• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN LINGKUNGAN DAN STAKEHOLDER PEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MANAJEMEN LINGKUNGAN DAN STAKEHOLDER PEN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN

LINGKUNGAN DAN

STAKEHOLDER

PENDIDIKAN

(2)

Prolog

Pendidikan merupakan salah satu bentuk

perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangan

Pendidikan adalah proses kehidupan yang

masalahnya sangat kompleks dan tetap ada sepanjang manusia membentuk

peradabannya di muka bumi ini

Keberhasilan proses pendidikan

(3)

Manajemen Lingkungan

Pendidikan

Manajemen

berasal dari kata “managio” berarti kepengurusan, atau “manage” atau

managiare” yang berarti melatih dalam mengatur langkah-langkah.

Menurut Nanang Fattah

manajemen merupakan proses merencana,

mengorganisasi, memimpin dan

mengendalikan upaya organisasi dengan segala aspeknya agar tujuan organisasi

(4)

Kelanjutan…

Sahertian

Manajemen terkandung dua

kegiatan, yaitu

fikir (mind)

dan

kegiatan tindak (action).

Secara holistik manajemen suatu

proses atau fungsi-fungsi yang

harus dijalankan dalam suatu

kelompok tertentu secara efektif

dan efisien sehingga mencapai

hasil atau tujuan yang

(5)

Apa itu lingkungan

pendidikan?

Lingkungan adalah segala

material dan stimulus di dalam

dan di luar diri individu, baik

yang bersifat fisiologis,

psikologis, maupun sosio-kultural

Lingkungan pendidikan adalah

segala sesuatu yang ada dan

terjadi di sekeliling proses

pendidikan itu berlangsung yang

terdiri dari manusia, binatang,

(6)

Kelanjutan…

Manajemen lingkungan

pendidikan mempunyai arti yaitu

suatu

sistem pengelolaan

dalam hal pendidikan sebagai

suatu proses atau sistem

organisasi dan peningkatan

kemanusiaan dalam kaitannya

dengan suatu sistem

pendidikan

,

proses

pendidikan

mencangkup proses

(7)

Tujuan Manajemen lingkungan

pendidikan

Pengembang dan pembentuk kemampuan, kepribadian, watak, serta peradaban bangsa

yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa memiliki peran penting

dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan

lingkungan hidup terhadap generasi penerus bangsa

membantu peserta didik dalam interaksi dengan berbagai lingkungan sekitarnya,

(8)

Tri Pusat Lingkungan

Pendidikan

Lingkungan Keluarga

Lingkungan Sekolah

(9)

Pengertian Stakeholder adalah

Stakeholder

adalah siapapun

yang memiliki kepentingan dari

sebuah usaha.

Stakeholder

pendidikan dapat

diartikan sebagai orang yang

menjadi pemegang dan sekaligus

pemberi support terhadap

(10)

Pemetaan Stakeholder

Stakeholder

Utama (Primer)

Stakeholder

utama merupakan

Stakeholder

yang memiliki

keterlibatan secara langsung

dengan suatu kebijakan

pendidikan. Mereka harus

ditempatkan sebagai penentu

utama dalam proses

(11)

Lanjutan …

Stakeholder Pendukung (Sekunder)

Stakeholder pendukung (sekunder) adalah

Stakeholder yang memiliki keterkaitan langsung dalam pendidikan dan menjadi pelaku dalam mengimplementasikan

kebijakan dari stakeholder primer. Yang dimaksud dalam pembagian stakeholder

(12)

Lanjutan …

Stakeholder Pelengkap/Pengguna (Tersier)

Stakeholder tersier merupakan

Stakeholder yang tidak memiliki pengaruh dalam kebijakan pendidikan dan

pelaksanaan atau implementasi kebijakan pendidikan, namun memiliki hak untuk

menentukan penilaian terhadap kebijakan pendidikan dan memiliki hak untuk

menggunakan lulusan lembaga pendidikan. Artinya stakeholder ini adalah masyarakat penyedia lapangan pekerjaan atau

(13)

Peran Stakeholder

Pendidikan

Orang Tua.

Mendukung pelaksanaan belajar mengajar di sekolah, berpartisipasi aktif dalam

mensosialisasikan kegiatan sekolah di berbagai komunitas, bersedia menjadi narasumber sesuai keahlian dan profesi yang dimiliki, menginformasikan nilai-nilai positif dari pelaksanaan kegiatan di sekolah kepada masyarakat secara luas,

(14)

Guru

Berkomunikasi secara berkala dengan

keluarga, yaitu: orang tua atau wali tentang kemajuan anak mereka dalam belajar dan berprestasi, bekerjasama dengan

masyarakat untuk menjaring anak yang tidak bersekolah, mengajak dan

memasukkannya ke sekolah, menjelaskan manfaat dan tujuan sekolah kepada orang tua peserta didik, mempersiapkan anak

agar berani berinteraksi dengan masyarakat sebagai bagian dari kurikulum, seperti

(15)

Komite Sekolah.

pemberi pertimbangan (advisory

agency) dalam penentuan dan

pelaksanan kebijakan pendidikan di

satuan pendidikan, pendukung

(supporting agency), baik yang

berwujud finansial, pemikiran, maupun

tenaga dalam penyelenggaraan

pendidikan di satuan pendidikan,

pengontrol (controlling agency) dalam

rangka transparansi dan akuntabilitas

penyelenggaraan dan keluaran

(16)

Kepala sekolah.

Peran kepala sekolah dalam

stakeholder

pendidikan, adalah

sebagai berikut: mengatur hubungan

sekolah dengan orang tua siswa,

memelihara hubungan baik dengan

BP3, memelihara dan

mengembangkan hubungan sekolah

dengan lembaga-lembaga lain, baik

pemerintah maupun swasta, memberi

pengertian kepada masyarakat

tentang fungsi sekolah melalui

(17)

Peran Pemerintah.

Peran negara dalam dunia pendidikan dilaksanakan oleh pemerintah didasarkan pada Undang-Undang Dasar 1945 (UUD). Dalam UUD 1945 hasil

amandemen Pasal 31 ayat 1-4 disebutkan bahwa: setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya,

pemerintah wajib menguasahakan dan

menyelanggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang, negara memprioritaskan anggaran pendidikan

sekurang-kurangnya duapuluh persen dari anggaran

(18)

Masyarakat usaha.

Selain masyarakat sukarela, banyak juga masyarakat yang mempunyai tujuan

mengambil manfaat dari dunia pendidikan. Para penerbit buku, usaha kursus, penyedia alat

pendidikan, dan pengusaha-pengusaha lainnya. Kelompok ini juga perlu difasilitasi, bahkan jika perlu dibangkitkan kesadarannya, bahwa selain sebagai lahan penghidupan, dunia pendidikan juga memerlukan kesetiakawanan yang dapat memperbaiki kualitas maupun kuantitas

pelayanan pendidikan. Untuk itu, pendekatan usaha terhadap dunia pendidikan adalah

Referensi

Dokumen terkait

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun memungkinkan semua mata

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,

Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan