• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... xi DAFTAR ISTILAH... xii DAFTAR ISI... xix DAFTAR TABEL... xxi DAFTAR GAMBAR... xxiii DAFTAR LAMPIRAN...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... xi DAFTAR ISTILAH... xii DAFTAR ISI... xix DAFTAR TABEL... xxi DAFTAR GAMBAR... xxiii DAFTAR LAMPIRAN..."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

xix

DAFTAR ISI

Teks

Halaman

KATA PENGANTAR... xi

DAFTAR ISTILAH ... xii

DAFTAR ISI ... xix

DAFTAR TABEL... xxi

DAFTAR GAMBAR... xxiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xxv

BAB I. PENDAHULUAN ...

1

1.1. Latar Belakang ...

1

1.2. Rumusan Permasalahan ...

8

1.3. Tujuan Penelitian ...

8

1.4. Ruang Lingkup ...

9

1.5. Manfaat Penelitian ... 10

1.5.1. Manfaat Bagi Penentu Kebijakan... 10

1.5.2. Manfaat Bagi Ilmu Pengetahuan... 10

1.5.3. Manfaat Bagi Praktisi ... 11

1.5.4. Manfaat Bagi Peneliti Lain ... 11

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 12

2.1. Peran Teknologi Informasi dan Outsourcing ... 12

2.2. Outsourcing sebagai Strategi MSDM ... 17

2.3. Strategi Outsourcing Teknologi Informasi ... 18

2.3.1. Faktor Bisnis ... 26

2.3.2. Faktor Teknis dan Resiko ... 30

2.4. Proses Pengadaan/Perekrutan ... 41

2.4.1. Biaya Outsourcing... 41

2.4.2. Kompetisi ... 44

2.4.3. Biaya dan Kompetisi Pembentuk Kepercayaan ... 45

2.5. Kontrak Outsourcing Teknologi Informasi ... 51

2.5.1. Kontrak dan Faktor Strategi ... 53

2.5.2. Insentif dan Pinalti Membentuk Komitmen... 55

2.6. Pelaksanaan Outsourcing Teknologi Informasi... 62

2.6.1. Kepatuhan ... 64

2.6.2. Kerjasama ... 65

2.6.3. Komitmen ... 65

2.6.4. Power Sebagai Fungsi Ketergantungan... 70

2.6.5. Kualitas Kemitraan ... 76

2.6. Kapabilitas... 77

2.6.1. Ruang Lingkup Kapabilitas Provider... 78

2.6.2.

Kapabilitas

Provider dan Keberhasilan Outsourcing TI ... 82

2.7. Penelitian Terdahulu ... 90

2.8. Kerangka Pemikiran... 95

2.8.1. Kerangka Pemikiran Penelitian ... 97

2.8.2. Kerangka Model Penelitian... 99

(2)

xx

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN... 104

3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 104

3.2. Desain Penelitian ... 105

3.3. Data dan Sumber Data ... 106

3.4. Satuan yang Digunakan ... 110

3.5. Teknik Pengumpulan Data ... 111

3.6. Teknik Pengumpulan Contoh ... 111

3.7. Teknik Analisis Data... 112

3.7.1. Analisis Kontingensi ... 113

3.7.2. SEM untuk Meneliti Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Outsourcing... 113

3.7.3. Rumusan Rekomendasi ... 116

BAB IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 117

4.1. Analisis Situasional ... 117

4.1.1. Kelembagaan ... 117

4.1.2. Help Desk TI ... 121

4.1.3. Pranata Kelembagaan... 137

4.2. Analisis Structural Equation Modelling (SEM)... 138

4.2.1. Uji Validitas dan Realibilitas Alat Ukur... 138

4.2.2. Menjawab Hipotesis ... 141

4.2.3. Perbaikan Model ... 145

4.2.4. Evaluasi Model ... 153

4.2.5. Analisis Model Pengukuran ... 154

4.3. Pembahasan Faktor Dominan ... 169

4.3.1. Kapabilitas ... 171

4.3.2. Pengadaan ... 182

4.3.3. Kontrak ... 190

4.3.4. Pelaksanaan... 201

4.3.5. Operasional Teknologi Informasi... 209

4.4. Rancang Bangun ... 211

4.5. Validasi... 214

4.6. Implikasi ... 217

4.5.1. Sumber Daya Manusia ... 217

4.5.2. Organisasional... 224

4.5.3. Kebijakan ... 227

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 232

5.1. Kesimpulan ... 232

5.2. Saran ... 235

DAFTAR PUSTAKA ... 236

(3)

