1 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
OLIMPIADE SAINS NASIONAL
MATEMATIKA SMA/MA
Disajikan pada
Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA
Jenjang Dasar
28 Oktober – 9 November 2007
Oleh
Wiworo, S.Si., M.M.
Departemen Pendidikan Nasional
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik
dan Tenaga Kependidikan Matematika
Yogyakarta
2007
PPPG Matematika YogyakartaKode Dok. : F-PRO-016 Revisi No . : 0
2 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
CONTOH SOAL
OLIMPIADE MATEMATIKA SMA/MA
1. Suatu bilangan bulat p2 merupakan bilangan prima jika faktornya hanyalah p dan 1. Misalkan M
menyatakan perkalian 100 bilangan prima yang pertama. Berapa banyakkah angka 0 di akhir bilangan M
?
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003)
2. Misalkan 2 1 ) ! 9 ( 10 p , 2 1 ) ! 10 ( 9 q dan 2 1 ) ! 11 ( r , dengan n!123(n1)n. Bagaimana pengurutan yang benar dari ketiga bilangan ini?
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003)
3. Misalkan a dan b bilangan real yang berbeda sehingga
2 10 10 a b b a b a Tentukan nilai b a
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003)
4. Berapakah jumlah digit-digit bilangan 2199952000?
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003)
5. Bilangan bulat positif p2 disebut bilangan prima jika ia hanya mempunyai faktor 1 dan p. Tentukan nilai penjumlahan semua bilangan prima di antara 1 dan 100 yang sekaligus bersifat satu lebihnya dari suatu bilangan kelipatan 5 dan satu kurangnya dari suatu bilangan kelipatan 6.
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003)
6. Bilangan real 2,525252 adalah bilangan rasional sehingga dapat ditulis dalam bentuk
n m
, di mana m,
n bilangan-bilangan bulat, n0. Jika dipilih m dan n yang relatif prima, berapakah mn?
(Seleksi Tingkat Provinsi – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003, 10 Juni 2002)
7. Misalkan M dan m berturut-turut menyatakan bilangan terbesar dan bilangan terkecil di antara semua
bilangan 4 angka yang jumlah keempat angkanya adalah 9. Berapakah faktor prima terbesar dari
m M ?
(Seleksi Tingkat Provinsi – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2003, 10 Juni 2002)
8. Tentukan semua solusi dari sistem persamaan
24 12 6 3 3 3 2 2 2 z y x z y x z y x
3 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
9. Ada berapa banyak bilangan 4 angka yang semua angkanya genap dan bukan merupakan kelipatan
2003 ?
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2004)
10. Jika a dan b bilangan bulat sedemikian sehingga a2 b2 2003, maka berapakah nilai a2 b2?
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2004)
11. Untuk setiap bilangan real , kita definisikan
sebagai bilangan bulat terbesar yang kurang dari atausama dengan . Sebagai contoh,
4,9 4 dan
7 7. Jika x dan y bilangan real sehingga
x 9 dan
y 12, maka nilai terkecil yang mungkin dicapai oleh
yx
adalah ...(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2004)
12. Jika x0 dan 2 12 7
x
x , maka 5 15 x x
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2005, 28 April 2004)
13. Jika f suatu fungsi yang memenuhi f(1)4 dan f(x1)2f(x) maka f(2004)
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2005, 28 April 2004)
14. Dua lingkaran pada bidang mempunyai titik pusat yang sama. Jari-jari lingkaran besar adalah tiga kali
jari-jari lingkaran kecil. Jika luas daerah di antara kedua lingkaran ini adalah 8, maka luas daerah lingkaran kecil adalah ...
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2005, 28 April 2004)
15. Nilai dari 10100 1 20 1 12 1 6 1 2 1 adalah ...
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2005, 28 April 2004)
16. Diberikan persegipanjang PQRS. Titik O terletak di dalam PQRS demikian rupa sehingga OP = 3 cm,
OQ = 12 cm dan OS = 11 cm. Maka OR = ...
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2005, 28 April 2004)
17. Titik (a, b) disebut titik letis jika a dan b keduanya adalah bilangan bulat. Banyaknya titik letis pada
lingkaran yang berpusat di O dan berjari-jari 5 adalah ...
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2006, 11 Juni 2005)
18. Tentukan semua solusi persamaan x1 x4 2.
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2006, 11 Juni 2005)
19. Tentukan banyaknya pasangan bilangan bulat positif (m, n) yang merupakan solusi dari persamaan
1 2 4 n m .
(Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2006, 11 Juni 2005)
20. Sebuah kelompok terdiri dari 2005 anggota. Setiap anggota memegang tepat satu rahasia. Setiap
4 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
dipegangnya. Banyaknya surat yang perlu dikirim agar semua anggota kelompok mengetahui seluruh rahasia adalah ...
(Seleksi Tingkat Provinsi – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2006, 18 Juli 2005)
21. Banyaknya pasangan bilangan bulat (x, y) yang memenuhi persamaan 2xy5xy 55 adalah ...
(Seleksi Tingkat Provinsi – Tim Olimpiade Matematika Indonesia 2006, 18 Juli 2005)
22. Find all pairs of integers (x, y) such that
3 1 1 1 y x .
(South East Asian Mathematics Olympiad III, Penang – Malaysia, First Day – Individual Contest – 17 May 2005)
23. How many integers from 1 to 2005 have the sum of their digits divisible by 5 ?
(South East Asian Mathematics Olympiad III, Penang – Malaysia, First Day – Individual Contest – 17 May 2005)
24. Let a, b, c be a real numbers such that abc80 and a2 b2 c2 2390. Find the value of ca
bc ab .
