DINDING PANEL BERTULANGAN BAMBU
DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN TAMBAH
DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN
Tugas Akhir
untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil
diajukan oleh :
ARI ALIFTIANTO NIM : D 100 050 021 NIRM : 05.6.106.03010.50021
kepada
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2012
LEMBAR PENGESAHAN
DINDING PANEL BERTULANGAN BAMBU DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN
Tugas Akhir
diajukan dan dipertahankan pada Ujian Pendadaran Tugas Akhir dihadapan Dewan Penguji
Pada tanggal : 17 Juli 2012 diajukan oleh:
ARI ALIFTIANTO NIM : D 100 050 021 NIRM : 05.6.106.03010.50021
Susunan Dewan Penguji:
Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T. Ir. H. Suhendro Trinugroho, M.T NIP : 131 683 003 NIK : 732
Anggota
Ir. H. Henry Hartono, MT NIP : 1956.05.27.1986.03.1.002
Tugas Akhir ini diterima sebagai salah satu persyaratan untuk mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil
Surakarta, 31 Juli 2012
ii
LEMBAR PENGESAHAN
DINDING PANEL BERTULANGAN BAMBU DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN
Tugas Akhir
diajukan dan dipertahankan pada Ujian Pendadaran Tugas Akhir dihadapan Dewan Penguji
Pada tanggal : 17 Juli 2012 diajukan oleh:
ARI ALIFTIANTO NIM : D 100 050 021 NIRM : 05.6.106.03010.50021
Susunan Dewan Penguji:
Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T. Ir. H. Suhendro Trinugroho, M.T NIP : 131 683 003 NIK : 732
Anggota
Ir. H. Henry Hartono, MT NIP : 1956.05.27.1986.03.1.002
Tugas Akhir ini diterima sebagai salah satu persyaratan untuk mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil
Surakarta, 31 Juli 2012
ii
LEMBAR PENGESAHAN
DINDING PANEL BERTULANGAN BAMBU DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN
Tugas Akhir
diajukan dan dipertahankan pada Ujian Pendadaran Tugas Akhir dihadapan Dewan Penguji
Pada tanggal : 17 Juli 2012 diajukan oleh:
ARI ALIFTIANTO NIM : D 100 050 021 NIRM : 05.6.106.03010.50021
Susunan Dewan Penguji:
Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T. Ir. H. Suhendro Trinugroho, M.T NIP : 131 683 003 NIK : 732
Anggota
Ir. H. Henry Hartono, MT NIP : 1956.05.27.1986.03.1.002
Tugas Akhir ini diterima sebagai salah satu persyaratan untuk mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil
Surakarta, 31 Juli 2012
MOTTO
”Allah akan meningkatkan
orang-orang yang beriman dan berilmu
sampai beberapa derajad”
( Q.S. Al-Mujadilah : 11 )
”Ibu adalah sebuah kata yang penuh
harapan dan cinta, kata manis dan
sayang keluar dari relung hati.
Ibu adalah segala pelipur duka,
harapan dikala sengsara dan
kekuatan disaat tak berdaya.”
( Khalil Gibran )
”Jangan pernah terpengaruh pada
sesuatu kabar burung yang belum
tentu kebenarannya. Hal itu akan
menghambat apa yang menjadi
tujuanmu. Tetap berusaha mencapai
apa yang harus kamu capai.”
( Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T. )
Aku adalah seorang yang unik.
Aku mampu melakukannya jika aku
berniat melakukannya.
Rintangan adalah tantangan,
dan aku suka tantangan.
Karya ini ku persembahkan untuk :
Allah SWT yang telah merahmatkan kayra ini
untukku.
Ayahanda dan Ibunda tercinta, terimakasih
atas dukungan dan do’a yang tak pernah henti
beliau berikan untuk aku anakmu.
Semoga Allah memberikan balasan yang lebih
baik atas apa yang engkau berikan kepadaku.
Aku akan selalu berusaha menjadi yang
terbaik untuk kalian.
Kedua adik-adikku yang kusayangi, Novi
Irawati dan Amellia Faristine. Terimakasih
atas do’a dan dukungannya.
My lovely Dewiwulan, terimakasih atas semua
perhatian dan cinta yang kau berikan.
Teman seperjuanganku kang Jhono, serta
teman-teman yang telah banyak membantu dalam
penyelesaian tugas akhir ini : huda, danu,
ari garong, ridwan, krisna, agus cimlie
terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya.
Serta semua teman-
teman sipil angkatan ’05
yang tidak bisa disebutkan satu persatu,
terimakasih atas dukungannya.
Surakarta, 01082012
PRAKATA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, segala puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusunan Tugas Akhir dapat diselesaikan. Tugas Akhir ini disusun guna melengkapi persyaratan untuk menyelesaikan program studi S-1 pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta. Bersama ini penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga penyusun dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini.
