Hubungan antara Konformitas Teman Sebaya dan Regulasi Emosi dengan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Remaja
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan interaksi teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada remaja di SMAN 2 Ngawi. Interaksi teman sebaya
Berdasarkan hasil analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda terhadap kecerdasan emosi, keterlibatan orang tua, interaksi teman sebaya dan delinkuensi,
Peran Kecerdasan Emosi, Keterlibatan Orang tua, dan Interaksi Teman Sebaya terhadap Delinkuensi Remaja.. Agustini Kadarwati S 300
Penelitian ini membahas tentang hubungan antara kelompok teman sebaya dan regulasi emosi dengan kecenderungan menjadi pelaku cyberbullying , deskripsi data
Adapun sebab-sebab yang menimbulkan adanya konformitas remaja pada perilaku seksual teman sebaya antara lain : rasa takut terhadap celaan sosial dan adanya pengaruh
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) terdapat hubungan antara kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap
Berdasarkan uraian tersebut diketahui bahwa konformitas kelompok teman sebaya adalah perilaku individu yang ingin mengikuti pendapat kelompok teman sebaya atas
Peran dukungan sosial teman sebaya sangat membantu mahasiswa perantau dalam meregulasi