SISTEM TAROMBO BATAK
Muttaqin Nasution
1,M.Irwan Padli Nasution
2 Sekolah Tinggi Teknik Harapan MedanJurusan Sistem InformasiJl. HM Jhoni No 70 Medan, Indonesia [email protected]
Abstrak
Judul dari Tugas Akhir ini adalah “Sistem Tarombo Batak”.Suku Batak dikenal dengan banyaknya marga yang diambil berdasarkan garis keturunan bapak (patrilineal), yang dimiliki oleh setiap keluarga Batak. Garis keturunan tersebut disebut dengan Tarombo. Dahulu tarombo keluarga disampaikan seorang ayah secara lisan, kepada anak laki-laki yang akan pergi merantau atau menikah sebagai bekal utama. Garis keturunan menurut bapak yaitu anak laki-laki yang telah “Dewasa”. Ukuran dewasa dalam hal ini bukan usia, tetapi telah berumah tangga. Keturunan atau anak laki-laki yang belum menikah tidak masuk kategori dicatatkan dalam tarombo, apabila yang bersangkutan sampai akhir hayatnya tidak mempunyai anak laki-laki maka garis silsilah akan terhenti. Dengan adanya tarombo seorang batak dapat mengetahui posisinya di dalam marga, silsilah keturunan dan saudara-saudara semarga secara keseluruhan. Sistem informasi ini dibangun menggunakan windows 7 yang mencakup aplikasi web server apache, bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Selain itu aplikasi ini juga didukung menggunakan bahasa pemrograman web lainnya seperti HTML dan CSS.
Kata Kunci: Tarombo Batak, Silsilah Marga Batak, My SQL, HTML
Abstract
The tittle of this final project is “Sistem Tarombo Batak”. Batak tribe known by the many clans that were taken by the father lineage (patrilineal), which is owned by each family Batak. The lineage called Tarombo. Tarombo first family delivered orally father, the boys who would go wabder or get married as the main stock. Lineage according to the father of the boy who has “Adult”. Adult size in this case is not of age, but had to settle down. Descent or boys who are not married are not in category listed in Tarombo, if the person concerned to the end did not have a boy then the lineage is interrupt. The existance of a Batak Tarombo can determine its position within the clan, lineage and brothers in its entirety. This information system is built using Windows 7 which includes the apache web server, the application programming language PHP and the MySQL database. Moreover this application is also supported using other web programming languages such as HTML and CSS.
Keywords: Tarombo Batak, Batak Clan Genealogy, MySQL, HTML.
1.Pendahuluan
Ada banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia yang tercinta ini, salah satunya adalah budaya batak dan masih banyak lagi.Suku batak merupakan salah satu suku bangsa Indonesia yang terletak di sumatera utara.Nama batak merupakan sebuah tema kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari tapanuli dan sumatera timur.Suku bangsa yang dikategorikan ke dalam suku batak yaitu batak toba, batak karo, batak pakpak, batak simalungun, batak angkola, dan batak mandailing.
Suku batak dikenal dengan banyaknya marga yang diambil berdasarkan garis keturunan bapak (patrilineal), yang dimiliki oleh setiap
keluarga batak.Garis keturunan tersebut disebut dengan Tarombo.Dengan tarombo seorang batak mengetahui posisinya dalam marga, silsilah keturunan dan saudara-saudara semarga secara keseluruhan.
Dahulu tarombo keluarga disampaikan seorang ayah secara lisan, kepada anak laki-laki yang akan pergi merantau atau akan menikah sebagai bekal utama. Garis keturunan menurut bapak yaitu anak laki-laki yang telah “dewasa”. Ukuran dewasa dalam hal ini bukan usia, tetapi telah berumah tangga.Keturunan atau anak laki-laki yang belum menikah, atau meninggal sebelum menikah tidak masuk kategori dicatatkan dalam tarombo. Apabila yang bersangkutan sampai
akhir hayatnya tidak mempunyai anak laki-laki maka garis silsilah terhenti.
1.1. Batasan Masalah
Agar tidak terjadi kesalahan persepsi dan
tidak meluasnya pokok bahasan, maka penulis memberikan batasan–batasan masalah. Pembuatan sistem ini dibatasi pada hal-hal sebagai berikut: 1. Data Sumber Tarombo Batak hanya bersumber
dari buku.
