BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pencemaran Sungai - Ikan Batak (Neolissochillus sumatranus) Sebagai Bioindikator Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) di Perairan Sungai Asahan
Teks penuh
Dokumen terkait
Perairan di Pelabuhan Kejawanan, Cirebon memiliki kualitas perairan yang buruk, hal ini disebabkan karena nilai konsentrasi logam Pb dalam air pada perairan
berbeda-beda terhadap pengaruh logam berat akan mempengaruhi logam tersebut di dalam tubuh logam berat timbal memiliki berat lebih tinggi daripada berat jenis
Sifat akumulatif ini disebabkan karena kebutuhan organisme terhadap unsur kelumit (unsur yang dibutuhkan dalam konsentrasi kecil) logam berat bersifat esensial dan karena
Adanya logam-logam berat seperti Cr di perairan tentunya berdampak buruk bagi organisme yang hidup di perairan tersebut karena daya racun yang dimiliki oleh bahan aktif dari logam
perairan yang dangkal akan mengandung logam yang lebih tinggi pada badan airnya,. karena arus pada perairan dangkal proses resuspensi sedimen lebih
Masukan limbah yang berasal dari aktivitas manusia (antropogenik) dikhawatirkan mengandung logam berat yang secara langsung maupun tidak langsung akan masuk ke perairan
Berbagai perantara, seperti udara, makanan maupun air yang terkontaminasi oleh logam berat, logam tersebut dapat terdistribusi ke bagian tubuh manusia dan sebagian
KERANG BULU (Anadara inflata) SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN CADMIUM.. (Cd) DI MUARA