(South East Asian Mathematics Olympiad III, Penang – Malaysia, First Day – Individual Contest – 17 May 2005)
25. How many pairs of integers (x, y) such that x y 0 satisfy
2005 ) ( ) ( y x xy y x y x
(South East Asian Mathematics Olympiad III, Penang – Malaysia, First Day – Individual Contest – 17 May 2005)
26. Let N be the set of all positive integers. Let f :N N be a function such that f(x1) f(x)x for
N
x and f(1)5. Find the value of f(2005).
(South East Asian Mathematics Olympiad III, Penang – Malaysia, First Day – Individual Contest – 17 May 2005)
27. Buktikan bahwa a9 a habis dibagi 6 untuk semua bilangan bulat a.
(Olimpiade Sains Nasional II 2003, Matematika SMA, Hari I – Balikpapan, 16 September 2003)
28. Buktikan untuk setiap bilangan real a, b dan c berlaku ketaksamaan
ca bc ab c b a 5 5 4 4 4 5 2 2 2
dan tentukan kapan kesamaan berlaku.
(Olimpiade Sains Nasional II 2003, Matematika SMA, Hari II – Balikpapan, 17 September 2003)
29. Tentukan banyaknya pembagi genap dan pembagi ganjil dari 56 1
(Olimpiade Sains Nasional III 2004, Matematika SMA, Hari I – Pekanbaru, 25 Agustus 2004)
30. Untuk sebarang bilangan real x, notasi
x menyatakan bilangan bulat terbesar yang lebih kecil atau sama dengan x. Buktikan bahwa ada tepat satu bilangan bulat m yang memenuhi persamaan2005 2005 m m .
5 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
LATIHAN 1
31. Tampilan suatu jam digital mempunyai format Bulan : Tanggal : Jam : Menit. Jangkauan bilangan-bilangan pada tampilan jam tersebut adalah sebagai berikut:
Bulan, dari 01 sampai 12
Tanggal, dari 01 sampai 31
Jam, dari 00 sampai 23
Menit, dari 00 sampai 59
Berapa kali pada tahun 2007, tampilan jam digital tersebut menunjukkan suatu palindrom ?
(Palindrom adalah suatu bilangan yang sama jika dibaca dari depan maupun dari belakang. Contoh, 12 : 31 : 13 : 21 dan 01 : 02 : 20 : 10)
32. Tiga pola susunan pengubinan berikut tersusun dari ubin putih dan ubin hitam. Selanjutnya
suatu susunan pengubinan yang lebih besar dibuat mengikuti pola yang sama dan tersusun dari 58 ubin hitam. Hitunglah banyaknya ubin putih pada susunan pengubinan yang tersusun dari 58 ubin hitam tersebut.
33. Berapa banyak bilangan tiga angka n sedemikian hingga jika s merupakan jumlah angka-angka dari n, maka dan n habis dibagi s ?
34. Misalkan . Berapa kali angka 1 muncul pada n ?
35. Jika , berapakah ?
36. Pada trapezium berikut ini, DC sejajar AB, dan . Carilah
.
37. Pada gambar berikut, ABCD adalah trapesium. AF dan BE tegak lurus terhadap CD, dengan
dan . Carilah nilai .
6 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
39. Untuk setiap pasangan bilangan asli a dan b, kita definisikan . Bilangan asli x
dikatakan penyusun bilangan asli n jika terdapat bilangan asli y yang memenuhi . Sebagai contoh, 2 adalah penyusun 6 karena terdapat bilangan asli 4 sehingga
. Tentukan semua penyusun 2005.
40. Carilah hasil dari
LATIHAN 2
1. Buktikan pernyataan-pernyataan berikut:a. Jumlah dua bilangan genap adalah bilangan genap
b. Jumlah dua bilangan ganjil adalah bilangan genap
c. Jumlah bilangan genap dan bilangan ganjil adalah bilangan ganjil
2. Buktikan bahwa pada bentuk bintang berikut ini .
3. Buktikan b a ab b a 4 jika a0, b0 dan ab.
4. Buktikan jika ABCD persegipanjang dan titik E adalah titik sebarang di luar persegipanjang
ABCD seperti pada gambar berikut, maka akan berlaku hubungan .
Perhatikan bahwa A, B, C, D, E adalah titik-titik yang koplanar (sebidang).
5. Buktikan bahwa n3 (n1)3 (n2)3 selalu habis dibagi 9 untuk setiap bilangan asli n.
6. Jika a, b, c, d dan e adalah bilangan-bilangan sedemikian hingga
b a e d a e d c e d c b d c b a E D C B A
7 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
buktikan bahwa bilangan terbesar adalah a dan bilangan terkecil adalah b.
7. Pada segilima ABCDE, segitiga-segitiga ABC, BCD, CDE, DEA dan EAB semuanya mempunyai
luas yang sama. Garis AC dan AD memotong BE pada titik M dan N. Buktikan bahwa .
8. Buktikan bahwa 1n 8n 3n 6n selalu habis dibagi 10 untuk setiap bilangan bulat positif n.
9. Buktikan bahwa jumlah kuadrat dua bilangan asli berurutan tidak akan sama dengan jumlah pangkat empat dua bilangan asli berurutan.
10. Buktikan bahwa sistem persamaan
0 1 1 1 0 z y x z y x
8 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
CONTOH SOLUSI DARI SISWA
YANG MEMILIKI KEMAHIRAN MATEMATIKA CUKUP BAIK
1. Prove that the system of equations 0 1 1 1 0 z y x z y x
has no real solutions.
(The 55th Leningrad Mathematical Olympiad 1989, Grade 8) Bukti: (dibuktikan oleh Nurvirta Monarizqa, kelas IX – 5 SMPN 8 Yogyakarta)
Misal 0 y z x ...(1) 0 1 1 1 z y x ...(2) Dari (2) maka 0 1 1 1 z y
x kedua ruas dikali xyz
xyxz yz0 ...(3) Dari (1) maka
0 )
(xyz kedua ruas dikuadratkan
(xyz)2 0
x2 y2 z2 2xy2xz2yz0 ...(4)
Pengantar:
Berikut ini diberikan beberapa contoh soal dan jawaban siswa untuk Tugas Mingguan Pembinaan Kelas VII dan VIII untuk OSN Matematika SMP serta Tugas Mingguan Pembinaan Veteran Kelas VIII dan IX untuk OSN Matematika SMA, yang dilakukan siswa selama mengikuti Pembinaan Tim Olimpiade Matematika SMPN 8 Yogyakarta. Jawaban siswa diketikkan apa adanya seperti yang mereka tulis di lembar jawaban dan tidak ada yang ditambah-tambahi. Memang masih ada kesalahan pada beberapa langkah jawaban ataupun langkah pembuktian. Terlepas dari itu semua, yang harus dicermati adalah keberanian siswa untuk berpikir kreatif, sistematis, logis dan rasional serta keberanian mereka untuk mengungkapkan gagasan yang ada dalam pikiran ke dalam bahasa tulis dengan cukup terstruktur. Hal ini merupakan contoh langkah awal penguasaan siswa terhadap lima hal yang disyaratkan untuk menjadi mahir dalam matematika, yaitu:
1. Conceptual Understanding
2. Procedural Fluency
3. Strategic Competence
4. Adaptive Reasoning
5. Productive Disposition
Diperlukan waktu dua tahun lebih untuk membimbing dan membiasakan siswa-siswa tersebut sehingga dapat mencapai kemampuan seperti ini. Proses pembimbingan ini masih berlangsung terus sampai sekarang.
9 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
Persamaan (4) dikurangi persamaan (3) diperoleh
0
2 2
2 y z xyxz yz
x kedua ruas dikali 2
2x2 2y2 2z2 2xy2xz2yz0
x2 2xy y2 x2 2xzz2 y2 2yzz2 0
(xy)2 (xz)2 (yz)2 0 ...(5)
Andaikan x, y dan z adalah sembarang bilangan real, maka xy, yz dan xz juga merupakan bilangan real. Perhatikan bahwa kuadrat sembarang bilangan real selalu nonnegatif, maka penjumlahan ketiga bilangan real kuadrat juga pasti nonnegatif.
Pada persamaan (5) penjumlahan ketiga sembarang kuadrat bilangan real sama dengan nol, akibatnya
2
)
(xy , (xz)2 dan (yz)2 juga harus sama dengan 0. sehingga
0 y y z x z x
xy yz kedua ruas dikurangi y
xz
z x z
y kedua ruas dikurangi z
yx
Maka x y z.
Sehingga jika x yz disubstitusikan ke persamaan (5)
0 0 0 12 0 4 4 4 0 ) 2 ( ) 2 ( ) 2 ( 0 ) ( ) ( ) ( 0 ) ( ) ( ) ( 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 z z z z z z z z z z z z z z z z x z y y x y x z0 .
Kembalikan ke persamaan (2) dengan mensubstitusikan x y z0.
0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 z y x
Perhatikan bahwa bilangan pada penyebut tidak boleh nol karena hasilnya tidak terdefinisi, bukan nol. Kontradiksi, maka pengandaian salah. Jadi terbukti bahwa sistem persamaan
0 1 1 1 0 z y x z y x
tidak mempunyai solusi real. Prestasi Nurvirta Monarizqa:
Juara 3 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN IV 2005
Juara 3 Matematika SMP Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN IV 2005
Medali Perak Matematika SMP Olimpiade Sains Nasional IV 2005 DKI Jakarta
Peringkat 12 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN V 2006
Juara 1 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006
Juara 2 Matematika SMP Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN V 2006
Medali Perunggu Matematika SMP Olimpiade Sains Nasional V 2006 Semarang
Juara 1 Matematika SMA Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN VI 2007
Peringkat 8 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN VI 2007
Kemampuan mengkonstruksi Pembuktian dengan kontradiksi. Perhatikan cara menyusun kalimat-kalimatnya.
10 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
2. Prove that n3 (n1)3 (n2)3 is divisible by 9 for all natural numbers n.
Bukti 1: (dibuktikan oleh Gabriela Kasih Mawarni, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta) Untuk n1 36 27 8 1 3 2 1 ) 2 1 ( ) 1 1 ( 13 3 2 3 3 3
36 habis dibagi 9. Terbukti.
Andaikan rumus benar untuk nk.
a k
k
k3 ( 1)3 ( 2)3 9 dengan a sembarang bilangan bulat.
Harus dibuktikan rumus benar untuk nk1.
