• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Variasi Musim

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Variasi Musim"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Makalah Teknik Proyeksi Bisnis

Makalah Teknik Proyeksi Bisnis

PROYEKSI DENGAN METODE

PROYEKSI DENGAN METODE

DEKOMPOSISI

DEKOMPOSISI

 – 

 – 

 VARIASI MUSIM

 VARIASI MUSIM

Disusun oleh: Disusun oleh:

 Nama

 Nama NIMNIM

1.

1. Candra Andrea PranataCandra Andrea Pranata 2.

2. Titis SetiawanTitis Setiawan 3.

3. Akhmat MustofaAkhmat Mustofa 4.

4. M. Danisya KurniawanM. Danisya Kurniawan 5.

5. Ishat Adi ArwantoIshat Adi Arwanto

B.111.14.0003 B.111.14.0003 B.131.14.0091 B.131.14.0091 B.131.14.0248 B.131.14.0248 B.131.14.0260 B.131.14.0260 B.131.14.0335 B.131.14.0335

FAKULTAS EKONOMI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SEMARANG

UNIVERSITAS SEMARANG

(2)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI ... i BAB I : PENDAHULUAN ... 1 1. Latar Belakang ... 1 2. Tujuan Penyusunan ... 2 3. Sistematika Penyusunan ... 2

BAB II : TINJAUAN TEORI ... 4

1. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ... 4

1. 1. Sejarah Singkat Perusahaan ... ... 4

1. 2. Tujuan Perusahaan ... ... 5

1. 3. Divisi Kerja dan Struktur Organisasi ... 6

1. 4. Produk dan Jasa ... ... 7

2. LITERATUR PENDUKUNG... ... 9

2. 1. Pengertian Variasi Musim ... 9

2. 2. Jenis – Jenis Variasi Musim ... ... 10

2. 3. Manfaat Mempelajari Proyeksi Dengan Metode Variasi Musim... 11

2. 4. Metode Perhitungan Indeks Musiman ... 12

BAB III : DATA DAN PEMBAHASAN ... 13

1. Data Realisasi Kredit PT BPR ARTHAMA CERAH ... 13

2. Menghitung Indeks Musiman ... ... 14

3. Proyeksi Realisasi Kredit ... ... 15

BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN ... 17

1. Kesimpulan ... 17

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Setiap perusahaan menyediakan produk atau jasa yang diinginkan konsumen,  bermacam bisnis diciptakan setiap tahunnya di Indonesia. bersama bisnis-bisnis yang sudah lebih dahulu berkembang seperti bisnis Perbankan dalam hal ini Bank Perkreditan Rakyat yang berkembang begitu pesat menjangkau lapisan ekonomi masyarakat di Indonesia.

 Namun pada sisi lain Bank Perkreditan Rakyat atau BPR mendapatkan tekanan dan persaingan dari lembaga keuangan lain seperti halnya Bank Umum, Kop erasi Simpan Pinjam. Bank Umum yang memiliki Modal dan SDM lebih dibanding Bank Perkreditan Rakyat menekan dengan Mikro Finance nya memberikan fasilitas kredit kepada UMKM yang sebenarnya merupakan target pasar utama BPR, sedangkan Koperasi Simpan Pinjam dan Lembaga Keuangan lainnya menekan bisnis Bank Perkreditan Rakyat dengan fleksibelitas usahanya dalam menawarkan produknya tanpa pengawasan dan ketentuan dari Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam menghadapi persaingan dan tekanan tersebut diperlukan kekuatan modal dengan sumber dana murah untuk menekan biaya dan suku bunga kredit yang kompetitif sehingga dapat bersaing dengan Bank Umum dan Lembaga Keuangan lainnya, BPR harus jeli dalam memprediksi pola pemberian kredit dengan kemungkinan-kemungkinan persaingan dimasa yang akan datang serta memahami risiko-risiko pemberian kredit, baik dari sisi manajemen dan operasional usaha yang timbul dari rencana bisnis perusahaan dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Dengan mengandalkan perencanaan

(4)

2. TUJUAN PENYUSUNAN

1. Untuk mengetahui gambaran pemberian kredit oleh PT BPR ARTHAMA CERAH pada tahun 2008-2014 dan untuk meramalkan realisasi pemberian kredit pada tahun 2015 oleh PT BPR ARTHAMA CERAH.