xxi

DAFTAR TABEL

Teks

Halaman

Tabel 1. Dimensi Komitmen ... 56

Tabel 2. Dimensi Komitmen ... 67

Tabel 3. Power Lens ... 71

Tabel 4. Definisi Sumber Power ... 72

Tabel 5. SW-CMM Levels... 81

Tabel 6. SW-CMM Area Proses Kunci ... 81

Tabel 7. CMMI

SM

Area Proses Kunci... 82

Tabel 8. Klastering Proses Outsourcing TI... 85

Tabel 9. Klastering Proses Outsourcing TI (Lanjutan)... 86

Tabel 10. Kapabilitas Inti Teknologi Informasi... 90

Tabel 11. Alasan Outsourcing dari Berbagai Pakar ... 93

Tabel 12. Hasil Penelitian Hubungan Client dan Provider... 94

Tabel 13. Hasil Penelitian Hubungan Kemitraan dan Power Client ... 94

Tabel 14. Hasil Penelitian Hubungan Kapabilitas dan Kinerja Outsourcing ... 95

Tabel 15. Variabel X Penelitian, Definisi Operasional dan Sumber Data

Penelitian

Kapabilitas

...

106

Tabel 16. Variabel X Penelitian, Definisi Operasional dan Sumber Data

Penelitian

Procurement ... 107

Tabel 17. Variabel X Penelitian, Definisi Operasional dan Sumber Data

Penelitian

Kontrak...

107

Tabel 18. Variabel X Penelitian, Definisi Operasional dan Sumber Data

Penelitian

Pelaksanaan

...

108

Tabel 19. Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Sumber Data

Penelitian ...

109

Tabel 20. Data Sekunder dan Sumber Data Penelitian ... 109

Tabel 21. Tingkat Kesenjangan TI Terhadap 6 Bank Sentral di Asia Pasific . 118

Tabel 22. Hasil Uji Validitas Alat Ukur ... 140

Tabel 23. Hasil Uji Reliabilitas Alat Ukur ... 141

Tabel 24. Nilai-t dan Koefisien pada Model Struktural 1 ... 142

Tabel 25. Nilai-t dan Koefisien pada Model Struktural 2 ... 147

Tabel 26. Nilai-t dan Koefisien pada Model Struktural 3 ... 151

Tabel 27. Perbandingan GOF Masing-Masing Model Struktural... 152

(4)

xxii

Tabel 29 . Muatan Faktor,T-value, R

2

dan Errorvar Variabel Pengadaan ... 158

Tabel 30. Muatan Faktor,T-value, R

2

dan Errorvar Variabel Kontrak ... 161

Tabel 31. Muatan Faktor,T-value, R

2

dan Errorvar Variabel Pelaksanaan... 164

Tabel 32. Muatan Faktor,T-value, R

2

dan Errorvar Variabel Operasional TI.. 166

Tabel 33. Nilai Reliabilitas Konstruk atau Construct Reliability Model

Terpilih secara Keseluruhan atau Per Konstruk ... 168

Tabel 34. Kapabilitas Pejabat dan Pegawai GIII DTI-BI ... 220

Tabel 35. Kapabilitas Pejabat dan Pegawai GIII DTI-BI (Lanjutan) ... 221

Tabel 36. Perbandingan Kapabilitas Ketentuan Pegawai, Pelaksana

Outsourcing, dan Penelitian Outsourcing ... 222

Tabel 37. Perbandingan Kapabilitas Ketentuan Pegawai, Pelaksana

Outsourcing, dan Penelitian Outsourcing(Lanjutan) ... 223

Tabel 38. Tugas Pokok dan Produk Pokok Unit Kerja Terkait Outsourcing ... 226

(5)

xxiii

DAFTAR GAMBAR

Teks

Halaman

Gambar 1.

