• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGENAL ILMU PERKEMBANGAN MANUSIA Pertemuan 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MENGENAL ILMU PERKEMBANGAN MANUSIA Pertemuan 1"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

MENGENAL ILMU

MENGENAL ILMU

PERKEMBANGAN MANUSIA

PERKEMBANGAN MANUSIA

Pertemuan 1

(3)

• Mahasiswa dapat mengidentifkasikan konsep

dasar dari perkembangan manusia dan tujuan

ilmiah dari mempelajari perkembangan manusia

Tujuan Pembelajaran

(4)

• Studi tentang perkembangan manusia

• Konsep dasar tentang perkembangan manusia

• Tahapan perkembangan manusia

• Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan

manusia

• Pendekatan perkembangan life-span Baltes

Materi Pembelajaran

(5)

Studi tentang Perkembangan

Studi tentang Perkembangan

Manusia

Manusia

• Studi perkembangan manusia merupakan area yang baru dalam dunia ilmiah. Sejak awal abad 19, saat Itard meneliti Victor, usaha untuk memahami

perkembangan anak-anak secara bertahap

berkembang, termasuk mempelajari seluruh rentang kehidupan manusia

• Defnisi Perkembangan Manusia/Human Development :

“Scientifc study of process of change and stability throughout the human life span”

(6)

• Pada awalnya studi mengenai perkembangan ini bermula dari Baby Biographies, yaitu jurnal yang mencatat perkembangan awal seorang anak. Jurnal tersebut diterbitkan pada tahun 1787 di Jerman

yang memuat observasi anak laki-laki Dietrich Tiedemann. Observasi terhadap sensori, motor,

bahasa, dan kognitif selama 2,5 tahun pertama usia anak tersebut.

• Kemudian Charles Darwin memulai melakukan studi perkembangan dari tingkah laku bayi yang sesuai dengan urutan proses perubahan. Tahun 1877

(7)

• Selanjutnya pada akhir abad 19, beberapa trend

penting dari dunia Barat mempersiapkan arah studi perkembangan yang ilmiah. Para ilmuwan

dipengaruhi oleh tulian John Locke dan J.J. Rousseau, yang akhirnya memperdebatkan

mengenai ‘nature’ & ‘nurture’ (karakteristik lahiriah dan pengaruh pengalaman). Dari sini ilmu psikologi yang baru mengajarkan bahwa manusia lebih

mudah memahami dirinya sendiri dengan mempelajari pengalaman apa yang

(8)

• Disiplin baru dari ilmu psikologi ini berlangsung

lama. Sebagai contoh, Adolescence tidak

diperhatikan dalam periode perkembangan

tersendiri hingga awal abad 20. Hal ini dipelopori

oleh G. Stanley Hall dengan menerbitkan

bukunya yang populer berjudul

“Adolescence”.

• Abad 20 juga ditandai oleh diterbitkannya teori

yang kemudian berkembang dengan pesat yaitu

teori dari Sigmund Freud & Jean Piaget. Karya

Arnold Gesell (1929) mengenai perkembangan

motor menambah informasi berdasarkan

(9)

• Hall merupakan psikolog pertama yang menaruh perhatian pada lanjut usia. Pada tahun 1922, di

usianya yang ke-78, ia menerbitkan tulisannya yang berjudul “Senescence : The Last Hal of Life”.

Sepanjang tahun 1930-an muncul banyak penelitian jangka panjang yang berfokus pada kecerdasan dan perkembangan kepribadian orang dewasa dan lanjut usia.

• Saat ini hampir semua peneliti perkembangan menandai bahwa perkembangan manusia itu berlangsung selama kehidupan ada. Konsep mengenai proses perkembangan manusia

sepanjang kehidupannya yang dapat dipelajari secara ilmiah ini dikenal sebagai life-span

(10)

Tujuan Ilmiah dari studi perkembangan manusia saat ini :

1. Description – Yaitu menjabarkan tingkah laku tertentu. Contohnya : menjabarkan kapan kebanyakan anak-anak yang normal mengucapkan kata pertamanya.

