LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) II
SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO
TAHUN 2014
Disusun Oleh :
1. Zahrati
(PBI)
10104486
2. Niken Astuti
(PBSI)
11003091
3. Estu
Prasetyastuti (PBSI)
11003094
4. Fikania Mustofa
(PBI)
11004157
5. Ika
Rizqi
Vitasari
(PBI)
11004158
6. Azkya Jamila
(PBI)
11004271
7. Abdus Somad
(PGMIPA
U.
Fisika)
11A07028
8. Ida Farida
(PGMIPA
U.
Fisika)
11A07029
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga laporan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini dapat diselesaikan. Sholawat dan salam kami ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari jaman Kegelapan menuju jaman yang terang benerang seperti apa yang kita rasakan saat ini yakni Addinul Islam.
Program Pengalaman Lapangan ini bertujuan untuk membentuk mahasiswa atau calon guru yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian islami, serta mampu membentuk jiwa sosial, melatih keterampilan mahasiswa atau calon guru dalam mengajar atau membimbing siswa di sekolah; dan memberikan pengalaman kepada mahasiswa atau calon guru terkait tugas-tugas guru. Serta mempersiapkan diri menjadi guru yang professional dengan terus mengabdi kepada negeri tercinta dimanapun kita berada.
Adapun beberapa manfaat yang kami peroleh dari Program Pengalaman Lapangan ini yaitu memiliki pengalaman mengajar siswa-siswi disekolah; mengetahui tugas-tugas seorang guru; dan mengetahui berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan persekolahan, serta mengetahui kondisi langsung siswa-siswi yang berpotensi menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ketika rasa kebersamaan sudah melekat dan menyatu maka membentuk ruang baru yang disebut keluarga, perpisahan merupakan sesuatu yang mengharukan bagi kami, sedih harus berpisah dengan guru-guru, siswa-siswa SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro serta rekan-rekan PPL kami dari UNY dan UST. Hidup menuntut kita untuk berubah, proses dalam menuntut ilmu dan pengetahuan tak akan lelahnya untuk kita capai, hal tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk menjadikan Pendidikan Indonesia menjadi lebih baik.
Terselesaikannya laporan initidak lepas dari segala bantuan, bimbingan serta motivasi yang diberikan oleh guru-guru di SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro. Oleh karena itu kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Drs. H. Maryoto, M.Pd, selaku Kepala SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro yang selalu memotivasi kami untuk mengajar dan berkarya.
2. Panjang Triyono, S.T, M.Eng selaku wakil Kepala SMK Muahamdiyah 1 Bambang lipuro urusan Kurikulum merangkap sebagai coordinator Praktek Pengalaman Lapangan sekolah.
3. Dra. Endah Yuli Astuti selaku guru pembimbing PPL Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
4. Sukirna,S.Pd selaku guru pembimbing PPL program Studi Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia
5. Sri Rahayu, S.Pd selaku guru pembimbing PPL Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
6. Zuhananta Hendri Prabowo, S.Pd.selaku guru pembimbing PPL program Studi Pendidikan Bahasa inggris
7. Shofwan. K, S.Pd, M.Pd selaku guru pembimbing PPL Program Studi Pendidikan Fisika.
9. Segenap civitas guru dan karyawan SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro.
10. Dan tidak lupa dukungan dan bimbingan dari pihak Universitas, Bapak Roni Sulistiyono., S.Pd., M,Pd. selaku dosen pembimbing lapangan yang setia membimbing kami selama proses PPL
11. Siswa-siswi SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro yang menemani serta memberikan sesuatu yang berharga bagi kami.Terima kasih adik-adik, doa kami selalu menyertai mu semoga menjadi anak yang berguna bagi bangsa
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pelaksanaan Program
Amanat Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 ( UU Guru dan Dosen) menyebutkan bahwa “Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan”.
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan kurikuler yang wajib dilaksanakan dan bersifat aplikatif yang bertujuan memberikan proses kegiatan belajar mengajar kepada mahasiswa di lapangan (sekolah), yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk mencapai gelar sarjana pendidikan.
Kegiatan PPL meliputi: persiapan PPL, pelaksanaan PPL, dan evaluasi pelaksanaan program. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kompetensi yang dipersyaratkan untuk menjadi guru yang profesional.Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), diwajibkan untuk dapat menjadi guru yang baik dan mempunyai kemampuan profesional kependidikan sesuai dengan profesinya.
Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai aspek yaitu kemampuan profesional, pedagogik, kepribadian, dan pembentukan berbagai unsur kemampuan, penghayatan sikap, dan ketrampilan tentang proses pembelajaran dan berbagai kegiatan kependidikan, dengan mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL), baik PPL I maupun PPL II.
1. Tujuan
Kegiatan PPL dilaksanakan dengan tujuan:
a. Membentuk mahasiswa/calon guru yang memiliki kompetensi pendagogik, professional, kepribadian islami, social dan teknologi;
b. Melatih keterampilan siswa/calon guru dalam mengajar/membimbing secara riil di sekolah; dan
c. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa/calon guru terkait dengan tugas-tugas guru.
Kegiatan praktek pengajaran yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro praktek pengajaran ini dilaksanakan dengan melakukan observasi kelas terlebih dahulu. Observasi tersebut dilaksanakan untuk melihat proses pengajaran dari masing- masing guru pelajaran dan melihat kesiapan alat- alat pendukung belajar di dalam kelas. Observasi yang dilakukan didalam kelas yaitu untuk mengetahui jumlah siswa yang ada pada setiap kelas. Hal lain yang diamati dalam kegiatan ini untuk melihat sikap peserta didik terhadap pendidik, antusian dalam pelajaran terkait, suasana kelas saat jam pelajaran, pengajar terhadap bahan ajar, metode yang digunakan guru dalam mengajar, dan peralatan pendukung yang biasa digunakan dalam proses belajar mengajar. Permasalahan yang timbul setelah observasi kelas terlihat pada peralatan atau media penunjang pembelajaran, tidak semua kelas memiliki fasilitas yang mendukung pembelajaran sepeti; LCD, Proyektor, Speaker dan microfon.Terbatasnya peralatan tersebut dikarenakan sebagaian alat mengalami kerusakan, dan peralatan yang belum bisa dipenuhi oleh sekolah.
mengetahui setiap ruang dan mata pelajaran sekolah menyediakan jadwal ruang di setiap pintu sekolah.
SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro memiliki beberapa program kejuruan seperti; Teknik Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Multimedia (MM).
Jumlah siswa di dalam kelas antara lain ; Kelas X berjumlah 11 kelas, kelas XI berjumlah11 kelas dan kelas XII berjumlah 10 kelas. Hasil pengamatan pada kelas X, jumlah siswa sebanyak 40 siswa pada kelas X TKR C,dan 15 siswadi kelas TPHP.
Untuk kelas XI berjumlah 36 siswa di kelas TKR C dan 31 anak di kelas TPHP.Sedangkan untuk kelas XII, untuk kelas TKR B berjumlah 31 siswa dan TKR A berjumlah 30 siswa.Banyaknya minat siswa pada jurusan TKR dan TSM dikarenakan ketertarikan peserta didik pada jurusan tersebut sudah memiliki lapangan kerja yang menjanjikan.
Dibandingkan dengan jurusan TPHP, TSM dan TKR lebih diminati oleh orang tua siswa.Disamping itu masyarakat dan orang tua masih menganggap jurusan TPHP adalah jurusan yang hanya mencetak petani dan pertanin hasil kebun.
Padahal TPHP adalah program kejuruan yang memiliki tujuan untuk mencetak pengusaha dari hasil pertanian.Jurusan TPHP juga mendapat keistimewaan tersendiri dari pemerintah sekaligus mendapat biaya dengan tidak membayar uang SPP selama 3 tahun sekolah.
Kodisi lain yang terjadi yaitu, minat siswa yang hadir dalam mengikuti proses belajar mengajar didalam kelas. Minat siswa dalam proses belajar digambarkan pada jumlah siswa yang semula 35 menjadi 6 siswa, beberapa kelas juga mengalami hal serupa yang semula 29 siswa menjadi 10 siswa.
Hal ini terbukti pada saat pengajar memberikan penjelasan yang terkait dengan bahan ajar kepda siswa.
Beberapa siswa memiliki respon masing-masing, tergantung suasana kelas dan individu, sebagian siswa sibuk dengan permainan meraka masing- masing, tidur di kelas, kurang memperhatikan pelajaran, dan bermain handphone.Keadan ini yang sering dialami oleh pendidik dalam tiap kelas.
Di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro Kurikulum 2013 sudah dierapkan pada kelas X dan XII, untuk kelas XII menggunakan kurikulum KTSP, metode- metode yang berkenaan dengan bahan ajar sudah mencakup kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013 yang telah diterapkan oleh pihak sekolah, guru harus banyak menggunakan metode saintifik, Sehingga siswa terstimulus dalam menerima materi yang disampaikan.
Namun, tidak semua siswa dapat merespon dengan baik.Oleh karena itu guru dituntut untuk menguasai suasana kelas pada jam-jam terentu.Sehingga kelas dapat terkendalikan dengan baik.Siswa lebih suka mendengarkan ceramah dari pada pelatihan secara langsung yang harus sedikit berfikir.
Pada proses pengajaran, siswa cenderung tidak ingin mengikuti proses belajar di kelas dan sering melawan guru dengan perkataan yang kurang sopan.
B. Rumusan masalah
1. Mengapa perlu diadakannya praktek persekolahan?
2. Apa sajakah kegiatan praktek persekolahan yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro?
3. Bagaimanakah kegiatan praktek persekolahan itu dilaksakan?
4. Bagaimanakah praktek pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro?
BAB II PROGRAM PPL
A. Analisis SWOT
1. Kelebihan/ keunggulan sekolah (S = Streangths) a. Pengelolaan data dengan komputerisasi.
b. Fasilitas laboratorium komputer dan berakses internet. c. Prasarana cukup memadai.
d. Lingkungan sekolah yang kondusif sehingga mendukung tercapainya program sekolah.
e. Jumlah pengajar cukup dengan rata-rata pengajar S1 – S2 (kecuali guru bahasa Indonesia, hal ini disebabkan karena beberapa gurunya telah lulus pegawai negeri sehingga membuat guru untuk matapelajaran bahasa Indonesia berkurang jumlahnya.
f. Mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya orang tua siswa untuk peningkatan mutu pendidikan.
g. Komitmen warga sekolah yang tinggi. h. Dukungan dan partisipasi masyarakat.
2. Kekurangan dan Kelemahan sekolah (W = Weakness) a. Lahan sekolah terbatas.
b. Keadaan ekonomi siswa yang heterogen.
c. Sebagian guru belum memanfaatkan media belajar yang ada. d. Belum memiliki laboratorium bahasa.
e. Sebagian siswa belum mempunyai kesadaran untuk bersaing dalam bidang akademik.
3. Peluang sekolah (O = Opportunities)
a. Dukungan dari guru-guru dalam meningkatkan mutu sekolah.
b. Dari input yang ada, siswa berkemampuan untuk meraih prestasi baik itu dalam bidang akademi maupun non akademik.
c. Mampu bersaing masuk ke Perguruan Tinggi. d. Mampu bersaing dalam dunia kerja.
4. Ancaman ( T = Treath)
a. Semakin maraknya pergaulan bebas dan peggunaan obat-obat terlarang sehingga membahayakan kehidupan generasi muda (usia SMK).
b. Semakin eksis nya sekolah-sekolah disekitar SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, baik sekolah negeri maupun swasta. Sebagai sekolah yang relatif muda, perlu kerja ekstra keras agar tetap sekolah ini menjadi pilihan masyarakat.
B. Program praktek persekolahan
No Hari/tanggal Kegiatan Hasil yang dicapai Paraf 1. Senin, 07 Juli 2014 Ø Penerjunan
ppl.
Ø Observasi sekolah.
Ø Penerimaan PPL di SMK I MBALI.
Ø Mengetahui denah sekolah, sistem di sekolah dan hal lain terkait sekolah.
2. Selasa , 08 Juli 2014 Ø Kegiatan workshop K-13
Ø Penerimaan siswa baru.
Pemahaman K-13
3. Rabu , 09 Juli 2014 Ø Kegiatan workshop K-13
Ø ppdb
4. Kamis, 10 Juli 2014
Ø Kegiatan
Mengentri sebagian data siswa ke masing-masing jurusaan.
6. Sabtu, 12 Juli 2014 Rapat persiapan FORTASI, MGMP mata diklat Bahasa Inggris
Penempatan tugas masing-masing dalam kegiatan FORTASI. RPP untuk materi saat KBM 7. Senin, 14 Juli 2014 Ø FORTASI.
.
8. Selasa, 15 Juli 2014 Ø FORTASI Ø Mendampingi siswa saat FORTASI
9. Rabu, 16 Juli 2014 Ø FORTASI
Ø Ø Mendampingisiswa saat FORTASI
Ø Mengisi kelas X MM
10. Kamis, 17 Juli 2014 Ø FORTASI Ø Mendampingi siswa saat FORTASI
ramadhan malam pesantren ramadhan
pesantren ramadhan 12. Rabu, 06 Agustus
2014
Ø Syawalan Ø Halal bihalal dengan guru-guru dan siswa.
13. Kamis, 07 Agustus 2014
Ø Mengepak buku siswa.
14. Jum’at, 08 Agustus 2014
Ø Piket perpustakaa n.
Ø Pengepakan buku paket siswa.
15. Sabtu , 09 Agustus 2014
Ø Piket perpustakaa n.
Ø Piket guru
Ø Pendistribusian buku pada setiap kelas.
Ø Membantu siswa belajar.
16. Senin, 11 Agustus 2014
Ø Piket guru. Ø Rekap presensi siswa.
17. Selasa, 12 Agustus 2014
Ø Piket basecamp
Ø Membersihkan ruangan.
18. Rabu, 13 Agustus 2014
Ø Piket basecamp
Ø Piket guru
Ø Merapikan ruangan.
Ø Rekap presensi siswa..
19. Kamis, 14 agustus 2014
Ø Piket guru Ø Menemani siswa belajar
20. Jum’at , 15 Agustus 2014
Ø Piket guru Ø Mengajar bahasa inggris
21. Sabtu, 16 Agustus 2014
Ø Piket perpustakaa n.
Ø Piket ruang guru
Ø Merekap buku yang masuk.
Ø Rekap presensi siswa dan guru.
22. s Minggu, 17 Agustus 2014
Ø kesiswaan Ø mendampingi siswa upacara 23. Senin, 18 Agustus
2014
Ø Piket guru Ø Rekap presensi siswa dan guru. 24. Selasa, 19 Agustus
2014
25. Rabu, 20 Agustus 2014
Ø Piket perpustakaa n.
Ø Rekap buku baru yang masuk dan melengkapi buku administrasi perpustakaan. 26. Kamis, 21 Agustus
2014
Ø Piket guru Ø Mendampingi siswa belajar 27. Jum’at,22 Agustus
2014
Ø Piket guru
Ø Keputrian
Ø Rekap presensi guru dan siswa.
Ø Mengisi materi di keputrian
Ø Mendampingi siswa belajar. 28. Sabtu, 23 Agustus
2014
Ø Pembagian piket ekstrakurikuler.
Ø Membuat buku harianperpustakaa n.
29. Senin, 25 Agustus 2014
Ø Piket guru. Ø Rekap presensi siswa dan guru. 30. Selasa, 26 Agustus
2014
Ø Mengajar dikelas. 31. Rabu, 27 Agustus
2014
Ø Rekap presensi siswa dan guru.
Ø Mendampingi siswa belajar.
Ø Membuat daftar masuk buku baru perpustakaan. 32. Kamis, 28 Agustus
2014
Ø Piket guru
Ø Piket basecamp.
Ø Rekap presensi siswa dan guru.
Ø Mendampingi siswa belajar.
Ø Merapikan ruangan. 33. Jum’at , 29 Agustus
2014
Ø Piket guru Ø Mengantar siswa pulang karena sakit.
34. Sabtu, 30 Agustus 2014
Ø Piket guru Ø Menulis siswa yang datang terlambat.
35. Senin, 01 September 2014
36. Selasa, 02 September 2014
Ø Piket guru, piket
perpustakaa n, dan piket basecamp 37. Rabu, 03 september
2014
Ø Piket guru
Ø Piket basecamp
Ø Rekap presensi.
Ø Mendampingi siswa belajar.
Ø Merapikan tempat rapat.
38. Kamis, 04 September 2014
Ø Piket guru Ø Rekap presensi
Ø Mendampingi siswa belajar.
39. Ø Ø
Praktik persekolahan wajib diikuti oleh seluruh praktikan, dimana praktikan bersama-sama membentuk tim kerjasama (team work) untuk membantu tugas-tugas instansi yang ada di SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO.
Kegiatan ini bermanfaat bagi praktikan PPL untuk menambah pengalaman, mengetahui dan memahami bahwa ada perangkat lain selain guru yang turut serta dalam mengelola sekolah. Jadi, kelancaran kegiatan belajar mengajar dan kemajuan yang diraih sekolah tidak lepas dari peran pegawai atau instansi lain yang ada di sekolah.
Dalam pelaksanaan praktik persekolahan pada umumnya sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari :
1. Apel pagi
Apel pagi dilaksanakan setiap hari Senin pukul 07.00 WIB, para praktikan mengikuti Apel setiap pagi dating tepat waktu dan tertib. tidak ada yang terlambat untuk ikut serta dalam kegiatan Apel pagi.
2. Sosial Keagamaan
kegiatan syawalan. Keikutsertaan praktikan dalam kegiatan ini diharapkan akan menambah pengalaman para praktikan tentang berbagai macam kegiatan sosial keagamaan yang biasa dilakukan di sekolah.
3. Piket Perpustakaan
Piket perpustakaan dilaksanakan oleh semua praktikan PPL secara bergantian. Ditentukan oleh jadwal piket setiap pergantian jam pelajaran. Pada jadwal piket yang ditentukan setiap harinya, para praktikan memberikan pelayanan perpustakaan yang baik dan maksimal bagi siswa-siswi maupun guru yang membutuhkan layanan fasilitas perpustakaan.
4. Piket Harian
Piket harian dilaksanakan wajib oleh semua praktikan PPL. Piket harian dibentuk menurut jadwal yang telah disepakati bersama. Rutinitas piket harian antara lain ;
membersihkan ruang basecamp agar nyaman dan bersih, membersihkan ruang perpustakaan (menjaga serta melayani peminjaman dan pengembalian buku),piket persekolahan (melayani tamu yang memiliki keperluan dengan sekolah dan melayani siswa yang ijin meninggalkan sekolah).
5. Kesiswaan
Beberapa kegiatan yang Kesiswaan yaitu:
2014) dan mendampingi siswa pada saat kegiatan Forum Ta’aruf dan Silaturahmi (FORTASI).
a. Praktik Mengajar
Tabel pelaksanaan kegiatan praktik pembelajaran yang telah ditentukan oleh setiap anggota PPL telah mendapat kesepakatan dari guru pembimbing terdapat pada lampiran.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Program
1. Praktik Persekolahan
Dalam melaksanakan praktik prasekolahan, tidak ada kendala yang menyulitkan, hal ini disebabkan adanya faktor pendukung yaitu:
a. Alat- alat praktik persekolahan yang tersedia di sebagian kelas. Seperti; LCD, print, mesin fotokopy, palu, paku, dan lain-lain. Alat tersebut masih terbatas di bangunan kedua SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro yang biasa di sebut Unit II.
Jumlah siswa yang sedikit sehingga tidak mengganggu kegiatan dalam proses belajar mengajar pada saat praktik persekolahan.
2. Praktik Pembelajaran
Pelaksanaan praktik pembelajaran, pada umumnya para praktikan sudah memenuhi syarat minimal mengajar yaitu lima sampai delapan kali pertemuan.
a. Pendidikan Bahasa Inggris
Empat praktikan Pendidikan Bahasa Inggris dalam rentang waktu dua bulan dapat membantu berjalannya prosesbelajar mengajar seperti; penyampaian materi, kuis, game pembelajaran, tugas dan pengelolaan kelas.
Tidak dipungkiri bahwa praktikan juga memiliki kendala dalam proses pengajaran tersebut, yaitu kurangnya intensitas konsultasi dengan guru pembimbing. Hal ini dikarenakan banyaknya kegiatan dan kesibukan dari guru masing- masing guru pembimbing
praktikan hanya menggunakan textbookdalam penyampaian materi. Kendala lain yang dialami adalah terbatasnya buku pelajaran yang tersedia di kelas XI TPHP. Hal ini membuat praktikan menjelaskan bahan ajar lebih banyak dan membutuhkan waktu yang lama.
Untuk interaksi pada siswa juga memiliki sedikit kendala yang berkenaan dengan mata pelajara.Kendala yang dialami yaitu; banyaknya peserta didik yang kurang memperhatikan ketika praktikan mengajar,kurang efektif-nya pembelajaran pada jam ke 7 dan 8,siswa yang terlambat masuk kedala kelas, siswa yang kurang memperhatikan memperhatikan pelajaran dan kurang menyukain pelajaran bahasa inggris.
b. Pendidikan fisika
Dua praktikan Program Studi Pendidikan Fisika dalam rentang waktu dua bulan dapat membantu dalam hal proses pembelajaran yang meliputi : penyampaian materi, pengelolaan kelas, kuis, dan ulangan harian.
Kendala yang dialami meliputi tidak adanya laboratorium fisika, sehingga praktikan memiliki kesulitan untuk memberikan materi kepada siswa dalam menjelaskan demonstrasi dan bahan ajar lainnya.
c. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan dua orang praktikan, dalam rentang waktu dua bulan dapat membantu proses pembelajaran yang meliputi; penyampaian materi, pengelolaan kelas, kuis, pemberian tugas dan ulangan.
tepat waktu dalam mengumpulkan tugas, kurang nya rasa tanggung jawab siswa terhadap tugas, sehingga membuat siswa enggan mengumpulkan tugas.
B. Kesimpulan
Kegiatan praktik lapangan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa PPL. Terdiri dari dua bagian yaitu, praktik mengajar dan praktik persekolahan yaitu terjun langsung ke lapangan. Pada tahap persiapan, mahasiswa mengadakan observasi untuk melihat langsung kondisi awal dengan sebenarnya di lanjutkan dengan praktik persekolahan yang dibimbing oleh guru dan karyawan yang bersangkutan.
Setelah melakukan kegiatan PPL dapat disimpulkan bahwa:
1. Pelaksanaan kegiatan PPL dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang telah direncanakan.
2. Pelaksanaan praktik pembelajaran, pada umumnya para praktikan sudah memenuhi syarat minimal mengajar yaitu lima sampai delapan kali pertemuan. Namun masih ada praktikan yang menemukan beberapa kendala, kondisi sekolah yang belum kondusif dalam pergantian kelas setiap harinya, keterbatasan ruang belajar, alat-alat pendukung KBM yang belum mencukupidan dapat menggunakan LCD, proyektor pada kelas- kelas tertentu.
3. Dalam melaksanakan praktik persekolahan, tidak ada kendala yang berat, adanya faktor pendukung dari setiap kelas selain jumlah kelas yang tidak terlampau banyak, sekolah juga menyediakan alat seperti; kipas angin. Kipas angin yang diberikan pada masing- masing kelas yang dapat membantu kenyamanan belajar.
C. Saran
Ada beberapa hal yang dapat praktikan sampaikan sebagai saran untukmeningkatkan kemajuan pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL), baik untuk saat ini dan PPL selanjutnya, yaitu:
a. SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO
Memodifikasi beberapa ruangan yang digunakan untuk kegiatan belajar sehingga proses belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan dengan menambahkan hiasan dinding, atau karya-karya siswa yang ada.
a. Perlunya koordinasi dan penataan ulang ruang UKS serta pengadaan obat-obatan yang memadai hingga penciptaan kondisi UKS yang baik sehingga siswa yang sakit merasa nyaman.
b. Perlunya penataan ulang perpustakaan, baik dalam koleksi buku pelajaran maupun buku pendukung yang lainnya, kerapian buku-buku, sehingga penciptaan kondisi ruang baca yang memyenangkan dan dapat menarik minat baca siswa menjadi bertambah.
c. Penataan administrasi perpustakaan yang lebih rutin sehingga informasi yang ada lebih terbaru.
DAFTAR PUSTAKA
Kegiatan Ekstra kulikuler SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro
Berawal dari kegiatan observasi sekolah yang sudah dilakukan mahasiswa PPL UAD, ada beberapa pembacaan dan tindakan langsung yang perlu diperbaiki terkait dengan kegiatan sekolah SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro, hal tersebut berkaitan dengan kegiatan ekstara kulikuler siswa di sekolah tersebut, dalam hal ini setidaknya ada beberpa ektra kulikuler siswa yang dirasa perlu mendapatkan perhatian khusus, disamping itu kurikulum 2013 menuntun sekolah untuk mengadakan ekstra kulikuler pramuka/hizbul Wathoan sebagai salah satu kegiatan ekstra kulikuler siswa yang Wajib diikuti, dengan landasan membentuk Karakter siswa sesuai dengan tujuan K-13.
Dari beberpa pembacaan tersebut, ada 3 ekstrakulikuler yang ditawarkan oleh Mahasisswa PPL UAD yang diantaranya Tes Baca Tulis Al-Qur’an (TBQ), English Club, dan pramuka/ Hizbul Wathan. Setelah diajukannya beberpa kegiatan untuk siswa tersebut, tepat pada tanggal 23 Agustus 2014 di ruang 03 pada pukul 14.30 WIB berlangsung rapat koordinasi bersama guru ektrakulikuler dengan pembahas jadwal dan program kerja yang dibuat disetiap ekstrakulikulernya. Dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi yang terjadi di SMK MBali diputuskan untuk jadwal ekstra yang diajukan ppl mahasisswa UAD pada hari Senin, Rabu dan Sabtu. Kegiatan berlangsung dari pukul 14.30 – 16.00 WIB. Dari beberpa kegiatan yang diajukan, ada salah satu kegiatan ekstrakulikuler siswa yakni Mading sekolah yang oleh guru penanggung jawab meminta mahasiswa PPL UAD langsung untuk membantu dan mensukseskan jalannya kegiatan,
KondisiUmum
1. Pramuka/ HW
tinjauan tersebut PPL UAD berinisiatif untuk menjalankan kegiatan tersebut. Kegiatan ini berlangsung setiap hari senin, pada hari pertama dimulainya ekstrakulikuler Pramuka/ HW peminat kegiatan tersebut dirasa kurang menarik, terlihat dari antusias siswa yang sangat minim, dalam perjalannya kegiatan ini dirasa belum maksimal berjalan, baik dari segi program, maupun peserta didik yang terlibat.
Disamping itu, belum diwajibkannya siswa baru dalam menggikuti kegiatan pramuka/ hw menjadi penghambat jalannya program sekolah. Dari beberpa kali pertemuan siswa yang berminat megikuti berjumlah 6 orang, dari jumlah tersebut, dirasakurang untuk menjalankan kegiatan ektrakulikuler pramuka/ hw.
Program ini akan tetap berlangsung, serambi menunggu kebijakan sekolah untuk mewajibakan siswanya mengikutinya. Proses yang perlu dilalui ialah bagimana menjadikan siswa senang dalam mengikuti kegiatan pramuka/ hw dengan tetap mengacu pada kurikulum 2013.
2. Tes baca qur’an (TBQ)
TBQ berlangsung setiap hari kamis, karena sekolah ini berasaskan islam, maka program ini dirasa tepat untuk melatih siswa- siswi dalam membaca al-qur’an, namun tidak hanya membaca yang ditekankan akan tetapi menulis al-qur’an pun menjadi prioritas kegiatan ini.
Tujuan akhir dari kegiatan ini ialah terciptanya kegiatan tadarus secara rutinitas setiap sebelum masuknya kegiatan belajar mengajar (KBM). Setiap siswa diharapkan mampu memimpin tadarus al-qu’an melalui microphone yang sudah disediakan oleh sekolah.
3. Mading
tulis, meliputi : Karya tulis Ilmiah, Cerpen, Antologi Puisi, Pameran karya mading, dan cerbung.
Untuk menungjang keberhasilan kegiatan tersebut, Tim Mading bekerjasama dengan Ikatan Pelajar Muahadiyah (IPM) dalam menerbitkan karya- karyas iswa. Kegiatan ini sudah berlangsungd ua kali pertemuan dengan jumlah peminat sebanyak 15 siswa, dalam perjalannya kegiatan ini sudah membentuk struktur redaksi dan time table kegiatan, dimana setiap rabu merupakan batas terakhir tulisan masuk keradaksi dan hari sabtu sebagai hari untuk produksi karya.
4. English club
Program yang bertujuan untuk menjadikan siswa – siswi SMK Muhamadiyah 1 Bambanglipuro mahir dalam pengetahuan bahasa inggris serta membimbing anak untuk peka terhadap dunia wisata yang ada di sekitar sekolah.
MUHAMMADIYAH MAJLIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
SMK MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KENDARAAN RINGAN Terakreditasi A REKAYASA PERANGKAT LUNAK Terakreditasi A
TEKNIK MULTI MEDIA Terakreditasi A
TEKNIK PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN TEKNIK SEPEDA MOTOR
Alamat : Jl. Samas Km 2,3 Kanutan sumbermulyo Bambanglipuro Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Telp/fax: (0274) 6460410 . E-mail:info@smkmbali .sch.co.id web: www.smkmbali.sch.id
TATA TERTIB SEKOLAHSMK MUHAMMADIYAH I BAMBANGLIPURO
TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015
A. KEWAJIBAN DAN KEHARUSAN
1. Para siswa diwajibkan datang ke sekolah sebelum pelajaran pertama dimulai.
2. Siswa diwajibkan mengusahakan dan menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan sekolah.
3. Siswa diwajibkan bersikap sopan santun kepada siapapun. 4. Siswa diwajibkan menjaga nama baik sekolah dimanapun berada.
5. Siswa wajib mengikuti ibadah sholat berjamaah di sekolah dan menegakkan sholat fardhu lima waktu. 6. Siswa wajib dapat membaca Al-Qur’an dan bersedia belajar apabila belum bisa.
7. Siswa diwajibkan mengikuti upacara bendera / apel pagi di sekolah.
8. Siswa yang tidak datang harus menyampaikan surat dari orang tua atau walinya kepada Kepala Sekolah atau Wali Kelas.
9. Siswa yang tidak masuk selama tiga hari berturut-turut, harus menyampaikan surat dari orang tua /wali dengan alasan yang kuat.
10. Selama pelajaran berlangsung, siswa yang meninggalkan kelas karena sesuatu hal harus meminta izin kepada guru bidang studi yang bersangkutan dan guru piket.
11. Siswa putra diwajibkan merawat rambut dengan teratur, rapi, dan sopan, tidak menutupi daun telinga dan tengkuk dan tidak dicat atau disemir.
12. Siswi putri wajib mengenakan pakaian penutup aurat (jilbab lebar hingga menutupi dada}. 13. Siswa harus berpakaian sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
Senin dan Selasa : Abu-abu putih
Rabu dan Kamis : Seragam IPM
JumatdanSabtu : Seragam Batik
14. Selamamengenakanseragamsekolah, siswawajibberpakaianrapi ( tidakdicoret-coret, dantidakdilipat ) 15. Siswamasukataukeluarkelasdengantertibsetelahtandamasukataukeluardibunyikan.
16. Dalam hal berkendaraan bermotor siswa harus : a. Membawa STNK danmemiliki SIM.
b. Memakai helm keselamatan. Untukkeamanan, helm bolehdibawakekelas. Kehilanganbukantanggungjawabsekolah.
d. Pada waktu parkir, kendaraan harus dikunci stang.
17. Dalam hal pembayaran biaya pendidikan, siswa wajib membayar biaya pendidikan/ SPP secara rutin, paling lambat tanggal 10 setiap bulannya.
18. Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sekolah secara sungguh-sungguh.
19. Setiap siswa harus selalu berusaha meningkatkan prestasi dengan jalan belajar secara tertib, baik di sekolah maupun di rumah, selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh setiap guru.
B. LARANGAN-LARANGAN
1. Siswa tidak boleh datang terlambat. Siswa yang datang terlambat hanya diperbolehkan masuk bila telah mendapatkan izin dari Kepala Sekolah atau guru piket atau guru bidang studi.
2. Siswa tidak diperkenankan meninggalkan kelas walaupun jam kosong karena guru tidak hadir. Ketua kelas wajib menghubungi guru piket agar diatur lebih lanjut.
3. Siswa dilarang berambut panjang atau memakai asesoris apapun (anting, gelang, ali-ali, akik, dan lain-lain ) dan dilarang memelihara kuku.
4. Dilarang memakai serandal serampat atau sepatu yang diinjak bagian belakangnya atau sepatu serandal.
5. Siswa dilarang membuat coretan di meja, bangku, tembok, dan tempat-tempat lainnya. 6. Dilarang membawa senjata tajam atau alat lain yang membahayakan.
7. Siswa dilarang merokok / membawa rokok di lingkungan sekolah.
8. Siswa dilarang membawa , membaca buku bacaan / gambar-gambar yang tidak pantas ditinjau dari segi pendidikan.
9. Siswa dilarang membawa, memakai, dan mengedarkan segala jenis minuman keras dan atau obat-obatan / narkotika.
10. Siswa dilarang berkelahi, membuat keributan / kekacauan dalam bentuk dan dalih apapun.
11. Dilarang membawa teman atau menerima tamu dari luar tanpa izin guru piket atau Kepala Sekolah. 12. Siswa dilarang terlibat tindak kriminal baik langsung maupun tidak langsung.
13. Siswa dilarang duduk-duduk di tempat parkir kendaraan.
14. Siswa dilarang duduk-duduk di tepi jalan raya selain untuk keperluan menunggu angkutan umum. 15. Siswa dilarang mengaktifkan hand phone di dalam kelas maupun di tempat praktik.
C. SANKSI-SANKSI
Siswa yang melanggar peraturan tata tertib harus dikenakan sanksi berupa : 1. Teguranlisanlangsung.
2. Tindakanlangsung di tempat.
3. Peringatan tertulis oleh kepala sekolah dengan tembusan kepada orang tua / walinya. 4. Tidak boleh mengikuti pelajaran dalam waktu tertentu.
5. Dilaporkankepada yang berwajib.
6. Dikeluarkan dari sekolah tanpa peringatan terlebih dahulu :
a. Melanggar surat pernyataan yang diketahui oleh orang tua / wali dan sekolah.
b. Mabuk di sekolah.
d. Tersangkut tindak kriminal baik langsung maupun tidak langsung. e. Telahberumahtangga / menikah.
D. CATATAN
Hal-hal yang belum diatur dalam Tata Tertib ini dan atau berlaku khusus, akan diatur tersendiri oleh kepala sekolah.
Bantul, 14 Juli 2014
Kepala Sekolah
Drs. H. MARYOTO, M.Pd.
NIP 196505221989031005
PENANGANAN PELANGGARAN
NO. KASUS SANKSI PENANGANAN
1.
Membawa senjata tajam Membawa obat-obat terlarang
Bekelahi
Menyontek saat ulangan
Membawa
makanan/minuman masuk
Diberi nasihat, jika perlu panggil orang tua
Disita tidak dikembalikan
Dikembalikan ke orang tua setelah orang tua mengetahui
1x peringatan & membuat surat pernyataan
2x dikembalikan ke orang tua setelah orang tua mengetahui
Pekerjaan disita dan diberi nilai NOL Pekerjaan disobek & diberi
kesempatan mengerjakan bila waktu masih ada
Ditangani setiap guru yang mengetahui
Setiap guru yang mengetahui
Kepala Sekolah
Panggilan orang tua
Kepala Sekolah
6.
ke dalam kelas
Ke kantin selain waktu istirahat atau pulang Berpakaian tidak rapi Atribut tidak benar Tidak pakai ikat pinggang
Tidak membawa perlengkapan sekolah Pemakaian kerudung tidak benar
Terlambat kurang dari 5 menit
Terlambat kurang dari 10 menit
Terlambat kurang dari 15 menit
2x terlambat berturut-turut 3x terlambat berturut-turut
Sering terlambat
Membuang sampah, bungkus makanan sembarangan
Corat coret inventaris sekolah
Rambut panjang atau
1x peringatan
2xmembuat surat pernyataan
3x panggilan orang tua
Bersihkan sampah
Di tegur dinasihati
Diberi nasihat
Ditegur
Diberi nasihat
Ditegur , diberi nasihat
Solat dhuha, diberi nasihat
Sholat dhuha, diberi nasihat
Sholat dhuha, diberi nasihat, bersihkan kamar mandi
Bersihkan kamar mandi
Bersihkan kamar mandi, panggil orang tua
Disuruh membawa surat izin
Surat Pernyataan ditandatangani orang tua
Penyuluhan orang tua dan siswa
Ditangani oleh setiap guru yang mengetahui
Setiap guru yang tahu
Setiap guru yang tahu Setiap guru yang tahu
Ditangani guru yang bersangkutan
Setiap guru yang tahu Setiap guru yang tahu
BP, guru piket, kesiswaan
BP, Guru piket, kesiswaan
BP, Guru piket, kesiswaan
BP, Guru piket, kesiswaan
17.
HP aktif dalam ruang kelas
Tidakhadirtanpaketerangan
Membolos
Panggil orang tua, buat surat pernyataan
Diberi nasihat, diperingatkan
Membersihkan dan mengecat ulang
1x peringatan
2x dipotong
1x disita 1 minggu diambil orang tua
2x disita diambil saat terima raport
3x disita diambil saat kelulusan
1x peringatan
2x membuat surat pernyataan
3x panggilan orang tua
4x Home Visite
13x Berturut-turut dianggap MENGUNDURKAN DIRI
MembersihkanKamarmandi& WC
BP, Guru piket, kesiswaan
Membuang sampah yang lain & membuang di tempat sampah
Wali kelas memerintahkan
Semua guru yang tahu
Guru BP
24.
orang tua
WaliKelas BP Kesiswaan
Bantul, 14 Juli 2014
Kepala Sekolah
Drs. H. MARYOTO