• Tidak ada hasil yang ditemukan

SLIDE SEMINAR EKPD 2009 JATENG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SLIDE SEMINAR EKPD 2009 JATENG"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SEMINAR NASIONAL

HASIL EVALUASI KINERJA

PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2009

PROVINSI JAWA TENGAH

PELAKSANA

UNIVERSITAS DIPONEGORO

(3)

Permasalahan dan Tantangan

Utama Pembangunan Daerah

1. Tuntutan peningkatan pelayanan publik semakin meningkat

2. Euforia penyelenggaraan otonomi daerah 3. Pelanggaran Hukum dan HAM

4. Kurang terjadi pengarusutamaan gender.

5. Masih belum berkembangnya bidang pendidikan

6. Masih adanya daerah-daerah yang rawan bencana 7. Masih banyaknya balita yang mengalami gizi buruk

8. Masih lemahnya struktur ekonomi

9. Masih rendahnya pertumbuhan ekonomi

(4)

Permasalahan dan Tantangan

Utama Pembangunan Daerah

10. Belum berkembangnya investasi

11. Masih terdapatnya disparitas antar wilayah 12. Masih terbatasnya infrastruktur

13. Kerusakan sumber daya alam dan lingkungan 14. Pelayanan dasar kesehatan masih terbatas

15. Belum optimalnya penanganan Penyakit Masyarakat, PMKS dan penyalahgunaan Napza

16. Masih banyaknya penduduk miskin 17. Masih tingginya angka pengangguran

(5)

Tingkat Pelayanan Publik

dan Demokrasi

0

Nasional Jateng

Tren Nasional Tren Jateng

(6)

Analisis Relevansi dan Efektivitas

Relevansi: tren outcome tidak sejalan;

Efektivitas: persentase outcome membaik.

Faktor Penentu: pelayanan publik baik  efektivitas OSS dan SPM, kualitas SDM, dll;

demokratisasi  kesadaran dan partisipasi

politik tinggi akibat sosialisasi, media massa, pengarusutamaan gender, dll

(7)

Indikator Spesifik dan Menonjol

Kesesuaian Pola Kecenderungan

0

Persentase Daerah yang Memiliki

Peraturan Daerah Pelayanan Satu Atap

Outcome Tingkat Pelayanan Publik dan Demokrasi

(8)

Tingkat Kualitas

Sumber Daya Manusia

82

ome Nasional

Jateng

(9)

Relevansi: tren outcome tidak sejalan;

Efektivitas: persentase outcome membaik.

Faktor Penentu: kualitas SDM meningkat 

efektivitas Wajar Dikdas, peningkatan mutu siswa dan tenaga pendidik, peningkatan kualitas

pelayanan kesehatan dasar (Puskesmas),

peningkatan perilaku sehat, efektivitas KB, dll

Rekomendasi: perlu peningkatan angka rata-rata nilai SMA/MA/SMK

Analisis Relevansi dan Efektivitas

(10)

Kesesuaian Pola Kecenderungan

0 50 100

2004 2005 2006 2007 2008

Tingkat Kualitas Sumber Daya Manusia

Guru Layak Mengajar SMA/MA/SMK

(11)

Tingkat Pembangunan Ekonomi

ome Nasional

Jateng

Tren Nasional Tren Jateng

(12)

Analisis Relevansi dan Efektivitas

Relevansi: tren outcome sejalan; Efektivitas:

persentase outcome memburuk.

Faktor Penentu: ekonomi kurang berkembang  belum membaiknya indikator ekonomi makro

(khususnya inflasi), kurang berkembangnya

investasi (khususnya promosi dan insentif bagi

investor), kendala akses modal oleh koperasi dan UMKM, dll.

(13)

13

Kesesuaian Pola Kecenderungan

150,00

Persentase Pertumbuhan Realisasi Investasi PMDN Outcome Tingkat Pembang Ekonomi

Indikator Spesifik dan Menonjol

(14)

Tingkat Kualitas SDA dan LH

Capaian

Outcom

Nasional

Jateng

Tren Nasional

Tren Jateng

(15)

Analisis Relevansi dan Efektivitas

Relevansi: tren outcome sejalan; Efektivitas:

persentase outcome memburuk.

Faktor Penentu: kondisi SDA dan LH memburuk

 tingginya tingkat kerusakan hutan, lahan kritis,

pesisir, lemahnya penegakan hukum, penggunaan alat tangkat ikan yang tidak ramah lingkungan,

kurangnya kesadaran masyarakat ikut menjaga kelestarian LH, dll

Rekomendasi: perlu peningkatan luas lahan rehabilitasi

(16)

Kesesuaian Pola Kecenderungan

0 2 4 6 8 10

2004 2005 2006 2007 2008

Tahun

Persentase Luas Lahan Rehabilitasi Hutan thd Lahan Kritis

Outcome Kualitas Pengelolaan SDA dan LH

(17)

Tingkat Kesejahteraan Sosial

Nasional Jateng Tren Nas Tren Jateng

(18)

Analisis Relevansi dan Efektivitas

Relevansi: tren outcome tidak sejalan;

Efektivitas: persentase outcome membaik.

Faktor Penentu: peningkatan kesejahteraan

sosial  efektivitas penanganan PMKS, berupa

penyusunan dan penerapan SOP pelayanan, pemberdayaan lembaga, dll

Rekomendasi: perlu peningkatan pelayanan

(19)

Kesesuaian Pola Kecenderungan

0 20 40 60 80 100

2004 2005 2006 2007 2008

Tingkat Kesejahteraan Sosial

Persentase Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bagi Lanjut Usia

Indikator Spesifik dan Menonjol

(20)

Kesimpulan

Kinerja Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004-2009, dinyatakan:

Cukup Baik

Analisis Relevansi: Cukup Sejalan

Indikator 3 dan 4 sejalan;

Indikator 1, 2, dan 5 tidak sejalan

Analisis Efektivitas: Membaik

(21)

INDIKATOR ST T S R SR

Tingkat Pelayanan

Publik dan Demokrasi

v

Tingkat Kualitas SDM v

Tingkat Pembangunan Ekonomi

v

Tingkat Pengelolaan SDA dan LH

v

Tingkat Kesejahteraan Sosial

v

Kesimpulan

(22)

Referensi

Dokumen terkait

Apa Stat Apa Status gaji Manaj us gaji Manajer pengi er pengisia sian n dan pen dan pengep gepaka akan, Manaj n, Manajer er Uru Urusan Umum san Umum (pakai Comparaso)..

Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya, tetapi hasil pe- nelitian ini lebih rendah dari Youssef et al, (2013) yang menunjukkan bahwa penambahan sinbiotik sebagai

Kalau pipanya tidak bundar, analisis untuk aliran yang telah berkembang penuh sama dengan analisis untuk pipa bundar, tetapi aljabarnya lebih ruwet. Untuk aliran berlapis,

secara tegas dinyatakan bahwa “Bank Indonesia adalah lembaga Negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan Pemerintah

Untuk biaya konstruksi fisik pekerjaan-pekerjaan yang belum ada pedoman harga satuannya (non-standar), dihitung dengan rincian kebutuhan nyata dan dikonsultasikan dengan

Laporan Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh ujian akhir Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah

Hal tersebut didukung hasil penelitian dari Elangovan (2001) sebagaimana dikutip oleh Fisnik Bytyqi (2010:157) , mengemukakan bahwa: ” Adanya hubungan yang kuat antara

Peneliti memotivasi siswa agar lebih giat dan rajin serta fokus dalam belajar agar siswa bisa menguasai materi yang akan dipelajari, sehingga mudah dalam menyelesaikan