Inflasi Oktober tahun ini akan lebih tinggi.
Menkeu: Perlu ada keseimbangan makro dan mikro.
Lorena Realisasikan Dana IPO 63,59%.
BW Plantation Bagi Dividen Rp6 Per Saham.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
A
ksi jual lebih mendominasi
perdagangan akhir pekan
lalu. IHSG ditutup turun 30,45
poin (0,6%) di 5073,068 dengan
nilai transaksi tipis hanya Rp3,4
triliun di Pasar Reguler jauh di
bawah rata-rata harian Rp4,4
triliun dalam empat pekan
terakhir.
Tekanan
jual
mendominasi
saham
yang
sensitif interest-rate menyusul
kekhawatiran lonjakan inflasi
pasca kenaikan harga Bahan
Bakar Minyak (BBM) yang
dipastikan
naik
November
mendatang sebesar 46% atau
Rp3000/liter. Lonjakan inflasi
pasca kenaikan harga BBM akan
memicu BI menaikkan bunga sehingga membuat pertumbuhan ekonomi
melambat, dipastikan sulit di atas 5% tahun ini.
Pertumbuhan ekonomi domestik hingga 1H14 hanya 5,17% jauh
merosot dari 1H13 yang mencapai 5,8%. Dilihat sepekan IHSG menguat
0,88% dan rupiah menguat 1,3%. Penguatan IHSG sepekan kemarin
dipengaruhi kondusifnya pasar global yang tercermin dari indeks MSCI’s
all-country world naik 3,1% dan euforia pelantikan Presiden Jokowi.
Sentimen positif pasar global dipicu rencana stimulus ECB dan data
aktivitas manufaktur Jerman dan China yang lebih baik dari perkiraan
awal. Sedangkan dari domestik, selain dipicu euforia pelantikan Presiden
Jokowi, sentimen pasar juga digerakkan rilis laba kuartal tiga sejumlah
emiten.
Pada perdagangan awal pekan terakhir Oktober ini, tekanan jual
diperkirakan masih berpeluang terjadi menyusul minimnya insentif
positif pasca diumumkan tim ekonomi kabinet baru Minggu kemarin.
Figur tim ekonomi, sebagian sesuai harapan pasar namun sejumlah
nama tetap kontroversial, masih perlu diuji mengatasi sejumlah
persoalan fundamental ekonomi domestik saat ini di tengah tren
perlambatan ekonomi global dan pelemahan harga komoditas. IHSG
hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi cenderung terkoreksi
dengan support di 5015 dan resisten di 5100.
IHSG : S1 5050 S2 5015 R1 5100 R2 5135
Index Last Chg % DJIA 16805.41 127.51 0.76 S&P 500 1964.58 13.76 0.71 FTSE 100 6388.73 (30.42) (0.47) CAC 40 4128.90 (28.78) (0.69) DAX 8987.80 (59.51) (0.66) NIKKEI 225 15371.79 98.30 0.64 HANGSENG 23302.20 (30.98) (0.13) STI 3222.55 (13.95) (0.43) SHENZHEN 1296.64 0.59 0.05 SHANGHAI 2328.28 25.86 1.12 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 81.01 (0.32) (0.39) CPO (RM/M.T) 2181.00 11.00 0.51 Gold (USD/T.oz) 1233.30 2.40 0.19 Nikel (USD/M.T 15050.00 (245.00) (1.60) Timah (USD/M.T) 19400.00 (100.00) (0.51) Coal (USD/M.T) 65.80 0.35 0.53 Exchange Rates Chg % IDR/USD 12036.00 (27.00) (0.22) USD/EUR 1.269 0.00 0.28 JPY/USD 107.96 (0.03) (0.03) IDR/SGD 9440.67 (8.42) (0.09) IDR/AUD 10607.87 79.10 0.75 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 47.81 2877 0.30 0.63 Top Gainers IDR % ChgMSKY 1,600 21.67 285
SSTM 98 16.67 14
MGNA‐W 44 15.79 6
NELY 159 9.66 14
DPNS 424 8.72 34
Top Losers IDR % Chg
BWPT 460 (14.81) (80)
GTBO 575 (12.88) (85)
TKIM‐W 221 (11.60) (29)
AMAG‐W 50 (10.71) (6)
ARTA 220 (8.33) (20)
Top Value IDR % (miliar)
BMRI 10,050 (4.51) 633.903
BBRI 10,350 (3.94) 572.557
ASII 7,000 (2.44) 359.420
SMGR 15,125 (5.17) 277.409
BBNI 5,500 (4.76) 269.140
Top Volume IDR % (juta)
BKSL 106 (2.75) 328.895 BWPT 460 (14.81) 223.434 BKSL 103 (6.36) 133.797 PNLF 275 (4.18) 110.767 META 200 (0.50) 105.568 IHSG 5,073.07 Change (30.45) Change (%) (0.60) Change (%/ytd) 17.52 Total Value (IDR triliun) 4.802 Total Volume (miliar saham) 4.174 Net Foreign Buy (IDR miliar) (351.000)
News Update
2
Inflasi Oktober tahun ini akan lebih tinggi.
Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi Oktober 2014 akan lebih
tinggi dari rata-rata inflasi Oktober lima tahun terakhir. Hal ini sebagai akibat kekeringan yang melanda di hampir
seluruh bagian Indonesia. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan berdasarkan pantauan inflasi Oktober
hingga minggu kedua tercatat terjadi inflasi pada kisaran 0,4%. "Ini lebih tinggi dibandingkan (inflasi) lima tahun
terakhir yang ada di kisaran 0,16%," ujar Agus akhir pekan lalu. Sekedar gambaran saja, inflasi Oktober tahun 2013
tercatat 0,09%, Oktober 2012 inflasi sebesar 0,16%, tahun 2011 tercatat deflasi sebesar 0,12%, tahun 2010 terjadi
inflasi 0,06%, dan tahun 2009 terjadi inflasi sebesar 0,19%. Menurut Agus, yang menjadi faktor penyebab inflasi
Oktober tinggi adalah bahan makanan alias volatile food, khususnya cabai. Hal ini sebagai dampak kekeringan yang
melanda Indonesia. Ke depan BI optimistis inflasi masih berada dalam target. Hanya saja kalau ada kenaikan harga
bahan bakar minyak (BBM) akan membuat inflasi lebih tinggi. Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya
menjelaskan, kalau harga BBM dinaikkan Rp 3.000 per liter tahun ini maka tambahan inflasinya akan sebesar
3%-3,5%. Tambahan inflasi ini tergantung pada dampak lingkar kedua akibat BBM naik yaitu pada kenaikan tarif
angkutan. "Kalau putaran pertamanya jelas begitu naik kurang lebih 1,5% inflasi," terang Perry. (Kontan Online)
Menkeu: Perlu ada keseimbangan makro dan mikro.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan
dalam susunan Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla perlu ada
keseimbangan antara pengelolaan ekonomi makro dan ekonomi mikro. Itulah sebabnya dalam Kabinet Kerja ini
tidak terlalu banyak menteri yang spesialis pada makro ekonomi. "Seharusnya ada keseimbangan antara
pengelolaan makro ekonomi dan mikro ekonomi. Yang mikro itu kita akan mendorong implementasinya, karena
kita banyak ide dan wacana," terangnya di Istana Merdeka. Bambang mengatakan selama ini ada banyak kebijakan,
tapi di lapangan tidak jalan dengan benar. Ia berharap dengan Kabinet Kerja ini, kerja dan orientasinya pada
implentasi dapat dijalankan. Sebagai Menkeu, ia juga akan mendukung program-program pemerintah sehingga
cepat dijalankan. Bambang mengatakan, dalam kabinet Jokowi-JK ini semangat kerjasama yang paling penting.
Artinya setiap kementerian harus semangat merealisasikan program-program yang sudah dijanjikan Jokowi-JK saat
kampanye pada pilpres lalu. Di bawah kepemimpinan Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Bambang optimis dapat
bekerja dengan lebih bagus. "Kuncinya memang kerjasama," imbuhnya. (Kontan Online)
Lorena Realisasikan Dana IPO 63,59%.
PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) mengumumkan telah
merealisasikan dana hasil penawaran saham perdana (IPO) sebesar Rp80,84 miliar atau sekitar 63,59% terhitung
hingga September 2014. Presiden Direktur LRNASoerbakti GT dalam keterbukaan informasinya di Jakarta, Jumat
(24/10/2014) mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan investasi baru bus AKAP dan rekondisi
bus lama baru sekitar 73,62% dari yang direncanakan. Sementara untuk perbaikan infrastruktur depo Busway
Transjakarta di Ceger, Jakarta Timur baru direalisasikan sekitar 6,74% dari yang direncanakan. Sedangkan untuk
modal kerja sampai dengan kuartal lll telah direalisasikan penggunaannya sekitar 96,12% dari yang direncanakan.
Dana hasil IPO perseroan yang masih tersisa saat ini yaitu sebesar Rp46,34 miliar, ditempatkan pada dua Bank,
yakni Bank Mayapada dan Bank Sinarmas Syariah. (Inilah.com)
BW Plantation Bagi Dividen Rp6 Per Saham.
PT BW Plantation Tbk (BWPT) akan membagikan dividen sebesar
Rp6 per saham untuk dividen final tahun buku 2013 kepada para pemegang saham. Pembagian dividen dilakukan
pada 2 Desember 2014 mendatang dengan cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi 13 dan 14 November,
serta di pasar tunai 18 dan 19 November 2014 dengan DPS 18 November. Demikian terungkap dalam keterangan
tertulis Direktur BW Plantation Kelik Irwantono Jumat (24/10/2014). Perusahaan perkebunan ini meraih laba bersih
Rp181,78 miliar sepanjang 2013, dengan penjualan mencapai Rp1,14 triliun dan laba operasi Rp325,60 miliar.
(Inilah.com)
APII bukukan pertumbuhan laba bersih 59,11%.
PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) mencatatkan kenaikan laba
bersih hingga 59,11% secara year-on-year (yoy) sepanjang Januari-September 2014. Mengutip laporan keuangan
resmi perseroan, APII membukukan laba bersih sebesar Rp 30,63 miliar per akhir September 2014. Sebagai
perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, laba bersih perseroan hanya Rp 19,25 miliar. Perusahaan ini juga
membukukan penjualan bersih Rp 182,79 miliar. Jumlah ini lebih besar dari realisasi penjualan bersih di periode
yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 134,76 miliar. Selain adanya kenaikan penjualan bersih, perusahaan yang
bergerak di bidang distribusi valve ini mendapat rejeki nomplok berupa pendapatan akibat selish kurs.Adapun,
pendapatan dari selisih kurs tercatat sebesar Rp 3,22 miilar. Pada September 2013, perseroan mencatatkan rugi kurs
hingga Rp 4,46 miliar. Beban penghapusan persediaan APII juga menyusut dari Rp 858,16 juta menjadi Rp 20,07
juta. Beban lain-lain juga mengempis dari Rp 8,08 miliar menjadi Rp 6,47 miliar. (Kontan Online)
Stock Picks
3CPIN 4080-4155.
Harga saham Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) selama dua pekan terakhir
bergerak dalam tren bullish. Akhir pekan lalu harga sahamnya berhasil ditutup di atas resisten Rp4075 yakni
di Rp4100 berpeluang melanjutkan penguatan ke target resisten di Rp4250 dengan bayangan resisten di
Rp4155. Tahun ini diperkirakan penjualan bersih berpotensi tumbuh 20% mencapai Rp30,79 triliun. Target
penjualan bersih ini diperkirakan bisa tercapai karena hingga paruh pertama 2014 (1H14) penjualan bersih
sudah mencapai Rp14,42 triliun atau 46,8% dari proyeksi penjualan bersih tahun ini. Namun pencapaian laba
bersih 1H14 dibawah target hanya Rp1,25 triliun atau baru mencerminkan 33,87% dari proyeksi laba bersih
tahun ini yang mencapai Rp3,69 triliun atau tumbuh 46% (yoy). Diperkirakan proyeksi laba tahun ini hanya
Rp2,86 triliun atau tumbuh 13% (yoy). EPS tahun ini diproyeksikan menjadi Rp174,65. Penurunan laba
perseroan lebih dipicu kenaikan sejumlah biaya seperti biaya pokok penjualan, operasional keuangan dan
rugi kurs. Sedangkan tahun depan dengan pertumbuhan moderat 20% maka penjualan bersih mencapai
Rp36,95 triliun. Sedangkan laba bersih dengan asumsi marjin 9% mencapai Rp3,32 triliun atau tumbuh 16%.
