• Tidak ada hasil yang ditemukan

USER MANUAL TRAINER KEYPAD DAN SEVEN SEGMENT MATA PELAJARAN:ELEKTRONIKA KENDALI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "USER MANUAL TRAINER KEYPAD DAN SEVEN SEGMENT MATA PELAJARAN:ELEKTRONIKA KENDALI"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

USER MANUAL

TRAINER KEYPAD DAN SEVEN SEGMENT

MATA PELAJARAN:ELEKTRONIKA KENDALI

SISWA TINGKAT XII - ELEKTRONIKA INDUSTRI

JURUSAN TEKNIK ELEKT RONIKA INDUSTRI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

SMK NEGERI 3 BOYOLANGU

(2)

CREW

TITO ARYA SUMARLIN

(3)

DAFTAR ISI

1. Trainer sevwn segment and keypad ... 4

2. Spesifikasi ... 6 3. DasarTeori ... 7 Pendahuluan... 7 PrinsipKerja... 8 4. Tampilan (Layout) ... 15 5. Troubleshooting ... 16 6. SkemaRangkaian Trainer ... 17 7. Layout PCB ... 18 8. DaftarKomponen ... 20

(4)

1

Trainer menggunakanmikrokontrolerdengan IC AT89S51

Input output menggunakan 2 buahconektor male dan female

Mikrokontrolmenggunakanpembangkitpulsasebesar 12000 Mhz

yang diperolehdari crystal.

Mikrokontrolermembutuhkantegangan5VDC

denganmenggunakan ic7805 sehinggastabil

Input berupatomboldankeluaranberupa 7 segment

Waspada! Teganganberbahaya.

Cukupuntukmenyebabkansuaturesikokejutanlistrik

Waspada!

Aturanoperasionaldanpentingnyapemeliharaan. Baca

User Manual

(5)

Box trainerberisi :

1.

Satupewer supply

2.

Satu HB2000

3.

Duabuah 7segment

4.

Satubuah keypad

(6)

2

SPESIFIKASI

Power supply: 120 V AC 60 Hz

Konsumsi Daya: Sekitar 5V

Signal-to-noise ratio: Lebih dari100 dB (IHF A WTD)

Connector: Input: 3-pin connector type XLR (female), Output: 2buah7 segment

Dimensi: Tinggi 25 cm, Panjang 27 cm, Lebar 15 cm.

Berat: Sekitar. 1kgKotak / Casing: triplekwarnacoklat.

(7)

3

DASAR TEORI

2.1 Pendahuluan

Mikrokontrol AT89S51 hanyamemerlukantambahan 3 kapasitor, 1 resistor dan 1 kristalsertacatudaya 5 Volt. Kapasitor 10 mikro-Farad dan resistor 10 Kilo Ohm dipakaiuntukmembentukrangkaian reset.

Denganadanyarangkaian reset ini AT89S51

otomatisdiresetbegiturangkaianmenerimacatudaya. Kristal denganfrekuensimaksimum 24 MHz dankapasitor 30 piko-Farad dipakaiuntukmelengkapirangkaianoscilatorpembentuk clock yang menentukankecepatankerjamikrokontroler.

Memorimerupakanbagian yang

sangatpentingpadamikrokontroler.Mikrokontrolermemilikiduamacamme mori yang sifatnyaberbeda.

Read Only Memory (ROM) yang isinyatidakberubahmeskipun IC kehilangancatudaya.Sesuaidangankeperluannya, dalamsusunan MCS-51 memoripenyimpananprogaminidinamakansebagaimemoriprogam.

Random Access Memori (RAM) isinyaakansirnabegitu IC kehilangancatudaya, dipakaiuntukmenyimpan data

padasaatprogambekerja. RAM yang dipakaiuntukmenyimpan data inidisebutsebagaimemori data.

Ada berbagaijenis ROM. Untukmikrokontrolerdenganprogam yang sudahbakudandiproduksisecaramasal, progamdiisikankedalam ROM

(8)

padasaat IC mikrokontrolerdicetak di pabrik IC.

Untukkeperluantertentumikrokontrolermengunakan ROM yang dapatdiisiulangatauProgramble-Eraseable ROM yang disingkatmenjadi PEROM atau PROM.Dulubanyakdipakai UV-EPROM (Ultra Violet EraseableProgamble ROM) yang

kemudiandinilaimahaldanditinggalkansetelahada flash PEROM yang harganyajauhlebihmurah.

Jenismemori yang dipakaiuntukMemori Program AT89S51 adalah Flash PEROM, program

untukmengendalikanmikrokontrolerdiisikankememoriitulewatbantuanal at yang dinamakansebagai AT89S51 Flash PEROM Programmer

Memori Data yang disediakandalam chip AT89S51 sebesar 128 byte, meskipunhanyakecilsajatapiuntukbanyakkeperluanmemorikapasitasitusu dahcukup.

Sarana Input/Ouput yang disediakancukupbanyakdanbervariasa.AT89S51 mempunyai 32 jalur Input/Ouput.Jalur Input/Ouputparaleldikenalsebagai Port 1 (P1.0..P1.7) dan Port 3 (P3.0..P3.5 dan P3.7).