2. Untuk mengetahui periode-periode yang mengalami peningkatan dan  penurunan pemberian kredit.

3. SISTEMATIKA PENYUSUNAN

Secara garis besar pembuatan makalah ini dijabarkan dalam empat bab dengan sistematika sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Merupakan bentuk ringkasan dari keseluruhan isi makalah dan gambaran umum  permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini ini. Bab ini menjelaskan latar  belakang masalah, tujuan penyusunan makalah dan sistematika penyusunan

makalah.

BAB II : TINJAUAN TEORI

Bab ini berisi berisi gambaran umum perusahaan meliputi sejarah, produk yang ditawarkan dan bisnis perusahaan itu sendiri, selain itu bab ini juga berisi literatur  pendukung sebagai pengembangan penulisan makalah ini.

BAB III : DATA DAN PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan mengenai deskripsi obyek penelitian, seluruh proses dan metode yang digunakan untuk menganalisa dan menguji data yang diolah.

(5)

BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menjelaskan mengenai kesimpulan dari keseluruhan hasil yang telah diperoleh dalam Penulisan makalah ini. Selain itu juga menjelaskan apa saja keterbatasan dan saran untuk penulisan makalah ini selanjutnya agar dapat lebih  berkembang.

(6)

BAB II

TINJAUAN TEORI

1. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

1. 1. Sejarah Singkat Perusahaan

Keberadaan BPR di Indonesia terasa semakin penting sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan akan jasa-jasa perbankan bagi masyarakat pedesaan. Keputusan Presiden RI No. 38 tahun 1998 yang dituangkan labih lanjut dengan keputusan Menteri Keuangan RI No. 1064/MK.00/1998 tanggal 27 Oktober 1989 menetapkan perubahan- perubahan dimaksud terutama mencakup status, kegiatan usaha tatacara  pendirian BPR.

Sebagaimana halnya dengan ketentuan dari Bank Indonesia mengenai ketentuan dan syarat-syarat pendirian suatu bank maka dibentuklah suatu Perseroan Terbatas PT BPR ARTHAMA CERAH didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor 02.11301.HT..01.01-Th’89 dengan Akta Pendirian Nomor 28 Notaris B.I.P SUHENDRO, SH. Pada tanggal 16 Nopember 1998 dengan akta perubahan terakhir Akta Nomor 04 Tanggal 06 Agustus 2015 dibuat dihadapan  Notaris M.V. Endang Kusastuti Budi Santoso, SH.

PT. BPR ARTHAMA CERAH adalah salah satu lembaga keuangan yang  berlokasi di Jl. Tamtama No. 22 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang menyediakan produk layanan perbankan yang fokus pada produk utamanya yaitu Simpan Pinjam. Wilayah operasionalnya meliputi Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

(7)

PT BPR ARTHAMA CERAH berada pada lingkungan bisnis keuangan yang sangat padat, dengan adanya beberapa Bank Umum, BPR, Koperasi simpan pinjam dan Lembaga keuangan lainnnya yang b erada pada wilayah yang sama.

Visi PT BPR ARTHAMA CERAH

Menjadi BPR yang sehat, tangguh dan dipercaya

Misi PT BPR ARTHAMA CERAH

 Menjalankan operasional BPR dengan baik yang didukung oleh

organisasi, manajemen, dan SDM yang profesional untuk mencapai tujuan VISI

 Mengutamakan layanan prima kepada masyarakat.

 Mewujudkan BPR yang berkembang dengan memberikan kontribusi

yang optimal kepada pemegang saham, karyawan, pemerintah dan masyarakat.

 Berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian Indonesia

1. 2. Tujuan Perusahaan

PT BPR ARTHAMA CERAH mempunyai tujuan bisnis untuk penyaluran kredit mikro kepada masyarakat dengan berbagai jenis kredit yang ditawarkan dengan menghimpun sumber dana murah meliputi tabungan dan deposito untuk memperoleh laba dan dapat memberikan deviden kepada para pemegang saham dan tantiem kepada para pengurus dan karyawan. Dengan terus meningkatkan penyaluran kredit akan membawa PT BPR ARTHAMA CERAH kepada skala bisnis keuangan yang lebih  besar.

(8)

Tujuan bisnis PT BPR ARTHAMA CERAH dituangkan dalam rencana kerja yang disusun sebelum tahun buku berjalan dan dievaluasi secara  bertahap setiap periode triwulan dan semester.