Hubungan Business, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi 12

Gambar 2.

Model Strategy Alignment ... 13

Gambar 3.

Model Strategy Alignment di BI ... 14

Gambar 4.

Data Governance Maturity Model ... 15

Gambar 5.

Pengambilan Keputusan Outsourcing ... 25

Gambar 6.

Pilihan Outsourcing Sesuai Operasi dan Posisi Bisnis ... 28

Gambar 7.

Strategi Grid dari McFarland dan McKenney... 29

Gambar 8.

Kerangka Analisis Resiko Outsourcing... 34

Gambar 9.

Daerah Outsourcing... 38

Gambar 10. Siklus Komitmen : Membangun Kerjasama Jangka Panjang ... 67

Gambar 11. Kerangka Pemikiran Penelitian Rancang Bangun Operasional

TI Bank Sentral Melalui Sistem Outsourcing ... 99

Gambar 12. Diagram Model Hubungan Kapabilitas, Pengadaan, Kontrak,

Pelaksanaan, dan Kapabilitas dengan Operasional TI ... 100

Gambar 13. Diagram Model SEM Hubungan Kapabilitas, Pengadaan,

Kontrak, Pelaksanaan dengan Operasional TI ... 101

Gambar 14. Model Aktivitas BI Sebagai Kerangka Arsitektur TI ... 117

Gambar 15. Struktur Organisasi DTI-BI... 120

Gambar 16. Rancangan Struktur Organisasi DTI-BI ... 120

Gambar 17. Model Struktural Rancang Bangun Operasional TI Melalui

Sistem Outsourcing... 142

Gambar 18. T-value Model Struktural Rancang Bangun Operasional TI

Melalui Sistem Outsourcing ... 143

Gambar 19. Model Struktural 2 Hubungan Kapabilitas, Pengadaan,

Kontrak, Pelaksanaan dengan Operasional TI ... 146

Gambar 20. T-values Model Struktural 2 Hubungan Kapabilitas,

Pengadaan, Kontrak, Pelaksanaan dengan Opearsional TI... 147

Gambar 21. Model Struktural 3 Hubungan Kapabilitas, Pengadaan,

Kontrak, Pelaksanaan dengan Opearsional TI ... 149

Gambar 22. T-values Model SEM Hubungan Kapabilitas Pengadaan,

Kontrak, Pelaksanaan dengan Operasional TI ... 150

Gambar 23. Muatan Faktor Indikator Variabel Laten Kapabilitas ... 154

Gambar 24. Muatan Faktor Indikator Variabel Laten Procurement ... 158

Gambar 25. Muatan Faktor Indikator Variabel Laten Kontrak ... 160

(6)

xxiv

Gambar 27.

Muatan Faktor Indikator Variabel Laten Operasional ... 166

Gambar 28.

Optimalisasi Struktur Organisasi DTI... 213

Gambar 29. Hubungan Kelembagaan Operasional Outsourcing TI ... 214

(7)

xxv

DAFTAR LAMPIRAN

Teks

Halaman

Lampiran 1. Struktur Organisasi ... 252

Lampiran 2. IDI dan FGD ... 253

Lampiran 3.

Sistem dan Aplikasi Ruang Lingkup Help Desk IT... 256

(8)

xxvi

DAFTAR ISTILAH

Arsitektur TI – serangkaian keputusan yang terorganisir konsensus

tentang kebijakan dan prinsip-prinsip, jasa dan solusi bersama,

standar dan pedoman serta produk-produk vendor tertentu yang

digunakan oleh penyedia layanan Teknologi Informasi.

Bank – Bank Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 4

Undang – undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan

sebagaimana telah diubah dengan Undang – undang Nomor 10

Tahun 1998, termasuk kantor cabang Bank Asing.

Bank Indonesia – Bank Sentral Indonesia sebagaimana dimaksud dalam

Undang- Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia

sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik

Indonesia Nomor 3 Tahun 2004.

Biaya outsourcing – Biaya wajar yaitu provider dapat memperoleh

keuntungan yang dapat dipertanggungjawabkan secara benar.

Database – Sekumpulan data komprehensif dan disusun secara

sistematis, dapat diakses oleh pengguna sesuai wewenang

masing-masing, dan dikelola oleh database administrator.

Data Center (Pusat Data) – adalah fasilitas yang digunakan untuk proses

dan penyimpanan data serta informasi secara terpusat pada

sistem TI dan komponen yang terkait.

Disaster Recovery Center (DRC) – Fasilitas pengganti pada saat Pusat

Data (Data Center) mengalami gangguan atau tidak dapat

berfungsi antara lain karena tidak adanya aliran listrik ke ruang

computer, kebakaran, ledakan, atau kerusakan pada komputer,

yang digunakan sementara waktu selama dilakukannya pemulihan

(9)

xxvii

Pusat Data Bank Bank Indonesia untuk menjaga kelangsungan

kegiatan usaha (business continuity).

Evaluasi – Merupakan tahapan akhir dalam manajemen strategis yang

berhubungan dengan proses pengendalian, dimana proses

pengendahan membandingkan kinerja dengan hasil yang

diinginkan untuk mengevaluasi hasil-hasil yang diperoleh dan

mengambil tindakan perbaikan bila diperlukan.

Efisiensi Produk – Kemampuan untuk meminimalkan biaya dan

mempercepat waktu dalam menghasilkan jasa TI, dan

menyampaikan jasa TI kepada pengguna.

Expert atau ahli atau pakar – Seseorang yang mempunyai pengalaman

yang luas dan pengetahuan yang intuitif tentang suatu domain

tertentu.

Harapan Berkelanjutan – Harapan yang sungguh-sungguh dari para

pihak untuk tetap berlanjutnya hubungan kerjasama.

Helpdesk TI – Unit layanan bantuan informasi dan sumber daya bantuan

dalam hal troubleshooting masalah berkaitan dengan sistem TI

atau produk sejenis.

Insentif (imbalan prestasi kerja) – Memperoleh nilai dari tindakan yang

dilakukan lebih besar dari biaya yang menyertai tindakan tersebut.

Insourcing – Metode Pengembangan Sistem TI yang hanya melibatkan

Sumber Daya di dalam Suatu Organisasi atau Suatu Perusahaan.

IORs – Inter Organizational Relationship

Jaringan (network) – Sistem komunikasi data yang melibatkan sebuah

atau lebih node (sumber-sumber daya) yang dihubungkan dengan

jalur transmisi (link) sebagai media penghubung untuk membentuk

suatu sistem.

(10)

xxviii

Kantor Bank Indonesia (KBI) – Kantor Bank Indonesia yang tersebar di

seluruh wilayah Indonesia, yang secara langsung bertanggung

jawab kepada kantor pusat Bank Indonesia, dengan alamat

tempat usaha yang jelas di mana Kantor Bank Indonesia tersebut

melakukan kegiatan usahanya.

Kapabilitas – Kapabilitas Provider dalam pelaksanaan outsourcing.

Kapasitas, kompetensi, ketangkasan, kemampuan, bakat, dan

lain-lain yang memungkinkan seorang individu tertentu melakukan

tindakan, pekerjaan, atau tugas dengan sukses setiap saat.

Kapabilitas Manajemen Proses – Kemampuan kreativitas, koordinasi,

pencatatan, pengelolaan proses pada proses manajemen untuk

mencapai kualitas yang lebih tinggi yang diselesaikan dalam

waktu sesuai jadwal, dan biaya yang ditargetkan.

Kapabilitas Proses Teknik – Kemampuan mengembangkan sistem,

mengidentifikasi hal-hal penting untuk kepentingan analisis seperti

requirement dan design agar tujuan sistem dapat dicapai.

Kapabilitas Manajemen Proyek – Kemampuan perencanaan dan alokasi

sumber daya untuk mencapai kinerja dan kualitas yang

ditetapkan.