2. Sistem informasi yang ingin dibagun adalah sistem informasi berbasis web.
3. Aplikasi ini hanya menjelaskan tentang Tarombo Mandailing dan pembagian marga serta penentuan kata sapaan.
4. Hanya bisa diakses dengan melakukan log in sebagai admin.
5. User Hanya dapat melihat tampilan aplikasi, mengisi data kontak serta menyampaikan pendapat dan pertanyaan pada kolom komentar.
6. Perancangan sistem informasi menggunakan
bahasa pemrograman PHP dan database
MySQL.
7. Sistem operasi yang digunakan adalah
Windows Xp SP2 yang mencakup aplikasi XAMPP Version 1.5.3 Web Server Apache 2.2.3, web scripting PHP (PHP 5.2.4), MySQL 5.0.4.5, HTML (HyperTextMarkuoLanguage), CSS (Cascading Style Sheet) serta menggunakan website editor Macromedia
Dreamweaver 8 dan Macromedia Firework 8
sebagai aplikasi perancang layout.
8. Pengujian sistem tidak dilakukan secara online
seperti seharusnya melainkan hanya di
localhost.
2. Metode Penelitian
Berikut ini beberapa yang digunakan untuk membuat aplikasi Sistem Tarombo Batak :
2.1. Tarombo
Menurut Drs.Richard Sinaga (2013:22) Martarombo atau martutur adalah mencari atau menentukan titik pertalian darah yang terdekat dalam rangka menentukan hubungan kekerabatan. Dengan mengetahui hubungan kekerabatan itu maka dengan sendirinya pula dapat ditentukan kata sapaan yang akan digunakan[1].
2.2. Suku Batak
Batak merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia yang mana sebagian besar bermukim di Sumatera Utara. Suku yang dikategorika sebagai Batak yaitu ; Batak Toba, Batak Karo, Batak
Simalungun, Batak Pakpak, dan Batak Mandailing, kategori tersebut dibagi berdasarkan nama daerah asalnya misalnya Batak Toba mendiami daerah Toba, Batak Karo mendiami daerah Karo, Batak Simalungun mendiami daerah Simalungun begitu
juga dengan yang lainnya
(Koentjaraningrat,2007)[2].
2.3 Sejarah Mandailing
Mandailing adalah kawasan yang terbentang di pedalaman pesisir pantai barat. Banyak pendapat tentang asal kata Mandailing. Sebagaian mengatakan berasal dari kata “Mande Hilang” (Minangkabau), artinya “Ibu yang hilang”. Sumber lain mengatakan dari “Mandala Holing”, suatu kerajaan yang diyakini sudah ada sejak abad ke-12 dan membentang dari Portibi di Padang Lawas hingga Panyabungan. Bahkan sumber lain mengatakan kerajaan ini sudah ada sejak abad ke-6 dan berhasil menaklukkan sebagian pantai sumatera dan tanah melayu.
Menurut Abdullah Lubis (1998) , Marga di Mandailing secara umum dibedakan atas tempat tinggal mereka pada masa lalu. Misalnya :
1. Mandailing Julu dan Pakantan
Biasanya didominasi oleh marga Lubis,
Nasution, Parinduri, Matondang, Batubara, Daulay, Nai Monte, Hasibuan, Pulungan.
2. Mandailing Godang
Biasanya didominasi oleh marga Nasution,
Lubis, Hasibuan, Harahap, Batubara, Matondang, Rangkuti, Mardia, Parinduri, Batu na Bolon, Pulungan, Rambe, Mangintir, Nai Monte, Panggabean, Tangga Ambeng, Margara[3].
2.4. Use Case Diagram
Diagram ini menggambarkan aktifitas aktor di dalam sistem yang dirancang. dibuat berdasarkan keperluan aktor, merupakan “apa” yang dikerjakan sistem, bukan “bagaimana” sistem mengerjakannya. Hubungan antara aktor dengan sistem tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini
Terdapat dua pengakses sistem pada Gambar 2.1 yaitu User dan administrator, keduanya memiliki hak dan peran yang berbeda.Form kontak berguna bagi user dalam mengisi komentar pada aplikasi tetapi tidak ditampilakan ke dalam website. 2.6 Statechart Diagram
Diagram ini menggambarkan transisi dan perubahan keadaan (dari satu keadaan ke keadaan lainnya) suatu objek pada sistem dikarenakan input yang diterima Gambar 2.2 menunjukkan perubahan keadaan ketika seorang pengguna sedang menggunakan sistem ini untuk melihat aplikasi yang di buat.
Gambar 2.2 Statechart Diagram dari sistem Pada tahap ini pengguna masuk pada halaman depan, pengguna akan melihat tampilan Tarombo Batak, adat dan silsilah serta data kontak yang berisi data-data dalam aplikasi yang di bangun.
2.7 Bahasa Pemograman PHP
Menurut Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer (2005:3) PHP merupakan bahasa pemrograman server side yang paling populer dan banyak digunakan. Pada awalnya PHP memiliki singkatan Personal Home Page tool yang pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdford. Namun sekarang PHP sudah dibuat dan dilengkapi oleh banyak pihak sehingga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Singkatannya juga telah berubah menjadi singkatan berulang, yakni PHP Hypertext Preprocessor[4]
2.8 MySQL
Menurut Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer (2005:3) MySQL adalah Server database yang pada dasarnya berfungsi untuk mengelola, memproses, dan menampung berbagai macam data. Dalam bahasa SQL data akan diatur dalam baris dan kolom pada tabel. Ada banyak server database
yang bisa digunakan, namun salah satu server database yang populer dan banyak digunakan orang adalah MySQL. Selain karena bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, MySQL juga dapat berjalan pada sistem operasi apa pun[5].
3 Analisis
Analisis sistem merupakan kegiatan penguraian suatu sistem informasiyang utuh dan nyata ke dalam bagian-bagian atau komponen-komponen komputeryang bertujuan untuk mengidentifikasikan serta mengevaluasi masalah-masalahyang muncul, hambatan-hambatan yang mungkin terjadi dan kebutuhankebutuhanyang diharapkan sehingga mengarah kepada suatu solusi untukperbaikan maupun pengembangan ke arah yang lebih baik. Kebutuhan itu meliputi kebutuhan dasar sistem, kebutuhan perangkat lunak maupun kebutuhan perangkat keras. Dengan mengetahui kebutuhan sistem maka akan mempermudah proses perancangannya.
Ruang lingkup pada penelitian ini ialah membangun sebuah media informasi yang mengupas secara detail mengenai Tarombo Batak. Media informasi ini berisi tentang pembagian marga serta penentuan kata sapaan, menjelaskan secara rinci sapaan atau panggilan kekerabatan yang tepat, baik sapaan kepada yang lebih tua maupun yang lebih muda.
3.1 Activity Diagram
Diagram ini menggambarkan alur proses berupa urutan-urutan kegiatan yang terjadi di dalam sistem yang dirancang. Bagaimana masing-masing alur berawal, hasil yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.
Berdasarkan Gambar 3.1 user akan mengisi data buku tamu dan kontak serta komentar pada aplikasi yang disediakan oleh admin
3.2 Perancangan Antarmuka Home
Rancangan Antarmuka Home akan menampilkan petunjuk, serta fitur-fitur yang ada di dalam Admin
Gambar 3.2 Rancangan Antarmuka Home
3.3 Perancangan Antarmuka Tarombo
Halaman ini menampilkan daftar tarombo dan admin berhak untuk menghapus data tersebut apabila ditemukan data yang tidak sesuai
Gambar 3.3 Rancangan Antarmuka Tarombo
3.4 Perancangan Antarmuka Marga
Halaman ini menampilkan daftar Marga dan admin berhak untuk menghapus data tersebut apabila ditemukan data yang tidak sesuai
Gambar 3.4 Rancangan Antarmuka Marga
3.5 Perancangan Antarmuka Tamu
Halaman ini menampilkan daftar Tamu dan admin berhak untuk menghapus data tersebut apabila ditemukan data yang tidak sesuai
Gambar 3.5 Rancangan Antarmuka Tamu
3.6 Perancangan Antarmuka Kontak
Halaman ini menampilkan daftar Kontak dan admin berhak untuk menghapus data tersebut apabila ditemukan data yang tidak sesuai
Gambar 3.6 Rancangan Antarmuka Kontak
4. Implementasi Sistem
Implementasi sistem merupakan proses membuat, memasang, dan menguji sistem ke dalam operasi. Tahap ini bertujuan untuk mengetahui apakah kebutuhan sistem yang telah diintegrasikan telah terpenuhi.