EPS proyeksi 2015 sebesar Rp202,46. Harga saham CPIN di Rp4100 ditransaksikan dengan PE 23,5x (E/14)
dan PE 20,2x (E/15). Dibandingkan harga saham emiten pakan ternak lainnya yang saat ini ditransaksikan
dengan rata-rata PE 18x (E/14), saham CPIN dihargai premium. Setahun terakhir saham CPIN ditransaksikan
dengan rata-rata PE 23x (E/14). Pada PE 23x saham CPIN berpeluang mencapai Rp4660 atau punya ruang
penguatan 13,6% dari harga saat ini. Trading Buy, SL 4000
Stock Picks
4
ADRO 1030-1090.
Saham sektor tambang batubara pekan lalu berhasil rebound setelah mengalami tekanan
jual sejak pekan pertama September lalu. Hal ini juga terlihat dari pergerakan harga saham Adaro Energy
Tbk (ADRO) yang akhir pekan lalu ditutup di Rp1050 berhasil menguat 7% dari posisi akhir pekan
sebelumnya yang masih di Rp980. Sebagaimana diketahui tekanan jual atas saham batubara selama ini lebih
banyak dipicu kekhawatiran pelemahan harga komoditas batubara yang sempat ditransaksikan di USD63,70/
MT (17/10). Pelemahan harga batubara terutama disebabkan melambatnya perekonomian global terutama
faktor ekonomi China dan kelebihan suplai batubara dunia. Pergerakan harga komoditas energi utama
lainnya seperti minyak mentah yang cenderung melemah turut mempengaruhi pergerakan harga batubara.
Di sisi lain tekanan harga komoditas juga turut dipicu tren penguatan dolar AS seiring dengan pemulihan
ekonomi AS. Namun harga batubara sepekan terakhir berhasil rebound hingga USD65,45/MT (23/10). Saat
ini pelaku pasar tengah menanti rilis laba kuartal tiga emiten batubara. Dari sisi kinerja pendapatan usaha
ADRO tahun ini diperkirakan mencapai USD3,38 miliar naik 3% dari 2013 lalu sebesar USD3,28 miliar.
Sedangkan laba bersih diperkirakan meningkat 61% mencapai USD371,67 juta dibandingkan periode yang
sama 2013 sebesar USD231,23 juta. EPS proyeksi 2014 sebesar USD0,01162 atau dengan kurs 1USD=
Rp12000 setara dengan Rp139,44. Tahun deoan pendapatan usaha diproyeksikan tumbuh 7% mencapai
USD3,62 miliar dengan laba bersih mencapai USD362 juta atau turun 2,7%. EPS proyeksi 2015 sebesar
USD0,0113 atau Rp130 dengan kurs 1USD=Rp11500. Pada harga saat ini di Rp1050 ADRO ditransaksikan
dengan PE 7,5x (E/14) dan PE 8x (E/15). Seiring dengan tren pelemahan harga komoditasnya, saham sektor
batubara diperkirakan ditransaksikan dengan PE berkisar 8-10x. Target harga saham ADRO diperkirakan
berpeluang mencapai Rp1300 dengan PE 10x (E/15). Target harga ini turun dari perkiraan sebelumnya di
Rp1474. Dari harga saat ini di Rp1050 memiliki ruang penguatan 24%. Untuk jangka pendek, secara technical
peluang penguatan harganya akan menguji resisten di Rp1090 dengan support di Rp1030. Trading Buy, SL
1020
5
Stock Picks
LSIP 1840-1920.