Kapabilitas Pengawasan Kualitas – Kemampuan menemukan potensi

kegagalan diawal pengembangan untuk menjamin kualitas

produk.

Kecurangan – Kualitas moral dengan sikap dan perilaku mencari

kesempatan untuk menguntungkan diri sendiri yang berpengaruh

terhadap kualitas outsourcing.

Kepatuhan – Kepatuhan yang sungguh-sungguh dari provider tercermin

pada upaya minimal yang diabdikan oleh provider untuk

(11)

xxix

Kehendak investasi – Meningkatnya intensitas kerjasama yang ditandai

dengan meningkatnya investasi modal dan usaha.

Kemitraan – Hubungan antar pihak yang didasarkan pada dimensi:

kepercayaan, kepuasan, komunikasi, dan kerjasama.

Komitmen – Sesuatu sikap implisit maupun eksplisit untuk membangun,

menjaga, dan memelihara kelangsungan kerjasama.

Kerjasama – Kegiatan dengan pihak-pihak yang terkait untuk saling

melengkapi dan saling memberi keuntungan untuk mencapai

berbagai tujuan.

Kompetisi – Prinsip pengadaan yang terbuka dan bersaing secara adil dan

tidak diskriminatif.

Kualitas Pelayanan – Dipenuhinya service level agreements yang

ditetapkan dalam kontrak.

Kualitas Personil Teknis – Kualitas ketrampilan: manajemen teknologi;

interpersonal; teknikal, penerapan, dan manajemen.

Kontrak (Kontrak Pemberi Tugas dengan Provider ) – Kesepakatan antara

dua

orang

atau lebih mengenai hal tertentu yang disetujui oleh

mereka. Ketentuan umum mengenai kontrak diatur dalam

Kitab

Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia

.

Monitoring (pemantauan) – pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai

kesadaran (awareness) tentang apa yang ingin diketahui,

pemantauan berkadar tingkat tinggi dilakukan agar dapat

membuat pengukuran melalui waktu yang menunjukkan

pergerakan ke arah tujuan atau menjauh dari itu.

Operasional TI – Berjalannya seluruh sistem TI yang beroperasi secara

terus menerus, berdayaguna, handal, dan aman.

(12)

xxx

Outsourcing Teknologi Informasi – Suatu perjanjian kerja yang dibuat

antara lembaga dengan tenaga kerja, dalam hal ini Bank

Indonesia dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan

kepada perusahaan lainnya melalui perjanjian pekerjaan

outsourcing yang dibuat secara tertulis.

Pelaksanaan – Pelaksanaan pekerjaan outsourcing berdasarkan kontrak

antara pemberi tugas dalam hal ini Bank Indonesia dan pelaksana

outsourcing TI (provider) guna mendukung operasional TI Bank

Indonesia.

Perangkat Keras (hardware) – Sub-sistem dari sistem komputer yang

memiliki komponen alat masukan (input device), komponen alat

output (output device), dan komponen alat simpanan luar

(storage).

Perangkat Lunak (software) – Semua set dari instruksi dari pengolahan

informasi yang dikenal dengan program yang mengontrol

perangkat keras. Perangkat lunak terdiri dari dua bagian besar,

yaitu perangkat lunak sistem (system software) dan perangkat

lunak aplikasi (application software).

Perangkat Lunak Aplikasi (application software) – Program yang ditulis

dan diterjemahkan oleh bahasa pemrograman atau perangkat

lunak bahasa (language software) untuk menyelesaikan suatu

aplikasi tertentu.

Perangkat Lunak Sistem (system software) – Perangkat lunak yang

mengoperasikan sistem komputer yang dapat dikelompokkan

menjadi perangkat lunak sistem operasi (operating system),

perangkat lunak sistem bantuan (utility), perangkat lunak bahasa

(language software).

(13)

xxxi

Perencanaan – Suatu proses penyiapan seperangkat keputusan untuk

dilaksanakan pada waktu yang akan datang yang diarahkan pada

pencapaian sasaran tertentu.

Pinalti – Sanksi terhadap kelalaian provider. Hukuman yang

menimbulkan kerugian yang lebih besar daripada return yang

diperoleh provider dari tindakan yang bermaksud menguntungkan

diri sendiri.

Power Client – Potensi seseorang untuk mempengaruhi perilaku orang

lain untuk bersikap tertentu.

Procurement – perolehan barang yang sesuai dan/atau jasa di terbaik

total biaya kepemilikan untuk memenuhi kebutuhan pembeli dari

segi kualitas dan kuantitas, waktu, dan lokasi.

Profitabilitas – Rasio untuk mengetahui kemampuan bank dalam

menghasilkan laba operasi dari operasi usahanya yang murni.

Provider – Suatu perusahaan yang menyediakan atau menjual jasa atau

layanan kepada perusahaan lain, biasanya dalam bidang TI atau

sejenis.

Pusat Data (Data Center) – Fasilitas utama pemrosesan data Bank yang

terdiri dan perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung

kegiatan operasional Bank secara berkesinambungan.

Rencana Strategis Teknologi Informasi (Information Technology Strategic

Plan) – Dokumen mengenai visi dan misi Teknologi Informasi

Bank, strategi yang mendukung visi dan misi tersebut dan

prinsip-prinsip utama yang menjadi acuan dalam penggunaan Teknologi

Informasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan mendukung

rencana strategis jangka panjang.

Risiko – Potensi Terjadinya suatu peristiwa (events) yang dapat

menimbulkan kerugian Bank Indonesia.

(14)

xxxii

Service Level Agreement (SLA) atau sepakatan tingkat layanan – untuk

meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan, yang mencakup

jaminan ketersediaan (service availability/uptime).

Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (Sistem BI-RTGS) –

Suatu sistem transfer dana elektronik antar peserta dalam mata

uang Rupiah yang penyelesaiannya dilakukan secara seketika per

transaksi secara individual.

Teknologi Informasi (TI) – Teknologi terkait sarana komputer,

telekomunikasi dan sarana elektronis lainnya yang digunakan

dalam pengolahan data keuangan dan atau pelayanan jasa

perbankan.

Trust atau kepercayaan – Harapan bahwa seseorang atau kelompok

kerjasama akan melakukan suatu tindakan sesuai apa yang

diperkirakan, menepati kewajiban, dan akan bertingkah laku jujur

dan adil ketika terdapat kemungkinan melakukan kecurangan.

Validasi – Merupakan pengetahuan yang memerlukan pembenaran

(validasi) yang berdasarkan atas pengalaman dengan pemberian

penjelasan dan berbagai sudut pandang.

Vendor – Setiap orang atau perusahaan yang menjuak barang atau jasa

kepada orang lain dalam rantai produksi ekonomi atau pemasok

barang atau jasa ke perusahaan lain.

Verifikasi – Pengujian ilmiah yang senantiasa meletakkan hubungan

antara sejumlah bahan keterangan dan berupaya agar

hubungan-hubungan tersebut merupakan suatu kebutuhan.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hadis diatas rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya , agar menuntut ilmu, terutama sekali adalah ilmu agama kepada orang yang menguasai ilmu tersebut,

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama R.I, menyatakan bahwa lembaga di bawah ini telah melakukan updating data Pendidikan Islam (EMIS) Periode Semester GENAP

[r]

Untuk stakeholder Yayasan pada ukuran satisfaction, indikator yang harus dipenuhi adalah (1) Keterlibatan pemangku kepentingan dalam perumusan Visi, Misi,

Untuk mewujudkan Negara Republik Indonesia sebagai Negara Hukum yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 guna

Karena penyembah berhala tidak menyukainya, maka Sibaso (pengantar roh-roh halus) yang sedang kerasukan roh jahat menyuruh khalayak membunuhnya. Ia tidak takut, malah tampil ke

Berdasarkan pemaparan di atas maka penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas stabilitas kapal purse seine hasil modifikasi dari kapal kargo di Kabupaten

Subjek terdiri dari 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria 1) siswa kelas XI 2) siswa yang telah melaksanakan tes penyelesaian soal;