3 3
9 3 3 9 9 3 3 3 3 9 9 9 3 3 9 3 9 6 3 9 ) 3 ( ) 3 ( ) 3 ( 9 ) 3 ( 9 ) 3 ( 9 ) 3 ( ) 2 ( ) 1 ( 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 k k a k k a k k a k k a k k k k k a k k k k k k a k k a k k a k k kJadi terbukti bahwa n3 (n1)3 (n2)3 habis dibagi 9 untuk sembarang bilangan asli n.
Bukti 2: (dibuktikan oleh Ikhsan Permadi Kusumah, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta) Kasus I untuk n9k, maka
243 81 15 1
9 9 135 729 2187 8 108 486 729 729 1 27 243 729 ) 2 9 ( ) 1 9 ( ) 9 ( 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus II untuk n9k1 , maka
243 162 42 4
9 36 378 1458 2187 ) 3 9 ( ) 2 9 ( ) 1 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus III untuk n9k2, maka
243 243 87 11
9 99 783 2187 2187 ) 4 9 ( ) 3 9 ( ) 2 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kKemauan untuk bekerja keras karena berani membagi masalah dalam
kasus per kasus dan diselesaikan satu per
satu
Prestasi Gabriela Kasih Mawarni:
Peringkat 14 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN IV 2005 Juara 4 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006 Juara 2 Matematika SMA Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN VI 2007 Juara 1 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN VI 2007
Ada sedikit kesalahan dalam menuliskan langkah induksi.
11 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
Terbukti habis dibagi 9.
Kasus IV untuk n9k3, maka
243 324 150 17
9 153 1350 2916 2187 ) 5 9 ( ) 4 9 ( ) 3 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus V untuk n9k4, maka
243 405 231 45
9 405 2079 3645 2187 ) 6 9 ( ) 5 9 ( ) 4 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus VI untuk n9k5, maka
243 486 330 76
9 684 2970 4374 2187 ) 7 9 ( ) 6 9 ( ) 5 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus VII untuk n9k6, maka
243 567 726 119
9 1071 6534 5103 2187 ) 8 9 ( ) 7 9 ( ) 6 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 k k k k k k k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus VIII untuk n9k7, maka
243 405 618 95
9 855 5562 3645 2187 ) 9 ( ) 8 9 ( ) 7 9 ( ) 9 9 ( ) 8 9 ( ) 7 9 ( 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 m m m m m m m m m k k kTerbukti habis dibagi 9.
Kasus IX untuk n9k8, maka
243 243 476 57
9 513 4266 2187 2187 ) 1 9 ( ) 9 ( ) 8 9 ( ) 10 9 ( ) 9 9 ( ) 8 9 ( 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 m m m m m m m m m k k kTerbukti habis dibagi 9.
Karena terbukti untuk seluruh n bilangan asli, maka terbukti n3 (n1)3 (n2)3 habis dibagi 9.
Bukti 3: (dibuktikan oleh Nurvirta Monarizqa, kelas IX – 5 SMPN 8 Yogyakarta)
Perhatikan bahwa untuk n bilangan asli, n, n + 1 dan n + 2 merupakan 3 bilangan asli berurutan. Padahal setiap 3 bilangan asli berurutan pasti memuat 1 buah bilangan yang merupakan kelipatan 3. Sehingga diperoleh 3 kemungkinan.
Jika n merupakan kelipatan 3, maka ambil sembarang k bilangan real positif sedemikian hingga n3k, 1 3 1 k n dan n23k2. Maka 9k + 9 dapat ditulis 9m
Prestasi Ikhsan Permadi Kusumah:
Juara 2 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN IV 2005
Juara 2 Matematika SMP Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN IV 2005
Medali Perak Matematika SMP Olimpiade Sains Nasional IV 2005 DKI Jakarta
Peringkat 17 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN V 2006
Juara 5 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006
Juara 3 Matematika SMA Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN VI 2007
12 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
9 9 9 1
9 9 81 54 27 27 3 8 72 54 27 1 9 27 27 27 ) 2 3 ( ) 1 3 ( ) 3 ( ) 2 ( ) 1 ( 2 3 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 k k k k k k k k k k k k k k k k k n n n Merupakan kelipatan 9.Jika n + 1 merupakan kelipatan 3, maka ambil sembarang k bilangan real positif sedemikian hingga 1 3 k n , n13k dan n23k1. Maka
k k
k k k k k k k k k k k k n n n 2 9 9 18 3 27 1 9 27 27 27 1 9 27 27 ) 1 3 ( ) 3 ( ) 1 3 ( ) 2 ( ) 1 ( 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 Merupakan kelipatan 9.Jika n + 2 merupakan kelipatan 3, maka ambil sembarang k bilangan real positif sedemikian hingga 2 3 k n , n13k1 dan n23k. Maka
9 9 9 1
9 9 81 81 27 3 27 1 9 27 27 8 72 54 27 ) 3 ( ) 1 3 ( ) 2 3 ( ) 2 ( ) 1 ( 2 3 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 k k k k k k k k k k k k k k k k n n n Merupakan kelipatan 9.Maka dari kemungkinan tersebut terbukti bahwa n3 (n1)3 (n2)3 habis dibagi 9 untuk
sembarang bilangan asli n.
3. Two integers are called equivalent, written xy, if they are divisible by the same prime numbers. So 2 2
4, 3 27 but 2 3.
a. Show that 10 80, but 10 90. b. Prove that if xy, then x2y2.
(Canadian Mathematical Society Prize Exam, 26 April 1999)
Bukti: (dibuktikan oleh Robertus Sonny Prakoso, kelas IX – 1 SMPN 8 Yogyakarta) a. 1025 . 5 2 80 4 . 5 3 2 90 2 .
