• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK DAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) IBU HAMIL PADA KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD KABUPATEN PEKALONGAN - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KARAKTERISTIK DAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) IBU HAMIL PADA KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD KABUPATEN PEKALONGAN - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Kadar hemoglobin menurut WHO
Tabel 2.2 Kadar hemoglobin menurut WHO

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil tabulasi silang antara pola seksual dan Ketuban Pecah Dini di RSUD Kepahiang dari 20 orang yang mengalami KPD terdapat 16 orang pola seksual tidak

Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi karakteristik (umur, pendidikan, dan pekerjaan), sedangkan variabel terikat adalah penyebab ketuban pecah dini yang meliputi

Faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban pecah dini yaitu Infeksi, kehamilan kembar, hidramnion, serviks inkompeten, letak janin, fisiologis selaput

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah responden primipara yaitu sebanyak 94 responden (41,4%) dan hampir seluruhnya responden tidak mengalami ketuban pecah dini

Faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban pecah dini yaitu Infeksi, kehamilan kembar, hidramnion, serviks inkompeten, letak janin, fisiologis selaput

Rekomendasi dari penelitian ini bagi pemberi pelayanan kesehatan agar dapat memberikan informasi dan motivasi kepada ibu hamil untuk meningkatkan status gizi agar memiliki

Ketuban pecah dini (KPD) didefinisikan sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum ada tanda-tanda persalinan.Hal ini dapat terjadi pada akhir kehamilan maupun jauh

Kesimpulan: Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ketuban pecah dini dapat mempengaruhi lama persalinan, maka diharapkan bagi ibu hamil yang mengalami ketuban