• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KINERJA INDEKS BISNIS-27 DAN PEFINDO25 SERTA PORTOFOLIO OPTIMAL TURUNANNYA PERIODE FEB 2012 – OKT 2017 - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANALISIS KINERJA INDEKS BISNIS-27 DAN PEFINDO25 SERTA PORTOFOLIO OPTIMAL TURUNANNYA PERIODE FEB 2012 – OKT 2017 - Unika Repository"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KINERJA INDEKS BISNIS-27 DAN PEFINDO25

SERTA PORTOFOLIO OPTIMAL TURUNANNYA

PERIODE FEB 2012

OKT 2017

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Katolik Soegijapranata

DEVINA PUSPITASARI SUTIKNO 14.D1.0036

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

SEMARANG

(2)
(3)
(4)
(5)

v

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Yohanes 8:12

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, katanya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak

akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Roma 12:12

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam

kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Skripsi ini dipersembahkan kepada :

Tuhan Yesus Kristus

Orang Tua

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas

berkat dan anugerah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan

judul “Analisis Kinerja Indeks BISNIS-27 dan PEFINDO-25 serta

Portofolio Optimal Turunannya Periode Feb 2012 –Okt 2017”.

Dalam proses penyusunan skripsi ini tidak lepas dari dukungan

banyak pihak yang terus memberikan doa, motivasi, semangat dan juga

ikut membantu memberi masukan ide maupun gagasan. Untuk itu pada

kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada :

1. Tuhan Yesus Kristus karena kasih karunia dan penyertaan-Nya

yang menyertai penulis dalam membuat dan menyelesaikan

skripsi dan pendidikan selama di Unika Soegijaranata.

2. Kedua orang tua yang selalu memberikan doa, motivasi, moral

dan materi kepada penulis sehingga pendidikan dan skripsi ini

dapat terselesaikan.

3. Bapak Y. Ricky Dwi Budi Harsono SE., Msi. Selaku dosen

pembimbing yang selalu membimbing dengan sabar,

memberikan arahan dan masukan serta telah banyak membantu

meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam proses

penyusunan skripsi ini dari awal hingga akhir.

4. Bapak Drs. B. Junianto Wibowo, MSM. Dan Bapak Y. Wisnu

Djati S, SE., MSi selaku Dosen Penguji Skripsi yang bersedia

meluangkan waktu untuk membantu penulis dalam

memberikan masukan dan gagasan dalam penyusunan skripsi.

5. Ibu Dr. Ch. Yekti Prawihatmi SE., M.Si selaku Dosen Wali

(7)

vii

6. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Katolik Soegijapranata yang telah membagikan

pengetahuannya kepada penulis selama masa perkuliahan.

7. Ega Ribka P, Oei Hanna P, Marcelia Andina dan Viviana Edita

yang selalu bersedia memberikan doa, semangat dan bantuan

bagi penulis semasa perkuliahan hingga selesainya penyusunan

skripsi.

8. Teman seperjuangan semasa kuliah Vonny, Hana, Ardelia,

Yessica, Cindy, Ica, yang selalu membantu dan menyemangati

penulis.

9. Teman-teman konsentrasi manajemen keuangan yang saling

membantu dan bertukar pikiran selama masa perkuliahan.

10.Seluruh kerabat dan teman yang tidak bisa disebutkan satu

persatu terimakasih atas doa, semangat dan bantuan yang telah

diberikan.

Besar harapan penulis agar skripsi ini dapat menjadi referensi dan

dapat memberikan informasi maupun gagasan yang baru terkait penilaian

analisis kinerja portofolio dalam berinvestasi. Penulis pun menyadari

bahwa masih terdapat banyak kekurangan yang terdapat dalam

penyusunan skripsi ini maka kritik dan saran yang membangun dari

berbagai pihak sangat diharapkan di masa yang akan datang.

Semarang, 25 April 2018

(8)
(9)

ix

ABSTRAK

Devina Puspitasari Sutikno

14.D1.0036

Dalam melakukan investasi di pasar modal terutama pada saham yang diperdagangkan setiap harinya, dibutuhkan informasi mengenai laba dan risiko yang terkandung di dalamnya yaitu mengenai tingkat pengembalian, risiko, dan kinerja dari sekuritas maupun portofolio. Penelitian ini melihat kinerja masing-masing portofolio optimal turunan yang dibentuk dengan metode Model Indeks Tunggal dan melihat kinerja antar pengumuman dan indeks menggunakan Sharpe

measure. Obyek yang digunakan yaitu indeks BISNIS-27 dan PEFINDO25 dengan sampel perusahaan-perusahaan yang terdaftar dan merupakan sekuritas yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kinerja yang signifikan antar pengumuman pada indeks BISNIS-27 dan PEFINDO25 dengan hasil signifikan 0,0001<0,05. Dan tidak terdapat perbedaan kinerja yang signifikan antar portofolio optimal turunan pada masing-masing periode pengumuman pada kedua indeks dengan hasil signifikan 0,4400 > 0,05 dan 0,1194 > 0,05. Selain itu cenderung tidak terdapat perbedaan kinerja yang signifikan antara portofolio optimal turunan indeks dengan indeks pasar pada periode pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian investor dapat memperhitungkan dan meninjau kembali sasaran investasi sehingga dapat diketahui informasi yang dapat digunakan untuk memilih dan memilah sasaran investasi yang tepat.