10 dan 80 mempunyai faktor prima yang sama sehingga 10 80.
10 dan 90 mempunyai faktor prima yang berbeda (90 memiliki faktor prima 3, sementara 10 tidak punya) sehingga 10 90 .
b. Ambil dua bilangan bulat sebarang x dan y sedemikian hingga x y . Maka x dan y memiliki faktor prima yang sama (misalkan a dan b). Sehingga x dapat dinyatakan dalam faktorisasi prima
n m b
a dengan m dan n adalah sebarang bilangan asli, y dapat dinyatakan dalam faktorisasi prima
q pb
a dengan p dan q adalah sebarang bilangan asli.
n m b a x maka Selalu mengambil generalisasi atau bentuk umum
13 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
n m n m n m b a b a b a x 2 2 2 2 2 2 q p b a y maka
q p q p q p b a b a b a y 2 2 2 2 2 2 2x dan y2 tetap memiliki faktor prima yang sama. Sehingga terbukti bahwa jika x y maka
x2y2.
4. If a, b, c, d and e are numbers such that
b a e d a e d c e d c b d c b a
Prove that the largest number is a and the smallest is b.
(Old Mutual Mathematical Olympiad 1991, Final Paper 2)
Bukti: (dibuktikan oleh Mirna Jatiningrum, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta)
) 4 ( ) 3 ( ) 2 ( ) 1 ( b a e a a e d c e d c b d c b a Dari (1) dan (4): b a e d d c b a Maka deabcd (5) Dari (3) dan (5): d c b a e d a e d c Maka deabcd ea (6) Dari (2) dan (6): a e d c b a e d e d c b Maka bcdeabcd ea (7)
Prestasi Robertus Sonny Prakoso:
Juara 4 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN IV 2005 Juara 6 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006 Peringkat 12 Matematika SMA Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN VI 2007 Juara 2 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN VI 2007
14 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007 Dari (7): ) 8 ( d b d c c b Dari (7): ) 9 ( e b a e b a Dari (7): ) 10 ( a d a e e d Dari (7): ) 11 ( a c b a c b Dari (7): ) 12 ( c e d c e d Dari (9) dan (12): c e e b maka ) 13 ( c b a c b Dari (13) dan (11): a c c b maka ) 14 ( a b a c b Dari (8), (9), (13), (14): a b c b e b d b
maka terbukti b adalah yang terkecil Dari (11) dan (12); c e a c maka ) 15 ( a e a c e Dari (15), (11), (10), (14): a b a d a c a e
maka terbukti a adalah yang terbesar
Jadi dari persamaan-persamaan di atas terbukti bahwa a adalah yang terbesar dan b yang terkecil. Prestasi Mirna Jatiningrum:
Peringkat 11 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN IV 2005
Juara 3 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006
Juara 1 Matematika SMP Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN V 2006
Medali Perak Matematika SMP Olimpiade Sains Nasional V 2006 Semarang
Juara 4 Matematika SMA Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN VI 2007
Juara 6 Matematika SMA Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN VI 2007
15 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
5. How many non-congruent triangles with integer sides and perimeter 1999 can be constructed ?
(South African Mathematics Olympiad, Senior Section – Third Round 1999)
Solusi: (diselesaikan olehMirna Jatiningrum, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta) Misal sisi-sisi segitiga adalah a, b dan c.
1999
b c
a dan abc, bca, acb.
Karena segitiga-segitiga tidak kongruen maka kita asumsikan saja abc, supaya tidak ada a, b, c
yang dobel. Maka nilai-nilai a, b, c:
a b c Pola 1 999 999 1 2 998 999 1 3 997 999 2 3 998 998 4 996 999 2 4 997 998 5 995 999 3 5 996 998 5 997 997 6 994 999 3 6 995 998 6 996 997 7 993 999 4 7 994 998 7 995 997 7 996 996 500 500 999 250 500 501 998 500 749 750
6. In a given pentagon ABCDE, triangles ABC, BCD, CDE, DEA and EAB all have the same area. The lines AC and AD intersect BE at points M and N. Prove that BM = EN.
(South African Mathematics Olympiad, Senior Section – Third Round 2003)
Bukti: (dibuktikan oleh Gabriela Kasih Mawarni, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta) Diketahui bahwa LABC LBCD LCDE LDEA LEAB.
BCD
ABC
L
L .
Karena alas dari kedua segitiga sama, yaitu BC dan karena luas kedua segitiga sama, maka kedua tinggi dari segitigapun sama. Maka jika ditarik garis dari kedua tinggi akan sejajar dengan alasnya.
BC AD
.
Dengan cara yang sama kita memperoleh ABCE, CDBE, DE AC, AE BD.
Karena CDBE dan BC AD, maka kita dapat membuat jajargenjang CDNB dengan CDBN, serta dapat membuat jajargenjang CDEM karena DE AC dengan CDEM.
M a k a b a n y a k a , b , c y a n g m u n g k i n a d a 627502 251 250 2 ) 250 3 2 1 ( 2 Menerapkan prinsip
Without Loss of Generality
Melakukan kesalahan dalam menyimpulkanpola
Pemahaman konsep luas yang mendalam
16 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007 Akibatnya BM EN MN BN MN ME BN ME
7. ABCD is a convex quadrilateral with perimeter p. Prove that p ACBD p
2 1
.