Dua sesi perdagangan
terakhir saham PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP)
berhasil rebound tertahan di support kuat di Rp1750 dan akhir pekan lalu harganya berhasil break Rp1840
ditutup di Rp1845. Rebound harga saham emiten perkebunan tersebut ditopang rebound harga
komoditasnya akhir pekan lalu. Harga CPO akhir pekan lalu ditutup di RM2170/MT naik dari akhir pekan
sebelumnya RM2142/MT. LSIP tahun ini diperkirakan akan membukukan penjualan bersih Rp5,12 triliun
dengan asumsi volume penjualan CPO naik 5%-10% dari tahun 2013 sebanyak 441 ribu ton. Sedangkan laba
bersih diproyeksikan naik 16,4% mencapai Rp896 miliar. EPS tahun ini diproyeksikan mencapai Rp131,32.
Pada harga saat ini di Rp1855 saham LSIP ditransaksikan dengan PE 14x. Harga sahamnya diperkirakan
berpeluang ditransaksikan dengan PE 19x atau mencapai target harga Rp2495 untuk jangka menengah dan
panjang. Ada ruang penguatan 34,5% dari harga saat ini. Secara technical peluang penguatan akan kembali
menguji resisten di Rp1920. Sentimen laba kuartal tiga yang bakal dirilis dalam waktu dekat juga akan
mempengaruhi pergerakan harga sahamnya. Mengingat harga komoditas yang masih berfluktuatif maka
pelaku pasar cenderung bermain dalam jangka pendek. Trading Buy, SL 1830
Senin, 27 Oktober 2014
Saham Pilihan
AALI 20175-21250 TB, SL 19400
ADHI 2750-2870 BoW, SL 2700
RALS 790-850 BoW, SL 780
ITMG 21275-22200 TB, SL 20900
AKRA 4900-5000 TB, SL 4850
SGRO 1900-2000 TB, SL 1830
SIMP 735-780 TB, SL 715
Stock View
6
Senin, 27 Oktober 2014
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE
IHSG
5073.07 5099.25 5125.44 5054.89 5036.72
PERKEBUNAN AALI 20300 20,575.00 20,850.00 19,900.00 19,500.00 3,725,866.00 36.80 485.51 114.55 10.45 BWPT 565 578.33 591.67 558.33 551.67 LSIP 1845 1,865.00 1,885.00 1,820.00 1,795.00 1,279,973.00 40.33 32.78 122.48 14.07 SGRO 1930 1,956.67 1,983.33 1,881.67 1,833.33 649,627.93 10.94 29.32 141.04 16.46 SIMP 745 760.00 775.00 730.00 715.00 3,171,052.00 2.40 12.14 92.44 15.34 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00 659,213.38 36.97 21.64 ‐571.51 0.58PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1055 1,066.67 1,078.33 1,036.67 1,018.33 9,632,947.40 33.83 45.68 269.20 5.77 BORN 74 76.33 78.67 72.33 70.67 BRAU 101 102.67 104.33 99.67 98.33 BUMI 142 146.00 150.00 137.00 132.00 9,572,406.53 4.50 191.78 ‐751.57 0.19 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 631,292.51 8.52 ‐0.52 ‐77.95 ‐23.93 HRUM 1575 1,601.67 1,628.33 1,556.67 1,538.33 1,460,386.97 ‐32.82 45.54 81.61 8.65 ITMG 21650 21,808.33 21,966.67 21,383.33 21,116.67 5,742,974.57 5.02 968.54 ‐299.21 5.59 PTBA 12275 12,475.00 12,675.00 12,175.00 12,075.00 3,093,648.00 11.39 232.76 8.74 13.18 PTRO 1065 1,075.00 1,085.00 1,055.00 1,045.00 929,699.70 5.15 23.76 ‐67.39 11.21
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 145 148.00 151.00 141.00 137.00 999,850.63 1,185.87 4.39 5,114.26 8.25
ELSA 565 580.00 595.00 555.00 545.00 918,296.00 ‐12.25 7.42 56.06 19.03
ENRG 100 102.00 104.00 98.00 96.00 2,210,590.04 27.13 4.86 2,610.69 5.14
