Pemanenan
Rumput laut dikatakan bermutu baik, jika
mempunyai rendemen serta kekuatan gel yang tinggi Salah satu parameter yang
sangat menentukan mutu rumput laut adalah umur panen
Pengeringan
Setelah dipanen rumput laut harus segera
Waktu pengeringan selama 2-3 hari atau
kadar air mencapai standar kekeringan untuk rumput laut yang telah ditetapkan SNI yaitu untuk jenis Eucheuma 32 %, Gracilaria 25% dan untuk Sargassum dan Turbinaria sebesar 20%.
Segera setelah kering rumput laut dibersihkan
dari kristal-kristal garam yang berwarna putih yang terdapat pada permukaan rumput laut. Adanya kristal garam yang bersifat
higroskopis dapat berakibat meningkatkan kadar air rumput laut selama penyimpanan. Yang perlu diperhatikan adalah selama
Pengemasan dan Penyimpanan
Rumput laut yang telah kering
selanjutnya dikemas dengan
menggunakan kemasan berupa
karung plastik atau goni yang bersih
dan bebas dari bahan yang
berbahaya. Oleh karena rumput laut
merupakan bahan yang bersifat
mengembang, maka untuk
Teknologi Penanganan Rumput Laut Kering Alkali
Rumput laut yang telah mendapat proses alkali mempunyai mutu yang lebih baik dibandingkan dengan rumput laut kering biasa. Perendaman dalam larutan alkali dimaksudkan untuk
meningkatkan kekuatan gel pikokoloid yang diperoleh Alkali Treated Seaweed.
Perendaman dilakukan segera setelah rumput laut dipanen dan dibersihkan. dengan
menggunakan larutan KOH 1.5 – 3 % dalam bak plastik atau bak semen selama 2 – 3 jam.
Perendaman dalam larutan alkali selain
dapat meningkatkan gel pikokoloid yang diperoleh, juga diperoleh warna rumput laut yang lebih kering serta sifat fisiko kimia karaginan yang dihasilkan lebih baik dan karaginan yang dihasilkan
lebih putih.
Untuk rumput laut jenis Sargassum atau
Turbinaria perendaman dilakukan
dengan menggunakan larutan KOH 0.1 – 0.2 % selama 60 menit. Perendaman
dalam larutan tersebut selain dapat menghindari terjadinya degradasi
Teknologi Penanganan Rumput Laut Kering Tawar.
Karung yang berisi rumput laut
kemudian direndam dengan
menggunakan air tawar. Apabila
didekat tempat budidaya rumput laut
terdapat sungai, maka perendaman
dengan menggunakan air mengalir
akan menghasilkan rumput laut
No. Parameter Satuan Hasil Uji Metode Uji Asin Tawar Alkali
1. Air % 26,77 18,62 21,75 SNI.
01-2891-1992 Butir 5.1
2. Abu % 34,38 15,13 15,77 SNI.
01-2891-1992 Butir 6.1
3. Lemak % 0,51 0,58 0,55 SNI.
01-2891-1992 Butir 8.2
4. Protein % 1,87 2,09 1,71 Kjeldahl
5. Serat Kasar % 0,90 5,29 19,64 SNI.
01-2891-1992 Butir 11
6. Karbohidrat % 35,57 58,29 40,58 Perhitungan
7. Energi Kkal/100gr 154,4 246,7 174,1 Perhitungan
Rumput Laut yang dikeringkan dengan
proses yang berbeda-beda mempunyai komposisi nutrisi yang berbeda pula.
Rumput laut yang dikeringkan dengan
proses yang berbeda dapat dimanfaatkan untuk kepentingan yang berbeda, misal : rumput laut kering asin cocok untuk
diambil karagenannya, rumput laut
Indonesia memiliki 249 produk
rumput laut dan produk rasa rumput
laut yang terdaftar di Badan
Pengawasan Obat dan Makanan
sehingga layak dikonsumsi.
”Produk itu berbentuk rumput laut
kering, minuman, kreker,
rumput laut merupakan komoditas
penting untuk dikembangkan namun perlu ada peningkatan mutu agar
disukai konsumen dari berbagai kalangan.
sesuai Standar Nasional Indonesia
(SNI), regulasi kategori pangan, Kodeks Makanan Indonesia (KMI), dan regulasi terkait keamanan pangan.
sanitasi (cara pengolahan pangan dan
SNI atau Rumput Laut (Euchema cottoni)
basah kelas konsumsi diberi kode SNI 01-6492-2000, Rumput Laut Kering untuk
Spesifikasi (SNI 2690.1:2009), Persyaratan Bahan Baku (SNI 2690.2:2009),
Penanganan dan Pengolahan (SNI
2690.3:2009) dan Manisan Rumput Laut dalam Kemasan (SNI 01-6236-2000).
Pengujian KMI dilakukan dalam bentuk
pengamatan terhadap bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai
Penambahan bahan itu untuk tujuan
teknologi (termasuk organoleptik) pada pembuatan, pengolahan, penyediaan, perlakuan, pewadahan,
pembungkusan, penyimpanan atau pengangkutan makanan untuk
menghasilkan atau diharapkan
menghasilkan (langsung atau tidak langsung) suatu komponen atau
mempengaruhi sifat khas makanan.
AcuanPeraturan Menteri Kesehatan