(South African Mathematics Olympiad, Senior Section – Third Round 2001)
Bukti 1: (dibuktikan oleh Ikhsan Permadi Kusumah, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta)
AB OA
OB (menurut teori ketaksamaan pada segitiga). Dengan cara yang sama maka:
BC OC OB CD OD OC AD OA OD + p BD AC p OD OB OC OA p OD OC OB OA AD CD BC AB OD OC OB OA OD OC OB OA 2 12 1 ) ( 2 BC AB
AC (menurut teori ketaksamaan pada segitiga). Dengan cara yang sama maka:
CD AD AC CD BC BD AD AB BD + p BD AC AD CD BC AB BD AC AD CD BC AB BD AC AD AD CD CD BC BC AB AB BD BD AC AC ) ( 2 ) ( 2
Dari kedua ketaksamaan tersebut dapat ditulis p ACBD p
2 1
.
Bukti 2: (dibuktikan oleh Gabriela Kasih Mawarni, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta) Akan dibuktikan p ACBD
2 1
dengan p adalah keliling segiempat. Perhatikan BEC. ) (i BC EC BE Perhatikan DEA. ) (ii AD EA ED Perhatikan CED. ) (iii CD ED EC Perhatikan AEB ) (iv AB EB EA
(i) + (ii) + (iii) + (iv):
O O O D A C B O C D B A E
17 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007 AB EB EA CD ED EC AD EA ED BC EC EB + BC CD AD AB ED EC EA EB2 2 2 2
(EAEC)(EBED)
p 2 p BD AC 2 1 Akan dibuktikan bahwa ACBD p dengan p keliling segiempat. Perhatikan ABC ) (i AC BC AB Perhatikan ADC ) (ii AC DA CD (i) + (ii): AC DA CD AC BC AB + (*) 2 1 2 2 AC p AC p AC DA CD BC AB Perhatikan ABD ) (iii BD AD AB Perhatikan BCD ) (iv BD CD BC (iii) + (iv): BD CD BC BD AD AB + (**) 2 1 2 2 BD p BD p BD AD CD BC AB (*) + (**): BD p AC p 2 1 2 1 + BD AC p
8. Prove that for all positive integers n, 1n 8n 3n 6n is divisible by 10.
O
O
Perhatikan sistematika penulisan langkah-langkah pembuktiannya
18 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
Bukti: (dibuktikan oleh Alimatun Nashirah, kelas VIII – 8 SMPN 8 Yogyakarta)
Akan dibuktikan bahwa 1n 8n 3n 6n habis dibagi 10 untuk seluruh n bilangan bulat positif.
Menurut syarat keterbagian bilangan, bilangan dikatakan habis dibagi 10 apabila habis dibagi 2 dan 5. Habis dibagi 2: n n n n n n n n 8 3 6 1 3 8 6 1
2 1
1 2 1 1 1 2 2 3 2 2 1 1 3 3 27 9 3 2 3 1 3 1 9 1 3 1 2 3 1 3 1 3 1 3 1 3 1 3 1 3 1 n n n n n n n n n n n
1 2 2 3 3 2 2 1
1 2 2 3 3 2 2 1 6 8 6 8 6 8 6 8 6 8 2 6 8 6 8 6 8 6 8 6 8 6 8 6 8 n n n n n n n n n n n n Sehingga
1n 3n
8n 6n
2
393n18n168n2 62 8n363 82 6n2 86n1
Maka 21n 8n 3n 6n . Habis dibagi 5: n n n n n n n n 8 3 6 1 6 8 3 1
2 3 2 1
1 2 3 2 1 1 2 2 3 3 2 2 1 1 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 5 6 1 6 1 6 1 6 1 6 1 6 1 6 1 n n n n n n n n n n n
1 2 2 3 3 2 2 1
1 2 2 3 3 2 2 1 3 8 3 8 3 8 3 8 3 8 5 3 8 3 8 3 8 3 8 3 8 3 8 3 8 n n n n n n n n n n n n Sehingga
1n 6n
8n 3n
5 662 636n2 6n1 8n138n232 82 3n2 83n1
Maka n n n n 6 3 8 1 5 .Karena sudah memenuhi 2 syarat tersebut, terbukti bahwa 1n8n3n6n habis dibagi 10 untuk setiap
n bilangan bulat positif. Q.E.D.
9. The number 22 has the following property: the sum of its digits is equal to the product of its digits. Find the smallest 8-digit natural number that satisfies the given condition.
(4th Indonesia Elementary Mathematics International Contest 2006, Team Test Problems, Denpasar – Bali, 29 May 2006) Solusi: (diselesaikan oleh Alimatun Nashirah, kelas VIII – 8 SMPN 8 Yogyakarta)
Bilangan 8 angka terkecil yang jumlah digit-digitnya sama dengan hasil kali digit-digitnya = ?
Yang jelas pada bilangan ini tidak boleh ada angka 0, karena hasil kali digit-digitnya juga pasti nol. Kita coba dulu dengan angka 1 di digit awal. Angka 1 ini tidak mungkin sampai digit 8 karena
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 .
Prestasi Alimatun Nashirah:
Juara 2 Matematika SMP Seleksi Tingkat Kota Yogyakarta OSN V 2006 Juara 3 Matematika SMP Seleksi Tingkat Provinsi DIY OSN V 2006
Medali Perunggu Matematika SMP Olimpiade Sains Nasional V 2006 Semarang Kontingen Indonesia ke The 4th IJSO 2007 China Taipei
Melakukan kesalahan dalam pola perpangkatannya Melakukan kesalahan dalam pola perpangkatannya
19 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
Juga tidak mungkin sampai digit 7 karena 1111111n1111111n
n n
7 .
