PROPOSAL LAPORAN AKHIR VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN WAKTU HIDROLISIS UNTUK FERMENTASI KULIT PISANG RAJA (MUSA PARADISIACA L.) MENJADI ETIL ASETAT
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penggunaan infusa kulit pisang raja (Musa Paradisiaca L.) diharapkan dapat berkembang secara luas sehingga dapat digunakan sebagai obat alternatif dalam menurunkan
Adanya pengaruh penambahan ammonium sulfat pada media fermentasi yang dilakukan dengan substrat kulit pisang raja ( Musa paradisiaca L. var sapientum ), penambahan ammonium
Setelah itu dilakukan uji kualitatif untuk mengetahui tanin yang terkandung dalam kulit pisang raja masak ( Musa paradisiaca L.), maka uji kualitatif dilakukan
HIDROLISIS KULIT PISANG KEPOK ( Musa paradisiaca L.) MENJADI SIRUP GLUKOSA DENGAN KATALIS ASAM
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: fraksi etil asetat kulit pisang raja ( Musa paradisiacal Sapientum ) memiliki aktivitas antioksidan yang lebih
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: fraksi etil asetat kulit pisang raja ( Musa paradisiacal Sapientum ) memiliki aktivitas antioksidan yang lebih
Staphylococcus aureus oleh ekstrak etil asetat pelepah pisang ambon (Musa paradisiaca) diduga disebabkan oleh kandungan senyawa metabolit sekunder yang terkandung
Gambar L2.4 Hasil Analisis GC Komposisi Etil Asetat Pada Kondisi Perbandingan Bahan Baku dan Air 1 : 4 dan Suhu 50°C... Gambar L2.5 Hasil Analisis GC Komposisi Etil Asetat Pada