• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGGUNAAN SENYAWA TIOUREA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI TEMBAGA (CU) DALAM LARUTAN ASAM NITRAT (HNO3.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGGUNAAN SENYAWA TIOUREA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI TEMBAGA (CU) DALAM LARUTAN ASAM NITRAT (HNO3."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGGUNAAN SENYAWA TIOUREA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI TEMBAGA (CU) DALAM LARUTAN ASAM NITRAT (HNO3)

Oleh: Hendra Heryanto NIM : 11307141010

Dosen Pembimbing : Dr. P. Yatiman

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki laju korosi, efisiensi inhibisi

tiourea dan mengetahui konsentrasi tiourea yang memadai (IE 90 %) untuk

pengendalian korosi tembaga dalam larutan asam nitrat (HNO3) 1 M pada suhu

30 oC dan waktu pemaparan 6 jam.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kehilangan berat (weight loss), setiap spesimen tembaga dipaparkan dalam larutan asam nitrat

(HNO3) 1 M tanpa dan dengan penambahan tiourea. Konsentrasi tiourea yang

ditambahkan adalah (1,0 ¿ 10-5), (1,0 ¿ 10-4), (2,0 ¿ 10-4), (4,0 ¿ 10-4),

(6,0 ¿ 10-4), (8,0 ¿ 10-4), (1,0 ¿ 10-3), (5,0 ¿ 10-3), (1,5 ¿ 10-2), (2,5

¿ 10-2), (5,0 ¿ 10-2), dan (8,0 ¿ 10-2) M. Sampel tembaga sebelum dan

sesudah pemaparan dalam larutan uji dikarakterisasi menggunakan X-Ray

Difraction (XRD), spektrofotometer Fourier Transform Infra Red (FTIR), dan

Scanning Electron Microscopy (SEM).

Berdasarkan hasil penelitian ini, pada penambahan tiourea dengan rentang

konsentrasi 8,0 ¿ 10-4 M ¿ CTU ¿ 1,0 ¿ 10-5 M ke dalam larutan HNO3

1 M pada suhu 30 oC dan waktu pemaparan 6 jam, laju korosi tembaga meningkat

dan efisiensi inhibisi tiourea menurun dengan bertambahnya konsentrasi tiourea.

Namun, pada rentang konsentrasi tiourea 8,0 ¿ 10-2 M ¿ CTU ¿ 1,0 ¿

10-3 M, laju korosi tembaga menurun dan efisiensi inhibisi tiourea meningkat

dengan bertambahnya konsentrasi tiourea. Konsentrasi tiourea yang memadai (IE

90 %) untuk pengendalian korosi tembaga dalam larutan asam nitrat (HNO3)

1 M pada suhu 30 oC dan waktu pemparan 6 jam adalah 5,0 ¿ 10-2 M.

Kata Kunci: Senyawa tiourea, inhibitor korosi, tembaga, larutan asam nitrat, metode kehilangan berat.

(2)

APPLICATION OF THIOUREA COMPOUND AS CORROSION INHIBITOR OF COPPER (CU) IN A SOLUTION OF NITRIC ACID (HNO3)

By: Hendra Heryanto NIM : 11307141010

Supervisior : Dr. P. Yatiman

This study aimed to investigate the corrosion rate, inhibition efficiency of thiourea and determine the adequate concentration of thiourea (IE ≥ 90%) in controlling copper corrosion in a solution of nitric acid (HNO3) 1 M at

temperature of 30 °C and the immersion time of 6 hours.

The method used in this research was weight loss method, any copper

specimen immersed in a solution of nitric acid (HNO3) 1 M without and with the

addition of various concentrations of thiourea. The concentrations of thiourea added was (1,0 ¿ 10-5), (1,0 ¿ 10-4), (2,0 ¿ 10-4), (4,0 ¿ 10-4), (6,0 ¿

10-4), (8,0 ¿ 10-4), (1,0 ¿ 10-3), (5,0 ¿ 10-3), (1,5 ¿ 10-2), (2,5 ¿ 10 -2), (5,0 ¿ 10-2), and (8,0 ¿ 10-2) M. Copper samples before and after

immersion in the test solutions were characterized by using X-Ray Difraction (XRD), spectrophotometer Fourier Transform Infra Red (FTIR), and Scanning Electron Microscopy (SEM).

According to this research, the addition of thiourea with the concentration

range of 8,0 ¿ 10-4 M ¿ C

TU ¿ 1,0 ¿ 10-5 M in 1 M HNO3 solution at

temperature of 30 °C and the immersion time of 6 hours, the corrosion rate of copper increased and the inhibition efficiency of thiourea decreased with increasing concentration of thiourea. However, in the concentration range of

thiourea 8,0 ¿ 10-2 M ¿ CTU ¿ 1,0 ¿ 10-3 M, the corrosion rate of

copper decreased and the inhibition efficiency of thiourea increased with

increasing concentration of thiourea.The adequate concentration of thiourea (IE ≥

90%) as corrosion inhibitor of copper in the solution 1M HNO3 at temperature of

30 °C and immersion time of 6 hours was 5,0 ¿ 10-2 M.

Keywords: thiourea compound, corrosion inhibitor, copper, nitric acid solution, weight loss method.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil persepsi karyawan terhadap budaya organisasi dilihat dari persepsi karyawan terhadap kepemimpinan, persepsi karyawan terhadap norma dan praktek manajemen,

Dari hasil perbandingan kompleksitas waktu yang diperlukan oleh selection sort, insertion sort, dan bubble sort ternyata memiliki kompleksitas waktu yang sama,

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kepala desa sesuai dengan target

Tugas di bidang supervisi adalah tugas-tugas kepala sekolah yang berkaitan dengan pembinaan guru untuk perbaikan pengajaran. Supervisi merupakan suatu usaha memberikan

Scalable Vector Graphics (SVG) sebuah pemrograman grafik berbasis vektor yang memiliki kemampuan menciptakan gambar dengan ukuran file relatif lebih kecil dibandingkan format

Using the contrast clue, the word picturesque in this sentence means

Stadium II atau stadium transisi berlangsung selama 1 – 3 minggu dengan gejala penyakit lebih berat dimana penderita mengalami nyeri kepala yang hebat dan kadang disertai

Otak besar  Otak besar  Otak tengah Otak tengah Otak depan Otak depan Otak kecil Otak kecil Sumsum lanjutan Sumsum lanjutan Saraf somatik Saraf somatik Saraf otonom Saraf otonom..