• Tidak ada hasil yang ditemukan

KABUPATEN BANJARNEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KABUPATEN BANJARNEGARA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

No.12/IX/15. DESEMBER 2015

BULAN NOVEMBER 2015 KOTA BANJARNEGARA MENGALAMI INLASI 0,26 PERSEN

Penghitungan IHK Banjarnegara sudah menggunakan tahun dasar 2012 (2012=100)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan November 2015 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Pada bulan November 2015 terjadi Inflasi sebesar 0,26 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 119,12 pada bulan Oktober 2015 menjadi 119,43 pada bulan November 2015. Laju inflasi tahun kalender November 2015 sebesar 2,26 persen dan laju inflasi year on

year ( November 2014 terhadap November 2015 ) sebesar 4,17 persen.

Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada beberapa komoditas di dalam kelompok penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banjarnegara. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan November 2015 di antaranya adalah beras, tepung beras, daging ayam ras, telur puyuh, ketimun, kol putih/kobis, wortel, jeruk, bawang merah, bawang putih, gula merah, cabe merah, cabe rawit, air kemasan, panci, sabun cair cuci piring, sepatu, payung, obat gosok/balsem, tarip gunting rambut pria, VCD dan DVD player.

Pada bulan November 2015 Banjarnegara terjadi Inflasi sebesar 0,26 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 119,43. Dari 6 Kota IHK di Jawa Tengah semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Surakarta sebesar 0,32 persen dengan IHK 118,66 dan inflasi terendah terjadi di Purwokerto sebesar 0,16 persen dengan IHK 119,21.

Inflasi di Banjarnegara terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 0,79 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,29 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,27 persen; kelompok sandang sebesar 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,04 persen; dan kelompok pendidikan,rekreasi dan olah raga sebesar 0,02 persen. Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks adalah kelompok transportasi.

Laju inflasi tahun kalender ( November 2015) sebesar 2,26 persen dan laju inflasi year on year (November 2014 terhadap November 2015) sebesar 4,17 persen.

(2)

2

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

Tabel I

Laju Inflasi Banjarnegara November 2015, Tahun Kalender 2015 Dan Year on Year Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Nov

2014 IHK Des 2014 IHK Novr 2015 Inflasi Nov 2015 (1) Laju Inflasi Kalender 2015 (2) Inflasi Tahun ke Tahun (3) (1) (2) (3) (3) (4) (5) (6) Umum 114,66 116,79 119,43 0,26 2,26 4,17 1. Bahan Makanan 116,89 104,24 107,35 0,27 2,98 -8,16 2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 114,73 107,59 113,02 0,79 5,05 -1,49 3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 112,22 111,12 114,56 0,04 3,10 2,09 4. Sandang 103,88 108,06 112,38 0,06 4,00 8,19 5. Kesehatan 108,32 109,22 112,52 0,29 3,02 3,88 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 103,96 108,48 110,59 0,02 1,94 6,37 7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

Keuangan 128,46 130,65 125,19 0,00 -4,18 -2,55

1) Persentase perubahan IHK bulan November 2015 terhadap bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK bulan November 2015 terhadap bulan Desember 2014 3) Persentase perubahan IHK bulan November 2015 terhadap bulan November 2014

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Banjarnegara (2012=100) November 2015 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (persen)

(1) (2)

Umum 0,26

1. Bahan Makanan 0,05

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 0,18

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 0,01

4. Sandang 0,00

5. Kesehatan 0,02

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,00

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

(3)

3

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

Perkembangan inflasi secara nasional dan 6 kota sampel IHK di Jawa Tengah memperlihatkan kondisi sebagai berikut: Purwokerto mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, Cilacap mengalami Inflasi sebesar 0,20 persen, Semarang Inflasi sebesar 0,21 persen, Kudus mengalami Inflasi sebesar 0,21 persen, Surakarta inflasi sebesar 0,32 persen dan Tegal inflasi sebesar 0,24 persen. Secara Nasional pada bulan November 2015 terjadi Inflasi 0,21 persen dengan Indeks Harga Konsumen 121,82.

