• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Pati Termodifikasi Fisik dari Pisang dan Kentang, Tepung Jagung serta Karaginan Untuk Pembuatan Bihun Instan Berdaya Cerna Rendah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Pati Termodifikasi Fisik dari Pisang dan Kentang, Tepung Jagung serta Karaginan Untuk Pembuatan Bihun Instan Berdaya Cerna Rendah"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Daftar sidik ragam kadar air, uji DMRT efek utama pengaruh perbandingan pati pisang HMT, pati kentang HMT dan pati kentang alami terhadap kadar air bihun instan, uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap kadar air bihun instan

Daftar sidik ragam kadar air (%bb)

SK Db JK KT F Hit 0,05 F 0,01 F HMT dan pati kentang alami terhadap kadar air bihun instan

Jarak DMRT Perbandingan tepung Rataan Notasi

0,05 Komposit 0,05

Uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap kadar air bihun instan

Jarak 0,05 DMRT 0,01 Konsentrasi Karaginan Rataan 0,05 0,01 Notasi

- - - K1= 0% 8,78 c C

2 0,500 0,673 K2= 0,5% 10,40 b B

(2)

Lampiran 2. Uji DMRT pengaruh perbandingan pati pisang HMT, pati kentang HMT dan pati kentang alami terhadap konsentrasi karaginan terhadap kadar air bihun instan

Uji DMRT pengaruh perbandingan pati pisang HMT, pati kentang HMT dan pati kentang alami terhadap konsentrasi karaginan terhadap kadar air bihun instan

(3)

Lampiran 3. Daftar sidik ragam pengamatan kadar abu bihun instan (%bb), uji DMRT efek utama pengaruh perbandingan pati pisang HMT, pati kentang HMT dan pati kentang alami terhadap kadar abu bihun instan, uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap kadar abu bihun instan

Daftar sidik ragam pengamatan kadar abu bihun instan (%bb)

SK Db JK KT F Hit F 0,05 F 0,01 HMT dan pati kentang alami terhadap kadar abu bihun instan

Jarak DMRT Perbandingan tepung Rataan Notasi

0,05 0,01 Komposit 0,05 0,01 Uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap kadar abu bihun instan

Jarak 0,05 DMRT 0,01 Konsentrasi Karaginan Rataan 0,05 Notasi 0,01

- - - K1=0% 0,35 c C

2 0,031 0,042 K2 = 0,5% 0,43 b B

(4)

Lampiran 4. Uji DMRT pengaruh perbandingan pati pisang dan kentang termodifikasi HMT serta tepung jagung dengan penambahan konsentrasi karaginan terhadap kadar abu bihun instan

(5)

Lampiran 5. Daftar sidik ragam waktu pemasakan optimum bihun instan, uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap waktu pemasakan optimum bihun instan

Daftar sidik ragam waktu pemasakan optimum bihun instan

SK Db JK KT F Hit 0,05 F 0,01 F

Uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap waktu pemasakan optimum bihun instan

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karaginan 0,05 0,01

- - - K1=0% 142,67 a A

2 8,322 11,207 K2 = 0,5% 122,87 b B

(6)

Lampiran 6. Daftar sidik ragam analisa cooking loss, uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap cooking loss

Daftar sidik ragam analisa cooking loss

SK Db JK KT F Hit 0,05 F 0,01 F

Uji DMRT efek utama pengaruh konsentrasi karaginan terhadap cooking loss (%)

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karaginan 0,05 0,01

- - - K1=0% 42,57 a A

2 2,623 3,532 K2 = 0,5% 38,87 b A

(7)

Lampiran 7. Data sidik ragam nilai warna L Data sidik ragam nilai warna L

(8)

Lampiran 8. Daftar sidik ragam nilai warna a, uji DMRT efek utama pengaruh perbandingan pati pisang HMT, pati kentang HMT dan pati kentang alami terhadap nilai warna a bihun instan, uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap nilai warna a bihun instan

Tabel sidik ragam nilai warna a

SK Db JK KT F Hit F 0,05 F 0,01 HMT dan pati kentang alami terhadap nilai warna a bihun instan

Jarak DMRT Perbandingan tepung Rataan Notasi

0,05 0,01 Komposit 0,05 0,01 Uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap nilai warna a bihun instan

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karaginan 0,05 0,01

- - - K1=0% 1,49 b B

2 0,161 0,217 K2 = 0,5% 1,76 b B

(9)

Lampiran 9. DMRT pengaruh perbandingan pati pisang dan kentang termodifikasi HMT serta tepung jagung dengan penambahan konsentrasi karaginan terhadap warna a bihun instan

(10)

Lampiran 10. Daftar sidik ragam analisa nilai warna b, uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap nilai warna b