Kemudian dengan selesainya Tugas Akhir ini penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1). Bapak Ir. Agus Riyanto, M.T., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2). Bapak Ir. H. Suhendro Trinugroho, M.T., selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3). Bapak Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T., selaku Pembimbing Utama yang telah memberikan dorongan, arahan serta bimbingan dan nasehat.
4). Bapak Ir. H. Suhendro Trinugroho, M.T., selaku Pembimbing Pendamping yang telah memberikan dorongan, arahan serta bimbingan dan nasehat.
5). Bapak Ir. H Henry Hartono, MT., selaku Dosen Tamu, yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan.
6). Bapak Ir. H Henry Hartono, MT., selaku Pembimbing Akademik yang telah memberikan dorongan, arahan serta bimbingan.
7). Bapak-bapak dan ibu-ibu dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta terima kasih atas bimbingan dan ilmu yang telah diberikan. 8). Ayahanda dan ibunda serta keluarga besarku tercinta yang selalu memberikan dorongan
baik material maupun spiritual. Terima kasih atas do’a dan kasih sayang yang telah
diberikan selama ini, semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian dan selalu menjaga dalam setiap langkah dan desah nafas.
9). Teman seperjuanganku, Sumaryono serta teman-teman yang telah banyak membantu, Danu, Garong, Ridwan dan Huda terimakasih atas kerjasama dan bantuannya.
10).Dan rekan-rekan Sipil Angkatan 2005 (Si Romo) yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungannya.
11).Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini. Penyusun menyadari bahwa penyusunan laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna, karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan dan semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Surakarta, Juli 2012 Penyusun
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
HALAMAN MOTTO ... iii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... iv
PRAKATA ... v
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR GRAFIK ... xiv
DAFTAR NOTASI ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
INTISARI ... xvii BAB I. PENDAHULUAN ... 1 A. Latar Belakang ... 1 B. Rumusan Masalah ... 4 C. Tujuan Penelitian ... 4 D. Manfaat Penelitian... 4 E. Batasan Masalah ... 5 F. Keaslian Penelitian... 6
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 7
A. Pengertian Dinding Panel ... 7
B. Sifat-sifat Beton ... 8
C. Faktor yang Mempengaruhi Kuat Tekan Beton... 9
1. Faktor air semen... 10
2. Perbandingan semen-agregat ... 10
3. Kualitas agregat ... 11
4. Umur beton... 11
5. Jenis semen... 11
D. Bahan Tambah Beton... 12
1. Bahan Tambah Kimia... 12 vii
2. Pozolan ... 13
BAB III. LANDASAN TEORI... 15
A. Umum... 15
B. Bahan Penyusun Dinding Panel ... 15
1. Semen portland... 16
2. Air ... 17
3. Agregat Halus (Pasir) ... 18
4. Kapur... 19
5. Limbah Batubara (fly ash) ... 20
6. Bambu ... 22
C. Perencanaan Campuran Dinding Panel ... 23
D. Penulangan Dinding Panel... 24
E. Pengujian Dinding Panel ... 25
1. Pengujian berat jenis dinding panel ... 25
2. Pengujian kuat lentur dinding panel... 26
F. Kuat Tekan Beton... 27
BAB IV. METODE PENELITIAN... 29
A. Bahan Penelitian ... 29
1. Agregat ... 29
2. Semen portland... 30
3. Kapur... 30
4. Limbah batubara (fly ash)... 31
5. Air ... 32
6. Bambu ... 32
B. Peralatan Penelitian ... 32
1. Saringan atau ayakan... 32
2. Mesin penggetar ayakan ... 32
3. Timbangan... 34
4. Gelas ukur... 34 viii
5. Oven ... 35
6. Tongkat baja ... 35
7. Concrete mixer... 36
8. Cetakan silinder ... 36
9. Alat uji kuat lentur ... 37
10. Bak perendam ... 37
11. Mesin uji tekan dan tarik ... 38
12. Peralatan penunjang ... 38
C. Tahap Penelitian... 39
1. Tahap I : Persipan alat dan penyediaan bahan ... 39
2. Tahap II : Pemeriksaan bahan... 39
3. Tahap III : Perencanaan campuran dan pembuatan benda uji ... 39
4. Tahap IV : Pengujian benda uji ... 39
5. Tahap V : Analisis dan pembahasan ... 40
D. Pelaksanaan Penelitian ... 42
1. Pemeriksaan bahan... 42
a. Pemeriksaan agregat halus ... 42
b. Pemeriksaan semen Portland ... 46
c. Pemeriksaan kapur... 46
d. Pemeriksaan limbah batubara (fly ash) ... 47
2. Perencanaan campuran dinding panel ... 48
3. Pembuatan benda uji ... 49
4. Perawatan (curing)... 51
5. Pengujian kuat lentur dinding panel... 52
6. Pengujian kuat tekan silinder beton ... 53
BAB V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 55
A. Pengujian Bahan Susun ... 55
1. Agregat halus (pasir) ... 55
a. Pemeriksaan berat jenis... 55
c. Pemeriksaan kadar lumpur ... 57
d. Pemeriksaan kandungan organik ... 58
e. Analisa saringan... 58
2. Pemeriksaan semen ... 60
3. Pemeriksaan kapur ... 61
4. Pemeriksaan limbah batubara (fly ash)... 62
B. Hasil Pengujian Silinder Dinding Panel ... 63
1. Pemeriksaan berat jenis dinding panel ... 63
2. Pemeriksaan kuat lentur dinding panel ... 64
3. Pemeriksaan lendutan dinding panel... 68
C. Hasil Pengujian Kuat Tekan Beton ... 73
BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN ... 75
A. Kesimpulan ... 75
B. Saran ... 78 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel I. 1. Perbandingan campuran bahan penyusun beton ... 5
Tabel II.1. Hubungan antara umur beton dan kuat tekan beton ... 19
Tabel III. 1. Komposisi bahan kimia kapur... 20
Tabel III. 2. Komposisi kimia abu terbang batubara ... 38
Tabel IV. 1. Jumlah kebutuhan bahan penyusun dinding panel ... 49
Tabel V. 1. Hasil pemeriksaan berat jenis pasir ... 55
Tabel V. 2. Hasil pemeriksaan berat satuan volume pasir ... 56
Tabel V. 3. Hasil pemeriksaan kadar lumpur... 57
Tabel V. 4. Hasil pemeriksaan gradasi agregat halus ... 59
Tabel V. 5. Perhitungan terkoreksi analisa saringan terhadap agregat halus ... 59
Tabel V. 6. Hasil berat satuan volume semen ... 60
Tabel V. 7. Hasil berat satuan volume kapur ... 61
Tabel V. 8. Hasil berat satuan volume fly ash... 62
Tabel V. 9. Hasil pengujian berat jenis dinding panel... 63
Tabel V. 10. Hasil pengujian beban maksimum dinding panel... 65
Tabel V. 11. Hasil pengujian kuat lentur dinding panel ... 66
Tabel V. 12. Hasil pemeriksaan lendutan perbandingan campuran 1 ... 69
Tabel V. 13. Hasil pemeriksaan lendutan perbandingan campuran 2 ... 70
Tabel V. 14. Hasil pemeriksaan lendutan perbandingan campuran 3 ... 71
Tabel V. 15. Hasil pemeriksaan lendutan perbandingan campuran 4 ... 72
Tabel V. 16. Hasil pengujian kuat tekan beton ... 74
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar III. 1. Penulangan dinding panel... 24
Gambar III. 2. Detail penulangan dinding panel... 25
Gambar III. 3. Skema pengujian kuat tekan beton... 27
Gambar IV. 1. Agregat halus berupa pasir ... 29
Gambar IV. 2. Semen portland... 30
Gambar IV. 3. Kapur... 30
Gambar IV. 4. Limbah batubara (fly ash)... 31
Gambar IV. 5. Pabrik penghasil limbah batubara (fly ash)... 31
Gambar IV. 6. Bambu apus ... 32
Gambar IV. 7. Satu set ayakan... 33
Gambar IV. 8. Alat penggetar ayakan ... 33
Gambar IV. 9. Timbangan ... 34
Gambar IV. 10. Gelas ukur... 34
Gambar IV. 11. Oven ... 35
Gambar IV. 12. Tongkat baja ... 35
Gambar IV. 13. Concrete mixer... 36
Gambar IV. 14. Cetakan silinder ... 36
Gambar IV. 15. Alat uji kuat lentur ... 37
Gambar IV. 16. Bak perendam ... 37
Gambar IV. 17. Mesin uji tekan... 38
Gambar IV. 18. Alat penunjang lain ... 38
Gambar IV. 19. Bagan alir penelitian... 41
Gambar IV. 20. Pencucian pasir ... 44
Gambar IV. 21. Larutan 3%NaOH ... 45
Gambar IV. 22. Pemeriksaan berat satuan volume kapur ... 47
Gambar IV. 23. Penimbangan bahan penyusun dinding panel ... 49
Gambar IV. 24. Proses pencampuran adonan... 50
Gambar IV. 25. Proses penyetakan benda uji ... 51
Gambar IV. 26. Proses perendaman benda uji... 51
Gambar IV. 27. Perletakan dinding panel pada alat uji... 52
Gambar IV. 28. Pengujian kuat lentur dinding panel... 53
Gambar IV. 29. Dinding panel retak setelas mencapai beban maksimum ... 54
Gambar IV. 30. Pengujian kuat tekan silinder beton ... 54
Gambar V. 1. Larutan 3%NaOH setelah bereaksi ... 58
DAFTAR GRAFIK
Halaman
Grafik V. 1. Hubungan antara variasi campuran dengan berat jenis ... 64
Grafik V. 2. Hubungan antara variasi campuran dengan beban maksimum ... 65
Grafik V. 3. Hubungan antara variasi campuran dengan tegangan MOR... 67
Grafik V. 4. Hubungan antara lendutan dengan pembebanan perbandingan 1 ... 69
Grafik V. 5. Hubungan antara lendutan dengan pembebanan perbandingan 2 ... 70
Grafik V. 6. Hubungan antara lendutan dengan pembebanan perbandingan 3 ... 71
Grafik V. 7. Hubungan antara lendutan dengan pembebanan perbandingan 4 ... 72
Grafik V. 8. Hubungan antara variasi campuran dengan kuat tekan ... 74
DAFTAR NOTASI
A = Luas permukaan benda uji (mm2)
b = Lebar benda uji (mm)
f’c = Kuat tekan maksimum beton (MPa)
h = Tinggi benda uji (mm)
L = Panjang benda uji (mm)
MOR = Modulus of Rupture (N/mm2atau MPa)
Pmaks = Beban maksimum (N)
V = Volume (cm3)
W = Berat beton (gr)
γc = Berat jenis beton (gr/cm3)
л = Phi
σ = Kuat tarik bambu (kg/cm2)
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran IV. 1 Pengujian keausan agregat... L-1 Lampiran IV. 2 Pengujian berat jenis dan penyerapan genteng ... L-2 Lampiran IV. 3 Pengujian gradasi pecahan genteng ... L-3 Lampiran IV. 4. Pengujian berat satuan volume pecahan genteng... L-5 Lampiran IV. 5. Pengujian kadar lengas... L-6 Lampiran IV. 6. Pengujian satuan volume semen ... L-7 Lampiran IV.7. Perencanaan campuran beton dan dinding panel ... L-8 Lampiran IV. 8. Hasil pengujian berat jenis silinder beton... L-12 Lampiran IV. 9. Hasil pengujian kuat tarik bambu ... L-13 Lampiran IV.10. Hasil pengujian kuat tekan silinder beton... L-14 Lampiran IV. 11. Hasil pengujian berat jenis dinding panel... L-15 Lampiran IV. 12. Hasil pengujian kuat lentur rangkaian dinding panel………. L-16 Lampiran IV. 13. Foto pengujian kuat lentur rangkaian dinding panel……... L-17
DINDING PANEL BERTULANGAN BAMBU DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN
INTISARI
Dinding panel atau lebih dikenal dengan panel-panel dinding merupakan salah satu komponen non struktural dari suatu bangunan. Pada umumnya tembok atau dinding dibuat dari pasangan batu merah yang dilapisi dengan mortar pada volume besar, dan letak bangunan di daerah dengan perlakuan khusus, karena daerah gempa dan bangunan gedung bertingkat, pembuatan dinding dengan batu merah yang dikerjakan di lapangan akan menimbulkan dampak yang tidak baik pada suatu bangunan. Pada penelitian ini mencoba menganalisa berapa berat jenis serta kekuatan lentur dari beton dengan tulangan bambu apus memakai bahan tambah kapur dan limbah batubara (fly ash) sebagai pengganti semen untuk digunakan sebagai dinding panel, dengan pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari. Dalam penelitian ini dilakukan empat variasi perbandingan bahan penyusun dinding panel yaitu 1). Perbandingan 1 fly ash:semen:kapur:pasir = 0,1:0,9:0:6, 2). Perbandingan 2 fly ash:semen:kapur:pasir = 0,1:0,9:1:5, 3). Perbandingan 3 fly ash:semen:kapur:pasir = 0,1:0,9:2:4, dan 4). Perbandingan 4
fly ash:semen:kapur:pasir = 0,1:0,9:2:5. Dari penelitian didapatkan nilai berat
jenis dinding panel pada perbandingan 1 sebesar 2165,56 kg/m3, pada
perbandingan 2 sebesar 2013,78 kg/m3, pada perbandingan 3 sebesar 1835,33
kg/m3, dan pada perbandingan 4 sebesar 2015.33 kg/m3. Tegangan lentur dinding
panel pada perbandingan 1 sebesar 2,3614 MPa, pada perbandingan 2 sebesar 1,4507 MPa, perbandingan 3 sebesar 1,1258 MPa, dan pada perbandingan 4 sebesar 1,2951 MPa. Nilai kuat lentur yang di dapatkan dari penelitian terhadap dinding panel ini tidaklah kecil, sehingga dinding panel tersebut dapat direkomendasikan sebagai pengganti dinding konvensional.
Kata kunci : dinding panel, kapur, fly ash, tulangan bambu, kuat lentur.