AT89S51 dilengkapi UART (Universal Asyncronous Receiver/Transmiter)

yang biasadipakaiuntukkomunikasi data secaraseri.Jaluruntukkomunikasi data seri (RXD dan TXD) diletakanberhimpitandengan P1.0 dan P1.1 di kaki nomor 2 dan 3, seninggakalausarana input/ouput yang

bekerjamenurutfungsiwaktu. Clock

(9)

yang diumpandariluarlewat T0 dan T1. T0 dan T1 berhimpitandengan P3.4 dan P3.5, sehingga P3.4 dan P3.5 tidakbisadipakaiuntukjalur input/ouputparelelkalau T0 dan T1 dipakai.

AT89S51mempunyaienamsumberpembangkitinterupsi,

duadiantaranyaadalahsinyalinterupsi yang diumpankanke kaki INT0 dan INT1.Kedua kaki iniberhimpitandengan P3.2 dan P3.3

sehinggatidakbisadipakaisebagaijalur input/output parelelkalau INT0 dan INT1 dipakaiuntukmenerimasinyalinterupsi.

Port1 dan 2, UART, Timer 0,Timer 1 dansaranalainnyamerupakan register yang secarafisikmerupakan RAM khusus, yang ditempatkan di Special FunctoinRegeister (SFR).

SFR (Register FungsiKhusus) PadaKeluarga 51

Sekumpulan SFR atau Special Function Register yang

terdapatpadaMikrokontroler Atmel Keluarga 51 ditunjukanpadagambar I.01, padabagiansisikiridankanandituliskanalamat-alamatnyadalam format heksadesimal.

Tidaksemuaalamatpada SFR digunakan, alamat-alamat yang tidakdigunakandiimplementasikanpada

chip.Jikadilakukanusahapembacaanpadaalamat-alamat yang tidakterpakaitersebutakanmenghasilkan data

acakdanpenulisannyatidakmenimbulkanefeksamasekali.

Penggunaperangkatlunaksebaiknyajanganmenuliskan ‘1’ padalokasi-lokasi ‘takbertuan’ tersebut,

(10)

demikian, nilai-nilai reset atau non-aktifdari bit-bit baruiniakanselalu ‘O’ dannilaiaktifnyaadalah ‘1’. Berikutakandijelaskansecarasingkat SFR-SFR besertafungsinya:

Akumulator

ACC atauakumulator yang menempatilokasi E 0h digunakansebagai register untukpenyimpanan data sementara, dalam program, instruksimengacunyasebagai register A (bukan ACC).

Register B

Register B (lokasi D 0h) digunakanselamaoperasiperkaliandanpembagian, untukinstruksi lain dapatdiperlakukansebagai register scratch pad (“papancoret-coret”)

(11)

Program Status Word (PSW)

Register PSW (lokasi D 0h) mengandunginformasi status program.

Stack Pointer

Register SP atau Stack Pointer (lokasi 8 1h) merupakan register denganpanjang 8-bit, digunakandalam proses

simpanmenggunakaninstruksi PUSH dan CALL. Walau Stack bisamenempatilokasidimanasajadalam RAM, register SP

akanselaludiinisialisasike 07h setelahadanya reset, halinimenyebabkan stack berawal di lokasi 08h.

Data Pointer

Register Data Pointer atau DPTR mengandung DPTR untuk byte tinggi (DPH) dan byte rendah (DPL) yang masing-masingberadadilokasi 83h dan 82h, bersama-samamembentuk register yang mampumenyimpanalamat 16-bit. Dapatdimanipulasisebagai register 16-bit atauditulisdari/ke port, untukmasing-masing Port 0,Port 1, Port2 dan Port 3.

Serial Data Buffer

SBUF atau Serial Data Buffer (lokasi 99h) sebenarnyaterdiridaridua register yang terpisah, yaitu register penyanggapengirim (transmit buffer) danpenyanggapenerima (receive buffer). Padasaat data disalinke SBUF, maka data

sesungguhnyadikirimkepenyanggapengirimdansekaligusmengawalitrans misi data serial.Sedangkanpadasaat data disalindari SBUF,

makasebenarnya data tersebutberasaldaripenyanggapenerima.

Time Register

Pasangan register (TH0, TL0) dilokasi 8Ch dan 8Ah,(TH1, TL1) dilokasi 8Dh dan 8Bh serta (TH2, TL2) dilokasiCDhdan CCH merupakan

(12)

register-register pencacah 16-bit untukmasing-masing Timer 0, Timern 1 dan Timer 2.

Capture Register

Pasangan register (RCAP2H, RCAP21) yang

menempatilokasiCBhdanCAhmerupakan register capture untuk mode Timer 2 capture. Padamode ini,

sebagaitanggapanterjadinyasuatutransisisinyal di kaki (pin) T2EX (pada AT89C52/55), TH2 dan TL2 disalinmasing-masingke RCAP2H dan RCAP2L.Timer 2 jugamemiliki mode isi-ulang-otomatis 16-bit dan RCAP2H serta RCAP2L digunakanuntukmenyimpannilaiisi-ulangtersebut.

Control Register

Register-register IP, IE, TMOD, TCON, T2CON, T2MOD, SCON dan PCON berisi bit-bit control dan status untuk system interupsi,

pencacah/pewaktudan port serial.

Berikutinimerupakanspesifikasidari IC AT89C51 : •Kompatibledenganproduk MCS-51

•Empat K byte In-SistemReprogammable Flash Memory •Dayatahan 1000 kali baca/tulis

•Fully Static Operation : 0 Hz sampai 24 MHz •Tiga level kuncimemoriprogam

•128x8 bit RAM internal •32 jalur I/O

•Tiga 16 bit Timer/Counter •Enamsumberinterupt

(13)

•Jalur serial dengan UART

2.2 PRINSIP KERJA

Alatinimenggunakanmikrokontroler yang di program / di jalankandenganprogbahasa assembly.

Denganmenggunakandigital

dasarmakakitaakanlebihmudahdalampengoprasiannyakarenatidak

adaperintah yang membingungkan.

(14)

Trainer inibekerjadenganmenggunakan input tomboldan

output berupa seven segment di jalankanmenggunakan HB2000.

Duabuah seven segment akanmemunculkan display jikatombol di

tekan. Tombol yang pertama di gunakanuntukmengatur seven

segment menghitungmajudariangka 00-09,tombol yang

keduaberfungsimenghitungmundurdari 09-00,yang

terakhirtombolketigabertujuanuntukmematikan display menjadi

00 jadisemuaada 3 tombol yang berfungsi.

(15)
(16)

5

TROUBLESHOOTING

Langkah – langkahpemasangan:

1. Hubungkan output dengan HB 2000. 2. Hubungkan input dengantegangan.

3. Pasangkabel power danhubungkankesumberlistrik AC 220 Volt.

BerbagaiPermasalahan yang mungkinterjadipadasaatpengoperasian trainerdancaramenanganinyasebagaiberikut:

Jika Trainertidakdapatmenyala:

4. Periksaapakahkabel power telahtersambungdenganbenar. 5. Periksakondisikabelconectorsudahtersambungataubelum. JikaTrainer tidakmenghasilkantampilan display:

1. Periksaapakahkabelconectordari7segment dan keypad terhubungkeperangkat.

2. Periksakabel input.

3. Periksakabel output yang menghubungkan power amplifier dengan speaker.

PERHATIAN!

SebelummenghidupkanTrainer, Posisikankedua Channel dalamkeadaan Volume minimal atau ‘nol’.

(17)
(18)

7

LAYOUT PCB

gambar : lay out keypad

(19)
(20)

8

DAFTAR KOMPONEN

Komponen-komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan Trainer ini, adalah sebagai berikut:

Komponen Deskripsi Jumlah

Resistor 330 Ohm 1k 45 36 Push button 10 Pcbpolos 3 led Hijau 45 Ic 7805 elco 30-33pf 1mf 4,7mf 2 1 2

(21)
(22)

BIOGRAFI

Nama : Tito Arya Sumarlin

TTL : Tulungagung,22 februari 1994 Sekolah : SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung Jurusan : Teknik Elektronika Industri

Alamat : Jl.Dr Sutomo Gg VIII/56 Kel.Karangwaru Kec .Tulungagung Hobi : Yang penting Happy & Sepak Bola

(23)

Nama : Tri Wahono

TTL : Tulungagung,22 Januari 1990

Sekolah : SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung Jurusan : Teknik Elektronika Industri

Alamat : Ds.Kalangbret Kec .Kauman Hobi : Online maen PB & tidur

Gambar

gambar : lay out keypad
Gambar :  lay out 7segment

Referensi

Dokumen terkait

Problematika evaluasi pembelajaran yang sering kali ditemukan misalnya dalam pelaksanaan UN (Ujian Nasional) masih banyak kritikan dalam pelaksanaannya seperti

dikarenakan Danau Bandar Khayangan Lembah Sari merupakan objek penelitian. Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru merupakan lembaga yang bertugas melaksanakan pengelolaan Danau

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan pada penerapan penerapan e-SPT PPN, e-Faktur, dan Sanksi Administrasi terhadap tingkat kepatuhan

Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu. Penilaian ini cocok digunakan untuk

PUSAT KAJIAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR.. PENGANTAR EKONOMI

Pelarut yang digunakan dalam mengekstrak daun Kepuh adalah pelarut n-heksana 90% karena senyawa yang akan diambil adalah triterpenoid, sedangkan pada daun Jarak

Menurut Thoha ( 1988 : 63 ) kemampuan organisasi melaksanakan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan akan banyak tergantung pada sumber daya organisasi yang bersangkutan. Hal

Persamaan transpor pencemar didapat dari sebuah elemen volume media rpori yang diturunkan dari hukum kekekalan massa merupakan Persamaan Diferensial Parsial (PDP).