauh ini tidak diketahui

Perawatan: Rawat sesuai dengan gejalanya (dekontaminasi, fungsi vital), antidot yang spesifik tidak diketahui.

5. Tindakan pemadaman kebakaran

Media pemadam kebakaran yang sesuai: serbuk kering, busa

(3)

Halaman: 3/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Media pemadam kebakaran yang tidak sesuai karena alasan keselamatan:

karbon dioksida Informasi tambahan:

Hindari mengaduk material/produk karena adanya bahaya ledakan debu. Bahaya yang spesifik:

uap yang berbahaya

Pelepasan asap/kabut. Zat/gugus fungsi dari zat tersebut dapat dilepaskan jika terjadi kebakaran. Peralatan pelindung khusus:

Gunakan alat bantu pernapasan. Informasi lebih lanjut:

Derajat risiko ditentukan oleh zat yang terbakar dan kondisi kebakaran. Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

6. Tindakan penanggulangan kecelakaan

Tindakan pencegahan diri:

Hindari terbentuknya debu. Gunakan alat pelindung diri. Tindakan pencegahan terhadap lingkungan:

Serap air yang terkontaminasi/air yang sudah digunakan memadamkan kebakaran. Jangan membuang pada saluran air/air permukaan/air tanah.

Metoda pembersihan atau pengambilan:

Untuk jumlah yang sedikit: Ambil dengan alat yang sesuai dan kemudian dibuang.

Untuk jumlah yang banyak: Serap dengan material yang dapat mengikat debu dan kemudian dibuang.

Hindari terbentuknya debu.

7. Penanganan dan penyimpanan

Penanganan

Pernapasan harus dilindungi saat menuang produk dalam jumlah yang besar tanpa adanya penyedot udara lokal.

Perlindungan terhadap kebakaran dan ledakan:

Hindari terbentuknya debu. Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.

Penyimpanan

Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Biarkan kontainer tetap tertutup rapat, simpan di tempat yang dingin.

8. Pengawasan paparan dan perlindungan diri

(4)

Halaman: 4/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 DUST

Alat pelindung diri Pelindung pernapasan:

Pelindung pernapasan yang sesuai untuk konsentrasi rendah atau efek jangka pendek: Filter partikel tipe P2 atau FFP2, (efesiensi sedang untuk partikel padat dan cair, misalnya EN 143, 149)

Pelindung tangan:

Sarung tangan pengaman yang tahan bahan kimia.

Material yang sesuai juga untuk kontak dalam jangka waktu yang lama dan langsung

(Direkomendasikan: Protective index 6: menunjukkan waktu permeasi berdasarkan EN 374 >480 menit) :

misalnya: karet nitril (0,4 mm), karet kloroprene (0,5 mm), polivinilklorida (0,7 mm) dan lain-lain Catatan tambahan : Spesifikasi produk tergantung pada pengujian, dari data literatur dan informasi dari perusahaan manufaktur sarung tangan atau diturunkan dari produk yang memiliki bahan yang sama. Karena beberapa kondisi (misalnya temperatur) maka waktu pemakaian sarung tangan pengaman harus lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk menembus berdasarkan pada EN 374.

Petunjuk penggunaan dari perusahaan manufakturnya harus diperhatikan karena tipenya yang sangat banyak.

Pelindung mata:

Kacamata pengaman dengan pelindung samping. Tindakan umum untuk keselamatan dan higien:

Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik. Karena sifat pewarnaan produk maka harus menggunakan pakaian kerja yang tertutup, untuk menghindari noda selama manipulasi.

9. Sifat fisika dan kimia

Bentuk: serbuk

Warna: kuning

Bau: tidak berbau

pH: 4 - 6 (DIN EN ISO 787-9)

Titik leleh: > 200 °C

Kemudahan terbakar (padat/gas): sangat tidak mudah terbakar

Dekomposisi thermal: > 105 °C , 0.2 kJ/g (DTA)

Menyala sendiri: Temperatur: 270 °C (Metoda: VDI 2263, sheet 1, 1.4.1)

(5)

Halaman: 5/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Kemampuan untuk memanaskan sendiri: Zat ini yang

dapat mengalami pemanasan spontan berdasarkan pada peraturan transportasi PBB kelas 4.2

(VDI 2263, sheet 1, 1.4.1)

Energi pembakaran minimum:

Produk dapat menyebabkan ledakan debu.

(VDI 2263, sheet 1, 2.1.1)

Bahaya ledakan: tidak mudah meledak

Sifat yang dapat membantu kebakaran: tidak menyebabkan penjalaran api

Massa jenis: kira-kira 1.62 g/cm3 (kira-kira 20 °C) Massa jenis (bulk): kira-kira 310 kg/m3 Kelarutan dalam air: tidak dapat larut Informasi lainnya:

Jika diperlukan, informasi tentang parameter fisika dan kimia lainnya ditunjukkan dalam bagian ini.

10. Stabilitas dan reaktivitas

Kondisi yang harus dihindari: Hindari kelembaban.