2. Explanation – Yaitu menjelaskan tingkah laku tertentu. Contohnya : menjelaskan bahaimana anak-anak

memahami dan menggunakan bahasa.

3. Prediction - Yaitu kapasitas untuk meramalkan tingkah laku selanjutnya.

4. Modifcation – Yaitu bagaimana modifkasi suatu tingkah laku tertentu.

(11)

• Mengingat studi perkembangan manusia

tergolong kompleks, maka pelajar yang

mempelajari hal ini berasal dari aneka disiplin

ilmu, seperti psikologi, psikiatri, sosiologi,

antropologi, biologi, genetika, ilmu keluarga,

pendidikan, sejarah, flsafat, dan kedokteran.

• Studi ilmiah perkembangan manusia semakin

berkembang pada jaman ini. Banyak teknologi

(12)

Konsep Dasar tentang Perkembangan

Konsep Dasar tentang Perkembangan

Manusia

Manusia

Perubahan & Stabilitas

Para ahli studi perkembangan mempelajari 2 jenis perubahan : kuantitatif dan kualitatif.

Perubahan Kuantitatif : Perubahan dalam

jumlah atau ukuran. Contoh : tinggi badan, berat badan, atau jumlah kosa kata serta meningkatnya frekuensi tingkah laku agresif atau interaksi sosial. • Perubahan Kualitatif : Perubahan dalam jenis,

struktur, atau organisasi. Contoh : perubahan dari komunikasi nonverbal ke komunikasi verbal,

(13)

Selain perubahan, manusia juga menunjukkan

stabilitas atau konsistensi dari kepribadian dan tingkah laku. Contohnya : sekitar 10%-15% anak-anak secara konsisten menunjukkan sikap pemalu. Sementara 10%-15% lainnya menunjukkan sikap pemberani.

Domain Perkembangan

Perubahan dan stabilitas muncul dalam berbagai domain atau dimensi diri. Beberapa domain

perkembangan yang seringkali diperbincangkan oleh para ahli adalah : perkembangan fsik,

(14)

Perkembangan Fisik : yang termasuk didalamnya adalah perkembangan tubuh, otak, kapasitas

sensori, keterampilan motor, dan kesehatan. Mis : perubahan fsik dan hormon pada remaja dapat berdampak pada perkembangan konsep dirinya.

Perkembangan Kognitif : perubahan dan stabilitas dari kemampuan mental, seperti belajar, perhatian, ingatan/memory, bahasa, berpikir,

bernalar/reasoning, dan kreatiftas. Peningkatan dan penurunan kognitif berkaitan erat dengan faktor fsik, emosi, dan sosial.

Perkembangan Psikososial : perubahan dan

(15)

Periode Rentang Kehidupan/Life

Periode Rentang Kehidupan/Life

Span

Span

Pembagian rentang kehidupan dalam berbagai

periode merupakan suatu social construction, yaitu konsep mengenai realita alamiah yang

didasarkan pada persepsi atau asumsi masyarakat umum.

Papalia, et. al., (2007) membagi rentang kehidupan manusia ini kedalam 8 periode. Dimana periode ini diterima secara umum oleh masyarakat industri

(16)

8 Periode Life Span

8 Periode Life Span

Periode Perkembangan

Fisik Perkembangan Kognitif Perkembangan Psikososial

Periode Pranatal (konsepsi – lahir)

•Mulai bertumbuh struktur dasar tubuh dan organ tubuh terbentuk, mis : otak •Pertumbuhan fsik paling cepat

sepanjang rentang kehidupan

Mampu belajar dan mengingat serta berespon terhadap stimulus sensoris

Berespon terhadap suara ibu dan terus berkembang

Infancy & Toddlerhood (lahir – 3 tahun)

•Pertumbuhan otak semakin kompleks dan sangat sensitif pada pengaruh lingkungan

•Pertumbuhan fsik dan keterampilan motor yang sangat

•Mampu untuk belajar dan mengingat sesuatu •Pemahaman dan penggunaan bahasa berkembangan sangat cepat •Terbentuknya attachment

(17)

Bina Nusantara

Periode Perkembangan

Fisik Perkembangan Kognitif Perkembangan Psikososial

Early

Childhood (3 – 6 tahun)

•Pertumbuhan stabil, nampak langsing proporsi tubuh seperti orang dewasa •Nafsu makan berkurang dan masalah tidur muncul •Berpikir secara egosentris, tapi paham perkembangan perspektif orang lain

•Memory & bahasa meningkat,

kecerdasan semakin dapat diprediksi

•Konsep diri &

pemahaman emosi lebih kompleks, self esteem menyeluruh •Berkembangnya identitas gender •Mementingkan orang lain, agresi, dan takut

merupakan hal yang umum

Middle

Childhood (6 – 11 tahun) •Pertumbuhan lambat •Meningkatnya kekuatan dan keterampilan atletik •Sakit pernafasan hal yang umum, tapi secara umum

•Egosentris

(18)

Bina Nusantara

Periode Perkembangan

Fisik Perkembangan Kognitif Perkembangan Psikososial

Adolescence (11 – 20 tahun)

•Pertumbuhan fsik dan perubahan

lainnya amat sangat cepat •Reproduksi mulai matang •Munculnya resiko kesehatan seperi gangguan makan dan drug abuse

•Mampu berpikir secara abstrak dan berkembangnya penalaran ilmiah •Pikiran yang tidak dewasa ada pada sikap dan tingkah laku tertentu

•Pendidikan fokus pada kerja dan kuliah •Mencari identitas, termasuk identitas seksual jadi sorotan •Relasi dengan orang tua pada umumnya baik •Peer group dapat memberikan

dampak positif atau negatif

Young

Adulthood (20 – 40 tahun)

•Kondisi fsik memuncak

kemudian menurun secara perlahan •Pilihan gaya hidup mempengaruhi kesehatan •Pikiran dan penilaian moral semakin kompleks •Pilihan terhadap pendidikan dan pekerjaan

(19)

Bina Nusantara

Periode Perkembangan

Fisik Perkembangan Kognitif Perkembangan Psikososial

Middle

Adulthood (40 – 65 tahun)

•Penurunan kemampuan sensoris, kesehatan, stamina, dan kekuatan. •Wanita mengalami menopause •Kemampuan mental memuncak, tingginya keterampilan pemecahan

masalah praktis & keahlian

•Karir memuncak tapi ada juga yang mengalami

kejenuhan dan beralih karir

•Sense identitas terus berkembang, transisi paruh baya mulai muncul

•Tanggung jawab sebagai orang tua & mengasuh anak dapat

menyebabkan stress

Late Adulthood (65 tahun ke atas)

•Kebanyakan orang lansia tetap sehat & aktif, tapi kemampuan fsiknya menurun •Lambat dalam bereaksi •Meskipun kapasitas intelektual dan memori di beberapa area dapat menghilang, namun banyak lansia yang

mencari cara untuk

(20)

Pengaruh dalam Perkembangan

Pengaruh dalam Perkembangan

Ada beberapa hal yang mempengaruhi

perkembangan manusia. Pelajar dari disiplin ilmu

ini tertarik pada pengaruh normatif – karakteristik

dari suatu peristiwa yang muncul dengan cara

yang sama untuk semua orang dalam suatu

kelompok. Selain itu mereka juga tertarik pada

perbedaan individu (

individual diferences

), yaitu

pengaruh perbedaan dalam diri mereka terhadap

perkembangan mereka.

(21)

1. Heredity/karakteristik lahiriah dari orang tua

biologis dan environment/lingkungan luar mulai dari dalam kandungan dan pelajaran yang berasal dari pengalaman

2. Maturation/Kematangan. Banyak perubahan pada bayi dan kanak-kanak awal karena kematangan

tubuh dan otak.

3. Perkembangan kontekstual seperti keluarga inti, sosioekonomi, budaya, etnis, dan konteks sejarah. 4. Pengaruh normatif seperti usia, peristiwa sosial

(pernikahan, pendidikan formal, dsb), sejarah generasi (perang dunia). Serta pengaruh

non-normatif yaitu karakteristik dari suatu peristiwa yang tidak biasa yang menimpa orang-orang

(22)

5. Periode Kritis atau Periode Sensitif. Periode kritis adalah suatu waktu tertentu saat terjadinya peristiwa tertentu atau tidak adanya peristiwa

tertentu yang sangat berdampak pada

perkembangan seseorang. Periode kritis ini tidak selalu menetap. Misal : seorang ibu hamil yang

harus meminum obat-obatan tertentu ternyata janin mengalami sakit tertentu. Konsep periode kritis ini merupakan konsep yang kontroversi. Karena banyak aspek perkembangan menunjukkan plasticity

kemampuan untuk modifkasi penampilan. Sehingga lebih berguna untuk memperhatikan periode sensitif

– suatu waktu dalam perkembangan dimana

(23)

Pendekatan Perkembangan Life-span

Pendekatan Perkembangan Life-span

Baltes

Baltes

Paul Baltes dan koleganya telah mengidentifkasi 6

prinsip penting dari perkembangan, yaitu :

1. Perkembangan merupakan proses seumur hidup

2. Perkembangan melibatkan mendapatkan

sesuatu dan kehilangan sesuatu

3. Proses perkembangan dipengaruhi faktor

biologis dan budaya

4. Perkembangan melibatkan perubahan alokasi

sumber daya

5. Perkembangan menunjukkan plasticity

(24)

Rangkuman

Rangkuman

• Studi perkembangan manusia merupakan studi tentang perubahan dan stabilitas. Dimulai dari

penelitian tentang masa kanak-kanak pada abad 19. • Studi perkembangan manusia bertujuan untuk

mendapatkan penjabaran (description), penjelasan (explanation), peramalan (prediction) dan modifkasi tingkah laku (modify behavior).

• Pelajar yang mempelajari perkembangan berasal dari beragam disiplin ilmu.

(25)

• Studi perkembangan manusia mempelajari

mengenai perubahan kuantitatif dan perubahan kualitatif.

• Studi perkembangan manusia meliputi 3 domain utama, yaitu : perkembangan fsik, perkembangan kognitif, dan perkembangan psikososial. 8 periode perkembangan manusia, yaitu : periode pranatal, infancy & toddlerhood, early childhood, middle childhood, adolescence, young adulthood, middle adulthood, dan late adulthood.

• Beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan yaitu heredity dan environment, keluarga,

sosioekonomi, budaya, etnis, normatif dan non-normatif, periode kritis atau periode sensitif.

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu keberhasilan pelaksanaan program PUAP adalah keberhasilan penyaluran dana bantuan tersebut kepada petani anggota Gapoktan. Berdasarkan kriteria pihak

Judul : PERBANDINGAN METODE LATIHAN KELINCAHAN OLAH KAKI[SHADOW BADMINTON] ANTARA OLAH KAKI BERTURUT DENGAN LATIHAN OLAH KAKI BERGANTI TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN BULUTANGKIS

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penerima Tunjangan Profesi bagi Guru

Tidak sedikit para pegawai negeri yang secara fisik hadir di ruang kerja namun tidak secara mental, mereka gagal memposisikan diri secara utuh dalam tugas dan tanggung jawab

Sesuai PMK 113/PMK.05/2012 tentang Per­ jalanan Dinas dalam Negeri pada lampiran III mengatur bahwa pelaksana SPD dalam kota kurang dari 8 jam hanya dapat diberikan biay a uang

Memperhatikan perkembangan realisasi tersebut, Pemerintah melakukan konsolidasi fiskal terhadap pendapatan negara, belanja negara dan pembiayaan anggaran melalui APBN

4 Perlu studi lebih lanjut dengan katalog kegempaan yang lebih lengkap sehingga dapat mendukung metode variasi seismotektonik sebagai indikator tingkat potensi

UNIT KESEHATAN 15 PEMBANGUNAN CADET LOUNGE UNIT PSIKOLOGI 16 PEMBUATAN RUANG KONSELING UNIT PSIKOLOGI 17 PENATAAN RUANG BIMBINGAN KELOMPOK UNIT PSIKOLOGI 18 PEMBUATAN RUANG