Terdapat tiga proses pengujian input data didalam pembuatan aplikasi, yaitu:
1. Proses pengujian input data admin 2. Proses Pengujian Input Data Member 3. Proses Pengujian Input Buku Tamu
4.1. Halaman Depan User
Berikut halaman menu utama dari User, disini User dapat memilih menu-menu lainnya seperti Tarombo, Marga, Tamu dan Menu Contact. Menu admin bisa dilihat oleh user tetapi user tidak dapat masuk login karena yang mengetahui username dan passwordnya hanyalah admin.
Gambar 4.1Halaman Depan User
4.2 Halaman Depan Marga
Halaman ini user dapat melihat tentang istilah marga batak
Gambar 4.2 Halaman Depan Marga
4.3 Halaman Depan Tarombo
Halaman ini user dapat melihat tentang martarombo
Gambar 4.3 Halaman Depan Marga
4.4 Halaman Login
Berikut gambar implementasi dari halaman login yang digunakan untuk masuk ke aplikasi.Halaman login berguna mengakses data yang ada didalam sistem. Login User berisi nama admin dan Login Password di isi dengan password yang telah di inputkan sebelumnya kedalam database.
Gambar 4.4 Login Admin
4.5 Halaman Admin
Berikut tampilan halaman dari login admin, disini admin dapat memilih menu-menu seperti member, kontak, tamu, tambah data.
Gambar 4.5 Halaman Admin
4.6 Daftar Kontak
Berikut daftar Kontak yang telah mendaftar. Dan disini daftar member yang bisa melihat hanya admin , dan form daftar member terdapat di halaman admin.
4.7 Daftar Tamu
Disini admin bisa melihat daftar tamu yang masuk dan admin berhak menghapus data tamu apabila ditemukan data yang tidak sesuai
Gambar 4.7 Daftar Tamu
4.8 Tambah Data Marga
Berikut tambah data disini admin akan menambahkan data marga yang terdapat pada halaman admin.
Gambar 4.8 Tambah Data Marga
4.9 Tambah Data Tarombo
Berikut tambah data disini admin akan menambahkan data tarombo yang terdapat pada halaman admin.
Gambar 4.9 Tambah Data Tarombo
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil perancangan sistem yang telah dibuat, maka kesimpulan yang dapat diambil dari tugas akhir ini adalah:
1. Sebuah aplikasi pengenalan kebudayaan batak yang dapat memberikan informasi tentang budaya kepada masyarakat luas.
2. Sebuah Aplikasi yang memberikan informasi tentang adat, silsilah dan kata sapaan yang tepat yang menambah pengetahuan bagi pembacanya
3. Proses penggunaan yang mudah karena sistem yang berbasis online yang terkoneksi ke internet. Maka siapapun dan dimanapun publik bisa mengakses aplikasi ini dengan mudah selagi terkoneksi ke akses internet. maka kapanpun bisa mengunjungi aplikasi “Tarombo Batak” tersebut.
5.2 Saran
Dari hasil analisis pembuatan program, terdapat beberapa saran bagi pembaca:
1. Masih perlu adanya pengembangan dan penyempurnaan website sehingga tampak lebih menarik
2. Memberikan konfirmasi persetujuan kepada Member, di saat pengunjung melakukan pendaftaran menjadi member.
3. Perancangan website ini diharapkan bisa lebih interaktif agar informasi yang diinginkan pengguna dapat lebih bermanfaat.
Daftar Pustaka :
[1] Sinaga, Richard. 1998. Perkawinan Adat
Dalihan Natolu. Dian Utama. Jakarta.
[2] Koentjaraningrat. 2007. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Djambatan. Jakarta.
[3] Lubis, Abdullah. 1998. Adat Perkawinan
Mandailing. Keluarga Tapanuli Selatan.
Medan.
[4] Tim Penelitian dan Wahana Komputer. 2005.
Pengembangan Web di Linuk dengan Apache, MySQL dan PHP. Salemba Infotek. Jakarta
[5] Tim Penelitian dan Wahana Komputer. 2005.
Pengembangan Web di Linuk dengan Apache, MySQL dan PHP. Salemba Infotek. Jakarta