ESSA 2400 2,400.00 2,400.00 2,400.00 2,400.00 126,590.83 22.89 42.71 28.12 14.05
MEDC 3870 3,905.00 3,940.00 3,810.00 3,750.00 2,303,371.50 7.08 122.83 131.12 7.88
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 960 968.33 976.67 953.33 946.67 INCO 3700 3,720.00 3,740.00 3,685.00 3,670.00 2,430,306.44 ‐3.23 20.62 ‐33.11 44.87 TINS 1160 1,175.00 1,190.00 1,150.00 1,140.00 SEMEN INTP 23875 24,033.33 24,191.67 23,608.33 23,341.67 4,499,774.00 6.65 289.47 ‐7.03 20.62 SMCB 2495 2,550.00 2,605.00 2,465.00 2,435.00 2,356,126.00 9.11 42.23 75.57 14.77 SMGR 15900 16,075.00 16,250.00 15,725.00 15,550.00 6,177,992.74 11.44 219.66 5.39 18.10 LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 93 93.00 93.00 93.00 93.00 333,609.60 28.88 2.97 59.01 7.82 JPRS 242 242.67 243.33 241.67 241.33 158,603.63 98.78 6.50 ‐0.37 9.31 KRAS 468 472.67 477.33 465.67 463.33 5,240,035.36 ‐12.47 ‐33.57 ‐698.77 ‐3.49 PAKAN TERNAK CPIN 4100 4,111.67 4,123.33 4,081.67 4,063.33 6,719,521.00 19.02 40.34 ‐7.84 25.41 JPFA 1205 1,216.67 1,228.33 1,196.67 1,188.33 5,674,518.00 14.33 4.97 ‐72.07 60.66
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 6600 6,658.33 6,716.67 6,558.33 6,516.67 49,821,000.00 6.73 116.76 9.68 14.13
GJTL 1475 1,483.33 1,491.67 1,463.33 1,451.67 3,199,668.00 5.32 96.23 ‐2.66 3.83
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 11400 11,450.00 11,500.00 11,350.00 11,300.00 7,355,089.00 21.44 0.12 6.96 24.94 INDF 6650 6,700.00 6,750.00 6,625.00 6,600.00 16,365,578.00 27.30 156.42 90.13 10.63 MYOR 29150 29,150.00 29,150.00 29,150.00 29,150.00 3,498,158.85 30.25 133.69 ‐45.72 54.51 ROTI 1205 1,215.00 1,225.00 1,190.00 1,175.00 464,595.48 27.03 12.10 9.45 24.90 GGRM 56150 56,666.66 57,183.33 55,716.66 55,283.33 15,670,252.00 23.99 736.58 35.34 19.06 INAF 167 169.33 171.67 164.33 161.67 155,073.95 25.62 ‐12.39 250.04 ‐3.37 KAEF 1125 1,150.00 1,175.00 1,110.00 1,095.00 867,027.74 8.45 4.21 ‐4.38 66.85 KLBF 1700 1,705.00 1,710.00 1,690.00 1,680.00 4,066,502.64 16.52 10.52 11.04 40.40
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7 EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 350 360.00 370.00 343.00 336.00 1,165,134.03 1.99 14.43 20.67 6.06 ASRI 473 479.33 485.67 469.33 465.67 871,134.65 ‐3.40 15.77 ‐23.45 7.50 BKSL 92 94.67 97.33 90.67 89.33 BSDE 1585 1,601.67 1,618.33 1,571.67 1,558.33 1,254,119.10 ‐39.62 27.93 ‐60.73 14.19 COWL 600 603.33 606.67 593.33 586.67 64,709.78 ‐6.38 1.59 ‐30.99 94.08 CTRA 1085 1,108.33 1,131.67 1,073.33 1,061.67 1,202,303.51 ‐10.35 15.01 5.45 18.07 CTRP 760 773.33 786.67 748.33 736.67 251,211.60 ‐58.80 4.89 ‐84.29 38.84 CTRS 2290 2,310.00 2,330.00 2,260.00 2,230.00 347,893.21 27.73 66.20 25.74 8.65 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 274 277.67 281.33 269.67 265.33 725,835.40 ‐3.64 15.03 51.33 4.56 MDLN 530 538.33 546.67 523.33 516.67 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2810 2,850.00 2,890.00 2,790.00 2,770.00 1,439,602.33 5.83 9.01 40.67 77.94 DGIK 179 181.00 183.00 176.00 173.00 480,924.22 52.77 1.81 ‐44.42 24.73 PTPP 2445 2,481.67 2,518.33 2,426.67 2,408.33 1,999,368.48 55.72 12.69 44.39 48.18 SSIA 775 795.00 815.00 760.00 745.00 918,070.21 ‐17.06 2.64 ‐93.80 73.44 TOTL 935 948.33 961.67 923.33 911.67 547,807.36 ‐6.30 11.12 ‐20.80 21.02 WIKA 2895 2,921.67 2,948.33 2,861.67 2,828.33 2,791,666.54 6.24 27.28 6.78 26.53
