• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pendahuluan Teori Akuntansi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1. Pendahuluan Teori Akuntansi"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Teori Akuntansi

Bab 1 Pendahuluan

(2)

Bab 1:

Pendahuluan Teori Akuntansi

Apa yang dimaksud dengan Teori

Akuntansi?

Teori Akuntansi & Pengambilan Kebijakan

(3)

Definisi Teori Akuntansi:

Dasar

– Asumsi-asumsi

– Definisi-definisi

– Prinsip-prinsip dan

– Konsep-konsep yang

mendasari

penyusunan aturan oleh badan legislatif

Pelaporan

– Akuntansi dan

– Informasi keuangan

Dapat diaplikasikan

pada akuntansi

keuangan, bukan

pada

– Pemerintahan atau

(4)

Teori Akuntansi mencakup:

Rerangka Konseptual

Penyusunan Standar Akuntansi

Konsep

Model Penilaian

(5)

Teori Akuntansi & Penyusunan

Kebijakan

Fungsi penyusunan kebijakan mencakup 3

input, yaitu:

– Teori Akuntansi

– Faktor-faktor Politik

– Kondisi-kondisi Ekonomi

Sekali kebijakan disusun, maka:

– Praktik Akuntansi harus mengimplementasikan kebijakan yang telah disusun

(6)

Lingkungan Akuntansi Keuangan

Teori Akuntansi

Faktor-faktor Politik

Kondisi-kondisi Ekonomi

Pemakai

Laporan dan Data Akuntansi

Praktik Akuntansi

(7)

Teori Akuntansi

Faktor-faktor Politik

Kondisi-kondisi Ekonomik

Pemakai

Laporan dan Data Akuntansi

Praktik Akuntansi

Penyusunan Kebijakan Akuntansi

(8)

Definisi Pengukuran

P

emberian angka-angka pada atribut atau

(9)

Pengelompokkan Pengukuran

Langsung atau Tidak Langsung

– Langsung, lebih dipilih para manajer

– Secara tidak langsung terkait dengan cara penyusunan pengukuran

Penilaian dan prediksi

– Mengukur penilaian terkait dengan atribut tertentu pada suatu obyek

(10)

Proces Pengukuran

• Tidak sederhana

• Tidak ada “hanya ada

satu ukuran yang benar secara absolut

• Proses pengukuran

tergantung beberapa faktor:

1. Obyek itu sendiri

2. Atribut yang akan diukur 3. Pengukur

4. Operasi penghitungan 5. Instrumen yang

digunakan

(11)

Tipe-tipe Pengukuran (NOIR)

Nominal

– Paling sederhana

– Kelompok seperti obyek (misal: bagan akun)

Ordinal

– Mengindikasikan perintah preferensi

– Kesamaan tingkat preferensi diantara peringkat tidak dipentingkan

Interval:

Perubahan dalam atibut yang akan diukur adalah setara

Ratio:

(12)

Kualitas Pengukuran

Obyektivitas atau Verifiabilitas

Tingkat persetujuan diantara pengukur

Secara statistik, hal ini berarti semakin sedikit

varian, semakin tinggi obyektivitas

Bias

Timeliness

(13)

Ringkasan

Pendahuluan Teori Akuntansi

Apa yang dimaksud dengan Teori

Akuntansi?

Teori Akuntansi & Pengambilan Kebijakan

(14)

Referensi

• Suwardjono. 2006. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE (S)

• Anis Chariri dan Imam Ghozali (2001). Teori Akuntansi. Edisi Pertama. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro (CG).

• Financial Accounting Standards Board (1996). Statements of Financial Accounting Concepts. Connecticut: John Willey and Sons (SFAS).

• Sofyan Syafri Harahap (2001). Teori Akuntansi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

(SS).

• Wolk, Harry I., Michael G. Tearney, James L. Dodd (2001). Accounting Theory: A Conceptual and Institutional Approach. 5th ed. US: South-Western College Publishing

(WTD).

• Standar Akuntansi Keuangan (2007). Ikatan Akuntan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat. (SAK)

• Standar Profesional Akuntan Publik (2001). Ikatan Akuntan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat. (SPAP)

Referensi

Dokumen terkait

Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan dasar yang konsisten dan pengaruh material dari perubahan dalam prinsip akuntansi harus diungkapkan

Tujuan kebijakan akuntansi kewajiban adalah untuk mengatur perlakuan akuntansi kewajiban dan informasi relevan lainnya. Akuntansi kewajiban disusun untuk memenuhi

Dalam arti sempit sebagai proses, fungsi, atau praktik, akuntansi didefinisikan sebagai proses pengidentifikasian, pengesahan, pengukuran, pengakuan, pengklasifikasian,

Buku ini disusun dan dipersiapkan sebagai materi perkuliahan dalam pembelajaran dalam mata kuliah Teori Akuntansi pada program studi akuntansi jenjang strata satu (S-1).

Kebijakan Akuntansi ini harus diterapkan dalam penyajian seluruh dana bergulir Pemerintah Daerah dalam laporan keuangan untuk tujuan umum yang disusun dan

Tujuan spesifik dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut telah mengimplementasikan akuntansi lingkungan, untuk mendapatkan biaya lingkungan pada

Kebutuhan untuk memenuhi kriteria ini menjadikan arah teori akuntansi bergeser dari menghasilkan prinsip dan praktik akuntansi baru yang lebih baik menuju ke

Gagasan yang melandasi praktik akuntansi syariah sangat berbeda dengan gagasan yang mendasari praktik akuntansi konvensional, sehingga perlu penjelasan mengenai mengapa praktik