1. 3. Divisi Kerja dan Struktur Organisasi 1.3.1 Divisi Kerja

Secara keseluruhan PT. BPR ARTHAMA CERAH memiliki 23 karyawan yang bekerja sesuai dengan divisinya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah jumlah karyawan  berdasarkan divisi kerja yang ada di PT. BPR ARTHAMA

CERAH.

Divisi Kerja Jumlah Karyawan

 Direksi 2

 Internal Control 1

 Manager 2

 Pemasaran 8

 Administrasi & Legal 2

 Operasional 8

1.3.2 Struktur Organisasi

Sebagai institusi yang bergerak di bidang perbankan tentunya PT. BPR ARTHAMA CERAH memiliki struktur organisasi. Dengan Struktur Organisasi yang ada memudahkan untuk memisah fungsi antar setiap  bagian pekerjaan, sekalipun rangkap jabatan yang masih ada setidaknya akan diketahui pada posisi mana karyawan sedang bekerja. Berikut ini adalah struktur organisasi di PT. BPR ARTHAMA CERAH tahun 2015.

(9)

Gambar 1: Struktur organisasi PT BPR ARTHAMA CERAH Tahun 2015, Sumber : Personalia PT BPR ARTHAMA CERAH

1. 4. Produk dan Jasa

Untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat dan menunjang usaha BPR, maka produk yang ditawarkan kepada masyarakat pun disesuaikan dengan karakteristik masyarakat menengah kebawah dan aturan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Adapun  produk –  produk yang ada di PT BPR ARTHAMA CERAH adalah sebagai  berikut :

1. Simpanan

 Tabungan Cerah

PT. BPR ARTHAMA CERAH menerima atau melayani tabungan dari masyarakat, yang penyetorannya bisa dilakukan dengan sistem  jemput bola untuk para pedagang pasar dan masyarakt umum, dengan bunga menarik sampai dengna 6% dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Tabungan Cerah dapat dijadikan agunan untuk mendapatkan fasilitas kredit di PT BPR ARTHAMA CERAH. ` PERSONALIA : KEAMANAN : RUMAH TANGGA : INTERNAL CONTROL APU Dewan Komisaris STRUKTUR ORGANISASI PT BPR ARTHAMA CERAH RUPS DIREKTUR UTAMA DIREKTUR

KABAGPEMASARAN KABAGOPERASIONAL

SEKSI EDP / LAP SEKRETARIAT PEMASARAN KREDIT REMEDIAL SEKSI DANA SEKSI ADMINISTRASI

KREDIT / LEGAL SEKSI KAS

SEKSI OPR & ADM (AKUNTING)

(10)

 Tabungan Tabunganku

Tabungan program pemerintah dengan setoran awal minimal 10.000,- bebas biaya administrasi.

 Deposito Cerah

PT BPR ARTHAMA CERAH menerima simpanan berjangka masyarakat dengan suku bunga sampai dengan 10% dan dijamin oleh LPS. Deposito Cerah juga dapat dijadikan agunan untuk mendapatkan fasilitas kredit di PT BPR ARTHAMA CERAH.

2. Kredit

 Kredit Modal kerja

Kredit ini merupakan kredit untuk membiayai suatu kegiatan yang  bersifat produksi seperti pada sektor industri, perdagangan,  pertanian, industri rumah tangga, jasa dan rumah makan.

 Kredit Konsumtif

Kredit untuk membiayai konsumsi masyarakat, seperti biaya  pendidikan, renovasi rumah, perbaikan kendaraan, biaya  pemenuhankebutuhan rumah tangga, dan sebagainya.

 Kredit Investasi

Kredit untuk pemenuhan investasi seperti, pembelian kavling, alat  produksi, pembelian alat transportasi usaha, dsb. Dengan jangka

waktu pinjaman s/d 5 tahun.

 Kredit KKB

Kredit dengan suku bunga kompetitif untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor, dengan MoU antara PT BPR ARTHAMA CERAH dengan pihak dealer . showroom

(11)

 Kredit Pembiayaan TKI

Kredit atas dasar MoU dengan PT Cemerlang Sumberdaya Insani, sebagai rekanan PJTKI untuk membiayai pengurusan dokumen dan  pemberangkatan TKI.

 Kredit Tanpa Agunan

Kredit Tanpa Agunan yang dikhususkan untuk penabung aktif di PT BPR ARTHAMA CERAH dengan plafond s/d 5.000.000,-untuk permodalan sektor perdagangan dan pertanian.

2. LITERATUR PENDUKUNG

2.1. Pengertian Variasi Musim

Menurut Santosa (2007), salah satu unsur penting yang pertama kali harus diketahui apabila kita ingin melakukan peramalan dengan bantuan analisis statistik adalah deret berkala atau runtut waktu (time series). Analisis yang tepat  pada data tersebut akan menjadikan peramalan terhadap keadaan masa

mendataang lebih akurat. Deret berkala merupakan data statistik yang disusun  berdasarkan urutan waktu. Adapun analisis deret berkala sendiri menurut Thoams Herbert Wonnacott merupakan suatu alat analisis yang dapat diterapkan guna memprediks nilai suatu variabel pada kurun waktu tertentu. Deret berkala itu sendiri nantinya akan dibedakan menjadi empat komponen variasi yaitu sekular (secular tren), variasi musim (seasion variation), variasi siklis (cyclical variation), variasi tak beraturan (irregular variation). Apabila dinotasikan, hubungan antar keempat komponen variasi deret berkala adalah sebagai berikut:

  =  ×  ×  ×  Keterangan:

(12)

S = variasi musim C = variasi siklus

I = variasi yang tak beraturan.

Salah satu komponen yang mempengaruhi data time series  adalah komponen musiman. Gerakan musiman (seasonal movement) merupakan gerakan yang teratur artinya naik turunnya terjadi pada waktu-waktu yang sama. Disebut gerakan musiman oleh karena terjadinya bertepatan dengan pergantian musim didalam satu tahun atau dalam waktu yang singkat, sebagai contoh

Permohonan pengajuan kredit akan meningkat pada saat menjelang hari raya dan tahun ajaran baru, karena pada waktu tersebut kebutuhan akan dana oleh masyarakat akan meningkat.

Jika data time series dipengaruhi oleh variasi musiman, maka diperlukan metoda  peramalan yang lebih baik yang memperhatikan keterlibatan variasi musiman

didalam data.

Untuk keperluan analisa seringkali data time series dinyatakan dalam bentuk

angka in deks . Apabila kita ingin menunjukkan ada tidaknya gerakan musiman  perlu dibuat indeks musiman (seasonal index). Indeks musiman adalah suatu angka yang bervariasi terhadap nilai dasar 100. Jika suatu periode musiman mempunyai nilai indeks 100, nilai ini menunjukan bahwa pada bulan tersebut tidak ada pengaruh musiman.

2.2. Jenis

 – 

 Jenis Variasi Musim

Variasi musim dapat dibedakan atas beberapa macam, yaitu sebagai  berikut:

(13)

2. Variasi Musim Berubah Ubah (char gin g seasonal ) 

Adalah variasi musim yang tidak tetap dari satu periode satu ke periode lainnya.

3. Variasi Musim Tipikal (typical seasonal ) 

Adalah variasi musim rata-rata dalam jangka waktu yang cukup lama.

4. Variasi Musim Tetap (constant seasonal )

Adalah variasi musim yang tidak mengalami perubahan.

2.3. Manfaat Mempelajari Proyeksi Dengan Metode Variasi Musim

Salah satu manfaat yang diperoleh dalam mempelajari variasi musim untuk  bisnis perbankan khusunya adalah lebih realistis dalam menyusun rencana kerja, seperti penghimpunan dana pihak ketiga, dan penyaluran kredit yang tepat dan sesuai dengan cash ratio perusahaan.

Dalam teori klasik, rata  – rata ukuran musim sama dengan 100. Dengan demikian, untuk data semester jumlah dua ukuran semester sama dengan 200 (2 x 100), untuk data kuartal jumlah ukuran em pat kuartal sama dengan 400 (4 x 400), dan untuk data bulan jumlah 12 ukuran bulan sama dengan 1200 (12 x 100), jika tidak sesuai dengan jumlah-jumlah tersebut, harus dilakukan penyesuaian dan setelah jumlahnya sama dengan, 200, 400, 1200 maka ukuran semester, ukuran kuartal, ukuran bulan tersebut disebut sebagai indeks musiman.

Dengan kata lain indeks musiman adalah suatu angka yang bervariasi terhadap nilai 100, Jika suatu periode musiman mempunyai nilai indeks 100, nilai ini menunjukan bahwa pada bulan tersebut tidak ada pengaruh musiman.

(14)

2.4. Metode Perhitungan Indeks Musiman

Dalam menghitung indeks musiman dapat digunakan beberapa metode, yaitu:

1. Metode rata-rata sederhana,

Mempunyai asumsi bahwa pengaruh tren dan siklus yang tidak  beraturan tidak besar dan dapat dianggap tidak ada.

Perhitungannya:

  =    ×  

2. Metode perbandingan dengan trend.

Merupakan metode rata – rata yang disesuaikan dengan tren, dengan membandingkan nilai data asli dengan nilai tren.

Perhitungannya:

  =   

  × 

3. Metode perbandingan dengan rata-rata bergerak.

Merupakan metode yang dilakukan dengan cara membuat rata –  rata  bergerak

Perhitungannya:

  =   ×   Atau,

(15)

BAB III

DATA DAN PEMBAHASAN

1. Data Realisasi Kredit PT BPR ARTHAMA CERAH

Dari laporan bulanan dan neraca PT BPR ARTHAMA CERAH tahun 2008-2011 diperoleh angka realisasi kredit perbulan setiap tahunnya yang disajikan dalam bentuk tabel sebagai berikut,

(1=1000) 2008 2009 2010 2011 Januari   309.809   466.393   555.500 728.700 Februari   222.500   710.500   423.200 912.197 Maret   147.100   426.549   308.345 1.338.650 April   275.650   434.000   927.700 867.161 Mei   215.000   948.550   549.769 847.300 Juni   385.700   809.340   706.997 777.190 Juli   791.500   635.125   773.244 1.009.050 Agustus   770.400   567.100   510.950 717.000 Septembe   685.400   488.000   367.000 162.500 Oktober   434.000   412.487   503.000 566.700  Novembe   609.500   435.413   481.340 265.450 Desember   557.700   376.195  1.136.200 931.850 Total 5.404.258 6.709.652 7.243.245 9.123.747 Bulan Tahun

Tabel 1: Realisai Kredit oleh PT BPR ARTHAMA CERA H dari tahun 2008-2011

Dari data diatas terjadi peningkatan realisasi kredit rata-rata 15,8 % atau 1.239.830ribu setiap tahunnya, peningkatan realisasi kredit pada PT BPR ARTHAMA CERAH sangat bergantung pada cash ratio (perbandingan antara jumlah kas yang dimiliki oleh  perusahaan dan jumlah kewajiban yang segera dapat ditagih), karena sumber dana

(16)

BPR menyusun rencana kerja dalam hal ini rencana pertumbuhan kredit, meng gunakan acuan realisasi pemberian kredit pada tahun sebelumnya dengan memperhatikan  beberapa aspek, salah satunya yaitu pertumbuhan ekonomi diwilayah operasional BPR

yang didominasi oleh sektor perdagangan dan pertanian yang bergantung pada musim-musim tertentu.

2. Menghitung Indeks Musiman

Dengan menggunakan metode  Rata- Rata Sederahana, untuk menghitung indeks musiman dari tabel realisasi kredit diatas dapat dilakukan dengan langkah –  langkah  berikut:

1. Mencari total realisasi kredit perbulan

= Total realisasi kredit perbulan tahun 2008-2011 2. Mencari total rata –  rata realisasi kredit perbulan

= Total rata

 – 

 rata realisasi kredit perbulan tahun 2008-2011

3. Mencari total prosentase total realisasi kredit perbulan terhadap total realisasi kredit selama tahun 2008-2014

=    

   ℎ 2008   ℎ 2011× 100%

(17)

(1=1000) Januari   2.060.402   515.100 7,23% 86,81% Februari   2.268.397   567.099 7,96% 95,58% Maret   2.220.644   555.161 7,80% 93,56% April   2.504.511   626.128 8,79% 105,52% Mei   2.560.619   640.155 8,99% 107,89% Juni   2.679.227   669.807 9,41% 112,89% Juli   3.208.919   802.230 11,27% 135,20% Agustus   2.565.450   641.363 9,01% 108,09% September   1.702.900   425.725 5,98% 71,75% Oktober   1.916.187   479.047 6,73% 80,74% November   1.791.703   447.926 6,29% 75,49% Desember   3.001.945   750.486 10,54% 126,48%

Bulan Total Realisasi

Kredit per Bulan

Rata-Rata Realisasi Kredit

per Bulan

% Terhadap Total Indeks Musiman

Tabel 2: Indeks musiman realisais kredit PT BPR ARTHAMA CER AH

3. Proyeksi Realisasi Kredit

Dengan data indeks musiman perbulan diatas dapat digunakan untuk menyusun rencana kerja pertumbuhan kredit pada tahun 2012, jika PT BPR ARTHAMA CERAH menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20% dari pencapaian realisasi kredit tahun 2011 maka rencana realisais kredit pada tahun 2012 sebesar 10.948.497ribu dengan rata-rata total realisai kredit setiap bulannya

= 10.948.497

12  = 912.375

Maka untuk mencari target realisasi kredit per bulan dengan memperhatikan tabel indeks musiman diatas adalah:

=   ×  −       100

(18)

Sehingga hasil perhitungan target realisasi kredit per bulan adalah seperti tabel dibawah ini. (1=1000) Januari 86,81% 792.050,08 Februari 95,58% 872.006,54 Maret 93,56% 853.649,69 April 105,52% 962.772,41 Mei 107,89% 984.341,21 Juni 112,89% 1.029.936,16 Juli 135,20% 1.233.557,81 Agustus 108,09% 986.198,43 September 71,75% 654.620,76 Oktober 80,74% 736.611,75 November 75,49% 688.758,25 Desember 126,48% 1.153.993,79 10.948.496,88 Total target realisasi kredit

Bulan Indeks Musiman Target realisasi kredit per bul an tahun 2012

(19)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

1. KESIMPULAN

Dari hasil analisis deret berkala (time series) data realisasi kredit tahun 2008-2011 PT BPR ARTHAMA CERAH, maka dapat disimpulkan:

1. Pertumbuhan kredit PT BPR ARTHAMA CERAH dapat diramalkan dengan menggunakan metode indeks musiman.

2. Pada musim tahun ajaran baru, dan menjelang lebaran pemberian kredit BPR ARTHAMA CERAH cukup tinggi, sesuai dengan indeks musiman  pada posisi bulan Mei, Juni, Juli, Agustus (kuartal kedua) yang cukup

tinggi.

3. Metode indeks musiman dapat digunakan sebagai metode untuk menentukan target-target pemberian kredit setiap periodenya.

2. SARAN

Diharapkan metode proyeksi ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk menyusun rencana kerja dalam hal ini pertumbuhan kredit dan sebagai satu komponen acuan untuk menghitung Cash Ratio  atau penyediaan dana untuk  pencapaian pertumbuhan kredit yang diharapkan.

Gambar

Gambar 1: Struktur organisasi PT BPR ARTHAMA CERAH  Tahun 2015, Sumber : Personalia PT BPR ARTHAMA CERAH
Tabel 1: Realisai Kredit oleh PT BPR ARTHAMA CERA H dari tahun 2008-2011
Tabel 2: Indeks musiman realisais kredit PT BPR ARTHAMA CER AH 3. Proyeksi Realisasi Kredit
Tabel 3: perhitungan target realisasi kredit tahun 2012

Referensi

Dokumen terkait

Meningkatkan jumlah dan jenis penelitian dosen yang meliputi riset pembinaan dosen muda dan riset unggulan Poltekkes Kemenkes Kupang pada masing-masing Program

Dari gambar 5 terlihat bahwa terdapat lapisan litologi lempung yang sangat tebal pada awal pengendapan interval Sand 4 – Sand 5 kemudian pada tahap akhir sedimentasi terjadi

Obyek wisata Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata yang paling terkenal di Bali, disini terdapat sebuah pura yang berada di atas sebuah pulau karang kecil yang

Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan Muflihah dkk(2012) pada pembuatan tepung lidah buaya dengan metode yang lain mendapatkan hasil kadar lemak tertinggi 0,30%

Asia Tenggara sensitif dipengaruhi oleh sektor infrastruktur transportasi dan teknologi informasi komunikasi, maka diduga keterkaitan faktor-faktor tersebut terhadap

Astra International Tbk terjadi kenaikan yang terbesar paling dominan yaitu rata-rata tiap tahun sebesar Rp 23.322.250 dan terjadinya kenaikan tertinggi rata-rata

- Bahwa, benar apda hari Sabtu tanggaI 11 Juni 2016 sekira pukuI 15.30 Wib bertempat di JaIan Beting SemeIur PAM KeIurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota

Oleh sebab itu diperlukan dukungan sumber daya manusia yang baik secara kualitas dan kuantitas dalam mendukung proses implementasi Peraturan Menteri Pemberdayaan