87 BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesisi yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
a. Umur perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek periode 2011-2015. Hal ini dikarenakan umur perusahaan yang tua atau muda, tidak menjamin sebuah perusahaan tersebut berkualitas baik atau buruk.
b. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap underpricing perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek periode 2011-2015. Hal ini dikarenakan perusahaan dengan ukuran besar akan memberikan sinyal bagi investor bahwa perusahaan tersebut memiliki kualitas baik, sehingga investor mau menginvestasikan dananya ke perusahaan tersebut, dengan demikian akan mengakibatkan menurunnya underpricing.
c. Profitabilitas dalam hal ini return on assets tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek periode 2011-2015. Hal ini dikarenakan laba tinggi perusahaan yang akan melakukan IPO hanya dibuat sementara agar menarik investor sehingga pihak investor tidak melihat profitabilitas sebagai indikator yang mempengaruhi keputusan investasinya.
88
d. Financial Leverage dalam hal ini diwakilkan oleh debt to equity ratio tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek periode 2011-2015. Hal ini dikarenakan investor tidak melihat nilai resiko perusahaan dengan debt to equity ratio melainkan dengan rasio-rasio lain, seperti debt to total assets ratio, time interest earned ratio, dan long term debt to equity ratio.
e. Reputasi underwriter tidak memiliki pengaruh terhadap underpricing perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek periode 2011-2015. Hal ini dikarenakan reputasi underwriter yang baik dapat mudah ditiru oleh semua perusahaan sehingga calon investor kesulitan dalam membedakan perusahaan yang memiliki kualitas baik dengan perusahaan yang memiliki kualitas buruk. 5.2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memiliki keterbatasan yang dapat dijadikan bahan untuk penelitian di masa yang akan datang agar memperoleh hasil yang lebih baik dari penelitian ini. Berikut ini keterbatasan penelitian ini :
1. Terdapat beberapa perusahaan yang tidak memberikan informasi laporan keuangan setahun sebelum melakukan Initial Public Offering (IPO)
2. Terdapat beberapa perusahaan yang tidak memiliki informasi offering price dan closing price pada hari pertama di pasar sekunder.
3. Terdapat data outlier untuk menghasilkan data yang normal sehingaa sampel berkurang
4. Peringkat underwriter hanya mmengacu pada versi peringkat yang dibuat oleh perusahaan media masa Bloomberg.
89
5. Pada pengukuran ukuran perusahaan menggunakan ln total asset, sehingga tidak mencerminkan data sesungguhnya dari laporan keuangan perusahaan. 5.3 Saran
Beberapa saran yang perlu diperhatikan, dimana hal tersebut berkaitan dengan penelitian ini :
Bagi Investor
1. Bagi investor diharapkan melihat ukuran perusahaan dalam hal ini total asset perusahaan karena total asset perusahaan dapat mencerminkan kualitas dan kinerja sebuah perusahaan
Bagi Perusahaan
1. Bagi perusahaan diharapkan terbuka dalam hal penyajian informasi ke perusahaan khususnya perihal total asset karena hal tersebut dapat mempengaruhi investor dalam keputusan investasinya.
Bagi Akademis
1. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan menambah variabel yang dirasa dapat mempengaruhi underpricing seperti, tingkat inflasi, reputasi auditor, earning per share dan jenis industri.
2. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan menilai reputasi underwriter dengan versi lain seperti peringkat yang dibuat oleh BEI.
3. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan rasio dalam mengukur ukuran perusahaan, seperti berikut ini :
Ukuran perusahaan = 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡(𝑥)− 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 (𝑥−1)
DAFTAR RUJUKAN
Aini, Shoviyah Nur. 2013. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Perusahaan IPO di BEI Periode 2007-2011”. Jurnal Ilmiah Manajemen 1 (1) hal. 88-102
Astuti, Asih Yuli dan Syahyunan. 2013. “Pengaruh Variabel Keuangan dan Non Keuangan terhadap Underpricing pada Saham Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Media Informasi Manajemen.Vol 1 No.4.
Bini, et all. 2011. “Signaling Theory and Voluntary Disclosure to The Financial Market Evidence from Profitability Indicators Published in The Annual Report”. Financial Management. Fall 2013. Pages 679-704
Boultan, Smart and Chad. 2013. “Industrial Diversification and Underpricing of Initial Public Offerings”. Paper presented at the 34th EAA Annual
Congress, Rome, 20-22 April 2011
Carter, Richard dan Manaster, Steven. 1990. “Initial Public Offering and Underwriter Reputation”. The Journal of Finance. Volume XLV, No 4 Hal 1045 - 1067
Daljono.2000. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Initial Return Saham yang Listing di BEJ (Tahun 1990-1997)”. Simposium Nasional Akuntansi.Vol III, 556-572.
Darmadji, T. dan Fakhruddin, H. M.2011. Pasar modal di Indonesia. Edisi 3. Jakarta : Salemba Empat
Ediningsih, Sri Isworo dan C.Ambar Pujiharjanto. 2007. “Fenomena Underpricing pada Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Jakarta Periode 1998-2005”. Jurnal Manajemen. Vol 7, No 1. PP. 73-90
Edney, dkk. 2015. “Pengaruh Reputasi Underwriter, Return On Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Underpricing Saham pada Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia Periode 2002 – 2012” . Jurnal KIM. Vol 3, No 2.
Enika, Humaira. 2013. “Pengaruh Profitabilitas, Price Earning Ratio, dan Financial Leverage terhadap Underpricing”. Jurnal Akuntansi UNP.Vol 1 No2 Fahmi, Irham. 2012. Manajemen Investasi Teori dan Sosial Jawab. Penerbit
Ghozali dan Ratmono. 2013. Analisis Multivariant dan Ekonometrika Teori, Konsep, dan Aplikasi dengan Eviews 8. Penerbit Universitas Diponegoro Semarang. Semarang.
Gunawan, Mega dan Jodin, Viriany. 2015 .”Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Underpricing Saham Pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Ekonomi. Vol XX, No.02, Juli 2015 : 174-192
Handayani, Sri Retno dan Shaferi, Intan. 2011.”Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing pada Penawaran Umum Perdana (Studi Kasus pada Perusahaan Keuangan yang Go Publik di Bursa Efek Jakarta Tahun 2000-2006)”. Performance: Vol 14 No 2. September 2011 (p.103-118)
Hartono, Jogiyanto. 2015. Teori Portofolio dan Analisis Investasi Edisi Kesepuluh. Penerbit BPFE-Yogyakarta.
Kim, Krinsky dan Lee. 1993 . “Motives for Going Public and Underpricing: New Finding from Korea”. Journal of Business Financial and Accounting. Vol 20. No 2. P.195-211
Kristiantari, I Dewa Ayu. 2013. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Penawaran Saham Perdana di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika (JINAH). Vol 2 No 2. Singaraja, Juni 2013.Hal.785-811
Lestari, Anggelia Hayu, dkk. 2015. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Penawaran Umum Perdana di BEI Periode 2012-2014 (Studi pada Perusahaan yang Melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia)”. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). Vol 25 No.1 Agustus 2015.hal 1-9
Liu dan Chung. 2013. “SEO Underpricing in China’s stock market : a stochastic frontier approach”. Applied Financial Economic. 2013. 23. Pp.393-402. Moeheriono, 2010, Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi, Cetakan kedua
Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nurfauziah dan Safitri, Ratna Sari Endang. 2013. “Pengaruh Reputasi Underwritter dan Reputasi Auditor terhadap Underpricing”. Jurnal Siasat Bisnis. Vol 17 No 1.Hal. 80-89
Park and Patel.2015. “How Does Ambiguity Influence IPO Underpricing ? The role of the Signaling Environment”. Journal of Management Studies, 52 : 6 September. Pages 796-818
Putra, Bagus Permana.2016.”Pengaruh Umur Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Financial Leverage terhadap tingkat underpricing saham pada pasar perdana di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Ilmiah. Vol 4 No 2 Hal 1-15
Putra dan Damayanthi. 2013. ”Pengaruh Size, Return On Asset dan Financial Leveage pada Tingkat Underpricing Penawaran Saham Perdana di Burs Efek Indonesia”. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Volume 4.1 hal : 128-140
Ratnasari, Anggita dan Hudiwinarsih, Gunasti. 2013. “Analisis Pengaruh Informasi Keuangan, Non Keuangan serta Ekonomi Makro terhadap Underpricing pada Perusahaan ketika IPO”. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, Vol 18, No,2 Agustus 2013. Hal.85-97
Razafindrambinina, Dominique dan Kwan, Tiffany. 2013.”The Influence of Underwriter and Auditor Reputations on IPO Under-pricing”. European Journal of Business and Management. Vol.5, No.2, 2013. Pages 199-212
Reber dan Fong. 2006. “Explaining mispricing of initial public offerings in Singapore”. Applied Financial Economic. 2006.16. pages : 1339-1353 Rudianto.2008.Pengantar Akuntansi. Penerbit Erlangga. Jakarta
Rock. K. 1986 .”Why New Issues are Underprice”. Journal of Financial Economics. 15. PP, 187-212
Rosyidah, Lailatur. 2014 .”Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Reputasi Underwritter dan Reputasi Auditor terhadap Tingkat Underpricing”. Jurnal Ilmu Manajemen. Volume 2 Nomor 3 Juli 2014. Hal. 965-978 Republik Indonesia (1995). Undang – Undang RI Nomor 8 Tahun 1995 tentang
Pasar Modal. Sumber : http://www.bapepam.go.id. Diakses tanggal 27 september 2016
Saputra, Anom Cahaya dan I.G.N. Suaryana. 2016. “Pengaruh Umur Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Return On Assets dan Financial Leverage pada Underpricing Penawaran Umum Perdana”. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol.15.2 Mei (2016) Hal : 1201 – 1227
Wahyusari, Ayu . 2013. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham saat IPO di BEI”. Accounting Analysis Journal. Volume 2 No 4.
Zirman dan Darlis, Edfan. 2011.”Pengaruh Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi terhadap Kecenderungan Underpricing : Studi pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal ekonomi. Vol 19 No.01.