Untuk angka 1 ada sampai digit ke 6. Misalkan digit ke 7 = x dan ke 8 = y, dengan x dan y adalah angka dari 1 s/d 9. 1 7 1 1 7 1 1 1 61) ( 6 6 6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 x y x x x y x x y x y x y xy x xy y x y x y x
Agar y bilangan bulat, maka (x1) harus faktor dari 7, yaitu 1 atau 7. 2 1 1 x x dan 8 1 2 6 2 1 6 x x y 8 7 1 x x dan 2 1 8 6 8 y
Jadi kemungkinan bilangan yang dicari adalah 11111128 dan 11111182. Maka bilangan 8 angka terkecil yang dimaksud adalah 11111128.
10.Prove that the sum of the squares of two consecutive positive integers cannot be equal to a sum of the fourth powers of two consecutive positive integers.
(South African Mathematics Olympiad, Senior Section – Third Round 2003)
Bukti: (dibuktikan oleh Robertus Sonny Prakoso, kelas IX – 1 SMPN 8 Yogyakarta) Ambil sebarang dua bilangan bulat positif berurutan, misal a dan a1.
Kasus I: a dan a1 bukan bilangan kuadrat. Jumlah kuadrat: 1 2 2 1 2 ) 1 ( 2 2 2 2 2 a a a a a a a
Jumlah pangkat empat:
1 6 4 6 2 1 6 4 6 ) 1 ( 2 3 4 2 3 4 4 4 4 a a a a a a a a a a a
Kasus II: a adalah bilangan kuadrat, maka a dapat dimisalkan dalam m2 dan a1 dimisalkan m2 1.
Jumlah kuadrat:
1 2 2 1 2 1 2 4 2 4 4 2 2 2 2 m m m m m m mJumlah pangkat empat:
1 6 4 6 2 1 6 4 6 1 2 4 6 8 2 4 6 8 8 4 2 4 2 m m m m m m m m m m mKasus III: a1 adalah bilangan kuadrat, maka a1 dapat dimisalkan n2 dan a dimisalkan n2 1.
Jumlah kuadrat:
Perhatikan cara menyusun model/kalimat matematikanya
20 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
1 2 2 1 2 1 2 4 2 4 4 2 2 2 2 n n n n n n nJumlah pangkat empat:
1 6 4 6 2 1 6 4 6 1 2 2 6 8 2 2 6 8 8 4 2 4 2 n n n n n n n n n n nKasus IV: a dan a1 adalah bilangan kuadrat.
Hanya ada satu pasangan, 0 dan 1. Tetapi karena 0 bukan bilangan positif maka Kasus IV tidak termasuk. Dari ketiga bentuk jumlah kuadrat, tidak ada yang sama dengan ketiga bentuk jumlah pangkat empat. Sehingga terbukti bahwa jumlah kuadrat dua bilangan bulat berurutan tidak pernah sama dengan jumlah pangkat empat dua bilangan bulat berurutan.
11.Prove that by adding one to the product of four consecutive integers, a perfect square is obtained. For example: 23451121112.
Bukti: (dibuktikan oleh Nurvirta Monarizqa, kelas IX – 5 SMPN 8 Yogyakarta)
Ambil sembarang bilangan bulat a sedemikian hingga a1, a, a1 dan a2 merupakan 4 bilangan bulat berurutan. Kalikan keempat bilangan bulat tersebut:
a a a a a a a a a a a 2 2 2 1 ) 2 )( 1 ( ) 1 ( 2 3 4 2 2 Kedua ruas ditambah 1:
2
2 2 2 2 2 4 2 3 2 2 2 3 4 2 3 4 ) 1 ( 1 2 1 2 2 1 2 1 2 2 2 1 2 2 1 ) 2 )( 1 ( ) 1 ( a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a Terlihat bahwa hasil akhirnya merupakan kuadrat sempurna, sehingga terbukti bahwa dengan menambah bilangan 1 pada perkalian 4 bilangan bulat berurutan akan menghasilkan bilangan kuadrat sempurna. 12.Show that there are no integers a, b, c for which a2 b2 8c6.
Bukti: (dibuktikan olehMirna Jatiningrum, kelas IX – 4 SMPN 8 Yogyakarta)
Akan dibuktikan tidak ada bilangan bulat (a ,b ,c) yang memenuhi untuk a2 b2 8c6.
c b a b c a c b a 4 3 2 8 6 6 8 2 2 2 2 2 2
Akan dibagi menjadi 3 kasus: (i) Untuk (a,b) keduanya genap (ii) Untuk (a,b) keduanya ganjil
(iii) Untuk (a,b) salah satunya genap, satunya ganjil Untuk kasus (i):
c b a 4 3 2 2 2 Misal a2n, b2m Perhatikan cara mengkonstruksi dan memanipulasi suku-sukunya
supaya menjadi bentuk kuadrat sempurna
Perhatikan kemampuan menggunakan strategi pemecahan masalah dengan memecah masalah ke dalam
21 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
2 2
2 2
2 2 2 2 2 2 4 2 4 4 2 ) 2 ( ) 2 ( m n m n m n m n Padahal 34cganjil merupakan bilangan genap Maka 34c ganjil. Padahal
2
2 2 b
a
genap. Maka untuk (a,b) genap tidak mungkin. Untuk kasus (ii) (a,b) keduanya ganjil.
