• Tidak ada hasil yang ditemukan

Balkis Usaha Produksi dan Pemasaran Baj

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Balkis Usaha Produksi dan Pemasaran Baj"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

“BALKIS” USAHA PRODUKSI DAN PEMASARAN BAJU LUKIS SEBAGAI CINDERAMATA SERTA MEDIA PROMOSI PARIWISATA

DAN BUDAYA LOKAL NUSA PENIDA

BIDANG KEGIATAN:

PKM – KEWIRAUSAHAAN (PKM-K)

DIUSULKAN OLEH I GEDE DANA SANTIKA

I KADEK ASTANA PUTRA I KOMANG ALIT PUTRA I MADE SUGITA ARBAWA

NIM. 1113021077 NIM. 1114081178 NIM. 1012021165 NIM. 1014071094

/TA: 2011 /TA: 2011 /TA: 2010 /TA: 2010

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA

(2)

ii HALAMAN PENGESAHAN

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1. Judul Kegiatan : “BALKIS” USAHA PRODUKSI DAN PEMASARAN BAJU LUKIS SEBAGAI CINDERAMATA SERTA MEDIA PROMOSI PARIWISATA DAN BUDAYA LOKAL NUSA PENIDA

2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K ( ) PKM-KC ( ) PKM-T () PKM-M

3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : I Gede Dana Santika

b. NIM : 1113021077

c. Jurusan/Fakultas : Pendidikan Fisika/MIPA

d. Universitas : Universitas Pendidikan Ganesha

e. Alamat Rumah dan No. Tel/Hp : Jln. Pantai Indah, Gang 2 No 23, Singaraja 083117557429

f. Alamat email : [email protected] 4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 3 orang

5. Dosen Pendamping

a.Nama Lengkap dan Gelar : Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.

b.NIDN : 0001126009

c.Alamat Rumah dan No Tel./Hp : Jln. Yudistira, No 8A, Singaraja/08164738786 6. Biaya Kegiatan Total :

a. Dikti : Rp 9.239.500,-

(3)

iii

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

DAFTAR ISI ... iii

A. LATAR BELAKANG ... 1

B. PERUMUSAN MASALAH ... 2

C. TUJUAN ... 2

D. LUARAN YANG DIHARAPKAN ... 3

E. KEGUNAAN ... 3

F. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ... 4

G. METODE PELAKSANAAN ... 7

H. JADWAL KEGIATAN ... 9

(4)

iv DAFTAR TABEL

RENCANA BIAYA TETAP PRODUKSI ... 5

RENCANA BIAYA PROMOSI DAN PEMASARAN ... 6

DESKRIPSI PRODUK ... 8

STRATEGI PROMOSI ... 8

DAFTAR HARGA BAJU LUKIS DI BEBERAPA TEMPAT DI PROVINSI BALI... 9

JADWAL KEGIATAN PROGRAM ... 9

(5)

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Nusa Penida merupakan pulau yang terletak di sebelah tenggara pulau Bali. Selain merupakan sebuah pulau, Nusa Penida juga merupakan sebuah kecamatan. Kecamatan Nusa Penida merupakan bagian dari wilayah kabupaten Klungkung, provinsi Bali. Wilayah kecamatan Nusa Penida terbagi atas tiga pulau bagian, diantaranya pulau Nusa Penida, pulau Nusa Lembongan, dan pulau Nusa Ceningan. Sebagaian besar wilayah kecamatan Nusa Penida didominasi oleh wilayah laut.

Sebagai kecamatan kepulauan, Nusa Penida yang dikenal sebagai The Golden Egg of Bali, memiliki banyak objek wisata. Dari semua objek wisata yang

terdapat di Nusa Penida, sebagaian besar merupakan objek wisata pantai dan laut. Berdasarkan informasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, saat ini telah terdapat 16 objek wisata di kecamatan Nusa Penida. Objek-objek wisata tersebut tersebar ke ketiga pulau yang merupakan bagian dari kecamatan Nusa Penida. Dari sekian objek wisata yang ada, 14 diantaranya merupakan objek wisata pantai. Disamping itu, ditetapkannya Nusa Penida sebagai bagian dari Kawasan Segitiga Karang Dunia pada bulan November 2009 juga merupakan salah satu hal penting yang menjadi daya tarik Nusa Penida. Ditetapkannya Nusa Penida sebagai bagian dari Kawasan Segitiga Karang Dunia ini didasari atas kajian ekologi secara cepat (Rapid Ecological Assessment) yang dilaksanakan bulan November 2009, yang menemukan sekitar 296 jenis karang dan 576 jenis ikan terdapat diperairan Nusa Penida (bappeda.klungkungkab.go.id).

(6)

2

untuk menyebarluaskan potensi-potensi pariwisata tersebut sehingga dapat diketahui masyarakat luas.

Permasalahan yang ada adalah sampai saat ini usaha promosi potensi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida tergolong masih kurang. Yang dilakukan oleh kebanyakan agen penyedia jasa pariwisata Nusa Penida hanyalah mempostingkan artikel-artikel terkait dengan objek-objek wisata Nusa Penida di web mereka. Kenyataannya usaha tersebut kurang efektif. Hal penting yang perlu

diketahui adalah ketika wisatawan berkunjung ke suatu tempat, faktanya mereka selalu ingin membawa cinderamata dari tempat tersebut sebagai bukti bahwa mereka telah berkunjung dan kenyataannya sampai saat ini Nusa Penida belum menyediakan itu.

Usaha pembuatan dan penjualan baju lukis berbasis pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida dalam hal ini dinilai merupakan sebuah solusi yang tepat terkait dengan permasalah tersebut. Disamping berfungsi sebagai cinderamata bagi para wisatawan, mengingat kecenderungan keinginan wisatawan untuk memperoleh cinderamata lokal, usaha ini juga diharapkan mampu berfungsi sebagai media promosi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida. Ini dapat dilakukan dengan mencantumkan gambar objek wisata dan budaya lokal Nusa Penida pada baju yang akan dijual, sehingga secara tidak langsung objek-objek wisata tersebut akan terpromosikan ke tempat dimana wisatawan berasal.

B. PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka terdapat tiga permasalahan utama dari proposal ini.

1. Bagaimana mekanisme produksi “BALKIS”? 2. Bagaimana mekanisme pemasaran “BALKIS”?

3. Bagaimana peluang profit dan keberlanjutan usaha “BALKIS”?

C. TUJUAN

(7)

1. menciptakan usaha penyediaan cinderamata berupa baju lukis berbasis pariwisata dan budaya lokal bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida,

2. mempromosikan potensi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida.

D. LUARAN YANG DIHARAPKAN

Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dengan dibantu industri kecil yang bergerak dalam bidang produksi baju lukis, dapat memproduksi produk komersial berupa baju lukis berbasis pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida. Baju lukis tersebut akan di disain sedemikian rupa sehingga selain berfungsi sebagai cinderamata, baju lukis tersebut juga berfungsi sebagai media promosi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida. Selain itu, setiap pembelian terhadap baju lukis juga akan diberikan stiker yang bertuliskan nama-nama dari objek wisata yang ada di kecamatan Nusa Penida, termasuk budaya lokal, fauna dan flora lokal, serta segala sesuatu yang mencerminkan Nusa Penida. Usaha ini diharapkan mampu menjadi unit usaha yang membuka lapangan kerja baru serta berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di kecamatan Nusa Penida.

E. KEGUNAAN 1. Bagi Mahasiswa

Kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa, sehingga dapat merangsang mereka berpikir kreatif, inovatif, dan dapat bekerja dalam tim. Tuntutan untuk bekerja sama dalam tim ini akan berdampak positif pada peningkatan kebersamaan, tanggung jawab, serta rasa persatuan untuk menciptakan suatu produk yang berkualitas.

2. Bagi Pemerintah

Usaha ini berfungsi sebagai media promosi potensi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida, sehingga secara tidak langsung akan meringankan tugas pemerintah daerah setempat terkait dengan hal tersebut.

(8)

4

Bagi masyarakat, kegiatan ini akan menambah lapangan kerja baru, sehingga akan berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

4. Bagi Wisatawan

Usaha penjualan baju lukis ini akan berfungsi sebagai tempat dimana wisatawan dapat memperoleh cinderamata lokal yang akan mengindikasikan bahwa mereka telah berkunjung ke Nusa Penida.

F. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

F.1 Jenis Usaha dan Peluang Pasar

Dipilihnya baju lukis sebagai media dalam promosi pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida dikarenakan penulis terinspirasi dari tingginya prospek usaha “Baju Barong Bali”, baju bergambar Barong dimana gambar tersebut dibuat dengan cara dilukis. Baju Barong Bali merupakan baju cinderamata khas Bali yang terbuat dari kain Rayon Jersey, tanpa kerah, dan pada bagian bawah serta ujung-ujung lengannya terumbai (tanpa jahitan). Kain Rayon Jersey dipilih sebagai bahan dasar pembuatan baju ini karena jenis kain ini bersifat lembut, nyaman, dan adem. Disamping itu, baju ini didisain sedemikian rupa sehingga nyaman digunakan di daerah tropis.

Sampai saat ini, yang dilukis pada Baju Barong Bali hanya gambar Barong saja. Timbul pertanyaan, mengapa tidak dicantumkan lebih banyak gambar objek wisata dan budaya Bali, mengingat prospek usaha yang telah terbukti tinggi. Berdasarkan hal tersebut, penulis berinisiatif untuk mengembangkan disain dari produk ini dengan mengadaptasikan gambar dari objek-objek wisata dan budaya lokal Nusa Penida sehingga sekaligus dapat berfungsi sebagai media promosi. Selain pertimbangan tersebut, jenis usaha yang akan dilaksanakan termasuk jenis usaha baru. Hal ini dikarenakan usaha yang bergerak dalam bidang penjualan baju lukis yang berbasis pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida belum ada.

(9)

tersebut, kebanyakan distributor baju lukis di Bali menjual produk mereka dengan kisaran harga Rp 25.000 sampai dengan Rp 30.000. Dengan memberikan fasilitas tambahan berupa stiker, diharapkan harga Rp 30.000/baju yang akan penulis pasarkan dapat bersaing dengan harga tersebut. Kemudian ditinjau dari segi jumlah konsumen, seperti yang telah disampaikan, informasi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali menyebutkan bahwa terdapat rata-rata 694 orang wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida tiap harinya. Hal ini jelas menunjukkan bahwa usaha ini memiliki tingkat konsumen yang tinggi sehingga dinilai dapat memberi peluang usaha yang profitable, baik bagi penulis maupun bagi perkembangan potensi pariwisata setempat.

F.2 Analisis Kelayakan Usaha F.2.1 Asumsi

Dalam perencanaan program ini, diasumsikan bahwa dalam satu bulan akan dapat diproduksi sebanyak 200 buah baju lukis berbahan dasar kain Rayon Jersey.

F.2.2 Analisis Ekonomi Usaha a. Biaya Produksi (BP)

a.1 Biaya Tetap (BT)

Adapun perincian biaya tetap yang diperlukan dalam usaha pembuatan 200 buah baju lukis berbasis pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida ini adalah sebagai berikut.

Tabel 1. Rencana Biaya Tetap Produksi

No. Jenis Modal Kerja Jumlah Harga per satuan (Rp)

Harga Total (Rp)

1.

Pembelian baju polos berbahan dasar kain Rayon Jersey berbagai warna dan ukuran

200 buah 15.000 3.000.000

2. Biaya pelukisan 200 buah 2.000 400.000

Total Modal Operasional 3.400.000

a.2 Biaya Tidak Tetap (BTT)

(10)

6

Tabel 2. Rencana Biaya Promosi dan Pemasaran

No. Jenis Modal Kerja Jumlah Harga per

Total Modal Operasional 1.065.000

Berdasarkan anggaran biaya di atas, total biaya produksi 200 buah baju lukis berbahan dasar kain Rayon Jersey dalam waktu 1 bulan adalah sebanyak:

BP = BT + BTT

c. Laporan laba atau rugi (L/R)

L/R = HU – BP; karena HU > BP, maka

L = Rp 6.000.000 - Rp 4.465.000 = Rp 1.535.000 d. Break Event Point (BEP)

BEP = BP : total produksi

BEP = Rp 4.465.000 : 200 = Rp 22.325

Titik balik modal produksi baju lukis akan diperoleh apabila harga jual persatuan adalah Rp 22.325

e. Benefit Cost (B/C) Ratio

B/C rasio = HU : BP

B/C rasio = Rp 6.000.000 : Rp 4.465.000 = 1,34

Artinya, dari sebanyak Rp 4.465.000 biaya yang dikeluarkan akan diperoleh hasil usaha 1,34 kali lipat, sehingga layak untuk diusahakan.

f. Return of Investment (ROI)

(11)

Luaran Kegiatan

 Adanya analisis laba atau rugi dalam pemasaran produk  Dihasilkannya produk dengan

kualitas yang lebih baik. Luaran Kegiatan

 Dihasilkannya produk baju lukis yang siap dipasarkan

 Adanya usaha pemasaran produk baju lukis bersama mitra usaha Tahap Awal

Survei pasar

 Persiapan bahan baku dan peralatan operasional Penentuan mitra usaha

Tahap inti

 Pembuatan dan penyerahan disain

Pembuatan produk  Promosi produk bersama

mitra usaha

Penyortiran produk Pemasaran produk

Tahap Akhir Evaluasi pemasaran Evaluasi kualitas produk Perbaikan mutu produk

Luaran Kegiatan

 Adanya informasi peluang usaha produk baju lukis

 Adanya mitra usaha yang dapat membantu dalam pemasaran produk

 Persiapan bahan baku dan peralatan operasional Penentuan mitra usaha ROI = (Rp 1.535.000 : Rp 4.465.000) x 100% = 34,39%

Artinya, dari sebanyak Rp 4.465.000 biaya yang dikeluarkan akan diperoleh keuntungan sebesar 34,39% untuk penggunaan modal usaha yang efektif.

g. Jangka waktu modal kembali (JWP)

JWP = (Investasi + BP) : (L x lama Produksi)

JWP = (Rp 1.065.000 + Rp 4.465.000) : (Rp 1.535.000 x 1 bulan) = 3,21 bulan. Artinya, modal akan kembali setelah lama produksi 3,21 bulan ( 3bulan).

G. METODE PELAKSANAAN

Program kreativitas ini dilakukan melalui beberapa tahap sebagai berikut.

(12)

8

Strategi pemasaran yang akan diterapkan adalah berdasarkan bauran pemasaran (4P), yaitu product, place, promotion, and price.

1. Product

Tabel 3. Deskripsi Produk

Strategi Produk Penjelasan

Design

a. Mencantumkan gambar objek wisata dan budaya lokal Nusa Penida (promotif).

b. Gambar pada baju dibuat secara hand-made (dilukis) c. Bernilai seni

d. Nyaman digunakan (lembut dan adem) e. Dibuat dalam berbagai warna dan ukuran Bahan Rayon Jersey yaitu jenis kais yang lembut dan adem Tempat

Produksi

Bali Kwek, tempat produksi baju lukis yang terletak di Kajekangin Beng, Gianyar, Bali.

2. Place

Pemasaran akan dilakukan di seluruh objek wisata yang ada di kecamatan Nusa Penida. Teknik pemasaran yang diterapkan adalah dengan bekerjasama dengan ditro-distro yang terdapat disekitar lokasi wisata, termasuk menitipkannya di homestay ataupun restoran-restoran yang ada disetiap objek wisata.

3. Promotion

Tabel 4. Strategi Promosi

Strategi Promosi Penjelasan

Penyebaran Brosur Brosur-brosur tersebut akan disebar dengan dua cara. Cara yang pertama adalah dengan menitipkan pada homestay dan restoran-restoran yang ada di Nusa Penida. Cara yang kedua adalah dengan membagikan secara langsung kepada pembeli pada saat pembelian.

Interest in Crowded Sistem ini dilakukan sebagai metode untuk menarik perhatian konsumen yang mempunyai asumsi bahwa tempat yang ramai pasti memiliki kualitas barang yang bagus, unik, dan harga terjangkau.

Online marketing Bekerjasama dengan penyedia jasa pariwisata Nusa Penida sehingga produk ini dapat terpromosikan di web ataupun blog mereka.

4. Price

(13)

8000,00/pcs (setiap pembelian satu buah baju akan diperoleh satu buah stiker). Harga ini tergolong murah jika dibandingkan dengan harga yang ditawarkan oleh distributor baju lukis di pasar-pasar seni Bali (tanpa stiker):

Tabel 5. Daftar Harga Baju Lukis di Beberapa Tempat di Provinsi Bali

Nama Tempat Harga

Pasar Seni Sukawati Rp 30.000

Pasar Seni Guwang Rp 30.000

Denpasar Rp 35.000

H. JADWAL KEGIATAN

Program kreativitas ini akan dilaksanakan berdasarkan jadwal kegiatan sebagai berikut.

Tabel 6. Jadwal Kegiatan Program

No. Kegiatan Bulan ke-

1 2 3 4 5 1. Pengajuan usulan PKM-K

2.

Pengajuan surat perjanjian dengan mitra usaha

3. Bimbingan kepada dosen pembimbing 4. Pengumuman diterima DIKTI

5.

Tahap awal pelaksanaan program (survey pasar, penyediaan bahan baku dan alat)

6.

Tahap inti (pembuatan desain dan produk)

7. Tahap inti (promosi, penyortiran, dan penjualan produk)

8.

Tahap akhir (evaluasi pemasaran dan mutu produk)

9. Pembuatan laporan akhir

(14)

10

I. RANCANGAN BIAYA

Rancangan biaya ini diperuntukkan guna memproduksi 200 buah baju lukis berbasis pariwisata dan budaya lokal Nusa Penida.

Tabel 7. Total Biaya Yang Diperlukan

No. Uraian Jumlah Biaya (rp)

1. Biaya Produksi Rp 3.400.000

2. Biaya Promosi dan Pemasaran Rp 1.065.000

3. Biaya Perjalanan Rp 2.700.000

4. Biaya Konsumsi Rp 1.200.000

Jumlah Besar Biaya (Rp)

1.

Pembelian baju polos berbahan dasar kain

2). Biaya Promosi dan Pemasaran

No. Uraian

Biaya Satuan

(Rp)

Jumlah Besar Biaya (Rp)

(15)

3) Biaya Perjalanan

2. Pelaksanaan dan evaluasi

(16)

J. LAMPIRAN

J.1 Daftar Biodata Penyusun Ketua Kelompok

Nama Lengkap : I Gede Dana Santika Jenis Kelamin : Laki-laki

Tempat, Tanggal Lahir : Klumpu, 4 Maret 1993 NIM/Angkatan : 1113021077/2011 Jurusan : Pendidikan Fisika

Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Ganesha

Riwayat Pendidikan :

SD : SD Negeri 2 Klumpu (1999 – 2005) SMP : SMP Negeri 2 Nusa Penida ( 2005 – 2008) SMA : SMA Negeri 1 Nusa Penida ( 2008 – 2011) PT : Undiksha, Singaraja (2011 - sekarang) Pengalaman Menulis :

1. PKM-M didanai 2012, TABBING (Taman Belajar Bahasa Inggris) Sebagai Wahana Pembelajaran Bahasa Inggris Berwawasan Pariwisata Lokal Bagi Remaja Putus Sekolah Di Desa Sakti Kecamatan Nusa Penida Alokasi Waktu Kegiatan PKM : 3 jam/minggu

Anggota Kelompok I

Nama : I Kadek Astana Putra Tempat, Tanggal Lahir : Nusa Penida, 3 Juni 1992 Jenis kelamin : Laki-laki

NIM/Angkatan : 1114081178/2011

Jurusan : S1 Akuntansi

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis

Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Ganesha Riwayat Pendidikan :

SD : SD Negeri 4 Klumpu (1999-2005) SMP : SMP Negeri 3 Nusa Penida (2005-2008) SMA : SMA Negeri 1 Nusa Penida (2008-2011) PT : UNDIKSHA Singaraja (2011 - sekarang) Pengalaman Menulis :-

(17)

Anggota Kelompok II

Nama : I Made Sugita Arbawa

Tempat, Tanggal Lahir : Nusa Penida, 31 Desember 1992 Jenis kelamin : Laki-laki

NIM/Angkatan : 1014071094/2010

Jurusan : Manajemen

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis

Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Ganesha Riwayat Pendidikan :

SD : SD Negeri 3 Kutampi (1998-2004) SMP : SMP Negeri 3 Nusa Penida (2004-2007) SMA : SMA Negeri 1 Nusa Penida (2007-2010) PT : UNDIKSHA Singaraja (2010 - sekarang) Pengalaman Menulis :-

Alokasi waktu untuk kegiatan PKM : 3 jam/minggu

Anggota Kelompok III

Nama : I Komang Alit Putra

Tempat, Tanggal Lahir : Bodong, 21 November 1993 Jenis kelamin : Laki-laki

NIM/Angkatan : 1012021165/2011

Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas : Bahasa dan Seni

Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Ganesha Riwayat Pendidikan :

SD : SD Negeri 2 Ped (1998-2004) SMP : SMP Negeri 2 Nusa Penida (2004-2007) SMA : SMA Negeri 1 Nusa Penida (2007-2010)

PT : UNDIKSHA Singaraja (2010 sampai sekarang) Pengalaman Menulis :-

Alokasi waktu untuk kegiatan PKM : 3 jam/minggu

(18)

J.2 BIODATA DOSEN PENDAMPING

1. Nama Lengkap dan Gelar : Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. 2. Tempat dan Tanggal Lahir : Klungkung, Tahun 1960

3. Jenis Kelamin : Laki-laki

4. NIDN : 0001126009

5. Pangkat/Jabatan : Pembina Tk.I / Lektor Kepala 6. Institusi/Fakultas : Undiksha Singaraja / FMIPA

7. Bidang Keahlian : Pendidikan Fisika & Ilmu Komputer 8. Riwayat Pendidikan :

No Nama Pendidikan Tempat Tahun Sertifikat Bidang Dari Sampai /Gelar

9. Pengalaman Penelitian :

Tahun Judul Kegiatan Sumber

Dana 2005 Pemanfaatan Teknologi Internet sebagai Media Pembelajaran

Fisika dalam pemahaman konsep Gerak Lurus Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2005/2006 (Penelitian Mandiri).

DIPA

2006 Model Pembelajaran Mandiri dengan Pendekatan WBI (Web Based Instruction) dalam Perkuliahan Sistem Operasi. (Sebagai Ketua).

DIPA

2008 Peningkatan Kompetensi Fisika Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Multimedia Interaktif di SMA Negeri Busungbiu. (Sebagai Ketua)

PIPS DP2M

2009-2011

Pengembangan modul software fisika multimedia dengan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar fisika siswa SMA (Sebagai Ketua)

HB DP2M

11. Pengalaman Pengabdian Masyarakat:

Tahun Judul Kegiatan Sumber

Dana 1998 Penerapan pemanas surya modifikasi dari vita untuk

pengeringan rumput laut di Desa Ped Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Propinsi Bali (Sebagai Ketua).

IPTEKS DP2M 1999 Penganekaragaman desain produk kerajinan Tempurung

Kelapa dalam menunjang kepariwisataan di Desa Ped Kecamatan Nusa Penida Klungkung (Sebagai Ketua).

VUCER DP2M 2002 Pemanfaatan Inti Besi Bekas Spoel Lampu Tabung (Ballast)

Dan Transformator (Trafo) Sebagai Usaha Daur Ulang Dalam

(19)

Upaya Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika IKIP Negeri Singaraja. (Sebagai Pembimbing Utama).

2005 Pelatihan Pengembangan Seni Kerajinan Pelepah Pisang Di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. (Sebagai Anggota).

LIFE SKILL DIKNAS

2006 Web Site Sebagai Media Promosi Produk Kerajinan Pelepah Pisang Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Dalam Upaya Meningkatkan Pemasaran Secara Global. (Sebagai Ketua).

VUCER DP2M

2010 Pelatihan Komputer bagi Guru-guru di Nusa Penida. (Sebagai Ketua)

DIPA

2011 IbM Kerajinan. (Sebagai Anggota) DP2M 2011 IbW Nusa Penida. (Sebagai Ketua) DP2M dan

Pemkab

Singaraja, 5 Oktober 2012 Dosen Pembimbing,

Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom NIDN. 0001126009

Gambar

Tabel 1. Rencana Biaya Tetap Produksi
Tabel 2. Rencana Biaya Promosi dan Pemasaran
Tabel 4. Strategi Promosi
Tabel 5. Daftar Harga Baju Lukis di Beberapa Tempat di Provinsi Bali
+2

Referensi

Dokumen terkait

Di dalam litetarur pendidikan matematika, pembuktian secara sintaksis lebih dikenal sebagai dengan pembuktian deduktif formal murni (Weber, 2004).. berangkat dari

Oleh karena itu penulis melihat, apakah manajemen konflik yang dikatakan baik tersebut hanya sebatas pada perwujudan perdamaian saja, bagaimana terkait manajemen

Indikator Kinerja konsumsi ikan pada tahun 2019 sebesar 31,11 kg/kapita/thn atau mencapai 165,30% dari target RPJMD tahun 2019, capaian tersebut sudah mencapai

Dari Tabel di atas bahwa Al-dd yang tertinggi adalah 0,45 yaitu pada horizon C pada pedon 1 (P1) ini disebabkan oleh pH tanah pada bahan induk ini adalah asam sehingga

Pada bab kedua menjelaskan teori-teori yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan yaitu mengenai Teori Kebijakan Program UPK MP, Syarat Penerima SPP,

Menimbang bahwa kekeliruan Pasal 4 huruf d Undang-undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 1999 dapat dilihat dari adanya pertentangan Pasal 4 huruf d dengan Pasal 14 ayat (2)

Kebutuhan system pencahayaan alami (matahari) dan buatan pada suatu ruangan harus di pertimbangkan karena berkaitan erat dengan kegiatan yang di

Penentuan komposisi senyawa dalam minyak atsiri dari daging buah pala menggunakan GCMS–QP 2010S Shimadzu.Penentuan daya terima konsumen menggunakan uji organoleptik dengan 30