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 5800 5,850.00 5,900.00 5,750.00 5,700.00
JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 3170 3,206.67 3,243.33 3,151.67 3,133.33 262,850.17 17.13 53.83 8.63 14.72 JSMR 6200 6,241.67 6,283.33 6,116.67 6,033.33 2,079,705.80 ‐13.14 55.30 16.71 28.03 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 471,133.26 ‐31.12 6.89 ‐316.19 1.81 EXCL 5900 5,983.33 6,066.67 5,808.33 5,716.67 5,512,751.00 9.78 44.41 20.12 33.22 ISAT 3725 3,735.00 3,745.00 3,720.00 3,715.00 5,773,177.00 ‐0.26 147.24 ‐1,224.62 6.32 TLKM 2870 2,880.00 2,890.00 2,860.00 2,850.00 21,250,000.00 8.71 36.20 4.95 19.82 TRANSPORTASI GIAA 493 498.33 503.67 484.33 475.67 9,206,681.81 17.35 ‐82.55 469.78 ‐1.49 MBSS 1315 1,328.33 1,341.67 1,298.33 1,281.67 435,871.55 21.78 59.94 3.87 5.48 WINS 1240 1,275.00 1,310.00 1,220.00 1,200.00 518,942.64 36.32 23.63 53.05 13.12
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 630 643.33 656.67 618.33 606.67 2,753,426.38 52.84 17.64 3.30 8.93 BANK BBCA 13325 13,566.67 13,808.33 13,091.67 12,858.33 10,261,849.00 32.93 148.65 26.73 22.41 BBKP 760 765.00 770.00 750.00 740.00 1,641,517.00 15.99 27.33 9.08 6.95 BBNI 5800 5,875.00 5,950.00 5,700.00 5,600.00 7,526,634.00 26.65 128.30 15.63 11.30 BBRI 10800 10,908.33 11,016.67 10,633.33 10,466.67 17,099,293.00 28.06 240.57 16.71 11.22 BBTN 1150 1,166.67 1,183.33 1,136.67 1,123.33 3,123,112.00 28.06 32.29 2.24 8.90 BDMN 4040 4,071.67 4,103.33 4,021.67 4,003.33 5,612,922.00 17.40 91.25 ‐13.01 11.07 BJBR 750 756.67 763.33 746.67 743.33 2,124,681.00 12.48 33.55 ‐12.29 5.59 BMRI 10100 10,208.33 10,316.67 10,008.33 9,916.67 14,313,290.00 25.54 211.05 10.27 11.96 BNGA 915 920.00 925.00 910.00 905.00 4,883,839.00 15.02 43.71 4.22 5.23
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4920 4,948.33 4,976.67 4,893.33 4,866.67 5,630,170.96 3.52 46.44 14.36 26.48 INTA 286 287.00 288.00 284.00 282.00 398,931.00 ‐48.89 37.27 87.86 1.92 UNTR 17650 17,908.33 18,166.67 17,483.33 17,316.67 13,901,385.00 11.66 42.26 39.66 104.41 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5675 5,725.00 5,775.00 5,575.00 5,475.00 2,675,101.00 26.32 27.42 ‐27.88 51.75 RALS 810 828.33 846.67 798.33 786.67 1,184,904.00 9.45 5.73 ‐2.88 35.36
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 2815 2,888.33 2,961.67 2,773.33 2,731.67 1,496,466.00 9.55 27.61 ‐7.99 25.49
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 378 385.67 393.33 371.67 365.33 55,860.54 ‐9.06 ‐5.88 94.31 ‐16.08
Corporate Action
8
RUPS
EMITEN
JENIS
TANGGAL
TEMPAT
BBNI
Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
AGM
06/03/2014
The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta
MTFN
Capitalinc Investment Tbk.
