Dinasti Politik dalam Pilkada di Indonesia
Teks penuh
Dokumen terkait
Meskipun tidak terjadi pepecahan intstitusi, tetapi perpecahan elit partainya berdampak pada kemunculan partai politik baru yan di motori oleh elit partai Golkar
Disisi lain pasangan calon tunggal Haryanto-Saiful mendapatkan keuntungan politik dari adanya kekuatan oligarki dari elitelit partai politik yang mengusung dirinya, keuntungan
Marketing politik bukanlah konsep untuk ‘menjual’ partai politik (parpol) atau kandidat kepada pemilih, namun sebuah konsep yang menawarkan bagaimana sebuah parpol atau
Pemanfaatan jejaring politik formal, seperti dukungan dari elit partai politik pada kampanye di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 kurang memberikan sumbangan suara
Bahkan, atas kedina- mikaan politik Banten tersebut tidak mengarah pada tumbuhnya sistem demokrasi yang modern, sebab logika politik kekeluargaan telah menjadi rasionalitas elit
Kandidat memerlukan selain dukungan partai politik,juga dukungan elit-elit politik lokal dan elit politik tersebut memiliki peran yang menonjol dalam politik dan bidang lain serta
pencalonan tersebut didasarkan pada hak Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang terverifikasi sebagai peserta Pemilu untuk mengusulkan Calon Presiden dan Wakil
1 Penelitian Terdahulu Peneliti Tahun Judul Penelitian Hasil Heri Junius Nge 2017 Oligarki Partai Politik Dalam Rekrutmen Calon Kepala Daerah, Studi Kasus: Munculnya