• Tidak ada hasil yang ditemukan

75 Sosialisasi kepada Mitra Kerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "75 Sosialisasi kepada Mitra Kerja"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : 011/SOP-BC/KPP MP/2011 Tanggal : 28 September 2011

Revisi : Tanggal :

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

KPPBC TIPE MADYA PABEAN

STANDAR PROSEDUR OPERASI

PELAYANAN SOSIALISASI KEPADA MITRA KERJA

DASAR HUKUM :

1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006.

2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2006.

3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 74/PMK.01/2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.01/2010

DESKRIPSI :

1. Sosialisasi merupakan bentuk kegiatan pemberian informasi kepada pengguna jasa / stake holder

tentang peraturan perundang-undangan / sistem dan prosedur kepabeanan dan cukai.

2. Permohonan sosialisasi atas sistem dan prosedur atau peraturan dibidang kepabeanan dan cukai diajukan kepada Kepala Kantor oleh Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi terkait kegiatan yang sudah direncanakan maupun bersifat insidentil berhubungan dengan pemberian informasi peraturan perundang-undangan / sistem dan prosedur kepabeanan dan cukai.

3. SOP pelayanan sosialisasi dimulai sejak pengajuan nota dinas dari Kepala Seksi PLI sampai

dengan terlaksananyasosialisasi.

4. Proses persetujuan pemberian sosialisasi diberikan dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan dan dampak lebih luas yang dihasilkan setelah sosialisasi. Ukuran manfaat yang diperoleh ditandai dengan pemahaman peserta atas materi sosialisasi, umpan balik pelaksanaan sosialisasi dan terlaksananya pelayanan kepabeanan dan/atau cukai yang lebih cepat, transparan dan akuntabel.

5. Unit Pelaksana SOP Pelayanan Sosialisasi adalah Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi.

PERSYARATAN :

1. Rencana Kegiatan Sosialisasi

2. Surat Tugas untuk melaksanakan sosialisasi

BIAYA :

Tidak dikenakan biaya

NORMA WAKTU LAYANAN :

Norma Waktu atas kegiatan dalam SOP ini dibagi 2 tahap:

1. Paling lama 7 (hari) hari kerja sejak Kepala Seksi PLI mengusulkan kepada Kepala Kantor sampai

dikeluarkannya surat undangan;

2. Paling lama 2 (dua) hari kerja sejak selesai pelaksanaan tugas sampai dengan pelaporan kepada

Kepala Kantor.

Mengetahui

Sekretaris Direktorat Jenderal

Ttd.

Azhar Rasyidi

(2)

URAIAN KEGIATAN MITRA KERJA KEPALA KANTOR

KEPALA SEKSI PENYULUHAN DAN LAYANAN INFORMASI

KASUBSI PENYULUHAN PELAKSANA PADA SUB SEKSI PENYULUHAN

1 Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan

Informasi(PLI) membuat nota dinas

usulan sosialisasi terkait kegiatan yang sudah direncanakan maupun bersifat insidentil kepada Kepala Kantor.

2 Kepala Kantor meneliti dan apabila

setuju mendisposisikan kepada Kasi PLI untuk menindaklanjuti.

3 Kasi PLI meneliti dan memberikan

disposisi kepada Kasubsi Penyuluhan.

4 Kasubsi Penyuluhan meneliti dan

mendisposisikan kepada Pelaksana.

5 Pelaksana membuat konsep bahan

sosialisasi, konsep undangan dan konsep surat tugas kemudian diajukan kepada Kasubsi Penyuluhan.

6 Kasubsi Penyuluhan meneliti memaraf

konsep bahan sosialisasi, konsep undangan dan konsep surat tugas .

7 Kasi PLI meneliti dan memaraf konsep

bahan sosialisasi, konsep undangan dan konsep surat tugas .

8 Kepala Kantor menerima, meneliti dan

menandatangani konsep bahan sosialisasi, konsep undangan dan konsep surat tugas . Selanjutnya, bahan sosialisasi dan Undangan dikembalikan kepada Kasi PLI untuk diteruskan ke Mitra Kerja. Sedangkan surat tugas diteruskan ke Kasi PLI untuk ditindaklajuti.

10 Selanjutnya Kasi PLI melaksanakan

sosialisasi kepada pengguna jasa. Kemudian membuat laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Kantor

Mengetahui:

Sekretaris Direktorat Jenderal

Ttd.

Azhar Rasyidi

NIP 19630321 199103 1 002

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

KPPBC TIPE MADYA PABEAN

STANDAR PROSEDUR OPERASI SOSIALISASI KEPADA MITRA KERJA

NO

KONSEP SOSIALISASI

MENELITI

KONSEP UNDANGAN

LAPORAN SURAT TUGAS

SURAT TUGAS

UNDANGAN

NOMOR : 011/SOP-BC/KPP MP/2011

TANGGAL : 28 September 2011

REVISI :

Referensi

Dokumen terkait

Pengendalian MCF diupayakan dengan mempertimbangkan beberapa aspek epidemiologi penyakit yang telah diuraikan di atas, antara lain (1) kejadian penyakit MCF di

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berfikir kritis siswa sekolah dasar. Hal ini dapat terlihat dari hasil PISA 2012 yang menyatakan bahwa Indonesia

Pengaruh Intelectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu.. Bontis,

Set elah Yosua mat i, orang Israel masih t et ap menj adikan Tuhan sebagai Pemimpin mereka dan berkonsult asi dengan Tuhan mengenai apa yang harus mereka kerj akan (Hakim 1: 1)..

Saya nenyatakan d€nsan sebenar b€narnya bahwa sepanians p€nsetarruan saya d dalam Naskarr rEsls in. tdakt€dapatkarya m ahyangpernahd ajukan

Rasulullah Saw, pun memberikan contoh yang sangat nyata bahwa setiap aqidah yang benar, pasti menjadikan pengembannya selalu ingin terikat pada hukum- hukum Allah

Guru yang kompeten akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan akan lebih mampu mengelola kelasnya sehingga hasil belajar siswa berada pada tingkat

Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua, penyelenggara pendidikan anak usia dini, dan pemerintah dalam menyediakan materi pembelajaran anak usia dini yang