EGM
10/03/2014
SRIL
Sri Rejeki Isman Tbk
EGM
10/03/2014
Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392
Solo
BNII
Bank Internasional Indonesia
Tbk.
EGM
12/03/2014
Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No.
8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270
ADHI
Adhi Karya (Persero) Tbk.
AGM
14/03/2014
Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km.
18, Jakarta selatan
ARNA
Arwana Citramulia Tbk.
AGM
14/03/2014
Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004
RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186
WSKT
Waskita Karya (Persero) Tbk
AGM
18/03/2014
Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10
Jakarta
CNKO
Exploitasi Energi Indonesia
Tbk
EGM
19/03/2014
Hotel Redtop ‐ Pecenongan
BLTA
Berlian Laju Tanker Tbk
AGM
19/03/2014
Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend.
Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta
BTPN
Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk.
AGM
20/03/2014
GIAA
Garuda Indonesia (Persero)
Tbk
EGM
24/03/2014
MITI
Mitra Investindo Tbk.
EGM
24/03/2014
Ruang Serbaguna BEI
BBRM
Pelayarang Nasional Bina
Buana Raya Tbk
AGM
25/03/2014
BBRM
Pelayarang Nasional Bina
Buana Raya Tbk
EGM
25/03/2014
BJBR
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan B
AGM
26/03/2014
Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43
Bandung
BJBR
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan B
EGM
26/03/2014
Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43
Bandung
BJTM
Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk
AGM
26/03/2014
Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya
BBRI
Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
AGM
26/03/2014
INAF
Indofarma Tbk.
AGM
26/03/2014
ITMA
Sumber Energi Andalan Tbk
EGM
27/03/2014
WIKA
Wijaya Karya (Persero) Tbk.
AGM
27/03/2014
Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9
Jakarta Timur
BNGA
Bank CIMB Niaga Tbk
AGM
27/03/2014
Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman
Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta
AGRO
Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga Tbk
AGM
27/03/2014
DEWA
Darma Henwa Tbk
AGM
28/03/2014
Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C
‐22 Jakarta 12940
DEWA
Darma Henwa Tbk
EGM
28/03/2014
Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C
‐22 Jakarta 12940
IGAR
Champion Pacific Indonesia
Tbk
AGM
28/03/2014
Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH
DIVIDEN
CUM DIVIDEN RECORDING DATE
PEMBAYARAN
DIVIDEN
KETERANGAN
NELLY 4 01/09/2014 02/09/2014 18/09/2014 ACST 40 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 JAWA 2 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 RDTX 105 22/08/2014 25/08/2014 10/09/2014 DGIK 3 12/08/2014 15/08/2014 22/08/2014 RUIS 8 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 KIAS 2 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 SMAR 5 08/08/2014 11/08/2014 27/08/2014 TPMA 11 07/08/2014 08/08/2014 26/08/2014 GGRM 800 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LMSH 200 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LION 400 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 DART 28 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 MDRN 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 ETWA 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 GEMA 7 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 DPNS 20 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 PANR 8 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 MASA 1 25/07/2014 04/08/2014 20/08/2014 BFIN 0 02/07/2014 02/07/2014 02/07/2014 1(satu) saham akan memperoleh Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date TSPC 75 24/07/2014 25/07/2014 19/08/2014 ASBI 25 23/07/2014 24/07/2014 19/08/2014 PEGE 10 22/07/2014 23/07/2014 15/08/2014 ASDM 57 18/07/2014 21/07/2014 12/08/2014 ULTJ 12 18/07/2014 02/07/2014 02/07/2014 ALDO 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FORU 10 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 PWON 5 17/08/2014 18/07/2014 22/08/2014 CLPI 0 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 USD0.0018 GPRA 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FAST 30 15/07/2014 16/07/2014 05/08/2014 INDF 142 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 MFIN 20 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 DYAN 3 14/07/2014 15/07/2014 06/08/2014 AMFG 80 11/07/2014 14/07/2014 24/07/2014 KBLI 4 10/07/2014 11/07/2014 25/07/2014Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.