c b a 4 3 2 2 2 Misal a(2n1), b(2m1). c m m n n c m m n n c m n c b a 4 3 2 2 4 4 4 4 4 3 2 1 4 4 1 4 4 4 3 2 ) 1 2 ( ) 1 2 ( 4 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 c m m n n 2 2 2 1 3 4 2 2 2
kedua ruas dikurangi 1
c m m n n 2 2 2 2 4 2 2 2
kedua ruas dibagi 2
c m m n n2 2 12 c m m n n( 1) ( 1) 12
Perkalian 2 bilangan berurutan pasti menghasilkan bilangan genap karena salah satunya pasti genap.
genap ganjil genap genap c m m n n( 1) ( 1) 1 2
Penjumlahan 2 bilangan genap akan menghasilkan bilangan genap. Penjumlahan bilangan genap dan ganjil akan menghasilkan bilangan ganjil.
tidak mungkin untuk (a,b) keduanya ganjil. Untuk kasus (iii) (a,b) salah satu ganjil. Misal a2n1, b2m c b a 4 3 2 2 2 2 a genap 2 b ganjil
Penjumlahan bilangan genap dan ganjil akan menghasilkan bilangan ganjil.
Jika a2 b2 dibagi 2 maka tidak akan menghasilkan bilangan bulat. Jadi untuk (a,b) salah satu genap
tidak mungkin.
Jadi terbukti, untuk (a ,b ,c) bilangan bulat tidak ada yang memenuhi untuk persamaan
6 8
2 2 b c
22 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
DAFTAR PUSTAKA
____, 2004, Tim Olimpiade Matematika Indonesia: Menembus Dunia, Jakarta: Bagian Proyek Pengembangan Wawasan Keilmuan, Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Departemen Pendidikan Nasional.
____, 2006, Kumpulan Jawaban Siswa untuk Tugas Mingguan Pembinaan Kelas VII dan VIII untuk OSN
Matematika SMP, Yogyakarta: Tim Olimpiade Matematika SMPN 8 Yogyakarta.
____, 2006, Kumpulan Jawaban Siswa untuk Tugas Mingguan Pembinaan Veteran Kelas VIII dan IX
untuk OSN Matematika SMA, Yogyakarta: Tim Olimpiade Matematika SMPN 8 Yogyakarta.
As’ari, Abdur Rahman, 2006, OSN Bidang Matematika SMP: Kontribusinya dalam Peningkatan Mutu
Pendidikan Matematika di Sekolah Menengah Pertama, makalah disajikan dalam Seminar
Peningkatan Kualitas Widyaiswara LPMP se-Indonesia di PPPG Matematika Yogyakarta.
Monarizqa, Nurvirta, Ikhsan Permadi Kusumah dan Agatha Previan Chrisditya, 2006, Kesan-kesan
Mengikuti Pembinaan di Sekolah dan Mendapat Medali di OSN, artikel dalam Jurnal Mahkota
Matematika Volume 1 Nomor 3 Maret 2006, Malang: Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas
Negeri Malang.
Muchlis, Achmad, 2004, Pembelajaran Matematika dalam KBK, makalah disajikan dalam Lokakarya Widyaiswara Matematika LPMP se-Indonesia di PPPG Matematika Yogyakarta.
Muchlis, Achmad, 2004, Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Kompetisi, makalah disajikan dalam Lokakarya Widyaiswara Matematika LPMP se-Indonesia di PPPG Matematika Yogyakarta. Muchlis, Achmad, 2005, Indonesia dan Kompetisi Matematika, Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah
Umum, Departemen Pendidikan Nasional.
Susanto, Hery, 2005, Soal Olimpiade MIPA Bidang Matematika Tingkat SD/MI Provinsi Jawa Timur, artikel dalam Jurnal Mahkota Matematika Volume 1 Nomor 1 September 2005, Malang: Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Malang.
Susanto, Hery, 2005, Hasil OSN 2005 Bidang Matematika, artikel dalam Jurnal Mahkota Matematika
Volume 1 Nomor 2 Desember 2005, Malang: Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri
Malang.
Susanto, Hery, 2006, Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Matematika, makalah disampaikan pada
Penataran dan Lokakarya Widyaiswara Matematika LPMP Se-Indonesia Tahun 2006,
Yogyakarta: PPPG Matematika.
Susanto, Hery, Sisworo dan Abdur Rahman As’ari, 2006, Napak Tilas Olimpiade Sains Nasional
Matematika SMP, Malang: Universitas Negeri Malang.
Wiworo, 2004, Metode Pembinaan untuk Menghadapi Olimpiade Matematika SMP, makalah disampaikan pada PelatihanInstruktur/Pengembang Matematika SMP, Yogyakarta: PPPG Matematika.
Wiworo, 2004, Pemecahan Masalah Aljabar dalam Olimpiade Matematika SMP, Yogyakarta: PPPG Matematika.
Wiworo, 2005, Dasar-dasar Bilangan untuk Olimpiade Matematika SMP, Yogyakarta: PPPG Matematika. Wiworo, 2006, Ketaksamaan, Yogyakarta: PPPG Matematika.
23 | Wiworo SSi, MM, Pelatihan Instruktur/Pengembang Matematika SMA 2007
Wiworo, 2006, Impossible is Nothing: Sebuah Pengalaman Membina Tim Olimpiade Sains SMPN 8
Yogyakarta, artikel dalam Jurnal Mahkota Matematika Volume 1 Nomor 3 Maret 2006, Malang: