RPP MENATA PRODUK KELAS XI
RPP MENATA PRODUK KELAS XI
ADMINISTRASI PEMBELAJARAN
ADMINISTRASI PEMBELAJARAN
1. Kalender pendidikan
1. Kalender pendidikan
2. Analisa minggu efektif
2. Analisa minggu efektif
3. Silabus
3. Silabus
4. Program Tahunan
4. Program Tahunan
5. Program Semester
5. Program Semester
6. KKM
6. KKM
7. Rencana Program Pembelajaran
7. Rencana Program Pembelajaran
Standart
Standart Kompetensi
Kompetensi
:
: Menata
Menata Produk
Produk
Tingkat/
Tingkat/ Semester
Semester
:
: XI
XI /
/ 3
3
Komp.
Komp. Keahlian
Keahlian
:
: Pemasaran
Pemasaran
Nama Guru
Nama Guru
: Ester Susiana, SE
: Ester Susi
ana, SE
SMK BINA PROFESI
SMK BINA PROFESI
Jl. Ciremai Ujung No.234 Bogor
Jl. Ciremai Ujung No.234 Bogor
TAHUN 2016/2017
TAHUN 2016/2017
ANALISA MINGGU EFEKTIF
ANALISA MINGGU EFEKTIF
Standart
Standart Komp Komp : Menata : Menata Produk Produk Kelas Kelas / / Semester Semester : : XI XI / / 33 Kom.
Kom. Keahlian Keahlian : : Pemasaran Pemasaran Tahun Tahun Pelajaran Pelajaran : : 2016/20172016/2017 Semester Gasal
Semester Gasal
No
No BulanBulan JumlahJumlah Minggu Minggu Jumlah Jumlah Mgg tdk Mgg tdk Efektif Efektif Jumlah Jumlah Minggu Minggu Efektif Efektif Keterangan Keterangan Mgg tak Efektif Mgg tak Efektif 1
1 Juli Juli 4 4 2 2 2 2 Awal Awal Tahun Tahun baru baru dan dan MOSMOS 2
2 Agustus Agustus 4 4 1 1 3 3 Awal Awal puasa puasa & & HUT HUT RIRI 3
3 September September 4 4 1 1 4 4 Libur Libur Idul Idul FitriFitri 4
4 Oktober Oktober 4 4 - - 44 5
5 Nopember Nopember 4 4 - - 55 6
6 Desember Desember 4 4 4 4 1 1 Libur Libur Semester Semester dan dan NatalNatal
Jumlah 19
Jumlah 19
Jumlah jam efekt
Jumlah jam efektif if = jam tiap = jam tiap minggu x banyak minggminggu x banyak mingguu =
Standart
Standart Kompetensi
Kompetensi
:
: Menata
Menata Produk
Produk
Tingkat/
Tingkat/ Semester
Semester
:
: XI
XI /
/ 3
3
Komp.
Komp. Keahlian
Keahlian
:
: Pemasaran
Pemasaran
Nama Guru
Nama Guru
: Ester Susiana, SE
: Ester Susi
ana, SE
SMK BINA PROFESI
SMK BINA PROFESI
Jl. Ciremai Ujung No.234 Bogor
Jl. Ciremai Ujung No.234 Bogor
TAHUN 2016/2017
TAHUN 2016/2017
ANALISA MINGGU EFEKTIF
ANALISA MINGGU EFEKTIF
Standart
Standart Komp Komp : Menata : Menata Produk Produk Kelas Kelas / / Semester Semester : : XI XI / / 33 Kom.
Kom. Keahlian Keahlian : : Pemasaran Pemasaran Tahun Tahun Pelajaran Pelajaran : : 2016/20172016/2017 Semester Gasal
Semester Gasal
No
No BulanBulan JumlahJumlah Minggu Minggu Jumlah Jumlah Mgg tdk Mgg tdk Efektif Efektif Jumlah Jumlah Minggu Minggu Efektif Efektif Keterangan Keterangan Mgg tak Efektif Mgg tak Efektif 1
1 Juli Juli 4 4 2 2 2 2 Awal Awal Tahun Tahun baru baru dan dan MOSMOS 2
2 Agustus Agustus 4 4 1 1 3 3 Awal Awal puasa puasa & & HUT HUT RIRI 3
3 September September 4 4 1 1 4 4 Libur Libur Idul Idul FitriFitri 4
4 Oktober Oktober 4 4 - - 44 5
5 Nopember Nopember 4 4 - - 55 6
6 Desember Desember 4 4 4 4 1 1 Libur Libur Semester Semester dan dan NatalNatal
Jumlah 19
Jumlah 19
Jumlah jam efekt
Jumlah jam efektif if = jam tiap = jam tiap minggu x banyak minggminggu x banyak mingguu =
Semester Genap Semester Genap
No
No BulanBulan JumlahJumlah Minggu Minggu Jumlah Jumlah Mgg tdk Mgg tdk Efektif Efektif Jumlah Jumlah Minggu Minggu Efektif Efektif Keterangan Keterangan Mgg tak Efektif Mgg tak Efektif 1 1 Januari Januari 4 4 - - 44 2
2 Februari Februari 4 4 2 2 2 2 UKK UKK & & UP UP Adaptif/NormatifAdaptif/Normatif 3
3 Maret Maret 4 4 2 2 3 3 UASUAS 4
4 April April 4 4 2 2 3 3 Tes Tes Smt Smt Genap Genap & & UANUAN 5
5 Mei Mei 4 4 - - 55 6
6 Juni Juni 4 4 2 2 2 2 Tes Tes Semester Semester dan dan libur libur Smt.Smt.
Jumlah 19
Jumlah 19
Jumlah jam efekt
Jumlah jam efektif if = jam tiap = jam tiap minggu x banyak mingguminggu x banyak minggu =
= 2 2 x x 19 19 = = 38 38 jamjam
Mengetahui
Mengetahui Bogor, Bogor, Juli Juli 20162016 Kepala
Kepala Sekolah Sekolah Guru Guru Mata Mata DiklatDiklat
Drs.
Drs. Mochamad Mochamad Dadi Dadi R, R, M.Si M.Si Ester Ester Susiana, Susiana, SESE NIP . 196909161994121004
PROGRAM TAHUNAN
PROGRAM TAHUNAN
SMK BINA PROFESI
SMK BINA PROFESI
Standart
Standart Kompetensi : Kompetensi : Menata Menata Produk Produk Kelas Kelas / / Semester Semester : : XI XI / / 3 3 dan dan 44 Kom.
Kom. Keahlian Keahlian : : Pemasaran Pemasaran Tahun Tahun Pelajaran Pelajaran : : 2016/20172016/2017
No
No Nomor Nomor SK/KD SK/KD
Standart Kompetensi Standart Kompetensi Kompetensi Dasar / Indikator Kompetensi Dasar / Indikator
Alokasi Alokasi Waktu Waktu Ket Ket 1
1 Menginterpretasikan Perencanaan Visual PenataanMenginterpretasikan Perencanaan Visual Penataan Produk.
Produk.
Semester ganjil Semester ganjil
1.1
1.1 Pengertian display dan tujuan display.Pengertian display dan tujuan display. 6 jam6 jam 1.2
1.2 Identifikasi Produk.(Klasifikasi Produk)Identifikasi Produk.(Klasifikasi Produk) 8 jam8 jam Menurut kepuasan
Menurut kepuasan segera dan segera dan kesejahteraankesejahteraan konsumen jangka panjang.
konsumen jangka panjang. b. Menurut tujuan pemakaian. b. Menurut tujuan pemakaian. c. Barang-barang supermarket c. Barang-barang supermarket
Jenis, sifat, dan spesifikasi barang supermarket Jenis, sifat, dan spesifikasi barang supermarket 1.3
1.3 P penataan produk dari suatu perP penataan produk dari suatu per usahaan.usahaan. 14 jam14 jam Labelling Labelling b. Display b. Display c. Peralatan display c. Peralatan display 1.4
1.4 Ketrampilan menginterpretasikan perencanaan visualKetrampilan menginterpretasikan perencanaan visual penataan produk.
penataan produk.
10 jam 10 jam
2
2 emonitor Penataan / Display Produk emonitor Penataan / Display Produk Semester genapSemester genap 2.1
2.1 Menata produk sesuai perencanaanMenata produk sesuai perencanaan 14 jam14 jam a.Pengetahuan tentanf barang fashion
a.Pengetahuan tentanf barang fashion b. SOP Penataan produk fashion b. SOP Penataan produk fashion 2.2
2.2 Mengidentifikasi kerusakan atau perubahan displayMengidentifikasi kerusakan atau perubahan display produk
produk
12 jam 12 jam
Mengatasi setiap perubahan pada display produk Mengatasi setiap perubahan pada display produk Sikap yang harus dilakukan dalam memonitor display Sikap yang harus dilakukan dalam memonitor display produk
produk 2.3
2.3 Trampil dalam mengatasi perubahan pada displayTrampil dalam mengatasi perubahan pada display produk.
produk.
12 jam 12 jam
Cermat dan teliti dalam memonitor penataan / display Cermat dan teliti dalam memonitor penataan / display
produk
Tugas dan tanggung jawab merchandiser.
Mengetahui Bogor, Juli 2016
Kepala Sekolah Guru Mata Diklat
Drs. Mochamad Dadi R, M.Si Ester Susiana, SE NIP . 196909161994121004
PENENTUAN KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
(KKM)
Komp. Keahlian : Menata Produk Kelas : XI Pemasaran
SK/KD/Indikator Kompleks Sarana
pendkung Intaks
KKM
Indikator KD SK Menginterpretasikan Perencanaan
Visual Penataan Produk.
72,
3 71,5 Pengertian display dan tujuan display 3 2 2 77,8
Identifikasi Produk.(Klasifikasi
Produk) 2 2 2 66,7 SOP penataan prod dari suatu
perusahaan. 3 2 2 77,8 Ketrampilan menginterpretasikan
perencanaan visual penataan produk. 2 2 2 66,7
2. Memonitor penataan produk. 70, 4 . Menata produk sesuai perencanaan
Mengidentifikasi kerusakan atau
perubahan display produk 2 2 2 66,7 Trampil dalam mengatasi perubahan
pada display produk. 2 2 2 66,7
Mengetahui Bogor, Juli 2016
Kepala Sekolah Guru Mata Diklat
Drs. Mochamad Dadi R, M.Si Ester Susiana, SE NIP . 196909161994121004
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NOMOR 01
Sekolah : SMK BINA PROFESI Mata Pelajaran : Produktif Pemasaran Kelas / Semester : XI/3
Pertemuan Ke : I (Satu) s.d VII (tujuh) Alokasi Waktu : 14 x 45 menit
Standar Kompetensi : Menata Produk Kode Standar Kompetensi : 121.K.K.02
Menginterpretasikan Perencanaan Visual Penataan Produk
Indikator : 1. Pengetahuan tentang produk fashion 2. SOP penataan produk fashion
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran diharapkan siswa memiliki pengetahuan tentang: 1. Pengertian produk fashion
2. Kriteria fashion disebut fashionable 3. Kriteria barang fashion
4. Pengetahuan tentang produk fashion 5. SOP Penataan produk fashion
6. Prinsip penataan produk fashion. 7. Labelling
8. Kriteria display barang fashion.
9. Penataan barang jika stok barang menurun 10. Pemajangan sepatu / sandal
12. Penggunaan rak.
13. Penggunaan gantungan / hanger. 14. Alat bantu display
B. Materi Pembelajaran
1. Pengetahuan tentang Produk fashion.
Produk fashion adalah: Produk yang mempunyai ciri khusus yang tepat, dan mewakili style yang sedang tren dalam waktu tertentu.
Sebuah prosuk dikatakan fashionable jika:
a. Konsumen bersedia meluangkan uang, waktu dan tenaganya untuk produk tersebut. b. Produk dapat mempertinggi image retailer serta meningkatkan traffic konsumen.
c. Produk berbeda dengan yang dijual pleh persh. kompetitor. Menurut pemerhati mode:
a. Berorientasi pada kehidupan masyarakat sekitar. b. Memberi kesenangan pada pemakainya.
c. Pemakai dapat diterima dilingkungannya.
d. Pemakai dapat menonjolkan diri di lingkunganya, e. Pemakainya dapat memiliki percaya diri.
f. Memiliki nilai estetika.
Kriteria barang fashion ada 2 yaitu barang putus, dan barang konsinyasi. Lingkup prosuk fashion.
a. Pakaian waqnita. b. Pakaian pria.
2. SOP Penataan Produk fashion.
a. Prinsip penataan produk fashion.
Penataan barang baru
Penataan barang barang yang tak lengkap
Penggunaan wagon display
Penggunaan fixture kombinasi antara rak dan T stand
Penggunaan bracket dan hook
Penataan barang jika stok barang menurun
b. Labelling.
Penempelan produk fashion secara umun adalah pada bagian sebelah kanan atas fashion (depan) dengan ketentuan.
Tidak menutupi merek
Tidak menutup artikel barang
Tidak menutup bag lain yang penting
Letak mendatar
Label bersih c. Display
Kriteria display barang fashion
Teknik pemajangan.
o Berdasarkan warna. o Penggunaan rak
o Penggunaan gantungan / hanger o Penggunaan almari kaca
Alat bantu display
Catatan:
Pendisplayan yang baik, teliti dan teratur akan memberikan lima kemudahan bagi konsumen maupun pihak perusahaan, yaitu :
a. Mudah untuk dimengerti b. Mudah untuk dilihat
c. Mudah nenilih
d. Mudah diambil dan diletakkan kembali e. Mudah dirapikan
Delapan Visual merchandise yang harus di wujudkan dalam display
a. Unik b. Dramatis
c. Menyenangkan d. Sesuai dengan kultur e. Mudah dimengerti
f. Menunjukkan penggunaan g. Mengundang kreativitas
h. Menciptakan traffic konsumen
C. Metode Pembelajaran
1. Demontrasi 2. CBSA
3. Contextual Teaching Learning (CTL) for principle electricity.
D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pertemuan Pertama
1.1. Kegiatan Awal (10 menit)
1.1.1. Apersepsi menggunakan pemahaman.tentang pengertian produk fashion
1.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pertunjukan gambar-gambar sehingga dapat membangkitkan pikiran siswa tentang pengetahuan tentang barang fashion.
1.2. Kegiatan Inti (70 menit)
1.2.1. Ekplorasi,
1.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang pengertian produk fashion dan pengetahuan tentang barang fashion.
1.2.1.2. Review ide, gagasan pengetahuan tentang produk fashion. 1.2.2. Elaborasi
1.2.2.1. Membudayakan penggunaan prosedur yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari.
1.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah display dilakukan dengan langkah ilmiah .
1.2.3. Konfirmasi
Penyamaan persepsi menggunakan metode pengamatan, servey lapangan agar dapat menunjang pelaksanaan praktik di lapangan.
1.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
1.3.1. Review tentang pemahaman materi pengertian produk fashion.
1.3.2. Penugasan berupa tugas mandiri terstruktur tentang display baran g fashion.
2. Pertemuan Kedua
2.1. Kegiatan Awal (10 menit)
2.1.1. Apersepsi dengan menggunakan pertanyaan ringan tentang kriteria barang fashion dan syarat produk fashionable.
2.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui tanya jawab. Tujuannnya untuk membuktikan kepada peserta didik apakah telah memahami materi yang telah diajarkan sebelumnya atau belum.
2.2. Kegiatan Inti (70 menit)
2.2.1. Ekplorasi,
2.2.1.1.Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang kriteria barang fashion dan syarat produk fashionable.
2.2.1.2.Menggali dan menemukan konsep, prinsip, cara dan metode melalui berbagai metode pembelajaran yang relevan.
2.2.2. Elaborasi
2.2.2.1.Membudayakan penggunaan cara-cara yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari.
2.2.2.2.Membiasakan diri dalam memecahkan masalah sesuai dengan langkah ilmiah .
2.2.3. Konfirmasi
2.2.3.1. Penyamaan persepsi dengan menggunakan metode Librarian Study, education net terhadap fenomena sehari – hari yang ada di lapangan. 2.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi
2.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
2.3.1. Review tentang pemahaman materi yang diberikan.
2.3.2. Penugasan berupa kunjungan ke supermarket terdekat secara mandiri kepada semua siswa.
3. Pertemuan Ketiga
3.1. Kegiatan Awal (10 menit)
3.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang SOP penataan produk fashion serta prinsip penataan produk fashion.
3.1.2. Motivasi siswa dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci, tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata produk fashion.
3.2. Kegiatan Inti (70 menit)
3.2.1. Ekplorasi
3.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang SOP Penataan produk fashion serta prinsip penataan produk fashion.
3.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial dalam display produk fashion.
3.2.1.3. Melakukan kajian/analisa konsep usaha khususnya usaha dagang dalam melakukan penataan produk fashion.
3.2.2. Elaborasi
3.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari. 3.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka
serta melalui kajian dilapangan..
3.2.3. Konfirmasi
3.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
3.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
3.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
3.3.1. Review tentang pemahaman materi SOP Penataan Prduk fashion serta prinsip penataan produk fashion.
3.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang bagian – bagian display produk yang baik sebagai salah satu teknik untuk menarik minat membeli.
4. Pertemuan Keempat.
4.1. Kegiatan Awal (10 menit)
4.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang labelling dan kriteria display barang fashion.
4.1.2. Motivasi siswa dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci, tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam labelling .
4.2. Kegiatan Inti (70 menit)
4.2.1. Ekplorasi,
4.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang labelling dan kriteria display produk fashion.
4.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam praktik labelling.
4.2.1.3. Melakukan kajian/analisa konsep usaha khususnya usaha dagang dalam melakukan labelling
4.2.2. Elaborasi
4.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang mudah dan dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam praktik kehidupan sehari – hari.
4.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
4.2.3. Konfirmasi
4.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
4.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
4.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
4.3.1. Review tentang pemahaman materi labelling dan kriteria display produk fashion. 4.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang bagian – bagian display
produk yang baik sebagai salah satu teknik untuk menarik minat membeli
5. Pertemuan Kelima
5.1. Kegiatan Awal (10 menit)
5.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang cara penataan produk jika stok barang menurun.
5.1.2. Motivasi siswa dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci, tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata produk jika stok barang menurun.
5.2. Kegiatan Inti (70 menit)
5.2.1. Ekplorasi,
5.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang display produk.
5.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam bagian-bagian display produk.
5.2.1.3. Melakukan kajian/analisa konsep usaha khususnya usaha dagang dalam melakukan penataan produk jika stok barang menurun.
5.2.2. Elaborasi
5.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari. 5.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka
serta melalui kajian dilapangan..
5.2.3. Konfirmasi
5.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
5.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
5.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
5.3.1. Review tentang pemahaman materi display produk jika stok menurun.
5.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang bagian – bagian display produk yang baik sebagai salah satu teknik untuk menarik minat membeli
6. Pertemuan Keenam.
6.1. Kegiatan Awal (10 menit)
6.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang teknik pemajangan produk dan penggunaan rak.
6.1.2. Motivasi siswa dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci, tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan rak.
6.2. Kegiatan Inti (70 menit)
6.2.1. Ekplorasi,
6.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang teknik pemajangan produk dan penggunaan rak..
6.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam teknik pemajangan produk.
6.2.1.3. Melakukan kajian/analisa konsep usaha khususnya usaha dagang dalam melakukan penataan produk dan penggunaan rak.
6.2.2. Elaborasi
6.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari. 6.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka
serta melalui kajian praktis dilapangan..
6.2.3. Konfirmasi
6.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
6.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
6.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
6.3.1. Review tentang pemahaman materi teknik pemajangan dan penggunaan rak. 6.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang materi teknik pemajangan
dan penggunaan rak.
7. Pertemuan Ketujuh.
7.1. Kegiatan Awal (10 menit)
7.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang penggunaan gantungan dan alat bantu lainnya.
7.1.2. Motivasi siswa dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci, tentang penggunaan gantungan dan alat bantu display lainnya..
7.2. Kegiatan Inti (70 menit)
7.2.1. Ekplorasi,
7.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang penggunaan gantungan dan alat bantu displai lainnya.
7.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam bagian-bagian display produk.
7.2.1.3. Melakukan kajian/analisa konsep usaha khususnya usaha dagang dalam melakukan penataan produk.
7.2.2. Elaborasi
7.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan
sehari – hari.
7.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
7.2.3. Konfirmasi
7.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
7.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
7.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
7.3.1. Review tentang pemahaman materi penggunaan gantungan dan alat bantu display lainnya.
7.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang penggunaan gantungan dan alat bantu display lainnya sebagai salah satu alat untuk menarik minat membeli
E. Alat / Media Belajar
1. Internet
2. Lap Top dan LCD 3. Lingkungan
4. Perpustakaan
5. Buku pegangan guru.
F. Buku Pegangan Guru / Siswa
1. Puspitasari, Devi, Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan ,Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Nasional, 2008.
2. Materi Training assessor Penjualan, 2006 3. Modul Menata Produk
4. UU No. 8 Tahun 1999
G. T u g a s
1. Tugas Terstruktur
H. Penilaian Hasil Belajar
1. Teknik : Penilaian Langsung
2. Bentuk Instrumen : 2.1. Tes lisan jawaban tertulis (evaluasi reguler) 2.2. Tugas Khusus (soal essay)
3. Soal/ Instrumen : Pilihan ganda 5 opsi jawaban
Ulangan Reguler, 8 soal essay Ulangan Remedial 1, 6 soal essay Ulangan Remedial 2, 3 soal essay Ulangan Remedial 3, 3 soal essay
1. Pedoman Penskoran Indikator 1 :
Kegiatan Skor
Jelaskan pengertian produk fashion dan sebutkan 4 produk yang termasuk kelompok produk fashion!
5
Sebutkan 3 Kriteria fashion disebut fashionable! 5 Sebutkan 2 Kriteria barang fashion! Dan beri penjelasanya! 5 Jelaskan tentang prinsip penataan produk fashion! 10
2. Pedoman Penskoran Indikator 2 :
Kegiatan Skor
Apa yang dimaksud labelling, dan jelaskan cara melakukan labelling!
5
Jelaskan tentang kriteria display produk fashion! 10 Jelaskan tentang penggunaan rak pada produk fashion! 10 Sebut dan jelaskan 3 contoh peralatan display untuk produk
fashion!
Tes penugasan ada 2 :
1. Mengungkapkan secara lisan konsep wisata belanja dalam hubungannya dengan peningkatan volume penjualan produk
2. Merumuskan secara tertulis tentang penataan produk yang baik sesuai standart perusahaan.
3. Pedoman Penskoran Semua Indikator :
Kegiatan Skor
Ulangan Reguler Materi Menata Produk 10
4. Skor ulangan maksimal : 10 Nilai Sesuai Indikator
Nomor 1, 2, 3, 5, 8 total skor = 25 Nomor 4, 6, 7 total skor = 30
Jumlah = 55
Nilai max = 55 x 2 = 110 Nilai = 110 : 11 = 10
Bogor, Juli 2016
Mengetahui Guru Mata Diklat
Kepala SMK Bina Profesi
Drs. Mochamad Dadi R, M.Si Ester Susiana, SE NIP . 196909161994121004
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NOMOR 02
Sekolah : SMK BINA PROFESI Mata Pelajaran : Produktif Pemasaran Kelas / Semester : XI/3
Pertemuan Ke : VIII (Delapan) s.d XII (Duabelas) Alokasi Waktu : 12 x 45 menit
Standar Kompetensi : Menata Produk Kode Standar Kompetensi : 121.K.K.02
: Mengidentifikasi Kerusakan atau Perubahan Display Prod. : 1. Mengatasi Setiap Perubahan Pada Display Produk
2. Sikap yang harus dilakukan dalam memonitor display produk
A. Tujuan Pembelajaran
Diharapkan siswa memiliki kompetensi – kompetensi atau pengalaman belajar tentang 1. Aktivitas mengawasi customer
2. Identifikasi kerusakan pada display produk
3. Hal-hal yang menyebabkan perubahab pada display produk
4. Langkah-langkah yang perlu diambil sebelum mengatasi perubahan display produk. 5. Mengatasi perubahan display produk
6. Sikap dalam mengatasi perubahan display produk.
B. Materi
Evaluasi Penataan atau Display Produk
Aktivitas mengawasi
customer
adalah kegiatan sehari-hari dari bagian pengawas floor .a.
Window display
Cara memajang sample barang, gambar, kartu harga ( barcode ), simbol-simbol di bagian depan toko yang disebut etalase.
b.
E xterior display
Cara memajang barang di luar toko, misal pameran, obral cuci gudang dan pasar malam.
c.
I nterior display
Cara memajang barang di luar toko, misal pameran, obral cuci gudang dan pasar malam.
d.
Sold display
Adalah :
Perencanaan display sesuai SOP (Standard Operating Procedure) Penataan barang dagangan
Pemeliharaan display Waktu penggantian
e. Point of Sales Signi ng
Adalah :
Simbul-simbul (lambang) Poster - poster
Papan yang digantung
Semboyan / tulisan sebagai tanda arah penjualan
f. Store F ront Banner
Adalah :
Tulisan pada spanduk Tulisan pada papan board
Yang bertema promosi untuk mendukung penjualan dalam rangka meningkatkan volume
penjualan
Mengidentifikasi Kerusakan
Identifikasi kerusakan disesuaikan dengan SOP, Standard Operating Procedure berisi tentang :
1. Continous of image (kesan berlanjut) terhadap hal-hal baru di toko
2. Lay out dengan efisiensi space/tempat, yakni
o Tidak berkesan menumpuk
o Display tidak mengganggu pelayanan o Penempatan barang saling berkaitan o Mudah dilihat dan mengambil o Customer mudah berjalan
o Perbaikan tata ruang sesuai kebutuhan customer
Identifikasi kerusakan / perubahan akibat dari : a. Tangan Customer (
Customer H and
)Berpindahnya barang dari satu departemen ke departemen lain akibat konsumen tidak jadi membeli atau kesengajaan ditaruh karena tidak jadi membeli.
b. Kedaluarsa
Produk yang dijual telah habis masa konsumsinya atau telah habis masa pakai.
c. Kecelakaan
Kecelakaan adalah salah satu kelalaian / kecerobohan dari customer yang mengakibatkan rusaknya produk, yang tanpa diketahui pegawas floor .
d. Hilang dicuri
Barang hilang karena dicuri kemudian tertangkap tangan baik langsung maupun dengan pengamatan atau kamera CCTV, orangnya akan difoto dan akan ditempel di pos satpam
Tindakan Mengatasi perubahan display produk. a. Hilang dicuri
Dalam mengambil tindakan tergantung pada permasalahan yang sedang dihadapi, langkah yang diambil pada umumnya mengacu sebagai berikut :
Observasi Pencegahan Mengatasi
b. Observasi
Observasi dilakukan oleh petugas berseragam ataupun tidak yang dilaksanakan secara simpatik namun tegas sehingga tidak mengganggu pelayanan terhadap customer yang sedang berbelanja, ataupun melalui sarana seperti Cermin Cembung, CCTV dll
c.Pencegahan
Langkah antisipasi sebelum terjadi permasalahan adalah tindakan bijaksana, dalam mengawasi produk yang dijual, dengan cara seperti :
1. Menempelkan Banner “ Mengambil tanpa bayar adalah pencurian yang akan dilaporkan pada pihak kepolisian “
2. Pemasangan sarana pengaman, seperti Alarm produk, bila tidak dicopot oleh Kasir, akan berbunyi di pintu keluar.
3. Pemasangan cermin cembung 4. Pemasangan CCTV
5. Pengawasan langsung berseragam atau tidak Semua bentuk pencegahan dilakukan dengan tidak mengganggu pelayanan dan kenyamanan customer
d. Mengatasi
Sesuai dengan identifikasi yang dilakukan, apabila diketahui permasalahan yang dihadapi, maka dilakukan cara untuk mengatasinya, yang diuraikan sbb:
Sikap yang dibutuhkan dalam mengatasi perubahan display produk.
C. Metode Pembelajaran
1. Diskusi 2. Demontrasi
3. Contextual Teaching Learning (CTL) for principle electricity.
D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran 1. Pertemuan kedelapan
1.1. Kegiatan Awal (10 menit)
1.1.1. Apersepsi menggunakan pemahaman penataan produk yang ada di sebuah super market dengan metode tanya jawab ringan tentang perubahan display produk.
1.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui small experimental berupa penggunaan macam-macam barang sehingga dapat membangkitkan pikiran siswa tentang perubahan display produk.
1.2.Kegiatan Inti (70 menit) 1.2.1. Ekplorasi,
1.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang evaluasi perubahan display produk.
1.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan cara yang tepat dalam melakukan identifikasi perubahan display produk.
1.2.2. Elaborasi
1.2.2.1. Membudayakan penggunaan prosedur yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari di lapangan.
1.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah sesuai dengan langkah yang sistematis
1.2.3. Konfirmasi
Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, dengan pelaksanaan praktik di lapangan.
1.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
1.3.1. Review tentang pemahaman materi evaluasi perubahan display produk
1.3.2. Penugasan berupa tugas mandiri terstruktur tentang evaluasi perubahan display produk..
2. Pertemuan Kesembilan
2.1. Kegiatan Awal (10 menit)
2.1.1.Apersepsi melalui fenomena-fenomena yang sering dihadapi dalam identifikasi perubahan display produk
2.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui tanya jawab. Tujuannnya untuk membuktikan kepada peserta didik apakah telah memahami materi yang telah diajarkan sebelumnya atau belum.
2.2. Kegiatan Inti (70 menit) 2.2.1 Ekplorasi,
2.2.1.1 Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang identifikasi perubahan display produk.
2.2.1.2 Menggali dan menemukan konsep, prinsip, cara dan metode melalui berbagai metode pembelajaran yang relevan.
2.2.1.3 Merumuskan cara yang dianggap praktis dalam melakukan klasifikasi perubahan display produk.
2.2.2. Elaborasi
2.2.2.1. Membudayakan penggunaan cara-cara yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari di lapangan.
2.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah sesuai dengan langkah yang sistematis
2.2.3. Konfirmasi
2.2.3.1. Penyamaan persepsi menggunakan metode studi lapangan, metode pembelajaran internet , dengan fenomena sehari – hari yang ada di
lapangan.
2.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi /Merchandiser .
2.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
2.3.1. Review tentang pemahaman materi yang telah diberikan.
2.3.2. Penugasan berupa kunjungan ke supermarket terdekat secara mandiri kepada siswa agar siswa dapat mengetahui korelasi antara pengetahuan yang diterima dengan keadaan langsung dilapangan.
3. Pertemuan Kesepuluh.
3.1. Kegiatan Awal (10 menit)
3.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang sebab-sebab kerusakan / perubahan display produk.
3.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang sebab-sebab kerusakan / perubahan display produk.
3.2. Kegiatan Inti (70 menit) 3.2.1. Ekplorasi,
3.1.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang sebab-sebab kerusakan / perubahan display produk.
3.1.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam menemukan sebab-sebab kerusakan / perubahan
display produk..
3.1.1.3. Melakukan kajian/analisa sebab-sebab kerusakan / perubahan display produk.
3.1.2. Elaborasi
3.1.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari.
3.1.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
3.1.3. Konfirmasi
3.1.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari di lapangan.
3.1.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
3.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
3.3.1. Review tentang pemahaman materi sebab-sebab kerusakan / perubahandisplay produk.
3.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang sebab-sebab kerusakan / perubahan display produk..
4. Pertemuan Kesebelas.
4.1. Kegiatan Awal (10 menit)
4.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang materi sebelumnya 4.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang
tindakan mengatasi perubahan display produk.
4.2. Kegiatan Inti (70 menit)
4.2.1. Ekplorasi,
4.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang tindakan mengatasi perubahan display produk
4.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , tentang tindakan dalam mengatasi perubahan display produk.
4.2.1.3. Melakukan kajian/analisa tindakan mengatasi perubahan display produk.
4.2.2. Elaborasi
4.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari.
4.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
4.2.3. Konfirmasi
4.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
4.2.3.2.Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
4.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
4.3.1. Review tentang pemahaman materi tindakan mengatasi peribahan display produk..
4.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang tindakan dalam mengatasi perubahan display produk.
5. Pertemuan Keduabelas.
5.1. Kegiatan Awal (10 menit)
5.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang materi sebelumnya 5.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang
langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi kerusakan / perubahan dalam display produk.
5.2. Kegiatan Inti (70 menit)
5.2.1. Ekplorasi,
5.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi kerusakan / perubahan display produk..
5.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam melakukan langkah-langkah antisipasi sebelum
terjadi kerusakan / perubahan display produk.
5.2.1.3. Melakukan kajian/analisa dalam melakukan langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi kerusakan/ perubahan display produk.
5.2.2. Elaborasi
5.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang sistematis dalam aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari.
5.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian logis dilapangan..
5.2.3. Konfirmasi
5.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
5.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
5.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
5.3.1. Review tentang pemahaman materi langkah-langkah antisipasi selum terjadi kerusakan/ perubahan display produk.
5.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi kerusakan/perubahan display produk.
6. Pertemuan Ketigabelas.
6.1. Kegiatan Awal (10 menit)
6.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang materi sebelumnya 6.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang sikap
yang dibutuhkan dalam mengatasi perubahan display produk.
6.2. Kegiatan Inti (70 menit)
6.2.1. Ekplorasi,
6.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang sikap yang dibutuhkan dalam mengatasi perubahan display produk.
6.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial tentang sikap yang dibutuhkan dalam melakukan display produk. 6.2.1.3. Melakukan kajian/analisa tentang sikap yang dilakukan dalan
mengatasi perubahan display produk.
6.2.2. Elaborasi
6.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan sehari – hari.
6.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
6.2.3. Konfirmasi
6.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
6.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
6.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
6.3.1. Review tentang pemahaman materi sikap yang dibutuhkan dalam mengatasi perubahan display produk.
6.3.2. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang sikap yang dibutuhkan dalam mengatasi perubahan display produk.
E. Alat / Media Belajar
a. Internet
b. Lap Top dan LCD c. Lingkungan
d. Perpustakaan
e. Buku pegangan guru.
f. Lab. Karisma Mini Market.
F. Buku Pegangan Guru / Siswa
a. Puspitasari, Devi, Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan ,Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Nasional, 2008.
b. Materi Training assessor Penjualan, 2006 c. Modul Menata Produk
d. UU No. 8 Tahun 1999 e. Diktat Panduan POS Kasir.
G. T u g a s
a. Tugas Terstruktur
b. Tugas Non Terstruktur / Tugas Mandiri
H. Penilaian Hasil Belajar
1. Teknik : Penilaian Langsung
2. Bentuk Instrumen : 2.1. Tes lisan jawaban tertulis (evaluasi reguler) 2.2. Tugas Khusus (soal essay)
3. Soal/ Instrumen : Pilihan ganda 5 opsi jawaban
Ulangan Reguler, pratik melakukan klasifikasi produk dengan metode pendampingan.
1. Pedoman Penskoran :
Kegiatan Skor
Sebutkan ativitas yang dilakukan pengawas dalam mengatasi perubahan display produk!
10
Pengawasan manajemen dapat dilakukan terhadap keseluruh bagian display. Sebutkan bagian – bagian display tersebut!
10
Kerusakan / perubahan display produk perlu dilakukan identifikasi. Mengapa demikian? Jelaskan!
10
Seburkan sebab-sebab perubahan display produk! 5 Dari soal tersebut diatas, bagaimana cara mengatasinya! 10
Sebutkan cara antisipasi yang dilakukan manajemen dalam mengatasi perubahab display produk!
10
Sebutkan sikap yang diperlukan dalam mengatasi perubahan display produk!
5
Jelaskan tentang kegiatan observasi dalam melakukan perubahan display produk!
10
2. Pedoman Penskoran Semua Indikator :
Kegiatan Skor
Ulangan Reguler tentang Materi klasifikasi barang 100
3. Skor maksimal :
3.1. Nomor 1, 2, 3, 5, 6, 8 = 60 Nomor 4, 6, = 10 Jumlah = 70
3.2. Nilai Ulangan . Nilai Akhir = 70/7
= 10
Mengetahui Bogor, Juli 2016
Kepala SMK Bina Profesi Guru Mata Diklat
Drs. Mochamad Dadi R,M.Si Ester Susiana, SE NIP. 196909161994121004
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NOMOR 03
Sekolah : SMK BINA PROFESI Mata Pelajaran : Produktif Pemasaran Kelas / Semester : XI/4
Pertemuan Ke : XIV(Empatbelas) s.d XIX (Sembilanbelas) Alokasi Waktu : 12 x 45 menit
Standar Kompetensi : Menata Produk Kode Standar Kompetensi : 121.K.K.02
Kompetensi Dasar : Trampil dalam mengatasi perubahan display produk 1. Cermat dan teliti dalam memonitor display produk 2. Tugas dan tanggung jawab Merchandiser.
A. Tujuan Pembelajaran
Diharapkan siswa memiliki kompetensi – kompetensi atau pengalaman belajar tentang 1. Memonitor display produk
2. Teliti dalam memonitor penataan / display produk 3. Bertanggung jawab dalam memonitor display produk 4. Dapatmenjelaskan tentang merchandiser.
5. Pelaksanaan Merchandising dalam Penjualan Retail:
6. Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran: 7. Persyaratan fisik untuk Merchandisers Penjualan Eceran:
B. Materi Pembelajaran
Memonitir display produk.
Sikap yang dibutuhkan dalam memonitor display produk:
1. Cermat 2. Teliti
3. Bertanggung jawab
Pelaksanaan Merchandising dalam Penjualan Retail:
Sebagai merchandiser penjualan eceran, Anda akan memastikan bahwa tingkat yang tepat saham dipertahankan, dan bahwa barang dagangan adalah ditampilkan secara tepat dengan signage yang tepat dan penempatan rak menguntungkan. Ini termasuk setup, rencana- pro-gram eksekusi, serta kaus kaki itu. fronting, menghadapi, dan berputar produk pabrikan.
Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran:
Pelatihan adalah kunci bagi keberhasilan posisi ini karena karyawan toko yang memiliki kesadaran dan apresiasi terhadap produk-produk tertentu lebih mungkin untuk merekomendasikan mereka kepada pelanggan. Mempertahankan hubungan yang baik dengan karyawan di semua tingkat adalah penting, dan memiliki komunikasi yang efektif dengan baik karyawan dan pelanggan sangat penting untuk keberhasilan.
Persyaratan fisik untuk Merchandisers Penjualan Eceran:
Karena posisi ini memerlukan penanganan konstan barang eceran penjualan. merchandiser harus siap untuk melakukan perjalanan, drive, dan terlibat dalam aktivitas fisik yang cukup. Anda harus bersedia dan mampu mengangkat dan memindahkan produk dalam pekerjaan ini, dan penggunaan praktek-praktek keselamatan yang tepat dan peralatan akan menjadi penting.
Kegiatan Kerja bervariasi tergantung pada perusahaan dan sektor ritel tertentu, tetapi biasanya akan mencakup:
1. Produk berkisar perencanaan dan penyusunan dan rencana penjualan saham dalam hubungannya dengan pembeli;
2. Penghubung dengan pembeli, analis, toko, pemasok dan distributor; 3. Mempertahankan perpustakaan yang lengkap data yang sesuai;
4. Bekerja sama dengan kepala staf tampilan visual dan departemen untuk memutuskan bagaimana barang harus ditampilkan untuk memaksimalkan minat pelanggan dan penjualan;
5. Rencana tata letak produksi untuk toko
6 Peramalan laba dan penjualan, dan mengoptimalkan volume penjualan dan profitabilitas bidang produk yang ditunjuk;
C. Metode Pembelajaran
1. Ceramah disertai tanya jawab 2. CBSA
3. Contextual Teaching Learning (CTL) for principle electricity.
D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pertemuan Keempatbelas
1.1. Kegiatan Awal (10 menit)
1.1.1. Apersepsi menggunakan pemahaman penataan produk yang ada di sebuah super market dengan metode tanya jawab ringan.
1.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pemberian pertanyaan , sehingga dapat membangkitkan pikiran siswa tentang memonitor display produk.
1.2. Kegiatan Inti (70 menit)
1.2.1. Ekplorasi,
1.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang meminitor display produk.
1.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan cara yang tepat , melalui metode pembelajaran yang relevan.
1.2.2. Elaborasi
1.2.2.1. Membudayakan penggunaan prosedur yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah adanya aplikasi praktis pada
fenomena / persoalan sehari – hari.
1.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah penataan produk, evaluasi penataan produk.. .
1.2.3. Konfirmasi
1.2.3.1. Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, dengan pelaksanaan praktik studi di lapangan.
1.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
1.3.1. Review tentang pemahaman materi memonitor display produk 1.3.2. Penugasan berupa tugas mandiri terstruktur tentang evalu asi display
produk..
2. Pertemuan Kelimabelas
2.1. Kegiatan Awal (10 menit)
2.1.1. Apersepsi menggunakan pemahaman penataan produk yang ada di sebuah super market dengan metode tanya jawab ringan.
2.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui tanya jawab. Tujuannnya untuk membuktikan kepada peserta didik apakah telah memahami materi yang telahh diajarkan sebelumnya atau belum.
2.2. Kegiatan Inti (70 menit)
2.2.1. Ekplorasi,
2.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang merchandiser..
2.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip, cara dan metode melalui berbagai metode pembelajaran yang relevan.
2.2.1.3. Merumuskan cara yang dianggap praktis dalam pemahaman materi tentang merchandiser.
2.2.2. Elaborasi
2.2.2.1. Membudayakan penggunaan cara-cara yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari.
2.2.2.2. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah sesuai dengan langkah ilmiah .
2.2.3. Konfirmasi
2.2.3.1. Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, dengan fenomena sehari – hari yang ada di lapangan.
2.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi /Merchandiser itu sendiri.
2.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
2.3.1 Review tentang pemahaman materi merchandiser.
2.3.1 Penugasan berupa kunjungan ke supermarket terdekat secara mandiri kepada semua siswa untuk mengkorelasikan tentang merchandiser dengan penataan produk.
3. Pertemuan keenambelas
3.1. Kegiatan Awal (10 menit)
3.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang Pelaksanaan Merchandising dalam Penjualan Retail.
3.1.1 Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang pelaksanaan merchandising dalam penjualan eceran.
3.2. Kegiatan Inti (70 menit)
3.2.1. Ekplorasi,
3.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang pelaksanaan merchandising dalam penjualan eceran.
3.2.1.1. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena potensial , dalam penyampaian materi “ pelaksanaan merchadising dalam penjualan eceran”
3.2.1.1. Melakukan kajian/analisa konsep khususnya usaha dagang dalam pengadaak tenaga merchandiser..
3.2.2. Elaborasi
3.2.2.1. Membudayakan cara-cara yang dapat dimanfaatkan khususnya penjual , dengan harapan ada aplikasi praktis dalam kehidupan
sehari – hari.
3.2.2.1. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah melalui studi pustaka serta melalui kajian dilapangan..
3.2.3. Konfirmasi
3.2.3.1. Penyamaan persepsi antara penggunakan metode Librarian Study, dengan praktik lapangan sehari – hari.
3.2.3.1. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal di lapangan.
3.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
3.3.1. Review tentang pemahaman materi Pelaksanaan Merchandising dalam Penjualan Retail.
3.3.1. Penugasan berupa resume hasil eksplorasi tentang pelaksanaan merchandising dalam penjualan eceran.
4. Pertemuan Setujuhbelas
4.1. Kegiatan Awal (10 menit)
4.1.1. Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran
4.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang materi yang diberikan.
4.2.Kegiatan Inti (70 menit) 4.2.1. Ekplorasi,
4.2.1.1. Optimalisasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran
4.2.1.2. Menggali dan menemukan konsep, prinsip dan fenomena baru tentang Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran melalui metode pembelajaran yang relevan.
4.2.1.3.Mereview kembali semua perumusan yang digunakan, dengan harapan dapat menemukan rumusan yang lebih praktis.
4.2.2. Elaborasi
4.2.2.1. Membudayakan penggunaan cara yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari.
4.2.2.2. Latihan mengerjakan soal bersifat komprehensif dengan berbagai variabel.
4.2.3. Konfirmasi
4.2.3.1.Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, pemanfaatan internet sebagai langkah awal konfirmasi konsep, prinsip serta pemahaman tentang Pelatihan Tanggung Jawab dari
Merchandiser Penjualan Eceran
4.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
4.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
4.3.1. Review Capita selekta tentang Pelatihan Tanggung Jawab dari Merchandiser Penjualan Eceran
4.3.2. Penugasan khusus berupa tugas tingkat lanjut untuk akselerasi bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih,
4.3.3. Penugasan terstruktur klasikal bagi seluruh siswa tanpa kecuali.
5. Pertemuan kedelapanbelas 5.1. Kegiatan Awal (10 menit)
5.1.1 . Apersepsi menggunakan pendekatan review tentang materi sebelumnya. 5.1.2. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang.
persyaratan fisik merchandiser penjualan eceran 5.2.Kegiatan Inti (70 menit)
5.2.1. Ekplorasi,
5.2.1.1.Optimalisasi dan akselerasi pemahaman dan pengetahuan siswa tentang persyaratan fisik merchandiser penjualan eceran.
5.2.1.1 Menemukan perumusan pada berbagai fenomena tentang persyaratan fisik merchandiser penjualan eceran.
5.2.2. Elaborasi
5.2.2.1. Membiasakan diri penggunaan cara yang baik dan benar dalam proses berfikir, harapannya adalah aplikasi praktis pada fenomena / persoalan sehari – hari.
5.2.2.1. Latihan mengerjakan soal bersifat kompleks dengan berbagai variabel.
5.2.3. Konfirmasi
5.2.3.1. Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, pemanfaatan internet .
5.2.3.1. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
5.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
5.3.1. Review Capita Selecta implementasi dari usaha dagang yang memiliki merchandiser.
5.3.1. Penugasan khusus berupa small experiment untuk akselerasi bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih
5.3.2. Penugasan terstruktur klasikal bagi seluruh siswa tanpa kecuali.
6. Pertemuan kesembilanbelas 6.1. Kegiatan Awal (10 menit)
6.1. 1. Apersepsi tentangmateri yang telah diberikan sebelumnya.
6.1.1. Motivasi dibangkitkan melalui pembahasan singkat tetapi rinci tentang kegiata marchandiser..
6.2. Kegiatan Inti (70 menit) 6.2.1. Ekplorasi,
6.2.1.1. Pengayaan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang kegiata marchandiser..
6.2.1.1. Analisis tingkat lanjut untuk siswa yang memiliki pemahaman lebih, tentang kegiatan merchandiser sebagai sarana untuk meningkatkan kwalitas layanan pelanggan .
6.2.2. Elaborasi
6.2.2.1. Membiasakan diri dalam memecahkan masalah sesuai dengan langkah ilmiah melalui kegiatan – kegiatan : observasi, problem solving, dan studi pustaka.
6.2.2.2. Latihan mengerjakan soal bersifat kompleks dengan berbagai variabel.
6.2.3. Konfirmasi
6.2.3.1. Penyamaan persepsi menggunakan metode Librarian Study, pemanfaatan internet sebagai sarana pembelajaran untuk pemecahan
fenomena dilapangan sehari – hari.
6.2.3.2. Mengkonfirmasikan pengetahuan yang didapat siswa dengan praktisi merchandiser / nara sumber yang dikenal.
6.3. Kegiatan Akhir (10 menit)
6.3. 1. Review Capita Selecta implementasi penataan produk sebagai sarana menarik minat membeli.
6.3.2. Penugasan khusus berupa small experiment untuk akselerasi bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih
E. Alat / Media Belajar
1. Internet
2. Lap Top dan LCD 3. Lingkungan
4. Perpustakaan
5. Buku pegangan guru.
F. Buku Pegangan Guru / Siswa
1. Puspitasari, Devi, Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan ,Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Nasional, 2008. 2. Materi Training assessor Penjualan, 2006
3. Modul Menata Produk 4. UU No. 8 Tahun 1999
G. T u g a s
1. Tugas Terstruktur
2. Tugas Non Terstruktur / Tugas Mandiri
H. Penilaian Hasil Belajar
Teknik : Penilaian Langsung
Bentuk Instrumen : 2.1. Tes lisan jawaban tertulis (evaluasi reguler) 2.2. Tugas Khusus (soal essay)
Soal/ Instrumen : Pilihan ganda 5 opsi jawaban
Ulangan Reguler, 8 soal essay Ulangan Remedial 1, 6 soal essay Ulangan Remedial 2, 3 soal essay Ulangan Remedial 3, 3 soal essay
1. Pedoman Penskoran Indikator 1 :
Kegiatan Skor
Jelaskan cara yang dapat dilakukan manajemen untuk memonitor display produk.!
5
Sebutkan 3 alat yang biasa digunakan untuk memonitor display produk!
5
Sebut dan jelaskan, sikap yang diperlukan dalam memonitir display produk!
2. Pedoman Penskoran Indikator 2 :
Kegiatan Skor
Jelaskan tentang pelaksanaan Merchandising dalam penjualan eceran!
5
Sebutkan persyaratan fisik untuk Merchandisers penjualan eceran!
5
Sebutkan kegiatan dari seorang merchandiser dari suatu toko swalayan!
5
.3. Pedoman Penskoran Semua Indikator :
Kegiatan Skor
Ulangan Reguler Materi Menata Produk 10
4. Skor maksimal :
Nomor 1 s/d 6 total nilai = 30
Nilai Ulangan .
Skor Maksimal Ulangan = 10 (6 Nomor )