(10)

ABSTRACT

Devina Puspitasari Sutikno

14.D1.0036

Investment activities in the stock market especially on stocks traded on a daily basis, information about the returns, risks, and performance of securities and portfolios is required regarding the returns and risks. This study looks at the performance of each portfolio of optimum derivatives formed by the Single Index Model method and see performance between announcements and indexes using Sharpe measure. Objects used are BISNIS-27 and PEFINDO25 indexes with a sample of listed companies and are optimal securities. The results showed that there were significant performance differences between announcements on BISNIS-27 index and PEFINDO25 with significant result 0.0001 <0,05. And there is no significant difference in performance between the optimum portfolio of derivatives in each announcement period on both indices with significant results of 0.4400> 0.05 and 0.1194> 0.05. Also, there is no significant difference in performance between the optimal portfolio of index derivatives and market indices in the observation period. Based on the results of research, investors could calculate and review the investment objectives so the information can be used to select and sort the right investment goals.

(11)

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI ... ii

HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI ... iii

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... iv

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... viii

ABSTRAK ... ix

2.1. Teori yang Berkenaan dengan Variabel Penelitian ... 10

2.1.1. Investasi ... 10

2.1.2. Saham ... 11

2.1.3. Pasar Modal ... 12

(12)

2.1.5. Teori Portofolio ... 14

2.1.6. Capital Asset Pricing Model (CAPM) ... 15

2.1.7. Abritage Pricing Theory (APT) ... 16

2.1.8. Model Indeks Tunggal (Single-Index Model) ... 16

2.1.9. Model Indeks Ganda (Multi-Index Model) ... 17

2.1.10. Evaluasi Kinerja Portofolio ... 17

2.2. Penelitian Sebelumnya ... 21

2.3. Kerangka Berpikir ... 22

2.4. Hipotesis Penelitian ... 23

2.5. Definisi Operasional Variabel ... 27

BAB. III. METODOLOGI PENELITIAN ... 33

4.1.1. Pemilihan Portofolio Optimal dengan Single Index Model ... 49

4.2. Analisis Data ... 52

4.3. Pembahasan ... 62

BAB. V. PENUTUP ... 72

5.1. Kesimpulan ... 72

(13)

xiii

(14)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Daftar Periode Pengumuman Indeks ... 48

Tabel 4.2 Daftar Sampel Indeks BISNIS-27 ... 51

Tabel 4.3 Daftar Sampel Indeks PEFINDO25 ... 51

Tabel 4.4 Statistik Deskriptif Indeks BISNIS-27 ... 52

Tabel 4.5 Statistik Deskriptif Indeks PEFINDO25 ... 53

Tabel 4.6 Hasil Uji Homogenitas Varian BISNIS-27 ... 55

Tabel 4.7 Hasil Uji Homogenitas Varian PEFINDO25 ... 55

Tabel 4.8 Hasil Uji T Portofolio Optimal Turunan BISNIS-27 ... 56

Tabel 4.9 Hasil Uji T Portofolio Optimal Turunan PEFINDO25 ... 56

Tabel 4.10 Hasil Uji T Indeks BISNIS-27 ... 57

Tabel 4.11 Hasil Uji T Indeks PEFINDO25 ... 58

Tabel 4.12 Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan BISNIS-27 dan PEFINDO25 ... 59

Tabel 4.13 Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan dan Indeks BISNIS-27 ... 60

Tabel 4.14 Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan dan Indeks PEFINDO25 ... 60

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR / GRAFIK

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Perhitungan Cut-Off Rate (C*) ... 78

2. Perhitungan Proporsi Dana Portofolio ... 79

3. Perhitungan Sharpe Indeks BISNIS-27 ... 79

4. Perhitungan Sharpe Indeks PEFINDO25 ... 80

5. Grafik Boxplot Indeks BISNIS-27 ... 81

6. Tabel Statistik Deskriptif Indeks BISNIS-27 ... 81

7. Grafik Boxplot Indeks PEFINDO25 ... 82

8. Tabel Statistik Deskriptif Indeks PEFINDO25 ... 82

9. Tabel Hasil Uji Homogenitas Varian BISNIS-27 ... 83

10. Tabel Hasil Uji Homogenitas Varian PEFINDO25 ... 83

11. Tabel Hasil Uji T Portofolio Optimal Turunan BISNIS-27 ... 83

12. Tabel Hasil Uji T Portofolio Optimal Turunan PEFINDO25 ... 84

13. Tabel Hasil Uji T Indeks BISNIS-27 ... 84

14. Tabel Hasil Uji T Indeks PEFINDO25 ... 84

15. Tabel Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan BISNIS-27 dan PEFINDO25 ... 85

16. Tabel Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan dan Indeks BISNIS-27 ... 85

17. Tabel Hasil Uji Wilcoxon Portofolio Optimal Turunan dan Indeks PEFINDO25 ... 85

Gambar

Gambar 2.1.  Kerangka Pikir Penelitian ............................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Namun ironisnya, pada kondisi di lapangan tidak banyak para auditor yang bisa memanfaatkan akses dari peranan teknologi informasi dalam mengaudit sistem informasi yang berbasis

Prestasi belajar siswa dilihat dari kemampuan siswa menjawab soal yang diberikan dengan benar, siswa 3 (S3) berada pada kategori sedang 0,65 terlihat saat pembelajaran S3

[r]

1 Memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman.. Tabel Competitive Profile Matrix Faktor penentu keberhasilan Bobot CV. Rejeki Mapan Lestari CV. Cahaya Mutiara CV.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin sesuai benih padi IPB 3S dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani serta sesuai dengan sosial, norma dan adat di lingkungan masyarakat maka

Mencermati pola gerakan dan aksi ISIS dapat diyakini bahwa ISIS adalah gerakkan radikalisme atau juga disebut dengan istilah garis keras yang berbahaya untuk umat Islam, tak

Menimbang, bahwa atas keberatan Termohon/Pembanding tersebut, Pengadilan Tinggi Agama berpendapat bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 132 b HIR, oleh karena keberatan

[r]