Dekomposisi thermal: > 105 °C, 0.2 kJ/g (DTA) Zat yang harus dihindari:

asam kuat, basa kuat, oksidator kuat

Korosi pada logam: Tidak ada efek korosif terhadap logam.

Reaksi berbahaya: Bahaya ledakan debu.

Produk hasil dekomposisi yang berbahaya:

Tidak ada produk hasil dekomposisi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan yang disarankan.

11. Informasi mengenai toksikologi

Toksisitas akut

Data percobaan/perhitungan: LD50 tikus (oral): > 10,000 mg/kg

Iritasi

Data percobaan/perhitungan:

(6)

Halaman: 6/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Kerusakan/iritasi mata yang serius kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 405)

Sensitisasi pernapasan/kulit

Data percobaan/perhitungan: Tidak menyebabkan sensitisasi.

Mutagenisitas Sel Induk

Penilaian mengenai mutagenisitas:

Tidak ada data mengenai aktivitas mutagenik. Berdasarkan pada struktur kimianya juga tidak menyarankan perlunya sikap waspada terhadap efek tersebut. Produk belum pernah diuji. Pernyataan ini diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.

Karsinogenisitas

Penilaian mengenai karsinogenisitas:

Seluruh informasi yang telah diketahui menunjukkan tidak adanya indikasi efek karsinogenik.

Toksisitas reproduksi

Penilaian terhadap toksisitas reproduksi:

Tidak ada data untuk produk. Tidak ada akibat yang di antisipasi

12. Informasi mengenai ekologi

Ekotoksisitas

Penilaian mengenai toksisitas perairan:

Berbahaya terhadap biota perairan dengan efek selamanya. Binatang air yang tidak bertulang belakang:

EC50 (48 h) 10 - 100 mg/l, Daphnia magna (OECD Guideline 202, part 1)

Mobilitas

Analisa transport antar kompartemen-kompartemen lingkungan.: Zat ini tidak akan menguap ke atmosfer dari permukaan air.

Ketahanan dan kemampuan terurai

Informasi pemusnahan:

Dapat dihilangkan dengan baik dari air melalui adsorpsi pada lumpur aktif.

Berpotensi bio-akumulasi

Evaluasi potensi bioakumulasi.:

Akumulasi dalam organisme diharapkan terjadi.

Efek negatif lainnya

(7)

Halaman: 7/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Halogen yang terikat secara organik dan dapat diserap (AOX):

Produk ini tidak mengandung halogen yang terikat secara organik.

Informasi tambahan

Petunjuk mengenai ekotoksikologi lainnya:

Penghambatan aktivitas degradasi dari lumpur aktif tidak diantisipasi jika diberikan ke dalam pegolahan limbah secara biologi pada konsentrasi yang rendah.

13. Pertimbangan pembuangan

Harus ditimbun atau dibakar sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Kemasan yang terkontaminasi:

Kemasan yang tidak terkontaminasi dapat digunakan kembali.

Kemasan yang tidak dapat dibersihkan harus dibuang dengan cara pembuangan yang sama dengan isinya.

14. Informasi transportasi

Transportasi domestik:

Tidak diklasifikasikan sebagai barang berbahaya sesuai dengan regulasi transportasi

Transportasi laut IMDG

Sea transport IMDG

Tidak diklasifikasikan sebagai barang

berbahaya sesuai dengan regulasi transportasi

Not classified as a dangerous good under transport regulations

Transportasi udara IATA/ICAO

Air transport IATA/ICAO Tidak diklasifikasikan sebagai barang

berbahaya sesuai dengan regulasi transportasi

Not classified as a dangerous good under transport regulations

15. Informasi peraturan

Regulasi Uni Eropa (Pemberian label) Directive 1999/45/EEC ('Preparation Directive'): Frase R

R52/53 Berbahaya terhadap organisme perairan, dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap lingkungan perairan. Frase S

S61 Hindari membuang ke lingkungan. Mengacu pada instruksi yang khusus/Lembaran Data Keselamatan Bahan.

(8)

Halaman: 8/8 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 03.01.2013 Versi: 4.0

Produk: Paliotol® Yellow K 1841

(30050734/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 27.07.2016 Klasifikasi dan pemberian label diberikan dengan dasar pengujian pada bahan olahan.

Regulasi lainnya

16. Informasi lainnya

Garis vertikal di margin sebelah kanan menunjukkan perubahan dari versi sebelumnya.

Data-data yang terlampir dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kami saat ini, dan hanya menjelaskan produk dari persyaratan keselamatan. Data tersebut tidak menjelaskan sifat-sifat produk (spesifikasi produk). Begitu juga dengan sifat-sifat yang telah disepakati atau kesesuaian produk untuk aplikasi tertentu tidak dapat disimpulkan dari data yang ada dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini. Adalah tanggung jawab penerima produk ini untuk memastikan hak atas kekayaan intelektual dan hukum dan perundang-undangan yang ada.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :