• Tidak ada hasil yang ditemukan

A . Biaya produksi dengan metode analisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "A . Biaya produksi dengan metode analisi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

A). Biaya produksi dengan metode analisis strategi variasi inventory

Bula

n permintaanPerkiraan Jumlah harikerja produksiJumlah persediaanPerubahan

Akumulasi persediaa

n

1 250 20 240 -10 15

2 250 18 252 2 17

3 300 22 308 8 25

4 300 22 308 8 33

5 250 20 240 -10 23

6 250 20 240 -10 13

1600 122 1388

Jumlah permintaan selama 6 bulan = 1600 Jumlah hari kerja selama 6 bulan = 122 hari Jumlah rata – rata produksi = 1600122 =13,114

Jumalah hari kerja 8 jam, 1 unit = 2 unit / perjam Setiap karyawan menghasilkan = 84 = 2 unit / jam

Jadi diperlukan tenaga kerja = 132unitunit//jamjam = 6,5 orang = 7 orang Biaya tenaga kerja = 7 × 122 × 25000 = Rp 21.50.000

(2)

B) Biaya produksi dengan metode analisis strategi varias jumlah tenaga kerja

Bula

n permintaanPerkiraan (unit)

Jumlah hari

kerja diperlukaTK yang n (orang)

Upah TK Penambaha

n TK Pengurangan TK

1 250 20 7 3.500.000

2 250 18 7 3.150.000

3 300 22 7 3.850.001

4 300 22 7 3.850.000

5 250 20 7 3.500.000

6 250 20 7 3.500.000

1600 122 21.350.000

C) Aternatif 3

Bula

n permintaanPerkiraan Jumlahtenaga kerja

Jumlah

produksi Persediaan Jumlah barang yangdisub kontrakkan

1 250 20 200 25 25

2 250 18 180 0 70

3 300 22 220 0 80

4 300 22 2220 0 80

5 250 20 200 0 50

6 250 20 200 0 50

1600 122 7220 25 355

Biaya tenaga kerja = 5 orang × 122 hari Rp 25.000 = Rp 15.250.000 Biaya persediaan = 0

Referensi

Dokumen terkait

Hasil observasi dan interview terkumpul data yang selanjutnya dianalisa secara kualitatif, maka aplikasi manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi

Gelatin sebesar 512,233 mg dan gliserin sebesar 687,767 mg (32:43) merupakan kombinasi optimal untuk menghasilkan sediaan chewable lozenges dengan sifat fisik yang baik

Data warehouse dapat digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar, berpotensi untuk mendapatkan sudut pandang baru dari sebaran data, dan memungkinkan memberikan pelaporan

Sedangkan maksud dan tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode two stage least square (2 SLS) dalam mengatasi permasalahan endogenitas pada analisis regresi

atau li,id disertai adany adanya a sekret ener yang sekret ener yang banya banyak. Bila ge'ala persisten ge'ala persisten** mukosa inerior tampak hipertroi. @e'ala

Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan kuat lekat antara tulangan polos bambu apus yang di awetkan menggunakan larutan borate konsentrasi 10% dan

13 Pada penelitian Rahayu dkk., pada tahun 2018 telah dilakukan variasi komposisi untuk kedua bahan magnet tersebut, diperoleh bahwa semakin banyak neodimium