Daftar sidik ragam analisa nilai warna b

SK Db JK KT F Hit F 0,05 F 0,01

Uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap nilai warna b

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karaginan 0,05 0,01

- - - K1=0% 15,38 c C

2 1,032 1,390 K2 = 0,5% 16,11 b B

(11)

Lampiran 11. Daftar sidik ragam organoleptik warna dan aroma Daftar sidik ragam organoleptik warna

SK Db JK KT F Hit F 0,05 F 0,01

Daftar sidik ragam organoleptik aroma

(12)

Lampiran 12. Daftar sidik ragam organoleptik Daftar sidik ragam organoleptik rasa

(13)

Lampiran 13. Daftar sidik ragam analisa tekstur (f strain) dan daftar sidik ragam analisa tekstur (f max)

Daftar sidik ragam analisa tekstur (f strain)

SK Db JK KT F Hit 0,05 F 0,01 F

Daftar sidik ragam analisa tekstur (f max)

(14)

Lampiran 14. Daftar sidik ragam analisa daya cerna, uji DMRT pengaruh pati pisang HMT, pati kentang HMT dan karaginan terhadap daya cerna bihun instan, uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap daya cerna

Daftar sidik ragam analisa daya cerna

SK Db JK KT F Hit F 0,05 F 0,01

Uji DMRT pengaruh pati pisang HMT, pati kentang HMT dan karaginan terhadap daya cerna bihun instan

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karagenan 0,05 Uji DMRT pengaruh konsentrasi karaginan terhadap daya cerna

Jarak DMRT Konsentrasi Rataan Notasi

0,05 0,01 Karaginan 0,05 0,01

- - - K1 = 0% 84,196 b B

2 0,068 0,092 K2 = 0,5% 88,018 ab AB

(15)

Lampiran 15. Data analisa pengujian kadar glukosa darah pada mencit (mg/dl) Data analisa pengujian kadar glukosa darah pada mencit (mg/dl)

(16)

Lampiran 16. Kurva standartDNS kadar pati dan kurva standart kadar amilosa

Kurva standart DNS kadar pati

Kurva standart kadar amilosa

(17)

Lampiran 17. Kurva standart daya cerna ulangan 1 dan 2 dan kurva standart daya cerna ulangan 3

Kurva standart daya cerna ulangan 1 dan 2

Kurva standart daya cerna ulangan 3

(18)
(19)
(20)

Lampiran 20. Gambar bihun instan dari pati pisang dan kentang termodifikasi serta karaginan

P1K1

P2K1

P3K1

P2K2

P3K2

P3K3 P1K2

(21)

Lampiran 21. Gambar bihun instan dari pati pisang dan kentang termodifikasi serta karaginan

P4K1

P5K1

P4K2

P4K3

(22)
(23)
(24)

Filename:

SKRIPSI DESSY WIRIANI.docx

Creation Date:

9/15/2015 10:19:00 PM

Change Number:

39

Last Saved On:

10/5/2015 1:11:00 PM

Last Saved By:

Dell

Total Editing Time: 830 Minutes

Last Printed On:

10/5/2015 1:12:00 PM

As of Last Complete Printing

Number of Pages: 140

Number of Words:

25,803 (approx.)

Gambar

Tabel sidik ragam nilai warna a

Referensi

Dokumen terkait

pegawai-pegawai pegawai yang memiliki jabatan fungsional pada kelompok unit kerja bagian umum memiliki rata-rata rata beban kerja relatif lebih besar dibanding kelompok unit

Setelah menyelesaikan kuliah, mahasiswa mampu menjelaskan pengertian filologi, kegunaan ilmu-ilmu lain bagi filologi dan kegunaan filologi bagi ilmu-ilmu lain,

“kalau da’i perkotaan itu memiliki kontribusi penting dalam mengsukseskan banda aceh kota madani, pertama itu, da’i sebagai motivasi, memberi informasi pelaksanaan

Hasil observasi yang diperoleh dilapangan pada tanggal 11 Agustus 2015, bahwa siswa SMPN 3 Lengayang kurang memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar,

Pemanfaatan teknologi informasi yang berbasis website ini juga mendukung konsep dasar dari e-Goverment untuk menciptakan interaksi yang searah antara ramah, nyaman,

Pada Gambar 20 , dapat dilihat bahwa penyebaran reservoar batupasir dengan menggunakan metode seismik inversi impedansi akustik dan seismik multiatribut saling

Secara simultan apakah terdapat pengaruh experiential marketing dan lokasi terhadap customer satisfaction pada Old Home 67 Cafe Sungailiat. 1.3

Meningkatnya peran aktif masyarakat dalam perencanaan sampai pengawasan pembangunan..