Free | hmkuliah Cairan Tubuh

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Handout Materi Kuliah

C

airan

T

ubuh

Water is an importan nutrient. It is the precious fluid that keeps the body functioning at an efficient and healthy level.

…da dari air Ka i jadika

segala sesuatu yang hidup. ( QS. 21 Al Anbiyaa : 30 )

Cairan tubuh merupakan cairan yang terdapat di dalam tubuh manusia atau hewan yang memiliki fungsi fisiologis tertentu. Contoh cairan tubuh adalah: Darah dan plasma darah, Sitosol, Cairan serebrospinal, Korpus vitreum maupun humor vitreous, Serumen, Humor aqueous, Cairan limfa, Cairan pleura, Cairan amnion

Fungsi Air / CairanTubuh :

1. Pelarut universal :

Senyawa bergerak lebih cepat dan mudah

Berperan dalam reaksi kimia contoh : Glucose larut dalam darah dan masuk ke sel

2. Pengaturan suhu tubuh

Mampu menyerap panas dlm jumlah besar Membuang panas dari jaringan yang menghasilkan panas, contoh : Otot-otot selama excercise

3. Pelicin : Mengurangi gesekkan

4. Reaksi-reaksi kimia : Pemecahan karbohidrat & pembentukan protein

5. Pelindung : Cairan Cerebro-spinal, cairan amnion

Prosentase Cairan Tubuh

 Cairan tubuh menempati +/- 60 % BB tubuh o Bayi : 75% Berat Badan o Wanita dewasa muda : 50 - 55% Berat Badan o Pria dewasa muda : 55 - 60% Berat Badan o Usia lanjut : 45% Berat Badan

 Air penting untuk berbagai fungsi tubuh dan kadarnya harus tetap dijaga

Distribusi / Kompartemen Cairan Tubuh

1. Cairan Intracellular (dalam sel) = 40 % 2. Cairan Extracellular (luar sel) = 20 %

a. Cairan Interstitial (di antara & sekeliling sel) = 15 %

b. Plasma Darah = 5 %

 Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :

o albumin

o bahan pembeku darah

o Immunoglobin (antibodi) o hormon

(2)

Keseimbangan Cairan Tubuh

 Asupan (intake) cairan harus seimbang dengan keluaran (out put) cairan

 Sumber asupan cairan o Makanan dan minuman

o Proses metabolisme (karbohidrat)

 Sumber keluaran cairan

o Penguapan melalui paru (pernapasan) o Penguapan melalui kulit

o Feces

o Produksi urin

 Pengaturan keseimbangan air

o Produksi urine banyak dan encer jika asupan air meningkat

o Produksi urine sedikit dan kental jika banyak kehilangan cairan

Pengaturan Reabsorpsi Air & Elektrolit

Pengaturan utama oleh hormon :

a. AntiDiuretic Hormone (ADH) : Mencegah

peningkatan kehilangan air pada urine

b. Aldosterone : Meningkatkan reabsorpsi

Na+ dan H2O dari tubulus renal. Dicetuskan oleh mekanisme renin-angiotensin

a. Pengaturan oleh ADH

1. Aktifitas otot memicu berkeringat.

2. Berkeringat menyebabkan berkurangnya plasma darah, mengakibatkan hemo konsentrasi & peningkatan kepekatan darah. 3. Peningkatan kepekatan darah merangsang

hipothalamus.

4. Hipothalamus merangsang kelenjar hipofises posterior

5. Kelenjar hipofises posterior mensekresi ADH 6. ADH bekerja pada ginjal, meningkatkan

permeabilitas tubulus ginjal dan saluran pengumpul, diikuti oleh peningkatan reabsorpsi air.

7. Volume plasma meningkat, kemudian kepekatan darah menurun.

b. Pengaturan oleh Aldosteron

1. Aktifitas otot memicu berkeringat.

2. Berkeringat menurunkan volume plasma dan aliran darah menuju ginjal.

3. Penurunan aliran darah menuju ginjal memicu pelepasan renin oleh ginjal. Renin memicu perubahan Angiotensin I menjadi Angiotensin II.

4. Angiotensin II merangsang pelepasan aldosteron dari kortek kelenjar adrenal. 5. Aldosteron meningkatkan reabsorpsi Na+ dan

H2O dari tubulus ginjal. 6. Volume plasma meningkat

Selamat Belajar

Terima kasih telah mendownload materi kuliah ini dari

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...