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional November 2015 (persen)

Nama Kota Inflasi November 2015 (persen)

(1) (2) 1. Semarang 0,21 2. Banjarnegara 0,26 3. Purwokerto 0,16 4. Cilacap 0,20 5. Tegal 0,24 6. Kudus 0,21 7. Surakarta 0,32 N A S I O N A L 0,21 Grafik 1

Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional November 2015 (persen)

PERBANDINGAN INFLASI 6 KOTA IHK, BANJARNEGARA DAN

NASIONAL BULAN OKTOBER 2015

(4)

4

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan November 2015 mengalami Inflasi sebesar 0,27 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,05 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 107,06 pada Oktober 2015 menjadi 107,35 pada November 2015. Dari 11 subkelompok dalam kelompok bahan makanan, tujuh subkelompok diantaranya mengalami inflasi, tiga subkelompok mengalami deflasi dan satu subkelompok tidak mengalami perubahan. Subkelompok yang mengalami Inflasi atau kenaikan harga tertinggi adalah subkelompok bumbu-bumbuan sebesar 8,46 persen; subkelompok sayuran sebesar 1,51 persen dan subkelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasil-hasilnya sebesar 0,98 persen.

Kelompok ini pada bulan November 2015 memberikan sumbangan Inflasi sebesar 0,05 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan Inflasi pada kelompok bahan makanan antara lain beras sebesar 0,05 persen, cabe merah sebesar 0,04 persen, bawang merah sebesar 0,04 persen, cabai rawit sebesar 0,03 persen dan jeruk 0,03 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan November 2014 mengalami inflasi sebesar 0,79 persen dengan andil inflasi sebesar 0,18 persen atau terjadi kenaikan indeks 112,14 pada bulan Oktober 2015 menjadi 113,02 pada bulan November 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok minuman tidak beralkohol sebesar 2,41 persen dengan andil inflasi sebesar 0,11 persen dan subkelompok tembakau danminuman beralkohol sebesar 1,22 persen dengan andil inflasi sebesar 0,07 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah air kemasan dan rokok kretek.

3. Perumahan, Air,Listrik dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan November 2015 mengalami Inflasi sebesar 0,04 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaikan indeks 114,52 pada bulan Oktober 2015 menjadi 114,56 pada bulan November 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau Inflasi adalah perlengkapan rumahtangga sebesar 0,25 persen dengan andil inflasi sebesar 0,004 persen dan penyelenggara rumahtangga sebesar 0,21 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,004 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah panci dan sabun cair cuci piring.

(5)

5

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

4. Sandang

Kelompok ini pada bulan November 2015 mengalami inflasi sebesar 0,06 persen dengan andil inflasi sebesar 0,004 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,32 pada bulan Oktober 2015 menjadi 112,38 pada bulan November 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks adalah sandang laki-laki sebesar 0,33 persen dengan andil inflasi sebesar 0,004 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah sepatu pria. 5. Kesehatan

Kelompok ini pada bulan November 2015 mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,29 persen dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,19 pada bulan Oktober 2015 menjadi 112,52 pada bulan November 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok obat-obatan sebesar 0,83 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen dan jasa perawatan jasmani sebesar 4,31 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah obat gosok/ balsem dan tarif gunting rambut pria. 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga

Kelompok ini pada bulan November 2015 mengalami Inflasi sebesar 0,02 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,001 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 110,56 pada bulan Oktober 2015 menjadi 110,59 pada bulan November 2015.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau Inflasi adalah subkelompok rekreasi sebesar 0,08 persen dengan andil terhadap Inflasi sebesar 0,002 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan indeks harga adalah VCD dan DVD player. 7. Transport,Komunikasi dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada bulan November 2015 tidak mengalami perubahan atau stabil.

(6)

6

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.IX Desember 2015

INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN PERUBAHANNYA DIRINCI MENURUT KELOMPOK/SUB KELOMPOK PENGELUARAN

DI KABUPATEN BANJARNEGARA BULAN NOVEMBER 2015 (2012 = 100)

IHK

KelompokdanSubKelompok

Oktober 2015 November2015 Perubah‐ an(%) Andil(%)Inflasi Tahun Kalender 2015 YoY (Nov'15 Thd Nov'14) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM 119,118 119,432 0,26 0,26 2,26 4,17 I. BAHAN MAKANAN 107,061 107,350 0,27 0,05 2,98 -8,16

1. Padi-padian, umbi-umbian & hasilnya 103,134 104,142 0,98 0,05 1,98 -7,33 2. Daging dan hasilnya 107,417 107,619 0,19 0,01 7,50 -2,73 3. Ikan segar 107,469 107,727 0,24 0,00 -1,72 -7,46 4. Ikan diawetkan 122,072 122,072 0,00 0,00 3,40 7,25 5. Telur, susu dan hasilnya 110,147 110,788 0,58 0,01 9,58 1,40 6. S a y u r a n 122,976 124,833 1,51 0,02 16,64 -3,74 7. Kacang-kacangan 120,070 119,305 -0,64 -0,01 14,70 -6,53 8. Buah-buahan 108,178 108,737 0,52 0,01 0,84 0,79 9. Bumbu-bumbuan 93,682 101,609 8,46 0,14 -6,07 -34,03 10. Lemak dan minyak 102,742 86,095 -16,20 -0,18 -9,70 -22,67 11. Bahan Makanan Lainnya 130,390 130,084 -0,24 0,00 -2,13 35,15

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, 112,142 113,023 0,79 0,18 5,05 -1,49

ROKOK DAN TEMBAKAU

1. Makanan jadi 107,424 107,424 0,00 0,00 2,49 -10,49 2. Minuman tak beralkohol 132,192 135,371 2,41 0,11 10,84 29,38 3. Tembakau & minuman beralkohol 109,080 110,414 1,22 0,07 6,35 1,34

III. P E R U M A H A N 114,522 114,563 0,04 0,01 3,10 2,09

1. Biaya tempat tinggal 116,523 116,523 0,00 0,00 2,61 -1,79 2. Bahan bakar, penerangan & Air 107,691 107,691 0,00 0,00 0,00 0,68 3. Perlengkapan rumah tangga 110,908 111,184 0,25 0,00 4,85 2,31 4. Penyelenggaraan rumah tangga 116,783 117,028 0,21 0,00 12,62 15,30

IV. S A N D A N G 112,319 112,382 0,06 0,00 4,00 8,19 1. Sandang laki-laki 119,156 119,544 0,33 0,00 4,34 3,57 2. Sandang wanita 117,772 117,772 0,00 0,00 4,19 6,33 3. Sandang anak-anak 113,111 113,111 0,00 0,00 3,83 3,61 4. Barang pribadi & sandang lainnnya 103,233 103,233 0,00 0,00 3,76 12,73

V. KESEHATAN 112,197 112,524 0,29 0,02 3,02 3,88

1. Jasa Kesehatan 102,551 102,551 0,00 0,00 0,00 2,32 2. Obat-obatan 118,901 119,887 0,83 0,01 5,36 4,55 3. Jasa Perawatan Jasmani 135,756 141,612 4,31 0,01 4,31 9,47 4. Perawatan Jasmani dan kosmetik 121,057 121,057 0,00 0,00 5,65 6,83

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN 110,567 110,591 0,02 0,00 1,94 6,37

OLAH RAGA 1. Jasa Pendidikan 116,261 116,261 0,00 0,00 5,18 15,60 2. Kursus-kursus/Pelatihan 100,462 100,462 0,00 0,00 0,00 -10,95 3. Perlengkapan/Peralatan Pddk 111,462 111,462 0,00 0,00 0,54 2,96 4. Rekreasi 109,461 109,527 0,06 0,00 0,51 4,06 5. Olah Raga 109,760 109,760 0,00 0,00 0,40 1,45 VII. TRANSPORTASI 125,186 125,186 0,00 0,00 -4,18 -2,55 1. Transport 136,457 136,457 0,00 0,00 -6,06 -6,70 2. Komunikasi & Pengiriman 100,259 100,259 0,00 0,00 0,20 0,26 3. Sarana & Penunjang Transport 114,092 114,092 0,00 0,00 2,53 6,39 4. Jasa Keuangan 104,421 104,421 0,00 0,00 0,00 4,42

Gambar

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional  November  2015 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

Pada bulan November 2020, BPS mencatat terjadi kenaikan rata-rata upah nominal harian buruh tani nasional sebesar 0,15% dibanding upah nominal buruh tani Oktober 2020 (Rp55.766) naik

Nilai pretes, postes literasi sains pada aspek proses secara keseluruhan kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih tinggi dengan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru matematika Sekolah Menengah Kejuruan

untuk binatang dan peralatan yang ia pergunakan dalam penggarapan dan pengolahan lahan tersebut. Ada dua cara atau solusi yang bisa ditempuh supaya hasil tanaman

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, susu kacang tanah, susu kacang hijau dan susu kacang kedelai dapat digunakan sebagai bahan baku dalam fermentasi kefir; kadar asam

Puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan nikmat yang di berikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan

Produksi jagung pada tahun 2016 ini apabila dibandingkan dengan target kinerja yang tertuang dalam Renstra Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Treggalek Tahun 2016 – 2021