• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pupuk Hayati dan Batuan Fosfat Alam terhadap Ketersediaan Fosfor dan Pertumbuhan Stroberi pada Tanah Andisol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Pupuk Hayati dan Batuan Fosfat Alam terhadap Ketersediaan Fosfor dan Pertumbuhan Stroberi pada Tanah Andisol"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1  menunjukkan  bahwa  peningkatan  takaran BFA pada fase pertumbuhan I (30 HST) dan  III  (60  HST)  meningkatkan  kandungan  P-tersedia  tanah,  artinya  pemberian  BFA  dapat  meningkatkan  pelepasan  fosfat  ke  dalam  larutan  tanah
Tabel  2  juga  menunjukan  bahwa  pada  fase  pertumbuhan  II  dan  III  peningkatan  takaran  pupuk  hayati  tidak  berpengaruh  terhadap  kandungan   P-tersedia  tanah
Tabel 7 menunjukkan bahwa pada fase akhir  pertumbuhan tanaman stroberi tidak terjadi interaksi  antara  BFA  dan  pupuk  hayati  terhadap  bobot  tanaman  kering,  artinya  tidak  terdapat  saling  pengaruh  mempengaruhi  antara  keduanya  atau  baik  BFA

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian konsorsium pupuk hayati meningkatkan populasi bakteri pelarut fosfat dan bobot kering tanaman sampai kadar salinitas 2 mmhos cm -1..

Tidak terjadi interaksi antara varietas, status K-tanah, dan dosis pupuk K terhadap bobot kering tanaman, luas daun, hasil bobot umbi segar dan kering eskip bawang merah,

Interaksi perlakuan komposisi pupuk hayati dan lokasi pengembilan tanah tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan berat kering tanaman

Terjadinya interaksi pada kombinasi perlakuan dosis pupuk hayati dan pupuk fosfat pada parameter pengamatan berat biji per tanaman di saat panen umur 95 hst di

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Mikoriza meningkatkan bobot kering tajuk, derajat infeksi akar, serapan P tanaman serta Kadar P- tersedia tanah.. Pupuk fosfat

Perlakuan kombinasi jenis inokulan dan takaran pupuk fosfor tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, bobot biji kering per

Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk hayati majemuk sampai konsentrasi 2% mampu menurunkan kelarutan aluminium, meningkatkan P-tersedia tanah, serapan P, tinggi

Tidak terjadi interaksi antara varietas, status K-tanah, dan dosis pupuk K terhadap bobot kering tanaman, luas daun, hasil bobot umbi segar dan kering eskip bawang merah,