• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persepsi siswa sekolah menengah atas terhadap perilaku bullying di sekolah : studi kasus di SMA Kolese De Britto dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta - USD Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Persepsi siswa sekolah menengah atas terhadap perilaku bullying di sekolah : studi kasus di SMA Kolese De Britto dan SMA Stella Duce 2 Yogyakarta - USD Repository"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik 4.2. Perbandingan Nilai Mean Tiga Bentuk Perilaku Bullyingl di
Tabel 3.1 Blue Print
Tabel 3.3 Skor item untuk skala persepsi siswa
Tabel 3.4 Validitas
+7

Referensi

Dokumen terkait

Coloroso (2008) mengatakan bahwa bullying merupakan tindakan intimidasi atau penindasan yang dilakukan seseorang yang menganggap dirinya lebih kuat kepada orang lain

menggunakan kuis untuk evaluasi. Guru memberitahukan akan ada kuis di awal pembelajaran agar siswa sungguh-sungguh dalam mengikuti pelajaran. Guru juga menggunakan siswa

Berdasarkan beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa perilaku bullying adalah perbuatan yang dilakukan berulang-ulang oleh seseorang atau sekelompok orang kepada

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa bullying di tempat kerja merupakan berbagai bentuk perilaku negatif baik disengaja ataupun tidak disengaja

Pada perilaku bullying yang dilakukan siswa yang berada dalam kategori sedang dapat diartikan bahwa individu yang melakukan tindakan seperti menghina, menyakiti,

Hubungan Budaya Organisasi dengan Workplace Bullying Menurut Akela, 2016 Workplace bullying didefinisikan sebagai perilaku negatif yang menyakitkan dan dilakukan secara berulang atau

Salah satu upaya yang dapat dilakukan pihak sekolah dalam meminimalisir perilaku bullying adalah dengan menggalakan program anti bullying di sekolah.Selain mempromosikan etos anti

Berdasarkan definisi-definisi tentang bullying di atas, maka dapat disimpulkan bahwa bullying merupakan keinginan untuk melukai baik fisik maupun mental yang dilakukan oleh seseorang